Beranda blog Halaman 1517

Aplikasi WhatsApp Eror, Pengguna Tak Bisa Kirim Pesan

0
Logo WhatsApp

Nukilan.id – Para pengguna WhatsApp melaporkan gangguan aplikasi pesan singkat tersebut di berbagai platformnya. Ada apa?

Layanan pesan instan WhatsApp dilaporkan down pada Selasa (25/10). Pengguna mengaku tak bisa mengirim pesan, dan hanya menghasilkan logo jam ketika mengirim pesan.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, pukul 14.20 WIB tak bisa menampilkan pesan terbaru, tak bisa digunakan untuk mengirim pesan di grup, tak bisa masuk (login) ke Web WhatsApp alias platform di browser.

“Dari 15 menit lalu gak ada pesan di WhatsApp grup, padahal personal chat bisa,” kata Suriyanto (35) pegawai swasta di Jakarta, Selasa (25/10).

Belum diketahui pasti apa penyebab layanan WhatsApp di grup itu eror. Namun CNNIndonesia.com telah menghubungi Pieter Lydian, Cointry Director untuk Meta Indonesia, namun hingga berita ditulis belum merespon.

Di samping itu, layanan pesan personal pun terpantau bermasalah. Ketika mengirim pesan, pengguna hanya mendapati tampilan logo jam.

Berdasarkan pantauan situs Downdetector, terjadi masalah pada WhatsApp sejak 13:38 WIB, dan sudah ada 299 laporan masuk dari pengguna WhatsApp ke situs pemantau traffic Downdetector. [CNN]

PT PIM Bakal Produksi Pupuk NPK, Target Produksi 500 Ribu Ton per Tahun

0
Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, didampingi Ketua DPRA, Saiful Bahri, beserta Pj. Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah dan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menggelar rapat pertemuan dengan pengelola KEK Arun, di Aula PT PIM Aceh Utara, Senin, (24/10/2022).

Nukilan.id – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun akan memproduksi pupuk jenis NPK dan diluncurkan pada Desember 2022, dengan target produksi 500 ribu ton per tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki, usai meninjau Kawasan Ekonomi Khusus Arun dan mendengarkan pemaparan dari PT PIM dan sejumlah pihak terkait lainnya, di Aula PT PIM, Senin (24/10/2022).

“Sesuai penjelasan dari PT PIM tadi, pada Desember nanti, pupuk NPK sudah mulai produksi, dengan kapasitas produksi 500 ribu ton per tahun. Yang sebagian besar akan memperhatikan untuk memenuhi kebutuhan subsidi dan ekspor. Kita semua tentu berharap agar Aceh maju dan rakyatnya sejahtera. Untuk itu, dukungan dari masyarakat tentu sangat diperlukan, termasuk teman-teman media,” ujar Pj Gubernur.

Sementara itu, terkait KEK Arun, Pj Gubernur menjelaskan, masih ada sejumlah masalah yang belum selesai hingga saat ini. “Saya mendengar bahwa penyertaan dari saham PT Pelindo dengan Pertamina belum. Namun saat ini sudah dibahas,” ujar Gubernur.

Kemudian, sambung Pj Gubernur, kami juga telah meminta bantuan PT PIM dan PT PEMA agar lahan mana yang bisa dimanfaatkan, karena di KEK ini adalah lahan milik PEMA, ada lahan milik Pertamina, ada juga milik PT Arun.

“Agar semua ada, maka PT PEMA harus segera memikirkan komoditas wilayah yang bisa memanfaatkan lahan di KEK. Saya juga sudah bertemu dengan PT PIM untuk mengetahui bagaimana rencana aksinya, harus ada tenggat waktunya, jika tidak akan terus seperti ini. Sudah 4 tahun kita hanya meninjau, rapat, rapat dan rapat,” kata Pj Gubernur.

Agar tahapan yang jelas, Pj Gubernur menyarankan agar PT PIM mengundang para bupati dan wali kota di sekitar KEK ini, mulai dari Bener Meriah hingga ke wilayah ini. Mana yang bisa dimanfaatkan pelabuhan itu.

Pj Gubernur mengungkapkan, di KEK Arun ada sekitar 2.600 hektar lahan yang tersedia. Dari jumlah tersebut, 1.600 di antaranya dimiliki oleh Elman. “Saat ini disepakati agar kawasan ini benar-benar jadi KEK. Saat ini semua sudah berkoordinasi untuk membicarakan kesepakatan-kesepakatan yang harus dilakukan.”

“Sudah sejak 2018 diresmikan namun hingga saat ini belum berjalan. Tadi dalam pemaparan, Pj Bupati Aceh Utara Azwardi Abdullah juga menyambut gembira dimana lahan yang bisa digunakan sebagai gudang kopi beras dan komoditas lainnya.

Sementara itu, Ketua DPRA Saiful Bahri menegaskan dukungannya terhadap sejumlah program percepatan yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh dan semua pihak yang terlibat di KEK Arun.

“Saya pada prinsipnya sangat mendukung apa-apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah, terutama terkait dengan menyediakan lapangan kerja yang luas-luasnya, karena selama ini banyak pemuda Aceh yang mencari kerja ke luar bahkan hingga mancanegara,” kata pria yang akrab disapa Pon Yaya itu .

Oleh karena itu, Ketua DPRA mengimbau seluruh pihak yang terlibat di KEK Arun bekerja secara nyata dan bukan hanya pencitraan semata.

“Sudah sejak 2018 KEK Arun ini diresmikan, namun hingga saat ini belum bisa menyerap tenaga kerja secara maksimal. Operasionalnya pun belum, masih terbatas cerita. Jadi, saya mohon dengan Pak Gubernur, apa yang sudah bisa ditindaklanjuti maka segera dikerjakan. Karena salah satu upaya mengurangi angka kemiskinan tentu saja dengan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” pungkas Saiful Bahri. []

TRH: Pembangunan Infrastruktur Teknologi harus Sejalan dengan Peningkatan SDM

0

Nukilan.id – Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), H. Teuku Riefky Harsya (TRH) mengatakan transformasi digital yang tengah berlangsung di berbagai lini kehidupan mendorong setiap individu untuk dapat memanfaatkan teknologi digital dengan baik.

“Sehingga pembangunan teknologi menjadi sangat masif dan mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” kata Teuku Riefky saat membuka webinar dengan tema “Pembangunan dan Pengembangan Akses Internet Dengan Teknologi Satelit di Aula Hotel Grand Aceh Syariah, Selasa 25 Oktober 2022.

Karena itu, kata Teuku Riefky, dalam memastikan efisensi dan pemerataan akses teknologi digital, diperlu adanya dukungan yang serius terkait penyediaan infrastruktur digital yang memadai. Salah satu upaya yang dilakukan terkait penyediaan infrastruktur tersebut adalah dengan pembangunan satelit.

Lebih lanjut, Sekjen DPP Partai Demokrat itu menjelaskan, saat ini pemerintah sedang merencanakan satelit multifungsi atau biasa disebut dengan Satelit Republik Indonesia (Satria), untuk menyediakan akses internet berbasis satelit bagi 150 ribu titik layanan publik di seluruh Indonesia.

“Upaya ini tentu kita harapkan bisa menjadi solusi atas masalah jangkauan internet yang belum merata, mempercepat pembangunan, dan pemerataan fasilitas internet di seluruh Indonesia adalah tujuan kita bersama,” ujarnya.

*Kembangkan SDM*

Meskipun demikian, Teuku Riefky Harsya menyampaikan kehadiran infrastuktur teknologi satelit ini bukanlah tujuan utama, teknologi adalah alat, yang tak kalah pentingnya adalah SDM, yang nantinya akan menggunakan dan mengoptimalkan penggunaan internet itu sendiri.

Oleh karenanya, peningkatan infrasrtuktur teknologi dan peningkatan sumber daya manusia yang handal, adalah kebutuhan utama dalam menghadapi persaingan kedepan.

“SDM kita harus kreatif, dan mampu menghadirkan inovasi-inovasi baru, SDM yang memiliki literasi digital yang mumpuni dan mampu bersaing di kancah global,” jelasnya Putra asal Aceh ini.

Dia mengaku Komisi I DPR-RI terus mendorong Kemkominfo untuk fokus mengembangkan program-program peningkatan, pemehaman, dan wawasan anak bangsa, utamanya peningkatan literasi digital. Pertumbuhan infrastruktur teknologi juga harus sejalan dengan pertumbuhan dan peningkatan kapasitas SDM.

Disamping itu, Politisi Demokrat ini pun mengajak semuanya untuk tetap optimis dan fokus dalam upaya menghadapi tantangan yang tidak mudah ke depan ini, keadaan dunia yang sedang tidak baik-baik saja saat ini, mengharuskan untuk terus peka dan tidak berhenti meningkatkan kapasitas diri.

“SDM kita harus bangkit mengejar ketertinggalan menjadi yang generasi yang siap berjuang mewujudkan perubahan dan perbaikan untuk bangsa indonesia yang lebih aman, adil dan sejahtera,” harapnya.

Untuk diketahui, diskusi tersebut terlaksana berkat kerja sama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Direktorat Jenderal (Ditjen) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dosen Prodi Sosiologi USK Banda Aceh, Dr Masrizal, dan Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Henri Subiakto. Turut hadir, Tenaga Ahli TRH, Aidil Mashendra, Anggota DPRK Aceh Besar, Zarwatun Niam dan Yuhelmi. [Wanda]

Bang Muslim Dukung Pengembangan Perusahaan PT. PIM dan Perta Arun Gas

0

Nukilan.id – Anggota Dewan Pwerwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) komisi VI asal daerah pemilihan Aceh II, Muslim, SHi, MM berkomitmen akan mendorong kemajuan perusahan-perusahaan yang ada di Aceh, seperti keberadaan Badan Usaha Milik Negara PT. Pupuk Iskandar Muda dan Perta Arun Gas.

Hal itu disampaikan Muslim selepas meninjau dua perusahaan tersebut di Krueng Geukuh, Aceh Utara, Senin (24/10/2022).

“Kita akan mendorong pengembangan perusahaan yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti Pupuk Iskandar Muda dan Perta Arun Gas,” kata Muslim.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD Partai demokrat Aceh itu juga berkeliling melihat langsung area PT PIM, termasuk meninjau pabrik produksi pupuk.

Sepanjang tinjauan tersebut, Petugas juga memberi penjelasan tentang potensi pengembangan bisnis yang terbuka untuk investor di Iskandar Muda Industrial Area (IMIA).

“Lokasi sangat strategis dan infrastruktur pendukung sudah lengkap, saya akan mendorong Menteri Investasi Bahlil untuk mendatangkan Investor masuk ke IMIA”, tegas Muslim yang sudah 3 Periode menjadi anggota DPR RI

Menurut Muslim, Investasi tersebut perlu didorong karena selain hasil produksi yang menjadi pemasukan negara, juga dapat membuka peluang kerja kepada putra putri daerah.

Sementara saat mengunjungi Perta Arun Gas, Muslim memperoleh penjelasan detail soal Perta Arun Gas, termasuk peluang tenaga kerja lokal.

Direktur Teknik Operasi Perta Arun Gas Yan Syukharial kepada Muslim memaparkan soal aset, sistem kerja, hingga pendapatan pertahunnya.

“Soal tenaga kerja kami menggunakan 98 persen adalah tenaga lokal,” kata Yan Syukharial.

Dikesempatan itu, Muslim meminta paparan kondisi keuangan Perta Arun Gas yang memang tidak terpublis di website, kemudian rencana investasi yang akan dilakukan oleh Perta Arun Gas, juga revitalisasi yang sedang dijalankan.

“Kenapa penting pemaparan keuangannya, agar nanti kita akan mendukung sepenuhnya, juga kondisi ril di Perta Arun Gas ini,” jelas Muslim.

Muslim tiba di Perta Arun Gas sekitar pukul 16:30 Wib didampingi Tenaga Ahli Firdaus Noezula, Sekretaris DPD Partai Demokrat Arif Fadillah, dan Anggota DPRA Tantawi.[]

Editor: js

Akademisi Dunia Jadi Pembicara di Konferensi ICONIC UIN Ar-Raniry

0

Nukilan.id – International Conference on Islamic Civilization (ICONIC) Pascasarjana Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh akan digelar pada 27-28 Oktober 2022 mendatang, selanjutnya juga digelar Ar-Raniry International Conference on Islamic Studies (ARICINS).

Kegiatan tersebut telah menjadi agenda akademik tahunan UIN Ar-Raniry dalam rangka memperingati Milad ke 59 tahun 2022.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani, MA PhD dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/10/2022) mengatakan, dalam rangka memeriahkan hari milad ke 59 UIN Ar-Raniry, serangkaian kegiatan telah dan akan dilaskanakan, salah satunya konferensi internasional ICONIC yang akan berlangsung pada 27-28 Oktober mendatang.

“Sebagaimana harapan Rektor Prof Mujiburrahman, bahwa dalam memperingati milad UIN Ar-Raniry dapat dilaksanakan berbagai kegiatan baik dalam konteks akademik maupun sosial. Untuk itu, konferensi tahunan Pascasarjana UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Prof Eka menyebutkan, ada dua kenferensi internasional yang digelar UIN Ar-Raniry pada bulan milad ini, yaitu ICONIC dan ARICIS, ini menjadi bagian puncak “kenduri akademik” pada peringatan milad ke 59 UIN Ar-Raniry. Konferensi tersebut akan dibuka dalam kegiatan Rapat Senat Terbuka Milad UIN Ar-Raniry yang dirangkai dengan Orasi Ilmiah pada 25 Oktober mendatang.

Direktur Pascasarjana Eka Srimulyani menambahkan, ICINIC 2022 mengusung tema yang cukup actual, melihat posisi dan existensi serta bagaimana agama menjadi solusi dalam persoalan-persoalan kekinian yang identik dengan perkembangan tekhnologi dan digital yang berkembang pesat disertasi dengan arus perubahan sosial lainnya telah mendera dunia secara global, tidak hanya di Aceh atau Indonesia saja.

“Untuk itu, peran penting dunia kademik untuk berkontribusi secara ide, pemikiran dan gagasan terhadap persoalan kemasyarakatan dan kemanusiaan yang sedang terjadi melalui kajian yang akan memberi dampak bagi perubahan dan kebijakan. Pascasarjana Ar-Raniry mengundang beberapa pakar dalam dan luar negeri yang memiliki kepakaran dalam bidangnya. Tema ini penting untuk menjembatani antara kajian sosial tentang Peradaban Islam dalam konteks perkembangan teknologi modern dan dinamika perubahan sosial yang berkembangan sangat pesat,” kata Prof Eka.

Wakil Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Dr Teuku Zulfikar, Med ditunjuk sebagai penanggung jawab konferensi ICONIC 2022, mengatakan, bahwa kegiatan internasional ICONIC-III diharapkan bukan hanya menjadi sebuah kegiatan akademik yang membicarakan pengetahuan di menara gading saja, namun juga dapat menjadi ajang mendiskusikan masalah-masalah sosial dalam masyarakat agar dapat melahirkan kebijakan untuk menyelesaikannya.

“ICONIC ini merupakan yang ketiga digelar di Pasacasarjana UIN Ar-Raniry, ini juga menjadi bagian untuk mendukung visi dan misi universitas dan membawa keberadaan kampus ke arah kemaslahatan bagi peradaban,” kata Prof Zul.

Sementara itu, ketua panitia ICONIC-III, Teuku Zulyadi, PhD mengatakan konferesi nantinya terpusat di Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry. Dalam konferensi tersebut akan hadir sebagai pembicara beberapa akademisi internasional, antara lain Prof Dr Mohd Roslan bin Mohd Nor dari University of Malaya, Malaysia, ia merupakan seorang pakar sejarah dan peradaban Islam.

Selanjutnya, akan hadir Prof Jurgen Ruland dari Department of Political Science, University of Freiburg, Jerman, yang merupakan seorang ahli Politik International, dan Dr syekh Omar Bin Muhammad Kalash dari Lebanon, pakar dalam bahasa, linguistik dan pendidikan.

Selain itu juga akan hadir beberapa pakar dari Indoensia, di antaranya Prof Dr Zaenuddin Hudi Prasojo, direktur pascasarjana IAIN Pontianak, Prof Dr Martin Kustati, M Pd, Rektor UIN Imam Bonjol, Prof Dr Phil Asfa Widiyanto, MAg dari IAIN Salatiga, Prof Dr H Moh Ishom Yuqi, MAg dari Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof Siti Aisyah Kara, MA PhD dari UIN Alauddin Makasar.

Lebih lanjut kata Zulyadi, selain pembicara undangan tersebut juga akan dihadiri oleh 160 cendikiawan dari berbagai universitas di Indonesia yang juga akan mempresentasikan hasil penelitiannya. Para pembicara dibagi dalam beberapa topik yaitu Fiqh Modern, Pendidikan Islam, Ilmu Agama Islam, Pendidikan Agama Islam, Hukum keluarga, Pendidikan Bahasa Arab, Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Komunikasi Penyiaran Islam, dan Ekonomi Syari’ah.

“Sejauh ini sudah ada pendaftar dari Jakarta, Yogyakarta, Bengkulu, Palembang, Sumatera Utara, dan beberapa kampus lainnya. Dari pakar-pakar tersebut kita sangat yakin ICONIC kali ini dapat berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di kampus dan memberikan manfaat unutk masyarakat secara luas,” tutup Panitia. [Hadiansyah]

Bang Muslim Dorong BUMN Bantu Program Sertifikasi Guru TK dan PAUD di Aceh

0

Nukilan.id – Anggota Komisi VI DPR RI Muslim, SHi, MM, meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Aceh untuk membantu program sertifikasi Guru Taman Kanak-kanak dan PAUD di Aceh, terutaman sertifikasi guru dalam menjalankan komunikasi dengan anak didik.

“Sertifikasi Guru TK penting, karena tugas mereka setiap hari berkomunikasi dengan murid,” kata Muslim saat membuka Pelatihan dan Sertifikasi 20 Guru PAUD dan TK di Taman Kanak-kanak Ummi Pante Breh, Panton Labu, Aceh Utara, Senin (24/10/2022).

Pelaksanaan pelatihan dan Sertifikasi guru TK dan PAUD tersebut dilaksanakan atas kerjasama dengan Jasa Raharja, salah satu BUMN yang ada di Aceh.

Menurut Muslim yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD PD) Aceh, kehadiran BUMN untuk membantu sertifikasi Guru di Aceh sangatlah penting, karena ada ribuan guru yang belum mendapatkan pelatihan dan Sertifikasi.

“Kita akan Dorong BUMN yang ada untuk ikut serta membantu pelatihan dan Sertifikasi untuk ribuan Guru TK dan PAUD yang ada di Aceh,” jelas Muslim.

Muslim menyebut pentingnya keterlibatan BUMN sebagai bentuk komitmen memajukan pendidikan di Aceh, karena dunia pendidikan punya peran penting, sehingga para guru harus berkualitas.

Hadir pada kegiatan tersebut Kepala Cabang Jasa Raharja Wilayah Aceh Regy S. Wijaya, Camat Tanah Jambo Aye Fauzi Putra, Wakapolsek dan Danramil Tanah Jambo Aye, Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh Arif Fadillah, Deputi BPOKK DPP Partai Demokrat Rian Syaf, dan Kelapa TK Ummi Hj. Nurhayatin. []

6,5 Juta Masyarakat Indonesia Bakal Terima Bantuan STB Gratis

0

Nukilan.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Teuku Riefky Harsya (TRH) menyebutkan, 6,5 juta masyarakat di Indonesia bakal menerima bantuan Set Top Box (STB) secara gratis. Bantuan ini diperundukkan bagi mereka yang kurang mampu.

Hal tersebut disampaikan TRH saat membuka Diskusi Publik Virtual dengan tema “Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Bantuan Set Top Box (STB) Kementerian Kominfo RI bersama Komisi I DPR RI” di Aula Hotel Grand Aceh Syariah, Banda Aceh, Senin (24/10/2022).

“Berdasarkan data Dirjen PPI Kemkominfo, saat ini terdapat sekitar 40 juta pelanggan televisi di Indonesia. Dari jumlah tersebut 6,5 juta pelanggan akan terima bantuan STB,” kata TRH.

Dia mengatakan saat ini pemerintah juga tengah melakukan berbagai upaya agar harga STB digital terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan Kominfo adalah melakukan sertifikasi bagi 18 produksen.

“Harga yang ditawarkan juga cukup kompetitif, bahkan cenderung turun,” jelas TRH.

Lebih lanjut, Sekjen DPP Partai Demokrat itu menambahkan, setidaknya saat ini masih terdapat 113 wilayah siaran di 173 Kabupaten/Kota yang belum terjangkau TV digital. Kebanyakan ada di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).

Melalui progam Analog Switch Off (ASO), kata TRH, wilayah tersebut akan menjadi sasaran sebagai tahap akhir digitalisasi siaran televisi analog di Indonesia.

Ia menambahkan jika Komisi I DPR-RI saat ini terus mendorong Kemkominfo untuk terus fokus mengkampanyekan program ASO supaya masyarakat lebih paham.

Hal itu, sebut TRH, sejalan dengan semangat untuk peningkatan pelayanan ke masyarakat dan untuk meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan.

“Dari segi keamanan, TV digital akan menghilangkan interferensi, radio frekuensi ke negara tetangga, serta adanya potensi ancaman bagi masyarakat di wilayah perbatasan terhadap siaran negara tetangga yang dapat memudarkan identitas nasional dan juga menjaga rasa nasionalisme,” kata TRH.

Untuk diketahui, diskusi tersebut terlaksana berkat kerja sama Kementerian Kominfo RI dengan Komisi I DPR RI. Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Fajran Zain selaku Ketua Badan Riset Aceh Institute (BRAIN) dan Rosarita Niken Widiastuti selaku Staf Khusus Menteri Kominfo RI. []

BSI Aceh dan Koperasi PT ATI Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Petani Sawit

0

Nukilan.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Area Lhokseumawe, Aceh mengadakan kerja sama dengan Koperasi Perkebunan Maju Bersama Lestari (KPMBL) untuk memberikan pembiayaan kepada petani sawit, serta pembangunan kebun sawit kepada anggota koperasi.

Area Manager BSI Lhokseumawe Muhammad Arif Gunawan mengatakan kerja sama ini merupakan bentuk dukungan dari BSI kepada para petani sawit untuk dapat berproduksi dengan optimum sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Dalam kerja sama ini para petani akan mendapatkan pembiayaan agar dapat memastikan kualitas kebun dan buah sawit yang dihasilkan sesuai dengan Good Agricultural Practices (GAP).

“Lewat kerja sama ini BSI berharap para petani memproduksi kelapa sawitnya dengan baik, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan mereka akan lebih sejahtera. Karena adanya kerjasama dalam pembiayaannya. Selain itu, kami juga ingin sawit-sawit yang berasal dari Aceh memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing dengan sawit dari daerah lain di Indonesia,” kata Muhammad Arif Gunawan selaku Area Manager Area Lhokseumawe, Senin (24/10/2022).

KPMBL sendiri merupakan salah satu koperasi yang dimiliki oleh PT Aceh Timur Indonesia (PT ATI), yang merupakan anak usaha dari MP Evans Group. KPMBL sendiri memiliki kebun sawit seluas 252,95 Ha yang terletak di Desa Tenggulun Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang , Provinsi Aceh. Desa Alur Tani Satu, Desa Rongoh dan Desa Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang. Ada sekitar 79 orang petani sawit yang terdaftar dalam koperasi ini.

Di provinsi Aceh luas areal kebun kelapa sawit mencapai 540.000 hektar. Dari jumlah itu 52 persennya merupakan kebun kelapa sawit rakyat. Luas kebun kelapa sawit rakyat tersebut relatif tinggi dibanding provinsi lain di Indonesia. Sayangnya tingkat produktivitas rata-rata kelapa sawit rakyat Aceh, hanya 2,1 ton per hektar. Angka itu, jauh di bawah rata-rata Nasional 3,30 ton per hektar. Sementara produksi perkebunan besar negara dan swasta yang ada di Aceh rata-rata mencapai 4,4 ton per hektar.

Pembangunan dan pengelolaan kebun sawit milik petani sawit binaan MP Evans Group sudah menerapkan sustainability policy diantaranya telah mendapatkan sertifikat RSPO (Rountable on Sustainable Palm Oil), zero burning policy, penggunaan pupuk dari janjang kosong, penggunaan limbah yang dikonversi menjadi biogas.

Prinsip RSPO antara lain yang diusung oleh MP Evans Group antara lain rerperilaku secara etis dan transparan, mengoperasikan hak hukum dan menghormati, mengoptimalkan produktivitas, efisiensi, dampak positif dan ketahanan, menghormati komunitas, Hak Asasi Manusia, dan memberikan manfaat, mendukung inklusi petani kecil, menghormati hak dan kondisi pekerja, serta melindungi, melestarikan, dan meningkatkan ekosistem dan lingkungan. []

Dampingi Komisi V DPRA, dr. Isra Jelaskan Kondisi Pasien Gagal Ginjal Akut

0
(Foto: Humas DPRA)

Nukilan.id – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) untuk memantau langsung kondisi pasien gagal ginjal akut yang sedang dirawat, Senin (24/10/2022).

“Total ada 29 kasus, 22 orang yang meninggal, lima sembuh dan dua yang masih dirawat,” kata Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Falevi Kirani.

Dia meminta manajemen rumah sakit untuk memberikan pelayanan intensif kepada anak yang diduga mengalami gagal ginjal akut.

“Dua anak yang masih dirawat ini harus menjadi fokus, dan satu pasien sedang menjalani cuci darah,” kata Falevi.

Pada kesempatan itu, Direktur RSUDZA dr Isra Firmansyah menyampaikan pasien terakhir yang diterima merupakan rujukan dari RS Sigli. Pasien itu tidak dapat buang air kecil setelah beberapa jam dan juga menderita keluhan pembengkakan di daerah mata.

“Setelah diperiksa disana, fungsi ginjalnya ada kelainan dan dirujuk ke RSUDZA, sampai disini langsung dilakukan cuci darah setalah melalui pemeriksaan dan pengobatan,” jelasnya. [*]

Kejagung Setujui 6 Perkara Pidana di Aceh Dihentikan

0

Nukilan.id – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAMPIDUM) Kejaksaan Agung (Kejagung), Fadil Zumhana telah menyetujui penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative justice (RJ) terhadap enam perkara pidana yang terjadi di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh.

Penghentian tersebut dilakukan melalui ekspose perkara secara virtual pada Senin (24/10/2022), yang dihadiri oleh JAMPIDUM, Fadil Zumhana, Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda, Agnes Triani.

Kemudian, koordinator pada JAMPIDUM, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar, Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Aceh, dan Kepala Kejaksaan Negeri yang mengajukan permohonan restorative justice beserta Kasi Pidum.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Aceh, Baginda mengatakan, keenam berkas perkara yang dihentikan yaitu tersangka dengan inisial SB dari Kejaksaan Negeri Bireuen yang disangka melanggar Pasal 44 UU Penghapusan KDRT.

Selanjutnya, tersangka AR dari Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya yang disangka melanggar Pasal 310 ayat (1) KUHP dan tersangka Fa dari Kejaksaan Negeri Simeulue yang disangka melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP.

Baginda menjelaskan, alasan pemberian penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative antara lain, telah dilaksanakan proses perdamaian antara kedua belah pihak dan para tersangka belum pernah dihukum.

“Tersangka baru pertama kali melakukan perbuatan pidana, ancaman pidana penjara atau pidana denda tidak lebih dari lima tahun, tersangka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” kata Baginda. []