Beranda blog Halaman 1318

Presiden Jokowi Terbitkan Keppres Tentang Penetapan Berakhirnya Status Covid-19

0
Keppres Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penetapan Berakhirnya Status Pandemi COVID-19. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penetapan Berakhirnya Status Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Menetapkan status pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) telah berakhir dan mengubah status faktual Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) menjadi penyakit endemi di Indonesia,” bunyi Keppres dalam keterangan yang diterima Nukilan.id, Jum’at (30/6/2023).

Melalui Keppres itu, Presiden juga mencabut penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat COVID-19 dan penetapan bencana nonalam penyebaran COVID-19 sebagai bencana nasional.

Pada saat Keppres tersebut mulai berlaku sejumlah Keppres sebelumnya dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Peraturan yang dimaksud antara lain tersebut adalah Keppres Nomor 11 tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19, Keppres Nomor 12 tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional, dan Keppres Nomor 24 tahun 2021 tentang Penetapan Status Faktual Pandemi COVID-19 di Indonesia.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal 21 Juni 2023,” bunyi ketentuan penutup Keppres 17/2023 yang ditetapkan pada tanggal 22 Juni 2023 tersebut. [Azril]

Baca Juga: Kedatangan Presiden Jokowi Diharapkan Jadi Solusi Penyelesaian Kasus HAM di Aceh

Pj Bupati Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran

0
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyerahkan bantuan masa panik kepada korban musibah kebakaran kios jualan dan sekaligus meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Gampong (desa-red) Cot Malem, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu, (28/06/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyerahkan bantuan masa panik kepada korban musibah kebakaran kios jualan dan sekaligus meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Gampong (desa-red) Cot Malem, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu, (28/06/2023).

Iswanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk tanggung jawab dan tali asih Pemerintah Daerah kepada masyarakat Aceh Besar yang sedang tertimpa musibah.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban korban kebakaran. Walaupun sedang tertimpa musibah, tetap semangat dan jangan putus asa. Tetap yakin dan percaya bahwa setelah musibah ini akan ada rezeki berlebih yang telah disiapkan Allah,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Sosial Bahrul Jamil, Kalak BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil serta Camat Blang Bintang M Kamil Zuhri.

Ia berpesan, semoga korban kebakaran tabah dalam menghadapi cobaan ini dan bantuan yang diberikan tersebut dapat bermanfaat sehingga korban bisa beraktifitas kembali seperti biasa.

“Untuk kedepan harus lebih berhati-hati karena musibah tidak bisa dihindari tapi bisa diminimalisir,” pesan Iswanto.

Selain itu, Pj Bupati juga menghimbau masyarakat agar benar-benar teliti dan waspada terhadap peralatan listrik yang kerap menjadi penyebab utama kebakaran.

”Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam musibah ini. Atas dasar rasa kemanusiaan bahu membahu berjibaku memadamkan api dan membantu.” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil yang ikut mendampingi Pj Bupati menyampaikan, bantuan yang diberikan ini berupa kebutuhan sandang dan pangan yang dapat dimanfaatkan selama masa panik ini.

“Bantuan ini bersifat darurat yang bisa digunakan langsung seperti beras, mie instan, peralatan rumah tangga seperti kasur dan lain-lainnya,” katanya.

Sementara, Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil menyebutkan, Kebakaran menghanguskan kios warga di Gampong Cot Malem, Kecamatan Blang Bintang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi.

“Bangun kios semua terbangun dari kayu, apalagi bangunan dari kayu sangat rentan dan cepat di lalap kobaran api,” katanya.

Maka untuk itu, masyarakat harus betul-betul memahami dengan cuaca panas harus ada kesiapsiagaannya, seperti halnya memperhatikan kompor dan itu sangat penting.

“Karena, datang bantuan dari Damkar setelah ada informasi, apabila bangun cepat di lalap kobaran api ya seperti ini, karena bangunnya semua dari kayu. Tapi, kami tetap mencoba memblokir, agar api tidak menyalar ke pemukiman penduduk,” ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya musibah kebakaran. “Musibah kebakaran kapan saja bisa terjadi, maka kita harus terus waspada, ditambah lagi dengan cuaca panas selama ini,” harapnya.

PWI dan Forkopimda Aceh Besar Bagikan Daging Meugang untuk Anak Yatim

0
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Besar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar, membagi puluhan paket daging meugang menyambut Hari Raya Idul Adha 2023. (Foto: Ist)

Nukilan.id –  Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Besar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Besar, membagi puluhan paket daging meugang menyambut Hari Raya Idul Adha 2023.

Kegiatan pembagian daging meugang tersebut dilaksanakan di Sekretariat PWI Kabupaten Aceh Besar, di Kota Jantho, Rabu (28/6/2023).

Sasaran pembagian daging meugang tersebut adalah anak yatim piatu di desa sekitar Sekretariat PWI Aceh Besar dan untuk janda dari keluarga besar wartawan, yang berdomisili di Aceh Besar.

Baca Juga: PWI Aceh Berikan Santunan Puluhan Juta Rupiah Kepada 50 Anak Yatim

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto; Kapolres Aceh Besar, AKBP Charlie Syahputra Bustaman SIK MH, Ketua PWI Aceh Besar, Jufrizal.

Ketua PWI Aceh Besar, Jufrizal mengatakan, paket daging meugang yang dibagikan tersebut merupakan sumbangan dari Forkopimda Aceh Besar melalui PWI Aceh Besar.

Atas nama PWI Aceh Besar, Jufrizal mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Aceh Besar. Karena telah menyumbang sedikit rezekinya untuk menyantuni anak yatim di sekitar Sekretariat PWI Aceh Besar.

“Semoga sumbangan yang disalurkan ini menjadi amal ibadah yang akan dibalas Allah atas kepedulian kepada sesama,” kata Jufrizal.

Tidak hanya pemberian paket daging meugang, Pj Bupati, Kapolres Aceh Besar, Kadis Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil serta para pengurus PWI Aceh Besar, Kabag Prokopim Setdakab Aceh Besar, ikut makan siang bersama para anak yatim.

Pj Bupati, Iswanto mengapresiasi para pengurus PWI Aceh Besar, karena peduli akan sesama. Pasalnya, sapi meugang itu khusus diperuntukan bagi PWI Aceh Besar, namun PWI masih peduli pada lingkungan sekitar.

Sikap seperti ini, lanjut Iswanto sangat diperlukan dalam membangun kabupaten yang menjadi penyangga ibukota kota Provinsi Aceh ini. Dengan rasa kepedulian, saling mendukung, Aceh Besar bisa dibangun.

“Dengan kepedulian dan kebersamaan, kita bisa membangun Aceh Besar untuk bisa lebih baik lagi,” ujar Iswanto disela santap siang yang juga dihadiri Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Aceh Besar. Penyandang melati dua di pundak ini, mengharapkan sinergi yang telah terbangun antara jajaran Polres dan PWI bisa terus dijaga dan dibangun.

“Dengan sinergi semua pihak, baik Forkopimda dan juga wartawan, kita bisa tata Aceh Besar lebih baik lagi. Ini tekad kita bersama, membangun Aceh Besar secara bersama-sama,” pungkas Kapolres.[]

Baca Juga: HPN 2023 Sukses, PWI Pusat Beri Penghargaan Kepada Gubsu, Kapoldasu dan Pangdam

Sambut Hari Raya Idul Adha, Demokrat Aceh Bagikan 380 Daging Qurban 

0

Nukilan.id – Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1444 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh membagikan 380 daging qurban untuk anak yatim dan masyarakat.

Pembagian tersebut dilakukan di halaman kantor DPD Partai Demokrat Aceh di Lueng Bata, Banda Aceh, Kamis (29/6/2023).

Ketua panitia qurban, Zainal menyebutkan Demokrat Aceh pada Idul Adha ini menyembelih 7 ekor sapi qurban, di mana satu ekor disalurkan melalui panitia qurban Masjid Jami’ Lueng Bata, Banda Aceh.

“Dari enam ekor sapi ini, kami dapat membagikan 380 tumpuk daging kepada anak yatim dan masyarakat,” kata Zainal.

Zainal mengatakan, qurban ini merupakan bentuk kepedulian Partai Demokrat dalam menyongsong perubahan pada pemilu 2024. “Dengan adanya pembagian daging qurban ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Adha dengan lebih berkah dan merasakan kepedulian dari Partai Demokrat Aceh,” pungkasnya.

Ketujuh ekor sapi Qurban berasal dari Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Ketua DPD Demokrat Aceh Muslim, Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh dan Kader Demokrat Nagan Raya Ahmad Yasir.

Hadir pada pembagian daging Qurban Sekretaris DPD PD Arif Fadillah, Bendahara DPD PD Nurdiansyah Alasta, tokoh masyarakat Rusli Bintang, anggota DPRA H. T. Ibrahim, Ketua Srikandi Demokrat Aceh Jamilah Muslim, simpatisan dan Pengurus DPD PD Aceh. [Rjf]

Pemerintah Aceh Teken Kerja Sama Layanan Kesehatan dengan Sepuluh Rumah Sakit Vertikal Kemenkes

0
Pemerintah Aceh menandatangani nota kesepakatan dengan sepuluh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan. Penandatanganan dilakukan langsung Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki dengan para direktur dari 10 rumah sakit vertikal kementerian kesehatan, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (27/6/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh menandatangani nota kesepakatan dengan sepuluh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan. Penandatanganan dilakukan langsung Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki dengan para direktur dari 10 rumah sakit vertikal kementerian kesehatan, di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (27/6/2023).

Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kesehatan atas perhatiannya kepada masyarakat Aceh. “Terima kasih atas bantuan bapak sehingga kehadiran pemerintah pusat terasa sampai seluruh wilayah Aceh,” kata Achmad Marzuki sebelum penandatanganan kerja sama.

Achmad Marzuki menyebutkan, Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan di Aceh. Saat ini teknik medik terus berkembang. Dengan dukungan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan, kata Achmad Marzuki, Aceh juga akan terus mengembangkan teknologi dan kemampuan yang ada, sebagai bagian dari layanan kesehatan yang harusnya diperoleh masyarakat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, kerja sama tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memberikan layanan kesehatan prioritas untuk masyarakat Aceh.

Ia menyebutkan salah satu pilar transformasi kesehatan adalah bagaimana rumah sakit di daerah bisa menangani penyakit utama seperti stroke, jantung dan kanker.
Dengan demikian para pasien bisa ditangani di daerah sehingga tidak perlu berobat hingga ke luar kabupaten/kota bahkan sampai ke Jakarta.

Atas dasar itulah pemerintah pusat membuat jejaring pengampuan dengan tujuan meningkatkan akses layanan rujukan terbatas, peningkatan mutu pelayanan rujukan kesehatan, pemerataan layanan rujukan melalui optimalisasi jejaring rumah sakit, serta dukungan pemenuhan kebutuhan SDM.

Baca Juga: Prodi PMI UIN Ar-Raniry Jalin Kerjasama Dengan FBA Guna Bangun Budaya Inklusif Disabilitas

Ruang lingkup jejaring pengampuan adalah ke rumah sakit provinsi dan rumah sakit kabupaten/kota di Aceh. Nantinya secara bertahap kementerian kesehatan akan mendistribusikan alat medis dengan teknologi modern untuk bisa dioperasikan di rumah sakit Aceh.

“Tentu dengan layanan ini masyarakat tidak perlu ke luar Aceh untuk berobat dan pastinya cukup dengan dilayani dengan baik di kabupaten dan kota. Jika memang harus, cukup dibawa ke provinsi,” kata Budi Gunadi Sadikin yang mengikuti kegiatan itu secara virtual. “Intinya tujuan kita adalah dokter di daerah itu lebih siap dan alatnya lengkap tersedia.”

Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya menginginkan agar nantinya Rumah Sakit Rujukan Utama di Provinsi punya layanan bedah jantung terbuka dan bedah otak terbuka. “Syukur jika nanti bisa transplantasi organ,” kata dia. Untuk itu ia berpesan agar pemerintah Aceh segera mempersiapkan dokter-dokter ahli.

“Saya sangat menginginkan putra Aceh yang jadi dokter di Aceh. Bantu saya mempersiapkan dokter ahli karena begitu alatnya masuk dan nggak ada yang mengoperasikan (alatnya) saya bingung,” kata Menkes.

Menteri Kesehatan juga meminta agar Gubernur bisa mengajak pulang dokter-dokter asal Aceh yang berkarir di luar Aceh. “Pak gubernur bisa memberikan rekomendasi agar mereka bisa melanjutkan pendidikan spesialis. Tapi mereka ajak pulang nanti setelah pendidikan spesialis,” kata Budi.

Budi Sadikin melanjutkan jika nanti alat dan sumber daya manusia sudah tersedia, maka tugas pemerintah adalah meningkatkan rumah sakit rujukan provinsi dan rujukan daerah agar kualitas lebih baik bahkan harus mendekati rumah sakit rujukan nasional. Untuk itu, Budi Sadikin berpesan agar para direktur rumah sakit vertikal membantu rumah sakit daerah di Aceh agar kualitasnya meningkat.

Kepada Menteri Kesehatan, Penjabat Gubernur Aceh juga meminta agar pemerintah pusat membuka slot pegawai negeri sipil kepada dokter spesialis yang belum terikat dengan status pegawai. Saat ini ada beberapa dokter spesialis yang bekerja di rumah sakit rujukan provinsi dan daerah namun status mereka belum lagi menjadi Aparatur Sipil Negara.

Menjawab permintaan Gubernur, Menteri Kesehatan menegaskan jika Kementerian Kesehatan akan memprioritaskan para dokter spesialis untuk diangkat menjadi pegawai. Ia meminta agar pemerintah Aceh melalui Kepala Dinas Kesehatan untuk mendata para dokter spesialis yang tersebar di seluruh Aceh tersebut. Data mereka akan dikirimkan ke kementerian kesehatan untuk dipelajari sebelum nantinya diangkat menjadi pegawai negeri.

Hadir dalam acara itu para perwakilan Forkopimda Aceh, para asisten dan staf ahli gubernur, beberapa kepala SKPA dan Kepala Biro di Setda Aceh, Direktur dan pejabat struktural di lingkungan kementerian kesehatan, dan para Direktur Rumah Sakit Pengampu Layanan Nasional

Berikut ini adalah kerja sama yang ditandatangani antara pemerintah Aceh dengan 10 rumah sakit vertikal kementerian kesehatan tersebut:

1. Penandatangan Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Kanker antara Pemerintah Aceh dengan RS Kanker Dharmais dan RSUP H. Adam Malik.

2. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Kardiovaskular antara Pemerintah Aceh dengan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

3. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Stroke antara Pemerintah Aceh dengan RS Pusat Otak Nasional Prof.Dr.dr. Mahar Mardjono Jakarta dan RSUP H. Adam Malik

4. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Uronefrologi antara Pemerintah Aceh dengan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

5. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan di Bidang Kesehatan Ibu dan Anak antara Pemerintah Aceh dengan RS Anak dan Bunda Harapan Kita, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dan RSUP H. Adam Malik

6. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Respirasi dan Tuberkulosis antara Pemerintah Aceh dengan RSUP Persahabatan dan RSUP H.Adam Malik

7. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Diabetes Melitus antara Pemerintah Aceh dengan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo

8. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Gastrohepatologi antara Pemerintah Aceh dengan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo dan RSUP H. Adam Malik

9. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Penyakit Infeksi Emerging (PIE) antara Pemerintah Aceh dengan RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso dan RSUP H. Adam Malik

10. Nota Kesepahaman tentang Pengampuan Pelayanan Kesehatan Jiwa antara Pemerintah Aceh dengan Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RSJ dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. []

Baca Juga: AMSI Bersama 12 Organisasi Masyarakat Sipil Jalin Kerjasama Ciptakan Pemilu Damai 2024.

Aceh Sudah Masuki Puncak Arus Mudik Idul Adha1444 Hijriah

0
Kepala Terminal Tipe A Batoh Banda Aceh Heriyanto menyatakan bahwa malam ini merupakan puncak awal arus mudik H-4 menjelang hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kepala Terminal Tipe A Batoh Banda Aceh Heriyanto menyatakan bahwa malam ini merupakan puncak awal arus mudik H-4 menjelang hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.

“Perkiraan kita mulai malam ini ada sedikit lonjakan dibandingkan hari biasa,” kata Heriyanto, di Banda Aceh, Senin (26/6/2023).

Heriyanto memprediksikan, jumlah penumpang antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) arus mudik bisa melonjak hingga 500 orang lebih per hari, naik dibandingkan hari biasa sekitar 300 orang per harinya.

Baca Juga: Dinas Perhubungan Sebut Jumlah Pemudik di Aceh Capai 257 Orang

Ia menyampaikan, lonjakan penumpang diprediksi semakin meningkat saat H-2 lebaran Idul Adha. Karena itu pihaknya telah mempersiapkan armada angkutan tambahan seandainya lonjakan penumpang terlalu tinggi.

“Biasanya dua hari menjelang libur panjang, penumpang sudah mulai berangkat karena takut tidak kebagian tiket,” ujarnya.

Meskipun terjadi lonjakan penumpang, kata Heriyanto, untuk tarif harga tiket masih tetap stabil atau tidak mengalami kenaikan, melainkan hanya disesuaikan dengan tarif batas atas sesuai ketetapan organisasi angkatan darat (Organda) Aceh.

“Kalau harga tiket stabil dan tidak ada kenaikan. Di Organda itu ada tarif batas atas dan batas bawah, biasanya kalau hari besar seperti ini dipakai tarif batas atas,” katanya.

Dalam kesempatan ini, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang hendak mudik lebaran agar membeli tiket angkutan AKAP/AKDP di loket yang tersedia dalam terminal agar dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

“Beli tiket di loket-loket dalam terminal supaya terjamin, aman, dan selamat sampai tujuan,” demikian Heriyanto. []

Baca Juga: Kapolda Aceh Cek Situasi Arus Balik Mudik Gratis di Kapal Penyeberangan

Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Libur Iduladha 2023

0
Pemerintah resmi memutuskan libur Hari Raya Iduladha 2023 selama 3 hari. Dimana libur Nasional yang jatuh pada Kamis 29 Juni 2023, dan cuti bersama pada Rabu 28 Juni 2023 dan Jumat 30 Juni 2023. (Foto: Humas Polri)

Nukilan.id – Pemerintah resmi memutuskan libur Hari Raya Iduladha 2023 selama 3 hari. Dimana libur Nasional yang jatuh pada 29-30 Juni 2023.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Aan Suhanan mengatakan, dengan adanya libur bersama dan cuti bersama di Idul Adha 2023 diprediksi akan adanya peningkatan arus, baik mengarah ke Barat (Sumatera), ke Timur (Jawa) dan ke Selatan (Bogor maupun Bandung).

“Sesuai prediksi Jasa Marga, Kementerian Perhubungan ini ada peningkatan, dengan prediksi tersebut Polri, Kementerian Perhubungan dan stakeholder sudah menyiapkan beberapa alternatif untuk rekayasa lalu lintas di Jakarta Cikampek sendiri, apabila nanti arus lalu lintas PCR rasio sudah mendekati 0,8 akan dilakukan rekayasa lalu lintas Contra Flow satu lajur, dua lajur,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan dalam keterangan resmi Divhumas Polri, Rabu (28/6/2023).

Baca Juga: Gelar FGD di Polda Aceh, Tim Divkum Bahas Tugas Kepolisian dalam Perspektif HAM

Selain itu, jalur arteri juga akan dilakukan pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas. Pembatasan ini sudah dilakukan sejak 27 Juni 2023, dengan waktu yang sudah di tentukan.

“Pembatasan terutama angkutan barang sumbu 3 ke atas pada tanggal 27 kemarin mulai jam 04.00 WIB sampai jam 00.00 WIB, kemudian hari ini mulai pukul 00.00 itu kita batasi untuk sumbu 3 ke atas kemudian pada saat kembali nanti pada tanggal 2 Juni 2023 hari Minggu juga akan melakukan pembatasan sumbu 3 ke atas di ruas jalan tertentu untuk kelancaran arus lalu lintas pada saat cuti bersama di Idul Adha tahun 2023,” kata Dirgakkum Korlantas Polri.

Dalam mencegah kepadatan yang mengarah tempat wisata, petugas Kepolisian juga telah melakukan rapat koordinasi dengan beberapa stakeholder dan jajaran untuk mengantisipasi jalur-jalur wisata baik di Jawa dan di luar Jawa.

“Petugas Kepolisian sudah menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan pada saat terjadi kepadatan di jalur-jalur wisata ini, bisa pengalihan arus kemudian bisa Contra Flow atau One Way menuju ke tempat wisata,” tambah Brigjen Pol Aan Suhanan.

Berdasarkan pantauan CCTV di NTMC Polri dan Jasa Marga mulai terjadi peningkatan arus sejak pukul 06.00 WIB yang memasuki antrian di jalur MBZ namun masih dalam kategori ramai lancar.

“Peningkatan arus mulai jam 06.00 mulai meningkat yang terjadi antrian di jalan tol layang MBZ memasuki arah MBZ namun masih dalam kategori ramai lancar, artinya belum memberlakukan rekayasa lalu lintas terutama di Jakarta Cikampek,” terang dia.

Brigjen Pol Aan Suhanan mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan di libur cuti bersama ini untuk mempersiapakan kondisi tubuh yang fit serta pastikan kendaraan dalam keadaan yang aman. []

Baca Juga: Kapolda Aceh Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Lagi, Pj Bupati Serahkan Bantuan untuk Korban Musibah Bencana Alam di Aceh Besar

0
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyerahkan bantuan kepada korban musibah Angin Kencang dan kebakaran rumah, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Seulimum, Aceh Besar, Rabu (28/06/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (PJ) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM didampingin Kepala Dinas Sosial Bahrul Jamil SSos MSi berserta anggota DPRK Aceh Besar dari Fraksi PNA Mustafa Ishak dan dari Fraksi PA Ridha Hidayatullah, kembali menyerahkan bantuan dari Kemensos RI kepada 40 korban angin kencang dan korban kebakaran rumah yang terdata dari delapan Kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Besar. Acara penyerahan yang dilakukan secara simbolis itu berlangsung di Aula Kantor Camat Seulimeum, Aceh Besar, Rabu (28/06/2023).

“Alhamdulillah, usulan kita ke Kemensos untuk memberi bantuan kepada korban bencana alam di Aceh Besar kembali direspon secara positif oleh Menteri Sosial RI,” kata Iswanto sejenak penyerahan.

Disebutkan, sebelumnya Pj Bupati Aceh Besar menyurati Meneri Sosial terkait permintaan bantuan untuk korban putting beliung di Aceh Besar, usulan itu langsung direspon, dengan ploting dana bantuan korban bencana alam hingga rumah terbakar.

Pada kesempatan itu, Muhammad Iswanto mengharapkan semua khakayak di Aceh Besar bersyukur, karena Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sangat peduli terhadap korban musibah yang tak terduga yang terjadi selama ini seperti bencana Alam dan bencana sosial.

“Maka, bantuan yang diberikan pada hari ini, patut kita syukuri dan semoga Allah SWT tambahkan rezeki kepada kita semua. Karena, saat ini Pemerintah Aceh Besar melalui Dinas Sosial terus berusaha secara maksimal serta memperkuat lobi ke Pemerintah Pusat untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Meunasah Papeun Aceh Besar Juara 3 Pawai Takbir Idul Adha 1444 H

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Iswanto juga menyampaikan terimakasih kepada  Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Besar (DPRK) yang selama ini sangat komit membangun kebersamaan demi kemakmuran masyarakat dan bersama pemerintah.

“Tidak lupa juga, kami ucapkan terima kasih atas dukungan dari Forkopimda Aceh Besar. Karena, selama ini kita selalu bersama sama menuju kemajuan Aceh Besar yang lebih baik,” ucapnya.

Anggota DPRK Aceh Besar dari Fraksi PNA Mustafa Ishak menyampaika bahwa kinerja Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto dan apa yang telah dilakukan wajib diberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

“Karena, kepedulian serta respon cepat atas terjadinya musibah yang tertimpa masyarakat Aceh Besar. Bukan hanya itu, bantuan pun langsung diberikan, itu dikarenakan jiwa kemanusiaan sangat besar didalam tubuh Pj Bupati Aceh Besar,” ungkap Mustafa.

Hal senanda juga disampaikan Anggota DPRK Fraksi PA Ridha Hidayatullah, dimana dirinya mengapresiasi kinerja Pj Bupati Muhammad Iswanto yang sangat rutin turun langsung kepada warga yang tertimpa musibah.

“Saya apresiasi dan tindakan pak Pj Bupati ini sangat berkesan di masyarakat, apalagi disaat masyarakat membutuhkan kehadiran Pemerintah, disaat itu pula Pj Bupati Aceh Besar ada, itu sangat luar biasa,” paparnya.

Namun, apa yang sudah dilakukan Pj Bupati Muhammad Iswanto ini tentu juga harus diikuti oleh para OPD yang harus dan wajib turun langsung ke lapangan. “Jangan tidak seimbang, jangan sampai lebih rutin kepala daerah ketimbang anak buah yang turun ke lapangan,” tuturnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Aceh Besaf Bahrul Jamil SSos MSi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil dari rekap data, hingga saat ini sudah ada 80 kasus bencana yang terjadi di Kabupaten Aceh Besar.

“Menurut data, 60 bencana angin kencang dan 28 bencana sosial yaitu rumah terbakar, bila ditotalkan 80 kejadian bencana sudah terjadi di Aceh Besar sepanjang tahun 2023 ini,” ungkap Bahrul Jamil.

Ia menambahkan, bantuan yang diserahkan kepada 40 korban bencana yang terdata dari delapan Kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Besar bersumber dari dana APBK.

“Bantuan yang diberikan kepada 40 korban, sesuai dengan tingkat kerusakan yang di alami pada saat musibah terjadi,” ungkapnya

Hadir Kalaksa BPBD Ridwan Jamil S.Sos,M.Si, anggota DPRK ,H.Mustafa Ishak dan Ridha Hidayatullah, Camat Seulimeum Hasanuddin S.Ag, Kapolsek Ipda Bustamam SE, Danramil 01 Seulimeum Kapten CTP Zairul, Imeum Mukim Seulimeum, Tgk Munawar, tokoh Masyarakat setempat, TKSK, PSM dan Staf Dinsos dan pilar-pilar sosial lainnya.[]

Kedubes Arab Saudi Setujui Permintaan 3000 Cetakan Mushaf Qur’an Oleh Pj Bupati Aceh Besar

0
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Surat resmi dari Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, kepada Raja Arab Saudi via Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi (KSA) di Jakarta, terkait permintaan Mushaf Quran Cetakan Madinah sebanyak 3000 eksemplar untuk dibagikan kepada lembaga pendidikan tahfiz A Quran dalam wilayah Aceh Besar, langsung dipenuhi oleh pihak KSA.

Dengan segala pertimbangan, termasuk tingkat ketersediaan mushaf yang ada di KSA, maka yang dikabulkan sebanyak 800 eksemplar. Nantinya Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM akan menjemput mushaf cetakan Madinah itu di kantor Kedubes KSA di Jakarta.

Baca Juga: Hari Al Quds Internasional, KOSPY Unjuk Rasa di Halaman Kedubes AS Dukung Palestina

“Insya Allah, usai lebaran Idul Adha, kami akan menjemput mushaf hadiah kerajaan Arab Saudi itu ke Jakarta,” tutur Iswanto, Selasa (27/06/2023) siang.

Kepastian itu didapat setelah di sela sela acara menyambut kedatangan Mendagri dan para menteri lainnya di VVIP Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Selasa (27/06/2023) pagi, Pj Bupati Muhammad Iswanto dihubungi oleh pihak kedubes KSA bahwa permintaan pengajuan Mushaf Cetakan Madinah sudah disetujui sebanyak 800 buah dan akan dilakukan serah terima nantinya dalam waktu dekat di kedubes KSA Jakarta.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur atas respon positif yang cepat dari pihak KSA. Kita akan segera tindaklanjuti atas dikabulkannya permintaan itu, termasuk dengan menjemput mushaf Cetakan Madinah itu ke Kedubes KSA,” tutur Iswanto.

Lebih jauh ditambahkan, mushaf cetakan Madinah itu akan disalurkan oleh Pj Bupati Aceh Besar ke lembaga lembaga atau sekolah tahfidz yang ada dalam wilayah Aceh Besar. Keberadaan mushaf cetakan Madinah yang tak diragukan lagi keabsahannya itu akan menambah spirit para santri untuk menghafal Quran serta mengamalkannya dalam realitas keseharian.

“Atas nama seluruh rakyat Aceh Besar dan pribadi, kami menyatakan terimakasih dan salam hormat dari seluruh rakyat Aceh Besar kepada Raja Arab Saudi, semoga Allah berikan kesehatan dan anugerah kepada Raja Arab Saudi dan rakyatnya,” pungkas Iswanto.

Sebelumnya persetujuan pemberian mushaf itu, juga diungkapkan oleh Pimpinan Pesantren Tgk Chik Oemar Diyan, Tgk Fakhruddin Lahmuddin yang dihubungi oleh seorang koleganya sesama Alumni Gontor yang kini menjadi staf Kedubes KSA.

“Alhamdulillah, gebrakan Pak Pj Bupati Aceh Besar pantas diberi acungan jempol, karena beliau berinisiatif untuk meminta mushaf Quran cetakan Madinah kepada Rajab Arab Saudi melalui kedubes KSA, dan ini akan semakin membumikan rasa cinta Alquran di kalangan masyarakat Aceh Besar,” ujar Ustad Fakhruddin. []

Baca Juga: Kedubes China: Xinjiang Hormati Kebebasan Beragama

Meunasah Papeun Aceh Besar Juara 3 Pawai Takbir Idul Adha 1444 H

0

Nukilan.id – Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, meraih juara 3 dalam lomba pawai takbir Idul Adha 1444 H yang digelar oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh pada Selasa (28/6) malam.

Pawai takbir yang diikuti oleh 33 peserta ini bertujuan untuk memeriahkan perayaan Idul Adha dan menumbuhkan semangat kebersamaan dan keislaman di masyarakat.

Keuchik Meunasah Papeun, Hasan Basri, mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh gampongnya. Ia mengapresiasi kerja keras dan kreativitas para pemuda yang telah menyiapkan pawai takbir dengan baik.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerjasama dan partisipasi seluruh warga gampong. Kami ingin menunjukkan bahwa kami adalah gampong yang religius, kompak, dan kreatif. Kami juga ingin mengajak masyarakat untuk mengikuti teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam berkorban untuk Allah SWT,” ujar Hasan Basri.

Senada dengan itu, Ketua Pemuda Gampong Meunasah Papeun, Agustiar, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pemuda Gampong Meunasah Papeun yang telah bekerja keras sehingga berhasil meraih juara pada pawai takbir tahun ini.

Agustiar mengungkapkan, kemenangan ini tidak terlepas dari kerja keras dan semangat seluruh pemuda yang telah berjuang dan berlatih dengan maksimal selama beberapa pekan terakhir. Begitupun partisipasi dan dukungan seluruh warga Gampong Meunasah Papeun.

“Kami sangat bersyukur dan bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh seluruh pemuda Gampong Meunasah Papeun. Ini adalah buah dari kerja keras dan semangat juang yang tinggi dari seluruh anggota pemuda,” ujar Agustiar.

Ia juga menambahkan, meraih juara pada pawai takbir ini merupakan bukti bahwa Gampong Meunasah Papeun memiliki pemuda yang memiliki semangat juang dan kebersamaan yang tinggi dalam menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan yang ada di Aceh.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemuda Gampong Meunasah Papeun untuk terus mengembangkan potensi dan semangat juang yang dimiliki, serta menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan yang ada di Aceh,” tutup Agustiar.

Pemenang lomba pawai takbir Idul Adha 1444 H tahu ini adalah Gampong Peuniti, Kota Banda Aceh sebagai juara 1, Gampong Meunasah Baktrieng, Kabupaten Aceh Besar sebagai juara 2, dan Gampong Meunasah Papeun, Aceh Besar sebagai juara 3. Dan masing-masing mendapatkan trofi dan uang pembinaan dari Pemerintah Aceh.

Sementara harapan 1 diraih oleh Gampong Lamblang Manyang, harapan 2 Masjid Ateuk Jawo, dan harapan 3 diraih oleh Gampong Lampeuneurut, Aceh Besar. [Rjf]