Beranda blog Halaman 1341

Pemerintah Aceh Pulangkan Puluhan Mahasiswa Korban Konflik Sudan

0
Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung di Jakarta bersama dengan Dinas Sosial Aceh telah melakukan pemulangan 26 orang warga Aceh yang terdampak konflik di Sudan. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung di Jakarta bersama dengan Dinas Sosial Aceh (Dinsos) telah melakukan pemulangan 26 orang warga Aceh yang terdampak konflik di Sudan.

Mereka dipulangkan dari Jakarta setelah sebelumnya menginap di Mess Aceh dan Asrama Haji Pondok Gede.

Baca Juga: Disnakermobduk Aceh Tanggapi Aksi Aliansi Buruh, Begini Penjelasannya

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Akkar Arafat dalam keterangannya, mengatakan pemulangan tersebut difasilitasi sepenuhnya oleh Pemerintah Aceh,Senin (1/5/2023) .

“Ini sesuai perintah Achmad Marzuki Penjabat Gubernur Aceh, hingga tiba di kabupaten/kota tempat mereka berasal,” ucap Akkar.

Ia menyebutkan total ada 26 orang yang terdata dan terbang melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Senin (1/2/2023).

Adapun ke-26 itu terdata dalam kloter pertama, sementara masih ada 2 kloter lagi yang akan tiba di Indonesia dengan total keseluruhannya masayrakat asal Aceh sekitar 57 orang.

“Nanti setelah kita jemput dari Asrama Haji Pondok Gede, kita akan bawa ke Mess Aceh untuk kembali didata dan dipulangkan ke Aceh,” katanya. []

Baca Juga: Aksi May Day, Aliansi Buruh di Aceh Minta Pemerintah Revisi Qanun Ketenagakerjaan

Telkom Pastikan Seluruh Jaringan Telekomunikasi Berjalan Lancar Selama KTT ASEAN ke-42

0
Telkom Indonesia. (Foto: Wikipedia)

Nukilan.id – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-negara di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN ke-42 yang berlangsung di Indonesia tepatnya berlokasi di Jakarta dan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memastikan kesiapan seluruh infrastruktur telekomunikasi dapat digunakan dengan baik jelang pertemuan tingkat internasional tersebut pada tanggal 7-11 Mei 2023 mendatang.

Baca Juga: Hardiknas 2023: Tantangan dan Harapan Mewujudkan Mutu Pendidikan Aceh yang Lebih Baik

“Kami berupaya memastikan seluruh pengalaman dan aktivitas para delegasi negara-negara ASEAN pada KTT ASEAN 2023 tidak akan terkendala dalam hal komunikasi dan konektivitas,” ujar Andri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (2/5/2023).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan untuk memastikan seluruh jaringan utama dan pendukung berfungsi dengan baik demi menjamin kelancaran komunikasi serta interaksi para peserta KTT sehingga tidak terdapat tanpa kendala selama pertemuan berlangsung. Salah satu persiapan yang dilakukan ialah meningkatkan kualitas dan kapasitas sejumlah Base Transceiver Station (BTS) di Labuan Bajo.

“Telkom juga membantu pemeliharaan kualitas jaringan internet berbasis fiber optic (FO) di Labuan Bajo,” kata dia.

Andri menjalaskan, bahwa pihaknya sudah menempatkan berbagai layanan guan menunjang setiiap kebutuhan telekomunikasi dari seluruh peserta KTT ke-42 ASEAN, mulai daria tiba di Bandara Komodo sampai dengan acara puncak di Hotel Meruorah. Tak hanya itu, setiap layanan jaringan juga ada di area kegiatan para delegasi, tamu serta insan pers (media) yang meliput jalannya KTT ASEAN 2023 seperti Hotel Ayana, Hotel Bintang Flores, Mice Golo Mori, Plataran dan Puncak Waringin.

Ia menambahkan, dari seluruh persiapan transportasi infrastruktur Telkom pada jaringan pengumpan (feeder) second route dan main route telah mencapai angka 100 persen. Di sisi lain, juga disediakan BTS serta BTS Combat tambahan untuk memastikan seluruh koneksi dapat digunakan dengan baik selama konferensi berlangsung.

“Kesiapan jaringan seluler selama penyelenggaraan KTT ASEAN 2023 telah optimal. Kami memastikan Satellite News Gathering (SNG) untuk media massa bisa beroperasi tanpa hambatan mengandalkan TV pool dari SEA Today,” tambahnya.

Selanjutnya, ia menyampaikan, dari seluruh operasional dan telekomunikasi yang ada selama KTT ASEAN 2023, pihaknya akan terus melakukan penjagaan ketat dengan mengandalkan sistem dan SDM terbaik yang prosesnya dieskalasi hingga tingkat nasional. Dirinya meyakini kelancaran komunikasi beserta konektivitas akan menambah catatan positif Indonesia sebagai tuan rumah dan Keketuaan ajang tersebut, sehingga makin mengukuhkan posisi negara ini sebagai aktor kunci dan penting di Asia Tenggara.

Diketaui, KTT ASEAN ke-42 yang berlangsung di Indonesia akan dihadiri oleh 11 kepala negara dari seluruh kawasan asia tenggara. Adapun, delegasi berjumlah kurang lebih 550 orang.

“Keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN ke-42 merupakan kesempatan yang sangat baik untuk semua pihak dapat menunjukkan bahwa Indonesia selalu dapat diandalkan di kancah internasional,” tutupnya. [Republika.co]

Baca Juga: Presiden RI Joko Widodo Sampaikan Ucapan Selamat Hari Buruh Sedunia

Banleg DPRA Mulai Bahas Raqan Dana Abadi Pendidikan

0
Dana Abadi Pendidikan sudah lama menjadi pembicaraan. Dana tersebut masih tersimpan di Bank Aceh Syariah, awalnya disisihkan dari APBD sejak tahun 2003. Jumlah total Dana Abadi Pendidikan ini sekitar Rp1.3 Triliun, dengan rincian Rp530 M dana abadi pendidikan; Rp430 M cadangan pendidikan; dan Rp374 M cadangan umum Pendidikan. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dana Abadi Pendidikan sudah lama menjadi pembicaraan. Dana tersebut masih tersimpan di Bank Aceh Syariah, awalnya disisihkan dari APBD sejak tahun 2003. Jumlah total Dana Abadi Pendidikan ini sekitar Rp1.3 Triliun, dengan rincian Rp530 M dana abadi pendidikan; Rp430 M cadangan pendidikan; dan Rp374 M cadangan umum Pendidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Banleg DPR Aceh, Mawardi A SE, sesaat selesai pertemuan penjadwalan pembahasan Raqan Dana Abadi Pendidikan Aceh, ruang pertemuan Banleg DPR Aceh, 2 Mei 2023. Pertemuan yang dihadiri pimpinan dan anggota Banleg, Tim perwakilan Pemerintah Aceh berlangsung selama hampir tiga jam.

Baca Juga: PKB Aceh Tetapkan 81 Bacaleg DPRA untuk Pemilu 2024

Ketua Banleg, Mawardi mengatakan, raqan ini penting untuk dibahas tahun 2023 dan wajib selesai karena publik sudah lama menunggu kabar Dana Abadi Pendidikan Aceh ini. “Apalagi ada juga yang berpandangan dana tersebut sudah tidak ada lagi, ya beragam komentarlah,” katanya.

Pria yang sering dipanggil Tgk Adek ini, menjelaskan, raqan dan jadwal yang dibuat ini menjadi bukti bahwa Dana Abadi Pendidikan tersebut masih ada dan agar dapat dimanfaatkan maka dibuatkan Qanun.

“Pimpinan DPR Aceh dan kita di Banleg sepakat bahwa Dana ini dipergunakan untuk pengembangan kapasitas dan keahlian Sumber Daya Manusia (SDM) generasi Aceh, SDM generasi itu mutlak dan wajib kita siapkan, kita mesti serius melakukannya,”jelas Tgk Adek.

Menurutnya, skema pengelolaannya ditentukan secara komprehensif, holistik, dan berkelanjutan, sehingga Dana Abadi Pendidikan ini tidak habis seperti melelehnya es di tengah terik matahari. “Kita ingin dana abadi pendidikan ini seperti lilin yang terus menerangi dan menjadi cahaya masa depan Aceh yang berperadaban,” katanya memberi tamsilan.

Pihaknya berharap nantinya pengelolaan dana abadi pendidikan dilakukan secara obyektif dan menguntungkan serta merata seluruh Aceh. Jadi, dana itu betul-betul diperuntukkan untuk pengembangan SDM generasi Aceh berdasarkan kepentingan kebijakan pengelolaan Sumber Daya Alam. “Sehingga 10-20 tahun ke depan, Aceh dapat keluar dari kemiskinan, menciptakan lapangan kerja dan SDM Aceh mampu berkompetisi di kawasan Asia Tenggara ini,”katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Tgk Adek menyebutkan, pihaknya ingin agar raqan ini dibahas secara seksama termasuk membuka peluang dibahas di beberapa Kabupaten/kota, agar penyerapan masukan dapat lebih partisipatif dan mempertimbangkan masukan dari daerah.

“Kita harapkan Dana Abadi Pendidikan ini dapat meningkatkan kualitas SDM agar generasi mampu berpikir strategis, berperan aktif dalam merencanakan dan mengimplementasikannya, sehingga investasi ini dapat dikonversikan dalam bentuk nilai dan kapital secara jangka menengah dan Panjang,”tutup Ketua Banleg DPR Aceh ini. []

Baca Juga: Ribuan Masyarakat Hadiri Open House Anggota DPRA HT. Ibrahim

Hardiknas 2023: Tantangan dan Harapan Mewujudkan Mutu Pendidikan Aceh yang Lebih Baik

0
Kadis Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM saat meninjau proses belajar mengajar di salah satu sekolah pedalaman di Aceh Tamiang beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Disdik)

Nukilan.id – Dunia pendidikan di Aceh dihadapkan oleh beberapa tantangan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Dinas Pendidikan Aceh telah mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Rencong ini.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Asbaruddin, mengatakan, dalam upayanya, Dinas Pendidikan Aceh memfokuskan pada beberapa aspek penting, seperti pemenuhan dan peningkatan kualitas guru dan tenaga pendidikan.

Baca Juga: Peringati Hardiknas, Cabdisdik Bireuen Gratiskan Bimbingan PTK yang Naik Pangkat

Peningkatan mutu lulusan ke perguruan tinggi negeri dan favorit, peningkatan mutu lulusan SMK ke dunia kerja dan dunia industri, peningkatan kualitas pengawas sekolah, serta akuntabilitas dan efisiensi penganggaran pendidikan yang tepat sasaran dan tepat guna.

Asbaruddin juga menyampaikan pemerataan pendidikan di daerah pelosok menjadi fokus utama Dinas Pendidikan Aceh.

Melalui APK (Angka Partisipasi Kasar) yang mendekati 100, hampir semua anak usia sekolah menengah atas sudah berada di sekolah formal (SMA/SMK/MA). Sedangkan sisanya masuk ke dayah yang merupakan jalur pendidikan non-formal, tersebar di semua daerah dan pelosok.

Untuk daerah terpencil dengan akses terbatas, kata Asbaruddin, Dinas Pendidikan Aceh menghadirkan kelas jauh seperti yang sudah berjalan di Alue Kejerueng (Aceh Selatan), Gamat (Aceh Tengah), dan Pameu (Aceh Tengah).

Meski telah melakukan berbagai upaya, Dinas Pendidikan Aceh tetap dihadapkan pada beberapa kendala dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut. Kendala yang dihadapi antara lain tingkat kesadaran sekolah dan kedispilinan para anak didik di daerah terpencil.

“Begitu juga dengan para pendidiknya. Umumnya para guru tidak tinggal di lokasi sekolah sehingga membutuhkan waktu untuk menuju sekolah. Belum lagi kondisi alam yang tidak bersahabat sata musim penghujan,” lanjutnya.

Kemudian persoalan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di daerah perkotaan. Oleh karena itu, program peningkatan mutu tidak dapat berjalan tanpa dukungan semua stakeholder terkhusus orang tua atau wali murid.

Di era digital seperti sekarang ini, lanjut Asbaruddin, Dinas Pendidikan Aceh terus berupaya untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya adalah melalui aplikasi Meutuwah Nanggroe yang dibangun oleh para guru inti di Aceh.

Aplikasi ini tidak hanya membantu para guru dalam mengikuti P3K, tetapi juga digunakan sebagai alat latihan siswa menghadapi tes ke perguruan tinggi.

Dalam tahun-tahun terakhir, Aceh telah mencatat beberapa prestasi dalam dunia pendidikan. Seperti masuknya Aceh ke dalam lima besar untuk anak-anak lulus perguruan tinggi terbanyak melalui jalur undangan dan 10 besar untuk anak-anak lulus melalui jalur tes ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Selain itu, para guru yang telah lulus guru penggerak mencapai ratusan orang, terbanyak di Banda Aceh dan Aceh Utara.

Pada tahun 2023 ini, Dinas Pendidikan Aceh mencatat sebanyak 6.888 siswa lulus ke perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan. Artinya sekitar 41,86 persen dari total pelamar sebanyak 16.456 orang yang lulus.

“Yang baru ada hasil pengumuman kelulusan melalui jalur undangan, sementara untuk jalur tes masih menunggu hasilnya,” tuturnya.

Asbaruddin sendiri baru saja ditunjuk sebagai Plh Kepala Dinas Pendidikn Aceh mneggantikan Alhudri yang telah ditunjuk sebagai Pj Bupati Gayo Lues pada Jumat 24 Maret 2023. Sebelumnya Asbaruddin menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Kejuruan (SMK).

Dalam perannya sebagai Plh Kadisdik, ia terus berupaya dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan di Aceh.

Di momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang ditetapkan setiap tanggal 2 Mei tersebut, Asbaruddin mengharapkan dukungan dan saran dari semua pihak untuk membangun pendidikan yang lebih baik di Aceh.

Koordinasi antara stakeholder pendidikan mulai dari hulu hingga ke hilir mutlak diperlukan. Seiring berjalannya waktu, diharapkan mutu pendidikan di Aceh akan semakin maju dan berkualitas.[]

Baca Juga: Disdik Tinjau Asesmen Kepala SMA/SMK dan SLB se Aceh, Begini Kata Kepala Sekolah

Pemkab Aceh Besar Bersama PT.Pertamina Buka Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg di Masjid Gurah

0
Masyarakat Peukan Bada menyerbu mobil yang membawa tabung gas elpiji 3 Kg pada operasi pasar pada hari ke-5 yang digelar Pemkab Aceh Besar bekerjasama dengan PT Pertamina Parta Niaga di Halaman Masjid Teungku Chik Mahraja Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Selasa (1/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Masyarakat Peukan Bada menyerbu Operasi Pasar tabung gas elpiji 3 Kg pada hari ke-5 yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kabupaten Aceh Besar bekerjasama dengan PT. Pertamina Parta Niaga di halaman Masjid Teungku Chik Mahraja Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Senin (1/5/2023).

Baca Juga: Masyarakat Kota Banda Aceh Nikmati Libur Akhir Pekan di Lapangan Blang Padang

Kepala Diskopukmdag Aceh Besar Ir Darmansyah ST MSi di sela-sela operasi pasar kepada awak media mengatakan operasi pasar khusus gas elpiji 3 Kg yang digelar di 14 kecamatan, termasuk di Masjid Gurah Peukan Bada ini merupakan upaya dan langkah yang diajukan Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM dengan meminta kepada Pertamina Wilayah Aceh agar penambahan kuota tabung gas elpiji 3 kg untuk wilayah Aceh Besar, sebagai upaya untuk Operasi Pasar di beberapa titik dalam wilayah Aceh Besar.

“Alhamdulillah, permintaan kita disahuti oleh pihak Pertamina. Ini bagian utuh untuk memberi ruang denyut ekonomi kepada rakyat untuk melawan inflasi dan juga untuk ketahanan pangan. Hari ini kita gelar Operasi Pasar di halaman Masjid Gurah,” katanya.

Menurutnya langkah Operasi Pasar itu memang sudah ditunggu oleh masyarakat, di tengah kondisi denyut ekonomi yang terkesan melambat akhir – akhir ini. Karena itu tak heran jika arena Operasi Pasar itu diserbu masyarakat di kecamatan tersebut.

Untuk suksesnya sejumlah operasi pasar yang dilakukan selama ini, termasuk operasi pasar gas elpiji 3 Kg, kata Darmansyah, dimana Pj Bupati Aceh Besar telah menginstruksikan jajarannya di level Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait bersama camat yang wilayahnya terkena Operasi Pasar, untuk menyukseskan kegiatan itu. Termasuk memastikan agar gas elpiji 3 kg itu dengan harga Rp 18 ribu/ tabung, benar benar dinikmati oleh kalangan yang berhak, sesuai regulasi yang ada.

“Hal ini dilakukan dalam kaitan untuk menyukseskan Operasi Pasar pada beberapa titik dalam wilayah Aceh Besar,” ujarnya.

Seorang pembeli Sakdiah (47) mengatakan dirinya tidak menyangka operasi pasar gas elpiji 3 Kg lebih ramai dari pada pasar murah, dengan ramainya begini kami berharap agar operasi pasar seperti ini bisa terus diadakan sehingga para penampung atau penjual eceran tidak berani lagi menjual gas elpiji 3 kg diatas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Semoga kedepannya kegiatan seperti ini terus ada, jika bisa lebih banyak lagi lokasinya dan diadakan sebulan sekali, agar adanya pemerataan, dan semua masyarakat bisa membeli dan merasakan kemiringan harga gas elpiji 3 Kg dan tidak ada lagi yang berani menimbun serta menjual dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga HET,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Darmansyah menerangkan bahwa Pemkab Aceh Besar menggelar operasi pasar selama 15 hari di 14 kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Besar, dan hari ini merupakan hari ke-5 operasi pasar yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Besar, dan besok akan digelar dipasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.

Baca Juga: Komisoner Panwaslih Aceh Rencanakan Buka Klinik Demokrasi Hukum dan Pemilu

Untuk itu, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto melalui Kadiskopukmdag Aceh Besar Darmansyah berpesan kepada masayarakat Aceh Besar terkhusus warga Kecamatan Ingin Jaya agar besok membeli gas elpiji 3 Kg yang telah disediakan oleh Pemkab Aceh Besar bekerjasama dengan PT. Pertamina Parta Niaga melalui Hiswana Migas dengan harga jauh lebih murah dari harga eceran.

“Besok kita menggelar operasi pasar gas elpiji 3 kg dipasar Lambaro dan lusanya di Masjid Kajhu Kecamatan Baitussalam, semoga dengan digelarnya operasi pasar gas elpiji 3 kg ini dapat meringankan beban masyarakat Aceh Besar di tengah inflasi,” ucap Iswanto melalui Kadiskopukmdag Aceh Besar Ir. Darmansyah.

Kadiskopukmdag Aceh Besar itu berharap agar kegiatan operasi pasar dalam beberapa hari ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Aceh Besar, dan kepada PT. Pertamina Parta Niaga berucap terimakasih atas kolaborasinya, dan diharap juga kerjasama ini terus terjalin tanpa ada kata akhir.

“Terimakasih PT Pertamina Parta Niaga atas kolaborasinya selama ini, semoga kerjasama ini terus terjalin tanpa ada kata akhir, sehingga dengan kolaborasi ini dapat membantu meringankan beban masyarakat Aceh Besar dalam kegiatan yang kita selenggarakan. Dan kami ingatkan lagi elpiji dijual hanya untuk masyarakat kecamatan yang digelar operasi pasar, dengan menukar tabung koding 3 kg dan perlihatkan KTP,” demikian Darmansyah, Kadiskopukmdag Aceh Besar. []

Baca Juga: Kadis Syariat Islam Aceh Harap Pelaksaan MTQ Tingkat Provinsi Aceh ke-36 Berjalan Lancar

Komisoner Panwaslih Aceh Rencanakan Buka Klinik Demokrasi Hukum dan Pemilu

0
Komisoner Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, Fahrul Rizha Yusuf, SHI, MH,

Nukilan.id – Komisoner Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh, Fahrul Rizha Yusuf, SHI, MH, merencanakan membentuk klinik demokrasi dan hukum pemilu. Hal itu dilakukan untuk memberikan ruang konsultasi bagi partai politik dalam mendaftarkan bakal calon anggota legislatif.

“Dalam waktu dekat ini kita akan bentuk klinik demokrasi dan hukum pemilu sebagai sarana untuk publik dan juga bagi partai ketika ada masalah atau kendala bisa melakukan konsultasi ke Panwaslih Aceh,” kata Rizha dalam keterangannya kepada Nukilan, Minggu (30/4/2023).

Rizha menyebutkan, salah satu syarat bagi Kepala atau Wakil Kepala Daerah, Aparatur Sipil Negara, TNI, Polri, yang ingin menjadi calon anggota legislatif harus mengundurkan diri terlebih dahulu saat mendaftar.

Selanjutnya, Partai politik (parpol) peserta pemilihan umum (pemilu) wajib penuhi kuota perempuan minimal 30 persen di setiap daerah pemilihan (dapil).

Kemudian, bakal calon anggota legislatif khususnya di Aceh wajib mengikuti uji membaca Al-Qur’an.

“Kita berharap kepada partai politik agar memperhatikan syarat-syarat administrasi, jadi partai politik harus memperhatikan setiap anggotanya yang akan di daftarkan menjadi bakal calon anggota legislatif,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pendaftaran bakal calon anggota legislatif dibuka mulai selama dua minggu, yaitu tanggal 1-14 Mei 2023. [Rjf]

Nasrul Hadi Jabat Plt Ketua KNPI Kota Banda Aceh

0
Plt Ketua KNPI Banda Aceh Nasrul Hadi.

Nukilan.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banda Aceh menggelar rapat pleno di Kantor KNPI setempat, pada hari Senin (1/5/2023).

Pada agenda rapat pleno tersebut dilakukan pemilihan Plt Ketua KNPI Banda Aceh Nasrul Hadi menggantikan Aulia Rahman yang kini terpilih sebagai Ketua KNPI Aceh.

Selain itu, posisi sekretaris yang sebelumnya dijabat oleh Zulkifli Andi Govi kini digantikan. oleh Hidayatullah Yacob.

Nasrul Hadi menyampaikan terimakasih atas kepercayaan ini dan mengajak seluruh pengurus untuk solid menyelesaikan program KNPI dalam sisa jabatan saat ini. “Mohon do’a dan dukungannya dari semunya untuk Kita bisa jalankan roda organisasi ini sampai selesai” ucap Nasrul.

Sementara Aulia dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kesempatan memimpin KNPI Kota Banda Aceh dan mengucapkan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan dalam memimpin KNPI Banda Aceh selama ini.

Disnakermobduk Aceh Tanggapi Aksi Aliansi Buruh, Begini Penjelasannya

0
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen hadiri aksi Aliansi Buruh di Aceh. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh mengatakan regulasi qanun ketenagakerjaan Aceh telah masuk prolegda untuk dituntaskan pada tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinaskermobduk Aceh, Akmil Husen saat menanggapi sejumlah tuntutan Aliansi Buruh di Aceh dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day.

“Kami dari Pemerintah Aceh sudah menerima aspirasi dari para buruh, diantaranya untuk revisi qanun ketenagakerjaan yang tahun ini sudah masuk ke prolega, mudah-mudahan ini bisa berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” kata Akmil Husen, Senin (1/5/2023).

Baca Juga: Aksi May Day, Aliansi Buruh di Aceh Minta Pemerintah Revisi Qanun Ketenagakerjaan

Selain itu, kata Akmil, menyangkut Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebelah pihak maupun Tunjangan Hari Raya (THR) yang belum dibayarkan, pihaknya telah menurunkan tim pengawas ke sejumlah perusahaan untuk mengatasi masalah tersebut.

Disnakermobduk Aceh juga mencatat sebanyak enam perusahaan yang belum memberikan hak pekerja, yaitu perusahaan asal Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur dan Nagan Raya.

“Mudah-mudahan nanti tim pengawas dapat memberikan laporan awal bulan ini,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya,Seratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh di Aceh melakukan aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day. [Rjf]

Kadis Syariat Islam Aceh Harap Pelaksaan MTQ Tingkat Provinsi Aceh ke-36 Berjalan Lancar

0
Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. EMK. Alidar, S. Ag,. M. Hum, Selasa (4/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Aceh ke XXXVI yang akan berlangsungkan di Kabupaten Simeulue akhir tahun 2023 mendatang menjadi salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan untuk memperlombakan seni baca, hafalan, tafsir, syarah, seni kaligrafi, penulisan karya ilmiyah Al-Qur’an, dan hafalan Al-Hadis.

Baca Juga: MTQ ke-35 Aceh di Bener Meriah Berakhir, Aceh Besar Pertahankan Juara Umum

Tahun ini, Kabupaten Simeulue di tunjuk menjadi tuan rumah pelaksanaa MTQ Tingkat Provinsi Aceh ke XXXVI yang akan berlangsung akhir tahun menndatang. Oleh karena itu, berbagai upaya dan persiapan terus dilakukan untuk menyukseskan pagelaran perlombaan tahunan ini.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. EMK. Alidar, S. Ag,. M. Hum. menyampaikan, Pemkab Simeulue tengah mengupayakan untuk melakukan persiapan dalam berbagai aspek untuk menyukseskan kegiatan MTQ Tingkat Provinsi Aceh ke XXXVI tahun 2023 seperti lokasi perlombaan (Arena), penginapan, kepanitiaan dan lainnya.

“Seluruh persiapan dilakukan oleh pemerintah daerah. Kemudian, sejauh ini, yang kami ketahui pemkab Simeulue sedang melakukan persiapan,” kata EMK Alidar saat diwawancarai oleh Nukilan.id, Senin (1/4/2023).

Ia menyampaikan, bahwa persiapan arena atau lokasi bertanding setiap peserta dari berbagai Kabupaten/Kota di Aceh ditangani secara langsung oleh Pemkab Simeulue dan hal ini justru berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana seluruh persiapan dilakukan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam.

“Persiapan tahun ini berbeda, kalau di Bener Meriah dilakukan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam. Namun, untuk tahun ini diserahkan kepada Pemkab Simeulue,” ucapnya.

Selanjutnya, Alidar menjelaskan, saat ini berbagai daerah di Aceh telah usai melangsungkan tahapan seleksi di tingkat Kabupaten/Kota untuk menentukan peserta yang akan tampil pada MTQ Tingkat Provinsi Aceh ke XXXVI.

“Saya pikir, sepertinya sudah semua melaksanakan MTQ Tingkat Kabupaten/Kota dan sekarang sedang dilakukan pelatihan kepada khafilah dari masing-masing daerah,’ jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh Kabupaten/Kota telah siap untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Aceh ke XXXVI dikarenakan telah dilakukan pengecekan kesiapan di Kabupaten Simeulue seperti melihat seluruh tempat penginapan kepada khafilah dan kontingen dari masing-masing daerah.

“Mereka sudah siap, ditambah lagi sudah dilakukan pengecekan tempat penginapan untuk khafilah di kabupaten Simeulue,” tambahnya.

Terakhir, dirinya berharap, agar pelaksanaa MTQ Tingkat Provinsi Aceh ke XXXVI yang berlangsung di Kabupaten Simeulue dapat berjalan dengan lancar dan tidak kalah dari tahun-tahun sebelumnya, meskipun letak geografis daerah ini yang hanya menggunakan dua jenis transportasi yakni jalur laut dan udara. Namun, hal tersebut bukan menjadi suatu hambatan ketika semua pihak bekerjasama untuk menyukseskan kegiatan tersebut baik itu persiapan transportasi, arena, penginapan dan lain sebagainya.

“Kita berharap kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, tidak ada hambatan yang terjadi, terkait transportasi juga diharapkan agar tidak terdapat hambatan seperti seluruh kapal dan pesawat dapat beroperasi dengan maksimal sehingga seluruh kontingen yang datang ke Kabupaten Simeulue dapat merasakan kesuksesan jalannya MTQ fitingkat Provinsi Aceh tahun 2023 ini,” tutupnya. [Azril]

Baca Juga: Hari Ini, 8 Peserta Kafilah Aceh Bakal Tampil di Ajang MTQ

Hari Ini Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Jenis Dexlite dan Pertamina Dex

0
Ilustrasi Pertamina. (Foto: Dok. Mypertamina).

Nukilan.id – PT Pertamina (Persero) hari ini melakukan penyesuaian terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai dari Aceh hingga Papua, Senin (1/5/2023).

Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi Berlaku Mulai Hari Ini di Seluruh SPBU

Dilansir Nukilan.id dari laman myPertamina.com, terpantau harga BBM Jenis non-subsidi mengalami penurunan harga dengan jenis dexlite dari harga Rp14.250 per liter menjadi Rp13.700 dan pertamina dex dari Rp15.400 menjadi Rp14.600 per-liter. Kemudian, harga tersebut mulai diterapkan hari ini di SPBU seluruh Indonesia.

Berikut ini rincian lengkap harga BBM non-subsidi di seluruh SPBU Pertamina dari Aceh hingga Papua hari ini, sebagai berikut:

Aceh
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Sumatera Utara
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Sumatera Barat
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Riau
Pertamax Rp13.800
Pertamax Turbo Rp15.600
Dexlite Rp14.200
Pertamina Dex Rp15.200

Kepulauan Riau
Pertamax Rp13.800
Pertamax Turbo Rp15.600
Dexlite Rp14.200
Pertamina Dex Rp15.200

Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertamax –
Pertamax Turbo –
Dexlite Rp12.400
Pertamina Dex –

Jambi
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Bengkulu
Pertamax Rp13.800
Pertamax Turbo Rp15.600
Dexlite Rp14.200
Pertamina Dex Rp15.200

Sumatera Selatan
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Bangka Belitung
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.600

Lampung
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.600

DKI Jakarta
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Banten
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Jawa Barat
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Jawa Tengah
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

DI Yogyakarta
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Jawa Timur
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Bali
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Nusa Tenggara Barat
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600

Nusa Tenggara Timur
Pertamax Rp13.300
Pertamax Turbo Rp15.000
Dexlite Rp13.700
Pertamina Dex Rp14.600
Solar nonsubsidi Rp13.600

Kalimantan Selatan
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Kalimantan Barat
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Kalimantan Tengah
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Kalimantan Timur
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Kalimantan Utara
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Sulawesi Utara
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Gorontalo
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Sulawesi Tengah
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Sulawesi Tenggara
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Sulawesi Selatan
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Sulawesi Barat
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900

Maluku
Pertamax Rp13.550
Dexlite Rp13.950

Maluku Utara
Pertamax Rp13.550
Dexlite Rp13.950

Papua
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo Rp15.300
Dexlite Rp13.950

Papua Barat
Pertamax Rp13.550
Pertamax Turbo –
Dexlite Rp13.950
Pertamina Dex Rp14.900 [Azril]

Baca Juga: Angkut BBM tanpa Izin, Dua Unit Mobil Tanki beserta Tiga Terduga Pelaku Diamankan