Beranda blog Halaman 1379

Pj Walikota Lhokseumawe Ajak Pemerintah Daerah Terapkan RAN-PE 

0

Nukilan.id – Sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen Masyarakat menjadi modal penting bagi terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di Indonesia. Karena dengan stabilitas keamanan dan ketertiban Masyarakat maka akan dapat terlaksana pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan Masyarakat. 

Hal itu disampaikan oleh Pj Walikota Lhokseumawe, Dr. Drs. Imran, M,Si, M.A saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Ekstrimisme Berbasis Kekerasan di Aceh Angkatan I Tahun 2023 yang berlangsung di Aula Setda Kota Lhokseumawe, Selasa 22 Agustus 2023. 

Dr. Imran juga menyampaikan bahwa dasar dari diterbitkannya Perpres No. 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstrimisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme Tahun 2020-2024  (RAN-PE) adalah situasi dan kondisi Indonesia yang berada di posisi silang dan berada di antara negara-negara lain yang sangat rawan dengan masuknya paham dan ajaran yang tidak sesuai dengan konstitusi Indonesia (UUD 1945). 

Kondisi ini juga harus diperhatikan apalagi dengan situasi Indonesia yang akan menghadapi Pemilu Serentak tahun 2024 yang tentu saja membutuhkan stabilitas keamanan, politik dan sosial agar dapat terlaksana dengan baik dan lancar. 

Dr Imran yang juga merupakan Sekretaris Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri mengingatkan dan mendorong seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota di Aceh agar dapat Menyusun dan melaksanakan RAN-PE di daerah. 

Sementara itu, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Aceh, Dedy Andrian, SE, MM selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan baru yang dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Aceh sebagai tindaklanjut dari terbitnya Perpres nomor 7 tahun 2023 tengang RAN-PE dan Surat Edaran Mendagri nomor 339/5267/SJ, dimana pemerintah daerah harus mendorong terlaksananya Upaya-upaya pencegahan ekstrimisme berbasis kekerasan di daerah. 

Kesbangpol Aceh berupaya untuk mendorong agar pemerintah kabupaten/kota dapat Menyusun rencana aksi daerah pencegahan ekstrimisme berbasis kekerasan di daerah masing-masing. 

Badan Kesbangpol Aceh sendiri telah mulai bergerak dan Menyusun RAD-PE Aceh sejak tahun 2022 lalu, dan alhamdulillah telah diapresiasi oleh pemerintah pusat dengan diterimanya penghargaan RAN-PE Award tahun 2023 pada bulan Maret yang lalu, yang diserahkan langsung oleh Kepala BNPT Komjen Pol Dr. Boy Rafli Amar.

Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Ekstrimisme Berbasis Kekerasan dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol Aceh bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe yang diikuti oleh peserta berasal dari unsur OPD dan tokoh Masyarakat, tokoh agama, tokoh Perempuan, tokoh adat, tokoh pemuda, ormas, mahasiswa, jurnalis dan perwakilan instansi vertikal di Kota Lhokseumawe. 

Bertindak selaku pemateri adalah Pj Walikota Lhokseumawe Dr. Drs. Imran, M.Si, MA selaku keynote speaker, Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M.Pd (Ketua FKPT Aceh) dan juga Dedy Andrian, SE, MM. []

Inflasi Aceh Lebih Rendah Dibanding Nasional

0

Nukilan.id – Angka Inflasi Gabungan Kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Aceh pada Juli 2023, lebih rendah dibandingkan dengan angka Inflasi Nasional, baik secara month to month (mtm) maupun year on year (yoy). Angka inflasi nasional tercatat sebesar 0,21 persen (mtm), dan secara tahunan inflasi nasional sebesar 3,08 persen (yoy).

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, pada pembukaan Rapat Koordinasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Aceh tahun 2023, di aula Eva Sky Hotel, Senin (21/8/2023) malam.

“Inflasi gabungan kota Indeks Harga Konsumen (IHK) Aceh hingga Juli 2023 terus mengalami perbaikan. Secara mtm angka Inflasi kita cukup terkendali, yaitu sebesar 0,1 persen secara month to month. Demikian juga jika dibandingkan dengan perkembangan Inflasi pada bulan yang sama tahun lalu, angka inflasi Aceh hingga Juli 2023 masih sangat stabil, yaitu sebesar 2,02 persen secara year on year,” ujar Mawardi.

Mawardi meyakini, kondisi inflasi yang terkendali ini tidak terlepas dari intensnya koordinasi dan kolaborasi semua pihak terutama unsur-unsur dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh.

“Koordinasi dan kolaborasi yang baik dan intens dari seluruh unsur di TPID Aceh, telah memberi efek positif pada upaya penanganan dan penyesuaian terhadap situasi perkembangan harga pasar, yang merupakan inti pengendalian inflasi, sehingga dapat segera direspon dengan program selaras,” kata Mawardi.

Mawardi menjelaskan, kelompok pengeluaran yang paling berpengaruh terhadap Inflasi pada Juli 2023 adalah kelompok pengeluaran Makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasi sebesar 0,86 persen. Selanjutnya adalah kelompok penyediaan makanan dan minuman/resto serta kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki.

Khusus Kelompok Makanan pada bulan Juli 2023 terutama dikarenakan terdapat kenaikan harga komoditas cabe merah beras dan kentang.

Mawardi mengungkapkan, salah satu daerah IHK yaitu Aceh Barat, bahkan telah mendapatkan Dana Insentif Fiskal untuk kinerja tahun berjalan dalam pengendalian inflasi dari 5 kabupaten/kota di Aceh yang mendapatkan DIF 2023 Tahap I.

“Pemberian Dana Insentif Fiskal ini diharapkan dapat menjadi pendorong dan memotivasi kabupaten/kota lainnya agar terus berkoordinasi dengan TPID Aceh untuk menyempurnakan program/kegiatan pengendalian Inflasi yang belum dilaksanakan atau belum dilaporkan,” ujar Mawardi.

Sementara itu, khusus kepada TPID Aceh yang ikut dalam kompetisi DIF 2023, Mawardi berpesan agar fokus pada hal-hal yang menjadi indikator penilaian, yaitu Capaian Pengendalian Inflasi, Rasio Realisasi Program yang diberikan Penandaan Inflasi/Realisasi Belanja Daerah.

Mawardi juga mengingatkan TPID untuk melakukan langkah-langkah antisipasi terhadap potensi pengaruh El Nino pada Produksi Pangan, karena kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau masih menjadi Kelompok yang yang paling berpengaruh.

“Merujuk pada data IHK minggu ketiga Agustus 2023, komoditas yang mulai mengalami kenaikan adalah daging ayam ras dan cabe merah keriting. Kita semua tentu berharap situasi kenaikan harga selanjutnya dapat diantisipasi dan ketergantungan terhadap daerah pemasok dapat dikurangi melalui penguatan industri pertanian dan peternakan serta Kerjasama Antar Daerah. Dengan demikian, inflasi bisa terus kita kendalikan,” pungkas Mawardi.

Rakor GNPIP tahun 2023 ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Aceh dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe para bupati dan wali kota serta sejumlah instansi terkait lainnya. []

Harga Gabah Kering di Abdya Stabil Meskipun Diluar Musim Panen

0
Kilang Padi Musda-musdi, Aceh Barat Daya. (Foto: Nukilan.id/Sammy)

Nukilan.id – Harga Gabah Kering Panen (GKP) di Desa Ie Lhop, Kecamatan Tangan-tangan, Aceh Barat Daya  terpantau cenderung stabil walaupun beberapa desa di kecamatan tersebut saat ini tak lagi berada dalam musim panen.

Pemilik Kilang Padi Musda-musdi di Ie Lhob, Madi mengatakan saat ini kilangnya membeli GKP dengan kualitas biasa dari petani seharga Rp4.500-5.000 per kilogram. Sementara untuk GKP dengan kualitas super dibanderol oleh petani seharga Rp6.000 per kilogramnya.

“Harganya standarlah saat ini. Nggak naik, nggak juga turun. Kalaupun turun sedikit GKP yang super paling dapat dibeli Rp5.800 per kilonya,” ujar Madi kepada Nukilan, Senin (21/8/2023).

Dia menambahkan, saat ini Kecamatan Tangan-tangan sudah memasuki masa membajak sawah dan sudah melewati masa panen besar beberapa waktu yang lalu.

“Ini gabahnya kami beli dari Manggeng, Meukek, Keumumu, dan Labuhanhaji. Di sana yang lagi panen sekarang. Ada beberapa titiklah,” kata Madi.

Saat ini sambung Madi, stok GKP yang dijual pun masih kekurangan. Setidaknya kilang padi miliknya masih membutuhkan sekitar 100 ton GKP lagi.

Sementara permintaan untuk beras saat ini sedang tinggi. 

Untuk beras dengan kualitas biasa dijual Rp 170 ribu per sak 15 kilogram. Sedangkan beras kualitas super dijual Rp180 ribu per sak 15 kilogram. [Sammy]

Ruly Pardian Pimpin Muhammadiyah Aceh Tenggara Periode 2022-2027

0

Nukilan.id – Musyawarah Daerah (Musyda) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Aceh Tenggara Ke-15 beserta Ortomnya berlangsung sehari penuh. Musyda dibuka secara resmi oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh Ichwanul Fitri Nst, S.Ag, M.Kes Minggu pagi (20/08/2023) di komplek Perguruan Muhammadiyah Terandam Kutacane.

Dalam sambutannya, Ichwanul Fitri mengingatkan kembali keteladan pendiri Muhammadiyah Kiai Ahmad Dahlan yang dikenal sebagai sosok yang militan dalam menghidupkan dakwah Muhammadiyah. Sifat inilah yang diharapkan teraktualisasi dalam pikiran dan tindakan setiap warga, kader dan aktivis Muhammadiyah.

“Nah dalam konteks ini Kiai Ahmad Dahlan mengeluarkan adagium hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah,” lanjut Ichwanul Fitri.

“Itu artinya orang harus punya etos kehidupan di Muhammadiyah itu sehingga dia tidak menjadi tangan di bawah, tapi harus tangan di atas. Kalau toh di antara kita ini (bekerja) di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tidak apa-apa, itu tidak mencari penghidupan. Tapi ingat di AUM itu tidak hanya mencari nafkah. Kalau hanya mencari nafkah, anda salah alamat,” pesan Ichwanul.

“Tapi di AUM itu kita bisa memperoleh apa yang menjadi profesinya. Tentu dengan kadar kemampuan AUM itu, yang kedua dia sendiri harus membesarkan AUM itu sehingga kalau AUM itu besar, dirinya juga ikut maju. Dan lebih dari itu baik dari dirinya dan AUM itu bukan hanya untuk AUM, tapi untuk dakwah dan tajdid Muhammadiyah. Nah di situ militansinya,” imbuh Ichwanul.

“Yang dilarang oleh Kiai Dahlan itu adalah orang memanfaatkan Muhammadiyah untuk kepentingan dirinya kemudian Muhammadiyah bahkan juga hanya menjadi kuda tunggang, bahkan ketika memanfaatkannya salah sehingga kemudian Muhammadiyah ikut kena masalah,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Aceh Tenggara Drs.Syakir,M.Si dalam sambutannya mengharapkan kepada Keluarga Besar Muhammadiyah agar dapat mengoptimalkan perannya untuk menjadi salah satu lokomotif dalam membantu mengentaskan bangsa ini dari kehidupan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

Musyda berlangsung selama sehari penuh dan ditutup kembali oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh Ichwanul Fitri pada malam hari pukul 19.30 di tempat yang sama.

Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Musyda Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aceh Tenggara Ke-15 Masri Amin,SE,M.Si menyampaikan hasil pemilihan. Dari 46 calon pimpinan yang di verifikasi, 27 nama calon Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Aceh Tenggara periode 2022-2029 yang ditawarkan ke peserta Musyda.

Hasilnya terpilih 9 nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Aceh Tenggara periode 2022-2027 dan sekaligus menjadi tim formatur. Berikut 9 nama terpilih dan perolehan suaranya , H.Ruly Pardian,S.Ag,M.H. (50), Dr.H.Muliadi Imami,S.Ag,M.Si,(47), Endang Gunaidi (46), Masri Amin,SE,M.Si (42). Selanjutnya Irwan Salamuddin,S.Ag (37), Ir.Hendri Sofyan (32), Ir.Syofrinal (29), Mansur Sitepu (29) dan Sukamto Nasution (27).

Dalam rapat pleno formatur pertama yang dipimpin oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh Dr.Nasrul Zaman,ST,M.Kes dan Ichwanul Fitri Nst,S.Ag,M.Kes menetapkan (Tanfidz) Ruly Pardian,.
S.Ag,M.H sebagai ketua, Endang Gunaidi sekretaris dan bendahara di percayakan Sukamto Nasution.

Sementara itu hasil Musyda Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah menetapkan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Aceh Tenggara Periode 2022-2027 dengan Ketua Neli Ernita, Sekretaris Titik Hamelya dan Bendahara Solfarita.

Dari Musyda Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dalam rapat formatur menetapkan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Periode 2022-2027 dengan formasi Ketua oleh Mhd. Reza, SH,M.Kn, Sekretaris Ferri Hardian dan Bendahara Ilham Syafri, SH.

Selanjutnya Musyda Nasyiatul Aisyiyah menghasilkan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah terpilih Sinta Anggraini sebagai Ketua, Maulida Rahmawati Sekretaris dan Fitri Yanti Z sebagai bendahara.

Terakhir dari Musyda Tapak Suci Putra Muhammadiyah menetapkan Pimpinan Daerah Tapak Suci Putra Muhammadiyah Periode 2022-2027 dengan komposisi Roni Fati N,S.Pd,SH sebagai Ketua, Putra Ibrahim Saleh,S.Sos Sekretaris dan Bendahara di percayakan kepada Widia Anggraini.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Aceh Tenggara terpilih H.Ruly Pardian,S.Ag,M.H. dalam sambutan pertamanya dalam penutupan Musyda meminta dan mengharapkan kepada seluruh Pimpinan Muhammadiyah Aceh Tenggara beserta ortomnya yang baru terpilih agar saling bahu membahu untuk menjalankan amanah ummat.

“Ikhlaskan diri dalam ber-Muhammadiyah dan jaga kepercayaan ummat serta tetap teguh dalam dakwah amar ma’aruf nahi munkar” tutup Ruly.

Nurdianto Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua PMI Abdya

0

Nukilan.id – Ketua DPRK kabupaten Aceh Barat Daya, Nurdianto, ST secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PMI Aceh Barat Daya periode 2023-2028, dalam gelaran Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV, yang digelar di Aula Kantor Dinkes Kabupaten setempat, senin (21/08/2023).

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian sidang pleno telah dilakukan secara baik dan lancar.

Dari 9 pengurus kecamatan, 1 TSR dan KSR PMI menyatakan dukungan kepada Nurdianto, ST,” sebut pimpinan Sidang Muskab IV Surya ,melalui siaran persnya.

Surya mengatakan, dengan mendapat mayoritas dukungan dari Pengurus PMI Kecamatan, maka secara aklamasi, Nurdianto, ST ditetapkan sebagai Ketua PMI Aceh Barat Daya terpilih untuk periode 2023-2028.

Sementara itu, Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf mengapresiasi rangakaian sidang pleno Muskab IV PMI Aceh Barat daya yang berjalan lancar dan memenuhi syarat yang ditentukan dalam AD/ART.

“Kami ucapkan terima kasih atas pengabdian saudara pengurus periode 2018-2023 yang telah demisioner hari ini,” ujar Murdani.

Ia tidak lupa mengucapkan selamat atas amanah dan tanggung jawab sebagai Ketua PMI Kabupaten Aceh Barat Daya yang baru saja terpilih yaitu saudara Nurdianto, ST.

Murdani menegaskan, PMI adalah organisasi kemanusiaan yang membutuhkan kerja sosial. Bukan organisasi yang mencari keuntungan.

“Selamat mengabdi di organisasi kemanusiaan, disini butuh tenaga ekstra, pikiran dan semangat untuk terus membantu masyarakat secara nyata,” tegas Murdani.

Selanjutnya, Ketua PMI terpilih Nurdianto mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh segenap punggawa PMI di kabupaten Abdya.

Ini amanah berat, “Insya Allah saya siap mengambil tanggung jawab dan peran dalam pengabdian ini. Mari kita bekerja lebih keras lagi agar bisa mendarma-baktikan diri sebagai relawan kemanusiaan,” kata Nurdianto.

Ia meminta segenap relawan PMI abdya, untuk dapat membantu dirinya dan bekerja secara kolektif kolegial dalam mengayuh biduk organisasi lima tahun mendatang.

Mari bekerja secara tim yang solid dan saya siap untuk mendengarkan saran dan kritik konstruktif dari relawan sekalian,” tandas legislator dua periode di kursi DPRK ini.

Selain memilih ketua, forum Muskab IV PMI Aceh Tamiang juga menetapkan tiga orang formatur yakni dr. Suherdy, Spd, FINASIM, Sukardi dan Nyakseh, seorang lain dari pengurus PMI Aceh.

Ketua terpilih diberikan amanah konstitusional selama tiga puluh hari ke depan, untuk menyusun kepengurusan PMI Aceh Barat Daya periode 2023-2028.[]

Taspen Banda Aceh Pastikan Tidak Ada Persulitan dalam Proses Mutasi Pensiunan

0
Kantor PT Taspen Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id  Kepala Cabang PT Taspen Banda Aceh, Liderestety, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mempersulit proses mutasi pembayaran pensiunan ke Bank Aceh. 

“Semua bank sama kita perlakukan tidak ada yang dipersulit. Prosesnya lama gitu karena yang kita proses bukan satu atau dua orang,” kata Liderestety saat diwawancarai Nukilan di ruang kerjanya, Senin (21/8/2023).

Liderestety menjelaskan, proses mutasi pensiunan memakan waktu yang cukup lama, bahkan dalam sehari Taspen Banda Aceh menerima 200 berkas dalam satu hari.

“Pegawai kita di sini kerjanya bukan cuma mutasi pensiunan tetapi juga melakukan tugas lain. Jadi tidak bisa langsung begitu masuk, hari ini langsung pindah. Butuh waktu, jadi bukan dipersulit,” jelasnya.

Terkait dengan pilihan bank, Liderestety menjelaskan bahwa Taspen Banda Aceh juga tidak pernah mengarahkan atau memaksa pensiunan untuk memilih Bank Syariah Indonesia (BSI). 

Namun, jika pensiunan memilih untuk pindah ke BSI, alasan utamanya adalah ketersediaan cabang BSI yang lebih luas dan tersebar di berbagai tempat.

“Bank Aceh hanya memiliki cabang di wilayah Aceh, sehingga bagi pensiunan yang ingin mengambil pensiun di luar wilayah tersebut, BSI bisa menjadi pilihan yang lebih mudah,” pungkasnya. [Rjf]

Banleg DPRA Terima Masukan DJP Aceh atas Raqan Pajak dan Retribusi 

0

Nukilan.id – Badan Legislasi (Banleg) DPRA mengundang Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aceh Imanul Hakim untuk menyampaikan beberapa informasi atas pembagian pajak antara Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Pusat. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Kerja Banleg DPRA pada hari Senin, 21 Agustus 2023 pukul 09.00 WIB.

Masukan tersebut nantinya menjadi bahan dalam pembahasan Rancangan Qanun Pajak Aceh dan Retribusi Aceh yang sedang dibahas Banleg DPRA dengan Dinas terkait. Pembahasannya sendiri sudah dimulai sejak 15 Agustus 2023 dikantor Dinas Keuangan Aceh Tengah.

Ketua Banleg DPRA, Mawardi M. SE, saat membuka pertemuan tersebut menyampaikan tujuan mengundang Kakanwil DJP Aceh “agar memberikan masukan atas Raqan yang sedang kami bahas, raqan ini sendiri mengacu pada PP 35/2023.”

“Namun, menurut hemat kami, kalau kita hanya fokus pada pengutipan pajak masyarakat ini dengan tujuan meningkatkan Pendapatan Asli Aceh (PAA) maka usaha ini sama dengan memerah susu pada sapi yang kurus”

Maka, lanjut pria yang akrab dipanggil Tgk Adek ini, “kami mohon bapak Kanwil dapat menjelaskan celah atau peluang sektor mana lagi agar Pajak atau nama lainnya dapat kita atur sehingga berdampak pada Pendapatan Asli Aceh (PAA)”.

Menanggapi sambutan dari Ketua Banleg DPRA, Kakanwil DJP Aceh Imanul Hakim menjelaskan bahwa “UU No.11/2006 pasal 156 telah memberikan peluang bagi Aceh untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar, utamanya mengelola potensi Sumber Daya Alam Aceh sesuai dengan kewenangan yang sudah diatur dalam UU No.11/2006 ini.”

“Kita perlu terjemahkan lebih lanjut, dan pasti juga mengembangkan sistem pengembangan keuangan yang lebih kreatif, “jelas Imanul Hakim dengan rinci dalam presentasinya yang berlangsung selama dua jam di ruang Kerja Badan Legislasi DPRA.

Diakhir pertemuan Ketua Banleg mengharapkan pada Kakanwil DJP Aceh untuk memberikan kontribusi lebih lanjut atas kesempurnaan Raqan ini untuk memperjuangkan sekecil apapun peluang yang dapat menguntungkan keuangan dan anggaran Aceh agar dana tersebut dapat memberikan manfaat bagi upaya kita dalam mensejahterakan masyarakat Aceh di masa depan.

Nilam Inovac-ARC USK Raih Peringkat Pertama Koperasi Produsen Berprestasi Aceh 2023

0

Nukilan.id – Koperasi Inovasi Nilam Aceh (INOVAC) meraih penghargaan sebagai Koperasi Produsen Berprestasi 2023 Peringkat pertama se-Aceh.

Penyerahan penghargaan ini dilakukan pada acara Peringatan Hari Koperasi ke-76 dan Hari UMKM ke-7 Tingkat Provinsi Tahun 2023 yang digelar di Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Meulaboh pada 20 Agustus 2023.

Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Pejabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki kepada Ketua Koperasi Inovac, apt. Nadia Isnaini, S.Farm. M.Sc.

Pada kegiatan ini, selain menyerahkan anugerah kepada Koperasi berprestasi, Penjabat Gubernur Aceh juga menyerahkan Anugerah kepada Koperasi RAT Terbaik, UMKM Penerima Sertifikat Halal, Dana KUR serta Peralatan kerja.

Achmad Marzuki menyatakan bahwa Koperasi dan UMKM Memiliki peran penting dalam peningkatan perekonomian Aceh, semakin maju Koperasi dan UMKM Aceh maka perekonomian Aceh akan semakin maju dan berkembang. Hal ini dapat menekan angka kemiskinan di Provinsi Aceh.

“Jika koperasi tumbuh dengan baik, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tumbuh dengan baik, maka ekonomi Aceh juga akan maju dan angka kemiskinan akan terus menurun” urai Marzuki.

“Insya Allah kemajuan UMKM berarti menuju pada kemakmuran rakyat. Pemerintah secara konsisten akan terus berusaha melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Aceh dan OPD lainnya untuk tetap konsisten melakukan perbaikan dan peningkatan kepada gerakan koperasi, sehingga terus tumbuh dan berkembang dengan baik” pungkas Marzuki

Ketua Koperasi Inovac , apt. Nadia Isnaini, S.Farm. M.Sc mengatakan semoga kedepannya Koperasi Inovac dapat memberikan lebih banyak dampak positif dan meningkatkan perekonomian para petani nilam Aceh.

“Koperasi Inovac merupakan perpanjangan tangan Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK) dalam membantu petani nilam. Dan upaya tersebut mulai membuahkan hasil” jelas Nadia.

“Inovasi produk turunan berbasis nilam yang dikomersialisasikan sejak 2019 semakin dilirik oleh pasar dan menjadi lebih baik dari tahun ke tahun” lanjut Nadia.

“Semoga kedepannya keberadaan Koperasi Inovac di USK sebagai jantung hati rakyat Aceh bisa meningkatkan perekonomian petani dan UMKM nilam Aceh menjadi semakin baik” pungkas Nadia yang juga nerupakan Dosen Farmasi USK Lulusan Cosmetics Science Prince Shongkla University Thailand ini.

Koperasi Inovac berkembang pesat karena dikelola secara modern oleh pengelola yang memiliki kompetensi dan komitmen yang tinggi. Selain itu produk yg dihasilkan berbasis riset perguruan tinggi yaitu ARC USK yang teruji secara akademis sehingga diterima baik oleh pasar.

Mentri Koperasi Teten Masduki dan beberapa tokoh nasional lainnya juga sudah berkunjung ke Inovac di Kampus USK dan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap perkembangan Inovac.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Azhari dalam sambutannya menyampaikan komitmen pemerinrah Aceh untuk terus mengembangkan UMKM. Pemberian pengharhaan ini merupakan agenda tahunan untuk mendorong iklim yang kondusif untuk pengembangan UMKM khususnya di Aceh.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat mendorong semangat Koperasi dan UMKM Aceh untuk lebih berkembang dan maju dalam rangka membangun perekonomian daerah dan nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan. []

BPPA Gelar Kegiatan Pentas Seni dan Bazar Kuliner Aceh di Jakarta

0

Nukilan.id – Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) menggelar Pentas Seni Budaya dan Bazar Kuliner Aceh. Kegiatan itu diselenggarakan di Anjungan Aceh, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu 20 Agustus 2023.

Kegiatan bertajuk “Semarak Piasan Nanggroe Peunajoh Timphan Piasan Rapai” digelar dalam rangka HUT ke-78 Kemerdekaan RI dan dibuka Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh Dr. Iskandar, AP, S.Sos, M.Si.

Untuk diketahui Bazar kuliner diikuti kabupaten/kota di Aceh yang diwakili oleh organisasi sektoral Aceh yang ada di Jakarta. Sementara gelar Seni budaya Aceh juga diikuti oleh pelajar SMP/SMA Se- Jakarta. Ribuan pengunjung pun tampak memadati lokasi pergelaran kegiatan tersebut.

Kepala BPPA, Akkar Arafat, S.STP, M.Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut sudah direncanakan jauh hari.

Dengan memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, BPPA menggelar acara ini dengan melibatkan berbagai kalangan, dari pelajar tingkat SD hingga orang dewasa di Anjungan Pemerintah Aceh TMII.

Menurutnya kegiatan Seni Budaya dan Bazar Kuliner Aceh di Taman Mini juga senada dengan pelaksanaan Pasal 2 dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 28 Tahun 2014 tentang Revitalisasi Fungsi dan Peran Anjungan Daerah Taman Mini Indonesia Indah.

“Dimana salah satu poin yang melekat pada pasal tersebut yakni menampilkan dan mensosialisasikan potensi budaya dan produk-produk unggulan daerah dan menjadikan Anjungan Daerah di TMII sebagai show window potensi budaya dan ekonomi daerah,” katanya.

Selain itu melalui pergelaran seni budaya dan bazar kuliner, secara rutin pelaksanaan fungsi Anjungan Pemerintah Aceh TMII juga telah dilakukan dengan cara memberikan edukasi kepada para pengunjung, khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Penerapan kurikulum merdeka di sekolah-sekolah yang diikuti pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) menjadikan Anjungan Pemerintah Aceh TMII, salah satu obyek kunjungan belajar,” katanya.

Dengan begitu BPPA melalui Anjungan Pemerintah Aceh TMII semangkin leluasa untuk mengedukasi para pelajar dengan menginformasikan dan mempromosikan potensi Aceh dari sisi kesejarahan, seni budaya maupun keunikan daerahnya.

“Oleh sebab itu, kami sangat butuh dukungan baik dari Eksekutif maupun Legislatif, barangkali ada masukan-masukan agar program dan kegiatan di Anjungan Pemerintah Aceh bisa berkembang lebih baik,” katanya.

Sementara itu Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki dalam sambutannya yang disampaikan oleh Iskandar Asisten Administrasi Umum, memberikan apresiasi kepada BPPA atas pagelaran Seni Budaya Aceh dan Bazar Kuliner Aceh tersebut.

Menurutnya, Kegiatan ini juga bagian penting dalam melanjutkan peran dan fungsi Anjungan Pemerintah Aceh di TMII. Selain menghidupkan sejarah, anjungan ini membuka peluang masa depan dengan menggali potensi Aceh untuk dikembangkan bersama-sama.

“Kuliner khas Aceh dan seni budaya unik yang dipamerkan dalam acara ini kita harapkan akan menunjang daya tarik wisata Aceh. Dengan harapan, pengunjung yang telah datang kemari, akan tertarik melanjutkan petualangan mereka ke Aceh yang memiliki beragam destinasi wisata menarik,” kata.

Lebih lanjut, Pengelolaan Anjungan Pemerintah Aceh di TMI sama seperti anjungan daerah lainnya, melibatkan Pemerintah Provinsi dan Sekretariat Negara sebagai pemilik lahan TMII.

“Setiap lima tahun Pemerintah Provinsi melakukan perjanjian kerjasama mengenai pemanfaatan lahan anjungan daerah. Perjanjian ini harus mendorong semangat kita di jajaran Pemerintah Aceh, untuk mengoptimalkan fungsi dan peran anjungan daerah sebagai salah satu kontributor bagi pembangunan Aceh ke depan,” ujarnya.

Kontribusi ini memiliki beragam bentuk. Tak terlepas dari tupoksi BPPA sebagai SKPA pengelola anjungan. Setiap tahun BPPA mengadakan Festival Tari Aceh yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Aceh, sehingga dari sisi pengembangan seni budaya, sudah cukup banyak peran yang dilakukannya.

“Namun, yang perlu mendapat perhatian juga 

adalah bagaimana menggugah minat terhadap seni budaya dan kuliner Aceh, berkembang menjadi keinginan melakukan kunjungan wisata ke Aceh,” katanya.

Dengan meningkatnya jumlah wisatawan Nusantara, Pemerintah akan turut mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan di antara hadirin hari ini, ada yang gemar melakukan perjalanan wisata, atau mengelola trip wisata yang kelak bisa memberikan andil dalam mengemas berbagai destinasi wisata Aceh, menjadi paket wisata yang menarik dikunjungi,” tutupnya. [Rjf]

Dua Program Studi di Politeknik Negeri Lhokseumawe Raih Akreditasi Unggul

0
Direktur Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Rizal Syahyadi, S.T., M.Eng.Sc. (Foto/Humas)

Nukilan.id – Civitas akademika Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) patut berbangga, dua program studi (prodi) di lingkungan PNL dikabarkan meraih Akreditasi Unggul. Akreditasi Unggul ini merupakan akreditasi dengan peringkat tertinggi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan Badan Tetap Akreditasi Program Keteknikan Persatuan Insinyur Indonesia.

Adapun dua prodi yang meraih Akreditasi Unggul seperti yang disampaikan Direktur PNL Ir. Rizal Syahyadi, ST., M.Eng. Sc., IPM., ASEAN. Eng Senin, (21/08/2023) adalah Program Studi Teknologi Rekayasa Kimia Industri (TRKI) pada Program Sarjana Terapan berdasarkan LAM Teknik No. 0221/SK/LAM Teknik/VST/VIII/2023, yang ditetapkan di Jakarta mulai berlaku pada 21 Agustus 2023 hingga 20 Agustus 2028.

Sedangkan satu lagi yang meraih Akreditasi Unggul adalah Program Studi Teknologi Pengolahan Minyak dan Gas (Prodi TPMG) pada Program Diploma Tiga. Hal ini berdasarkan LAM Teknik No. 0220/SK/LAM Teknik/VST/VIII/2023, yang ditetapkan di Jakarta mulai berlaku pada 21 Agustus 2023 hingga 20 Agustus 2028.

“Alhamdulillah, selamat dan sukses kepada kedua prodi di Jurusan Teknik Kimia yang telah meraih prestasi Akreditasi Unggul, tentu ini luar biasa dan menjadi harapan kita semua civitas akademika PNL,” kata Rizal Syahyadi.

Selanjutnya, Direktur PNL ini juga menyampaikan, ada dua prodi lagi yang SK Akreditasinya sudah terbit, dan meraih peringkat Akreditasi Baik Sekali, yakni Program Studi Teknologi Industri, pada Diploma Tiga Jurusan Teknik Mesin, hal ini berdasarkan LAM Teknik No. 0219/SK/LAM Teknik/VST/VIII/2023, yang ditetapkan di Jakarta mulai berlaku pada 21 Agustus 2023 hingga 20 Agustus 2028.

Satu lagi prodi di PNL yang memperoleh peringkat Akreditasi Baik Sekali adalah Prodi Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan (TRKJ) pada Program Sarjana Terapan Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK). Hal ini berdasarkan keputusan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (Lam Infokom), dengan No. 079/SK/LAM-INFOKOM/Ak/STr/VIII/2022 yang ditandatangani di Jakarta pada 17 Agustus 2023, dan berlaku sejak 17 Agustus 2023 sampai dengan 17 Agustus 2028.

“Saya ucapkan selamat kepada dua prodi yang yang meraih peringkat Akreditasi Baik Sekali,” kata Direktur PNL.

“Khususnya kepada semua tim akreditasi prodi, dan juga ketua jurusan, dan semua pihak yang terlibat dalam proses akreditasi, saya ucapkan terimakasih atas kerja kerasnya dan kerja samanya, sehingga kita bisa memperoleh Peringkat Akreditasi Unggul dan Peringkat Akreditasi Baik Sekali,” lanjut pria yang biasa disapa Didi ini.

Sekedar informasi yang dikutip media ini dari berbagai sumber, bahwa akreditasi merupakan salah satu bentu penilaian (evaluasi) kelayakan dan mutu perguruan tinggi.

Dikutip dari Peraturan BAN-PT No. 1 Tahun 2022, akreditasi kampus menggunakan nilai A, B, dan C sebelum 1 Oktober 2018 untuk Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dan sebelum 1 April 2019 untuk Akreditasi Program Studi (APS), dengan menggunakan penilaian tujuh standar.

Tapi setelah instrumen akreditasi berubah menjadi Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 (IAPS 4.0) dan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0 (IAPT 3.0), maka nilai akreditasi pun berganti menjadi Unggul, Baik Sekali dan Baik. []