Beranda blog Halaman 1379

Meugang Kedua, Pemkab Aceh Besar Kembali Pantau Harga Daging di Pasar Lambaro

0
Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi bersama Kepala OPD dan Forkopimcam Ingin Jaya sedang menanyakan harga daging pada salah seorang penjual di Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22/3/2023) pagi. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pastikan masyarakat  bisa mendapatkan daging dengan harga terjangkau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar Drs Sulaimi, MSi bersama Asisten II Sekdakab, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kembali memantau harga daging pada meugang terakhir menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H di Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (22/3/2023) pagi.

Sebagaimana kita ketahui,  tradisi meugang di Aceh dimulai sejak masa Kerajaan Aceh. Kala itu (1607-1636 Masehi), Sultan Iskandar Muda memimpin Kerajaan Aceh Darussalam. Meugang merupakan tradisi memasak daging sehari sebelum Ramadhan, sebelum Idul Fitri, dan sebelum Idul Adha. Praktis, tradisi ini dilakukan tiga kali dalam setahun oleh masyarakat Aceh.

Oleh kerena itu Sekdakab Aceh Besar turun langsung pada hari meugang terakhir ke pasar induk Lambaro untuk memastikan harga daging meugang dan kebutuhan bahan pokok lainnya di pasar tersebut, dengan tujuan  agar masyarakat Aceh Besar bisa menikmati daging meugang di saat puasa nanti.

“Kita sengaja turun langsung ke pasar induk lambaro dengan tujuan utama untuk memastikan harga daging pada meugang terakhir agar masyarakat kita bisa menikmati daging meugang disaat puasa nanti,” ujar Sulaimi.

Sulaimi mengatakan harga daging sapi pada meugang terakhir di pasar Lambaro masih stabil sama seperti meugang sebelumnya dengan harga berkisar antara Rp. 160.000-180.000/kg itu juga tergantung jenis sapinya.

“Saya rasa masyarakat Aceh Besar bisa mendapatkan daging meugang di hari terakhir meugang, karena harga daging sapi pada hari meugang terakhir di pasar induk Lambaro masih standar, sama seperti pada meugang tahun lalu,” ujarnya.

Sulaimi juga mengatakan meugang terakhir di pasar Lambaro, pembeli kebanyakan dari Kota Banda Aceh, mereka ke pasar induk Lambaro bukan hanya ingin membeli daging meugang, akan tetapi juga ingin membeli stok kebutuhan lainnya untuk persiapan puasa besok.

“Di hari terakhir meugang, pasar induk Lambaro banyak dikunjungi pembeli dari Banda Aceh, mereka kesini bukan hanya ingin membeli daging, melainkan ingin membeli kebutuhan lainnya untuk persiapan puasa besok,” ungkapnya.

Sedangkan masyarakat Aceh Besar kebanyakan membeli daging pada penjual daging musiman di persimpangan jalan, baik di sepanjang jalan Soekarno-Hatta maupun di lapak lain yang dianggap lebih murah atau pada langganannya masing-masing.

“Masyarakat kita kebanyakan membeli daging meugang di lapak-lapak musiman dipinggir jalan, mereka ke pasar induk Lambaro hanya membeli kebutuhan pokok lainnya seperti bawang, cabai, ikan dan bumbu serta berbagai kebutuhan lainnya,” pungkas Sekda Aceh Besar Sulaimi.

Kapolda Aceh Bagikan 300 Kg Daging Meugang untuk Warga 

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Haydar membagikan 300 kg daging lembu pada Hari Meugang Ramadan 1444 hijriah untuk warga di seputaran kediamannya di Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Rabu, 22 Maret 2023.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan, pembagian daging meugang tersebut merupakan wujud kepedulian Kapolda Aceh kepada masyarakat pada Hari Meugang–tradisi masyarakat Aceh jelang puasa Ramadan.

Selain itu, pembagian daging meugang itu juga bagian dari kebersamaan. Hadirnya polri pada saat momen sakral seperti ini adalah wujud kemerataan agar warga sekitar kediaman dapat menikmati meugang.

“Pembagian daging meugang ini adalah wujud kepedulian Kapolda Aceh kepada warga, agar kebersamaan dan kemerataan pada momen sakral ini dapat kita nikmati bersama-sama,” kata Joko, dalam rilisnya, Rabu, 22 Maret 2023.

Ia berharap, apa yang diberikan Kapolda Aceh tersebut bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban masyarakat pada Hari Meugang. []

Ramadhan Sebentar Lagi, Berikut Bacaan Niat dan Berbuka Puasa

0
ILLUSTRASI Seorang Muslim Sedang Membaca Do'a. (Foto: Freepik.com)

Nukilan.id – Seluruh umat muslim di dunia sebentar lagi akan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah yang jatuh pada tanggal 23 Maret 2023.

Bulan suci ramadhan selalu ditandai dengan pelaksanaan ibadah puasa yang menjadi suatu kewajiban bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia.  Hal tersebut dilakukan agar manusia dapat menjaga serta menahan diri terhadap hawa nafsu, emosional, tutur kata dan berbagai larangan di dalam islam.

Pada hakikatnya, bulan suci ramadhan dapat dijadikan momentum berharga bagi umat muslim untuk menambah amal dan ibadah selama menunaikan puasa sebulan lamanya.

Sahur merupakan suatu syarat penting sebelum menjalankan ibadah puasa dengan mengkonsumsi makanan dan minum pada subuh hari sebelum terbit matahari.

Dalam khazanah Islam, imsak sering digunakan untuk menyebutkan batas waktu ketika melaksanakan sahur, biasanya sekitar 10-15 menit menjelang adzan dan sholat subuh.

Setelah melakukan sahur, seorang muslim diwajibkan untuk membaca niat puasa agar amalan yang dikerjakan mendapatkan ridho serta manfaat dan juga sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Berikut niat yang harus di baca sebelum memulai ibadah puasa dilansir dari laman islam.nu.or.id di bulan suci Ramadhan dalam bahasa Arab dan artinya, sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta’âla.

Artinya: “Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta’ala.”

Niat puasa Ramadan sebaiknya dibaca setiap sebelum memulai berpuasa, yaitu pada malam sebelumnya atau pada waktu sahur sebelum adzan subuh.

Dilansir Nukilan.id dari laman NU Online, untuk melafalkan niat puasa Ramadhan di luar waktu di atas dapat membuat puasa dianggap tidak sah. Hal itu diperkuat denngan Sabda Rasulullah SAW mengenai waktu membaca niat puasa Ramadhan yang diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah:

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ {الدار قطني وصحيحه عن عائشة}

“Barangsiapa tidak berniat puasa sebelum fajar subuh, maka tidak ada puasa baginya.”

Juga dalam hadits dar Qathni yang Lain  yaitu;

Dengan demikian, konsekuensi melewatkan tahap niat ketika puasa ramadhan adalah harus mengganti puasa tersebut di bulan selain ramadhan.

Perlu diketahui, bahwa dalam pengucapan niat hendaklah seseorang berniat dengan hati yang tulus di hadapan Allah SWT agar segala bentuk ibadah selama berpuasa dapat di terima.

Selain pembacaan niat pada saat melakukan sahur, juga diwajibkan membaca do’a berbuka sebagai tanda seorang muslim ketika telah selesai menjalankan ibadah puasa selama sehari penuh. Biasanya, dibacakan pada saat saat matahari tenggelam atau lebih tepatnya menjelang adzan magrib.

Pembacaan do’a berbuka puasa merupakan salah satu hal yang dianjurkan bagi umat muslim yang sedang menjalankan ibadah tersebut. Doa buka puasa senantiasa menjadi ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Menurut sebagian ulama, saat memasuki waktu berbuka puasa, seorang muslim hendaknya menyegerakan untuk membuka dengan membacakan do’a. Sebagai Rasulullah meriwayatkan dalam sabdanya dari Sahl bin Sa’ad menyampaikan “Manusia selalu dalam keadaan baik selama mereka segera berbuka (bila waktunya telah tiba)”.

Adapun bacaan do’a berbuka puasa yang banyak digunakan dan diriwayatkan oleh HR. Bukhori Muslim yakni, sebagai beriku:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu atau karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.”[Azril]

PT Sumberdaya Sewatama Berikan Santunan Daging Meugang Pada Anak Yatim

0
PT Sumberdaya Sewatama memberikan bantuan daging meugang kepada puluhan anak yatim dan masyarakat di desa Meuriah Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhouksemawe, Rabu (22/3/2023). (Foto: Dok. Swatama)

Nukilan.id – PT Sumberdaya Sewatama salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLMTG) Arun II sembeli dua ekor sapi untuk memberikan santunan berupa daging meugang kepada puluhan anak yatim dan masyarakat di desa Meuriah Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhouksemawe, Rabu (22/3/2023).

“Ini merupakan meugang perdana kami bersama warga. Ada dua ekor sapi yang disembelih dan diprioritaskan kepada anak yatim di desa lingkungan perusahaan,” kata Tunggal selaku Manager PT Sumberdaya Swatama, Rabu (22/3/2023).

Baca Juga: Harga Daging Meugang di Pasar Al-Mahirah Lamdingin Tembus Rp 180.000 per Kg

Ia menjelaskan, pemberian daging meugang ini bukan hanya pada anak yatim. Namun, juga kepada perangkat desa agar dapat disalurkan kepada masyarakat.

“Kami ingin bersatu dan menikmati kebersamaaan dengan warga dalam kegiatan meugang bersama. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tiga tahun terakhir,” sebutnya.

Selanjutnya, Tunggal menyebut, tradisi meugang dapat memicu peningkatan harga jual daging. Oleh karena itu, pihaknya hadir untuk meringankan masyarakat.

Trakhir, ia berharap dengan momentum pembagian daging meugang kali ini dapat bermanfaat bagi khalayak ramai khususnya anak yatim dan masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga penerima dan jangan melihat jumlahnya, namun dapat dilihat dari bentuk keikhlasan dan kebersaman kami dengan masyarakat,” tuturnya.[]

Harga Daging Meugang di Pasar Al-Mahirah Lamdingin Tembus Rp 180.000 per Kg

0
Pedagang daging di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

Nukilan.id – Harga daging sapi pada Meugang Ramadhan 1444 H di Kota Banda Aceh melonjak tajam dibandingkan harga biasanya yaitu dari Rp150.000 per kilogram menjadi Rp170.000-Rp180.000 per kilogramnya.

Namun, harga tersebut masih sama atau masih normal jika dibandingkan dengan harga daging sapi pada Meugang Ramadhan tahun 2021 lalu di Banda Aceh.

Pantauan Nukilan di Pasar Al-Mahirah Lamdingin, Banda Aceh pada Kamis (22/3/2023), meskipun harga daging naik, tapi masyarakat tetap antusias membeli daging sapi yang menjadi tradisi masyarakat Aceh dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang jatuh pada 23 Maret 2023.

“Untuk hari ini kita jual daging sapi dan kerbau seharga Rp170 ribu hingga Rp180 ribu perkilogram, dan harga tersebut masih sama dengan meugang tahun lalu,” kata Agam, salah satu pedagang daging sapi.

Sementara, harga daging ayam potong di Pasar Al-Mahirah Lamdingin berkisar Rp55.000 hingga Rp60.000.

“Sebelum meugang harga daging ayam dikisaran Rp50.000 hingga Rp50.000,” kata pedagang ayam di Pasar Al-Mahirah. [Reji]

Kemenag Hari Ini Akan Lakukan Rukyatul Hilal di 124 Titik Seluruh Indonesia

0
ILLUSTRASI Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1444 H, Rabu (22/3/2023).

Nukilan.id – Kemeterian Agama (Kemenag) RI hari ini akan menggelar pemantauan (Rukyatul) hilal awal Ramadhan 1444 Hijriah di 124 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, Rabu (22/3/2023).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan, dalam melakukan rukyatul hilal tahun ini pihaknya bekerja sama dengan Peradilan Agama, Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam serta instansi di daerah. Nantinya pemantauan akan dilaksanakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

“Hasil rukyatul hilal yang dilakukan ini selanjutnya dilaporkan sebagai bahan pertimbangan Sidang Isbat Awal Ramadhan 1444 H,” ujar Kamaruddin.

Adapun metode rukyatul hilal sejauh ini masih menggunakan cara lama seperti tahun-tahun sebelumnya dalam menentukan awal Ramadhan di Indonesia.

Sementara itu, salah satu organisasi Islam di Indonesia Nahdlatul Ulama, juga masih menggunakan metode tersebut dalam menetukan awal Ramadhan. Hal itu dilakukan atas dasar keputusan Muktamar ke–30 NU tahun 1999 di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Terdapat dua aspek yang mendasari NU tetap menggunakan rukyah hilal sama seperti sebelumnya. Pertama, Rukyatul Hilal sebagai aspek ibadah menurut pandangan NU sehingga pelaksanaan rukyah hilal merupakan instrumen wajib guna memastikan kapan masuk tanggal 1 bulan kalender Hijriyah. Kedua, dari aspek kultural dikarenakan Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia pada saat ini.

“Jadi tidak hanya untuk menentukan awal Ramadhan, hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha. Nahdlatul Ulama menggelar rukyah hilal guna penentuan awal setiap bulan kalender Hijriyah sepanjang tahun,” begitu yang tertulis dalam Informasi Hilal Awal Ramadhan 1444 H 29 Sya’ban 1444 H/22 Maret 2023 M yang diterbitkan LF PBNU.

Selanjutnya, NU sepakat bahwa rukyatul hilal memiliki hukum yang bersifat fardhu kifayah atau wajib untuk masyarakat (wajib-komunal). Jadi semua keputusan hasil dari 124 titik di seluruh indonesia dapat menjadi acuan utama penentuan awal ramadhan.[]

Presiden Jokowi Resmikan Papua Youth Creative Hub Jadi Saran Generasi Muda

0
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Jayapura, Papua, Selasa (21/3/2023). (Foto: Dok. Suara)

Nukilan.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN) Budi Gunawan, dan juga Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, serta founder PYH Simon Tabuni meresmikan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Jayapura, Papua, Selasa (21/3/2023).

Pembangunan dan pengesahan fasilitas tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi anak muda di Provinsi Papua.

Jokowi Menjelaskan, ada kebanggaan tersendiri karena dapat menunaikan permintaan 23 anak muda Papua untuk membangun fasilitas agar kualitas SDM Pemuda dan Pemudi lebih baik lagi.

“Hari ini, saya betul-betul merasa sangat bangga, karena permintaan saat itu, 23 anak muda Papua yang saya undang ke istana minta boleh memiliki ruang pemberdayaan peningkatan kualitas SDM. Hari ini, bisa kita lihat bersama di Papua Youth Creative Hub di Jayapura,” kata Jokowi.

Ia berharap, pembagunan Gedung PYCH ini dapat meningkatkan perekonomian Papua lewat generasi muda, serta tertapat berbagai fasilitas didalamnya mulai dari pembuatan ponsel, perbaikan laptop atau komputer, studio podcast, musik, studio fotografi, dan etalase produk UMKM Papua.

Selain itu, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Papua, Direktorat Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan, mendukung secara langsung pembangunan infrastruktur PYCH ini yang berlokasi di Jalan Poros Abepura, yang berjarak sekitar 11 km dari pusat Kota Jayapura.

“Nilai kontrak bagi pembangunan PYCH sebesar Rp 95,05 miliar, bersumber dari APBN, dengan masa pelaksanaan pekerjaan sejak September 2021 hingga Desember 2022,” ungkapnya.

Rencananya pembangunan Gedung PYCH berada di atas lahan seluas 15.000 m2 dengan memiliki luas bangunan utama sebesar 3.520 m2 serta bangunan penunjang 1.812 m2. Kemudian, bangunan ini memiliki 2 lantai dengan total luas 5.392 m2 dan lahan hijau 3.000 m2 yang meliputi gedung utama, dormitory, sport venue, hall untuk pameran atau presentasi, dan co-working space.

Gedung PYCH diharapkan dapat menjadi motor penggerak dan berfungsi sebagai pusat pengembangan talenta generasi muda di Papua. Sementara itu, juga dapat berperan sebagai pusat kreativitas dalam memperkuat ekosistem inovasi dan teknologi yang baik.[suara.com]

Polisi Amankan 12 Pengungsi Rohingya Hendak Kabur ke Medan

0
Petugas Kepolisian Gagalkan Upaya Kabur Penngungsi Rohingnya yang Ingin menuju Ke Kota Medan, Sumatera Utara. (Foto: Dok. Petugas)

Nukilan.id – Sekelompok imigran rohingnya yang sempat kabur dari penampungan di UPTD Dinas Sosial (Dinsos) Aceh di Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, berhasil diringkus oleh pihak kepolisian, Selasa (21/3/2023).

Sebelumnya, diberitakan bahwa sebanyak 12 pengungsi rohingnya yakni Abdul Manan, Mohammad Tareq, Mohammad Hamid, Mohammad Hubaib, Siddek Ahmed, Mohammad Siddiq, Ziyabullah, Rahmatullah, Abul Bosir, Ismail, Mukhtar Husain, dan Abdullah dinyatakan berhasil kabur dari camp pengungsi di Ladong. Aceh Besar.

Petugas kepolisian berhasil menangkap kembali para imigran tersebut di kawasan Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya. Rencananya mereka akan menaiki mobil angkutan umum untuk berangkat menuju Kota Medan, Sumatera Utara.

Sementara itu, petugas juga mengamankan seseorang yang merupakan agen untuk menjemput para imigran dan sopir mobil penumpang di lokasi kejadian.

Selanjutnya, para imigran dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk di minta keterangan yakni terduga dan kemudian setelah itu dikembalikan lagi penampungan dalam pengawasan ketat oleh petugas.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadhillah Aditya Pratama, mengatakan mereka ditangkap oleh unit intelijen Kodam Iskandar Muda berdasarkan hasil penyelidikan.

“Usai tertangkap diserahkan ke kita (Polresta Banda Aceh) untuk ditangani lebih lanjut,” kata Fadhillah.

Ia menjelaskan, bahwa saat ini terduga agen, supir angkutan umum serta salah seorang imigran yang dapat berbicara bahasa melayu sedang di periksa lebih lanjut oleh penyidik.

“Karena informasi yang diperoleh, ada pihak yang menyuruh untuk menjemput mereka dan dibawa menuju Kota Medan, Sumatera Utara. Sementara yang lainnya dikembalikan ke camp penampungan,” ungkapnya.[]

Wakili Pj Bupati Aceh Besar, Asisten III Sekdakab Aceh Besar Ikut Rakor Program Pemberantasan Korupsi

0
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, SSTP MM yang diwakili oleh Asisten III Sekdakab Aceh Besar Jamaluddin, S.Sos MM bersama beberapa kepala OPD Aceh Besar dan sejumlah Kepala Bagian di Setdakab Aceh Besar melakukan zoom meeting dalam rangka Rapat. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto, SSTP MM yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten III Sekdakab Aceh Besar Jamaluddin, S.Sos MM melakukan zoom meeting dalam rangka Rapat Koordinasi Peluncuran Indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2023 di Aula Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (21/03/2023).

Hadir dalam kesempatan itu beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Aceh Besar yaitu Bappeda, DPM-PTSP, BPKD, Inspektorat, DPMG, Diskominfo, BKPSDM, dan sejumlah Kepala Bagian di lingkungan Setdakab Aceh Besar.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Firli Bahuri, M.Si, menyampaikan, korupsi bukan hanya kejahatan merugikan keuangan negara, namun korupsi merupakan bagian dari merampas hak-hak rakyat Indonesia tentunya Indonesia tidak bisa mewujudkan tujuan Nasional apabila masih ada korupsi

“Saya mengajak dari forum ini, mari rekan-rekan yang sekarang ini yang diberikan mandat oleh negara yang diberikan jabatan selaku penyelenggara negara untuk tidak melakukan korupsi” kata Ketua KPK RI.

Kemudian Firli Bahuri menjelaskan, KPK menggandeng Kemendagri dan BPKP untuk memperkuat upaya pencegahan tindak korupsi di seluruh wilayah Indonesia. Program pencegahan korupsi ini digagas KPK melalui program Monitoring Centre for Prevention (MCP).

“KPK mengoordinasikan dengan menyelaraskan kewenangan yang dimiliki Kemendagri dan melibatkan seluruh perwakilan BPKP di daerah untuk melakukan monitoring, pendampingan dan pengawasan atas implementasi delapan area perbaikan tata kelola pemda yang terangkum dalam MCP,” ujar Firli.

Selanjutnya, Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, Ak., M.B.A. Menjelaskan bahwa saat ini modus kecurangan sudah semakin kompleks sehingga penguatan pencegahan korupsi di daerah sangatlah penting karena risiko integritas terdapat pada area stategis “kerjasama, kolaborasi dan kemauan untuk bisa menuju lebih baik lagi agar kita semua dapat memberatas korupsi di Indonesia” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama yang berlangsung diantara KPK, kemndagri dan BPKP terkait pengelolaan bersama Monitoring Center for Prevention (MCP) antara Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Inspektur Jenderal Mendagri dan Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah.

MCP merupakan sebuah aplikasi atau dashboard yang dikembangkan oleh KPK untuk melakukan monitoring capaian kinerja program pencegahan korupsi.

Maksud dan Tujuan dalam perjanjian ini adalah sebagai pedoman bagi para pihak dalam pengelolaan bersama MCP selain itu untuk membangun dan meningkatkan pengelolaan MCP dalam rangka pemberantasan Tindak Pidana Korupsi agar berjalan secara efektif dan efisien sesuai tugas dan kewenangan masing-masing pihak berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Meugang Pertama, Polres dan Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah di Kuta Malaka

0
Foto bersama Pemkab Aceh Besar melalui Disperindag Aceh Besar bekerjasama dengan Polres Aceh Besar menggelar pasar murah, di Halaman Kantor Camat Kuta Malaka, Selasa (21/3/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pada hari meugang pertama memasuki Bulan Suci Ramadhan 1444 H Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar dan Polres Aceh Besar menggelar pasar murah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, di Halaman Kantor Camat Kuta Malaka, Selasa (21/3/2023) pagi.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar Ir. Darmansyah, ST, MSi mengatakan pasar murah di hari pertama meugang ini digelar bekerjasama dengan Polres Aceh Besar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya pada hari meugang dan pada bulan Suci Ramadhan.

“Pemkab Aceh Besar dan Polres Aceh Besar melakukan upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada hari meugang dan pada bulan puasa,” katanya.

Menurutnya, dengan pelaksanaan pasar murah ini, selain untuk menyambut bulan suci ramadhan, juga akan dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi dengan menyediakan barang kebutuhan pokok dan adanya stabilitas harga saat bulan ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri.

“Melalui program pasar murah, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap masyarakat dapat mengakses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau dalam saat bulan puasa dan hari raya idul fitri 1444 H nanti,” tutur Darmansyah.

Sementara itu, Kapolres Aceh Besar AKBP Charlie Syahputra Bustaman S.I.K. M.H mengatakan kegiatan pasar murah tersebut juga dari hasil kerjasama antara Polres Aceh Besar dengan Disperindag Aceh Besar. Dan ini kali pertamanya kerjasama antara Pemkab dan Polres Aceh Besar dalam pergelaran pasar murah.

“Alhamdulillah dengan kerjasama ini, kita bisa meringankan beban masyarakat disaat meugang dan pada saat puasa ramadhan yang hanya tinggal 2 hari lagi,” sebutnya.

Kegiatan pasar murah tersebut sengaja digelar saat hari meugang ramadhan, supaya dengan hadirnya pasar murah pada hari meugang tersebut dapat membantu masyarakat kita yang tidak bisa makan daging atau tidak mampu membeli daging meugang, dan tentunya untuk menjaga harga barang dan untuk pengendalian laju inflasi yang sedang terjadi.

“Pasar murah ini kita gelar pada hari meugang, agar bisa membantu masyarakat kita yang tidak suka daging atau tidak mampu membeli daging dihari meugang,” ujar Kapolres Aceh Besar.

Untuk itu, Ia berharap dengan digelarnya pasar murah tersebut, semoga bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di hari meugang dan pada saat puasa dengan tujuan utamanya masyarakat tetap sejahtera ditengah inflasi yang sedang melanda.

“Harapan kami dengan adanya pasar murah ini, bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat saat meugang dan puasa, Karna saat menjelang ramadhan tradisi meugang daya beli masyarakat akan meningkat, sehingga harga terjangkau dan masyarakat bisa menyambut Ramadhan dengan suka cita serta dapat menekan laju inflasi yang sedang terjadi saat ini,” ungkap AKBP Charlie Syahputra Bustaman S.I.K. M.H, Kapolres Aceh Besar.

Kapolres juga menghimbauan kepada masyarakat Aceh Besar agar di bulan suci Ramadhan nanti kita dapat meningkatkan ibadah kita dan menjaga ketertiban sehingga ibadah bisa kita laksanakan dengan maksimal untuk memperoleh ketaqwaan.

“Mari sama-sama kita meningkatkan ibadah kita di bulan yang mulia ini, dan mari sama-sama menjaga ketertiban dan kebersihan Mesjid atau meunasah dan lingkungannya, sehingga ibadah kita bisa terasa aman, nyaman dan damai, dengan begitu kita bisa laksanakan ibadah kita dengan maksimal dan khusyuk, semoga ibadah kita ini bisa diterima Allah SWT dengan penuh ketaqwaan,” tuturnya. []