Beranda blog Halaman 1535

Bakri Siddiq Bawa Pulang Dana Pembangunan Infrastruktur Rp 47,9 M

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq kembali menyambangi kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Kunjungan dinasnya kali ini untuk mem-follow up usulan sejumlah program pembangunan yang telah ia sampaikan sebelumnya kepada Ditjen Cipta Karya dan Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR.

Di sana, Bakri Siddiq yang datang bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jalaluddin dan Kadis PUPR M Yasir, diterima oleh Kasubdit Wilayah I Direktorat Pembangunan Jembatan Tabrani dan Kasubdit Wilayah III Direktorat Pembangunan Jalan Zusnan Asraf Wahab.

Hasilnya positif, pemerintah pusat akan menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 senilai Rp 37,4 miliar lebih, plus APBN Rp 10,5 miliar untuk Banda Aceh. Totalnya mencapai Rp 47,9 miliar.

Menurut Bakri, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur air minum, sanitasi, perumahan dan permukiman, hingga jalan.

Adapun sejumlah proyek akan dimulai pengerjaannya tahun depan, di antaranya pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah air bersih senilai Rp 5,4 miliar dan pembangunan IPAL Skala Permukiman beserta Rehabilitasi IPLT Gampong Jawa senilai Rp 8,2 miliar.

Kemudian pembangunan dan rehab rumah masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 135 unit, pembangunan jalan lingkungan sepanjang 2,1 kilometer, dan drainase lingkungan 4,4 kilometer. “Total anggarannya mencapai Rp 12,7 miliar,” kata Bakri.

“Bukan hanya itu, kita juga akan melakukan penanganan long segment tehadap Jalan Hasan Saleh di kawasan Neusu, mulai dari Simpang Lamlagang hingga Lapangan Jasdam. Dengan anggaran Rp 11,1 miliar, akan kita rekonstruksi jalan yang sudah mulai crowded itu.”

Masih menurut Bakri, total kebutuhan dana yang telah disetujui pusat untuk pembangunan infrastruktur dimaksud Rp 37,4 miliar lebih. “Alhamdulillah ini patut kita syukuri, karena memang ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam jangka pendek,” katanya.

Tak berhenti sampai di situ, pj wali kota juga telah menyampaikan beberapa usulan program lainnya kepada pemerintah pusat. “Insyaallah Banda Aceh Outer Ring Road akan dilanjutkan pembangunannya. Begitu juga dengan proyek Flyover Pango.”

“Termasuk penataan pinggiran Krueng Aceh mulai dari Jembatan Pante Pirak hingga Jembatan Peunayong. Ini semua telah masuk dalam rencana umum Kementerian PUPR pada 2025 mendatang,” katanya.

Sebelumnya pada momen yang lain, Bakri dan rombongan juga telah bertemu dengan Direktur Pembangunan Jembatan Ditjen Bina Marga, Yudha Handita Panjiriawan. “Kita meminta pelebaran Jalan Sultan Iskandar Muda, tepatnya mulai dari jembatan setelah Simpang Empat Punge hingga samping rumah Pangdam ke arah Blang Padang.”

Titik ruas jalan nasional tersebut, katanya, terlalu sempit sehingga selama ini sering terjadi kemacetan. “Permintaan itu pun langsung disahuti dan akan dikerjakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh tahun depan dengan menggunakan APBN. Nominal pelebaran jalan beserta jembatan itu Rp 10,5 miliar,” ungkap Bakri seraya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian yang begitu besar bagi Banda Aceh. []

GEN-A Beri Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Fasilitator Fastana

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – FASTANA-TDMRC Universitas Syiah Kuala (USK) berkolaborasi dengan Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) untuk melangsungkan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi fasilitator tangguh bencana di Sekretariat Stem Cell Student Learning Center, Minggu, 9 Oktober 2022.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota FASTANA-TDRMC USK agar mampu memberikan pertolongan pertama (First Aid) sebagai langkah awal untuk menolong korban yang mengalami bencana, mengingat mitigasi dan kesiapsiagaan bencana tidak terlepas dari penanganan pertama bagi korban.

Pelatihan tersebut dikoordinasi langsung oleh Supportive Aid Facilitator for Emergency (SAFE) sub-unit dari GEN-A yang berfokus dalam pelatihan dan pembinaan kader agar mampu melakukan P3K. Alfiatur Rahmi yang merupakan koordinator tersebut sangat berharap agar semakin banyak masyarakat yang dapat turut andil dalam menyelamatkan korban bencana dengan memberikan pertolongan pertama.

“Pada dasarnya ilmu disaster management dan First Aid saling melengkapi. Harapannya dengan terlaksananya kegiatan hari ini bisa menambah pengetahuan kita juga akan pentingnya pertolongan pertama apabila terjadi kecelakaan. Sehingga kita juga bisa turut andil dalam menyelamatkan orang banyak,” ujarnya.

Beranggotakan 14 peserta, kegiatan ini diawali dengan pretest kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Imam Maulana, S.Ked, pelaksanaan demonstrasi untuk setiap keterampilan, simulasi yang dilakukan oleh masing-masing peserta dan didampingi langsung oleh trainer First Aid Gen-A, dan kegiatan diakhiri dengan evaluasi bagi setiap peserta dengan melakukan praktek dihadapan trainer.

Maulana Kamal selaku General Coordinator FASTANA menegaskan bahwa First Aid ini sangat dibutuhkan untuk semua orang termasuk para fasilitator tangguh bencana.

“Pelatihan First Aid ini sebenarnya sangat dibutuhkan bagi semua orang, termasuk para fasilitator tangguh bencana (FASTANA-TDMRC). Saya melihat banyak anggota dari FASTANA-TDMRC masih kurang dalam menangani P3K (First Aid). Hal ini terlihat dari beragamnya asal prodi dari masing-masing anggota FASTANA-TDMRC yang kebanyakan tidak membahas tentang First Aid, dan terbukti saat acara berlangsung banyak anggota FASTANA-TDMRC yang masih salah dalam menangani P3K. Namun, setelah mengikuti pelatihan First Aid ini, mereka baru memahami semua proses First Aid yang telah diajarkan. Dimana hal ini sebenarnya sangat dibutuhkan di dalam pengadaan atau simulasi drill kebencanaan. Sehingga, materi FIRST AID ini tidak hanya menjadi pengembangan skill dari anggota FASTANA-TDMRC, namun juga menjadi pelengkap dalam simulasi drill yang nantinya akan di praktekkan oleh fasilitator fastana kepada masyarakat” jelasnya. []

DPRD Langkat Belajar Model Pengelolaan Zakat di Aceh

0

Nukilan.id – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara berkunjung ke Kantor Baitul Mal Aceh Aceh, Senin (10/10/2022). Kunjungan para anggota dewan tersebut ingin mengetahui lebih jauh model pengelolaan zakat di provinsi berjulukan “Serambi Mekkah”.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Langkat, Zuhuriah Wista Guru Singa mengatakan penduduk Aceh berindetitas Langkat Aceh Tamiang banyak yang berdomisili di Langkat Sumatera Utara. Begitu juga sebaliknya, Aceh dan Langkat mempunyai wilayah teritori saling beririsan.

“Kehadiran kami selain bersilaturahmi juga ingin mengetahui lebih dalam bagaimana selama ini Baitul Mal Aceh mengelola dana umat dan program-program yang dilaksanakan selama ini,” kata Zuhuriah.

Dalam diskusi tersebut berkembang bahwa potensi zakat, infak, wakaf, dan harta agama lainnya (Ziwah) dikumpulkan oleh Pemerintah Aceh melalui pemotongan otomatis yang dilakukan oleh unit pengumpul zakat yang sudah ada di setiap SKPA.

“Ziwah ini menjadi pendapatan asli khusus Aceh dan mempunyai rekening tersendiri. BMA telah mampu mengumpulkan 80 miliar zakat per tahun dan BMA juga mencari peluang untuk menaikkan angka pengumpulan lain melalui intansi vertikal dan perusahaan BUMN yang beroperasis di Aceh,” ungkap Ketua Badan BMA, Mohammad Haikal.

Selain itu, dalam pertemuan itu juga terbahas bahwa BMA mempunyai banyak kegiatan disalurkan berdasarkan delapan asnaf menurut Al-Qur’an, termasuk penyaluran progam beasiswa melalui senif ibnu sabil dan rehab rumah melalui senif miskin.

Pimpinan BMA juga menjelaskan besaran nisab zakat penghasilan, yaitu minimal Rp. 6.900.000/bulan. Jika tidak kena nisab maka akan diambil 1 % untuk infak. BMA sampai saat ini untuk pemungutan zakat harta masih tahap sosialisasi belum ada pemaksaan pemotongan.

BMA telah berkontribusi 1 % dalam menurunkan angkat kemiskinan, banyak faktor external yang membuat Aceh sulit berkembang sejak dari zaman penjajahan dulu terjadinya DI/TI, konflik dan tsunami. Dalam pengumpulan Ziwah, BMA menggunakan teknologi digital dan terus update sesuai perkembangan dan kebutuhan masyarakat.

Terakhir, pimpinan BMA meminta dukungan dari berbagai pihak agar segera realisasi RPP zakat pengurang pajak. Dengan demikian, pendapatan zakat di Aceh semakin tinggi. []

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Barat Aceh

0
Ilustrasi gelombang tinggi (Foto: Dok. Pribadi)

Nukilan.id – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, gelombang tinggi diprediksi berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 8 – 14 Oktober 2022.

Gelombang tinggi tersebut diperkirakan mencapai 1,5 hingga 4 meter.

“Berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai,” ujar Dwikorita dilansir dari siaran pers di laman resmi Sekretariat Presiden, Minggu (9/10/2022).

Kondisi yang sama juga diperkirakan terjadi di perairan Pulau Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Timur, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba, Samudra Hindia selatan Banten hingga Pulau Sumba, dan Laut Natuna.

Selain itu, kata Dwikorita, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada 9-15 Oktober 2022.

Kondisi curah hujan tersebut diprediksi juga akan disertai dengan angin kencang.

“Untuk periode 9 – 15 Oktober BMKG memprediksi potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di hampir 34 provinsi. Kecuali untuk wilayah Sumatra Barat dan Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Adapun selain dua kondisi tersebut, BMKG juta memperkirakan cuaca ekstrem berpotensi akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia selama sepekan mendatang

“Berdasarkan analisis terkini bahwa kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup signifikan berpotensi mengakibatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan ke depan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Dwikorita meminta pihak-pihak terkait untuk melakukan persiapan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, antara lain:

Pertama, memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Kedua, melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol serta melakukan program penghijauan secara lebih masif.

Ketiga, melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang agar tidak roboh tertiup angin kencang.

Keempat, menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi secara lebih masif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian pemerintah daerah, masyarakat serta pihak terkait dalam pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi).

Kelima, lebih mengintensifkan koordinasi, sinergi, dan komunikasi antarpihak terkait untuk kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometeorologi.

“Terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG,” tambah Dwikorita. [sumber: kompas]

Kapolri: Aset Bangsa Harus Dikembangkan dan Dikenal Seluruh Dunia

0

Nukilan.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Tradisi Keceran dalam rangka memperingati Milad ke-70 Kesenian Tari Tjimande Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) di Senayan, Sabtu, 8 Oktober 2022.

Tradisi Keceran perguruan pencak silat di Banten ini diselenggarakan rutin tiap tahunnya setiap momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada tahun ini, tradisi seni dan budaya tersebut berhasil rekor Indonesia dan dunia.

“Hari ini TTKKDH melaksanakan kegiatan dalam rangka milad yang ke-70 dengan salah satu rangkaian acaranya melaksanakan tradisi Keceran. Dan Alhamdulilah tadi disampaikan bahwa dari kegiatan ini berhasil memecahkan rekor MURI, tidak hanya rekor nasional tetapi juga rekor dunia,” kata Sigit usai menghadiri kegiatan tersebut.

Sigit juga merupakan Ketua Dewan Pembina Kesti TTKKDH tersebut menekankan, seni dan budaya yang ditampilkan berupa pencak silat hingga debus tersebut merupakan salah satu aset bangsa yang harus terus dijaga, dipertahankan dan juga dikembangkan.

“Tentunya ini menjadi aset bangsa di bidang kesenian, budaya yang harus terus dikembangkan. Dan saya selaku dewan pembina tentunya mendukung dan untuk terus mengembangkan seni pencak silat, budaya, debus di Banten,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini berharap, kesenian dan kebudayaan lokal ini dapat mengepakan sayapnya, sehingga tidak hanya dikenal di dalam negeri namun juga di seluruh dunia.

Dengan dikenalnya kesenian dan kebudayaan lokal, kata Sigit, hal itu akan menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk melakukan kunjungan ataupun mengenal lebih dekat salah satu aset yang dimiliki Bangsa Indonesia.

“Bagaimana kemudian ini bisa dikenal di nasional bahkan internasional. Sehingga ini menjadi bagian seni dan budaya yang bisa kita tunjukan ke dunia internasional, dan menjadi salah satu potensi yang tentunya akan menjadi daya tarik untuk kunjungan wisatawan baik domestik maupun internasional,” ucap mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Terkait dengan seni dan budaya, Sigit pun mengutip pernyataan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), yakni ‘Menjaga adat dan tradisi merupakan hal penting untuk dilakukan karena Indonesia merupakan negara besar. Keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia merupakan sebuah kekuatan bangsa. Inilah kebinekaan negara kita yang terus harus kita rawat dan kita jaga sebagai sebuah kekuatan. Perbedaan itu bukan memecah, tapi mempersatukan’.

Lebih dalam, Sigit juga menyatakan bahwa, dengan adanya pelestarian seni dan budaya ini dapat melahirkan atau mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang akan membawa Indonesia Emas di tahun 2045.

“Di sisi lain harapan kita dengan mengikuti seni pencak silat dan budaya TTKKDH diharapkan bisa terbangun dan terwujud karakter-karakter SDM unggul, sebagaimana semuanya mengikuti apa yang diajarkan di dalam di TTKKDH,” tutur Sigit.

“Ini harus terus dikembangkan mudah-mudahan budaya Banten bisa menjadi budaya nasional dan dikenal sampai di dunia internasional,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri. []

Taqwaddin Launching Buku Berjudul “Catatan dari Ombudsman”

0

Nukilan.id – Dihadiri puluhan orang para akademisi dan aktivis, Dr Taqwaddin melaunching dan membagikan buku barunya yang berjudul Catatan dari Ombudsman. Acara tersebut digelar di Cafe sebelah Bandar Publising, Lamgugop, Banda Aceh, Sabtu, 8 Oktober 2022.

Buku yang ditulisnya dengan gaya ilmiah populer berisikan kumpulan tulisan Taqwaddin selama 9 tahun memimpin Ombudsman RI Provinsi Aceh.

Buku tersebut berisikan beragam hal tentang pekerjaannya di Ombudsman yang diterbitkan oleh Bandar Publising.

“Sebetulnya isi buku ini hanya beragam tulisan tentang apa yang saya kerjakan selama memimpin Ombudsman RI Aceh, misalnya tentang perlunya klarifikasi dan investigasi. Begitu pula tentang pentingnya kordinasi untuk menghasilan solusi. Semua yang ditulis tersebut perihal pelaksanaan peran Ombudsman dalam menjalan fungsi mengawasi pelayanan publik”, jelas Taqwaddin dengan rendah hati.

Didampingi istri tercinta dan anak-anaknya, Taqwaddin menyatakan, “semua keadaan hari ini terwujud karena dukungan full dari istri dan anak-anak saya”. “Saya bisa berkiprah dalam banyak komunitas, termasuk dengan para akademisi, aktivis, organisatoris, hakim dan orang-orang hebat yang hadir hari ini. Semuanya karena dukungan istri tercinta saya”. Ujar Taqwaddin yang sekarang menjabat sebagai Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor.

Acara launching buku tersebut dipandu oleh Dr Sulaiman Tripa, penulis puluhan buku, yang juga bertindak sebagai editor buku ini.

Yarmen Dinamika, Cut Asmaul Husna, Prof Jasman J Makruf, dan Prof Apridar turut memberikan testimoni pada launching buku tersebut.

“Tulislah apa yang anda kerjakan dan kerjakan apa yang anda tulis merupakan pertanggungjawaban untuk keabadian”. Pak Taqwaddin sudah melakukannya. Buku ini adalah bukti dan legacy beliau untuk keabadian”. Pesan Yarmen Dinamika, wartawan senior Serambi Indonesia.

Mengakhiri acara launching buku Catatan dari Ombudsman, Taqwaddin menyampaikan terima kasih kepada banyak pihak karena telah membantunya selama menjabat sebagai Kepala Ombudsman RI Aceh, baik kalangan internal Ombudsman (Fadhil Rahmi dkk) maupun pihak diluar Ombudsman, terutama para wartawan, aktivis, dan akademisi.

“Alhamdulillah pihak yang membantu saya selama ini, hadir di sini, termasuk para wartawan, akademisi, dan aktivis yang tergabung dalam WAG New Kruu Seumangat Aceh”. Pungkas Taqwaddin. []

Sosialisasi Ke Mahasiswa, Jasa Raharja: Anak Muda Harus Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

0

*Sosialisasi Ke Mahasiswa, Jasa Raharja: Anak Muda Harus Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas*

Banda Aceh, 09/10/2022. PT. Jasa Raharja Cabang Aceh melakukan sosialisasi tentang Jasa Raharja dan keselamatan berlalu lintas kepada Mahasiswa dan pelajar.

Kepala bagian Administrasi Jasa Raharja, Apriyansyah, dalam paparannya menyampaikan bahwa anak muda harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

“Anak muda harus tingkatkan savety riding. Generasi muda harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya” ujarnya

Pihak Jasa Raharja berharap agar anak muda Aceh khususnya mahasiswa menjadi contoh yang baik saat berkendara di jalan raya.

“Kita berharap anak muda Aceh menjadi role model dalam mempromosikan keselamatan berlalu lintas dan berkendara dengan baik” tutup Apriyansyah.

Pada acara tersebut, Jasa Raharja membagikan doorprize kepada peserta setelah acara sosilisasi berlangsung.[]

Buka Seminar Kepemudaan, Muslim: Pemuda Harus Kreatif dan Inovatif di Era Digital

0

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, Muslim, membuka acara seminar kepemudaan yang dihadiri oleh mahasiswa dan pelajar.

Dalam sambutannya, Muslim, menyampaikan tentang tantangan dan peluang yang dihadapi oleh anak muda di era digital saat ini.

“Era digital menghadirkan peluang dan tantangan bagi kita. Anak muda Aceh harus kreatif dan inovatif di era digital dan mampu menciptakan peluang untuk berkontribusi membangun Aceh” Ucap Muslim.

Ketua DPD Demokrat Aceh itu juga berharap di era digital ini anak muda harus menjadi lebih mandiri dan mampu menciptakan peluang kerja baru di Aceh.

“Di era digital ini anak muda harus mandiri. Ini merupakan peluang bagi anak muda. Anak muda Aceh harus mampu menciptakan lapangan kerja baru” tutup pria yang akrab disapa Bang Muslim itu. [Wanda]

Pameran Senjata Regional Sumatera Tampilkan Ragam Koleksi dari Museum Aceh

0

Nukilan.id – Pameran senjata regional Sumatera resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kadisbudpar Sumatera Utara Zumri Sulthony di Museum Negeri Sumatera Utara, Kota Medan.

Pameran yang berlangsung 4 Oktober – 4 November 2022 mengusung tema “Hikayat Senjata Swarna Dwipa” yang dihadiri oleh delapan provinsi yang ada di pulau Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh melalui Kepala UPTD Museum Aceh Mudha Farsyah menyebutkan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan secara rutin dan bergantian dari delapan provinsi dari seluruh Sumatera.

“Sejak dua tahun terakhir Indonesia mengalami pandemi covid-19, sehingga pada tahun ini pameran ini kembali digelar. Alhamdulillah respon pengunjung terhadap koleksi Museum Aceh sangat antusias dan menyambut positif,” ungkap Mudha.

Menurutnya, pameran senjata ini merupakan pengenalan dan sarana pembelajaran dari peninggalan sejarah dan budaya yang dipakai oleh masyarakat lampau sebagai alat penunjang kehidupan sehari-hari, persenjataan yang dipakai untuk melindungi diri, alat peperangan dan lambang dari sebuah sejarah,

“Museum Aceh menampilkan tujuh buah koleksi diantaranya, rencong meupucok sebanyak dua koleksi, rencong pudoi, rencong meucugek sebanyak dua koleksi, peudeung lapan sagoe, dan peudeung tumpang jeungki,” ujar Mudha.

Melalui pameran senjata regional ini, Mudha mengajak seluruh masyarakat umum untuk berkunjung ke museum Sumatera Utara agar dapat melihat langsung berbagai macam senjata yang dipamerkan dari beberapa daerah di pulau Sumatera.[]

Empat Bakal Calon Rektor ISBI Aceh Ditetapkan, Ini Nama-Namanya

0
Kampus ISBI Aceh

Nukilan.id – Senat Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menetapkan empat nama Bakal Calon Rektor ISBI Aceh periode 2022-2026, Kamis (6/10/2022) kemarin.

Penetapan itu dilakukan dalam rapat senat tertutup yang digelar di Ruang Rapat Rektorat ISBI Aceh, Kota Jantho, dan dihadiri oleh 10 dari 12 orang anggota senat.

Ketua Senat ISBI Aceh, Benni Andiko, M.Sn mengatakan, berdasarkan pedoman pemilihan Rektor ISBI Aceh periode 2022-2026 tentang tata cara pengusulan Bakal Calon Rektor bahwa jumlah anggota senat yang hadir sudah mencukupi kuorum untuk menetapkan Bakal Calon Rektor yang lolos seleksi administrasi.

“Sehingga ditetapkanlah 4 orang Bakal Calon Rektor ISBI Aceh periode 2022-2026,” katanya kepada Nukilan, Sabtu (8/10/2022).

Benni menyebutkan, empat bakal calon tersebut adalah Dr. Faisal Matriadi, SE. M.Si. dari Universitas Malikussaleh, Dr. Mariyudi, SE., MM dari Universitas Malikussaleh, Dr. Wildan, M.Pd dari Universitas Syiah Kuala dan Dr. Ir. Zahrul Fuadi, ST., M.Sc., IPM dari Universitas Syiah Kuala.

Sebelumnya, kata Benni, Ketua Panitia Pemilihan Rektor ISBI Aceh, Ir. Syahrizal, MT menyampaikan hasil pemeriksaan berkas keempat bakal calon yang mendaftar. Adapun proses pemeriksaan berkas pendaftaran bakal calon dilihat dari semua hal, termasuk sudah memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Dalam proses pemilihan Rektor ISBI Aceh ini ada empat tahapan yakni, penjaringan, penyaringan, pemilihan, dan pelantikan. Saat ini pada tahapan penyaringan, dan telah ditetapkan empat orang.

Para bakal calon rektor juga akan diminta untuk memaparkan visi, misi, dan rencana program kerja apabila terpilih menjadi Rektor ISBI Aceh Periode 2022-2026 pada rapat senat terbuka ISBI Aceh pada 17 Oktober 2022 yang direncanakan di Aula Kampus Pertunjukan ISBI Aceh.

“Nantinya Penetapan Calon Rektor dari empat bakal calon tersebut akan dipilih tiga nama dalam Rapat Senat Tertutup untuk dikirimkan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia untuk dilakukan pemilihan Rektor oleh senat bersama menteri,” pungkas Benni. []