Beranda blog Halaman 1319

Pemerintah Akan Gelar Pasar Murah di Aceh Besar

0
Ilustrasu Pasar Murah.

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Aceh akan menggelar pasar murah.

Kegiatan Pasar kali ini melibatkan empat kecamatan di Aceh Besar yang dimulai pada tanggal 2 hingga 5 Desember 2023.

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto S.STP, MM, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskopukmdag Aceh Besar, Trizna Darma, ST, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas penyelenggaraan pasar murah di Aceh Besar. 

Menurutnya, untuk tahun 2023, Diskopukmdag Aceh Besar telah kehabisan stok kegiatan pasar murah, dan stok terakhir diselenggarakan di Kecamatan Kuta Baro pada November lalu.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemerintah Aceh, semoga pasar murah ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Aceh Besar, dan Insya Allah Diskopukmdag Aceh Besar akan kembali menggelar pasar murah di tahun 2024,” ujarnya di lokasi pasar murah di Pasar Krueng Raya, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Sabtu (2/12/2023).

Trizna menyampaikan bahwa pasar murah yang diselenggarakan oleh Disperindag Provinsi Aceh ini merupakan bagian dari operasi pasar tanggap inflasi Aceh, di mana semua komoditi langsung disubsidi oleh pemerintah Aceh.

“Semua komoditi yang disubsidi oleh Disperindag Aceh ini, habis diborong warga, terlihat dari 400 paket kupon yang disediakan di Pasar Krueng Raya tidak tersisa satu pun,” ucapnya.

Trizna menjelaskan bahwa pasar murah Disperindag Aceh sedikit berbeda dengan yang diselenggarakan oleh Pemkab Aceh Besar. Biasanya, setiap pasar murah menyediakan lima komoditi, namun Pemerintah Aceh hanya menyediakan tiga komoditi, yaitu beras, minyak goreng, dan gula, dengan subsidi masing-masing sebesar Rp. 5.000.

“Meskipun biasanya kita menyediakan lima komoditi, namun Provinsi hanya menyediakan tiga komoditi berupa beras, minyak goreng, dan gula dengan masing-masing komoditi telah disubsidi sebesar Rp. 5.000,” ungkapnya.

Menurut Trizna, Provinsi tidak menyediakan telur dan tepung karena harga komoditi yang naik hanya terjadi pada tiga komoditi tersebut. Begitu juga di tiga kecamatan lainnya, yaitu Indrapuri, Sukamakmur, dan Peukan Bada, Trizna mengatakan bahwa hanya tiga komoditi yang disubsidi dengan jumlah kupon yang sama.

“Harga pasar murah yang digelar di Pasar Krueng Raya meliputi Beras 10 kg Rp. 80.000, Minyak Goreng 2 kg Rp. 32.000, Gula 2 kg Rp. 26.000,” tambahnya. []

Juara Umum MTQ ke-36, Amiruddin: Kafilah Banda Aceh Akan Diarak Keliling Kota

0
Pj Walikota Banda Aceh, Amiruddin (tengah). Foto: Ist

Nukilan.id – Kafilah Kota Banda Aceh, yang berhasil meraih juara umum di MTQ ke-36 Simeulue, akan disambut dengan meriah saat kembali ke Banda Aceh.

Kafilah dijadwalkan tiba di Banda Aceh pada Selasa, 5 Desember mendatang, setelah menempuh jalur darat dari pelabuhan penyeberangan Labuhan Haji, Aceh Selatan.

Pj Wali Kota bersama Forkopimda akan menyambut para kafilah, pelatih, dan official di Lhok Nga, depan PT SAI, dengan melakukan prosesi pengalungan bunga.

Setelahnya, kafilah akan diarak keliling kota dengan rute yang melibatkan beberapa titik strategis, termasuk Simpang Dodik, Jl Teuku Umar, Simpang Jam, Simpang Lima, Simpang Kodim, Jl Abu Lam U, Blang Padang, dan berakhir di Pendopo Wali Kota.

Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin yang menyaksikan seremonial penutupan secara live langsung mengucapkan rasa syukur. Ia mengatakan para kafilah akan disambut dengan meriah saat kembali tiba di Banda Aceh.

“Kita akan siapkan acara penyambutan dengan meriah. Para kafilah juga akan kita arak keliling kota,” kata Amiruddin.

Pj Wali Kota berharap prestasi ini mampu memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat untuk terus membentuk karakter masyarakat yang mencintai Al-Quran, mempelajari dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. []

Banda Aceh Juara Umum MTQ Aceh ke-36

0
Sekdako Banda Aceh, Wahyudi, (paling kanan) menerima langsung Piala Bergilir Juara Umum MTQ di Simuelue. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penantian panjang masyarakat Kota Banda Aceh akhirnya berbuah manis pada Sabtu malam, 2 Desember 2023, saat Piala Bergilir Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Aceh kembali ke ibu kota setelah 23 tahun.

Suasana haru dan kebahagiaan saat Banda Aceh diumumkan sebagai juara umum, berhasil meraih delapan juara pertama, tujuh juara kedua, dan lima juara ketiga dari berbagai cabang perlombaan, mengungguli 20 finalis.

“Alhamdulillah, penantian panjang akan juara umum MTQ Aceh berakhir malam ini. Ini kita dedikasikan kepada seluruh masyarakat Banda Aceh,” ujar Pj Walikota Banda Aceh dalam penutupan MTQ Aceh XXXVI di Simeulue secara virtual di pendopo, pada Sabtu (2/12/2023) malam.

Menurutnya, predikat juara umum MTQ tingkat provinsi semakin meneguhkan Banda Aceh sebagai barometer penerapan syariat Islam di Aceh. 

“Insyaallah, ini akan semakin melecut semangat kami dalam menggaungkan syariat dan syiar Islam di Bumi Serambi Mekkah.”

Ucapan terima kasih turut disampaikan Amiruddin kepada Kafilah MTQ Banda Aceh yang terdiri dari 55 peserta, 39 ofisial, dan enam orang pelatih. 

“Perjuangan kafilah kita sangat luar biasa dan rentu Pemko Banda Aceh akan memberikan penghargaan terbaik pula,” katanya.

Sementara di tempat terpisah, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Wahyudi, menerima langsung Piala Bergilir Juara Umum MTQ dari Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahroel Fajri di Lapangan Bupati Simeulue. 

Sebagai informasi, BBanda Aceh berhak atas juara umum dengan torehan 66 poin. Kabupaten Aceh Besar yang berstatus juara bertahan, harus puas turun satu peringkat ke posisi kedua (64 poin), dan juara ketiga bersama disabet oleh Kabupaten Aceh Selatan dan Kota Langsa (38 poin). 

Selain merayakan kemenangan, Kabupaten Pidie Jaya juga ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ Aceh XXXVII yang akan digelar pada tahun 2025 mendatang. []

Wali Nanggroe Aceh Dipeusijuek Pj Bupati Simeulue

0

Nukilan.id – Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haytar berkunjung ke Kabupaten Simeulue, Kedatangannya disambut Pj Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH, beserta Forkopimda. di pendopo Bupati pada Sabtu (2/12/2023).

Di Simeulue, Wali Nanggroe Aceh ini dipeusijuek Penjabat Bupati Simeulue dan sejumlah unsur Forkopimda daerah setempat. Prosesi Peusijeuk dilaksanakan di pendopo Bupati.

Direncanakan Wali Nanggroe Aceh ini akan menutup secara resmi perhelatan akbar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-36 tingkat Provinsi Aceh, malam ini di arena utama MTQ, tribune pendopo Bupati setempat.

“Alhamdulillah pagi ini kita mendapat penghormatan, ini kunjungan perdana paduka yang mulia, Wali Nanggroe, ke Simeulue,”ujar Penajabat Bupati Simeulue, Ahmadlyah, SH.

Ahmadlyah berharap kehadiran Wali Nanggroe ini ke Simeulue, mudah – mudahan semakin meningkatkan persaudaraan, silaturahmi, dan keharmonisa masyarakat untuk Aceh yang bermartabat dalam bingkai NKRI

“Mudah – mudahan paduka yang mulia dan rombongan tetap diberi kesehatan kemakmuran oleh Allah SWT tanpa kekurangan satu apapun,”tuturnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu sejumlah unsur Forkopimda. Diantaranya ada Ketua DPRK Simeulue, Irwan Suharmi, M. Si, Kapolres Simeulue, AKBP Sujoko, SIK. MH, mewakili Danlanal, Palaksa Kapten Laut (P) Suprianto, mewakili Dandim0115, Letda Inf Kardiar, Ketua Mahkamah Syar’iyah Sinabang, Sardianto, dan mewakili Kajari, Pasintel Kajari Suheri Wira Fernanda, SH. MH.

Selanjutnya, Ketua MPD Simeulue, Sarman Jayadi, SH, Ketua MAA, Darul Adami, Pj Sekda Simeulue, Asludin, M. Kes, para asisten dan staf ahli, Ketua Baitul Mal, Ustadz Supriadi, beserta sejumlah Kepala Dinas

Muslim: Demokrat Aceh Target Peroleh 13 Kursi DPRA dan 78 Kursi DPRK

0
Demkorat Aceh.

Nukilan.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat (DPD-PD) Aceh mengatakan, Demokrat Aceh optimis 2024 mendatang dapat meningkatkan jumlah kursi di parlemen, karena saat ini Demokrat berhasil merekrut putra-putri terbaik Aceh yang siap terjun ke masyarakat.

“Persiapan sudah penuh, dan hanya kuota untuk jumlah DPR Aceh 99 persen lantaran kendala pada 1 orang caleg, DPRK yang terdaftar 653 caleg dari 665 caleg, ini bererti kuota DPRK terpenuhi 98%,” kata Muslim saat menyampaikan pidato pada Rapat Pimpinan dan Pembekalan Caleg di Hotel Hermes, Banda Aceh, Sabtu (2/12/2024).

Namun begitu Muslim yakin, kursi DPRA akan bertambah dari 10 menjadi 13 kursi.

“Untuk DPRA kita targetkan 13 atau 14 kursi, DPRK 78 kursi dari saat ini 72 kursi, sedangkan caleg DPR RI penuh baik untuk dapil 1 dan dapil 2,” ujar Muslim.

Dihadapan Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefy Harsya, Muslim menyampaikan apabila hingga kini caleg-caleg Partai Demokrat sudah bekerja politik sesuai arahan DPP dan inisitif turun langsung ke masyarakat di dapil masing-masing.

“Jadi sekarang jangan sia-siakan waktu, terus menyapa rakyat dan mendengarkan aspirasi masyarakat kita,” ujarnya.

Anggota DPR RI komisi III itu juga berharap, putra putri terbaik Aceh yang bergabung bersama Demokrat terus bekerja sekaligus menghindari pelanggaran sekecil apapun.

Acara tersebut dibuka langsung sekretaris Jendral DPP Partai Demokrat Teuku Rifky Harsya dan turut dihadiri seluruh Pengurus DPD PD, seluuruh Ketua DPC Partai Demokrat, Sekretaris DPD PD Arif Fadillah, Bendahara DPD PD Nurdiansyah Alasta, Pimpinan DPRA dan seluruh anggota fraksi DPR Aceh.[]

KPT Banda Aceh Lantik Empat Ketua Pengadilan Negeri

0

Nukilan.id – Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah serta serah terima jabatan empat orang ketua pengadilan negeri (KPN) di Gedung Balai Tgk Chik Ditiro Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Jumat (1/12/2023).

Promosi jabatan ini didasarkan pada Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung (SK KMA) Nomor: 1789/SK/KP 4.1.3/XI/2023 tentang Promosi dan Mutasi KPN, WKPN, dan Hakim dalam Lingkungan Peradilan Umum. Keempat orang KPN tersebut yaitu Samsul Maidi, SH MH sebagai KPN Meureudu, Daniel, SH MH sebagai KPN Tapaktuan, Bob Rosman SH sebagai KPN Blangkejeren, dan Ade Yusuf SH MH sebagai KPN Kutacane.

Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Dr Suharjono, SH Mhum mengatakan bagi KPN yang baru dilantik telah diberi tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan masa sebelumnya sehingga diharapkan adanya peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan yang lebih baik kepada warga masyarakat.

Khusus kepada KPN Tapaktuan, Suharjono meminta agar mengupayakan memulai pembangunan kantor baru yang lahan yang sudah sudah diupayakan oleh KPT dengan dukungan Pemerintah Aceh dan DPRA.

“Dengan adanya lahan baru tersebut, kami minta KPN untuk mengusulkan anggaran untuk pembangunan gedungnya yang layak sesuai prototipe kantor Pengadilan Negeri,” ujar Suharjono, Jumat (1/12/2023). 

Keempat KPN yang baru dilantik ini mendapat promosi jabatan dari yang sebelumnya adalah Wakil Ketua Pengadilan Negeri (WKPN). Samsul Maidi dari WKPN Meureudu menjadi KPN Meureudu, Daniel Saputra dari WKPN Bireun menjadi KPN Tapaktuan, Bob Rosman dari WKPN Blangkejeren menjadi KPN Blangkejeren, dan Ade Yusuf dari WKPN Kutacane menjadi KPN Kutacane.

“Perlu saya tambahkan bahwa ada tiga KPN yang baru dilantik tadi adalah alumni Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, di mana saya salah seorang dosen di sana sejak 35 tahun lalu,” kata Suharjono. [Sammy]

Aceh Raih Empat Penghargaan Naker Award 2023

0
Asisten I Sekda Aceh Azwardi Abdullah AP MSi (tengah) didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Akmil Husen, SE, M.Si serta dari dua perusahaan asal Aceh, saat menerima penghargaan Naker Award 2023.

Nukilan.id – Aceh menorehkan prestasi gemilang dengan memenangkan empat penghargaan dalam tiga kategori berbeda pada ajangNaker Award 2023, yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (1/12/2023). 

Ketiga kategori itu meliputi, pembina produktivitas terbaik diterima Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki yang diwakili Asisten I Sekda Aceh Azwardi Abdullah AP MSi. Kemudian kategori Akselerasi Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan, yang diterima Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Akmil Husen, SE, M.Si.

Dan kategori penerima penghargaan paramakarya, diterima dua perusahaan asal Aceh yakni, PT Yakin Bersama Jaya, Banda Aceh dan PT Lady’s  Fashion and Creativity, Bireuen

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, dalam arahannya menyampaikan selamat kepada seluruh penerima penghargaan Naker Award 2023.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk berkontribusi lebih besar lagi bagi pembangunan ketenagakerjaan Indonesia,” kata  Wapres.

Ma’ruf Amin juga meminta, kegiatan ini bukan hanya ajang sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para pelaku industri, dan sektor Ketenagakerjaan. Tapi juga dijadikan forum pembelajaran.

“Harapannya para penerima penghargaan dapat berbagi praktek baik, guna mendorong kinerja pemangku kepentingan lainnya,” katanya.

Kepada Kementerian Ketenagakerjaan diharapkan, dapat menjaga kesinambungan penyelenggaraan kegiatan ini. 

“Dan terus mengembangkan dan mengajak semua pihak dalam berkontribusi terhadap pembangunan ketenagakerjaan Indonesia,” ungkapnya. []

Jaksa Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi Pengamanan Pantai Telaga Tujoh Pusong

0

Nukilan.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa menetapkan empat tersangka kasus korupsi dalam pekerjaan pengamanan Pantai Telaga Tujoh Pusong, Kota Langsa tahun anggaran 2019 pada Dinas Pengairan Provinsi Aceh, pada Kamis (30/11/2023).

Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Efrianto menyampaikan, pada tahun 2019 Dinas Pengairan Provinsi Aceh melaksanakan pekerjaan pengamanan Pantai Telaga Tujoh Pusong Kota Langsa.

“Dana pekerjaan pengamanan tersebut bersumber dari APBA Aceh Tahun anggaran 2019 yang dikerjakan oleh CV. Bintang Beutari dengan nilai kontrak sebesar Rp3 miliar lebih,” kata Efrianto.

Namun, dalam pelaksanaan pekerjaan selama 140 hari kerja, pekerjaan tidak selesai dikerjakan, akan tetapi Pihak Dinas terkait yaitu KPA dan PPTK serta rekanan membuat berita acara pekerjaan 100 persen telah selesai dikerjakan.

“Pada kenyataannya pekerjaan tersebut terlaksana masih sebesar 83 persen, sehingga ada selisih volume pekerjaan yang tidak semestinya dibayar,” ungkapnya.

Diketahui juga, pada saat pelaksanaan pekerjaan rekanan terlambat dari target pekerjaan yang seharusnya namun pihak dinas membiarkannya dengan tidak mengambil langkah-langkah yang tepat sehingga pekerjaan tersebut tidak efektif dan efisien dalam melakukan pembayaran.

Sehingga, berdasarkan Laporan Hasil Audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara dalam Perkara tersebut telah menimbulkan kerugian Keuangan Negara sebesar Rp. 878 juta.

“Dan berdasarkan 2 alat bukti sebagaimana Pasal 184 ayat (1) KUHAP, dan telah memperoleh bukti permulaan yang cukup untuk menduga adanya tindak pidana korupsi yang terjadi serta menemukan tersangkanya,” ujarnya.

Adapun, keemapat tersangka yaitu SF selaku KPA, MA selaku PPTK, MI selaku Pelaksana Kegiatan dan atau Pengendali/Peminjam, dan M selaku Direktris CV. Bintang Beutari.

“Kami akan berupaya untuk segera melakukan pemberkasan sehingga proses penangan perkara ini segera akan ditingkatkan ke tahap selanjutnya yaitu untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh,” jelasnya.

BKSDA Aceh Dinilai Sangat Lamban Tangani Konflik Gajah di Bener Meriah

0

Nukilan.id – Reje (kepala desa) Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah mengatakan konflik antara manusia dan satwa gajah yang sudah berlangsung selama 13 tahun terakhir sampai saat ini belum terselesaikan. Dia menilai Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sangat lamban dan terkesan tidak peduli dengan persoalan ini.

“Desa kami sudah 13 tahun berkonflik dengan gajah. Sebelumnya, pekerjaan masyarakat itu 90 persen petani, kini hanya tinggal 10 persen saja yang bekerja sebagai petani. Selebihnya sudah lumpuh total akibat konflik dengan gajah ini dan sampai saat ini belum terselesaikan,” ujar Riskanadi dalam konferensi pers yang diadakan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh di sekretariat Walhi Aceh, Kamis (30/11/2023).

Dia menjelaskan sekitar delapan bulan yang lalu, tim BKSDA Aceh datang ke Kampung Negeri Antara dan melakukan penggiringan gajah liar agar menjauhi pemukiman masyarakat selama 7-8 hari. Namun mereka justru pamit pulang saat permasalahan itu belum sepenuhnya terselesaikan. Walau sempat ditahan warga, namun tim tersebut akhirnya pulang kembali juga ke Banda Aceh.

“Tapi truk beserta gajah jinak yang dibawa dari Banda Aceh ditahan sama masyarakat sampai hari ini. Sekarang truk sudah berumput, tapi pihak BKSDA tak pernah datang lagi untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Riskanadi.

Saat ini, kata Riskanadi, warga kampungnya mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga karena tak bisa lagi bertani di ladang. Kebanyakan sudah beralih menjadi buruh di perusahaan yang ada di sana. Selain itu, anak-anak juga tidak bisa lagi datang ke sekolah karena gajah sudah memasuki pekarangan SMP dan SMA.

“Doakan kami agar perjuangan kami ini selesai hanya di Banda Aceh atau cepat selesai. Tapi kalau ini juga belum ada hasilnya, ke depannya mungkin kami akan datang lebih ramai lagi untuk mencari solusi terkait persoalan ini,” demikian disampaikan Riskanadi.

Sebelumnya, beberapa reje didampingi Walhi Aceh juga sudah melakukan audiensi dengan beberapa instansi terkait, yaitu Wali Nanggroe, Komisi IV DPRA, BKSDA Aceh, Ombudsman Aceh, dan Komnas HAM untuk mencari solusi terkait persoalan ini. [Sammy]

15 Kampung di Kecamatan Pintu Rime Gayo Terdampak Konflik Gajah

0

Nukilan.id – Ketua Forum Reje (kepala desa) Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Farid Wajdi menyebutkan sebanyak 15 kampung terdampak konflik antara manusia dan satwa gajah dari total 23 kampung di Kecamatan Pintu Rime Gayo selama 13 tahun terakhir. Kecamatan ini sendiri berbatasan dengan tiga kabupaten lainnya, yaitu Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Utara, dan Pidie Jaya.

“Jadi tujuan kami kemari untuk menyelesaikan persoalan masyarakat yang berkonflik dengan gajah ini yang sudah parah. Masyarakat tidak bisa lagi bertani karena ada gajah. Anak-anak kami tidak bisa bersekolah lagi saat ini karena ada gajah di pekarangan sekolahnya. Ini yang kami rasakan saat ini,” ujar Farid Wajdi dalam konferensi pers yang diadakan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh di sekretariat Walhi Aceh, Kamis (30/11/2023).

Dia berharap permasalahan ini segera bisa diselesaikan agar perekonomian masyarakat bisa bangkit kembali dan anak-anak bisa pergi sekolah tanpa diganggu oleh gajah liar.

Sementara Deputi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh, Muhammad Nasir menyebutkan pihaknya bersama para reje sudah melakukan audiensi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh yang juga dihadiri unsur Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh.

Dari audiensi tersebut, terdapat empat poin penting, yaitu BKSDA Aceh dan DLHK Aceh sepakat untuk penetapan taman hutan raya (tahura) sebagai solusi konflik gajah jangka panjang. kedua, BKSDA Aceh dan DLHK Aceh akan memanggil Bupati Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Bireuen untuk mendiskusikan strategi-strategi untuk pengusulan tahura.

“Ketiga, BKSDA Aceh mengatakan akan mengirimkan tim ke lokasi untuk penanganan jangka pendek bersama masyarakat di sana. Dan keempat, dalam waktu dekat BKSDA Aceh akan memfasilitasi perwakilan masyarakat untuk bertemu langsung dengan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi warga. Empat poin itu yang kami dapatkan dari audiensi dengan BKSDA Aceh,” sebut Muhammad Nasir.

Selain itu, beberapa reje didampingi Walhi Aceh juga sudah melakukan audiensi dengan beberapa instansi terkait lainnya, yaitu Wali Nanggroe, Komisi IV DPRA, Ombudsman Aceh, dan Komnas HAM untuk mencari solusi terkait persoalan ini. [Sammy]