Beranda blog Halaman 1476

Karang Taruna Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Benih Padi dan Palawija untuk Warga Terdampak Banjir

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Karang Taruna Kabupaten Aceh Tamiang menyalurkan bantuan benih padi jenis inpari kepada warga yang terdampak banjir di tujuh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang, Selain benih padi, Karang Taruna Aceh Tamiang juga menyalurkan benih palawija seperti benih cabe, kangkung, kacang panjang, gabas dan timun kepada petani atau warga Karang Taruna terdampak banjir di kecamatan Sekerak, Kejuruan Muda, Seruway dan Bandar Pusaka.

“Bantuan benih padi dan palawija yang disalurkan merupakan bantuan dari Perhimpunan Masyarakat Aceh Tamiang (PERMATA) Jakarta untuk warga yang terdampak banjir di kabupaten Aceh Tamiang” kata Ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Tamiang, Joko Sudirman kepada Nukilan.id , Jumat (2/12/2022).

Joko menjelaskan, bantuan benih padi yang diserahkan sebanyak 120 sak bibit padi dan distribusikan untuk Kecamatan Karang Baru, Rantau, Sekerak, Banda Mulia, Bandar Pusaka, Manyak Payed dan Bendahara.

“Untuk kecamatan Karang Baru meliputi Kampung Tanjung Seumantoh, Tupah, Tanjung Karang, Johar, Bukit Panjang, Selele dan Simpang IV Upah. Sedangkan kecamatan Rantau yakni Kampung Ingin Jaya dan Jamur Labu. Kecamatan Manyak Payed terdiri dari Kampung Ie Bintah, Sampaimah Tualang Baro dan Ujung Tanjung,” ujar Joko Sudirman.

Joko menambahkan untuk benih palawija yang terdiri dari benih cabe, kacang panjang, timun, kangkung dan gabas didistribusikan untuk Kampung Tanjung Seumantoh, Sekerak Kanan, Pekan Seruway, Pangkalan, Babo dan Kampung Durian.  “Bantuan benih padi dan palawija  itu disalurkan kepada petani yang tidak masuk dalam kelembagaan tani sesuai dengan hasil rapat beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Perhimpunan Masyarakat Aceh Tamiang (Permata) Jakarta akan menyalurkan bantuan tahap dua yaitu bantuan perbaikan fasilitas layanan pendidikan dan atau pemberian bibit kepada warga yang terdampak banjir Aceh Tamiang.

Selanjutnya Ketua Permata, Sugianto, SE, MM mengatakan, bantuan bibit kepada petani yang terdampak banjir akan disalurkan oleh Pujakesuma Aceh Tamiang dan Karang Taruna Aceh Tamiang. Sedangkan untuk perbaikan fasilitas layanan sekolah atau pesatren akan disalurkan oleh PGSI Aceh.

“Bantuan itu difokuskan kepada petani yang tidak tergabung dalam kelembagaan petani karena petani yang tergabung dalam kelembagaan petani akan menerima bantuan dari pemerintah melalui program AUTP atau program-program lainnya. Sedangkan untuk bantuan perbaikan fasilitas pendidikan akan difokuskan ke sekolah atau pesatren Swasta,” ujarnya.

Sugianto menambahkan bantuan tahap kedua ini merupakan bentuk kepedulian Permata dan para donatur atas musibah yang terjadi di Aceh Tamiang, sehingga bantuan ini bisa meringankan beban para korban yang terdampak banjir khusunya para petani yang mengalami gagal panen.

“Untuk tahap pertama, Permata menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah posko-posko pengungsian yang tersebar hampir di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang dan menyalurkan bantuan sembako ke beberapa pesatren serta Dayah. Bantuan sembako tersebut disalurkan oleh beberapa organisasi di Aceh Tamiang seperti Karang Taruna Aceh Tamiang, Pujakesuma, ISNU, PGSI Aceh serta tim perwakilan Permata Jakarta yang ada di Kabupaten Aceh Tamiang,” ujarnya. []

RKUHP Segera Disahkan, Teuku Riefky Harsya: Indonesia Wajib Miliki Produk Hukum Sendiri

0
Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, Teuku Riefky Harsya saat membuka webinar "RKUHP Pro Rakyat" secara virtual zoom pada Jum'at, 2 Desember 2022. (Foto: Tangkapan Layar/Nukilan)

Nukilan.id – Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) akan segera disahkan dan wajib untuk dijadikan KUHP karena diharapkan ini akan memberikan perlindungan kepada rakyat.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, Teuku Riefky Harsya (TRH) saat membuka acara webinar dengan tema “RKUHP Pro Rakyat” secara vitual zoom pada Jum’at, 2 Desember 2022.

“Pasal pasal di dalam KUHP nantinya akan membentuk Indonesia menjadi lebih baik dan mengukuhkan nilai keadilan serta perlindungan pada masyarakat,” kata Sekjen DPP Partai Demokrat itu.

Lebih lanjut, TRH menjelaskan RKHUP merupakan hukum pidana modern yang mengarahkan pada keadilan rehabilitatif dan restoratif, yaitu penegahan hukum yang lebih mengedepankan jalan pemulihan dan perdamaian.

“Klausa pengaturan yang demikian itu sesuai dengan nilai-nilai pokok dalam hukum pidana Indonesia ultimum remidium yaitu penegakan hukum harus mengedepankan jalur lain diluar pidana atau hukum pidana yang merupakan upaya hukum terakhir setelah cara penyelesaian yang lain gagal dilakukan,” terangnya.

Selain itu, Anggota DPR-RI asal Aceh itu juga mengungkapkan bahwa RKUHP menghadirkan keberpihakan kepada masyarakat. Dan rancangan undang-undang ini memberikan perlindungan yang lebih besar dan luas kepada masyarakat.

Menurut TRH, secara politis bangsa yang merdeka seperti Indonesia wajib memiliki produk hukumnya sendiri, dan bukan warisan kolonial Belanda seperti KUHP yang berlaku saat ini.

“Hal ini dipandang perlu agar aturan hukum yang berlaku di Indoensia benar-benar melindungi kepentingan masyarakatnya dan juga sesuai dengan zamannya,” tegasnya.

TRH menilai RKUHP yang saat ini sedang dibahas untuk difinalisasi adalah aturan hukum yang tidak hanya memberikan ketegasan, namun juga diharapkan akan menjadi keadilan untuk hukum di Indonesia.

“Dan salah satunya adalah adanya alternatif sanksi bagi pelaku pelanggaran tindak pidana, sehingga masyarakat dapat merasakan keadilan terhadap perbuatan hukum yang dilakukan olehnya,” tutup TRH.

Untuk diketahui, acara webinar ini terlaksana berkat kerjasama antar Komisi I DPR-RI dan Kemkominfo RI melalui Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Acara ini menghadirkan 3 narasumber yang handal yaitu Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, H. Teuku Riefky Harsya, MT, Direktur IKPMKKemkominfo RI, Drs. Wiryanta, MA, Ph.D dan Dosen Prodi Sosiologi USK Banda Aceh, Dr. Masrijal. S.Sos.I, MA[]

Partai Nasdem Bubarkan Pendemo Tolak Kedatangan Anies ke Aceh di Bundaran Lambaro

0

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh dari Fraksi Partai Nasdem yakni, Daniel A Wabab, Abdul Ghafur dan Zulfikar dari DPRK Aceh Besar menghalangi belasan pendemo penolakan kedatangan Anies Baswedan ke Aceh. Aksi tersebut dilakukan Bundaran Lambaro, Aceh Besar.

“Benar, tadi pagi kita menghalangi pendemo penolakan terhadap kedatangan Anies ke Aceh,” kata sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Banda Aceh, Daniel A. Wahab, kepada Nukilan.id, Jumat, (2/12/2022).

Berdasarkan informasi, kata dia, bahwa pendemo tersebut tanpa memiliki izin dari pihak kepolisian saat melontarkan aksinya di Bundaran Lambaro.

Selain itu, kata dia, para pendemo melakukan aksinya itu menjelang Anies sampai ke Aceh. Bahkan, kata dia, bersama rekan-rekan untuk menghalangi, menghadang dan membubarkan para pendemo.

Untuk diketahui, Anies bakal melaksanakan sejumlah agenda safari politik di Aceh. Salah satunya panggung silaturahmi bersama rakyat Aceh. [Hadiansyah]

Di Aceh, Anies Baswedan Diteriaki Presiden 2024

0
Anies Baswedan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Nukilan.id – Calon presiden yang diusung Partai Nasional Demokrat (NasDem) Anies Baswedan dikerubuti massa usai salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Jumat (2/12). Massa meneriaki yel-yel “Anies Baswedan Presiden Indonesia 2024”.

Ratusan orang yang terdiri dari kader NasDem, relawan dan masyarakat umum itu mengerubuti Anies mulai dari dalam hingga pintu keluar masjid. Mereka turut melantunkan selawat badar mengiringi langkah Anies yang keluar dari pintu depan.

Massa tampak antusias menyapa bakal calon presiden 2024 yang diusung partai NasDem tersebut. Tak sedikit yang mengajaknya melakukan foto selfie.

Selain kaum laki-laki, juga tampak ibu-ibu yang sengaja datang ke Masjid Raya Baiturrahman untuk bertemu Anies. Mereka tak ingin kelewatan momen mengabadikan kedatangan Anies ke Tanah Rencong itu dengan kamera ponsel.

Di depan tangga masjid, Anies Baswedan melambaikan tangan kepada warga. Meski tampak kelelahan ia tetap melempar senyum. Massa kembali meneriaki yel-yel “Anies presiden Indonesia 2024”, “rakyat Aceh mendukung Anies”.

Di bawah menara Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, sejumlah pria membentangkan kain putih yang bertuliskan ‘petisi dukungan rakyat Aceh untuk Anies Baswedan presiden 2024’. Warga yang hadir diminta menandatangani kain putih tersebut.

Anies bergerak meninggalkan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh sekitar pukul 13.40 WIB. Rombongan mantan Gubernur DKI Jakarta itu disebut menuju ke Meuligoe Wali Nanggroe Aceh di Lampeneurut, Aceh Besar. [Reji]

Temui  Safrizal ZA, Ikamabar Jakarta Bahas Seminar Nasional Tentang Kepemimpinan Pahlawan

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Pengurus Ikatan Mahasiswa Aceh Barat (Ikamabar) Jakarta bertemu dan bersilaturrahmi dengan bapak Dr. Safrizal ZA, M.Si Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia. Jakarta, 01 Desember 2022.

Dalam Diskusi nya, “Ketua Umum Ikamabar Jakarta, Saudara Tamlekha Menyampaikan beberapa  Program kerja Salah satunya yaitu Mengadakan Seminar Nasional Tentang Kepemimpinan Pahlawan Aceh yaitu Teuku Umar Johan Pahlawan dan Teuku Iskandar Muda dan beberapa pahlawan Aceh lainnya, dengan harapan Pahlawan Aceh di kenal di seluruh indonesia dan Menjadi Contoh di pergerakan Pemimpin Nasional maupun Internasional”. Menurut keterangannya kepada Nukilan.id, Banda Aceh (02/12/2022).

Selain itu Juga Mengadakan Seminar Nasional Kewirausahaan kepada, Mahasiswa, Masyarakat Aceh Barat dan Aceh pada Umumnya yang ada di jakarta dengan Harapan Mahasiswa, Masyarakat Aceh Barat dan Aceh Kedepan nya tidak susah lagi dalam mencari pekrjaan dan sehingga bisa membantu dalam meningkatkan ekonomi Masyarakat Aceh Barat dan Aceh yang ada di jakarta maupun yang ada di Daerah.

Selanjutnya Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia, Bapak Dr. Safrizal ZA, M.Si dalam hal ini menyampaikan akan mendukung dan mensupport program-Program yang telah di susun di Rapat Kerja Nasional Pengurus Ikamabar Jakarta Periode 2022-2024. Ucapnya

Sementara itu Safrizal ZA juga berpesan, “Mahasiswa harus terus bersemangat dalam berjuang di jakarta untuk membuat perubahan yang lebih baik untuk Aceh Barat dan Aceh ke depan”, Ungkap Bapak Dr. Safrizal ZA, M.Si .

Setelah itu, Kami pengurus Ikamabar Jakarta mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak Dr. Safrizal dan seluruh Staf di kemendagri Telah menyambut kehadiran kami dengan baik.

Dan semoga dengan dukungan dan Support beliau kami bisa mengharumkan nama Aceh di tingkat Nasional maupun internasional. Tutupnya Tamlekha [Hadiansyah]

Tiba di Aceh, Masyarakat Antusias Sambut Anies Baswedan

0
Anies Baswedan saat menyapa warga Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda, Jum'at 2 Desember 2022.

Nukilan.id – Calon Presiden yang diusung oleh Partai NasDem, Anies Baswedan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar pukul 11.00 WIB, Jum’at (2/12/2022).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dijadwalkan melakukan kegiatan Jalan Sehat Restorasi dan Silaturrahmi Akbar bersama masyarakat Aceh.

Pantauan Nukilan dilokasi, setiba di Bandara SIM Anies disambut para kader dan relawan Partai NasDem menggunakan kaos berwana kuning memadi gedung VVIP Bandara SIM.

Terlihat juga Anies menaiki mobil menyapa masyarakat dengan dengan melambaikan tangan. Selain itu, perkumpulan vespa lovers dan para tukang becak sangat antusias memeriahkan suasana kehadiran Anis.

Selanjutnya, Anies Baswedan akan bertolak menuju ke Masjid Raya Baiturrahman untuk melaksanakan shalat Jum’at. Setelah itu Anies dijadwalakn bertemu dengan Wali Nanggroe dan para tokoh lainnya.

Untuk diketahui, tanggal 3 Desember besok puncak acara kegiatan Jalan Sehat Restorasi dan Silaturahmi Akbar dengan Masyarakat Aceh di Lapangan Pango Raya. [Reji]

Persagi Aceh Minta Pemerintah Wujudkan Program Satu Ahli Gizi Satu Desa untuk Turunkan Stunting

0
Ketua Umum DPP Persagi, Rudatin, S.St, MK, SKM,M.Si saat melakukan sesi foto bersama seluruh pengurus Persagi Aceh usai melakukan Rapat Kerja Daerah di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, Kamis (1/12/2022) malam. Foto: Ist.

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Aceh mengusulkan Pemerintah Aceh untuk mewujudkan program “Satu Ahli Gizi Satu Desa” untuk ditempatkan atau ditugaskan di seluruh Desa dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Aceh.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Persagi Aceh, Junaidi, S.ST, M.Kes berdasarkan hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persagi seluruh Aceh di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh pada Kamis (1/12/2022) malam.

“Dalam Rakerda Persagi ini, kita juga sepakat mengusulkan kepada Pemerintah Aceh untuk dapat mewujudkan program Satu Ahli Gizi Satu Desa yang nantinya ditempatkan dan ditugaskan di seluruh desa yang ada di Aceh,” katanya.

Selain itu, Junaidi menyatakan sebagai organisasi profesi ahli gizi, pihaknya siap bersinergi dengan semua pihak dalam menyelesaikan permasalahan gizi, khususnya dalam percepatan penurunan stunting di Aceh.

“Dan kami dari Persagi sebagai organisasi profesi Ahli Gizi siap bekerjasama dengan pihak mana pun dalam rangka menurunkan persoalan-persoalan gizi dan masalah kesehatan khususnya stunting pada anak balita di Provinsi Aceh,” kata Junaidi yang juga Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh itu.

Karena itu, Junaidi berharap kepada pengurus DPC Persagi Kabupaten/Kota yang selama ini sudah aktif mendukung pemerintah dalam rangka percepatan penurunan stunting, agar dapat terus bangkit dan bekerjasama untuk membantu masyarakat mengurangi masalah stunting dan masalah gizi lainnya.

Untuk diketahui, Rakerda tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Persagi, Rudatin, S.St, MK, SKM,M.Si beserta seluruh jajaran pengurus DPD dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 23 Kabupaten/Kota. Rakerda ini dilakukan dalam rangka menyusun program kerja DPD Persagi Aceh untuk tahun 2023-2024.

“Dalam rapat kerja daerah persagi ini kita juga meminta teman-teman di Kabupaten/Kota untuk melaporkan program-program yang sudah mereka laksanakan tahun 2022 dan menjelaskan kendala-kendalanya,” kata Junaidi.[Wanda]

Dipimpin Ketum Persagi, 164 Lulusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh dan UUI Disumpah Profesi Nutrisionis

0
Ketua Umum DPP Persagi Rudatin, S.St, MK, SKM,M.Si saat mengambil sumpah profesi di Aula Rektorat Poltekkes Kemenkes Aceh, pada Kamis 1 Desember 2022. (Foto: Nukilan/Wanda)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Aceh melaksanakan kegiatan sumpah profesi nutrisionis bagi 164 lulusan Diploma III (D3) dan Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (D4) Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh serta lulusan Prodi S1 Gizi Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI).

Pengambilan sumpah profesi ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Persagi, Rudatin, S.St, MK, SKM,M.Si di Aula Rektorat Poltekkes Kemenkes Aceh, Kamis (1/12/2022) pagi.

Adapun mereka yang disumpah profesi nutrisionis itu terdiri 143 orang lulusan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh dengan rincian 60 orang lulusan Diploma III (D3) dan 83 orang Lulusan Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika (D4) serta 21 orang lulusan Prodi S1 Ilmu Gizi Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Banda Aceh.

Usai mengambil sumpah, Ketua Umum DPP Persagi, Rudatin, S.St, MK, SKM,M.Si mempersilakan ahli gizi yang sudah melaksanakan sumpah prosesi nutrisionis untuk membuka praktik mandiri.

“Bagi adik-adik yang sudah melakukan sumpah profesi untuk bisa membuka praktik mandiri sebagaimana juga dokter maupun tenaga medis lainnya,” kata Rudatin.

Sementara itu, Ketua DPD Persagi Aceh, Junaidi, S.ST, M.Kes berharap kepada alumni gizi yang sudah melakukan sumpah profesi nutrisionis ini agar dapat mengurus Kartu Tanda Anggota (KTA) Persagi dan Surat Tanda Registrasi (STR) Ahli Gizi, yang nantinya ini menjadi syarat saat bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kita berharap teman-teman yang sudah disumpah profesi ini untuk bisa berlanjut menjadi ahli gizi dengan mengurus KTA Persagi dan memperoleh STR sebagai ahli gizi, karena ini juga syarat dalam bekerja nantinya di beberapa pelayanan kesehatan masyarakat, seperti Puskemas, Rumah Sakit dan lainya,” pungkas Junaidi yang juga Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh itu.

Ia berharap kepada lulusan gizi yang sudah melaksanakan sumpah profesi agar terus meningkatkan kualitas kompetensi dan komunikasi di bidang gizi untuk mempermudah dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat. [Wanda]

Persagi Aceh Gelar Seminar Nasional Peran Gizi dan Pangan Fungsional Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular

0
Persagi Aceh melaksanakan Seminar Gizi Nasional dengan tema “Peran Gizi dan Pangan Fungsional Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular”. (Foto: Nukilan/Wanda)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Aceh melaksanakan Seminar Gizi Nasional dengan tema “Peran Gizi dan Pangan Fungsional Dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rektorat Poltekkes Kemenkes Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar pada Kamis 1 Desember 2022.

Hadir sebagai narasumber, Ketua Umum DPP Persagi, Rudatin, S.St, MK, SKM,M.Si dengan materi (Etika dan Pengembangan Profesi Gizi), Perwakilan DPD Persagi Aceh/Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh, Rachmawati, S.TP, M.Kes dengan materi (Potensi Umbi Lamun Pulau Banyak Aceh Singkil Sebagai Anti Hiperkolesterol), Yulia Fitri, S.ST, M.Biomed (Peran Pangan Fungsional Sebagai Anti Diabetes) dan Iskandar, S.Gz, MPH dengan materi (Penanganan Stunting di Aceh).

Seminar Nasional ini dimoderatori oleh Ketua DPD Persagi Aceh, Junaidi, S.ST, M.Kes dan DPD Persagi Aceh/Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh, Rosi Novita, SP, M.Kes.

Saat diwawancarai Kamis (1/12/2022) malam, Ketua DPD Persagi Aceh, Junaidi, S.ST, M.Kes menyampaikan bahwa dalam seminar tersebut Ketua DPP Persagi, Ibu Rudatin menekankan bahwa dalam menyikapi persoalan-persoalan gizi saat ini dan masa depan yang memasuki era five point zero (5.0), maka diharapkan ahli gizi ini harus bangkit, yaitu bangkit dengan motivasi tinggi, bangkit dengan upaya untuk belajar lebih banyak lagi, bangkit untuk menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang memang sangat dibutuhkan kedepan.

“Karena tantangan kedepan adalah semua dengan proses digitalisasi dan transformasi komunikasi, tentunya dibutuhkan program-program yang inovatif, dan kepedulian terhadap fenomena yang terjadi saat ini,” katanya.

Apalagi, kata Junaidi, kedepan kita akan menghadapi krisis ekonomi, yang dimana krisis itu berdampak kepada tingkat pendapatan ekonomi dan daya beli masyarakat terhadap pangan sehingga ini juga akan berdampak kepada tingkat asupan zat gizi masyarakat.

Untuk menangani persoalan tersebut, lanjutnya, dibutuhkan ahli gizi untuk bisa membantu masyarakat khusus dalam proses edukasi bagaimana dalam situasi krisis tersebut masyarakat tetap bisa makan makanan yang bergizi dengan muatan lokal berbasis sumberdaya pangan lokal yang harganya terjangkau sehingga daya beli masyarakat meningkat dan asupan zat gizinya terpebuhi.

“Makanya disini ahli gizi harus kreatif dan inovatif membuat menu-menu dengan bahan pangan lokal, kemudian bisa membantu masyarakat dalam mengolah dan memilih bahan pangan lokal, sehingga dengan bagitu masyarakat tidak akan terdampak dan keluar dari krisis ekonomi kedepan,” pungkas Junaidi.

Lebih lanjutnya, Ketua DPD Persagi Aceh ini mengatakan dalam seminar nasional ini, selain membahas terkait peran ahli gizi di masa depan, juga dibahas beberapa permasalahan gizi saat ini, salah satunya terkait stunting.

“Seminar ini dilakukan dengan harapan alumni-alumni gizi yang akan bekerja dan ahli gizi lainnya yang hadir dalam seminar ini agar mendapatkan tambahan keilmuan mereka sehingga menjadi kekuatan baru bagi mereka untuk berkiprah membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting di Aceh,” harap Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Aceh itu. [Wanda]

Peringati BKGN, USK Beri Pelayanan Gigi Gratis

0

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala melalui Fakultas Kedokteran Gigi kembali menggelar kegiatan pelayanan gigi gratis mulai tanggal 30 November-2 Desember 2022, dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dekan FKG USK Dr. drg. Cut Soraya, M.Pd., Sp.KG di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) USK, Banda Aceh, Rabu 30 November 2022.

Dalam sambutannya Cut Soraya mengatakan, BKGN merupakan agenda rutin FKG USK setiap tahunnya dan bekerja sama dengan PT. Unilever Indonesia. Serta dukungan dari Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi (AFDOKGI), Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut ( ARSGMP), Persatuan Dokter Gigi (PDGI ).

“Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indonesia sejak bulan bulan september hingga Desember bergiliran di FKG Seluruh Indonesia,” ucapnya.

Sebelumnya, selama pandemi kegiatan ini tidak bisa terlaksana secara optimal. Kegiatan BKGN hanya dilakukan secara daring, yaitu berupa penyuluhan dan konsultasi kesehatan gigi secara online atau teledentistry. Untuk itulah, tahun ini BKGN mengangkat tema Bangkit Lebih Kuat Bebas Gigi Berlubang.

Adapun agenda kegiatan ini di antaranya adalah pengobatan gigi dan mulut gratis dengan target 300 pasien, school health program yaitu pelatihan dokter gigi kecil dengan target 2000 siswa sekolah. Lalu teledentistry yaitu konsultasi gigi gratis secara online.

“Semua ini kita lakukan untuk meningkatkan kepedulian serta derajat kesehatan gigi dan mulut di masyarakat. Ini juga untuk mendukung cita-cita pemerintah yaitu Indonesia bebas karies 2030,” ucapnya.

Head of Profesional Marketing Personal Care Unilever Indonesia drg. Ratu Mirah Afifah mengatakan, tahun ini merupakan tahun ke-12 Unilever menjalin kerja sama dengan FKG USK untuk menyukseskan kegiatan BKGN ini.

Saat ini Unilever telah memasuki usianya ke 89 tahun. Dalam rentang usia tersebut, perusahaan ini terus berupaya mendukung kesehatan di masyarakat yaitu melalui kegiatan sosial seperti kerja sama dengan USK ini.

Karena itulah, dirinya menilai kolaborasi ini sangatlah penting untuk mendukung kesehatan gigi dan mulut di masyarakat. Apalagi Unilever telah melakukan survey pada delapan negara. Di mana pada masa pandemi perhatian masyarakat terhadap perilaku hidup sehat meningkat. Seperti mencuci tangan maupun mengkonsumsi makanan nutrisi.

Hanya saja, ungkapnya, perhatian masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut berdasarkan survei tersebut justru semakin diabaikan. Misalnya, masyarakat enggan pergi ke dokter gigi untuk melakukan perawatan, serta tidak disiplin untuk menjaga kesehatan giginya.

“Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momentum kita bersama untuk menggairahkan kembali kesadaran masyarakat betapa pentingnya kesehatan gigi dan mulut,” ucapnya. []