Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto melantik Pengurus Karang Taruna Kabupaten Aceh Besar periode 2022-2027, yang diketuai Zarwatun Niam.
Pelantikan tersebut berlangsung di acara Jambore Pilar Sosial yang dihadiri ratusan pekerja sosial dari berbagai komunitas dan organisasi di kawasan wisata Krueng Jalin, Kecamatan Jantho, Jumat (2/12/2022) malam.
Jambore tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2022. Selain pengukuhan Pengurus Karang Taruna Aceh Besar, Jambore pilar-pilar sosial yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar itu juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan lainnya, yaitu, pengukuhan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), bakti sosial di tiga desa, kuliah umum dan outbond.
Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, yang sekaligus membuka kegiatan tersebut, mengajak seluruh anggota dari komunitas dan lembaga sosial di Aceh Besar berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah untuk menyukseskan pembangunan daerah dan masyarakat.
Ia menambahkan ide, gagasan, dan kreativitas dari pekerja sosial sangat dibutuhkan pemerintah untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial di tengah masyarakat.
“Kuatkan komitmen dan spirit untuk memberikan kontribusi terbaik dalam menjalankan kewajiban, selain itu juga terus tingkatkan potensi dan kompetensi,” tegas Iswanto.
Ia berharap pelantikan pengurus Karang Taruna dan IPSM ini tidak hanya semata menjadi agenda seremoni saja. Namun para pengurus organisasi tersebut diharapkan dapat menunjukkan bukti nyata kepada masyarakat dengan berbagai program kegiatan yang bermanfaat.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Aceh Besar, Zarwatun Niam mengatakan kegiatan pelantikan ini adalah langkah awal bagi kami untuk mencurahkan ide, gagasan dan melakukan inovasi serta bersinergi untuk bersama-sama membangun Aceh Besar.
“InsyaAllah kedepan kami siap bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Dan kami juga mempunyai konsep, ide, dan gagasan dalam merealisasikan program-program Karang Taruna ini,” kata Niam yang juga Anggota Komisi I DPRK Aceh Besar itu.
Selain itu, pihaknya juga siap mendukung dan menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan dan juga dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Aceh Besar.
“Untuk itu, saya berharap kepada teman-teman semua yang sudah dilantik untuk dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik. Dan tetap terus saling menjaga kekompakan diantara sesama,” pungkas Niam. [Wanda]
Nukilan.id – Kepala ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala, Dr. Syaifullah Muhammad menerima penghargaan dari Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP).
Malam penganugrahan dilaksanakan di Gedung Taman Budaya Yogyakarta, Sabtu, 3 Desember 2022.
Sekitar 45 orang dari seluruh Indonesia tahun ini ditetapkan sebaga penerima Ikon Prestasi Pancasila Awards melalui Keputusan Kepala BPIP No. 105 Tahun 2022 Tentang Penerima Ikon Prestasi Pancasila 2022.
Untuk kategori Sain dan Inovasi, penghargaan juga diberikan kepada Prof. Adi Utarini dari UGM, Novalia Pishesha, Peneliti Junior di Society of Fellow Harvard University, Prof. Raldi Artono Koestoer dari UI dan beberapa penerima awards lainnya.
Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ikon Prestasi Pancasila merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu atau organisasi yang secara konsisten dan terus-menerus memberikan kontribusinya bagi bangsa dan negara, melalui berbagai kerja yang mencermi kan nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila sebagai idiologi negara memiliki nilai-nilai luhur yang harus tersemai dalam kehidupan kita sehari-hari” jelas Yudian.
“Pancasila memiliki peran penting untuk menjamin kedaulatan dan kemakmuran masyarakat, sehingga upaya-upaya kreatif melalui kolaborasi harus terus dibangun” lanjut Yudian.
“BPIB akan terus berupaya agar nilai-nilai Pancasila dapat mengisi setiap relung jehidupan masyarakat, seperti aktivitas keagamaan, olah raga, seni budaya, kewirausahaan sosial serta sain dan inovasi” pungkas Yudian.
Kepala ARC-USK Syaifullah Muhammad, saat ditanya Dialeksis terkait pengharhaan ini menyampaikan terima kasih kepada BPIP. Penghargaan, meski bukan menjadi tujuan, tapi memberikan semangat untuk terrus bekerja dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk kemajuan masyarakat, bangsa dan negara.
Menurutnya, penghargaan ini tetap didedikasika untuk seluruh tim ARC dan civitas akademika USK yang terus bekerja memberikan pengetahuan dan skill nya u tuk membantu masyarakat.
“Kami bersyukur, kerja yang kita laksanakan untuk membantu nilam Aceh diapresiasi oleh pemerintah. Dengan penghargaan ini diharapkan kerja tim ARC akan semakin giat lagi membela petani dan penyuling nilam” ujar Syaifullah.
“Perjuangan ARC membantu industri nilam Aceh masih belum selesai. Masih banyak yang masih harus dilakukan” lanjut Syaifullah yang hadir ke Yogya bersama istri.
“Bagi ARC, nilam sudah menjadi sebuah gerakan, gerakan yang akan dilakukan secara berkesinambungan, selama hayat dikandung badan, kesejahteraan masyarakat masyarakat wajib diwujudkan”. tutup Syaifullah.
Acara Malam Penganugrahan Ikon Prestasi Pancasila disiarkan live oleh TVRI Nasional dan dihadiri sejumlah seniman ternama di Yogya sebagai pengisi acara dan sejumlah pejabat Propinsi Yogyakarta. []
BPS Aceh saat kunjungan kerja ke UPTD BBHTPP Unit Saree.
Nukilan.id– UPTD Balai Benih Hortikultura, Tanaman Pangan dan Tanaman Perkebunan (BBHTPP) Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh kembali menerima kunjungan kerja Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh.
Kedatangan BPS Aceh tersebut langsung disambut hangat oleh Kepala UPTD BBHTPP Distanbun Aceh Ahmad Zaini, SP.,M.Si di unit kantor BBH Saree, Aceh Besar, Jumat (2/12/2022).
Dalam rangka persiapan sensus pertanian 2023 mendatang, BPS melaksanakan Workshop statistik pertanian dengan agenda salah satunya kunjungan kerja ke Fasilitas UPTD BBHTPP Distanbun Aceh. Kunjungan kerja BPS Aceh ini dihadiri 50 orang petugas BPS dari Kabupaten/Kota.
Pada kesempatan itu, Zaini menyebutkan UPTD BBHTPP Distanbun Aceh Tahun 2022 dengan luasan lahan mencakup lebih kurang 42 hektare semuanya sudah penuh diisi dengan berbagai tanaman budidaya yang terdiri dari tanaman indukan hortikultura buah dan sayur sayuran yang ditanami di areal BBHTPP.
Pada kesempatan itu, Zaini menyebutkan UPTD BBHTPP Distanbun Aceh Tahun 2022 memiliki luasan lahan mencakup lebih kurang 42 hektare lahan yang telah penuh diisi dengan berbagai tanaman budidaya terdiri dari tanaman indukan hortikultura buah dan sayur sayuran yang ditanami di areal BBHTPP.
“Selain memelihara pohon induk, unit BBH juga melakukan perbanyakan benih hortikultura seperti jeruk, alpokat dan durian dengan berbagai varietas yang saat ini banyak digemari oleh masyarakat, benih tersebut akan disalurkan kepada petani penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Zaini.
Menurutnya, saat ini semua fasilitas unit BBH masih banyak terdapat kekurangan, seperti sarana seeding, sarana sprinker dan jaringan air lainnya serta peralatan untuk bercocok tanam perlu dilakukan penambahan dan perbaikan untuk menunjang produksi benih.
“Selain itu, peningkatan SDM petugas perbanyakan benih perlu ditingkatkan dengan pemberian pelatihan dan bimbingan teknis serta studi perbandingan ke daerah lain yang memproduksi benih hortikultura,” ungkap Kepala BBHTPP dalam kunjungan kerja BPS Aceh.
Ia berharap kepada Pemerintah Aceh untuk memerhatikan dari sisi anggaran dalam kebutuhan pengelolaan fasilitas pada UPTD BBHTPP agar semua sarana perbanyakan benih dapat dicapai sesuai target yang ditetapkan oleh pemerintah. [Reji]
Nukilan.id – Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD PD) Aceh Firdaus Noezula mengutuk keras pelaku pelemparan telur busuk di Kantor DPW Nasdem Aceh dan lokasi acara calon Presiden Anies Baswedan di Lapangan Bola Pango, Banda Aceh.
“Ini bagian pelumpuhan demokrasi di Aceh yang sudah berjalan baik. Jangan pernah mengotori Ruang Demokrasi kita dengan Teror dan Intimidasi,” kata Firdaus Noezula merespon aksi pelemparan telur busuk, Sabtu (3/12/2022) di Banda Aceh.
Politisi Muda Aceh ini menyebut peristiwa itu telah mencoreng demokrasi yang sedang kita bangun bersama, dan tentu jauh dari nilai-nilai Ke Acehan.
“Demokrat Aceh meminta para pihak agar menghargai proses demokrasi yang sedang dijalankan oleh siapapun, termasuk oleh Bapak Anies Baswedan,” ujarnya
Untuk itu, Firdaus meminta pihak kepolisian mengungkap dan menindak pelaku secara tegas dan memberikan kepastian hukum. Hal ini penting demi memberi kenyamanan bagi warga negara dalam menjalankan proses Demokrasi.
“Polisi harus segera menangkap pelakunya, pelemparan itu jelas niat busuk terhadap pembangunan Demokrasi,” tutup Juru Bicara Partai Demokrat Aceh.
Sebelumnya Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Teuku Taufiqulhadi kepada wartawan menyebutkan kantornya dan lapangan tempat kegiatan Anies Baswedan dilempari telur busuk oleh orang tak dikenal, Sabtu (3/12/2022). []⁷
Nukilan.id – Dalam rangka meningkatkan mutu menajemen Program Studi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh gelar pelatihan peningkatan menajemen mutu bidang informasi dan teknologi pagi operator dan staf prodi dilingkungan FTK, berlangsung di Laboratorium Multimedia PTIPD UIN Ar-Raniry.
Dekan FTK UIN Ar-Raniry, Safrul Muluk, PhD mengatakan, Pelatihan tersebut digelar dalam rangka peningkatan manajemen prodi di Lingkungan FTK UIN Ar-Raniry. Ia menyebutkan, pelatihan tersebut diikuti 99 peserta yang merupakan perwakilan dosen, tenaga kependidikan dan operator Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Dalam sambutannya saat membuka acara, Sabtu (3/12/2022)
Safrul mengungkapkan, memasuki zaman transformasi digital di era revolusi industri 4.0, organisasi pendidikan mengalami erupsi untuk siap menghadapi perubahan. Change is a must, betapa pun padatnya agenda aktivitas suatu perkantoran, sejatinya perubahan menuju ke arah yang lebih mutlak harus dilakukan perubahan yang exellent service dan predikat organisasi yang unggul.
“Kegiatan ini diharapkan menghasilkan output tentang upgrading pengembangan sumber daya manajerial, dosen dan tenaga kependidikan dalam lingkungan UIN Ar-Raniry, khususnya pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini,” ujarnya.
Di samping itu, kapasitas sistem storage dan server penyimpanan data juga mutlak dilakukan upgrade secara menyeluruh hingga tidak mengalami crash data dan fatal error system, serta mampu menampung keseluruhan data statis dan dinamis dari jumlah mahasiswa baik yang on going maupun para alumni.
Dekan FTK menambahkan, peningkatan dan pengembangan SDM tersebut dibekali dengan sejumlah pemahaman teknologi informasi dan materi pengembangan dan upgrading SIAKAD yang terintegrasi dengan pelaporan PDDIKTI (PIN, SISTER, dan SERDOS).
Untuk itu lanjutnya, panitia menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Murnawan, dosen pada prodi Sistem Informasi Universitas Widyatama, Bandung, dan Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Ar-Raniry, Ghufran Ibn Yasa’, MT. Mereka merupakan ahli bidang teknologi informasi dan peningkatan manajemen Perguruan Tinggi.
Sementar itu, dalam presentasinya, Ghufran mengingatkan para pimpinan dan operator prodi di lingkungan UIN Ar-Raniry agar tetap menjaga dan mengawasi deadline yang telah ditentukan dalam periode pelaporan PDDIKTI. Sebab, selama ini banyak permasalahan yang muncul dikarenakan telah melewati batas waktu periode pelaporan, sehingga mahasiswa dirugikan dengan capaian hasil belajar yang tidak sempat terdata pada PDDIKTI.
Selanjutnya Ketua panitia, Muhazar, MA mengatakan bahwa pelatihan digelar selama satu hari penuh, diikuti 99 peserta, merupakan operator dan JFT pada prodi, serta perwakilan dosen di Lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
“Kegiatan ini digelar, selain untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman operator prodi, juga diharapan dapat menumbuhkan semangat disiplin dalam menyelesaikan tugas masing-masing, terutama pada pelaporan data sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” ujarnya. [Hadiansyah]
Nukilan.id – Polda Aceh mengajak para mantan kombatan GAM mewarnai momen 4 Desember dengan kegiatan positif. Kegiatan tersebut bisa berupa acara syukuran dengan doa bersama atau dirangkai dengan maulid Nabi, santunan anak yatim, pembagian bansos, serta acara-acara positif yang membantu masyarakat lainnya yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy, dalam imbauannya melalui keterangan tertulis, Sabtu, 3 Desember 2022.
Winardy mengatakan, Pemda Aceh bersama TNI Polri juga turut mengadakan rangkaian Acara syukuran, yakni doa bersama, santunan anak yatim, pembagian bansos, dan dapur lapangan untuk masak massal kuah beulangong pada 4 Desember nanti di Lapangan Blang Padang.
Kegiatan itu juga ikut mengundang seluruh kalangan masyarakat Aceh untuk menghadiri syukuran tersebut sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah SWT yang selama ini telah memberikan keamanan dan ketertiban di Bumi Serambi Mekkah.
*Polda Aceh Siap Amankan 4 Desember*
Winardy mengatakan, terkait pelaksanaan kegiatan-kegiatan dimaksud pihaknya tetap akan menjaga keamanan dan kenyamanan serta memaksimalkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga kondusifitas dan kamtibmas.
Dalam KRYD tersebut Polda Aceh menurunkan 1.380 personel pengamanan yang tersebar di beberapa objek vital di seluruh kabupaten kota. Nantinya, pengamanan juga ikut didukung TNI dan Satpol PP.
“Silakan warnai 4 Desember dengan kegiatan positif serta acara keagamaan. Polisi siap mengamankan dan memberi rasa aman kepada masyarakat,” kata Winardy.
Di samping itu, Winardy juga mengajak awak media memperbanyak pemberitaan positif tentang Aceh. Hal tersebut bertujuan agar provinsi berlabel Serambi Mekkah itu mendapat citra bagus di mata orang luar.
Alumni Akpol 98 itu juga menyampaikan, pemberitaan positif sangat perlu untuk ditingkatkan dan hal-hal yang kontra produktif tidak usah dipublikasi secara berlebihan agar suasana damai yang sudah kita rasakan tetap terjaga.
Menurutnya, isu-isu yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan yang kontra produktif akan sangat mempengaruhi asumsi orang luar, sehingga mereka bisa salah memahami kondisi Aceh yang sudah sangat damai.
Dengan begitu, kata Winardy, investasi berdatangan ke Aceh agar ekonomi tumbuh dengan terbukanya banyak lapangan pekerjaan serta memaksimalkan pendapatan asli daerah, sehingga _multiplayer effect_ berdampak signifikan bagi Aceh Maju dan Aceh Hebat.
“Imbauan ini bukan bermakna mengintervensi, tapi ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap Aceh, agar citra daerah yang pernah dilanda konflik ini semakin pulih di mata publik luar,” demikian, kata Winardy. [Wanda]
Nukilan.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh melaksanakan program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) kepada pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh kabupaten/kota se-Aceh. Kegiatan dengan motto: “Kenali Hukum Jauhi Hukuman” itu bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh.
“Intinya kami (Kejaksaan) memperkenalkan hukum kepada generasi muda anak-anak SMA khususnya mengenai narkoba dan penyalahgunaan IT (Informasi Teknologi) yang menjerumus dalam hal pornografi,” kata Pelaksana harian (Plh) Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, Sabtu (3/12/2022).
Ali Rasab mengatakan, kegiatan JMS dalam memperkenalkan hukum kepada pelajar ini dilaksanakan sudah dua pekan lalu sampai sekarang. Kegiatan itu dimulai dari daerah Barat Selatan (Barsela) Aceh.
Menurutnya, mengenalikan hukum sejak dini terhadap narkoba dan penyalahgunaan IT tersebut sebagai langkah preventif terjadinya pelanggaran hukum, khususnya terhadap generasi muda di Aceh.
“Pada kemarin (Jum’at) kami laksanakan di SMA Negeri 8 Takengon, Aceh Tengah dan SMA Negeri Unggul Bener Meriah,” ujar Ali Rasab.
Ali Rasab berharap, dengan kegiatan tersebut generasi muda ini bisa mengenal hukum dan menjauhi hukuman. Di sisi lain, bisa meningkatkan kesadaran hukum bagi mereka untuk tidak terlibat dengan masalah-masalah hukum.
“Khususnya masalah-masalah hukum yang menyangkut kepada generasi muda, terutama narkoba dan penggunaan IT yang lebih bijak dalam penggunaannya itu,” kata Ali Rasab. [Wanda]
Nukilan.id – Berdasarkan data BPS, laju inflasi tahun ke tahun (year on year) di Kota Banda Aceh terus mengalami tren penurunan. Jika pada September 2022 tercatat 7,85 persen, kemudian Oktober turun menjadi 6,92 persen, dan pada November turun lagi menjadi 6,11 persen.
Hal ini patut diapresiasi. Artinya upaya-upaya pengendalian inflasi yang digencarkan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh selama ini ada progres positifnya.
Hanya saja, secara bulan ke bulan (month to month) inflasi di Ibukota Provinsi Aceh ini memang fluktuatif dengan kisaran persentase yang sangat kecil. Pada Agustus lalu, Banda Aceh mengalami deflasi 0,32 persen, September tercatat sedikit kenaikan inflasi, lalu Oktober deflasi lagi 0,49 persen, dan November kembali inflasi 0,11 persen.
Jika mencermati data BPS, inflasi month to month di akhir tahun di Aceh memang kerap terjadi. Apalagi saat ini sejumlah komoditi di Banda Aceh seperti ikan tongkol, minyak goreng premium, emas, telur, daging ayam mengalami sedikit kenaikan harga. Musababnya beragam, mulai dari cuaca ekstrem hingga bencana alam yang menyebabkan tersendatnya rantai distribusi barang.
Kemudian, inflasi month to month November 2022 masih terbilang rendah dan terkendali. Sejumlah program pengendalian inflasi pun terus dijalankan oleh Pemko Banda Aceh. Lihat saja dari maraknya pergelaran pasar murah, gerakan tanaman pangan, hingga kerja sama dengan daerah tetangga seperti Aceh Besar yang telah dituangkan dalam sebuah MoU.
Bila dibandingkan banyak daerah lainnya di Indonesia, inflasi Banda Aceh masih relatif aman. Bahkan inflasi year on year yang menjadi acuan secara umum di Indonesia, grafiknya terus menurun hingga 6,11 persen dengan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,26.
Sementara inflasi tahun ke tahun tertinggi
di Indonesia merujuk data BPS tercatat terjadi di Tanjung Selor, Kalimantan sebesar 9,20 persen dengan IHK sebesar 113,02 dan terendah di Ternate sebesar 3,26 persen dengan IHK sebesar 110,96.
Menutup tahun ini, Pemko Banda Aceh seyogyanya harus terus berupaya keras agar inflasi tetap stabil dan terkendali. Arahan-arahan pemerintah pusat agar penangan inflasi dijadikan prioritas mesti dilaksanakan dengan baik. Perlu diingat, penanganan inflasi merupakan kerja bersama seluruh stakeholder terkait, dan dukungan masyarakat, terutama para pelaku usaha juga begitu menentukan. []
Nukilan.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) melaksanakan Seminar UMKM dan Komoditi Unggulan Sektor Pertanian dengan tema “Melalui Hilirisasi dan Spesialisasi Produk Kita Wujudkan Daya Saing Perekonomian Daerah”.
Kegiatan ini dibuka langsung Kepala Bappeda Aceh, H. T. Ahmad Dadek,SH, MH yang diwakili Kepala Bidang Litbang Bappeda Aceh, Dr. Ir. Ema Alemina, MP di Aula Bappeda Aceh, Banda Aceh, Jum’at (2/12/2022).
Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Aceh, Ahmad Dadek menyebutkan selama pandemi covid-19, hampir seluruh wilayah di Aceh tahun 2020 terutama sektor ekonomi mengalami tekanan berupa macetnya kegiatan-kegiatan ekonomi. Namun, ditengah lesunya aktifitas perekonomian Aceh tersebut terdapat beberapa sektor yang mampu bertahan dan tumbuh positif di antaranya sektor pertanian, pertambangan, listrik dan gas, konstruksi, informasi komunikasi, jasa pendidikan dan jasa kesehatan.
Kepala Bidang Litbang Bappeda Aceh, Dr. Ir. Ema Alemina, MP saat menyampaikan sambutan Kepala Bappeda Aceh pada acara Seminar UMKM dan Komoditi Unggulan Sektor Pertanian di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Jum’at (2/12/2022).
“Jika kita lihat PDRB Aceh pada sub sektor tanaman perkebunan pada tahun 2020 sebesar 11.172,02 miliar dengan laju pertumbuhan sebesar 5,24 persen.Pada tahun 2021 angka ini mengalami peningkatan menjadi 11.737,26 miliar dan mengalami penurunan sedikit sedikit pada laju pertumbuhan yaitu menjadi 5,06 persen,” sebutnya.
Sementara luas area tanam tanaman perkebunan seperti kopi dan coklat dari tahun 2020 hingga tahun 2021 mengalami penngkatan. Disebutkan luas area tanaman kopi seluas 125.335 Ha dan menjadi 126.289 Ha pada tahun 2021.
“Sedangkan untuk tanaman coklat seluas 99.270 Ha dan menjadi 99.395 Ha pada tahun 2021. Begitu juga produksinya mengalami peningkatan yang baik,” ujar Dadek.
Selanjutnya, Kepala Bappeda Aceh ini menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi akibat banyaknya usaha ekonomi harus terhenti/tutup, bangkrut atau berkurangnya omset secara drastis, termasuk pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga terkontrasi karena rendahnya pendapatan.
“Artinya tidak ada pertumbuhan ekonomi dan tidak ada permintaan, naiknya harga eceran barang-barang kebutuhan pokok, serta naiknya angka pengangguran terbuka. Bahkan, Aceh mencatat selama pandemi sebesar 61 ribu pekerja informal kehilangan pekerjaan,” jelasnya.
Kemudian, lanjut Dadek, kebijakan belanja Aceh diarahkan pada peningkatan kualitas belanja (quality spending) melalui alokasi belanja yang lebih besar pada program dan kegiatan dengan elastisitas positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran serta stabilitas harga barang.
“Pada tahun 2021, jumlah angkatan kerja provinsi Aceh sebanyak 2.520.157 orang, dari hasil survei Sakernas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.361.300 orang diantaranya dengan status bekerja, dan sisanya adalah penganggura,” sebutnya.
Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Aceh pada tahun 2021 adalah sebesar 6,30 persen, dengan TPT tertinggi adalah Kota Lhokseumawe yaitu sebesar 11,16 persen dan terendah adalah Kabupaten Bener Meriah yaitu sebesar 1,24 persen.
Selain itu, Ahmad Dadek juga menyebutkan, jumlah penduduk miskin Aceh pada Maret 2021 sebanyak 834,24 ribu jiwa atau sebesar 15,33 persen. Sedangkan pada September 2021 meningkat sebanyak 16,02 ribu jiwa atau menjadi 850,26 ribu jiwa (15,53 persen) pada tahun 2021. Dari angka tersebut jumlah penduduk miskin terbanyak itu berada di pedesaan.
“Progam pengentasan kemiskinan menjadi prioritas Pemerintah Aceh, dengan kegiatan prioritasnya, yaitu: akselerasi penguatan ekonomi keluarga; keperantaraan usaha dan dampak sosial; reformasi agraria; dan perhutanan sosial,” sebutnya.
Disisi lain, menurut Dadek, pertumbuhan perekonomian Aceh sangat dipengaruhi oleh kontribusi sektor riil. Salah satunya sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga merupakan sektor yang strategis dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan usaha produktif masyarakat. Secara umum sektor UMKM didominasi usaha mikro dan kecil yang terus menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Daya saing UMKM sangat beragam, untuk mengidentifikasi daya saing UMKM perlu mencakup tiga karakteristik yaitu potensi, proses, dan kinerja. Meskipun UMKM di Indonesia belum memiliki daya saing yang tinggi namun UMKM mempunyai kontribusi yang besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
“Jadi untuk meningkatkan daya saing, UMKM harus memiliki kemampuan berkompetisi,” tuturnya.
Dadek menilai perkembangan UMKM saat ini belum menunjukkan kapasitas mereka sebagai pelaku usaha yang kuat dan berdaya saing.Keadaan seperti ini bisa saja dikarenakan oleh beberapa faktor, antara lain kualitas produk UMKM belum mampu bersaing dengan produk unggulan dari daerah lain; terbatasnya akses kepada sumberdaya produktif terhadap bahan baku; terbatasnya sarana dan prasarana serta informasi pasar; rendahnya kualitas dan kompetensi kewirausahaan sumberdaya manusia; terbatasnya dukungan modal; dan kondisi pandemi covid-19.
Untuk itu, kata dia, Pemerintah Aceh terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas, produktivitas dan daya saing koperasi dan UMKM dengan mendorong untuk dapat berperan aktif dalam meningkatkan ekonomi masyarakat dan penyediaan lapangan kerja.
Dadek berharap melalui isu strategis ini akan menciptakan lapangan kerja baru untuk tenaga kerja yang memiliki ketrampilan sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.
“Mudah-mudahan dengan adanya seminar akhir kajian pada hari ini, akan ada masukkan-masukkan untuk penyempurnaan penelitian yang sedang dilakukan. Dan saya berharap adanya pencerahan bagi kita terhadap isu-isu mengenai perkebunan dan UMKM, keadaan dan harapan para pelaku usaha perkebunan dan UMKM terhadap baik pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota sehingga kita dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam pembangunan Aceh,” demikian jelas Kepala Bappeda Aceh itu. [Wanda]
Nukilan.id – Kantor DPW NasDem Aceh dan tempat acara Anies Baswedan dilempari telur busuk oleh orang tak dikenal.
“Hari ini pembenci Anies di Aceh melempari kantor DPW NasDem dengan telur busuk. Pagi-pagi sekali, penjaga kantor NasDem terkejut sekali ketika melihat halaman kantor NasDem penuh dengan telur busuk dan kaos kaki busuk,” kata Ketua DPW Partai NasDem Aceh Teuku Taufiqulhadi dalam keterangan kepada Nukilan, Sabtu (3/12/2022).
Berdasarkan laporan panitia, katanya, lapangan bola kaki Desa Pango tempat pertemuan jalan sehat dengan Anies juga dilempari telur busuk. Pihak panitia dan petugas kantor disebut telah membersihkannya.
“Meskipun demikian, tindakan pembenci Anies dan NasDem ini sudah di luar batas kewajaran akal sehat semua orang Aceh. Karena tindakan seperti itu, dalam kegiatan politik Aceh, belum pernah terjadi,” jelas Taufiqulhadi.
“Ini bisa disebut, main-main dengan busuk, sebuah perilaku baru dalam politik Aceh. Karena itu, saya pikir ini bukan perilaku orisional di sini. Tapi ini perilaku hasil impor,” lanjutnya.
Menurutnya, teror tersebut tidak berpengaruh terhadap kegiatan Anies. Acara jalan sehat tetap digelar dan sejumlah pesertanya sudah memadati lokasi sejak Subuh.
“Sehubungan dengan hal tersebut, kami juga sudah melaporkan kepada pihak keamanan untuk mengambil langkah seperlunya,” ujarnya. [Reji]