Beranda blog Halaman 1364

Pj Gubernur Sebut Pertumbuhan Ekonomi Aceh Naik 4,37 Persen di Tahun 2023

0
Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi FORKOPIMDA Aceh dan Instansi terkait Lainnya, di Kejaksaan Tinggi Aceh, Banda Aceh, Jum'at, (8/9/2023).

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Aceh terus membaik dalam beberapa tahun belakangan. 

“Pada tahun 2021 tingkat pertumbuhan ekonomi Aceh berada pada angka 2,79%, sementara pada tahun 2023 ini, tepatnya pada triwulan kedua, meningkat menjadi 4,37%,” kata Achmad Marzuki saat menghadiri silaturahmi Forkopimda yang digelar Kejaksaan Tinggi Aceh, Jumat (8/9/2023), malam.

Demikian juga halnya dengan inflasi, kata Achmad Marzuki, yang sempat meningkat pada tahun 2022 yaitu sebesar 5,89%, pada bulan Agustus yang lalu sudah turun hingga lebih setengahnya menjadi hanya 2,39%.

Ia pun berharap silaturahmi antar Forkopimda Aceh yang digelar Kejati Aceh dapat memperkuat jalinan silaturrahmi antar unsur pimpinan daerah, sebagai upaya untuk terus meningkatkan soliditas, kebersamaan dan kekompakan, sebagai syarat utama keberhasilan jalannya roda pembangunan di daerah ini.

Silaturahim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh dan Instansi terkait lainnya itu berlangsung di aula kantor Kejati Aceh. Hadir dalam pertemuan itu, di antaranya, Ketua DPR Aceh Saiful Bahri, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar, SH.MH, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P, M.I.P, hingga Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M.

Buka Rakor Forkopimda 2023, Bambang Bachtiar Bahas Program Unggulan Kejati Aceh

0
Sambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar, SH, MH, dalam acara Rakor Forkopimda 2023. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Kejaksaan Tinggi Aceh mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh tahun 2023. Acara tersebut berlangsung di Aula Kejati Aceh pada Jumat (8/9/2023) malam.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar, SH.MH, menjelaskan beberapa program unggulan yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi Aceh dan jajarannya di seluruh Aceh. 

Beberapa program tersebut antara lain adalah Program Adhyaksa Peduli Stunting, Program Pensertifikatan Tanah Wakaf, Program Restoratif Justice, Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, Kegiatan Duta Pelajar Sadar Hukum, dan Kegiatan Pengamanan Proyek Strategis Daerah.

“Program Adhyaksa Peduli Stunting, yang dimulai pada bulan Juni 2022 di Aceh Utara dan Aceh Timur, telah diperluas ke seluruh Kejaksaan Negeri di 23 Kabupaten Kota di Provinsi Aceh. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah stunting yang menghantui pertumbuhan anak-anak di Aceh,” ujar Kajati.

Program Pensertifikatan Tanah Wakaf, lanjutnya, bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum terhadap kepemilikan tanah yang telah diwakafkan untuk kepentingan umum sesuai dengan prinsip syariah. 

“Harga Tanah yang semakin melambung tinggi tiap tahunnya, membuat banyaknya oknum-oknum tertentu yang mengambil keuntungan dengan melawan hukum terhadap legalitas kepemilikan tanah yang belum final,” katanya

Kejaksaan Tinggi Aceh juga telah berhasil menyelesaikan 122 perkara dengan pendekatan Restoratif Justice hingga akhir Agustus 2023. “Kami telah berhasil membentuk 250 Rumah RJ di seluruh Provinsi Aceh sebagai upaya rehabilitasi para pelaku kejahatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Kajati, dalam rangka membangun pemahaman hukum di kalangan pelajar Sekolah Menengah Umum, Kejati Aceh bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh telah melakukan penyuluhan hukum di sekolah-sekolah. 

“Setiap tahunnya bersama dengan Dinas Pendidikan Aceh kami melaksanakan pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum bagi siswa siswi SMU se-Aceh, yang diawali dengan pemilihan tingkat Kabupaten/Kota dan selanjutnya tingkat Provinsi,”  ucapnya.

Terakhir, Kejaksaan Tinggi Aceh turut berperan dalam mengamankan pelaksanaan Pembangunan Proyek Strategis Daerah di Aceh. “Upaya ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengatasi kendala, hambatan, serta ancaman yang mungkin muncul selama proses pembangunan proyek strategis daerah di berbagai Satuan Kerja Pemerintah Provinsi Aceh,” demikian paparan Kajati.

Turut Hadir dalam acara tersebut, Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Ketua DPR Aceh Saiful Bahri, Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P, M.I.P, dan Kepala Kepolisian Daerah Aceh, Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H., M.M. [Rjf]

3 Kali Beli Sabu untuk Diedar, Seorang Pemuda Aceh Besar Ditangkap Polisi

0

Nukilan.id – Seorang pemuda Aceh Besar berinisial BG (25) ditangkap Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Aceh karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu. BG ditangkap di Desa beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Senin, 28 Agustus 2023.

Dirresnarkoba Polda Aceh Kombes Shobarmen menyampaikan, penangkapan itu bermula saat Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Aceh melaksanakan patroli dan melihat seorang pemuda yang diketahui bernama BG sedang berdiri di pinggir jalan dengan gelagat yang mencurigakan.

Merasa curiga, kata Shobarmen, petugas mendatangi serta melakukan penggeledahan dan menemukan enam bungkus sabu di dalam tas pinggang yang ditaruh dalam bagasi sepeda motor.

Setelah diinterogasi, BG mengakui sabu tersebut adalah miliknya yang dibeli dari AR (30) seharga Rp 1,7 juta. Petugas juga sudah berusaha mencari AR, tetapi tidak ditemukan, sehingga dijadikan daftar pencarian orang atau DPO.

“Saat ini, BG beserta barang bukti berupa 6 bungkus sabu seberat 3,29 gram, 1 tas pinggang, 2 unit handphone, dan 1 unit sepeda motor diamankan ke Polda Aceh untuk diproses hukum. Kepada BG akan diterapkan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” kata Shobarmen, dalam keterangannya di Polda Aceh, Jumat, 8 September 2023.

Tiga Kali Beli Sabu untuk Diedar

Shobarmen ikut menjelaskan, tersangka BG sudah tiga kali membeli sabu kepada AR untuk diedarkan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dengan harga Rp200 ribu per bungkus.

Ia merinci, pertama kali BG membeli 1 bungkus sabu pada Juli 2023, seharga Rp1,7 juta. Kedua, juga pada bulan yang sama, BG membeli 1 bungkus sabu juga seharga Rp1,7 juta. Ketiga, pada 28 Agustus 2023, BG kembali membeli 1 bungkus sabu juga seharga Rp1,7 juta.

“BG sudah tiga kali membeli sabu sama AR. Yang pertama dan keduavsudah terjual semua. Namun, yang ketiga belum sempat dijual, karena sudah duluan tertangkap,” jelasnya.

“Dengan adanya penangkapan tersebut, polisi telah menyelamatkan sedikitnya 32 generasi dari penggunaan narkotika jenis sabu,” demikian, tutup Shobarmen. []

BSI Serahkan Bantuan Rp 2 Miliar untuk Renovasi Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry Banda Aceh

0

Nukilan.id – BSI menyerahkan bantuan renovasi Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebesar Rp 2 Miliar. Bantuan ini bertujuan untuk menjunjung tinggi kesucian di lingkungan setempat. 

Inisiatif transformatif ini akan memberikan semangat baru pada Masjid Fathun Qarib, yang terletak di kampus bergengsi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry di Banda Aceh.

Masjid Fathun Qarib telah lama menjadi tempat perlindungan spiritual, berfungsi sebagai tempat refleksi, dan berkumpulnya mahasiswa, dosen, dan warga sekitar universitas. Namun karena berjalannya waktu, Masjid ini memerlukan renovasi untuk menjaga keindahan arsitektur dan aspek fungsionalnya.

Menyadari betapa pentingnya peran Masjid dalam memupuk nilai-nilai agama dan budaya masyarakat, BSI bersama UIN Ar-Raniry bekerja sama untuk melakukan Renovasi Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 

Rektor Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman, MAg menyampaikan, dengan dukungan penuh dari BSI, renovasi menyeluruh ini mencakup perbaikan ruang salat, peningkatan infrastruktur masjid, dan peningkatan fasilitas untuk menampung lebih banyak jamaah. Proyek ini juga akan fokus pada peningkatan aksesibilitas, menjamin kenyamanan dan kemudahan semua individu

“Kolaborasi dengan BSI dalam renovasi masjid ini merupakan bagian dari semangat persatuan dan jalan dakwah bagi kita semua”, ungkap Mujiburrahman

Regional CEO BSI Region Aceh, Wisnu Sunandar menyampaikan melalui bantuan renovasi Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, kami bertujuan untuk menciptakan ruang yang inklusif dan ramah di mana individu dari berbagai latar belakang dapat berkumpul untuk merasakan kenyamanan beribadah.

“Bantuan renovasi ini merupakan komitmen BSI dalam menciptakan ruang yang insklusif, ramah bagi seluruh masyarakat dalam beribadah”, Ungkap Wisnu

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Anjong Mon Mata Banda Aceh dan disaksikan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Bpk Ma’ruf Amin.

Dukungan BSI untuk Renovasi Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry Banda Aceh merupakan wujud dan peran BSI dalam komitmennya sebagai mercusuar spritualitas dan persatuan bagi seluruh masyarakat Aceh. []

Kadisbudpar Harap Komunitas Film Di Aceh Lahirkan Karya Bersama

0

Nukilan.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melaksanakan lokakarya yang mengangka tema “Membangun Ekosistem Perfilman, Penyiaran dan Kesadaran Intelektual Property dalam Dunia Kreatif” di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Kamis, 7 September 2023.

Belasan peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri dari rumah produksi, komunitas, asosiasi film, produser film, akademisi, dan pemangku kebijakan terkait ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal dalam sambutannya menyebutkan, film adalah salah satu subsektor ekonomi kreatif yang bisa meningkatkan perekonomian terutama bagi anak-anak muda Aceh, dengan catatan punya sisi nilai jual dan diakui secara nasional. Karena itu Disbudpar akan berusaha fokus pada subsektor perfilman.

“Bercerita tentang film, mungkin di Aceh memang tidak memiliki bioskop tetapi teman-teman yang berhadir di sini adalah orang menghasilkan karya perfilman yang sudah diakui di tingkat nasional. Dari Kementerian Kebudayaan, kita juga mendapatkan anugerah budaya dan dukungan di subsektor film atau produksi,” sebut Almuniza saat memberikan arahan sekaligus membuka acara.

Kadisbudpar berharap, kegiatan lokakarya ini dapat melahirkan rekomendasi yang akan membawa kebaikan bagi Aceh, terutama komunitas perfilman yang dapat membanggakan Indonesia.

“Jadi karakteristik sebuah karya harus ada di dalam diri teman-teman, minimal di saat menghasilkan karya memiliki standar karena itu penting bagi sebuah produksi,” tutur Almuniza.

Almuniza menegaskan, melalui lokakarya ini para production house bisa meng-copy paste tema yang sudah didengungkan oleh Disbudpar “Lestarikan Budaya dan Majukan Pariwisata” untuk mendeferensiasikan sebuah film atau karya yang bisa berbeda dari anak-anak muda di luar sana.

Disbudpar Aceh selain fungsinya menggambarkan ataupun mengkomandoi sebuah perilaku dalam berkebudayaan Aceh, juga memiliki tanggung jawab untuk memasarkan ataupun menghidupkan destinasi kepariwisataan pada khalayak ramai.

“Saya berharap teman-teman yang memiliki production house di masing-masing komunitas bisa menghasilkan sebuah karya bersama untuk menunjukkan kekompakkan kita. Orang Aceh itu sebenarnya memang kompak-kompak semua cuma belum ada yang menjahitnya, kalau kita umpamakan pada event ada namanya show director,” ungkap Kadisbudpar.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Keuangan Dana, Sarana dan Keseketariatan, Iqbal Idris Aly menjelaskan, perkembangan teknologi tidak bisa dielak terutama pada kebutuhan handphone pada subsektor perfilman.

Iqbal menyebutkan, Aceh banyak potensi untuk mendukung subsektor perfilman di antaranya sumber daya manusia, alamnya mendukung, kuliner, yang harus dibarengi oleh perkembangan Information Technology (IT), dan kolaborasi seluruh stakeholder.

Menurutnya, para production house yang berhadir hari ini tentunya akan menambah pengetahuan. Sehingga ia yakin dan percaya nanti kedepan, production house di Aceh ini akan lebih menonjol di nasional dan internasional dan pihaknya menyambut baik acara ini.

“Selamat berlokakarya sehingga mendapatkan hasil yang maksimal,” tutup Iqbal.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini dintaranya Kepala Pengembangan Ekosistem Film dan Animasi (Bapepan) Kadin Pusat, Ariful Yaqin Hidayat, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Amin Shabana, Komite Tetap Intelektual Property Bapepan Kadin Pusat, Mochtar Sarman, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bapepan Kadin Pusat, Renno Raymond. []

Bambu Jepang, Tanaman Unik yang Bisa Kurangi Polusi Udara

0

Nukilan.id – Bambu jepang atau yang dikenal dengan nama Dracaena Surculosa merupakan tanaman hias yang masuk ke dalam keluarga Asparagaceae. Selain bentuknya unik, manfaat tanaman hias yang satu ini dapat mengontrol kelembapan udara.

Tanaman hias ini dapat hidup di kawasan subtropis dan hutan hujan tropis. Umumnya, bambu jepang akan menghasilkan daun yang hijau dan berkilau ditempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

Dimuat dari CNN Indonesia, bentuk yang kokoh dan kuat membuat banyak orang menggunakan bambu Jepang untuk pagar alami. Bambu jepang adalah tanaman bambu dengan batang yang lebih kecil.

Tumbuhan ini memiliki daun hijau tua yang mengkilap. Karakteristik bambu jepang memiliki pelepah batang dan rimpang yang kuat. Saat ditata dengan rapi tanaman bambu jepang bisa menjadi pagar alami di rumah, taman, atau kebun.

Pada umumnya, bambu jepang bermanfaat sebagai tanaman hias yang tumbuh dengan baik di dalam rumah. Oleh karenanya, menjadikan bambu jepang sebagai tanaman hias indoor adalah pilihan yang tepat.

Dimuat dari Balcony garden web, manfaat tanaman hias bambu jepang dapat mengurangi bahkan menghilangkan polutan seperti Volatile Organic Compounds atau VOCs dan gas beracun yang berbahaya.

Selain itu, manfaat tanaman hias yang satu ini juga berdampak pada berkurangnya formaldehida, benzena, trikloroetilen, dan karbon dioksida yang membuat udara dalam rumah tetap bersih dari polutan apapun.

Jika diabadikan, hal itu bisa berdampak pada masalah kesehatan tubuh seperti sakit kepala, pernafasan, anemia, ginjal, kanker, dan masih banyak lagi. Manfaat selanjutnya adalah meningkatkan konsentrasi dan mempertajam fokus.

Sumber: Goodnewsfromindonesia

Dua Senjata M-16 Sisa Konflik yang Diserahkan Warga Pidie Masih Aktif

0

Nukilan.id – Dua pucuk senjata api (senpi) laras panjang jenis M-16 sisa konflik Aceh yang diterima Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Winardy dari tokoh masyarakat di Kabupaten Pidie dalam kondisi masih aktif.

“Dua pucuk M-16 yang diserahkan oleh tokoh masyarakat—namanya minta dirahasiakan—di Pidie masih aktif,” ungkap Winardy kepada Nukilan di sela konferensi pers di Polda Aceh, Kamis, 7 September 2023.

Winardy menjelaskan, mulanya dirinya bersama Kasubdit Tipidter AKBP Muliadi melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan tambang ilegal atau illegal mining, Karhutla, dan terkait kondusifitas Harkamtibmas jelang Pemilu 2024 di Aula Camat Geumpang, Kabupaten Pidie, pada 30 Agustus lalu.

Sosialisasi itu mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para Keuchik setempat. Mereka merasa puas dan lega setelah mendengar solusi terkait tambang tersebut langsung dari Dirreskrimsus.

Tidak lama setelah sosialisasi, katanya, salah satu tokoh masyarakat menyampaikan ke Dirreskrimsus Polda Aceh, bahwa yang bersangkutan ingin menyerahkan senpi laras panjang yang dimilikinya dari sisa konflik.

Tokoh masyarakat tersebut merasa yakin dengan Dirreskrimsus dan sebagai apresiasi atas keterbukaan dan solusi yang diberikan Dirreskrimsus terhadap persoalan pertambangan ilegal.

Menurutnya, penyerahan senjata tersebut juga sebagai upaya dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kondusifitas menjelang Pemilu 2024, sehingga Harkamtibmas juga tetap terjaga.

Mendengar keinginan dari tokoh masyarakat tersebut, Winardy yang didampingi Kasubdit Tipidter menuju lokasi yang ditentukan oleh tokoh masyarakat tersebut dan terjadi serah terima senjata api berikut magasin dan amunisi.

Dia menceritakan, tokoh masyarakat tersebut mengungkapkan keyakinannya dan kesadarannya kepadanya untuk menyerahkan senjata. Menurutnya, bisa jadi juga yang bersangkutan tergugah hatinya saat kami menyampaikan peran penting masyarakat dalam menjaga Harkamtibmas, sehingga merasa itu adalah saat yang tepat dia menyerahkannya.

Kata Winardy, senjata yang diserahkan tersebut adalah 2 pucuk senpi laras panjang jenis M-16 (satunya sudah dimodifikasi), 3 magasin, serta 55 butir peluru kaliber 7,62 mm dan 15 butir peluru kaliber 5,56 mm. Itu semua merupakan sisa konflik Aceh.

“Saat ini, senpi beserta amunisi tersebut sudah diamankan di gudang senjata Polda Aceh sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Winardy.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengapresiasi tokoh masyarakat yang telah bersedia menyerahkan senjata bekas konflik Aceh yang selama ini disimpannya ke Polda Aceh, dalam hal ini diterima Dirreskrimsus.

Ia mengimbau, bila masyarakat menemukan atau ada yang masih menyimpan senjata api dan sejenisnya sisa konflik Aceh agar segera menyerahkannya dengan sukarela kepada aparat kepolisian terdekat agar tidak disalahgunakan penggunaannya.

“Bagi masyarakat yang menemukan atau menyimpan senjata api sisa konflik Aceh agar menyerahkannya kepada aparat kepolisian terdekat. Ini penting agar tidak disalahgunakan penggunaannya,” demikian, imbau Joko. [Rjf]

Pj Walikota Amiruddin Tinjau Pasar Murah di Lueng Bata

0

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin meninjau pelaksanaan pangan (pasar) murah yang digelar di halaman Masjid Jamik Kecamatan Lueng Bata, Kamis (7/9/2023).

Turut hadir di sana Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh Samsul Bahri, Camat Lueng Bata Sukmawati, dan sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Amiruddin mengatakan pangan murah digelar guna membantu warga, sekaligus sebagai upaya pihaknya dalam menekan laju inflasi di Ibu Kota Provinsi Aceh ini.

Amiruddin juga menyatakan, pangan murah kali ini disambut antusias oleh masyarakat yang ingin mendapatkan paket pangan dengan harga ekonomis.

“Pangan murah ini berjalan dengan baik dan kita lihat masyarakat antusias untuk mendapatkan paket pangan dengan harga murah, sehingga kami menyarankan untuk menambah jadwal untuk lokasi di sekitar ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Banda Aceh Samsul Bahri menuturkan, pemerintah kota menyediakan 350 paket untuk warga Kecamatan Lueng Bata dan sekitarnya.

“Komoditasnya mulai dari beras, minyak goreng, telur ayam, hingga gula pasir dengan harga jual di bawah harga pasar,” ujarnya.

“Untuk beras premium 10 kg hanya Rp 105.000, kemudian telur satu papan Rp 43.000, gula 2 kg Rp 24.000, dan minyak goreng per dua liter seharga Rp 32.000,” ujarnya lagi.  []

Bank Hikmah Wakilah Raih 2 Penghargaan dari Majalah TOP Business

0

Nukilan.id – Top GRC Awards diselenggarakan setiap tahun oleh majalah Top Business bekerjasama dengan sejumlah lembaga dan Asosiasi bersertifikasi di Indonesia. 

Top GRC Awards memberikan penghargaan GRC yang terbesar dan paling membanggakan di Indonesia, yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berkinerja baik dan telah menerapkan GRC (Governance, Risk & Compliance) secara efektif dan berkualitas dalam mengelola bisnisnya. 

Proses untuk mendapatkan penghargaan GRC Awards dilakukan penjurian oleh Dewan juri yang telah mendapatkan sertifikasi GRC dari Lembaga terkait, dilakukan secara kolektif dan sidang pleno oleh Dewan juri. 

Alhamdulillah untuk sekelas BPR Syariah, BPR Syariah Hikmah Wakilah baru satu-satunya di Indonesia yang mendapatkan penghargaan GRC Awards. 

Bank Hikmah Wakilah menyabet 2 penghargaan sekaligus untuk kategori TOP GRC Awards 2023 #Bintang 4 untuk PT. BPR Syariah Hikmah Wakilah dan The Most Committed GRC Leader 2023, Sugito-Direktur Utama.

Kinerja bank

Terkait dengan kinerja BPR Syariah Hikmah Wakilah, Sugito menjelaskan, hingga akhir Agustus 2023, aset bank telah mencapai Rp 168,3 miliar, atau meningkat 16% dari periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 145,2 miliar.

Sementara pencapaian realisasi dana pihak ketiga dalam bentuk tabungan dan deposito sampai 30 Agustus 2023 sebesar Rp 131,8 miliar atau meningkat sebesar 5,3% dibandingkan dengan realisasi periode yang sama (Agustus 2022) sebesar Rp 125,2 miliar. 

Dengan rincian, pencapaian tabungan sebesar Rp 22,8 miliar dan deposito sebesar Rp 109 miliar.

“Pencapaian tabungan dan deposito sangat baik karena kepercayaan masyarakat kepada bank juga semakin meningkat,” kata Sugito.

Untuk pembiayaan, Sugito menyebutkan, sampai Agustus 2023, penyaluran untuk usaha mikro, kecil dan menengah mencapai Rp 145,4 miliar atau meningkat sebesar 30% dari periode yang sama (Agustus 2022) sebesar Rp 111,8 miliar. 

Dengan jumlah nasabah yang diberikan modal sebanyak 1.800 sampai dengan 2.000 orang.

“Perolehan laba bank sebelum pajak, pada Agustus 2023 sebesar Rp 3,3 miliar atau meningkat sebesar 22% dari perolehan laba periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 2,7 miliar,” sebut Sugito.

Untuk diketahui, Hikmah Wakilah memiliki 6 jaringan kantor yang terdiri dari 1 kantor pusat, 3 kantor cabang dan 2 kantor kas yang berlokasi di Banda Aceh, Aceh Besar dan Beureunuen, Kabupaten Pidie. []

Dua Pelajar MTsN Model Banda Aceh Raih Juara 2 Myres Nasional 2023

0

Nukilan.id – Dua perwakilan peneliti muda MTsN 1 Banda Aceh Clarence Athaillah Khairunnisa bersama Rayyan Athifa Charirah menorehkan prestasi gemilang tingkat nasional.

Hal tersebut usai panitia mengumumkan hasil penilaian grand final MTsN 1 Banda Aceh meraih juara 2 pada ajang Madrasah Young Reseachrs Supercamp (Myres) yang berlangsung diKota Kendari Sulawesi Selatan, mulai 3 hingga 7 September 2023

Kegiatan bersamaan dengan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tersebut ditutup Sekjen Kemenag RI Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag.di Aula Asrama Haji Kendari, Rabu (6/9/2023) malam.

“Alhamdulillah, selamat kepada ananda kami atas capaian prestasinya yang luar biasa.

Ini semua hasil kerja keras dan ketekunan siswi, serta pembimbing dalam bekerjasama dengan team work madrasah hingga proses telah dilalui yang tidak mengkhianati hasil,” Ujar Kepala MTsN 1 Model Banda Aceh Junaidi Ibas, S.Ag, M.Si

Junaidi menyebutkan, penelitian yang dilakukan siswinya melibatkan banyak pihak seperti Musium Aceh, Pedir Museum, UIN Ar-Raniry Banda Aceh serta para pemerhati naskah kuno Aceh Tarmizi Abdul Hamid,” Ungkapnya turut didampingi pembimbing Rosalia Sari, S. Pd, M. Pd dan Yusrawati, S. Ag

Kepala Kankemenag Kota Banda Aceh H.Abrar Zym, SH.,MH turut mengapresiasi atas perolehan juara para siswa madrasah Kota Banda Aceh.

Ia berharap keberhasilan ini dapat memotivasi bagi madrasah lain maupun guru dalam menumbuhkan semangat belajar para peneliti muda yang ada di madrasah,” Ungkap Humas MTsN 1 Model Banda Aceh Tarmizi, S.Pd dalam keterangan tertulisnya

Judul penelitian yang diteliti “Pelestarian Manuskrip Kuno Aceh Melalui Proses Digitalisasi Sebagai Penyelamatan Sumber Informasi Sejarah Islam di Aceh”

“Manuskrip Aceh merupakan salah satu hasil peradaban masyarakat Aceh yang ditulis tangan oleh ulama dan umara yang umumnya hidup masa kerajaan islam,” sebut Clarence

Ia memaparkan selain menjadi cerminan peradaban masyarakat Aceh, Ia mengaku tertarik melakukan digitalisasi terhadap manuskrip Aceh sebagai upaya penyelamatan sejarah Aceh pada masa lampau.

“Selain itu juga untuk mendeskripsikan keterlibatan generasi muda dalam melestarikan manuskrip kuno Aceh,” sambung Rayyan

“Terimakasih atas dukungan warga MTsN 1 Model Banda Aceh dan semua pihak atas dukungan selama ini diantaranya Perpustakaan digital rumah manuskrip, filolog Aceh dosen UIN ar-raniry.

Museum pedir, perpusnas Jakarta, Balai pelestarian kebudayaan Aceh, museum Aceh, Perpustakaan wilayah Aceh, Museum Ali Hasyimi, Mapesa dan Manassa.

Kerja keras semenjak juni hingga agustus membuahkan hasil maksimal” Ungkap Rosalia Sari, S. Pd, M. Pd didampingi Yusrawati. []