Beranda blog Halaman 1380

Pemkab Aceh Besar Koordinasi Dengan PLN Upayakan Listrik Masjid di Aceh Besar Gratis

0
Selain Gratiskan Air PDAM, Pj Bupati Muhammad Iswanto Koordinasi dengan PLN, Upayakan Listrik Masjid di Aceh Besar Gratis. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, mengaku akan segera menyurati General Manager Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Aceh agar diberikan dispensasi pembebasan pembayaran iuran listrik bisa gratis, setelah sebelumnya memastikan air PDAM untuk setiap masjid di Aceh Besar selama bulan puasa gratis.

“Sekurang-kurangnya tempat ibadah yaitu masjid bisa mendapatkan keringanan pembayaran iuran listrik, tapi kami berharap dan mengupayakan supaya diberi gratis,” ujar Iswanto, saat dari Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi, Selasa (21/3/2023).

Iswanto mengatakan, upaya tersebut dilakukan pihaknya untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dan pengurus masjid di Kabupaten Aceh Besar selama bulan suci Ramadhan. Ia mengatakan, selama bulan puasa masjid menjadi salah satu tempat aktivitas yang ramai bagi orang Aceh.

“Upaya ini kita lakukan sebagai salah satu bentuk dukungan penuh menjaga kenyamanan pelaksanaan ibadah di negeri syariat Islam ini khususnya Kabupaten Aceh Besar,” kata Iswanto.

Selain itu, Iswanto juga mengimbau masyarakat Aceh Besar agar bijak menggunakan air dan listrik selama bulan puasa. Ia meminta agar masyarakat menggunakan sesuai kebutuhan agar tidak boros dan mubazir.

“Begitu juga dalam menggunakan kompor baik saat sahur maupun sore hari karena rawan akan kebakaran, kami berharap kecelakaan ini bisa diantisipasi semua masyarakat, meskipun petugas damkar selalu siaga,” kata Iswanto.

Lebih lanjut, Iswanto juga berharap agar masyarakat Aceh Besar menjalankan himbauan Forkopimda yang telah diterbitkan beberapa waktu lalu. Hal tersebut penting untuk ketertiban kenyamanan dan lancar dalam beribadah puasa dan ibadah lainnya dalam bulan Ramadhan ini.

“Selamat menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya selama bulan Ramadhan, salam hormat dan mohon maaf lahir bathin dari kami sekeluarga bersama rombongan qori qoriah Aceh Besar yang mendapatkan juara di MTQ Bener Meriah tahun lalu,” kata Iswanto.

120 Guru Penggerak Aceh Besar Ikuti Seminar dan Workshop Internasional STEM-C

0
Pj Bupati Aceh Besar melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Jumaidi S.Pd M.Pd membuka Seminar dan Workshop Internasional STEM-C di Aula BGP, Lubok Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (21/3/2023). FOTO/MC ACEH BESAR. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Demi mewujudkan kemajuan dunia pendidikan, Pemerintah Aceh Besar menggelar Seminar dan Workshop Internasional Collaboration Indonesia – Malaysia tentang program Science, Technology, Engineering, Mathematics – Character (STEM-C), yang diikuti 120 Guru Penggerak di Aula Balai Guru Penggerak Provinsi Aceh, Lubok, Ingin Jaya, Selasa (21/3/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agus Jumaidi S.Pd M.Pd saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan, pihaknya memberikan dukungan  untuk kemajuan dunia pendidikan dengan pelaksanaan kurikulum merdeka yang berkolaborasi dengan STEM-C.

“Untuk memajukan dunia pendidikan harus berkolaborasi, STEM-C salah satu program untuk melahirkan individu yang kreatif, inovatif dan berkarakter,” kata Agus Jumaidi.

Ia mengaku program STEM-C ini sejalan dengan tujuan Sistim Pendidikan Terpadu (SPT) yang tengah berjalan di Aceh Besar dan Program Indonesia Bergerak, sehingga Seminar dan Workshop ini diikuti oleh Guru Penggerak Aceh Besar untuk peningkatan kapasitas keilmuan dalam menggerakkan dunia pendidikan.

“120 Guru  berpartisipasi dalam Seminar dan Workshop Internasional ini untuk mengupgrade kemampuannya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Aceh Besar menghadirkan Penggagas STEM-C, Prof Ts Dr. Mohammad Sattar Rasul dari Malaysia untuk memberikan peningkatan kapasitas para Guru penggerak agar mampu melahirkan individu yang kreatif, inovatif dan berkarakter dimasa depan. “Maka kita menghadirkan langsung penggagas STEM-C dari Malaysia,” ujar Agus.

Kepala Balai Guru Penggerak Aceh Teti Wahyuni S.Si M.Pd, mengaku STEM-C ini sejalan dengan kurikulum merdeka, karena berorientasi pada meningkatkan pembelajaran berbasis projek untuk mewujudkan karakter manusia yang berkarakter pancasila.

“Untuk itu, guru harus terlebih dahulu memiliki kesepahaman yang kuat dan memiliki nilai positif agar bisa menjadi panutan bagi siswa,” katanya.

Sementara itu, Dr. Saminan MPd, mewakili Ketua STEM-C USK juga menyatakan siswa tidak cukup memiliki nilai akademik yang bagus namun tidur saat tiba di rumah.

“Anak harus dididik mandiri untuk menciptakan pekerjaan bukan pencari kerja,” ujarnya.

STEM-C bukan untuk memahami matematika dan teknologi saja, tetapi jauh dari itu agar bisa melakukan hal yang lebih besar dimasa depan seperti menyelesaikan persoalan dan kebutuhan dimasa depan, ditambah memiliki  karakter yang islami dan guru harus menjadi pembangun siswa untuk menuju STEM-C.

Seminar dan Workshop Internasional ini akan berlangsung selama 8 jam dan akan ditindaklanjuti di lapangan dan konsultasi nantinya sehingga mencapai 32 jam.[]

FISIP UIN dan FISIP USK Sepakat untuk Riset Bersama

0

Nukilan.id – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala sepakat untuk melakukan riset bersama melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) yang dilaksanakan di FISIP USK, Selasa (21/03/2023).

Dekan FISIP USK Dr. Mahdi Syahbandir, S.H., M.Hum mengatakan upaya kerja sama ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan kolaborasi riset, pendidikan, dan pengabdian, bagi dunia pendidikan, khususnya bagi FISIP UIN dan USK. Kerja sama tersebut bertujuan untuk mengembangkan segala potensi yang ada sehingga akan menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Selama ini sudah banyak kerja sama yang terjalin antara FISIP USK dengan instansi lain, tetapi kali ini FISIP USK menilai perlu membuat kerja sama dengan FISIP UIN, karena UIN adalah tetangga dan ibarat saudara bagi USK sekaligus mengingat UIN dan USK adalah kampus terbesar di Aceh,” ungkapnya.

Mahdi menjelaskan, FISIP USK sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai lembaga, baik itu dari lembaga pemerintah maupun swasta. Namun, mengingat UIN dan USK adalah perguruan tinggi, maka kerja sama ini akan difokuskan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Sementara itu, Dekan FISIP UIN Ar-Raniry Dr. Muji Mulia, M.Ag menjelaskan, inisiatif kerja sama antara FISIP UIN dan FISIP USK sudah lama direncanakan, namun baru terwujud pada tahun 2023. PKS ini diharapkan dapat langsung diwujudkan dalam bentuk kerja nyata.

Selain itu, pada dasarnya implementasi kerja sama sudah berjalan selama ini, karena pertukaran dosen yang menjadi salah satu poin kerja sama sudah dilakukan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat mewujudkan filosofi simbiosis mutualisme, yang menguntungkan kedua belah pihak,” pungkasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu para wakil dekan FISIP UIN dan FISIP USK serta civitas akademika dari kedua instansi. []

Kadis Pendidikan Aceh Ajak Kepala SMK Bangun Ekosistem UMKM lewat BLUD

0
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri (Foto: Dok. Humas Disdik Aceh)

Nukilan.id – Peralihan status 68 sekolah menengah kejuruan di Aceh menjadi badan layanan umum daerah menjadi fondasi penting dalam pengelolaan sekolah. Karena itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, meminta seluruh kepala SMK melakukan langkah terukur untuk mengembangkan potensi sekolah.

Baca Juga: Resmikan 68 BLUD SMK, Dirjen Pendidikan Vokasi Puji Capain Disdik Aceh

“Kepala sekolah harus cakap dalam mengelola potensi sekolah. Menelurkan inovasi dan terobosan-terobosan yang dibutuhkan untuk membangun ekosistem BLUD yang sehat dan transparan,” kata Alhudri, Selasa, 21 Maret 2023.

Konsep BLUD SMK, kata Alhudri, berangkat dari keinginan untuk mempertemukan dan menjodohkan lulusan SMK dengan dunia kerja dan dunia usaha lewat pendidikan vokasi. Hal ini tidak boleh dimaknai hanya sebatas urusan “menjual dan membeli”.

Kepala sekolah, tambah Alhudri, harus cakap mengombinasikan produk yang bakal diproduksi di SMK. Di sisi lain, mereka harus pula mampu bekerja sama dengan BLUD SMK lain untuk saling mendukung pengembangan masing-masing SMK.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Aceh, Asbaruddin, menambahkan peralihan status ini memang tidak mudah. Namun Dinas Pendidikan Aceh bakal membantu seluruh kepala SMK untuk memudahkan proses adaptasi sehingga BLUD di SMK dapat berjalan optimal.

Asbaruddin mengatakan lewat status BLUD ini, impelementasi teaching factory dan project basic learning di SMK dapat mengasah kemampuan peserta didik untuk melahirkan produk berkualitas yang dibutuhkan masyarakat dengan harga kompetitif.

Keterbatasan industri besar di Aceh, kata Asbaruddin, adalah kelemahan yang dapat diubah menjadi kekuatan untuk membangkitkan ekonomi lewat produk-produk yang dihasilkan oleh seluruh SMK yang ada di Aceh, termasuk sekolah yang berstatus swasta.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Aceh, kata Asbaruddin, dapat dilibatkan untuk memberikan bantuan permesinan yang dibutuhkan oleh BLUD SMK. Asbaruddin hakul yakin produk yang dihasilkan SMK dapat menekan inflasi daerah dan menggerakkan roda perekonomian.

Saat ini, Asbaruddin mengungkapkan, aturan tentang remunerasi sedang digodok. Sehingga para pelajar tidak sekadar mendapatkan ilmu pengetahuan dan pengalaman kerja. Mereka juga berpeluang mendapatkan penghasilan dari pekerjaan yang mereka lakukan selama menjalani pendidikan.

“Saat ini bola berada di kaki para kepala SMK. Mereka dituntut untuk mengasah kemampuan kewirausahaan dan menularkan jiwa usahawan itu kepada para guru dan tenaga kependidikan di sekolah. Gol saat ini ditentukan oleh seberapa besar hasrat sekolah untuk maju dan mengembangkan potensi mereka,” kata Asbaruddin.

Asbaruddin mengungkapkan saat ini terdapat 22 SMK di Aceh–sekolah berlabel SMK Pusat Keunggulan–yang siap tancap gas menjalankan fungsi BLUD. Namun Asbaruddin berharap SMK lain dapat segera melakukan hal yang sama. Sekali lagi, kata Asbaruddin, tantangan terbesar dari status BLUD ini adalah kecakapan kepala sekolah untuk menularkan semangat kewirausahaan kepada para guru yang bakal menularkan hal yang sama kepada para murid.

Asbaruddin menyadari bahwa mengubah pola pikir dan sikap kepala sekolah dan guru, untuk disesuaikan dengan kebutuhan kewirausahaan di SMK, tidak mudah. Namun, Asbaruddin mengingatkan, kewirausahaan adalah syarat mutlak yang harus dimiliki oleh kepala sekolah, sesuai dengan aturan perundang-undangan.

“Tapi saya yakin dunia pendidikan kita bakal beradaptasi dan merespons status BLUD ini dengan baik dan cepat untuk menciptakan ekosistem UMKM yang sehat dan berdaya saing. Dinas Pendidikan Aceh akan terus memberikan dukungan yang dibutuhkan bagi SMK untuk mengeluarkan potensi terbaik dan bersaing secara global,” kata Asbaruddin.[]

Baca Juga: 3.043 Pelamar Tetap Jadi Prioritas 1 (P1) pada Seleksi Guru ASN PPPK Tahun 2023 dan Tidak Perlu Tes

Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah Selama Ramadan

0
Pj Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq. (Foto: Dok.Humas Banda Aceh)

Nukilan.id – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Daroy akan menggratiskan pengunaan air bersih untuk rumah ibadah selama bulan puasa Ramadan 1444 Hijriah.

Begitu disampaikan Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq menyahuti permintaan Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar saat meninjau instalasi pengolahan air bersih milik Perumdam Tirda Daroy di Lambaro, Aceh Besar, Senin, 20 Maret 2023.

Pihaknya pun menyambut baik aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui dewan tersebut. “Saya sangat setuju dengan usulan beliau dan insyaallah dapat kita penuhi untuk tidak memungut iuran air selama bulan puasa kepada semua rumah ibadah, baik masjid, meunasah, maupun musalla yang di Banda Aceh.”

Selain dari pada itu, pihaknya telah menginstruksikan Perumdam Tirta Daroy untuk menyiagakan mobil tangki air guna mem-backup kebutuhan air di rumah ibadah. “Karena bulan puasa, kebutuhan air bersih tentu akan lebih banyak dari biasamya.”

“Oleh sebab itu, kapan saja dibutuhkan, mobil tangki sudah kita siapkan untuk mendistribusikan air secara gratis ke masjid-masjid. Kebijakan ini kita ambil untuk mengantisipasi jika nanti ada kendala di lapangan yang menyebabkan rumah ibadah kekurangan air bersih,” ujarnya.

Pj wali kota juga telah menginstruksikan Tirta Daroy untuk mengambil langkah-langkah konkret guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat selama bulan puasa. “Mulai dari sumber air baku, unit pengolahan air, hingga jaringan pipa, saya minta agar dicek betul-betul berfungsi dengan baik sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada warga.”

“Insyaallah dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Perumdam Tirta Daroy dapat menjangkau seluruh pelanggan setianya hingga ujung pelayanan. Dengan begitu, kita semua dapat beribadah dengan khusyuk selama bulan suci Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi,” ujar Bakri. []

Pemko Banda Aceh Dorong Transformasi Perpustakaan Lewat Kegiatan PILM

0

Nukilan.id – Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya mendorong transformasi perpustakaan dan memastikan setiap warga memiliki akses ke sumber daya pengetahuan yang dibutuhkan untuk berhasil dan sukses.

Baca Juga: Masyarakat Kota Banda Aceh Nikmati Libur Akhir Pekan di Lapangan Blang Padang

“Perubahan paling signifikan yang kami lihat di perpustakaan adalah penekanan pada inklusi sosial. Perpustakaan telah menjadi pusat interaksi sosial di mana masyarakat dapat terhubung, belajar, dan tumbuh bersama.”

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Amiruddin saat menyampaikan sambutan mewakili Pj Wali Kota Bakri Siddiq dalam kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) di Kota Banda Aceh, Selasa (21/3/2023) di balai kota.

Dalam kegiatan tersebut, Sekda Amiruddin juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando dan Anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa’aduddin Djamal yang telah memberikan dukungan kepada Pemko Banda Aceh dalam upaya mewujudkan kecintaan masyarakat terhadap literasi.

“Kepada Perpusnas, kami atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh menyampaikan terima kasih atas bantuan satu unit mobil perpustakaan keliling yang nantinya akan mendukung peningkatan akses masyarakat Kota Banda Aceh terhadap layanan perpustakaan,” kata Amiruddin

Selain itu, Amiruddin juga menjelaskan transformasi perpustakaan di Banda Aceh sudah mengarah pada terbentuknya komunitas. Orang-orang dari semua latar belakang dapat berkumpul untuk berbagi ide, berbagi pengalaman, dan perspektif. “Ini sangat penting di dunia sekarang ini di mana isolasi sosial menjadi masalah yang terus berkembang,” katanya.

Amiruddin juga menyampaikan bahwa Pemko Banda Aceh akan terus mendorong warga agar memiliki kemampuan dalam memahami yang tersirat dari yang tersurat, berinovasi dan kreatif serta mampu menciptakan barang dan jasa.

“Kita terus mendorong agar masyarakat Kota Banda Aceh di masa mendatang bisa berinovasi dan lebih kreatif dalam menghasilkan produk-produk lokal yang berkualitas demi menghadapi tantangan ke depan,” kata Amiruddin.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan akan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap rencana strategis yang disusun Perpusnas dalam upaya mewujudkan kecintaan masyarakat terhadap literasi.

“Meskipun dengan anggaran yang terbatas, Perpusnas mampu menunjukkan komitmen melalui kinerja yang selama ini telah dibangun dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul. Anggaran yang ada di Perpusnas meskipun sedikit mampu dikelola secara transparan dengan akuntabilitas yang luar biasa,” ungkap Mantan Wali Kota Banda Aceh tersebut.

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya berharap melalui kegiatan ini kualitas SDM Indonesia bisa meningkat, tumbuhnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta terwujudnya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19

“Perpusnas, perpustakaan di daerah, dan komunitas pegiat literasi adalah sebagai influencer dan tutor untuk memberikan akses bacaan yang mudah diperoleh masyarakat dan mendorong mereka untuk menerapkan hasil bacaan tersebut untuk memulai usaha mikro mereka sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemko Banda Aceh Diminta Bijak Terhadap Eksploitasi Ekonomi Anak

Delegasi ALSA USK Raih Juara 2 Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional

0
Para Delegasi ALSA LC Fakultas Hukum USK Pada Kompetisi NMCC tahun 2023. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Delegasi Fakultas Hukum (FH) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Asian Law Students’ Association Local Chapter (ALSA LC) berhasil meraih juara 2 kompetisi National Moot Court Competition (NMCC) yang berlokasi di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Tengah, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Tiga Siswi MTsN 2 Aceh Besar Raih Juara di Kompetisi LCCM

NMCC merupakan kompetisi peradilan semu di tingkat nasional yang diselenggarakan oleh ALSA Indonesia. Para peserta diharuskan mampu membuat dan menyelesaikan suatu kasus tindak pidana.

Sebelum mengikuti kompetisi setiap peserta sudah diberikan proposal yang berisi tata tertib, tanggal–tanggal penting dan teknis perekaman seperti posisi kamera, serta kasus yang akan mereka tangani. Kemudian, proposal tersebut akan dikirimkan beberapa bulan sebelum perekaman dimulai.

Salah satu delegasi, Nurul Isnina Dharma menyampaikan, bahwa kompetisi ini akan melalui dua tahapan yakni penyisihan dan final. Kedua babak ini mereka lewati dengan dua kasus yang berbeda.

“Ada dua babak, babak penyisihannya itu beda kasusnya sama babak final. Jadi, kita harus ngulik kasusnya itu dua kali gitu. Nah, kalau yang kemarin yang pertama kita kebetulan dapatnya HKI, hak kekayaan intelektual. Jadi, penentuan kasus-kasus ini itu tergantung sama tuan rumah terus mereka tuh ada konsultasi lagi sama praktisi sekitar, kira-kira nih isu hangat apa yang bisa diangkat, yang bisa dikulik gitu lah untuk NMCC ini sama isu yang jarang terkupas gitu,” kata Nurul.

Ia melanjutkan, kasus yang diangkat pada kompetisi ini menjadi sebuah tantangan tersediri dikarenakan kasus membahas tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Padahal sebelumnya pihaknya selalu mengangkat kasus bidang perdata. Namun, kali ini harus bermain peran menjadi kasus pidana sehingga terdapat keesulitan tersendiri saat melakukan riset dilapaangan.

“Dari kasusnya sebenarnya udah challenge banget juga. Karena kan dari perdata harus dibawa ke pidana itu harus muter otak, dan kebetulan kita di Aceh ini jarang ada kasus itu, jadi mau cari riset dari KEMENKUMHAM langsung datanya nggak ada di mereka,” ucapnya.

Selanjutnya, Nurul Menjelaskan, sebelum mengikuti kompetisi pihaknya melakukan pengkaderan kepengurusan terlebih dahulu yakni peradilan semu barulah setelah itu melakukan latihan NMCC sekaligus pengenalan kepada para seluruh anggota ALSA LC USK.

Hal senada disampaikan oleh Muharam Fauzul Arsy yang juga salah satu delegasi, bahwa pihaknya membutuhkan waktu 7 bulan lamanya untuk melakukan persiapan menuju kompetisi, pada 3 bulan pertama pihaknya berfokus pada pemecahan kasus dilanjutkan dengan latihan sidang dan proses perekaman.

“Jadi dikirim proposalnya tuh beberapa bulan sebelum perekaman dimulai. Jadi, kami menyelesaikan kasus itu ada lah sekitar tiga bulan, latihan sidang 3 bulan, sama perekaman ada sekitar 7 bulanan,” ucap Aram.[]

Baca Juga: Nabilah Zahra Sabet Medali Perunggu Pada Kompetisi Sains Nasional 2021

Komunitas Kejar Mimpi Aceh Gelar Pelatihan Jurnalistik Dasar Bagi Pemula

0
Foto Bersama Panitia dan Peserta Pelatihan Juralistik yang Diadakan Oleh Komunitas Kejar Mimpi berlokasi di Wisata Bukit Siron, Aceh Besar. (Foto: Dok. Komunitas Kejar Mimpi Aceh)

Nukilan.id – Komunitas Kejar Mimpi Aceh menggelar kegiatan camping yang mengangkat tema ‘Journalism as A Place of Creativity’ berlokasi di wisata Bukit Siron, Aceh Besar, Senin (20/3/2023).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dimulai sejak tanggal 18 hingga 19 Maret 2023 yang diikuti oleh 16 perserta yang telah dinyatakan lolos seleksi dari 106 pendaftar.

Baca Juga: Diskominsa Aceh dan Pidie Buka Pelatihan Jurnalistik untuk Operator Desa

Person In Change (PIC) Dreamers Camp, Rahmat Rifai menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan jurnalistik dasar kepada pemuda Aceh serta meningkatkan kesadaran terkait pelestarian lingkungan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan jurnalistik dasar kepada pemuda di Aceh serta meningkatkan kesadaran terkait pelestarian lingkungan,” kata Rahmat.

Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilakukan berupa pengenalan dan pelatihan jurnalistik dasar bagi pemula. Kemudian, dilanjutkan dengan pelatihan foto jurnalistik.

Selanjutnya, ia berharap, dalam kegiatan ini dapat tercipta suatu produk jurnalistik dasar dan peserta mampu menciptakan atau membuat tulisan dalam bentuk press release, artikel hingga foto jurnalistik.

“Harapannya output dari kegiatan ini ialah terciptanya suatu produk jurnalistik dasar seperti press release, artikel, serta foto jurnalistik bagi peserta dan member Kejar Mimpi Aceh,” tuturnya.

Selain itu, Zuhal salah satu peserta mengatakan, kegiatan ini cukup bermanfaat untuk menambah pengetahuan terkait dunia jurnalistik.

“Kegiatan ini bagus sesuai dengan temanya,” ungkapnya. []

Baca Juga: FDK UIN Ar-Raniry Laksanakan Pelatihan Pencegahan dan Penyalahgunaan NAPZA bagi Dosen dan Mahasiswa

DPR RI Setujui Perubahan Perppu Cipta Kerja Jadi Undang-Undang

0
Suasana rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang DPR RI Bahas Perubahan Perppu Cipta Kerja Jadi Undang-Undang, Selasa (21/3/2023). (Foto: Jawapos.com)

Nukilan.id – Dewan Perwakilan Rakyar (DPR) RI menyetujui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi undang-undang. Pengambilan keputusan dilakukan pada saat rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Jokowi Terbitkan Perppu Cipta Kerja, Ini Isinya

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan, terdapat tujuh fraksi yaitu PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, Nasdem, PAN dan PPP setuju menerima Perppu Cipta Kerja menjadi undang-undang. Namun, untuk fraksi Demokrat dan PKS memutuskan menolak.

“Dua fraksi yaitu Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKS menyatakan belum menerima hasil kerja Panja dan menolak RUU tentang penetapan Perppu Cipta Kerja dilanjutkan dalam tahap pembicaraan tingkat dua dalam rapat paripurna DPR RI,” kata Puan.

Menanggapi hal itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pandangan pemerintah terkait pengesahan Perppu cipta kerja. Kemudian, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan oleh pimpinan DPR RI.

“Selanjutnya kami akan menanyakan kembali kepada seluruh peserta sidang apakah Rancangan Undang-Undang tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Perppu nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi undang undang dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang undang?,” ujarnya.

Selain itu, menurut Badan Legislasi DPR RI M. Nurdin menerangkan bahwa sejauh ini telah disetujui untuk melanjutkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja ke rapat paripurna agar selanjutnya dapat disahkan menjadi undang-undang.

“Apakah hasil pembahasan terhadap RUU tentang Penetapan Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi undang-undang dapat disetujui untuk dilanjutkan ke pembicaraan tingkat dua?,” ungkapnya.

Di sisi lain, terlihat rapat berlangsung penuh dinamika di saat fraksi PKS menyatakan walk out dari ruang rapat paripurna sebagai bentuk penolakan pengesahan perppu cipta kerja. Selain PKS, fraksi Demokrat juga menegaskan penolakan terkait pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi undang-undang.

Perlu diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu Cipta Kerja sebagai jawaban atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 25 November 2021 yang menyatakan UU Nomor 11 tahun 2022 tentang Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat di Indonesia. [jawapos.com]

Baca Juga: AHY: Hukum Dibentuk untuk Melayani Kepentingan Rakyat, Bukan Kepentingan Elite

Perum Bulog Siap Terima Penjualan Gabah Hasil Panen Petani Aceh

0
Petani gabah Kering. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Kantor Perusahaan Umum (Perum) Badan urusan Login (Bulog) Aceh siap menampung gabah hasil panen milik petani dengan harga sesuai gabah kering giling (GKG) yang berlaku.

Adapun lokasi penampungan gabah hasi panen petani dapat dilakukan di gedung Bulog Aceh yang beralamat di JL. Teuku HM Daud Buereuh, Kuta Alam, Banda Aceh.

Baca Juga: Stok Beras di Gudang Bulog Cukup untuk Ramadhan Hingga Lebaran

Pemimpin Perum Bulog Aceh Irsan Nasution menyampaikan pihaknya siap menampung gabah hasil panen para petani di Provinsi Aceh.

“Insya Allah kami siap menampung seluruh panen hasil milik petani di Provinsi Aceh,” kata Irsan.

Ia menjelaskan perusahaan milik pemerintah tersebut membuka kesempatan untuk siapa saja dengan siap melakukan pembelian dengan jumlah besar terhadap seluruh hasil panen padi milik petani.

Irsan mengatakan, pihaknya telah membangun komunikasi dengan mitra dan penggilingan agar dapat menyerap secara maksimal padi hasil panen masyarakat di seluruh Kawasan sentral produksi padi yanga ada di Aceh.

“Bulog ditugasi pemerintah Badan Pangan Nasional melakukan pembelian Cadangan Beras Pemerintah dengan mengacu fleksibilitas,” ucapnya.

Selanjutnya, ia menyebutkan setiap gabah hasil panen petani dibeli dengan harga Rp 6.300 perkilogram. Sedangkan, untuk beras kualitas medium dengan harga Rp 9.950 perkilogram di gudang Bulog.

Sementara itu, realisasi pembelian tahun 2023 yang telah dilakukan Perum Bulog Aceh terhadapa GKG sebanyak 720 ton beras medium dan beras premium 2.027 ton dengan menggunakan harga beras yang sama seperti pasar.

Terakhir, ia berharap agar petani tidak perlu khawatir terhadap harga jual gabah pada musim panen 2023, dikarenakan pihaknya siap menampung dan membeli hasil panen sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.[]