Beranda blog Halaman 1375

Pj Wali Kota Serahkan Bantuan Pemulihan Ekonomi bagi Korban Kebakaran Lambhuk

0

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin menyerahkan bantuan peralatan dan perlengkapan berserta stok usaha bagi dua korban kebakaran warga Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng.

Bantuan pemulihan ekonomi pascabencana dari Pemerintah Aceh tersebut diserahkan langsung oleh Pj Wali Kota Amiruddin kepada penerima, Senin, 28 Agustus 2023 di pendopo.

Adapun kedua penerima manfaat, yaitu Junaidi pemilik toko kelontong dan Saiful Bahri pengusaha perabotan dan kayu. Tempat usaha keduanya habis dilalap api dalam musibah kebakaran 19 November 2022 silam.

Usai prosesi penyerahan, pj wali kota menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. “Atas nama pemerintah kota, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, khususnya BPBA yang begitu peduli kepada warga kami yang tertimpa musibah.”

Ia pun berharap bantuan itu dapat dioptimalkan penggunaannya oleh penerima manfaat. “Semoga dengan adanya bantuan ini, usahanya bisa kembali tumbuh dan berkembang usaha, dan bahkan bisa lebih maju lagi ke depan,” ujarnya.

Di samping itu, pihaknya akan memonitor secara berkala atas bantuan peralatan, perlengkapan, dan stok usaha yang telah diberikan. “Ingat, jangan disalahgunakan apalagi dipindahtangankan. Ada resikonya jika itu sampai terjadi,” ujarnya lagi.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas Kazak mengatakan bantuan itu merupakan salah satu wujud nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakatnya. “Kita selalu berikan support kepada masyarakat yang terkena bencana di seluruh Aceh.”

“Karena ini adalah tugas pokok kita untuk membantu masyarakat lewat program pemulihan ekonomi pascabencana. Dan khusus untuk Banda Aceh, dalam tahun ini kita sudah empat kali menyalurkan bantuan serupa dalam bentuk-bentuk lain sesuai kebutuhan korban,” ujarnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Banda Aceh Rizal Abdillah, Kadinsos Arie Maula Kafka, Kadis Damkar dan Penyelamatan M Hidayat, Camat Ulee Kareng Akbar Mirza, dan sejumlah pejabat terkait lainnya. []

Menko Polhukam dan Menkumham Buka Lebar Peluang Repatriasi Korban Pelanggaran HAM Berat

0

Nukilan.id – Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengunjungi Ceko untuk memberikan peluang repatriasi bagi para korban pelanggaran HAM berat masa lalu. 

Para korban itu, khususnya eks Mahasiswa Ikatan Dinas (Mahid) diberi kemudahan melalui prioritas layanan visa, izin tinggal, dan izin masuk kembali secara gratis.

Kepada eks Mahid di Ceko, Menteri Hukum dan HAM menegaskan kembali layanan prioritas eks Mahid untuk mendapatkan dokumen kewarganegaraan dan dokumen keimigrasian ketika ingin berkunjung ke Indonesia, atau bahkan kembali menjadi warga negara Indonesia. 

“Dari 14 eks Mahid di Ceko, 13 di antaranya memiliki kewarganegaraan Ceko sedangkan satu orang lagi kewarganegaraan Indonesia. Kemenkumham menjamin layanan prioritas jika ingin kembali ke Indonesia,” ujar Yasonna di Praha, Senin (28/08/2023) waktu setempat.

Yasonna menuturkan, Kemenkumham telah mengeluarkan peraturan yang memungkinkan 14 eks Mahid di Ceko bisa mendapatkan layanan visa, izin tinggal, dan izin masuk kembali secara gratis.

“Korban peristiwa pelanggaran HAM berat diberikan tarif nol rupiah atas layanan keimigrasian,” ucap Yasonna dalam kunjungannya bersama Menko Polhukam, Mahfud MD.

Untuk wilayah Ceko, layanan prioritas untuk eks Mahid dapat diperoleh melalui permohonan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ceko. Selanjutnya KBRI akan melanjutkan permohonan tersebut hingga mendapatkan rekomendasi dari Kemenko Polhukam.

Per hari ini, Kemenkumham telah memberikan Prioritas Pelayanan Keimigrasian terhadap 5 (lima) orang eks Mahid sejak Kick Off Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu di Pidie Aceh pada tanggal 27 Juni 2023, yakni kepada:

1. Ing. Jaroni Soejomartono, berupa Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang berlaku selama 1 tahun.

2. Prof. Sudaryanto Yanto Priyono, berupa Izin Tinggal Terbatas (ITAS) yang berlaku selama 1 tahun.

3. Sri Budiarti Tunruang, berupa Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan (Multiple Visa) dengan masa berlaku 5 tahun.

4. Wahjuni Kansilova, berupa Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan (Multiple Visa) dengan masa berlaku 5 tahun.

5. Siswartono Sarodjo, berupa Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan ( Multiple Visa ) dengan masa berlaku 5 tahun.

Secara keseluruhan, berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri, total eks Mahid yang masih ada hingga kini berjumlah 139 orang.  138 tersebar di 10 negara Eropa dan 1 di negara Asia. 

Belanda merupakan negara dengan eks Mahid terbanyak (67 orang), disusul Ceko (14 orang). Di Rusia, masih ada 1 orang eks Mahid, tetapi terdapat 38 orang keturunan eks Mahid di negeri beruang tersebut. Sementara itu satu-satunya negara non Eropa tempat eks Mahid tinggal adalah Suriah sebanyak 1 orang.

Salah seorang eks Mahid kini sedang mengalami sakit keras. Yang bersangkutan berharap dapat dimakamkan di Indonesia jika meninggal nanti. 

Kunjungan Yasonna ke Ceko merupakan upaya pemerintah menindaklanjuti penyelesaian HAM berat secara non-yudisial. Perwakilan Pemerintah dipimpin oleh Menko Polhukam bersama Menteri Hukum dan HAM didampingi Duta Besar RI di Ceko, Sekretaris Jenderal Kemenkumham. 

Hadir pula dalam pertemuan tersebut Perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia Yang Berat Masa Lalu (PPHAM). []

Fachrul Razi Desak Kemenlu RI Bantu Pemulangan 29 Nelayan Aceh dari Thailand

0
Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) H. Fachrul Razi MIP.

Nukilan.id – Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) H. Fachrul Razi MIP menyurati Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsuadi dan Dubes RI di Bangkok pada Senin (28/8/2023).  

Senator Fachrul Razi  mengungkapkan, dalam isi suratnya, ia meminta pihak Kemenlu RI membentuk tim pemulangan para ABK yang ditangkap karena melewati batas negara dan masuk zona ekonomi ekslusif negeri gajah putih tersebut. 

“Kita (Indonesia) memiliki hubungan  diplomasi yang baik dengan Thailand, dengan membentuk tim khusus maka mempercepat kepulangan para nelayan lokal yang telah ditunggu-tunggu kabarnya oleh pihak keluarga mereka, hal ini tentunya perlu harus segera dilakukan karena terdapat 29 WNI dari Aceh ditangkap oleh otoritas pihak Thailand,” ungkap Fachrul Razi. 

Lebih lanjut kata Fachrul Razi, Mereka nelayan Aceh harus mendapatkan perlindungan hukum untuk dibebaskan dan dipulangkan kembali ke Indonesia. 

“Sebagai Senator perwakilan Aceh kami wajib perjuangkan mereka sampai dipulangkan,” tegas Fachrul Razi.

Fachrul Razi yang juga ketua Komite I DPD RI akan berkoordinasi dengan Menlu RI dan Dubes RI di Thailand agar diambil langkah langkah cepat agar segera dipulangkan. 

“Kita berharap 29 nelayan dari Aceh Timur yang kini ditahan di Thailand, dibebaskan dan segera dideportasi ke Indonesia,” ujar Fachrul Razi kepada media. 

Sebelumny Informasi yang diperoleh tim media sebelumnya, dua buah kapal nelayan tersebut merupakan kapal di perairan Timur Aceh, Idi Cut, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Ditangkap pada Jumat, 25 Agustus 2023 sekira pukul pagi 06.00 waktu bagian Thailand.

Insiden penangkapan terhadap kedua kapal nelayan pencari ikan asal Aceh Timur tersebut terpantau oleh helikopter otoritas Thailand saat melakukan patroli pada Rabu, 23 Agustus 2023.

Dua kapal terlihat dari jarak 100 kilometer barat daya ujung selatan Phuket masuk ke wilayah mereka. Selanjutnya melakukan pemantauan dan menangkap dua kapal yang ditumpangi 29 ABK ke Dermaga Ratsada Mueang Phuket District, Phuket, Thailand. []

PT PEMA Teken KSO Dengan Dua Perusahaan di Bidang Ekspor Kopi dan Telekomunikasi

0

Nukilan.id – PT Pembangunan Aceh (PEMA) bersama dengan PT Bima Telco Profesional dan Koperasi Kopi Jingki Roda Gayo (JRG) melakukan penandatanganan kerja sama operasi terkait Maintenance Tower Fiber Optic dan kerja sama operasi Kopi Arabika Gayo di Hotel Kyriad, Senin (28/8/2023).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama PT PEMA, Ali Mulyagusdin, Teri Enda Wahyuni, dan Alhadi Setiawan yang disaksikan oleh Direktur Pengembangan Bisnis PT PEMA, Edwar Salim beserta seluruh jajaran PT PEMA dan tamu undangan, sebelumnya dengan Koperasi JRG yang mana upaya ini merupakan keseriusan PT PEMA pada pengembangan bisnis ke sektor agrikultur.

“Dengan penandatanganan kerjasama ini kita harapkan bersama dapat mempromosikan industri kopi, yang mana selama ini menjadi salah satu komoditas perkebunan unggulan Aceh. Melalui binaan koperasi untuk menjaga kualitas dan inovasi pertanian, tidak hanya pengolahan produk dalam menghasilkan cita rasa terbaik, tetapi juga kualitas tanam dan inovasi organik yang dibutuhkan dunia saat ini”, kata Ali dalam sambutannya.

“Begitu juga dengan kerja sama operasi dengan PT Bima Telco yang bergerak di bidang mitra penyedia jasa Telekomunikasi, kita harapkan juga dapat memberikan pencapaian yang baik dan pelayanan terbaik bagi pelanggan nantinya”, tutup Ali.

Wali Nanggroe Kecam Keras Pembunuhan Warga Aceh di Jakarta

0
Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar. (Foto: Dok. Pribadi)

Nukilan.id – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar mengecam keras tindakan pembunuhan warga Aceh di Jakarta oleh oknum anggota TNI.

Ia meminta meminta agar pelaku penganiyaan yang menyebabkan meninggalnya warga Aceh asal Bireueun tersebut dihukuman seberat-beratnya sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kasus ini tidak hanya menjadi duka bagi keluarga yang ditinggalkan, tapi juga duka bagi seluruh bangsa Aceh. Secara bersama-sama, kita kawal proses hukum terhadap tersangka,” tegas Wali Nanggroe, Senin 28 Agustus 2023 di Banda Aceh.

Seperti diketahui, warga Aceh yang merantau ke Jakarta, atas nama Imam Masykur meninggal dunia akibat penculikan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Paspampres dan dua rekannya dari TNI. Kasus tersebut sedang ditangani oleh Pomdam Jaya Jakarta.

Wali Nanggroe meminta agar penyelesaian kasus tersebut harus dilakukan secara transparan, agar masyarakat Aceh tahu bagaimana perkembangan proses hukum terhadap pelaku.

Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar, Senin 28 Agustus 2023, mengatakan, ketiga pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Tersangka berjumlah 3 orang dan semuanya anggota TNI saat ini para tersangka sudah ditahan di Pomdam Jaya,” kata Danpomdam Jaya.

Disnak Aceh Terima Penghargaan Stan Terbaik di Expo Semarak Kemerdekaan RI ke-78

0

Nukilan.id  – Stand Dinas Peternakan Aceh dinobatkan sebagai stand terbaik, pada kegiatan Expo Semarak Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, yang digelar oleh Kodam Iskandar Muda, di Lapangan Blang Padang, Minggu (27/8/2023) malam.

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada Kepala Bidang Pengolahan Pemasaran Hasil Peternakan Disnak Aceh Teuku Taufan Maulana Pribadi, mewakili Kadis Peternakan Aceh Zalsufran.

Disnak Aceh berhasil mengalahkan Stand Kabupaten Nagan Raya, di posisi kedua dan Stand Dinas Registrasi Kependudukan Aceh, sebagai Juara Ketiga.

Usai menerima Piagam Penghargaan, Teuku Taufan menyampaikan apresiasi kepada tim yang bertugas di Stand Disnak Aceh selama kegiatan ini berlangsung, yaitu sejak tanggal 23 Agustus lalu. Selain itu Taufan juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang berkunjung ke Stand Disnak Aceh.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kekompakan tim, kita berhasil menjadi yang terbaik pada gelaran kegiatan ini. Apresiasi dari kami dan Pak Kepala Dinas tentu saja, atas kerja-kerja tim di Stand. Kepada masyarakat, kami juga sangat mengapresiasi kehadirannya di Stand Disnak. Semoga apa yang kami tampilkan di sini mampu mengedukasi masyarakat, khususnya para pecinta hewan,” ujar Taufan.

Taufan meyakini, ragam informasi yang disajikan di Stand Disnak Aceh dan sejumlah event yang diselenggarakan serta kunjungan masyarakat yang sangat antusias di Stand Disnak Aceh, menjadi elemen penilaian dari tim Juri. Sehingga, Stand Disnak Aceh terpilih menjadi yang terbaik pada event ini.

Taufan mengungkapkan, pada Expo Semarak Kemerdekaan RI ke-78 ini, sejumlah kegiatan digelar oleh Disnak di Stand mereka. Sejak hari pembukaan (Rabu, 23/8) Stand Disnak Aceh telah menggelar Pet Exhibition, yaitu berinteraksi dengan hewan, foto bareng hewan dan Konsultasi Perawatan Hewan.

Selain itu, Disnak Aceh juga menggelar Pet Education di hari kedua (Kamis, 24/8). Pada kegiatan ini, Stand Disnak Aceh memberi pembelajaran kepada kelompok penyayang binatang, khususnya Reptil, Mamalia Exotik dan Kucing.

“Selain Pet Exhibition, di hari kedua kita menggelar Pet Education. Tujuannya adalah agar masyarakat dan kelompok penyayang binatang mendapatkan pembelajaran dan tips memperlakukan hewan kesayangannya agar tetap sehat dan selalu dalam kondisi baik,” kata Taufan.

Tak hanya memberi edukasi, Stand Disnak Aceh juga menggelar aneka lomba, yaitu Lomba Kucing Makan yang dibagi dalam dua kategori, adult dan kitten.

Selanjutnya, Lomba Sugar Glider, yang terbagi atas tiga kategori, yaitu Lomba Panjat Rantai, Lomba Rolling Wheel dan Lomba Makan Cepat, Limba Ekor Terpanjang dan Terpendek, Limba Kucing Terberat dan Fashion Show.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Aceh Zalsufran menjelaskan, keikutsertaan Disnak Aceh pada Expo semarak Kemerdekaan RI ke-78 ini adalah untuk mengedukasi masyarakat, terutama para penyayang binatang.

“Semangatnya tentu saja selain untuk memeriahkan peringatan Kemerdekaan RI, kita juga ingin memberikan pembelajaran dan pemahaman kepada masyarakat, tentang bagaimana penanganan binatang peliharaan. Karena kita ketahui bersama, banyak masyarakat pemilik hewan, namun belum memahami betul teknik dan cara memperlakukan hewan kesayangannya. Sementara mereka juga enggan datang ke Dinas Peternakan. Karena itu, maka pada kegiatan-kegiatan sepertu inilah kita bisa berinteraksi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat luas,” kata Zalsufran.

“Sebagai upaya perlindungan dan sosialisasi tentang bahaya rabies, Stand kita juga memberikan pelayanan suntik rabies gratis kepada hewan-hewan peliharaan masyarakat. Kepada tim, saya ucapkan selamat, apresiasi atas kerja kerasnya selama event berlangsung. Kepada masyarakat, kami juga mengapresiasi kunjungannya ke Stand Disnak Aceh. Apresiasi dan ucapan terima kasih tentu saja kami sampaikan kepada Pangdam Iskandar Muda atas penghargaan ini,” imbuh Zalsufran.

Zalsufran menegaskan, Disnak Aceh akan terus mengedukasi masyarakat untuk memahami hewan-hewan peliharaannya. Tak hanya hewan seperti kucing, anjing, ular atau sejenisnya tetapi juga hewan-hewan besar seperti kerbau, sapi, kambing, ayam dan lain sebagainya.

“Pemahaman yang baik tentang perawatan hewan, tentu akan memudahkan masyarakat dalam penanganan hewan-kesayangannya. Jika hewan peliharaan masyarakat sehat, maka kita juga akan sehat. Untuk itulah, edukasi menjadi penting. Disnak Aceh akan selalu berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat, tidak hanya hewan peliharaan seperti kucing, ular dan sejenisnya tetapi lebih luas lagi hewan-hewan di peternakan,”pungkas Zalsufran. []

Tanggul Jebol, Puluhan Rumah di Aceh Tenggara Terendam Banjir

0
Banjir di Desa Lawe Ijo, Kute Lesung, dan Setia Baru Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara pada Senin (28/8/23).

Nukilan.id – Sebuah musibah banjir melanda puluhan rumah di Desa Lawe Ijo, Kute Lesung, dan Setia Baru Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara pada Senin (28/08/23). 

Kejadian ini terjadi setelah hujan deras turun dengan intensitas yang tinggi selama tiga jam, menyebabkan tanggul di Sungai Lawe Tuban tidak mampu menahan arus air dan jebol.

Ketinggian banjir telah mencapai lutut orang dewasa, para warga yang rumahnya terendam air diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

Danposramil di Lawe Sumur, Peltu Sabrizen Pelis, menjelaskan bahwa penyebab banjir ini adalah hujan lebat yang berkepanjangan di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. 

Dampaknya, tanggul Sungai Lawe Tuban yang melintasi beberapa desa tidak mampu bertahan dan akhirnya jebol. 

“Ketidakmampuan tanggul menahan aliran air deras menyebabkan luapan air merendam sejumlah rumah warga yang berada di sekitar bantaran sungai dan area yang lebih rendah,” ujarnya kepada Nukilan.

Selain itu, kata dia, tak hanya volume air sungai yang menjadi masalah, curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir ini juga telah mengakibatkan banjir tersebut semakin parah. 

“Salah satu jembatan utama juga mengalami kerusakan parah akibat banjir ini. Jalur penghubung antara Desa Kuning dan wilayah sekitarnya juga terendam, memaksa pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas,” tuturnya. 

Meskipun upaya-upaya telah dilakukan untuk mengatasi banjir ini, situasinya masih jauh dari kondisi yang terkendali. 

Banjir terus menghambat berbagai aktivitas masyarakat, berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi di desa ini. 

Diharapkan, pemerintah daerah dan provinsi dapat memberikan perhatian serius terhadap masalah ini untuk mencegah terjadinya banjir susulan. Dalam upaya mitigasi, pihak terkait telah menyiapkan dua unit alat berat tipe ekskavator guna melakukan normalisasi sungai begitu air surut. [Rjf]

Soal Penyiksaan Warga Aceh, Ketua Forum de Facto: Pelaku Harus Dihukum di Pengadilan Umum

0
Ketua Forum de Facto Feri Kusuma. (Foto: Net)

Nukilan.id – Ketua Forum de Facto Feri Kusuma menyatakan penyiksaan warga Bireuen, Imam Masykur yang dilakukan oleh oknum anggota Paspampres menunjukkan suatu tindakan yang sudah di luar batas kemanusiaan. 

Dalam perspektif hukum, ini adalah tindakan pidana yang cukup berat. Apalagi ada unsur penculikan dan penyiksaan hingga tewas.

“Ini sebenarnya bisa terpenuhi unsur pembunuhan berencana. Dengan demikian, maka tindakan pelaku harus dijerat dengan hukuman yang cukup berat sesuai dengan ketentuan di KUHP,” ujar Feri Kusuma kepada Nukilan, Senin (28/8/2023).

Aktivis HAM ini menambahkan, kasus ini tidak bisa disederhanakan menjadi hanya semacam persoalan bisnis atau sejenisnya. Dalam kasus tindakan pembunuhan berencana, motifnya tidak diperlukan lagi. Selama sudah ada korban, pelaku, dan tindakannya, maka harus segera dilaksanakan proses hukum.

“Proses hukumnya ada dua. Proses hukum pertama karena pelakunya dari unsur militer, maka proses hukumnya di pengadilan militer. Ini kita harapkan jangan di pengadilan militer. Pelakunya harus segera dipenjara dan diproses hukum di pengadilan umum. Tidak boleh di pengadilan militer,” kata Feri.

Feri menjelaskan, dalam Undang-undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia sudah disebutkan bahwa tindak pidana umum yang dilakukan oleh prajurit militer itu diproses di pengadilan umum. Selain itu, masih banyak persoalan akuntabilitas dan transparansi di pengadilan militer.

Karena itu, Feri mendesak agar Panglima TNI harus mengawal tuntas kasus ini dan menghukum berat pelakunya. Sedangkan untuk masyarakat secara umum diharapkan agar menjadikan kasus ini sebagai perhatian bersama.

“Harus didorong mulai dari bagaimana mengawal proses hukumnya, pendampingan bagi keluarga korban. Bagi para pengacara Aceh yang ada di Jakarta harus duduk bareng. Makin banyak yang menjadi kuasa hukum bagi korban semakin bagus, agar kasus seperti ini tidak terulang lagi,” demikian disampaikan Feri Kusuma. [Sammy]

Polisi Amankan 2 Unit Mobil dengan Tangki Modifikasi Berisi BBM Subsidi

0

Nukilan.id – Personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Aceh mengamankan dua unit mobil dengan tangki modifikasi berisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Kecamatan Peusangan, Bireuen, Minggu, 27 Agustus 2023.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy membenarkan, bahwa pihaknya telah mengamankan dua unit mobil dengan tangki modifikasi yang membawa ratusan liter BBM subsidi di Bireuen.

Winardy menjelaskan, mobil tersebut adalah satu unit minibus APV dengan tangki modifikasi yang berisikan 900 liter BBM jenis pertalite dan satu unit mobil kijang pickup yang membawa BBM jenis solar sebanyak 1.000 liter, dengan rincian: 700 liter dimuat dalam 20 jerigen dan 300 liter dalam tangki modifikasi.

“Benar, kita telah mengamankan dua unit mobil yang memiliki tangki modifikasi dan mengangkut BBM subsidi di Bireuen,” kata Winardy, dalam keterangannya di Polda Aceh, Senin, 28 Agustus 2023.

Selain mengamankan mobil dan BBM, kata Winardy, petugas juga mengamankan sopir berinisial RZ (28), pemilik mobil APV SR (39), dan pemilik mobil kijang pickup IW (42).

“Saat ini, semua barang bukti berupa dua unit mobil dan 1900 liter BBM, termasuk sopir dan pemilik kendaraan diamankan di Polsek Peusangan Polres Bireuen untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” demikian, kata Winardy. [Rjf]

UPNVJ Gelar Pendidikan Politik untuk Anak Muda Menuju Pemilu 2024

0

Nukilan.id – Program Studi Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) melakukan kegiatan pendidikan politik bagi anak muda agar menjadi pemilih cerdas pada pemilu 2024.

Pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan di Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada 26 Agustus 2023, yang diprakarsai lewat kerja sama dengan Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Terbuka (UT) dan pemerintahan Kabupaten Bogor.

Anwar Ilmar, Ketua tim pelaksana kegiatan mengatakan bahwa, “pendidikan politik ini dilakukan dengan maksud menguatkan partisipasi anak muda, khususnya santri di Pondok Pesantren Daarul Mustaqiem agar berperan aktif sebagai pemilih cerdas pada pemilu 2024.”

“Kami mendiskusikan dan mensimulasikan bagaimana menjadi pemilih cerdas di tengah maraknya fenomena politik uang, kampanye hitam, hoaks dan ujaran kebencian, serta berbagai pelanggaran dan kecurangan pemilu,” ujar dosen ilmu politik UPNVJ tersebut. Selain Anwar, tim dari UPNVJ yang ikut dalam kegiatan itu adalah Ardli Johan Kusuma, Willy Purna Samadhi, dan Irpan Ripai Sutowo.

Dina Fadiyah, fasilitator dari tim Universitas Terbuka, juga menyerukan agar anak muda tidak mudah terbawa arus informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Anak muda sebagai digital natives mesti berperan aktif mengawasi media sosial dari terpaan hoaks dan hasutan.

“Anak muda yang saat ini didominasi generasi Z mesti berpartisipasi dalam pemilu, terutama mengawasi dan menjaga ruang publik yang egaliter dan demokratis di media digital sesuai semangat muda mereka. Jadi, jangan sampai terpapar isu hoaks dan ujaran kebencian terkait politik dan pemilu yang provokatif,” kata Dina.

Salah satu peserta kegiatan, Zaky, mengungkapkan bahwa, “kami (santri Daarul Mustaqiem) sangat senang bisa belajar tentang pemilu dari para dosen. Ini jadi bekal persiapan sebagai pemilih pemula. Banyak hal yang baru kami ketahui dan dipraktikkan langsung sehingga lebih paham.”

Sementara itu Miftahul Umam, Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Mustaqiem, mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi signifikan peran dosen dan kampus memberdayakan masyarakat, terutama anak muda pada pemilu 2024 nanti.

“Kami merasa bangga dengan kehadiran tamu dari UPN Veteran Jakarta dan UT. Materi-materi yang diberikan fasilitator semoga dapat menjadikan santri kami sebagai pemilih cerdas pada pemilu 2024,” ungkapnya. []