Beranda blog Halaman 1337

TNI AL Kerahkan Tiga Unit KRI pada IMDEX Asia 2023 di Singapura

0
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meghadiri kegiatan IMDEX 2023. (Foto: Kompas.com)

Nukilan.id – Angkatan Laut (AL) Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga unit Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dalam acara International Maritime Defence Exhibition & Conference (IMDEX) Asia 2023 yang berlangsung pada Rabu (3/5/2023) hingga Jumat (4/5/2023) di Changi Exhibition Centre (CEC) & Changi Naval Base (CNB), Singapura.

Adapun, ketiga jenis KRI yang ikut dipamerkan tersebut diantaranya kapal jenis Bantu Rumah Sakit (BRS) KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, kapal jenis Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Halasan-630, dan kapal jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) KRI I Gusti Ngurah Rai-332. Kemudian, diketahui bahwa seluruhnya merupakan hasil karya anak bangsa hasil produksi industri strategis nasional Indonesia.

Menangapi hal itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, terlihat menghadiri pameran maritim internasional tersebut yang diikuti oleh 26 Kepala Staf Angkatan Laut dari berbagai negara diseluruh dunia.

Selanjutnya, Ali juga turut melakukan promosi kerja sama guna menjaga stabilitas keamanan di kawasan laut.

Ia mengajak, berbagai negara sahabat agar dapat berpartisipasi dalam 4th Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) tahun 2023 yang berlokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada 5-10 Juni mendatang. Nantinya, MNEK akan melaksanakan latihan non-perang bersama dengan 48 negara.

Kemudian, MNEK sendiri merupakan suatu kegiatan latihan yang dilangsungkan setiap dua tahun sekali oleh TNI AL dengan melibatkan berbagai Angkatan Laut dari negara-negara sahabat di dunia.

Selain itu, Kepala Dinas Penerangan (Kadispenal) Laksma I Made Wira Hady mengatakan, bahwa KSAL telah melakukan beberapa pertemuan dengan mitra kerjasama angkatan laut dari seluruh negara sahabat yang menjadi peserta. [Kompas.com]

KBA: Teroris Generasi Baru Jadikan Medsos Sebagai Senjata

0
Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad mengatakan, teroris generasi baru saat ini muncul dan marah kepada orang yang suka memburu teroris, yakni polisi. Generasi ini merupakan produk dari Homegrown Terrorism (HT). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad mengatakan, teroris generasi baru saat ini muncul dan marah kepada orang yang suka memburu teroris, yakni polisi. Generasi ini merupakan produk dari Homegrown Terrorism (HT).

Baca Juga: Tujuh Dosen UIN Ar-Raniry Jadi Panelis AICIS 2023 Surabaya

“Marahnya itu kepada orang yang suka mencari teroris, itulah Polisi,” kata Kamaruzzaman Bustamam Ahmad yang biasa disapa KBA saat menyampaikan materi acara Camping Keberagaman dalam Pencegahan Radikal Terorisme dengan Kampanye Damai Beragama yang digelar BNPT dan FKPT Aceh di Auditorium Teater Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (3/5/2023).

KBA menjelaskan kelompok periodesasi teroris yang berada dalam tiga 4 jilid, yakni jilid I adalah mereka yang direkrut sebagai bagian dari Arab – Afghan yang kemudian memunculkan kelahiran Al-Qaida di Timur Tengah.

Sedangkan jilid II adalah alumni teroris dari Mindanao, mereka yang dilatih kemudian kembali ke Indonesia, terjadilah bom di beberapa tempat. Mereka dikenal sebagai bagian dari Jemaah Islamiyah (JI).

“Kehadiran Teroris Jilid II kemudian memunculkan berbagai pola gerakannya yang termaktub dalam PUPJI (Pedoman Umum Perjuangan Jema’ah Islamiah), yang musuhnya adalah simbol-simbol Amerika yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, untuk Jilid III itu disebut produk lokal di Indonesia yang memiliki jaringan dengan Timur Tengah dan Asia Tenggara. Ada yang di Bima, Poso, Pulau Jawa, dan Aceh di Jalin Jantho.

“Jalin Jantho itu awalnya diinginkan menjadi pusat gerakan Asia Tenggara, namun bocor sehingga terbongkarlah Jalin,” jelasnya.

Dijelaskan, kini muncul teroris generasi baru yang marahnya kepada orang yang suka mencari teroris, yakni apparat keamanan. Tidak mengherankan, generasi baru ini target dari amaliah mereka adalah gedung atau pos polisi, selain juga masih terdapat gereja.

“Dalam kajian bahasa teroris disebut Homegrown Terrorism, mereka terekrut dengan sendiri dari rumah, bukan seperti di lapangan, tapi dari rumah tangga,” tegasnya.

Teroris generasi baru ini dalam bahasa lainnya disebut tidak menyadari terekrut, sehingga banyak anak-anak yang ikut terekrut yang kemudian memiliki faham intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

“Umumnya anak-anak yang tidak faham, apa yang mereka konsumsi di dunia maya,” lanjutnya.

KBA menjabarkan dalam perekrutan teroris generasi Baru ini, senjata atau alat yang dipakai adalah media sosial. Seperti misal, hari ini kita marah pada seseorang tanpa alasan, itu dapat menyerang dengan isu kebencian kepada orang tersebut.

“Jadi Medsos itu bisa digunakan sebagai senjata,” katanya.

Namun kondisi sekarang,lanjutnya orang terlalu cepat marah karena informasi konspirasi yang beredar di media sosial, seakan pesannya betul namun sebenarnya keliru.[]

Baca Juga: Rektor UIN Ar-Raniry Targetkan Pembangunan Kampus secara Signifikan

PGRI Aceh Besar Ajak Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Berqurban

0
PGRI Kabupaten Aceh Besar mengadakan Qurban tahun 2023 dalam rangka peduli guru bakti. Meskipun konomi nasional memang dalam kondisi sedang lesu, tetapi tidak mengurangi minat masyarakat untuk tetap menjalankan ibadah qurban. Panitia pelaksana sekaligus penyalur daging qurban tidak melihat penurunan yang berarti. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Besar mengadakan Qurban tahun 2023 dalam rangka peduli guru bakti. Meskipun konomi nasional memang dalam kondisi sedang lesu, tetapi tidak mengurangi minat masyarakat untuk tetap menjalankan ibadah qurban. Panitia pelaksana sekaligus penyalur daging qurban tidak melihat penurunan yang berarti.

Baca Juga: Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar Buka Pendaftaran Seleksi Peserta Qira’til Kutub

“Kondisi ekonomi yang sedang menurun akibat inflasi, justru menjadi momentum pembuktian manifestasi keimanan seseorang. Yang paling penting adalah memberi dengan tulus ikhlas supaya mereka dapat merasakan apa yang kita rasakan terutama yang benar-benar membutuhkan,” ujar Ketua PGRI Aceh Besar Agus Jumaidi S.Pd, M.Pd, Jumat (5/5/2023).

Ia mencontohkan sepenggal kisah keikhlasan dan ketulusan Nabi Ibrahim AS dalam melakukan qurban. Kala itu, lanjut dia, Nabi Ibrahim rela mengikhlaskan putranya untuk disembelih. Namun saat akan disembelih, tiba-tiba putra yang bernama Ismail itu digantikan oleh Allah SWT dengan seekor domba.

“Kita diberikan contoh yang sangat luar biasa. Saat itu nabi ikhlas dan tulus untuk melakukan kurban. Sekalipun pada sesuatu yang amat disayangi. Semua itu dilakukannya demi mencari Ridha Allah SWT,” katanya.

Oleh karena itu, Agus Jumaidi mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk memanfaatkan momen ini dengan belajar dan mengerti makna berqurban. Terutama di tengah inflasi yang terjadi selama ini, saat dimana guru atau tenaga kependidikan yang berqurban merasakan bagaimana harus rela, ikhlas serta tulus untuk berdonasi atau berqurban.

“Apalagi daging qurban ini nanti akan kita berikan kepada saudara kita yang masih status guru bakti dan terdampak inflasi,” ucapnya.

Agus Jumaidi juga berpesan agar guru dan tenaga kependidikan serta guru bakti untuk tetap saling solid, bahu membahu serta memperhatikan orang-orang yang ada di sekitarnya. Sebab, menurut dia, Allah SWT telah menciptakan semesta seisinya dengan segala warna dan bentuk yang beragam. Artinya, kata dia, Allah SWT ingin agar sesama manusia tidak saling membeda-bedakan meskipun dengan latar belakang yang berbeda.

“Memang terkadang sulit bagi kita untuk mengikhlaskan atau berqurban terhadap apa yang kita yakini dan sayangi. Tapi percayalah semua ini akan kembali,” terang Agus

Ia berharap ke depan para guru dan tenaga kependidikan semakin meningkatkan rasa gotong royong dan kekeluargaan. Menurutnya, saat bergotong royong dan berbagi, di situ Allah SWT sudah menyiapkan ganti yang lebih indah dan cara yang terduga-duga.

Agus merincikan bagi yang ingin memberikan donasi qurban untuk satu orang yang berqurban menyumbangkan atau berdonasi sebesar Rp. 2.500.000 dengan harga 1 ekor sapi berkisar Rp. 17.500.000 dan batas akhir penyerahan donasi qurban kepada PGRI Aceh Besar pada tanggal 18 Juni 2023 serta bagi yang ingin memberikan qurban dapat menghubungi panitia melalui saudara anasri dengan nomor kontak 085359908180.

“Bagi yang ingin berdonasi dapat menghubungi panitia qurban PGRI Aceh Besar melalui saudara anasri dengan catatan 1 orang donasi sebesar Rp 2.500.000 dengan harga sapi berkisar Rp. 17.500.000 dan batas penyerahan terakhir pada tanggal 18 Juni mendatang,” pungkasnya.

Baca Juga: Jelang Penjurian, Pj Ketua TP PKK Aceh Besar Tinjau Persiapan Gampong Lubuk Batee

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar Buka Pendaftaran Seleksi Peserta Qira’til Kutub

0
Tgk Adi Darma SPd MPd Kadisdik Dayah Kabupaten Aceh Besar. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dinas Pendidikan Dayah Aceh Besar kembali membuka pendaftaran seleksi peserta Qira’til Kutub (SQK) tingkat Kabupaten Aceh Besar. Pendaftarannya di mulai sejak tanggal 3 sampai dengan 8 Mei tahun 2023.

Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, ASN Pemerintah Aceh Antusias Lanjutkan Kegiatan Donor Darah

“Pendaftaran dilakukan secara online dan bisa langsung menghubungi kontak Whatsapp panitia Maulana Achsan 085295370646 dan Hibatul Khiram 085260905380, apabila pendaftaran sudah siap semua. Insya allah, untuk seleksinya akan kita laksanakan mulai tanggal 16 sampai dengan 19 Mei 2023 dan lokasinya digedung Dekranasda Gampong Gani Kecamatan Ingin jaya,” kata Tgk Adi Darma SPd MPd Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Besar, di Kota Jantho, Kamis (04/05/2023).

Untuk persyaratannya, lanjut Adi Dharma, seleksi peserta Qira’til Kutub dibuka dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi peserta nantinya saat daftar. Pertama, peserta merupakan penduduk asli Aceh Besar ataupun santri yang sedang mondok di dayah/Pesantren (terakreditasi) dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar dan melampirkan surat keterangan aktif santri KTP dan KK. Untuk usia, maksimal 17 tahun 11 bulan (maksimal kelahiran 1 Januari 2006).

Disamping itu, Musabaqah Qira’til Kutub (MQK) ke-3 tahun 2023 hanya menyelenggarakan satu Marhalah (tingkatan) yaitu Marhalah Wustha.

“Nanti kitab yang akan di Musabaqahkan yaitu Marhalah Wustha baik itu putri maupun putra. Adapun nama-nama kitab terdiri dari Nahw al-imrithi, Akhlaq adab al-alim wa al-muta’allim, Tafsir (tafsir al-jalalain), Ushul Fiqh syarh waraqat dan Tauhid risalah ahl as-sunnah wa al-jama’ah,” tutupnya. []

Baca Juga: Jelang Penjurian, Pj Ketua TP PKK Aceh Besar Tinjau Persiapan Gampong Lubuk Batee

Jelang Penjurian, Pj Ketua TP PKK Aceh Besar Tinjau Persiapan Gampong Lubuk Batee

0
Pj Ketua TP-PKK Aceh Besar, Cut Rezky Handayani, SIP. MM saat meninjau kantor PKK dalam rangka persiapan lomba desa tingkat provinsi di Gampong Lubok Batee, Kamis, (04/05/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Menjelang penjurian lomba gampong tingkat provinsi Aceh tahun 2023 Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Aceh Besar Cut Rezky Handayani S.IP. MM meninjau Gampong Lubuk Batee, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (4/5/2023). Gampong Lubok Batee merupakan gampong andalan Kabupaten Aceh Besar pada gelaran tingkat provinsi tahun 2023.

Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, ASN Pemerintah Aceh Antusias Lanjutkan Kegiatan Donor Darah

Dalam kunjungannya, Cut Rezky melihat Balai PKK Aceh Besar di Gampong Lubok Batee dan rumah salah satu warga yang dijadikan tempat singgah untuk tim penilai serta meninjau kebersihan lingkungan disekitarnya.

Sebagai informasi, Gampong Lubok Batee Kecamatan Ingin Jaya, ditetapkan menjadi salah satu Gampong di Aceh Besar yang masuk dalam perlombaan Gampong tingkat Provinsi Aceh, pada tahun ini pemerintah Aceh melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) menggelar lomba gampong melalui 4 (empat) tahapan, yaitu penerimaan dokumen administrasi, verifikasi lapangan, pemaparan keuchik calon juara, dan penetapan juara lomba gampong tahun 2023.

Ia mengatakan, kunjungannya kesana guna memastikan kesiapan Gampong Lubok Batee menjelang perlombaan yang nanti akan di seleksi langsung oleh tim Provinsi Aceh pada hari Senin 8 Mei mendatang, jika terpilih menjadi gampong terbaik tingkat provinsi dari hasil seleksi itu, Gampong Lubok Batee akan mewakili Aceh dalam lomba tingkat nasional.

“Penilaian lomba gampong ini merupakan agenda nasional yang setiap tahun dilaksanakan, tujuannya untuk mengevaluasi sekaligus mendorong dan memotivasi masyarakat agar berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan gampong, mudah-mudahan kita berhasil menjadi juara,” katanya.

Cut Rezky menjelaskan, penilaian lomba gampong tersebut mengacu pada Permendagri No. 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan, dengan tujuan mengevaluasi, mendorong dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan gampong.

“Aceh Besar yang diwakili Gampong Lubok Batee akan bersaing dengan 4 (empat) gampong lainnya di Aceh untuk memperebutkan prestasi gampong terbaik provinsi Aceh tahun 2023, antara lain Gampong Peunyerat Kota Banda Aceh, Gampong Cekal Baru Kabupaten Bener Meriah, Gampong Mane Tunong Kabupaten Aceh Utara dan Gampong Meunasah Timu Kabupaten Bireuen,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala DPMG Aceh Besar Carbaini SAg, Pengurus TP PKK Aceh Besar, dan TP PKK Gampong Lubok Batee. []

Baca Juga: Pj Bupati Aceh Besar Minta Semua Pihak Kerja Keras dan Inovatif untuk Kemajuan Daerah

SMAN 1 Juli Bireuen Panen Kacang Tanah, Ini Karya P5 Siswa

0
SMAN 1 Juli Bireuen Panen Kacang Tanah. Kamis (4/5/2023), siswa memanfaatkan pekarangan sekolah untuk belajar bercocok tanam berupa kacang tanah. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka yang di dalamnya ada potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri dan peran sosial atau disebut P5. Wujud dari P5 tersebut maka SMA Negeri 1 Juli memanfaatkan lahan kosong sekolah untuk menanam kacang tanah.

Baca Juga: Peringati Hardiknas, Cabdisdik Bireuen Gratiskan Bimbingan PTK yang Naik Pangkat

Tujuannya adalah untuk melahirkan karya nyata siswa. Tahun lalu siswa-siswi SMA Negeri 1 Juli mempersembahkan karya nyata pada pergelaran program profil Pelajar Pancasila berupa produk kuliner dan karya seni.

Tahun ini sekolah itu fokus pada karya nyata pertanian, karena sejalan dengan implementasi standar isi kurikulum merdeka.

Kepala SMA Negeri 1 Juli, Rahmawati S.Pd, Kamis (4/5/2023) kepada media mengatakan, siswa memanfaatkan pekarangan sekolah untuk belajar bercocok tanam berupa kacang tanah.

“Diawali dari persiapan lahan hingga panen, butuh waktu lebih kuran empat bulan. Adapun panen kacang tahun ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas),” kata Rahmawati didampingi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.

Rahmawati menjelaskan, lahan yang tersedia di sekolah ini lebih kurang seluas setengah hektare, maka untuk bernilai ekonomis para siswa memanfaatkan lahan kosong tersebut untuk bercocok tanam yaitu kacang tanah.

Secara terpisah, menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Bireuen, Abdul Hamid M.Pd menuturkan, ini karya nyata yang diharapkan kurikulum merdeka dengan platform profil Pelajar Pancasila atau P5.

“Kita arahkan sekolah harus jeli melihat peluang dan harus inovatif dalam memanfaatkan lahan yang ada. SMA Negeri 1 Juli sudah melakukan itu, sehingga tidak ada lagi lahan tidur di lingkungan sekolah,” ujar Hamid.

Lebih lanjut katanya, lahan ini luasnya sekitar setengah hektar. Dulu dimanfaatkan oleh warga setempat karena tidak ada pagar.

Namun, tahun 2022 Dinas Pendidikan Aceh telah membuat pagar beton walaupun belum seluruhnya selesai dipagari.

“Hal inilah kita minta kepada seluruh kepala sekolah dan guru untuk dapat memanfaatkan lahan kosong sekolah sebagai tempat praktik sekaligus sebagai sarana belajar bagi para siswa,” ucap Hamid.

Kita patut bersyukur dan bahagia karena ide ini mendapat sambutan baik dari kepala sekolah dan guru dengan bukti SMAN 1 Juli berhasil panen kacang tanah bersamaan dengan peringatan Hardiknas. []

Pemerintah Aceh Buka Sayembara Maskot PKA ke-8, Ini Syaratnya

0
Sayembara maskot PKA ke-8 tahun 2023.

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi sayembara maskot Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 tahun 2023, dengan total hadiah Rp22 juta.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka menyukseskan Pekan Kebudayaan Aceh ke-8 yang akan berlangsung pada 19-27 Agustus 2023 mendatang.

Maskot PKA-8 tahun ini mengangkat sejarah ‘Jalur Rempah Aceh’ dengan tema “Rempahkan Bumi Pulihkan Dunia”.

Informasi yang diterima Nukilan, sayembara ini terbuka bagi masyarkat umum kecuali panitia dan dewan juri. Pendaftaran peserta dimulai pada 3-25 Mei. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 31 Mei 2023.

Peserta sayembara boleh perorangan atau tim (maksimal 3 orang untuk satu tim). Peserta juga boleh mengirimkan lebih dari satu karya maskot (maksimal tiga karya maskot).

Selanjutnya, tim penilai akan memilih 3 karya maskot sebagai calon pemenang yang nantinya dihubungi panitia untuk melakukan presentasi karya.

Presentasi 3 karya terpilih dilaksanakan pada 29 Mei 2023 di Banda Aceh. Sementara pengumuman pemenang dilakukan pada 31 Mei 2023.

Para pemenang sayembara maskot PKA ke-8 masing-masing mendapatkan uang tunai dan sertifikat diantaranya, juara I hadiah Rp10 juta, juara II hadiah Rp7 juta dan juara III hadiah Rp5 juta.

Untuk diketahui, sayembara ini tidak dipungut biaya apapun, keputusan tim penilai tidak dapat diganggu gugat, dan maskot yang terpilih dari sayembara ini akan menjadi hak milik panitia dan akan digunakan sebagai maskot resmi PKA-8. [Rjf]

Persyaratan lengkap sayembara maskot PKA ke-8

Darwati A. Gani Resmi Daftarkan Diri Sebagai Bakal Calon DPD RI Dapil Aceh

0
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Nanggore Aceh (PNA), Darwati A. Gani secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh pada pemilu tahun 2024 di Aula Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP), Kamis (4/5/2023). (Foto: Dok. Instagram KIP Aceh)

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Nanggore Aceh (PNA), Darwati A. Gani secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh pada pemilu tahun 2024 di Aula Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP), Kamis (4/5/2023).

Baca Juga: Wakil Ketua KIP Sambangi Dishub Lihat Inovasi Keterbukaan Informasi Publik

Menanggapi hal tersebut, Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri menyampaikan, kedatangan Darwati A. Gani untuk mendaftar sebagai bacalon anggota DPD RI benar adanya dan pendaftar kedua tokoh yang mendaftarkan diri pada dapil Aceh untuk pemilu tahun 2024 mendatang.

“Dia merupakan pendaftar kedua dengan calon lain yang dinyatakan memenuhi syarat pendaftaran bacalon DPD RI Dapil Aceh,” kata Syamsul Bahri.

Kemudian, Kedatangan Darwati A. Gani untuk mendaftarkan diri sebagai bacalon anggota DPD RI dapil aceh diterima secara langsung oleh Ketua KIP Aceh dan disaksikan serta didampingi oleh sejumlah staff.

Sementara itu, seluruh berkas pendaftaran yang diserahkan oleh Darwati A. Gani diterima secara simbolis dan akan dilakukan verifikasi oleh KIP Aceh sehingga nantinya akan dinyatakan diterima atau dikembalikan.

Diketahui, pendaftaran bacalon anggota DPD RI dapil Aceh pada Pemilu Tahun 2024 telah dibuka secara resmi yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 14 Mei 2023 mendatang. [Azril]

Baca Juga: Komisi I DPRK Umumkan 5 Anggota Pansel KIP Banda Aceh

Guru di Aceh Sampaikan Ikrar Bersama Tolak Faham Radikal dan Teroris

0
Ikrar yang dideklarasikan berisi 6 butir pernyataan tersebut dibacakan pada malam Camping Keberagaman dalam Pencegahan Radikal Terorisme dengan Kampanye Damai Beragama yang digelar Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh Aceh di halaman Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (3/5/2023) Malam. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sebanyak 50 Guru dari berbagai jenjang pendidikan dan latar belakang di Banda Aceh menyampaikan ikrar bersama menolak segala bentuk faham dan aksi radikalisme dan terorisme.

Baca Juga: Ketua KoBar-GB Sampaikan Pentingnya Perhatian Terhadap Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Ikrar yang dideklarasikan berisi 6 butir pernyataan tersebut dibacakan pada malam Camping Keberagaman dalam Pencegahan Radikal Terorisme dengan Kampanye Damai Beragama yang digelar Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh Aceh di halaman Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (3/5/2023) Malam.

“Kami guru Indonesia siap menjadi teladan perdamaian bagi peserta didik Indonesia,” ucap Guru MAN 4 Aceh Besar, Busra, perwakilan Guru menyampaikan Ikrar bersama.

Sementara Kabid Agama dan Budaya FKPT Aceh yang juga Panitia Penyelenggara Camping Keberagaman Dr. Sulaiman Tripa, SH.,MH pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada guru yang telah hadir dan berkomitmen dalam pencegahan pengaruh radikal dan terorisme kepada anak didik.

“Terima kasih dan kita harapkan ikrar dan deklarasi yang dibacakan bersama dapat menjadi motivasi dalam pencegahan sikap radikalisme anak didik di sekolah,” ujar Sulaiman Tripa yang Juga Dosen Pada Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Berikut Deklarasi Damai Guru Indonesia, Aceh, yang dibacakan dalam suasana hening malam dari tenda dan api unggun.

Deklarasi Damai Guru Indonesia, Aceh

1. Kami guru Indonesia setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

2. Kami guru Indonesia menjunjung tinggi semangat Kebhinekaan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Kami guru Indonesia menolak segala bentuk paham dan aksi radikalisme dan terorisme.

4. Kami guru Indonesia siap menjadi pelopor moderasi beragama.

5. Kami guru Indonesia siap mendarmabhaktikan diri untuk tercapainya profil pelajar Pancasila.

6. Kami guru Indonesia siap menjadi teladan perdamaian bagi peserta didik Indonesia.

Hadir sebagai pembicara pada acara Camping Keberagaman dan Ikrar bersama Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dr Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, M.Sh, Narasumber BNPT Sholehuddin, M.Pd., Subkoordinator Penelitian dan Evaluasi Subdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Teuku Fauzansyah dan Ketua FKPT Aceh Dr. Mukhlisuddin Ilyas, M.Pd.

Kegiatan Camping Keberagaman dan Ikrar bersama ini di inisiasi langsung Oleh BNPT bekerjasama dengan FKPT Aceh di Bidang Agama, Sosial dan Budaya, serta secara khusus mengusung tema Camping Keberagaman “Berkolaborasi Untuk Damai Beragama di Sekolah.[]

Baca Juga: Hardiknas 2023: Tantangan dan Harapan Mewujudkan Mutu Pendidikan Aceh yang Lebih Baik

Tujuh Dosen UIN Ar-Raniry Jadi Panelis AICIS 2023 Surabaya

0
Sebanyak tujuh dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diundang sebagai panelis pada Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2023 yang berlangsung di Surabaya, pada tanggal 1-5 Mei 2023. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sebanyak tujuh dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh diundang sebagai panelis pada Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2023 yang berlangsung di Surabaya, pada tanggal 1-5 Mei 2023.

Baca Juga: Ketua KoBar-GB Sampaikan Pentingnya Perhatian Terhadap Kesejahteraan Tenaga Pendidik

AICIS 2023 merupakan konferensi internasional tahunan pada kajian keislaman yang dilaksanakan Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang turut dihadiri oleh para ulama pesantren dan akademisi asing.

Ketujuh dosen tersebut yakni Prof Dr Syahrizal Abbas MA, Dr Hafas Furqani MEc, Dr Safrilsyah MSi, Dr Teuku Zulkhairi MA, Muhammad Thalal Lc MSi MEd, Syarifah Rahmatillah MH dan Dr Muji Mulia MAg.

Sementara, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg juga menjadi salah satu pembahas di sesi paralel 1, Rabu (3/5/2023). Kemudiaan Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Eka Srimulyani MA PhD sebagai salah seorang steering committee AICIS 2023.

Perwakilan UIN Ar-Raniry tersebut membahas lima topik masing-masing, Prof Syahrizal Abbas dan Syarifah Rahmatillah MH dengan Digital Humanity and Islamic Law (Kebijakan Berdasarkan Hukum Islam Untuk Kemaslahatan Umat).

Kemudian, Dr Hafas Furqani dengan topik Fiqh and Public Policy on Economy and Social Security System. Selanjutnya, Dr Safrilsyah dengan topik Fiqh, local context and tolerance.

Selanjutnya, Dr Teuku Zulkhairi dengan topik Rethinking Fiqh for Non-Violent Religious Practices. Sedangkan Muhammad Thalal MSi MEd dan Dr Muji Mulia membahas tentang topik Islamic Jurisprudence, Modernity and Technological Advancement.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman dalam keterangannya, Rabu (3/5/2023) memberikan apresiasi kepada dosen yang terlibat sebagai narasumber dalam berbagai pertemuan ilmiah, termasuk keikutsertaan sebagai peserta dan juga pemateri pada forum konferensi internasional AICIS 2023.

Menurut Rektor keterlibatan dosen sebagai peserta aktif, pembicara dan panelis pada kegiatan konferensi internasional AICIS merupakan momentum refleksi akademik, momentum diseminasi hasil penelitian, dan momentum revolusi pendidikan Islam di kancah dunia khususnya terkait dengan isu-isu fiqh dan hukum Islam.

”Semoga prestasi dan keterlibatan para dosen pada forum AICIS 2023 ini menginspirasi kalangan sivitas akademika lainnya, sehingga ke depan se­makin banyak dosen dan juga mahasiswa yang terlibat sebagai pembicara di forum-forum ilmiah internasional,” harap Prof Mujiburrahman dalam keterangan tertulis, Rabu (3/5) di Surabaya.

Selain itu, kata Prof Mujiburrahman baru pertama kali ini, penyelenggaraan AICIS berkolaborasi dengan 10 Jurnal PTKI Terindeks Scopus dari 55 Jurnal Terindeks Scopus yang mendaftar sebagai mitra AICIS.

“Sebagai tindak lanjutnya, naskah yang terpilih yang dipresentasikan, selanjutnya akan dikelola sesuai standar penanganan naskah jurnal, dan akan dipublikasikan di Jurnal terindeks Scopus,”kata Mujib mengutip pernyataan Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani dalam sambutannya saat pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2023 di Sport Center UIN Sunan Ampel, Surabaya, Selasa (2/5/2023). []

Baca Juga: Rektor Unimal Lantik Sembilan Pejabat Baru dan Berpesan Harus Lebih Responsif