Beranda blog Halaman 1365

Cegah Penguasa Ambil Alih Partai Demokrat, Kader Demokrat Teriak Lawan Moeldoko

0
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Ist

Nukilan.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan konsolidasi Partai Demokrat menghadapi upaya pengajuan kembali dari pihak KLB ilegal ke Mahkamah Agung.

AHY melakukan Commander’s Call, atau apel pimpinan, dengan memanggil semua jajaran pengurus DPP, Fraksi PD, 1.800-an anggota DPRD Partai Demokrat dari seluruh Indonesia, 38 Ketua-ketua DPD dan hampir semua dari 552 Ketua-ketua DPC di seluruh Indonesia. Forum pembahasan ini dilakukan secara tertutup di kantor DPP Partai Demokrat, Senin (3/4).

“KSP Moeldoko mengajukan PK pada tanggal 3 Maret 2023. Tepat satu hari setelah Partai Demokrat secara resmi mengusung Saudara Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Presiden. Forum Commander’s Call berpendapat, PK ini bukan tidak mungkin erat kaitannya dengan kepentingan politik pihak tertentu. Tujuannya jelas, menggagalkan Pen-Capres-an Saudara Anies Baswedan,” tegas AHY di depan media dan ribuan kader Demokrat.

“Forum juga berpendapat, ada upaya serius untuk membubarkan Koalisi Perubahan. Tentu saja, salah satu caranya adalah dengan mengambil alih Partai Demokrat. Karena Demokrat merupakan salah satu kekuatan perubahan selama ini.,” tegas AHY lagi disambut gemuruh teriakan, “Lawan..lawan.. lawan Moeldoko,” dari para kader.

AHY lebih lanjut mengungkapkan alasan KSP Moeldoko mengajukan PK adalah karena ia mengklaim telah menemukan empat Novum atau bukti baru.

Kenyataannya, bukti yang diklaim KSP Moeldoko itu bukanlah bukti baru. Keempat Novum itu telah menjadi bukti persidangan di PTUN Jakarta, khususnya dalam perkara No.150/G/2021/PTUN.JKT, yang telah diputus, tanggal 23 November 2021.

“Secara resmi, hari ini, Tim Hukum kami akan mengajukan kontra memori atau jawaban atas pengajuan PK tersebut. Kita yakin, Demokrat berada pada posisi yang benar. Pengalaman empirik menunjukkan sudah 16 kali pengadilan memenangkan Partai Demokrat; atas gugatan hukum KSP Moeldoko dan kawan-kawannya. 16-0. Dilihat dari kaca mata hukum dan akal sehat, tidak ada satu pun celah atau jalan bagi KSP Moeldoko untuk memenangkan PK ini,” tegas AHY, disambut tepuk tangan riuh.

“Situasi hukum di negeri ini sedang mengalami panca roba. Ada ketidakpastian hukum. Contohnya, tiba-tiba saja Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan agar Pemilu 2024 ditunda,” ujar AHY.

Situasi hukum yang tidak menentu itu, ada kemungkinan, diakibatkan oleh tekanan dan kepentingan politik pihak tertentu; bagian dari elite dan penguasa di negeri ini. Apalagi kini sudah memasuki tahun politik; menjelang Pemilu 2024.

“Tekanan dan kepentingan politik ini, bahkan bukan hanya masuk dalam ranah hukum. Dunia olahraga kita pun kena imbasnya. Sebagaimana kita tahu, penantian panjang rakyat Indonesia, ditambah masa persiapan tiga tahun, agar tim sepak bola nasional berlaga di Piala Dunia U-20; harus kandas; hanya karena ada kepentingan politik pihak tertentu,” ujar AHY mengingatkan.

“Sebenarnya bagi kami, mengangkat kembali isu terkait upaya KSP Moeldoko untuk mengambil alih Partai Demokrat, sudah tidak menarik lagi. Karena kami yakin, rakyat saat ini sudah sangat paham karakter dan perilaku tidak baik KSP Moeldoko,” tegas AHY.

“Bahkan, banyak senior saya di TNI, dan senior KSP Moeldoko juga, merasa malu dengan perilaku KSP Moeldoko. Menurut mereka, perilaku KSP Moeldoko tidak mencerminkan sikap kesatria, apalagi sikap patriot, sebagai prajurit yang pernah digembleng di Lembah Tidar,” ungkap AHY disambut tepuk tangan bergemuruh dari para kader.

Tetapi yang lebih menarik sekarang, kata AHY, perilaku tidak terpuji tersebut seolah dibiarkan begitu saja padahal yang bersangkutan adalah Kepala Staf Presiden Republik Indonesia. “Hal ini juga yang sering diperbincangkan banyak kalangan, baik di dalam maupun di luar negeri,” lanjutnya.

Tepuk tangan bergemuruh menyambut pernyataan AHY ini. “Lawan..lawan.. lawan Moeldoko,” teriak para kader.

“Beberapa praktisi hukum mengatakan, bahwa Proses PK bisa menjadi bagian “ruang gelap” peradilan. Ada celah, untuk masuknya intervensi politik. meskipun secara hukum, tidak ada satupun alasan yang dapat digunakan untuk memenangkan gugatan KSP Moeldoko, tetapi kami tetap waspada. Dengan mempertimbangkan, kemungkinan intervensi politik pada proses PK ini, maka Partai Demokrat membawa kasus ini ke “Ruang Terang”. Di samping para kader Demokrat di seluruh Tanah Air, kami memohon rakyat untuk berkenan ikut monitor. Meskipun secara hukum, tidak ada satupun alasan yang dapat digunakan untuk memenangkan gugatan KSP Moeldoko, tetapi kami tetap waspada,” ujarnya.

Para Ketua DPD dan Ketua DPC di seluruh Tanah Air bersepakat, untuk mengirimkan Surat Perlindungan Hukum kepada Ketua Mahkamah Agung. “Mereka ingin menunjukkan soliditas dan satu kesatuan komando dengan Dewan Pimpinan Pusat di Jakarta. Mereka katakan kepada saya; “Kami tidak rela dan tidak sudi, partai kami diambil alih oleh KSP Moeldoko,” lanjut AHY.

Tepuk tangan kembali menggema, diselingi teriakan, “”Lawan..lawan.. lawan Moeldoko!”

“Bahkan sejak tahun lalu, perwakilan kami di tim kecil sudah menyampaikan pada rekan Koalisi Perubahan, tentang risiko mengusung bakal calon Presiden yang tidak dikehendaki penguasa. Bukan tidak mungkin penguasa akan meradang dan KSP Moeldoko akan mengajukan PK-nya untuk menghambat laju Koalisi Perubahan. Kini, dugaan kami itu terbukti,” kata AHY. 

AHY menegaskan, “Kami; seluruh Pimpinan, Pengurus dan Kader Partai Demokrat, S14P. Kami siap, lahir dan batin, untuk mempertahankan kedaulatan partai kami; dengan segala cara dan sumber daya yang kami miliki. Kami tidak gentar. Kami akan hadapi segala tantangan dan risiko yang ada di depan mata.”

Gemuruh tepuk tangan kembali terdengar.

AHY menegaskan kembali, “Sejatinya, pada persoalan-persoalan rakyat itulah, Demokrat dan Koalisi Perubahan memfokuskan dirinya. Jika ditengah fokus kerja kami itu, ada oknum penguasa, yaitu Kepala Staf Presiden Moeldoko, yang berupaya mengambil alih partai kami, maka dengan terpaksa kami lawan.”

“Sejatinya, pada persoalan-persoalan rakyat itulah, Demokrat dan Koalisi Perubahan memfokuskan dirinya. Jika ditengah fokus kerja kami itu, ada oknum penguasa, yaitu Kepala Staf Presiden Moeldoko, yang berupaya merampok partai kami, maka dengan terpaksa kami lawan!” Tegas AHY disambut tepuk tangan penuh semangat dari para kader yang hadir.

Dengan suara tenang, AHY melanjutkan, “Kami yakin, Gusti Allah mboten sare. Tuhan tidak pernah tidur. Kebenaran yang hakiki, tidak akan pernah bisa dimanipulasi. Jika terhadap perilaku oknum penguasa ini pun, pimpinan negeri diam, dan bahkan cenderung membiarkan, kami juga tidak akan pernah mengeluh.”

“Ingat, pemegang kekuasaan tertinggi di negeri ini bukanlah individu. Bukanlah sekelompok elite atau golongan. Melainkan, rakyat Indonesia. Maka, kepada rakyat kami meminta dukungan dan bantuan. Bersama rakyat, kami berjuang!” tegas AHY.

“Akhirnya, dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, kami percayakan kepada Tim Hukum, mewakili Partai Demokrat, untuk menyerahkan kontra memori PK kepada Mahkamah Agung; melalui PTUN,” kata AHY

Menutup pernyataannya, AHY mengimbau, “Kepada para pemangku hajat hukum di republik ini, dengan segenap kerendahan hati, kami mengetuk hati dan akal sehat Yang Mulia. Semoga Yang Mulia istiqomah dan menolak intervensi politik; agar kelak menghadirkan keputusan hukum; yang berpegang teguh, pada asas kebenaran dan keadilan.”

Tepuk tangan kembali bergemuruh. Terdengar massa menyanyikan, “Lawan..lawan..lawan Moeldoko. Lawan Moeldoko sekarang juga!”

AHY mengakhiri jumpa pers dengan menyerahkan materi kontra memori pada tim hukum yang dipimpin mantan Ketua MK Dr. Hamdan Zoelva. Ribuan kader Demokrat bersepeda motor mengiringi perjalanan tim hukum untuk menyerahkan dokumen kontra memori ini ke PTUN. []

SMUR Aceh Akan Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Lintas Generasi 5 April 2023

0
SMUR Wilayah Aceh akan menggelar Konsolidasi dan Silahturahmi tersebut akan diikuti oleh lintas generasi SMUR mulai dari generasi 1998 sampai ke yang sekarang. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) Aceh akan menggelar konsolidasi dan Silahturahmi pada hari Rabu 5/4 di Banda Aceh. Konsolidasi dan Silahturahmi tersebut akan diikuti oleh lintas generasi SMUR mulai dari generasi 1998 sampai ke yang sekarang.

Juru Bicara Konsolidasi SMUR, Rahmat Djailani melalui release media membenarkan adanya konsolidasi tersebut.

“Iya, ngumpul-ngumpul, selain karena udah lama juga enggak ketemu, ada beberapa hal juga yang perlu disikapi dan didiskusikan”, jelas Rahmat.

Mantan Sekjend SMUR dua Priode ini berharap konsolidasi ini akan memberikan sesuatu yang positif terutama bagi situasi perpolitikan Aceh saat ini.

“Banyak Alumni SMUR sekarang sudah ada dimana-mana, baik di Partai politik, di media, di Pemerintahan dan lain-lain, jadi hasilnya ini mungkin bisa dijadikan bahan pengambilan kebijakan di tempat masing-masing, Insya Allah demi kemaslahatan Umat, Sambung Rahmat lagi.

Dihubungi terpisah apakah konsolidasi ini akan melahirkan Organisasi Alumni SMUR, Rahmat Djailani tidak menolak kemungkinan itu.

“Bisa saja mengarah kesana. Kita lihat seperti apa yang diinginkan kawan-kawan”, tutup Alumni Fakultas Hukum Unsyiah Ini.

Sebagaimana diketahui SMUR adalah sebuah organisasi mahasiswa yang terkenal radikal dan progresif pada massanya. Dari organisasi ini kemudian melahirkan nama-nama seperti Aguswandi, Kautsar, Iqbal Farabi, Ari Maulana, Juanda Jamal, Thamrin Ananda dan tokoh lainnya.

Dalam situasi saat ini Rahmat Djaelani juga mengajak para alumni gerakan mahasiswa dari semua organisasi yang dulu pernah memberikan sumbangsih suara-suara perubahan untuk bisa saling mempererat silaturahi ditingkatan organisasii yang dulunya pernah ada, dari sini kita bisa saling mempekuat solidaritas antar sesama dan saling bergotong royong setidak-tidaknya saling membantu diantara kawan. []

Nasrul Zaman: RSUDZA Seperti Puskesmas Besar di Aceh

0
Pengamat kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Pengamat kebijakan Publik, Dr. Nasrul Zaman menyampaikan bahwa saat ini layanan mutu kesehatan pada Rumah Sakit Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) masih harus dilakukan evalusi dan analisis kembali agar terjadi peningkatan yang lebik baik, Senin (3/4/2023).

Baca Juga: Pengamat Kebijakan Publik: Pergantian Sekda Aceh Sudah Mendesak

“Dalam lima tahun terakhir banyak hal yang harus di perbaiki oleh RSUDZA khususnya layanan kesehatan dan administrasi, misalkan ada pasien yang ingin berobat harus menunggu waktu yang lama ketika pendaftaran dan harus antri lama,” kata Dr. Nasrul Zaman saat diwawancarai oleh Nukilan.id, Senin (3/4/2023).

Ia mengatakan, bahwa setiap hal yang menjadi kendala harusnya dapat ditangani baik dalam hal pelayanan maupun pengelolaan anggaran sehingga mutu kesehatan pada RSUDZA serta melakukan komunikasi dengan berbagai pihak agar ada solusi dari permasalahan tersebut.

“Pertanyaannya apakah ruang operasinya kurang, kan anggaran pihak rumah sakit besar, kalau memang ada kendala harusnya Direktur RUDZA melaporkan ke DPRA dan minta rekomendasi penyelesaian kondisi tersebut,” ungkapnya

Nasrul menerangkan, bahwa saat ini keberadaan RSUDZA diibaratkan seperti sebuah puskesmas yang berada di Aceh dalam urusan pelayanan kesehatan karena masih terdapat beberapa hal yang menjadi masalah.

“Sudah seperti sebuah puskesmas aja, dikarenakan layanannya dan kemudian juga daftar tunggu ketika pasien ingin operasi masih menunggu waktu lama,” terangnya.

Dirinya melanjutkan, harusnya kinerja Direktur RSUDZA dalam menyelesaikan masalah pelayanan mutu pendidikan terus menjadi fokus utama.

“Harusnya sebagai pimpinan RSUDZA, penyelesaian permasalahan ini dijadikan fokus utama,”

Selanjutnya, ia menegaskan, perlunya dilakukan analisis kembali setiap pelayanan mutu kesehatan. Pertama, kualitas kinerja dari segala pihak seperti pimpinan RSUDZA, pegawai dan lainnya. Kedua, perbedaan kepentingan dari masing-masing pimpinan dan pegawai diberbagai bidang harus dihilangkan. Ketiga, setiap anggaran tidak harus digunakan secara menyeluruh denga melakukan penghematan sehingga bisa digunakan untuk investasi.

“Harusnya dilakukan penghematan oleh manajemen pihak rumah sakit sehingga anggaran besar tadi bisa digunakan buat investasi seperti beli alat medis dan sebagainya,” tegasnya. [Azril]

Baca Juga: Pengamatan dan Penelitian Persiapan Pelepasan Varietas Pala Premium Aceh Selatan

Moeldoko Ajukan Kasasi, Demokrat Aceh Minta Perlindungan Hukum dan Keadilan ke MA RI

0
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh menyerahkan permohonan perlindungan hukum dan keadilan kepada Ketua Mahkamah Agungmelalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh di Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (3/4/2023).

Nukilan.id – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh menyerahkan permohonan perlindungan hukum dan keadilan kepada Ketua Mahkamah Agung. Permohonan tersebut diserahkan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh di Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (3/4/2023).

Penyerahan surat permohonan perlindungan hukum tersebut diberikan untuk menyahuti upaya pengambil alihan Partai Demokrat oleh KSP Moeldoko yang mengajukan upaya hukum di tiga tingkatan pengadilan yakni Gugatan di PTUN, Banding di PT.TUN Jakarta, dan Kasasi di mahkamah Agung setelah SK Penolakan permohonan pengesahan perubahan AD/ART Partai Demokrat oleh Kubu Moeldoko oleh Kemenkumham.

Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Muslim, SHi melelui Sekretaris DPD Demokrat Arif Fadillah kepada media mengatakan, penyerahan berkas untuk diteruskan ke Mahkamah Agung adalah bentuk solidnya kader Partai Demokrat di Aceh dalam mendukung Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua Umum dan Teuku Riefky Harsya sebagai Sekretaris Jendral.

“Ini fakta solidnya Partai Demokrat dari tingkat pusat hingga daerah,” kata Arif Fadillah.

dalam kesempatan itu Arif menjelaskan, seluruh Kabupaten Kota di Aceh juga melakukan hal yang sama, ikut menyerahkan berkas mohon perlindungan hukum dan keadilan.

“Ada 23 Kabupaten kota di Aceh secara serentak menyerahkan surat permohonan perlindungan hukum yang ditujukan ke Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia,” ujarnya.

Turut serta menyerahkan surat permohonan perlindungan hukum tersebut, Ketua Fraksi PD DPRA Nurdiansyah Alasta, Wakil Ketua DPD PD HT. Ibrahim, Dalimi, Alaidin Abu Abbas, Iqbal Farabi, Edi Kamal, dan sejumlah pengurus lainnya. []

Literasi Pendidikan Karakter Gen-Z di Era Digital Digital Tingkat SMA se-Aceh

0
Pendidikan Karakter Gen-Z di Era Digital, Selasa (4/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Rangkaian webinar literasi digital di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh akan kembali bergulir. Pada Selasa (4/4/2023) pukul 10.00-12.00 WIB, akan dilangsungkan Webinar bertajuk tema “Pendidikan Karakter Gen-Z di Era Digital”.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dengan SMA di Kabupaten Aceh Besar diantaranya SMA Fajar Hidayah, SMA IT Awja, SMA IT Dayah Mulia, SMAN Modal Bangsa, SMAN 1 Krueng Barona Jaya, dan SMAIT Al-Arabiyah dengan melibatkan para siswa sebagai audiensnya.

Kegiatan yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal Tahun 2022 mencapai 204,7 juta orang atau meningkat 2,1 juta dari tahun sebelumnya. Namun, penggunaan internet tersebut membawa berbagai risiko, karena itu peningkatan penggunaan teknologi internet perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang baik agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan bijak dan tepat.

Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi dan Katadata Insight Center pada tahun 2021 menunjukkan skor atau tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari 5,00.

Kemudian pada tahun 2022, hasil survei Indeks Literasi Digital Nasional mengalami kenaikan dari 3,49 poin menjadi 3,54 poin dari skala 5,00. Hasil ini dianggap menunjukkan bahwa literasi digital masyarakat Indonesia saat ini berada di kategori sedang dibandingkan dengan tahun lalu.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan menilai indeks literasi digital Indonesia belum mencapai kategori baik.

“Angka ini perlu terus kita tingkatkan dan menjadi tugas kita bersama untuk membekali masyarakat kita dengan kemampuan literasi digital,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen pelajar ini, rencananya akan diisi secara virtual oleh beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya. Kegiatan webinar diawali dengan sambutan dari Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan, dihadiri narasumber Erfan Hasmin (Kepala Unit ICT Universitas DIPA Makassar), kemudian narasumber Syarwan Joni, S.Pd., M.Pd (Kacab Dinas Pendidikan Banda Aceh dan Aceh Besar), serta M. Fadhil Achyari (Influencer / Public Speaker and Personal Branding Enthusiast) bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL), Siti Kusherkatun, S.Pd.I (Asih) sebagai juru bahasa isyarat dan dipandu oleh moderator Sonaria. Para narasumber tersebut akan memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Webinar ini akan memperbincangkan tentang Pendidikan Karakter Gen-Z di Era Digital. Pendidikan karakter merupakan hal yang penting untuk ditanamkan pada generasi muda, termasuk pada generasi Z di era digital saat ini. Di tengah maraknya penggunaan teknologi dan internet, pendidikan karakter menjadi semakin krusial untuk mengajarkan nilai-nilai positif kepada generasi Z agar mereka dapat tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab dan berkarakter baik.

Pendidikan karakter harus menjadi bagian dari kurikulum pendidikan formal dan informal. Sekolah, keluarga, dan komunitas dapat bekerja sama untuk memberikan pelajaran dan contoh nyata dalam mengajarkan nilai-nilai karakter yang baik, seperti etika dan moralitas, kemandirian, empati, dan kreativitas. Melalui pendidikan karakter yang baik, generasi Z dapat tumbuh menjadi individu yang berkarakter baik dan bertanggung jawab dalam kehidupan digital mereka, serta dapat memberikan kontribusi positif pada masyarakat di era digital ini.

Kegiatan webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pendidikan karakter generasi Z di era digital, terutama dalam pilar etika digital dan budaya digital, serta memberikan solusi untuk menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat dan mempengaruhi kehidupan remaja. Kegiatan webinar ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta dalam memahami pentingnya pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di era digital.

Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta hanya perlu melakukan pendaftaran melalui tautan berikut https://s.id/pendidikan_aceh0404 dan mengikuti webinar melalui link zoom https://s.id/rzoom_aceh0404.

Kegiatan Literasi Digital Sektor Pendidikan di Provinsi Aceh merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.

Adapun Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui website: literasidigital.id (https://literasidigital.id/) dan akun media sosial Instagram: @literasidigitalkominfo (https://www.instagram.com/literasidigitalkominfo/), Facebook Page: Literasi Digital Kominfo/@literasidigitalkominfo (https://www.facebook.com/literasidigitalkominfo),
Youtube: @literasidigitalkominfo (https://www.youtube.com/@literasidigitalkominfo). []

Hiswana Migas Ajak ASN Gunakan Sumber Energi Lebih Aman Selain LPG 3 KG

0
Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdindi. (Foto: Dok. Pribadi Nahrawi)

Nukilan.id – Himpunan Wiraswasta Pengusaha Minyak Gas (Hiswana Migas) wilayah Aceh mengajak kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini masih menggunakan tabung LPG 3 kg agar segera beralih ke sumber energi yang lebih aman.

Ketua Hiswana Migas Aceh, Nahrawi Noerdindi, menyatakan bahwa meskipun penggunaan tabung LPG 3 kg sangat umum di masyarakat. Namun, terdapat aturan yang berlaku secara resmi melarang ASN untuk menggunakan tabung tersebut.

Ia mengatakan, bahwa Hiswana Migas Aceh telah mengidentifikasi terdapat sejumlah ASN yang masih menggunakan tabung LPG 3 kg. Oleh karena itu, ia mengimbau agar segera beralih ke sumber energi yang lebih aman dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Disamping itu, pihaknya juga mengajak masyarakat Aceh untuk lebih memperhatikan keselamatan dan keamanan dalam menggunakan energi, termasuk LPG.

“Aturan jelas, yang berhak masyakarat miskin, usaha mikro,” kata dia.

Selanjutnya, Nahrawi menyarankan agar para ASN yang masih mengunakan LPG 3 kg agar dapat melakukan penukaran (trade in) tabung 3 kg dengan tabung LPG 5,5 kg.

“Penukaran bisa dilakukan melalui agen resmi non PSO atau di Pertamina langsung, 2 tabung LPG 3 kg bisa ditukar dengan satu tabung LPG 5,5 kg,” katanya.

Sementara itu, ia juga mengajak Pemerintah Kota Banda aceh untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kg di pangkalan mengenai berapa jumlah yang diterima dari agen penyalur dan berapa yang didistribusikan.

“Pengawasan harus diperketat, sehingga tidak ada pangkalan yang menjual di atas HET, atau menjual kepada yang tidak berhak,” ungkapnya. [Dialeksis.com]

Jokowi Akan Lantik Dito Ariotedjo Sebagai Menpora Baru

0
Nukilan.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan melantik Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baaru menggantikan menggantikan sosok Zainudin Amali yang mengundurkan diri pada Kamis (9/3/2023) lalu melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg). Pelantikan tersebut akan berlokasi di Istana Negara, Jakarta pada Senin (9/3/2023)(Foto: Kemenpora)

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan melantik Dito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baaru menggantikan menggantikan sosok Zainudin Amali yang mengundurkan diri pada Kamis (9/3/2023) lalu melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg). Pelantikan tersebut akan berlokasi di Istana Negara, Jakarta pada Senin (9/3/2023) sore ini.

“Ya benar dilantik,” kata salah satu sumber di kalangan istana kepresidenan pada Senin (3/4/2023).

Diketahui, Dito Ariotedjo sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) periode 2017-2022 yang merupakan organisasi kepemudaan yang berada di salah satu bidang dalam Partai Golkar. Sementara itu, pada bidang olahraga, ia pernah pernah menjadi Chef de Mission kontingen Indonesia ke Youth Olympic 2018 di Argentina serta menjadi pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) DKI Jakarta.

Di samping itu, ia juga tergabung ke dalam jajaran tim ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia (Menko Perekonomian) sejak april 2022. [Antara]

Gempa M 4,8 Guncang Sinabang

0
Ilustrasi Gempa. (Foto: Antara)

Nukilan.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (m) 4,8 mengguncang wilayah Sinabang, Provinsi Aceh pada Senin (3/4/2023) dini hari.

Berdasarkan keterangan resmi dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui website inatews.bmkg.go.id, bahwa gempa tersebut terjadi pukul 02.53 WIB.

Lebih lanjut, BMKG menjelaskan pusat gempa berada di lokasi 2.84 LU dan 95.38 Bujur Timur, tepatnya berada di 117 km Barat Laut Sinabang. 

BMKG juga menyatakan, gempa yang terjadi di kedalaman 10 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meskipun demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian peringatan yang dikeluarkan BMKG dalam situs resminya. [Rjf]

Sekdako Amiruddin Lepas Keberangkatan Kontingen MTR Kwarcab Banda Aceh

0
Sekdako Amiruddin Lepas Keberangkatan Kontingen MTR Kwarcab Banda Aceh, Minggu (2/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sekertaris Daerah Kota (Sekdako) Banda Aceh Amiruddin melepas keberangkatan kontingen Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Banda Aceh, Minggu, 2 April 2023, di halaman Balai Kota Banda Aceh.

Baca Juga: Pj Walikota Banda Aceh Serahkan LKPJ 2022 ke DPRK

Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen Kwarcab Banda Aceh oleh Sekda Amiruddin kepada pimpinan Kontingen, Taufiq. Turut hadir Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sulaiman Bakri, dan perwakilan Dispora Banda Aceh.

Sebanyak 41 peserta secara resmi akan membawa nama Banda Aceh untuk mengikuti event tahunan tersebut di Pidie Convention Center, Sigli, Kabupaten Pidie. Kegiatan berlangsung mulai dari 3 sampai dengan 7 April 2023.

Dalam sambutannya, Amiruddin mengatakan Musabaqah Pramuka atau lebih dikenal dengan Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) setiap tahun dilaksanakan tingkat provinsi di Aceh, dan telah dilaksanakan sejak 22 tahun lalu oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Aceh.

Ia melanjutkan, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh setiap tahunnya selalu mengikuti MTR dan hasil yang dicapai sangat menggembirakan, yaitu sudah empat kali berturut-turut meraih juara umum sejak tahun 2019 sampai dengan 2022.

“Oleh karena itu, kepada para peserta MTR tahun ini, saya mohon untuk dapat mengikutinya dengan baik dan berusaha serta berdoa untuk dapat mempertahankan juara umum,” lanjutnya.

Kepada para pendamping, Amiruddin meminta agar membimbing para peserta dengan baik dan ramah, “Sehingga terjalin kerja sama yang baik antara pendamping dan adik-adik peserta,” ujarnya.

Kepada pimpinan kontingen dan para ofisial, Amiruddin juga menitipkan para peserta dan pendamping semua untuk dapat dibimbing dan dijaga agar mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTR ke-22.

“Kita pramuka Banda Aceh terbaik selama ini, berikan contoh yang baik kepada semua. Kami ingatkan juga untuk jaga kesehatan. Para pendamping tolong ini menjadi prioritas untuk dijaga, dibimbing dan dibina, sehingga bisa tampil secara maksimal.”

“Kita berharap pramuka Banda Aceh menjadi terdepan dan mendapat yang terbaik. Harumkan nama Banda Aceh. Jaga nama baik daerah kita. Kita datang dengan baik dan pulang dengan lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, pimpinan kontingen Banda Aceh, Taufiq mengatakan 41 peserta yang berangkat terdiri dari 24 orang peserta putra dan putri, pendamping peserta tiap cabang musabaqah delapan orang, dan tim ofisial kontingen sembilan orang.

“Adapun cabang perlombaan yang akan kita ikuti, yaitu Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Fahmil Al Quran, Syarhil Al Quran, dan Khattil Al Quran,” ungkapnya. []

Baca Juga: Ketua DPRK: Penegakan Syariat Islam di Banda Aceh Mulai Longgar

IPAU Buka Pendaftaran Lomba Menulis Bagi Santri dan Pelajar se-Aceh Utara

0
IPAU Gelar Lomba Menulis untuk Siswa-Santri Se Aceh Utara, Rebut Hadiah Jutaan Rupiah. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh menggelar Lomba Menulis bagi Santri dan Pelajar Se-Kabupaten Aceh Utara. kegiatan yang bertemakan “Ramadhan: Produktivitas dan Kreativitas” tersebut dibuka mulai tanggal 31 Maret s/d 14 April 2023.

Baca Juga: Rencanakan Pengembangan Bandara Malikussaleh, Pj Bupati Aceh Utara Apresiasi Menhub

Kegiatan yang mengusung tema pilihan; Generasi Milenial Aceh Utara, Ramadhan dan Sekolah, Politik di Mata Generasi Milenial dan Membangun Ekonomi dan Pariwisata tersebut memperebutkan Piala H Muhammad Nasir Djamil (Anggota DPR RI Asal Dapil Aceh II), yang mendukung penuh berlangsungnya perlombaan.

Event ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat literasi dan mahakarya para siswa/santri madrasah dan dayah di kabupaten Aceh Utara guna meningkatkan kualitas karya tulis yang menuangkan ide emas dalam membangun Aceh Utara yang lebih baik ke depannya,” ujar Ketua Umum Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh, Rifki Ismail, S.Ag

Dijelaskan, bahwa lomba menulis seperti ini menjadi keniscayaan di tengah-tengah generasi era transformasi digital saat ini, salah satunya dapat menangkal persoalan pengaruh generasi muda dari narkoba, pergaulan bebas, dan memanfaatkan media sosial sebagai alat berbagi ide-ide yang membangun lintas generasi

Ketua panitia pelakasana, Muzakir SAg melaporkan bahwa perlombaan ini hanya dibuka kepada siswa/santri pada semua jenjang Pendidikan di Kabupaten Aceh Utara setara SMA/MA/Pdf Ulya yang dibuktikan rapor/surat keterangan aktif atau kartu tandi siswa.

“Pendaftaran peserta dimulai sejak 31 Maret hingga 14 April 2023 dan menjadi batas maksimal pengumpulan karya. Sedangkan pengumuman juara dan penyerahan hadiah secara langsung direncanakan pada akhir Ramadhan oleh PJ Bupati Aceh Utara dan Ketua Forbes DPR RI & DPD RI Asal Aceh, M. Nasir Djamil,” ujar Muzakir.

Dewan Juri yang akan memilih pemenang adalah Hayatullah Pasee Selaku Dewan Penasehat Muda IPAU yang telah banyak memiliki karya dan menjuarai berbagai event lomba menulis tingkat Nasioanl. Bersama Hidayatullah Yakob, Wakil Ketua Umum IPAU yang Juga Telah Memiliki Banyak Karya Tulis dan Menjuarai berbagai event lomba Menulis di Provinsi Aceh

Oleh karena itu, Panitia menyerukan kepada seluruh pelajar diharapkan dapat mematuhi dan memahami dengan baik ketentuan peserta dan karya sesuai ketetapan panitia; seperti halnya kategori peserta, judul karya menyesuaikan tema yang ada, serta asal peserta sesuai dengan kriteria yang dirumuskan.

“Pengiriman karya harus sesuai dengan format subjek yang diberikan panitia, melalui email ipau.btj@gmail.com, kepada peserta juga diharuskan mengisi e-formulir pendaftaran yang telah disediakan” tambah Muzakir.

Pendaftaran Peserta dapat dilakukan Melalui https://bit.ly/LombaMenulisIPAU , atau dapat diakses melalui web resmi www.ipau.or.id.

Untuk hadiah, Panitia Pelaksana hanya menyediakan kepada empat peserta terbaik (pemenang), yaitu:
– Juara I : Uang Tunai Rp 2.000.000 + Trofi dan Sertifikat
– Juara II : Uang Tunai Rp 1.500.000 + Trofi dan Sertifikat
– Juara III : Yang Tunai Rp 1.000.000 + Trofi dan Sertifikat
– Juara Harapan : Uang Tunai Rp 500.000 dan Sertifikat.

“Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Andi Miswar, S.Sos (HP/WA: 085364211224) atau mengunjungi Instagram: @ipau.bandaaceh,” tutup Muzakir. []

Baca Juga: Capaian Kinerja Pj Bupati Aceh Utara Kepemimpinan Azwardi