Beranda blog Halaman 1387

Dinas ESDM Siap Mendukung Kinerja PLN Untuk Mengembangkan EBT di Aceh

0
General Manager PLN Aceh Parulian Noviandri. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Refleksi ke-77 tahun Hari Listrik Nasional, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh mengajak multi stakeholder duduk bersama berdiskusi, terkait kondisi kelistrikan di Provinsi Aceh, PLN UID Aceh  menggelar forum diskusi terkait dengan tantangan dan kesiapan PLN dalam rangka mendukung Investasi dan Eletrifying Lifestyle dengan mengedepankan keselamatan dan kesehatan kerja di Provinsi Aceh sekaligus mensosialisasikan himbaungan peduli bahaya kelistrikan.

Baca Juga: Dinas ESDM Aceh Terbitkan Larangan Kios Jual Gas LGP 3 Kg

Dalam sambutannya General Manager PLN Aceh Parulian Noviandri menjelaskan berkaitan dengan peringatan Hari Listrik Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 oktober, PLN UID Aceh menggelar refleksi 77 tahun peringatan hari listri nasional. Saat ini, PLN juga melakukan transformasi salah satunya transformasi perubahan nomenklatur dari Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh menjadi Unit Induk Distribusi (UID) Aceh.

Parulian Noviandri menambahkan, saat ini aceh mengalami surplus listrik hingga 53,9 mw dan akan terus bertambah pada tahun 2023, tentunya terkait kondisi kelistrikan Aceh tahun 2022 dimana total daya mampu dan kebutuhan masyarakat mengalami surplus.

“Memang daya yang kita miliki saat ini sebesar 559,1 MW sementara kebutuhan masyarakat saat ini sebesar 505,2 MW, sehingga untuk Provinsi Aceh tahun 2022 surplus daya sebesar 53,9 MW, memang surplus daya juga kembali akan bertambah hingga tahun 2023 dengan tambahan daya baru sekitar 500 MW dari pembangkit baru yang kita miliki,” ujarnya.

Kita berharap surplus daya ini dapat di manfaatkan oleh masyarakat Aceh untuk mendorong hidupnya industri baru yang saat ini memiliki pelangan 0,25 persen serta masuknya bisnis seperti perhotelan serta bisnis lainya, sehingga ketersediaan daya listrik ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Aceh, tuturnya.

Sementara itu  Pj Gubenur Aceh yang diwakili Kepala  Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, Mahdi Nur sangat mengharapkan PLN dimasa depan dapat memberi jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi menuju pelayananan yang lebih baik dan berkualitas.

Kepala Bidang Energi dan Kelistrikan ESDM Aceh Muhammad Roza melanjutkan dalam paparan, sejumlah potensi energi baru terbarukan serta strategi  akselerasi transisi energi baru terbarukan di Aceh.

Tentunya Dinas ESDM Aceh akan terus mendukung kinerja PLN terus mengembangkan energi terbarukan sebagai sumber pembangkit tenaga listrik atau green energy di Aceh, pungkasnya.[]

Baca Juga: ESDM Aceh Sebut Persoalan Tambang Ilegal di Aceh Mengkhawatirkan

3.043 Pelamar Tetap Jadi Prioritas 1 (P1) pada Seleksi Guru ASN PPPK Tahun 2023 dan Tidak Perlu Tes

0
Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknolog. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Penerimaan Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) yang terdiri dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengumumkan hasil seleksi PPPK tahun 2022 untuk jabatan fungsional guru pada Kamis, 9 Maret 2023.

Baca Juga: Resmikan 68 BLUD SMK, Dirjen Pendidikan Vokasi Puji Capain Disdik Aceh

Sebanyak lebih dari 250.300 guru lulus seleksi dan mendapatkan penempatan. Pada tahun sebelumnya terdapat lebih dari 300.000 yang telah mendapatkan penempatan. Dengan demikian sudah ada lebih dari 550.000 guru honorer yang telah menjadi Guru ASN PPPK.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, dalam keterangannya mengucapkan selamat bagi para peserta yang lulus seleksi dan berharap berita baik ini dapat mendorong semangat bagi para guru untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan Indonesia.

“Kami turut berbahagia atas kelulusan Ibu/ Bapak guru. Selamat kepada para peserta seleksi yang lulus seleksi. Semoga dengan diterimanya menjadi ASN PPPK, semangat ibu bapak bertambah untuk pendidikan terbaik bagi anak anak bangsa,” ungkap Nunuk di Jakarta, Selasa 14 Maret 2023.

Empat Poin Penting Pelamar P1 yang Belum Dapat Penempatan

Nunuk juga menjelaskan bahwa 3.043 pelamar P1 yang tahun ini belum berkesempatan mendapatkan penempatan berdasarkan surat pengumuman Dirjen GTK adalah bagian dari proses yang sesuai aturan, yakni proses sanggah dalam seleksi dimana ada 3.043 pelamar P1 lain yang memiliki kriteria kriteria penilaian yang lebih baik untuk mendapatkan penempatan tersebut.

“Ada empat poin penting yang perlu dipahami. Pertama, pembatalan yang terjadi adalah bagian dari proses sanggah dalam seleksi. Pada dasarnya yang dibatalkan hanya penempatan bukan kelulusannya. Kedua, para pelamar tersebut tetap berstatus P1. Artinya, tetap kami prioritaskan menjadi ASN PPPK. Ketiga, para pelamar tersebut akan otomatis diikutsertakan dalam proses seleksi tahun 2023 dengan menggunakan status P1. Keempat, pelamar tersebut tidak akan tergeser dari sekolah induknya,” jelas Nunuk.

Lebih lanjut Nunuk memberikan semangat bagi para pelamar yang belum mendapatkan penempatan tersebut.

“Kepada 3.043 pelamar P1 yang akhirnya tidak mendapatkan penempatan, tidak perlu khawatir, Ibu dan Bapak tidak perlu mengikuti tes kembali dan tinggal menunggu penempatan oleh pemerintah daerah masing masing pada tahun 2023 ini.”

Dirjen GTK Kemendikbudristek turut mendorong pemerintah daerah agar bersama memiliki komitmen yang tinggi dan berpartisipasi aktif.

“Kami menghimbau pemerintah daerah yang belum mengajukan formasi sesuai kebutuhan guru, untuk mengajukan formasi. Kita semua ingin para guru mendapatkan penempatan formasi sesuai kebutuhan daerah dan memperoleh pendapatan yang layak.” tutup Nunuk.

IMPAS Minta Mendagri Evaluasi Kinerja Pj Gubernur Aceh

0
IMPAS Aceh-Jakarta Periode 2022-2024 lakukan Aksi Tutup Mulut Mosi tidak percaya terhadap Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang berlangsung di Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh, Rabu (15/3/2023). (Foto: Nukilan.id/Reji)

Nukilan.id – Ikatan Mahasiswa Pascasarjana (IMPAS) Aceh-Jakarta Periode 2022-2024 melakukan Aksi Tutup Mulut Mosi tidak percaya terhadap Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang berlangsung di Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh, Rabu (15/3/2023).

Aksi yang dilakukan tersebut merupakan lanjutan dari bentuk protes mahasiswa Aceh terhadap kinerja Pj Gubernur Aceh setelah sehari sebelumnya melakukan penyerahan surat Aspirasi Masyarakat Kepada Ketua DPRA Aceh yang dinilai bahwa Pj. Gubernur Aceh saat ini telah gagal memimpin Aceh pasca dilantik semenjak juli 2022 lalu.

Baca Juga: Dasco Luruskan Pernyataan Pimpinan DPR RI Tentang RUU PPRT

Nazarullah selaku Ketua Umum IMPAS yang hadir dalam aksi tersebut kepada media mengatakan bahwa bentuk protes yang disampaikan hari ini adalah bagian dari salah satu bentuk kritik atas ketidakjelasan kinerja Pj. Gubernur Aceh saat ini dalam menuntaskan segelumit permasalahan Aceh dan harus segera di Evaluasi apalagi menjelang momentum tahun politik.

“Kita berharap pihak Mendagri harus segera melakukan Evaluasi terhadap kinerja Pj. Gubernur Aceh saat ini”, Jelasnya singkat.

Kemudian disamping itu juga, pihaknya menyerukan agar DPRA Provinsi Aceh untuk berani bersikap agar segera menyuarakan hal ini kepada Kemendagri secara kelembagaan atas penilaian lemahnya Kinerja Pj. Gubernur Aceh seperti yang pernah disampaikan oleh salah satu pimpinan DPRA beberapa waktu lalu.

“Selain itu juga, DPRA dan FORBES Aceh (Anggota DPR-RI Asal Aceh) harus benar-benar bersikap tegas terhadap pengawalan kinerja Pj. Gubernur Aceh alias jangan masuk Angin. Kan mereka sudah punya catatan-catatan penilaian terhadap kinerja Pj. Gubernur Aceh seperti yang kerap terpublis di beberapa media selama ini termasuk angka nilai merah dari hasil evaluasi kemendagri, tinggal dilanjutkan saja secara kelembagaan”, Singgung Nazar.

Adapun dalam amatan media, Aksi protes yang dilakukan tersebut dalam bentuk membentangkan spanduk bertuliskan Selamatkan Aceh, mosi tidak percaya terhadap Pj. Gubernur Aceh. Dilanjutkan dengan Pencantuman Foto Simbol Pj. Gubernur Aceh, DPRA, FORBES Aceh, Sekda.

Reporter: Reji

Baca Juga: Mendagri Lantik Dirjen Bangda dan Dukcapil Baru

Dirjen GTK Prioritaskan 3.043 Pelamar Tanpa Tes Seleksi Guru ASN PPPK Tahun 2023

0
Ilustrasi PPPK (Foto: Beritasoloraya.com)

Nukilan.id – Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Penerimaan Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) seperti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi umumkan hasil seleksi PPPK tahun 2022 untuk jabatan fungsional guru pada Kamis, (9/3/2023).

Adapun jumlah guru yang dinyatakan lulus seleksi lebih dari 250.300 dan mendapatkan penempatan. Pada tahun sebelumnya terdapat lebih dari 300.000 telah mendapatkan penempatan terlebih dahulu, sehingga sejauh ini sudah ada 550.000 tenaga honorer telah menjadi ASN PPPK.

Baca Juga: Kemendikbud: Peserta Seleksi ASN PPPK Waspada Calo Janjikan Kelulusan

Mengenai hal itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, mengucapkan selamat kepada peserta yang telah lulus seleksi. Ia berharap dengan ini bisa mendorong semangat bagi para guru untuk mengabdi sehingga memberikan yang terbaik bagi pendidikan Indonesia.

“Kami turut berbahagia atas kelulusan Ibu/ Bapak guru. Selamat kepada para peserta
seleksi yang lulus seleksi. Semoga dengan diterimanya menjadi ASN PPPK, semangat
ibu-bapak bertambah untuk pendidikan terbaik bagi anak-anak bangsa,” kata Nunuk.

Nunuk menerangkan, saat ini terdapat 3.043 pelamar P1 tahun ini belum berkesempatan untuk penempatan. Hal itu disebabkan empat poin penting pelamar yang sesuai dengan surat pengumuman Dirjen GTK.

“Ada empat poin penting yang perlu dipahami. Pertama, pembatalan yang terjadi adalah bagian dari proses sanggah dalam seleksi. Pada dasarnya yang dibatalkan hanya penempatan bukan kelulusannya. Kedua, para pelamar tersebut tetap berstatus P1. Artinya, tetap kami prioritaskan menjadi ASN PPPK. Ketiga, para pelamar tersebut akan otomatis diikutsertakan dalam proses seleksi tahun 2023 dengan menggunakan status P1. Keempat, pelamar tersebut tidak akan tergeser dari sekolah induknya,” jelas Nunuk.

Selanjutnya, Nunuk menegaskan kepada 3.043 pelamar P1 untuk tidak perlu mengikuti tes kembali. Hanya saja harus menunggu jadwal penempatan dari Pemerintah Daerah masing-masing.

“Kepada 3.043 pelamar P1 yang akhirnya tidak mendapatkan penempatan, tidak perlu khawatir, Ibu dan Bapak tidak perlu mengikuti tes kembali dan tinggal menunggu penempatan oleh Pemerintah Daerah masing-masing pada tahun 2023 ini.” ungkapnya.

Sementara itu, Nunuk menghimbau kepada Pemerintah daerah untuk bersama-sama memiliki komitmen yang tinggi dan turut berpartisipasi aktif seperti pengajuan formasi sesuai dengan kebutuhan guru.

“Kami menghimbau Pemerintah Daerah yang belum mengajukan formasi sesuai kebutuhan guru, untuk mengajukan formasi. Kita semua ingin para guru mendapatkan penempatan formasi sesuai kebutuhan daerah dan memperoleh pendapatan yang layak.” ujarnya.[]

Baca Juga: Seleksi Kompetensi Calon PPPK Kemenag Mulai 17 Maret 2023, Ini Ketentuannya

Disnak Aceh Gelar Rakor Bersama 23 Kabupaten-Kota Pukeswan

0
Dinas Peternakan Aceh Gelar Rakor Bersama 23 Kabupaten-Kota Pukeswan di Aceh Tengah. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dinas Peternakan Aceh menggelar Rapat Koordinasi bersama 23 Kabupaten- Kota Pusat Kesehatan Hewan (Pukeswan) di Hotel Parksaid Takengon, Aceh Tengah Selasa, (14/3/2023).

Kegiatan ini mengusung tema,” Perkuat Pelayanan Kesehatan Hewan, Ternak Sehat” yang diikuti oleh 100 peserta dari petugas Puskeswan se-Aceh, dan akan berlangsung hingga Kamis, 16 Maret 2023 mendatang.

Baca Juga: Kadisnak Aceh Bahas Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadhan

Dalam sambutannya, Dinas Peternakan Aceh, Zalsufran, ST M.Si mengatakan sebagai petugas kesehatan hewan kita harus bisa bekerja dengan sebaik mungkin, bekerja dengan iklas, karena dengan profesi kita bisa memberikan yang terbaik ke masyarakat.

Untuk itu, kepada para peserta Rakor Pukeswan medis dan para medis 23 Kabupaten/kota dapat melaksanakan pelayanan kesehatan Hewan secara maksimal dan baik,” ucap Zalsufran.

“Jika kita bergerak secara bersama dengan rasa syukur dan Iklas, saya yakin sukses untuk Pukeswas. Kewajiban kita, bisa bermanfaat bagi orang lain, terutama bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pada Tahun 2022, Dinas Peternakan Aceh sudah berhasil menangani Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjadi Zero Case dan berhasil menekan perkembangan kasus Lumpy Skin Disease (LSD). Hal itu berkat kerja sama kita semua.

Diharapkan juga dapat mengidentifikasi segala permasalahan dan kendala-kendala yang ada dalam penanganan penyakit Hewan dilapangan serta menyiapkan alternatif yang bisa dilaksanakan sebagai upaya penyelesaian dalam penanganan penyakit hewan menular strategis secara berkesinambungan.

Untuk itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan dan antisipasif dalam mencegah munculnya virus Flu Burung di wilayah Provinsi Aceh.

Kepada kita semua sebagai petugas, selalu memberikan komunikasi dan informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat dan peternak dalam upaya kewaspadaan terhadap penyakit Flu Burung. “Insya Allah, saya dan kita semua tentu optimis, pengalaman sukses penanganan PMK, akan kita adaptasi pada upaya menekan LSD dan mencegah mewabahnya flu burung, di Aceh dan Indonesia secara lebih luas,” kata Zalsufran.

Selanjutnya, Kepala dinas Peternakan Aceh memberikan penghargaan kepada Petugas Puskeswan Terbaik dalam bentuk apresiasi kinerja dan capaian selama ini.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diwakili oleh drh Maidaswar, Kepala Balai Veteriner Medan drh Azfirman, Pengurus Besar PDHI Drh Dicki Hariady, selaku Pemateri Prof I Gusti Ngurah Mahardika untuk Pukeswan Aceh.[]

Tim URS Polres Lhokseumawe Ringkus Dua Pelaku Premanisme dan Pungli

0
Tim URC Polres Lhokseumawe Lakukan Pemeriksaan Terduga Pelaku Premanisme dan Pungli

Nukilan.id – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Samapta Polres Lhokseumawe mengamankan dua terduga pelaku premanisme dan pungutan liar (pungli) di Gampong Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (15/3/2023).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, SIK melalui Kasat Samapta, Iptu Heydi, SH, MSi mengatakan, terduga pelaku yang diamankan yakni, TM (43) dan RA (36) warga Kecamatan Banda Sakti, keduanya merupakan pengangguran.

Kronologisnya, kata Kasat, pada pukul 10.00 WIB telah terjadi aksi premanisme dan pungli di salah satu rumah warga yang sedang dibangun di Gampong Hagu Barat Laut, terduga memberhentikan para pekerja jika tidak diberikan uang. Kemudian, pemilik rumah melaporkan kejadian tersebut ke Tim URC.

“Menanggapi laporan tersebut, personel mendatangi TKP dan mengamankan dua orang terduga pelaku,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Iptu Heydi, kedua terduga pelaku premanisme dan pungli dimaksud langsung diboyong ke Mapolsek Banda Sakti untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Kegiatan ini sebagai bentuk respon cepat Kepolisian jajaran Polres Lhokseumawe dalam menangani pengaduan masyarakat guna menciptakan situasi dan kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.[]

Mendagri Lantik Dirjen Bangda dan Dukcapil Baru

0
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Menteri dalam negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengganti dua Direktur Jenderal (Dirjen) baru. Pelantikan dua dirjen baru itu berlangsung di gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) kantor pusat Kemendagri, Rabu (15/3/2023).

Adapun kedua Dirjen tersebut yakni Restuardy Daud sebagai Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri dan Teguh Setyabudi sebagai Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

“Kita melihat bahwa meskipun kinerja tetap baik, tapi memang dalam satu organisasi tidak boleh terlalu lama karena nanti ada kecenderungan biasanya kalau terlalu lama, pertama kinerja kurvanya bisa menurun,” kata Tito.

Baca Juga: Seleksi Kompetensi Calon PPPK Kemenag Mulai 17 Maret 2023, Ini Ketentuannya

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 36/TPA Tahun 2023 dan Kepres Nomor 37/TPA Tahun 2023.

Sebelumnya, Dirjen Dukcapil adalah Zudan Arif Fakrulloh yang kemudian dilantik dilantik menjadi Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengantikan Restuardy Daud sebelumnya menjabat Sekretaris BNPP.

Selanjutnya, Tito menilai bahwa Zudan telah berhasil membawa nama baik Ditjen Dukcapil semakin dikenal publik. Ia juga berpesan agar dalam menjalankan tugas di BNPP, Zudan dapat mendorong BNPP semakin dikenal publik dan semua stakeholder.

“Dan Pak Zudan punya pengalaman di bidang itu,” tuturnya.

Di sisi lain, Tito berpesan kepada Restuardy untuk mengoptimalkan setiap program yang sejalan dengan program prioritas pemerintah. Program yang dimaksudkan olehnya antara lain penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, wisata prioritas dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Selain itu, Tito juga berpesan agar Teguh mengoptimalkan terobosan yang ditorehkan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

“Jadi saya minta koordinasi dan komunikasi, konsultasi dan tentu kita semua akan membantu,” ungkapnya.[]

Alhudri Tegaskan Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas Tata Kelola Dana BOS

0
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri. (Foto: Yoranews.com)

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri berpesan kepada seluruh kepala  sekolah di Provinsi Aceh agar memperbaiki tata kelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)  sesuai dengan Petunjuk dan Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan akan pentingnya mengikuti mekanisme yang berlaku hingga dapat menciptakan pelaporan dan akuntabel tidak melanggar hukum.

Hal ini disampaikan oleh Alhudri pada Selasa (14/3/2023), mengingat penyalahgunaan dana BOS yang menjadi trending topik belakangan ini di beberapa sekolah tertentu.

“Ikuti mekanisme, dan buat pelaporan secara benar dan akuntabel serta hindari delik hukum.” kata Alhudri, Selasa (14/3/2023).

Oleh karena itu, ia meminta para kepala sekolah untuk menjadi lebih cermat dan memahami regulasi yang berlaku, tegas menjalankan administrasi, dan disiplin dalam melaksanakan tugasnya.

Selanjutnya, Alhudri mengatakan akan pentingnya tata kelola dana BOS yang baik sehingga sangat bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di Aceh. Kemudian bisa meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di daerah tersebut.

Alhudri menyatakan, setiap penyalahgunaan dana bos selalu menjadi pembahasan tersendiri pada beberapa sekolah tertentu, padahal itu merupakan suatu teguran, maka dari itu dia meminta kepada seluruh kepala sekolah lebih cermat memahami regulasi, tegas, serta disiplin administrasi.

“Kita ketahui tiap sekolah ada Dana BOS, gunakan dana itu sebaik-baiknya. Pendidikan kita di daerah ini gratis. Jadi saya ingatkan jangan ada pungutan apapun di sekolah, karena itu melanggar aturan,” tegasnya.

Ia melanjutkan, setiap tanggung jawab kepala sekolah untuk menglola dana BOS ini terbilang berat. Namun ia yakin bisa dilakukan dengan baik dan benar.

“Jaga martabat sekolah dan martabat daerah, tanggung jawab bapak/ibu memang berat, tapi saya yakin semua pasti bisa menunaikannya dengan baik,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Alhudri menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya, dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang mencurahkan segala perhatiannya untuk pembangunan bidang pendidikan.

“Terutama para pendidik dan tenaga kependidikan serta para tokoh masyarakat yang secara tulus telah mengabdikan diri dan tidak mengenal lelah dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat,” tutup Alhudri.[]

The Citizens Lolos Perempatfinal Liga Champions Usai Tumbangkan RB Leipzig

0
Strike The Citizens, Erling Haaland Usai Mencetak Gol ke gawang RB Leipzig. (foto: Bola.net)

Nukilan.id – Manchester City berhasil melaju ke perempatfinal Liga Champions usai kalahkan club asal Jerman yakni RB Leipzig dengan skor telak 7-0 pada lanjutan leg kedua babak 16 besar, Rabu (15/3/203) dini hari.

Man City berhak lolos ke babak selanjutnya setelah unggul agregat 8-1 dari RB Leipzig. Tim besutan Pep Guardiola itu lolos ke perempatfinal untuk keenam kalinya berturut-turut.

Bermain di Etihad Stadium selaku tuan rumah, The Citizens julukan untuk Man City langsung tampil menyerang sejak awal babak pertama, alhasil pada menit ke-22 tuan rumah mendapatkan penalti setelah Benjamin Heinrichs dinyatakan handball oleh pengadil lapangan setelah memeriksa insiden kemelut di depan gawang Leipzig melalui monitor di tepi lapangan atau video assistant referee (VAR).

Striker Man City, Erling Haaland maju sebagai eksekutor yang melepaskan tembakan kaki kiri mendatar dan berhasil menjebol gawang Janis Blaswich sehingga membuat keunggulan berubah jadi 1-0 untuk ke unggulan tuan rumah.

Setelah itu, hanya butuh dua menit untuk taun rumah untuk memperbesar keunggulan menjadi 2-0 dengan sundul dari Haaland pada menit ke-24.

Selanjutnya, di penghujung babak pertama, Haaland berhasil menciptakan hat-trick dengan menyundul bola yang kemudian mengenai tiang jauh untuk mengecoh penjaga gawang Leipzig.

Memasuki babak kedua, meski unggul telak 3-0 tuan rumah tetap tampil menyerang. Hingga akhitnya pada menit ke-49 berhasil menambah keunggulan melalui Guendogan yang bekerjasama dengan Haaland.

Sementara itu, tim tuan rumah kembali menambah dua gol melalui Haaland yang sekaligus mencatatkan diri sebagai top score sementara di Liga Champions Eropa Musim 2022/2023 dengan perolehan tujuh gol.

Akhirnya, di masa injury time, Kevin De Bruyne melengkapi dominasi The Citizens dengan mencetak gol ketujuh ke gawang Leipzig sekaligus menyudahi permainan dengan kedudukan akhir 7-0 untuk kemenangan tuan rumah.[]

Satreskrim Polresta Banda Aceh Ringkus Pelaku Penganiyaan dan Penikaman

0
Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh Berhasil Meringkus Pelaku Penganiyaan dan Penikaman di Kos WTC Tepi Kali Gampong Baru Banda Aceh, Selasa (14/3/2023). (Foto: DOK. HUMAS POLRESTA BANDA ACEH)

Nukilan.id – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh meringkus pelaku aksi penganiayaan dan penikaman menggunakan senjata tajam yang berlokasi di Kos WTC di Jalan Tepi Kali, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (14/3/2023) dinihari.

Kasat Reskrim, Kompol Fadillah Aditya Pratama, mengatakan, pihaknya mengamankan seorang pria berinisial MN (28) asal Gayo Lues, yang terbukti melakukan aksi penganiayaan terhadap istrinya berinisial SM (23) asal Blangkejeren dan dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB.

“Benar dinihari tadi kita mengamankan MN. Pria itu diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam (penusukan) terhadap korban di Kos WTC yang beralamat di Kampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh,” kata Fadillah.

Baca Juga: Polresta Banda Aceh Bersama TNI Lakukan Pengamanan Balap Liar Disekitar Kota Banda Aceh

Ia menyampaikan, berdasarkan kronologi di lokasi kejadian, pada pukul 00.00 WIB, MN mendatangi istrinya SM (23) untuk membucarakan sesuatu di depan kos WTC. Saat itu di lokasi yang sama juga terdapat korban lainnya berinisial AS (37) yang merupakan warga asal Bener Meriah.

“Kemudian terduga pelaku berbicara dengan korban dan mengatakan saya sayang anak kalo gak ada anak saya bisa mati, kalo gak kita mati berdua,” ujarnya.

Setelah mengucapkan hal tersebut, pelaku kemudian mengeluarkan sebilah pisau dari pinggangnya dan berusaha menikam korban yakni istrinya sendiri. Namun penikaman itu tak mengenai SM, justru berbalik ke arah AS dan mengenai bagian perut sebelah kanan.

“Akibat kejadian tersebut korban bernama AS mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kanan dengan kedalaman lebih kurang 2 cm,” jelas Kasat Reskrim.

Sementara itu, Fadillah menyatakan, setelah pihaknya menerima informasi adanya tindak pidana penikaman dari korban, Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh langsung meluncur ke TKP. Namun saat itu pelaku sudah berhasil melarikan diri. Kemudian, tim kemudian melakukan penyelidikan dengan menanyakan keterangan para saksi yang berada di lokasi kejadian.

Setelah mendapatkan informasi dari saksi dilokasi kejadi, tim langsung bergerak menuju lokasi pelaku dan berhasil meringkus pelaku.

“Sekira pukul 02.00 WIB Tim Rimueng akhirnya berhasil mengamankan yang diduga pelaku yang telah melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam,” pungkasnya.[]