Beranda blog Halaman 1470

Dosen STIKes Jabal Ghafur Sigli Lakukan Pengabdian Masyarakat di Bener Meriah dan Aceh Tengah

0

Nukilan.id – Dosen Sanitasi STIKes Jabal Ghafur Sigli Kunjungi dan Sosialisasi Sarana Tranportasi, Tempat Umum, Industri dan Permukiman di KBQ Baburrayan dan Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Tengah.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berlangsung selama dua hari mulai 8-9 Desember 2022 di Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Selain melakukan sosialisasi Dosen Program Studi (Studi) D3 Sanitasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Jabal Ghafur Sigli juga mengunjungi beberapa Pasar dan permukiman Penduduk  pada Siang Jumat dini hari.

Disisi lain Dosen Mata Kuliah Industri Zahara mengatakan, Kami udah mengetahui KBQ Baburayyan adalah salah satu pabrik eksportir kopi Gayo yang beralamat di Jalan lintas Jagung Jeget-Atu Lintang, Wih Nareh, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Maka kami beserta dengan beberapa mahasiswa STIKes Jabal Ghafur Sigli ini mensosialisasi serta sambil belajar guna untuk praktikum sarana tempat umum, transportasi, industri dan pemukiman untuk mahasiswa didik kami, dan ini udah menjadi Tupoksi Dosen selain penelitian dan pengabdian ke masyarakat tiap tahun sudah menjadi kewajiban dosen ujarnya.

Selain itu kedatangan kami ke pabrik tersebut juga kami ingin melihat proses penyerapan limbah kopi dan kami sangat senang karena disambut sangat baik oleh pihak KBQ Baburayyan.

Mahasiswa dan tiga orang dosen pendamping langsung melihat proses pengolahan kopi Gayo sebelum di ekspor.

Proses pengolahan kopi Gayo itu pun diikuti secara cermat oleh mahasiswa. Bahkan di sela-sela mengelilingi pabrik mereka juga melakukan diskusi dengan para pekerja di lokasi tersebut.

Setelah mengelilingi lokasi pabrik para mahasiswa dan dosen kembali belajar di suatu ruangan dan menampilkan video uang berkaitan dengan kopi Gayo. Sesudah itu para Dosen dan Mahasiswa mengunjungi tempat pengukuran KIR kendaraan.

Pada kesempatan sama, Staf pengajar Stikes Jabal Ghafur Sigli, Aceh, T Khairol Razi, ST, MT, C.Ed Salah Satu Mahasiswa Doktor S3 Ilmu Teknik Unsyiah berujar Stikes Jabal Ghafur Sigli Sangat senang dan sangat berterima kasih kepada Bapak Jauhari, ST kadis perhubungan aceh tengah yang sudah memberikan KIR gratis  kepada BUS Yayasan Universitas Jabal Ghafur, Alhamdullilah Bus ini sudah bisa pergi keluar Aceh, karena KIR adalah salah satu Syarat bisa membawa Penumpang dengan Adanya KIR dari dinas Perhubungan.

“Kir mobil adalah proses pengujian kelayakan suatu kendaraan yang diatur dalam undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan (Peraturan dari Kementerian Perhubungan tahun 2009, No. 22). Apakah kendaraan sudah layak dikendarai di jalan, aman, dan sudah memenuhi syarat,” ujar Khairol.

Sementara itu, Jauhari ST mengatakan menurut peraturan No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, KIR mobil adalah serangkaian pemeriksaan yang harus dilakukan guna memastikan jika kendaraan yang beroperasi di jalan sudah sesuai dengan persyaratan, aman, serta layak berkendara di jalan.

“Uji KIR ini wajib dilakukan oleh pemilik mobil setiap 6 bulan sekali untuk memastikan jika kendaraan tersebut aman untuk beroperasi dan layak jalan. Tujuannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kendaraan yang disebabkan kondisi kendaraan yang sudah tidak layak jalan,” katanya.

Dalam sosialisasi ini Jauhari mengharapkan jepada  mahasiswa yang tergabung dalam pengabdian ini bisa menyerap ilmu terkait uji emisi, carbon oksida dan mengerti cara input data uji emisi.

“Semoga program ini terus bisa berlanjut ke depannya,” harap Jauhari. []

Prediksi Kroasia vs Brasil Piala Dunia 2022

0
Selebrasi skuad Brasil dalam laga 16 besar Piala Dunia 2022 versus Korea Selatan, Selasa (6/12/2022) (c) AP Photo/Manu Fernandez

Nukilan.id – Timnas Kroasia dan Timnas Brasil akan berduel di babak perempat final Piala Dunia 2022, Jumat, 9 Desember 2022, jam 22:00 WIB. Pertandingan Kroasia vs Brasil ini akan digelar di Lusail Iconic Stadium, live di SCTV, Indosiar, NEX Parabola, dan live streaming di Vidio.

Kroasia adalah runner-up Piala Dunia 2018, sedangkan Brasil merupakan salah satu favorit terkuat untuk jadi juara di Qatar 2022. Kedua tim akan memperebutkan hak lolos ke semifinal, di mana mereka akan menghadapi Belanda atau Argentina.

Kroasia bersusah payah lolos dari adangan Jepang di babak 16 besar. Runner-up Grup F itu membutuhkan adu penalti untuk menyingkirkan sang wakil Asia.

Sama seperti Kroasia, Brasil juga lolos ke perempat final usai mengeliminasi wakil Asia, yakni Korea Selatan. Juara Grup G itu menang 4-1 melalui gol-gol Vinicius Junior, Neymar (penalti), Richarlison, dan Lucas Paqueta.

Brasil cuma mencetak tiga gol di fase grup, tetapi begitu masuk babak gugur, mereka langsung menggila. Brasil langsung mencetak gol hanya dalam satu laga kontra Korea Selatan, di mana keempat gol itu semuanya mereka ciptakan pada babak pertama.

Dari beberapa penampilan terakhirnya di babak gugur Piala Dunia dan Euro, Kroasia bisa dibilang punya kemampuan unik, yakni membawa laga hingga extra time, bahkan adu penalti. Namun, dengan kualitas yang mereka miliki, Brasil diprediksi bakal sanggup menyelesaikan duel mereka nanti dalam 90 menit.

Perkiraan Starting XI

Kroasia (4-3-3): Dominik Livakovic; Borna Sosa, Josko Gvardiol, Dejan Lovren, Josip Juranovic; Mateo Kovacic, Marcelo Brozovic, Luka Modric; Ivan Perisic, Bruno Petkovic, Andrej Kramaric.

Pelatih: Zlatko Dalic (Kroasia).

Info skuad: Josip Stanisic (meragukan).

Brasil (4-2-3-1): Alisson; Danilo, Thiago Silva, Marquinhos, Eder Militao; Casemiro, Lucas Paqueta; Vinicius Junior, Neymar, Raphinha; Richarlison.

Pelatih: Tite (Brasil).

Info skuad: Gabriel Jesu (cedera), Alex Telles (cedera), Alex Sandro (meragukan).

Head-to-head

  • Pertemuan: 4
  • Kroasia menang: 0
  • Gol Kroasia: 2
  • Seri: 1
  • Brasil menang: 3
  • Gol Brasil: 7.

4 Pertemuan Terakhir

  • 03/06/2018 Brasil 2-0 Kroasia (Friendly)
  • 12/06/2014 Brasil 3-1 Kroasia (Piala Dunia)
  • 13/06/2006 Brasil 1-0 Kroasia (Piala Dunia)
  • 17/08/2005 Kroasia 1-1 Brasil (Friendly).

5 Pertandingan Terakhir Kroasia (M-S-M-S-S)

  • 16/11/22 Arab Saudi 0-1 Kroasia (Friendly)
  • 23/11/22 Maroko 0-0 Kroasia (Piala Dunia)
  • 27/11/22 Kroasia 4-1 Kanada (Piala Dunia)
  • 01/12/22 Kroasia 0-0 Belgia (Piala Dunia)
  • 05/12/22 Jepang 1-1 Kroasia (Piala Dunia).

5 Pertandingan Terakhir Brasil (M-M-M-K-M)

  • 28/09/22 Brasil 5-1 Tunisia (Friendly)
  • 25/11/22 Brasil 2-0 Serbia (Piala Dunia)
  • 28/11/22 Brasil 1-0 Swiss (Piala Dunia)
  • 03/12/22 Kamerun 1-0 Brasil (Piala Dunia)
  • 06/12/22 Brasil 4-1 Korea Selatan (Piala Dunia).

Statistik dan Prediksi Skor

  • Kroasia belum pernah menang dalam 4 pertemuan dengan Brasil sejauh ini (M0 S1 K3).
  • Kroasia sudah pernah 2 kali menghadapi Brasil di Piala Dunia dan selalu kalah, yakni di fase grup 2006 (0-1) dan 2014 (1-3).
  • Kroasia cuma mampu mencetak total 1 gol dalam 3 pertemuan terakhirnya dengan Brasil.
  • Kroasia tak terkalahkan dalam 9 laga terakhirnya (M6 S4 K0).
  • Kroasia mencatatkan 3 clean sheet dalam 5 laga terakhirnya.
  • Kroasia cuma kalah 1 kali di waktu normal dalam 11 laga terakhirnya di Piala Dunia (M4 S6 K1).
  • Brasil memenangi 10 laga dari 11 laga terakhirnya (M10 S0 K1).
  • Brasil selalu mencetak minimal 2 gol dalam 8 dari 11 laga terakhirnya.
  • Brasil mencatatkan 7 clean sheet dalam 11 laga terakhirnya.
  • Brasil memenangi 6 dari 8 laga terakhirnya di Piala Dunia (M6 S0 K2).
  • Brasil mencatatkan 5 clean sheet dalam 8 laga terakhirnya di Piala Dunia.
  • Brasil selalu menang dengan margin 2 gol dalam 2 laga terakhirnya melawan Kroasia.

Prediksi skor akhir: Kroasia 1-3 Brasil. [Bolanet]

Rektor USK Presentasi Nilam di Konferensi Internasional IMT-GT Thailand

0
Rektor USK saat mempresentasikan Nilam Aceh. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan menjadi Keynote Speaker pada the 13th IMT-GT UNINET BIOSCIENCE International Conference 2022 di Songkhla, Thailand yang berlangsung 8-9 Desember 2022.

Rektor USK memaparkan presentasi dengan judul ‘Green Economy, Innovation of Aceh Patchouli Oil: from University to International Market’.

Pada kesempatan tersebut, ia menguraikan inovasi hulu hilir yang telah dilakukan USK pada industri nilam Aceh. Meskipun nilam merupakan salah satu komoditas ekspor nasional, tapi belum memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan petani dan penyulingnya. Sistem tata niaga yang terjadi selama puluhan tahun tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Prof Marwan menjelaskan, kehadiran Atsiri Research Center (ARC) USK pada 8 Desember 2016 merupakan jawaban dari USK untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi oleh industri nilam Aceh. ARC yang pada 2019 telah bertransformasi menjadi Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) Nilam Aceh berskala nasional, telah menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam pengembangnan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi yang memberikan nilai tambah pada rantai pasok dan nilai (supply and value chain) nilam Aceh.

Lebih lanjut Rektor menguraikan, dalam 6 tahun terakhir, ARC telah mengembangkan berbagai inovasi berbasis riset dan ilmu pengetahuan. Beberapa inovasi yang telah dilakukan antara lain, pengembangan bibit unggul melalui pemuliaan bibit nilam unggul dan kultur jaringan (tissue culture), pengembangan biopestisida, pengembangan pupuk organik, sistem budidaya modern dengan fertigasi (fertilisasi dan Irigasi) pada lahan permanen (permaculture), teknik perawatan tanaman, panen dan penanganan pasca panen melalui teknologi pengeringan dan penyiapan bahan baku.

Kemudian, inovasi ketel dan teknologi penyulingan, inovasi bahan bakar, pemanfaatan limbah, pengembangan teknologi purifikasi (molecular distillation and fractionation) menjadi hi-grade dan crystal patchouli, hingga penembangan berbagai produk turunan seperti parfum, lotion, body butter, serum anti aging, pengharum mobil, medicated oil, sabun, hand sanitizer, desinfektan dan lain-lain.

“Pada 2019 ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala berhasil menginisiasi lahirnya Koperasi Produsen Inovasi Nilam Aceh (Koperasi Inovac). Inovac menjadi sayap bisnis dari ARC yang dikelola secara profesional dan melakukan komersialisasi dari produk-produk berbasis nilam hasil riset dan inovasi ARC,” bebernya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa Inovac melakukan perjanjian Kerjasama Operasional (KSO) dengan USK untuk mengelola rumah produksi nilam dan produk turunannya di USK. Inovac juga membeli nilam rakyat dan mengembangkannya menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomi. Beberapa produk yang dikembangkan saat ini telah memiliki izin edar dari Kemenkes dan BPOM RI. Inovac juga sudah menjalin kemitraan dengan Perancis dan membentuk PT. U-Green Aromatics International.

Selanjutnya, Pemerintah Aceh maupun nasional telah mulai turun tangan untuk mendukung pengembangan nilam. Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi Aceh serta beberapa kementerian terkait seperti Bappenas, Kemenperin, Kemendag, Kemenkop dan Kemenpar telah melahirkan beberapa program untuk pengembangan hulu-hilir nilam. Salah satu flagship program dari pemerintah pusat adalah Major Project Nilam yang diusung oleh Bappenas dan Kemenkop-UKM.

“Aceh menjadi satu dari lima provinsi yang memperoleh Major Project 2022 dari pemerintah pusat, selain Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur. Aceh mendapatkan factory sharing nilam yang akan dibangun di Kawasan Industri Ladong, Aceh Besar dan dapat dimanfaatkan oleh UMKM berbasis minyak atsiri, khususnya nilam,” tutur Rektor.

Prof Marwan menerangkan, Factory Sharing nilam ini akan dikelola oleh Koperasi Sekunder yang merupakan konsorsium koperasi nilam dari berbagai kabupaten yang ada di Aceh.
Munculnya ekosistem baru (blue ocean) dari tata niaga nilam Aceh ini telah menyebabkan kestabilan harga minyak nilam rakyat. Saat ini, masyarakat bisa dipastikan mendapatkan harga yang wajar untuk setiap tetes minyak nilam yang mereka hasilkan.

Kestabilan harga ini telah menyebabkan terjadinya peningkatan produksi nilam di Aceh. Pada 2015 hanya tersisa 4 kabupaten di Aceh yang menanam nilam. Tapi saat ini sudah ada 17 kabupaten di Aceh yang kembali menanam nilam. Keberhasilan ini memberi keyakinan bahwa inovasi yang dilakukan serta strategi implementasinya telah berada pada jalur yang tepat.

“Untuk pertama kali dalam sejarah Aceh, nilam yang selama puluhan tahun 100% diekspor, tapi saat ini sudah mampu diproses di dalam negeri dan diubah menjadi berbagai produk inovasi bernilai ekonomi tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, telah membuka jalan baru nilam Aceh. Hal ini harus dipertahankan dan dikembangkan, agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. []

Segini Besaran UMK Banda Aceh dan Aceh Tamiang Tahun 2023

0
Ilustrasi

Nukilan.id – Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Banda Aceh dan Aceh Tamiang untuk tahun 2023 sesuai Keputusan Gubernur Nomor 560/1575/2022 tentang Penetapan Upah Minimum Kota Banda Aceh Tahun 2023 dan Nomor 560/1576/2022 tentang Penetapan Upah Minimum Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2023. Penetapan UMK dua daerah itu dilakukan Rabu 7 Desember 2022.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA, Kamis 8 Desember 2022, mengatakan keputusan tersebut ditetapkan setelah Gubernur menerima rekomendasi kenaikan penyesuaian UMK tersebut dari Wali Kota Banda Aceh dan Bupati Aceh Tamiang.

Gubernur selanjutnya meminta saran dan pertimbangan dari Dewan Pengupahan Provinsi terhadap rekomendasi tersebut dan pada tanggal 5 Desember 2023 Dewan Pengupahan Provinsi yang terdiri dari unsur Pemerintah, Organisasi Pengusaha, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, Akademisi dan Pakar Ketenagakerjaan telah melaksanakan rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Aceh, Akmil Husen, yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh.

Rapat pleno itu untuk merumuskan dan membahas penyesuaian kenaikan UMK dua daerah tersebut dengan tetap mengacu pada Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

“Berdasarkan saran dan pertimbangan tersebut, Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki kemudian menetapkan UMK Kota Banda Aceh untuk Tahun 2023 sebesar Rp. 3.540.555 atau naik 8% dari tahun sebelumnya dan UMK Aceh Tamiang sebesar Rp. 3.456.603,- atau naik 7,6% dari UMK Aceh Tamiang Tahun 2023,” kata MTA.

MTA melanjutkan, berbeda dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang telah ditetapkan beberapa saat yang lalu, untuk penetapan UMK terdapat beberapa persyaratan yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota, di antaranya kemampuan daerah dengan melihat pertumbuhan ekonomi Kabupaten/Kota yang bersangkutan, telah memiliki Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota dan yang terpenting adalah bahwa UMK yang akan ditetapkan tersebut harus lebih tinggi dari UMP.

Hal ini bisa dilihat dari UMK Kota Banda Aceh, lebih tinggi Rp.126.889,- dan UMK Aceh Tamiang lebih tinggi Rp.42.937 dari UMP Aceh Tahun 2023, RP. 3.413.666,-

Lebih lanjut, UMK yang ditetapkan oleh Gubernur disebut merupakan jaring pengaman dalam pembayaran upah di suatu Kabupaten/Kota.

UMK tersebut berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari 1 tahun pada perusahaan yang bersangkutan sehingga untuk pekerja yang telah bekerja di atas satu tahun, harus mendapatkan upah di atas UMK yang disusun berdasarkan Struktur dan Skala Upah dengan memperhatikan masa kerja, tingkat Pendidikan, skill/keahlian, kompetensi dan sebagainya.

Lebih detail MTA menjelaskan, UMK merupakan upah bulanan terendah dengan waktu kerja 7 jam per-hari atau 40 jam per-minggu bagi sistem kerja 6 hari per-minggu dan 8 jam per-hari atau 40 jam per-minggu bagi sistem kerja 5 hari per-minggu.

“Perusahaan yang selama ini telah memberikan upah lebih tinggi dari Upah Minimum Kabupaten/Kota dilarang mengurangi atau menurunkan upah setelah keluarnya keputusan ini,” kata MTA.

MTA juga menjelaskan, kebijakan pemerintah dalam penyesuaian Upah Minimum telah mempertimbangkan aspirasi yang berkembang terutama dalam menjaga daya beli masyarakat dengan tetap memperhatikan keberlangsungan bekerja dań usaha.

“Setelah terbitnya Keputusan Gubernur tersebut, khusus untuk perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Tamiang mulai tanggal 1 Januari 2023 dalam pembayaran upah pekerja tidak lagi berpedoman pada UMP, tetapi wajib mengikuti UMK masing-masing,” sebut MTA.

Kemudian, penerapan UMK di kedua daerah tersebut juga akan tetap diawasi oleh pegawai Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi dan perusahaan yang membayar upah di bawah UMK akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pj Gubernur Aceh Buka Adhyaksa Expo 2022

0
Pj.Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, memberikan sambutan dan arahan saat membuka Adhyaksa Expo 2022 yang diselenggarakan Kejaksaan Tinggi Aceh, di Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Kamis (8/12/2022).

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki membuka Adhyaksa Expo 2022, di Balee Meuseuraya Aceh, Kamis 8 Desember 2022. Adhyaksa Expo adalah kegiatan yang diselenggarakan Kejaksaan Tinggi Aceh dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia 2022.

Achmad Marzuki mengatakan Adhyaksa Expo menjadi salah satu ajang untuk mendekatkan masyarakat dengan lembaga kejaksaan, sehingga masyarakat lebih mengenal kinerja salah satu lembaga hukum di Indonesia ini.

Apalagi, banyak pelayanan publik di lembaga kejaksaan seperti konsultasi hukum, laporan pengaduan, serta survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

“Dari tugas-tugas itu dapat kita pahami bahwa kejaksaan juga mesti dekat dengan masyarakat. Masyarakat juga perlu mengetahui apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab lembaga ini agar peran pelayanan publiknya dapat dioptimalkan,” kata Achmad Marzuki.

Pj Gubernur mengatakan, kegiatan Adhyaksa Expo tersebut sangat tepat dalam upaya menjalin hubungan yang lebih akrab antara kejaksaan dengan masyarakat. “Melalui Adhyaksa Expo ini masyarakat akan dapat melihat sisi lain dari kejaksaan. Bahkan dibuka ruang dialog bagi yang ingin tahu tentang pelayanan publik di lembaga ini, dengan demikian, pemahaman masyarakat tentang lembaga kejaksaan sebagai institusi yang bertugas melindungi dan memberikan pelayanan hukum bagi masyarakat, akan meningkat.”

Karena itu Achmad Marzuki mengajak masyarakat Aceh memanfaatkan Expo ini untuk rekreasi, sambil mengenal lebih dalam tentang Kejaksaan, sehingga pemahaman masyarakat tentang tugas-tugas lembaga negara ini akan lebih baik, dan nantinya bisa memanfaatkan pelayanan publik yang tersedia.

Achmad Marzuki berharap Kejati Aceh menjadi lembaga penegak hukum yang profesional dan independen, untuk mewujudkan supremasi hukum dengan memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar, mengatakan kegiatan bertema Ekonomi Bersih Tanpa Korupsi itu berlangsung mulai 8 hingga 11 Desember mendatang. “Kegiatan ini dilaksanakan jugq dalam rangka hari anti korupsi sedunia yang temanya Indonesia Pulih Bersatu Tanpa Korupsi, dan tema itu sejalan dengan tema kegiatan kita,” kata Bambang.

Bambang mengatakan perkembangan perekonomian tidak lepas dari kebijakan dan penegakan hukum yang tujuannya memberikan keadilan hukum dan kemanfaatan hukum. Karena itu Bambang berharap dengan kegiatan tersebut bisa memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga dapat tercipta kesadaran hukum di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, kata Bambang, acara tersebut juga diikuti oleh pelaku UMKM dan dunia usaha dari 23 Kabupaten/Kota se Aceh.

Hadir dalam kegiatan itu Pangdam Iskandar Muda, Perwakilan Kapolda Aceh, Wakajati Aceh, Pimpinan DPR Aceh, Sekda Aceh, Pj Bupati Aceh Besar, Pj Wali Kota Banda Aceh serta para Pimpinan SKPA Pemerintah Aceh. []

APDESI Aceh Harap Alokasi Bantuan Keuangan untuk Gampong dari APBA

0
(Foto: Dok. APDESI Aceh)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Aceh bersama Dewan Pimpinan Cabang Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten/Kota se-Aceh mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan dan penyaluran dana desa tahun anggaran 2022 dan 2023.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 6 – 8 Desember 2022 di Hotel Grand Permata Hati Banda Aceh.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Provinsi Aceh ini diikuti oleh seluruh pengurus APDESI se-Aceh, DPMG kab/kota, Badan Pengelola Keuangan kabupaten/kota dan tenaga ahli pendamping desa se-Aceh.

Pada kesempatan itu, Ketua DPD APDESI Aceh, Muksalmina menyebutkan pentingnya bentuk konkrit pembinaan dan fasilitasi gampong oleh pemerintah Aceh tidak hanya terbatas pada kegiatan bersama, tetapi akan lebih efektif lagi bila pemerintah Aceh mengalokasikan bantuan keuangan kepada Gampong dalam rangka efektifitas percepatan implementasi hak dan kewenangan Gampong serta pengentasan kemiskinan Aceh.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu peserta Rakor Zulfitrian Pengurus DPC APDESI Kota Lhokseumawe dihadapan Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa Ditjen Pembangunan Desa dan Pedesaan Kemendes PDTT RI dan Kadis PMG Aceh yang menjadi narasumber rakor tersebut.

Menurutnya, bantuan keuangan yang bersumber dari APBA pemerintah Aceh kepada Gampong bukanlah hal baru, karena sejak tahun 2008, pemerintah Aceh pernah memberikan Bantuan Keuangan Peumakmue Gampong (BKPG) dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Gampong dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat namun secara tiba-tiba sejak tahun 2016 bantuan keuangan tersebut terputus pendanaannya.

“Besar harapan kami, kita bisa mengulang kembali sukses story bantuan keuangan peumakmue Gampong tersebut dari pemerintah Aceh untuk dapat direalisasikan kembali pada tahun 2023,” ujar Zulfitrian.

“Kami APDESI yang terdaftar di Kemenkumham akan selalu siap bergandengan tangan dengan pemerintah Aceh wabil khusus dengan DPMG Aceh dalam rangka memajukan gampong dan mensejahterakan masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui, organisasi APDESI yang memiliki legalitas badan hukum sesuai Keputusan Menkumham RI Nomor AHU-0001295.AH.01.08. Tahun 2021 Akan selalu siap bergandengan tangan dengan Pemerintah Aceh khususnya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh dalam rangka memajukan Gampong dan mensejahterakan masyarakat.

Selain itu, APDESI juga terus membangun hubungan kemitraan dengan berbagai stakeholder dalam upaya meningkatkan peran dan tanggung jawab keuchik dan aparatur Gampong dalam mewujudkan tata kelola administrasi dan pemerintahan ke arah yang lebih baik. []

Bappeda Simeulue Siap Fasilitasi Percepatan Penurunan Stunting

0

Nukilan.id – Sejak diterbitkannya peraturan presiden nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan Stunting maka Bupati Simeulue Ahmadlyah,SH mendukung sepenuhnya pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Simeulue dan beliau optimis dengan kerjasama semua pihak Stunting di kabupaten Simeulue ini akan berkurang sehingga kedepannya pembangunan SDM akan lebih meningkat.

Keberadaan Tim pendamping keluarga (TPK) di lapangan/Gampong sangat dibutuhkan dalam Pendampingan keluarga yang nantinya menjadi rujukan bagi semua pihak dalam mengintervensi berbagai persoalan di Gampong itu sendiri.

Kegiatan penguatan kemitraan kampung KB dalam rangka peningkatan kualitas kampung KB yang di laksanakan di Aula Bappeda dengan menghadirkan seluruh komponen yang bersinggungan langsung dengan percepatan penurunan Stunting menjadi peserta aktif dan kegiatan dilaksanakan di Aula Bappeda kabupaten Simeulue, 7 Desember 2022

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Yurnalesti, SH dalam laporannya mengatakan kegiatan yang digagas oleh BKKBN Aceh tersebut turut langsung dihadiri Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN Provinsi Aceh Drs Sahidal Kastri,M.Pd dan menghadirkan Kepala Bappeda, Dinas Kesehatan dan TP PKK sebagai narasumber kegiatan tersebut.

Dalam setiap arahannya kepala BKKBN Aceh menjelaskan pentingnya penerapan delapan fungsi keluarga di kampung Keluarga Berkualitas

Selain kegiatan penguatan kemitraan kampung KB dilaksanakan juga pemberdayaan kelompok masyarakat di kampung keluarga berkualitas dalam rangka percepatan penurunan Stunting di desa ganting kecamatan Simeulue timur serta menyerahkan Alat Teknologi Tepat Guna ATTG kepada Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor UPPKA desa setempat berupa peralatan masak memasak

Pemberdayaan kelompok masyarakat di kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka percepatan penurunan Stunting Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) “Mari kita Cegah Stunting sejak dini melalui pemberian makanan bergizi seimbang bagi keluarga dengan optimalisasi bahan pangan lokal”

Sampai dengan saat ini kabupaten Simeulue telah membentuk 15 Kampung KB yang tersebar di 10 Kecamatan, dengan terbentuknya kampung KB dan keberadaan Rumah Data Kependudukan akan mampu nantinya menularkan kebaikan di 138 Desa yang ada di kabupaten Simeulue sehingga saling bersinergis dalam upaya mewujudkan Kabupaten Simeulue yang bahagia sejahtera.

Rumah Data Kependudukan ini diharapkan menjadi pusat Intervensi pembangunan baik yang bersifat fisik maupun non fisik dan di Rumah Dataku inilah data sasaran Keluarga Beresiko Stunting yang akan dimanfaatkan untuk mengintervensi percepatan penurunan Stunting nantinya. []

Puluhan Pembina Pramuka Jenjang SD di Aceh Besar Ikut KMD

0

Nukilan.id – Puluhan pembina pramuka jenjang SD kembali mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) selama 6 hari dari 7 sampai 12 November 2022 di Bumi Perkemahan Kota Jantho, Aceh Besar.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Kepala Disdikbud Aceh Besar, Agus Jumaidi MPd, Rabu 7 November 2022 siang.

Dalam sambutannya Agus Jumaidi mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah yang telah mendukung kegiatan KMD dalam wilayah  2, 3dan 4.

“Untuk wilayah 1 dan 5 sudah dilaksanakan pada dua minggu yang lalu dan sudah mulai aktif mengadakan aktifitas kepramukaan di satuan pendidikan atau gudep masing-masing,” ujar Agus Jumaidi.

“Di dalam kepramukaan diajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, percaya diri, entreprenur dan berbagai karakter baik lainnya ini menjadi landasan bagi bapak ibu untuk melatih dan menurunkan kepada anak didik,” lanjutnya.

“Kami harapkan kepada yang sudah mengikuti KMD pada tahun ini dapat mengikuti Kursus Mahir Lanjutan (KML) pada tahun depan,”tutupnya.

KMD atau Kursus Mahir Dasar merupakan suatu kegiatan pendidikan dan pelatihan yang bertujuan memberi bekal pengetahuan dasar dan pengalaman praktis membina pramuka melalui kegiatan kepramukaan dalam satuan pramuka yang meliputi perindukan siaga, pasukan penggalang, ambalan penegak, dan racana pandega. []

Hazel Nabil Aqqila dan Nur Syafiqa Terpilih Sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022

0
Kajati Aceh, Bambang bachtiar, SH, MH dan Kadisdik Aceh, Drs. Alhudri, MM saat melakukan foto bersama dengan Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022 terpilih, Hazel Nabil Aqqila dan Nur Syafiqa. (Foto: Nukilan/Wanda)

Nukilan.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh menetapkan Hazel Nabil Aqqila dan Nur Syafiqa sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022. Mereka ditetapkan setelah melalui berbagai proses seleksi yang diikuti 23 Kabupaten/Kota di Aceh.

Pasangan pelajar kebanggaan Kota Langsa ini meraih juara pertama pada pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022 tingkat provinsi kategori putra dan putri yang diumumkan pada Rabu (7/12/2022) malam, di Hotel Grand Aceh Syariah, Lamdom, Banda Aceh.

Saat diwawancarai Nukilan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Bambang Bachtiar, SH, MH menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh yang telah berkolaborasi dengan Kejati dalam rangka menyukseskan kegiatan seleksi Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022.

“Begitupun dengan Cabang Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota di Aceh yang telah berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri yang ada di masing-masing daerah. Ini sebagai bentuk nyata kerjasama kita, sehingga malam ini diumumkan pemenangnya,” ucap Bambang.

Ia mengatakan program pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat sejak dini, khususnya para pelajar yang ada di Aceh.

“Kegiatan ini dalam rangka pencegahan dini, karena sekarang kita lebih baik mencegah dari pada menindak,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Kajati Aceh mengatakan nantinya para Duta Pelajar Sadar Hukum yang sudah terpilih ini akan menjadi ikon serta dilibatkan dalam setiap program-program Kejati Aceh mulai dari sosialisasi terkait penerangan hukum maupun penjelasan hukum di tiap-tiap sekolah.

Dan ini juga wujud implementasi Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di Aceh, dan tindak lanjut nota kesepahaman antara Disdik Aceh dengan Kejati Aceh tentang kerjasama dan koordinasi dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan.

“Mereka ini akan kami libatkan untuk memberikan pemahaman hukum bagi teman-temannya di sekolah masing-masing dimana para juara ini berada,” kata Bambang.

Selain itu, kata dia, pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini mungkin baru berjalan di dua Provinsi yaitu Kalimatan Timur dan Aceh. Karena itu, Bambang berharap Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh ini menjadi program pencontohan untuk daerah lain di Indonesia.

“Alhamdulillah program mulai berjalan di dua provinsi yaitu Kalimantan Timur dan Aceh, mudah-mudahan nanti bisa terus ada duta pelajar lainnya di seluruh provinsi, bahkan di tingkat nasional,”

Untuk itu, Kajati Aceh Bambang Bachtiar menuturkan program-program kolaboratif ini tentunya akn terus berkelanjutan, tidak hanya pada malam ini, tapi juga pada tahun yang akan datang pihaknya tetap melakukan kegiatan ini.

“Karena kegiatan ini penting sebagai wujud nyata untuk pencegahan terhadap anak-anak pelajar sejak dini,” tutupnya.

Pada kesempatan sama, Kadisdik Aceh, Drs. Alhudri, MM menyampaikan kegiatan Pemilihan Duta Sadar Hukum ini yang dilaksanakan memiliki nilai yang strategis dalam rangka mendukung mutu dan kualitas pendidikan Aceh kedepan.

Ia berahap kepada para siswa/siswi yang sudah terpilih mewakili daerahnya dapat menjadi pelopor sadar hukum di daerahnya masing – masing, dan bagi yang terpilih mewakili Provinsi Aceh kami ucapkan selamat, bagi yang belum terpilih jangan berkecil hati, teruslah belajar dan tetap menjadi pelopor sadar hukum.

“Hukum ini penting, kalau hukum ini tidak tegak runtuh negara ini, tapi dengan adanya hukum negara ini tetap berdiri tegak. Dan tentu yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana adik-adik kita ini sebagai duta pelajar sadar hukum paham terkait dari bahayanya pengaruh narkoba, paham radikal dan banyak hal lain yang tentu yang bisa mengganggu stabilitas negara kita. Makanya ini harus kita tangkal sejak dini,” ujar Alhudri.

Karena itu, Alhudri sebagai Kadisdik Aceh juga menyampaikan terima kasih banyak kepada Kajati Aceh, Bambang Bachtiar yang telah melaksanakan pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh ini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus kita lakukan setiap tahunnya, sesuai aturan dan ketentuan yang belaku,” pungkas Alhudri.

Sementar itu, Nur Syafiqa, Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 202 kategori putri, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaiannya sehingga terpilih menjadi duta pelajar tersebut.

Dengan adanya pencapaian ini, kata dia, bukan sekedar pencapaian saja tapi kami juga mempunyai tanggungjawab besar sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum di kalangan masyarakat khususnya teman-teman pelajar.

“Tentunya kami harus melakukan tanggungjawab kami untuk terus melakukan kegiatan peningkatan kesadaran hukum di kalangan masyarakat terutama di kalangan pelajar,” tutur Nur Syafiqa yang didampingi Hazel Nabil Aqqila, Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022 kategori putra.

Menurutnya Nazel, dengan terpilihnya mereka sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022 ini, mereka akan mulai merealisasikan program-program yang telah dibuat guna untuk meningkatkan kesadaran tentang hukum di masayrakat.

“Tentunya program-program yang telah kami rencanakan dan nantinya program tersebut bisa diakses oleh seluruh masyrakat yang ada di Aceh,” tutup Nazel.

Untuk diketahui, adapun pemenang Duta Pelajar Sadar Hukum Aceh 2022 sebagi berikut:

Juara 1

Kategori Putri: Nur Syafiqa dari Kota Langsa
Kategori Putra: Hazel Nabil Aqqila dari Kota Langsa

Juara 2

Kategori Putri: Naysila Salsabila dari Kabupaten Aceh Barat
Kategori Putra: Abrar Syifa Jusya dari Kabupaten Aceh Barat

Juara 3

Kategori Putri: Zofiola Kansha dari Kabupaten Nagan Raya
Kategori Putra, Rahmad Dana dari Kabupaten Nagan Raya.

Juara Harapan 1

Kategori Putri: Aminah Essop Moola dari Kabupaten Aceh Besar
Kategori Putra: Adtya Rizqullah dari Kota Banda Aceh,

Juara Harapan 2

Kategori Putri: Dilla Olifya dari Kabupaten Simeulue
Kategori Putra: M Khairul Afandi dari Kabupaten Aceh Besar

Baca juga: Kejati Aceh Seleksi Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Provinsi

Reporter: Wanda
Editor: Mirzu

Mufakat Iskandar Muda Buah Kesepakatan Konsultasi Regional PDRB-ISE se-Sumatera

0
Sesi seminar dan panel diskusi Konreg PDRB-ISE

Nukilan.id – Selama dua hari, 6-7 Desember 2022, Aceh menjadi tuan rumah Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto-Indikator Sosial Ekonomi (PDRB-ISE) se-Sumatera 2022. Ditunjuknya Aceh menjadi tuan rumah sebagai tindaklanjut kesepakatan “Prakarsa Sriwijaya” pada Konreg 2019 yang berlangsung di Kota Palembang. Seharusnya Aceh menjadi tuan rumah di tahun 2020, sangat disayangkan akibat Pandemi Covid-19 event tersebut tertunda.

Pada hari pertama (6/12/22) digelar High Level Meeting (HLM) yang dihadiri oleh unsur Pimpinan BI, Bappeda, dan BPS dari seluruh Provinsi di wilayah Sumatera. Pada pertemuan tersebut dibahas progress implementasi Prakarsa Sriwijaya dengan hasil sebagian besar kesepakatan telah diimplementasikan oleh semua provinsi dengan beberapa catatan. Dalam HLM tersebut dihadiri juga oleh Azka Subhan A selaku Deputi Kelapa Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara.

Sesi hari kedua Konreg PDRB-ISE pada selasa (7/12/2022) dibuka dengan pemutaran video “Perkembangan Perekonomian Aceh” oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh. Dalam video tersebut, Achris Sarwani Kepala BI Aceh menyampaikan dinamika perekonomian nasional sepanjang 2022 terus menunjukkan perbaikan meski disertai berbagai tantangan. Sehingga diperlukan sinergitas yang baik dengan seluruh pemangku kebijakan, hal ini diilustrasikan dengan tradisi tarek pukat yang menggambarkan semangat gotong royong masyarakat Aceh.

Pj. Gubernur Aceh diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. H. Iskandar AP, S.Sos, M.Si memberi Arahan sekaligus membuka secara resmi Acara Konsultasi Regional Produk Domestik dan Indikator Sosial Ekonomi (PDRB-ISE) Se-Sumatera Tahun 2022 dengan tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif untuk Mengurangi Kesenjangan Pembangunan dan Menurunkan Kemiskinan Antar Wilayah di Sumatera”. Acara dilaksanakan di Gedung Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh.

Iskandar AP juga menyampaikan Konreg PDRB-ISE se-Sumatera ini merupakan momen langka yang mampu mempertemukan Bappeda, BPS, dan BI, serta instansi lainnya dari seluruh provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Melalui kegiatan Konreg ini, isu-isu ekonomi di kawasan Sumatera didiskusikan bersama, dan diharapkan semua provinsi di Sumatera dapat secara bersama-sama mengoptimalkan potensi di provinsi masing-masing dan mengembangkan perekonomiannya dalam rangka mendukung pembangunan nasional.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi Pemaparan dari 4 (empat) narasumber antara lain: Bappenas oleh Deputi Bidang Ekonomi dengan topik Pemanfaatan data PDRB untuk Perencanaan Pembangunan, BPS Pusat oleh Direktur Neraca Pengeluaran yang menyampaikan materi terkait Penurunan Kemiskinan melalui Pertumbuhan Ekonomi. Pemateri ketiga menyampaikan materi terkait “Sinergi Pengendalian Inflasi Wilayah Sumatera” yang disampaikan oleh Warsono, Kepala Divisi Kelompok Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Wilayah Sumatera, Bank Indonesia Koordinator Sumatera Utara. Sesi seminar ditutup dengan pemaparan success story dari Koperasi Baitul Qiradh Babburayyan, Takengon, Aceh Tengah.

Konreg PDRB-ISE selanjutnya ditutup dengan pembahasan dan pengesahan “Mufakat Iskandar Muda” sebagai komitmen seluruh provinsi di Sumatera untuk mengembangkan ekonomi di daerah secara terintegrasi. Adapun poin-poin kesepakatan dan rekomendasi tersebut antara lain: 1) penguatan kerjasama antar daerah (KAD) wilayah Sumatera dalam bentuk kolaborasi penyediaan data dan sharing knowledge, 2) memanfaatkan forum komunikasi untuk memenuhi ketersediaan data pengendalian inflasi berupa data perkembangan harga, pasokan, stok, serta distribusi, 3) merancang ketersediaan data ekonomi kreatif, statistik pariwisata dan ekonomi digital, dan 4) menjadikan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) sebagai satu data perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. []