Beranda blog Halaman 1364

Pj Bupati Aceh Utara Bersama Forkopimda Tinjau Pembangunan Waduk keureutoe

0
Pejabat Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kembali meninjau progres pembangunan waduk/bendungan Keureutoe di pedalaman Kecamatan Paya Bakong, Senin (3/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pejabat Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kembali meninjau progres pembangunan waduk/bendungan Keureutoe di pedalaman Kecamatan Paya Bakong, Senin (3/4/2023) sore.

Rombongan bergerak dari Kantor Bupati di Landing Kecamatan Lhoksukon sekira pukul 15.00 WIB. Ikut serta dalam rombongan ini Pj Bupati Aceh Utara Azwardi, AP, MSi, Kepala Kejari Aceh Utara Dr Diah Ayu HL Akbari, SH, MH, Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Hendra Sari Nurhono, SIP, MIP, mewakili Kapolres Aceh Utara, Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon Muhifuddin, SH, MH, serta para pejabat dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) I Kementerian PUPR.

Juga hadir Asisten I Setdakab Dayan Albar, SSos, MAP, Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Utara M Jakfar, ST, Kepala Dinas Pertanahan Syahrial, SH, MH, Kepala Pelaksana BPBD Asnawi, ST, MSM, Kepala Dinas Kesehatan Amir Syarifuddin, SKM, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Erwandi, SP, MSi, Plt Kepala Dinas Syariat Islam Haddaini, SSos, Kabag Tata Pemerintahan Dr Fauzan, MSi, Kabag Umum Musnadi, SE, MAP, dan Kabag Humas Muslem, SSos, serta pejabat Muspika Paya Bakong.

Rombongan tiba di lokasi pembangunan waduk di ujung selatan Gampong Blang Pante Kecamatan Paya Bakong beberapa saat menjelang pukul 16.00 WIB. Di lokasi ini rombongan menunaikan shalat Ashar berjamaah di masjid yang berada dalam komplek base camp pelaksana proyek.

Usai shalat kemudian dilanjutkan dengan acara rapat yang dipimpin oleh Pj Bupati Azwardi, diawali dengan mendengar keterangan dan penjelasan dari rekanan pelaksana proyek waduk/bendungan Keureutoe. Selanjutnya rombongan meninjau langsung ke beberapa titik areal proyek meliputi bendungan dan waduk yang sedang dikerjakan.

Sebagaimana diketahui, waduk Keureutoe merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pembangunannya dimulai pada tahun 2015 dan peletakan batu pertama langsung dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Pembangunan waduk/bendungan Keureutoe di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Satker Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) I, dengan menggunakan anggaran APBN. Pembangunannya dikerjakan oleh kontraktor nasional PT Brantas Abipraya dengan sistem kontrak tahun jamak (multi years contract).

Kunjungan Pj Bupati Aceh Utara Azwardi dan rombongan ke lokasi pembangunan waduk Keureutoe disambut langsung oleh manajer lapangan PT Brantas Abipraya. Pembangunan waduk/bendungan Keureutoe sempat menyita perhatian pemerintah daerah hingga pemerintah pusat karena progress pembangunan sempat terhambat oleh proses pembebasan lahan. Waduk ini pada awalnya direncanakan selesai pada tahun 2019, akan tetapi kemudian terpaksa diundur dan direncanakan selesai pembangunannya pada akhir tahun 2023.

Dalam rapat terakhir pada akhir Maret 2023 lalu, yang digelar di Kantor Gubernur Aceh, dan turut dihadiri oleh seluruh pejabat stakeholder terkait, termasuk dari Polda Aceh dan Kodam Iskandar Muda, kembali ditegaskan tentang penyelesaian pembangunan waduk ini pada akhir 2023. Bahkan TNI/Polri diminta secara khusus untuk mengawal kegiatan pembangunannya di lapangan. Hal itu tertuang dalam salah satu poin kesimpulan Rakor Terkait Percepatan Pengadaan Lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangunan Bendungan Keureutoe yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Aceh.

Pelaksana proyek juga diminta segera melaksanakan aktivitas lapangan di 243 bidang tanah eks HGU di Kabupaten Aceh Utara yang sudah proses konsinyasi di Pengadilan Negeri Lhoksukon. Selanjutnya, untuk 104 bidang tanah negara dan kawasan hutan di Kabupaten Bener Meriah, saat ini pihak BWSS I menunggu pendampingan hukum (legal asistant) dari Kejaksaan Tinggi Aceh, terkait bukti kepemilikan hak tanah tersebut.

Proyek bendungan Keureutoe memiliki luas genangan mencapai 896 hektar. Bila sudah selesai nantinya, tidak hanya dapat mengaliri 9.455 hektare sawah, penyediaan air baku bagi PDAM dan sumber tenaga listrik untuk PLTA, tapi juga mampu menampung 30,39 juta meter kubik air banjir, untuk meminimalisir bencana banjir tahunan kawasan Lhoksukon dan sekitarnya.

Penjabat Bupati Aceh Utara Azwardi, AP, MSi, mengatakan manfaat proyek bendungan Keureutoe perlu disampaikan secara meluas kepada seluruh masyarakat pemilik dan penggarap tanah eks HGU maupun tanah negara, agar mereka mengetahui manfaat besar dari kehadiran proyek bendungan Keureutoe itu bagi masa depan masyarakat di kawasan ini. []

Pj Walikota Banda Aceh Terima Audiensi Tim BPIP

0
Nukilan.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq menerima audiensi tim dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di ruang kerjanya di balai kota, Senin (3/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq menerima audiensi tim dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di ruang kerjanya di balai kota, Senin (3/4/2023).

Baca Juga: Sekdako Amiruddin Lepas Keberangkatan Kontingen MTR Kwarcab Banda Aceh

Pada kesempatan tersebut, Pj Walikota turut didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol Heru Triwijinarko, Kadisdikbud Sulaiman Bakri, Kadispora Reza Kamilin, dan Kabag Hukum Setdako Banda Aceh Muchsin.

Ketua rombongan Yunita Imelda selaku Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Madya pada BPIP, mengatakan, kedatangan pihaknya kali ini beragendakan pembahasan internalisasi dan institusionalisasi nilai-nilai pancasila dalam pembentukan peraturan daerah.

Perda yang dimaksud Yunita, yakni pembentukan perda berdasarkan Pancasila, dapat berupa perda pada bidang perekonomian, maritim, dan investasi. “Selain itu juga dapat mengusulkan pembentukan Perda Pancasila dan Wawasan Kebangsaan,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran, Dishub Aceh Inpeksi Keselamatan 485 Angkutan Umum

“Kemudian juga soal mata ajar pancasila di sekolah PAUD hingga sekolah menengah dan kegiatan paskibraka di Kota Banda Aceh mulai dari seleksi sampai pengiriman ke pusat. Utamanya alokasi anggaran dan kegiatan. Tiga poin ini ingin kami diskusikan dengan Pak Wali, sejauh mana perkembangannya di Banda Aceh.”

Menurutnya, di banyak daerah di Indonesia, perda Pancasila dan Wawasan Kebangsaan masuk ke dalam prolegda atas inisiatif legislatif, “Atau bisa langsung inisiatif eksekutif terkait Ranperda lainnya terutama bidang perekonomian, maritim, dan investasi,” ujarnya.

Terkait dengan Mata Ajar Pancasila yang merupakan salah satu program BPIP, ia mengatakan bertepatan dengan hari lahir pancasila pada 1 Juni 2023, pihaknya akan meluncurkan modul mata ajar pancasila bagi sekolah-sekolah.

Selain itu, BPIP juga siap memberikan materi terkait indikator nilai Pancasila dalam pembentukan peraturan daerah, bukan hanya mengenai perda pancasila dan wawasan kebangsaan. “Kita juga siap memberikan bimtek/workhsop Indikator Pancasila dalam Pembentukan Peraturan Daerah khususnya Daerah Istimewa Aceh dan Bimtek/workshop lainnya dalam Penyelenggaraan PIP,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Bakri Siddiq menyatakan kesiapan Pemko Banda Aceh dalam menyukseskan program BPIP. Tagline Aceh aceh Meutaloe Wareh Gaseh-Meugaseh Bila-Meubila, yang diusungnya sedar menjabat sejalan dengan sila ketiga Pancasila.

“Kemudian kita di Banda Aceh telah mendeklarasikan kampung kerukunan umat beragama dan tugu pancasila di Gampong Peunayong yang mayoritas dihuni oleh etnis Tionghoa,” ujarnya.

Ia pun berkomitmen untuk menjadikan Banda Aceh sebagai kota toleran di Indonesia. “Dan kami optimis karena kerukunan hidup antar umat beragama di Banda Aceh telah teruji selama ratusan tahun. Tak pernah ada konflik berbasis sara di sini. Kotanya adem-ayem dan kertoraharjo (damai dan makmur),” sebut Bakri Siddiq.

Sebagai informasi, BPIP adalah lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden yang memiliki tugas membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan Ideologi Pancasila. []

Baca Juga: Bakri Siddiq Bagi-Bagi Paket Ramadan Bersama Yayasan Hakka

Baca Juga: Aceh Ramadhan Festival Segera Digelar, Catat Tanggal dan Lokasinya

Bakri Siddiq Bagi-Bagi Paket Ramadan Bersama Yayasan Hakka

0
Bakri Siddiq Bagi-Bagi Paket Ramadan bersama Yayasan Hakka, Senin (3/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq menyerahkan secara simbolis paket sembako ramadan kepada warga Kota Banda Aceh yang kurang mampu bersama pengurus Yayasan Hakka Aceh, Senin (3/3/2023).

Pembagian sembako berlangsung di halaman Yayasan Hakka Aceh, Gampong Peunayong. Turut hadir Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, Dandim 0101/KBA Letkol Inf Andy Bagus, Ketua Yayasan Hakka Aceh Kho Khie Siong. Hadir pula anggota DPRA T Irwan Djohan dan Darwati A. Gani, para sponsor, dan tamu undangan lainnya.

Adapun 2.150 paket sembako yang dibagikan hari ini diperuntukkan bagi 14 gampong di Banda Aceh dan Aceh Besar, gampong binaan Batalyon Raider, dan nantinya juga dibagikan ke-11 kabupaten/kota lain.

Bakri Siddiq dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Hakka dan seluruh sponsor yang telah memberikan paket ramadan kepada warga Kota Banda Aceh.

Kata Bakri, keberadaan Yayasan HAKKA dapat menjadi titik temu pemerintah kota dan masyarakat Tionghoa di Banda Aceh. Wadah ini juga diharapkan dapat terlibat aktif dalam pembangunan daerah dengan menawarkan solusi kehidupan toleransi dan kedamaian yang dapat menginspirasi setiap orang.

“Sekali lagi kami atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi kepada warga etnis Tionghoa yang ada di kota ini atas dukungan dan partisipasinya dalam memajukan Kota Banda Aceh,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Yayasan Hakka Aceh Kho Khie Siong dalam sambutannya mengatakan pembagian paket sembako ramadan ini dilakukan setiap tahun, namun pada 2020 sempat berhenti karena pandemi Covid-19.

Menurutnya, pembagian sebanyak 2.150 paket sembako untuk warga kurang mampu itu merupakan agenda rutin tahunan warga Tionghoa yang tergabung dalam Yayasan Hakka Aceh.

“Ini sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu, dan selain itu guna mempererat silaturrahmi tanpa membedakan suku dan agama,” ujarnya. []

Aceh Ramadhan Festival Segera Digelar, Catat Tanggal dan Lokasinya

0
Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. (Foto: Disbudpar Aceh)

Nukilan.id – Event tahunan Aceh Ramadhan Festival (Ramfest) segera hadir menyapa para penikmatnya. Event yang menginjak tahun ke-5 penyelenggaraannya ini akan digelar pada tanggal 9-13 April 2023 di Kota Banda Aceh.

Mengangkat tema “Perjalanan Spiritual di Serambi Mekkah”, Aceh Ramfest 2023 ini akan dipusatkan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kegiatan yang digagas Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) ini juga sebagai bentuk kampanye menyongsong Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke VIII yang akan dihelat pada Agustus mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal menuturkan bahwa tahun ini, Aceh Ramadhan Festival akan bertransformasi menjadi sebuah event religi yang sangat khas dan menggambarkan citra Aceh sebagai Serambi Mekkah.

“Rangkaian Aceh Ramfest tahun ini lebih menitikberatkan pada berbagai pengalaman, kajian keagamaan dan pelestarian tradisi dan budaya yang melekat pada bulan Ramadhan, sehingga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan nusantara dan mancanegara,” ujar Almuniza di Banda Aceh, Senin, 3 April 2023.

Selama lima hari pelaksanaannya, kata Almuniza, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak guna menyemarakkan festival yang telah dinobatkan sebagai salah satu event terbaik nasional dan masuk ke dalam Top 100 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

“Aceh Ramadhan Festival tahun ini akan diselenggarakan secara kolaboratif. Kami akan berkolaborasi dengan UPTD Masjid Raya Baiturrahman, Pemkot Banda Aceh, dan Kemenparekraf RI, serta juga sudah meminta arahan atau nasihat dengan MPU Aceh untuk kesuksesan Ramfest 2023,” ucapnya.

Berbagai rangkaian acara seperti daurah hingga kirab Ramadhan telah dipersiapkan untuk memastikan Ramfest berlangsung semarak di seluruh pojok Kota Banda Aceh.

Aceh Ramfest tahun ini turut menggandeng pelajar, santri, pelaku seni dan budaya, komunitas, serta UMKM.

Event ini menargetkan kunjungan dan partisipan hingga 100 ribu orang ke lokasi penyelenggaraan, yang rencananya akan tersebar di lima titik berbeda, yaitu Masjid Raya Baiturrahman, Lapangan Eks Hotel Aceh, Pasar Takjil Jalan Garuda, Pasar Takjil Makam Pahlawan Peuniti, dan Pasar Takjil Peunayong,” kata Almuniza.

“Bazaar dan perlombaan-perlombaan islami untuk anak dapat dinikmati di Lapangan Eks Hotel Aceh. Untuk acara opening ceremony akan ditandai dengan meudikee raya (zikir bersama ratusan santri) dan kenduri kanji di Pelataran Masjid Raya Baiturrahman,” ungkap Kadisbudpar Aceh.

Atraksi-atraksi yang dapat menjadi tontonan masyarakat juga akan dihadirkan setiap sore, mulai dari kirab Ramadhan, pawai idang talam hingga parade sepeda, motor dan vespa hias akan menghibur masyarakat yang melintasi kompleks ikon Aceh, Masjid Raya Baiturrahman.

Upaya PK Moeldoko Ke MA, DPC Demokrat Abdya Ajukan Perlindungan Hukum pada PN

0

Nukilan.id – Dalam upaya Peninjauan Kembali (PK) oleh kubu Moeldoko terhadap putusan Mahkamah Agung, maka Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Aceh Barat Daya mengajukan  perlindungan hukum di Pengadilan Negeri (PN) Blangpidie pada Senin, (3/4/2023).

Kedatangan puluhan pengurus Partai Demokrat Kabupaten Abdya tersebut dipimpin oleh Ketua DPC Partai Demokrat Romi Syah Putra, SE, saat mendatangi PN Blangpidie. Hal itu terkait upaya Moeldoko yang melakukan Peninjauan Kembali (PK) atas kasus gugatan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat Deli Serdang.

“Kita dari DPC Demokrat Kabupaten Aceh Barat Daya hadir kesini terkait masalah pengajuan PK ke MA yang diajukan oleh Moeldoko. Kita kesini ingin meminta perlindungan hukum kepada MA melalui PN Blangpidie,” ujar Romi Syah Putra usai menyerahkan surat yang diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Blangpidie Munawar Hamidi, SH.

Lebih lanjut kata Ketua Romi, pihaknya ingin menyampaikan hal tersebut kepada MA melalui PN Blangpidie. Romi berpendapat bahwa tidak ada sedikit pun celah bagi begal partai Moeldoko untuk memenangkan di MA.

Surat tersebut langsung di tujukan dengan tembusan kepada Presiden, Menkopolhukam dan ketua DPP Partai Demokrat bahwa kita serius untuk mendampingi sampai kapanpun,” ucapnya.

“Kami yakin MA akan profesional, tapi ini kan politis ya. Secara hukum kami yakin menang, tapi secara politis apapun bisa terjadi sehingga kita akan terus mengawal sampai akhir,” katanya.

Romi Syah Putra pun menjelaskan soal indikasi masalah ini politik karena pada 2 Maret 2023, Partai Demokrat mengumumkan bahwa Demokrat mengusung Anis-AHY.

Kemudian, tanggal 3 Maret 2023 Moeldoko mengajuka PK. “Ini politis dalam menjegal Anies Baswedan jadi presiden, karena Demokrat ini partai perubahan yang mengusung Anies,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya Mahkamah Agung menolak kasasi kubu Moeldoko, melawan Menteri Hukum dan Ham soal Menkumham menolak pendaftaran KLB Demokrat Deli Serdang.

Dalam rombongan tersebut juga di dampingi Ketua DPRK Nurdianto, ST dan anggota dewan fraksi Demokrat lainnya yaitu Syarkawi dan Syarifuddin UB.[]

Berlangsung 9 Hari, Ini Lokasi Pasar Murah Keliling di Banda Aceh

0
Pasar murah keliling "meutaloe wareh". (Foto: Diskominfo Aceh)

Nukilan.id – Dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) menggelar pasar murah keliling atau pasar murah meutaloe wareh.

Pasar murah keliling ini berlangsung selama sembilan hari mulai tanggal 3 sampai 11 April 2023, yang berlokasi di sembilan gampong terpilih mulai jam 08.00 WIB sampai selesai. 

Kepala Diskopumkdag Banda Aceh, M Nurdin mengatakan, tujuan dari pasar murah keliling ini adalah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi daerah.

“Sekaligus membantu masyarakat dalam membeli bahan pokok menyambut perayaan hari raya idul fitri 1444 hijriah. Upaya ini dilakukan lebih awal untuk membantu masyarakat membeli kebutuhan bahan pokoknya,” kata Nurdin dalam keterangannya kepada Nukilan, Selasa (4/4/2023).

Berikut jadwal dan lokasi pasar murah keliling di Banda Aceh:

Senin 3 April 2023, lokasi Pasar Jajanan Serba Ada Gampong Lambung, Banda Aceh.

Selasa 4 April 2023, lokasi Halaman Masjid Gampong Lamteumen Timur.

Rabu 5 April 2023, lokasi Halaman Masjid An Nur Gampong Ie Masen Kaye Adang.

Kamis 6 April 2023, lokasi Halaman Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng.

Jum’at 7 April 2023, lokasi Halaman Kantor Camat Baiturrahman Gampong Neusu Jaya.

Sabtu 8 April 2023, lokasi Halaman Stadion H. Dimurthala Gampong Kota Baru.

Minggu 9 April 2023, lokasi Halaman Masjid Al A’la Gampong Cot Masjid.

Senin 10 April 2023, lokasi Halaman Masjid Tgk. Dikandang Gampong Pande.

Selasa 11 April 2023, lokasi Halaman Kantor Diskopukmdag Kota Banda Aceh. [Rjf]

Jelang Mudik Lebaran, Dishub Aceh Inpeksi Keselamatan 485 Angkutan Umum

0
Teuku Faisal saat meninjau kegiatan rampcheck di Terminal Tipe A Banda Aceh. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dinas Perhubungan Aceh inspeksi 485 armada angkutan umum antar kota dalam provinsi (AKDP) jelang mudik lebaran tahun 2023 di Terminal Tipe A Banda Aceh dan Terminal Lueng Bata.

“Kita menargetkan semua armada sudah dilakukan rampcheck (inspeksi keselamatan kendaraan angkutan umum) sebelum masa mudik lebaran tiba,” kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal saat meninjau kegiatan rampcheck di Terminal Tipe A Banda Aceh, Senin, 3 April 2023.

Teuku Faisal menambahkan, pemeriksaan kelengkapan keselamatan kendaraan ini dilakukan guna memastikan armada yang akan melayani perjalanan mudik lebaran nantinya dalam kondisi laik jalan. Selain itu, rampcheck menjadi salah satu upaya Dishub Aceh mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di saat masa mudik.

“Rampcheck sudah dimulai sejak tanggal 1 April kemarin (Sabtu) dan akan berlangsung hingga tanggal 7 mendatang (Jumat), baik di Terminal Tipe A Banda Aceh maupun di Terminal Luengbata,” sebut Teuku Faisal.

Pergerakan orang pada mudik lebaran tahun ini, kata Teuku Faisal, diprediksi akan meningkat cukup signifikan karena kasus Covid-19 sudah menurun secara nasional, PPKM sudah tidak ada lagi, serta kondisi ekonomi sudah cukup membaik.

“Makanya kita sangat serius menghadapi mudik tahun ini, kita juga mengerahkan 39 tim inpeksi kendaraan yang terdiri dari personil Dalops Dishub Aceh, Ditlantas Polda Aceh, BPTD Wilayah 1 Aceh, Dishub Kota Banda Aceh, serta pihak DPD Organda Aceh,” ungkap Teuku Faisal.

Di samping itu, Faisal juga mengimbau masyarakat untuk memilih angkutan umum resmi yang memiliki izin trayek serta telah melewati proses pemeriksaan (rampcheck) agar perjalanan pulang kampungnya nyaman, aman, dan selamat. []

Persentase Kelulusan Siswa Aceh pada SNBP Capai 41,86 Persen

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, berterima kasih pada seluruh guru. Dia mengatakan keberhasilan Aceh menduduki peringkat satu persentase jumlah siswa terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ini adalah buah kerja keras para guru.

“Guru-guru dan para peserta didik menunjukkan determinasi yang tinggi. Saya berharap pencapaian ini dapat dipertahankan,” kata Alhudri, Senin, 3 April 2023.

Pelajar Aceh meraih peringkat pertama persentase kelulusan di SNBP masuk PTN 2023 dengan 41,86 persen. Sementara berdasarkan jumlah siswa, Aceh berada pada peringkat kelima yakni 6.888 siswa 16.456 pendaftar. Jumlah ini jauh di bawah Jawa Timur dengan jumlah siswa lulus mencapai 23.477 dari 92.790 pendaftar, atau sekitar 25,30 persen.

Alhudri mengatakan prestasi pelajar Aceh ini membuktikan bahwa kerja keras dan keteguhan hati tidak pernah mengelabui hasil. Secara jumlah, mungkin Aceh tidak pernah mencapai peringkat satu jumlah siswa yang lulus tes masuk perguruan tinggi. Ini karena jumlah penduduk di Aceh tidak sebanding dengan jumlah penduduk di provinsi-provinsi di Jawa.

Namun pendidikan, kata Alhudri, bukan tentang jumlah. Pendidikan, kata dia, adalah tentang menempa diri menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Dan pencapaian Aceh pada SNPB dalam beberapa tahun terakhir, kata Alhudri, tidak bakal terjadi tanpa kesungguhan dan ketulusan para guru.

Karena itu Dinas Pendidikan Aceh terus mendorong agar para guru mampu berkiprah lebih luas secara global. Dinas pendidikan, kata Alhudri, berupaya meningkatkan kapasitas guru lewat sejumlah pelatihan sehingga mereka, para guru, memiliki sesuatu yang lebih untuk disampaikan kepada peserta didik.

“Sekali lagi saya berterima kasih pada seluruh guru yang mengajarkan dan mendidik dengan sepenuh hati. Terima kasih telah menghadirkan kebanggaan bagi kami,” kata Alhudri. []

Pengamat Sebut RSUDZA Seperti Puskesmas, PAKAR: Itu Keliru

0
Direktur Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR) Aceh, Muhammad khaidir, S.H. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Direktur Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR), Muhammad Khaidir menanggapi pernyataan pengamat kebijakan publik Dr. Nasrul Zaman terkait minimnya pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Aceh.

Diberitakan sebelumnya, pengamat kebijakan publik itu mengatakan keberadaan RSUDZA diibaratkan seperti sebuah puskesmas yang berada di Aceh dalam urusan pelayanan kesehatan karena masih terdapat beberapa hal yang menjadi masalah. 

“Bagi saya itu keliru. Kebanyakan orang menilai RSUDZA dari sisi negatif tanpa mengetahui kendala apa yang sedang terjadi dan di hadapi oleh RSUDZA, kenapa pelayanan nya seperti ini? kenapa lambat? kan kita tidak tahu,” kata Khaidir dalam keteranganya kepada Nukilan di Banda Aceh, Senin (3/4/2023).

Menurut khaidir, RSUDZA saat ini cuma kekurangan stok obat. Tetapi diluar dari itu pihak rumah sakit sudah memberikan  yang terbaik mulai dari pelayanan hingga fasilitas sehingga rumah sakit terbesar di Aceh itu memiliki akreditasi A. 

“Berdasarkan informasi yang saya terima, RSUDZA saat ini kekurangan stok obat, Menurut saya kekurangan stok obat yang harus di kaji secara mendalam bukan terus menerus menyoroti soal pelayanan,” ujarnya.

Ia berharap, RSUZA segera mengatasi kekurangan stok obat karena itu salah kebutuhan rumah sakit dalam menangani pasien.

Untuk diketahui, saat ini pihak RSUDZA belum dapat dihubungi untuk diminta keterangan terkait pelayanan di rumah sakit itu. [Rjf]

M Rizal Pahlevi Kirani: Perlu Solusi Dalam Peningkatan Layanan Kesehatan RSUDZA

0
Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), M. Rizal Fahlevi Kirani.

Nukilan.id – Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), M. Rizal Fahlevi Kirani menyampaikan bahwa layanan mutu kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) perlu diperbaiki dan ditingkatkan agar lebih maksimal serta mencari solusi dari setiap permasalahan yang timbul didalamnya.

“Karena bicara rumah sakit ya tentu berkaitan dengan pelayanan, juga kita harus lihat secara objektif,” ujar M. Rizal Fahlevi Kirani saat diwawancarai Nukilan.id, Senin (3/4/2023).

Baca Juga: Dorongan Qanun Bendera Mencuat di DPRA, Rizal Falevi: Harus Selesai Malam Ini

Ia mengatakan, peningkatan dan pengembangan pelayanan mutu kesehatan harus dilakukan secara serius serta mencari alternatif dalam menyelesaikan segala permasalahan. Hal tersebut dikarenakan, saat ini RSUDZA menjadi rumah sakit regional yang menerima rujukan pasien dari berbagai RSUD Kabupaten/Kota di Aceh.

“Sejauh ini RSUDZA kan menjadi rumah sakit regional yang menerima rujukan pasien dari daerah, maka dari itu perlu dilakukan perbaikan pelayanan kesehatan,” kata dia.

Dirinya menjelaskan, bahwa saat ini Wakil Direktur Pelayanan RSUDZA sedang mengalami kekosongan. Oleh karena itu, pihaknya selalu mendorong agar Pemerintah Aceh segera membenahi hal tersebut.

“Kita kemarin sudah menyampaikan kepada Pemeintah Aceh untuk segera membenahi dan mengisi kekosongan itu, agar pihak terkait bekerja dengan maksimal. Lalu masyarakat terlayani dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Fahlevi menegaskan, pihaknya berencana memanggil Pimpinan RSUDZA untuk melakukan diskusi terkait permasalahan-permasalahan yang ada, salah satunya berfokus pada pelayanan mutu kesehatan.

“Saat ini kita sedang rapat kerja dengan mitra, nah kita rencananya juga akan memanggil pihak RSUDZA untuk kita tanyakan dan kita diskusikan dari sisi pelayanan dan lainnya,” tegasnya.

Ia menghimbau, agar pelayanan mutu kesehatan dilapangan harus tetap ditingkatkan oleh, begitu pula dengan kinerja dari petugas tetap mengedepankan profesionalitas dalam bekerja sehingga masyarakat dapat merasakan dampak dari peningkatan tersebut.

“IGD itu sebagai palang pintu utama masuk kedalam rumah sakit, kalau IGDnya bagus maka bagus pula rumah sakitnya. Sehingga tidak perlu lagi masyarakat menunggu waktu lama untuk dilayani, tentang urusan administrasi itu bisa belakang karena yang terpenting itu penanganan lebih dulu diiringi dengan proses pengurusan administrasi yan juga dilayani dengan lemah lembut, dengan penuh senyum atau penuh dengan tata keramah,” imbuhnya.

Terakhir, Fahlevi mengajak, berbagai pihak yang terkait untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUDZA serta membentuk komunikasi yang baik agar segala hal yang menjadi penghambat kinerja dilapangan dapat terselesaikan.

“Mari sama-sama kita dukung peningkatakan pelayanan mutu kesehatan ini, karena bagusnya RSUDZA akan menjadikan kualitas kesehatan di Aceh menjadi lebih baik lagi kedepannya,” tutupnya. [Azril]

Baca Juga: Falevi Kirani: 2021 Aceh Akan Mega SiLPA