Beranda blog Halaman 1312

25 Pejabat Struktural dan Forum Alumni Dayah Darul Quran Aceh Resmi Dilantik

0
Sebanyak 25 pejabat struktural di lingkungan Dayah Darul Quran Aceh periode 2023-2026 dilantik dan diambil sumpahnya. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sebanyak 25 pejabat struktural di lingkungan Dayah Darul Quran Aceh periode 2023-2026 dilantik dan diambil sumpahnya. Pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly, Ustaz Dr Muhammad Yasir Yusuf, MA sedangkan pelantikan oleh Direktur Dayah Darul Quran Aceh, Ustaz Hajarul Akbar, MA.

Prosesi tersebut berlangsung di Masjid Al-Mansur, Komplek Dayah Darul Quran Aceh, Jalan Banda Aceh-Medan, KM 19,5 Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar.

Pada kesempatan tersebut Direktur Dayah Darul Quran Aceh, Ustaz Hajarul Akbar, MA juga melantik dan mengambil sumpah pengurus Forum Alumni Dayah Darul Quran Aceh periode 2023-2026. Adapun yang menjadi saksi adalah Tgk H Irawan Abdullah beserta pengurus yayasan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly, Ustaz Dr Muhammad Yasir Yusuf, MA mengatakan di Dayah Darul Quran Aceh itu pendidikan harus selalu diwujudkan dengan berkesinambungan dan berkelanjutan seperti harapan para pewakif.

Baca Juga: Kejari Bireuen Geledah Kantor PT BPRS Kota Juang Terkait Dugaan Korupsi

Untuk itu perlu diperhatikan bahwa pendidikan di dayah ini haruslah selalu berjalan dengan terobosan-terobosan sesuai zaman.

“Mudah-mudahan kita akan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam upaya memberikan yang terbaik untuk dayah ini, dikarenakan kita membawa harapan para pewakif bersama kita,” kata Ustaz Yasir Yusuf dalam keterangan tertulis kepada Nukilan.id, Jum’at (7/7/2023).

Ia menambahkan 25 pejabat struktural tersebut diantaranya terdiri dari Kepala Sekretariat dengan Kabag dan Kasubag, Bendahara, Kepala Pengasuhan dan Pembinaan Santri bersama Empat Wakilnya. Kemudian Kepala SMP dan SMA, Wakil Kepala beserta Tata Usaha.

“Kami berharap setiap lini ini akan saling terhubung demi mewujudkan dan melanjutkan pendidikan yang berintegritas di Dayah Darul Quran Aceh,” kata Ustaz Yasir.

Sementara itu Direktur Dayah Darul Quran Aceh, Ustaz Hajarul Akbar, MA dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kinerja pengurus dalam bekerja demi memajukan pendidikan di berbagai lini yang terstruktur dengan baik dan terukur.

“Kepada alumni yang bernaung dalam Forum Alumni Dayah, kami berpesan agar senantiasa menjaga dan memelihara nama baik dayah dan almamater. Dan ini menjadi tanggung jawab besar yang harus di pikul bersama-sama,”kata Ustaz Hajarul Akbar.

Ia menambahkan forum alumni ini akan menjadi wadah pemersatu para alumni yang tersebar di seantero Aceh dan Indonesia bahkan yang berdomisili di luar negeri. Selain itu juga sebagai sarana untuk silaturahmi antar alumni dan dayah.

“Semoga kehadiran forum alumni ini akan menjadi langkah strategis untuk kemajuan dayah yang kita cintai ini,” tutupnya. [Azril]

Baca Juga: Ketua DPR Aceh Sambut Baik Keputusan Presiden Perpanjang Masa Jabatan Achmad Marzuki

Polantas Polres Lhokseumawe Himbau Pengendara Patuhi Rambu Lalu Lintas

0
Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) Kepolisian Resor (Polres) kota Lhokseumawe melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pengguna jalan raya di bundaran Pos Lantas Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (7/7/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kepolisian Lalu Lintas (Polantas) Kepolisian Resor (Polres) kota Lhokseumawe melakukan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada pengguna jalan raya di bundaran Pos Lantas Cunda, Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (7/7/2023).

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kasat Lantas, AKP Yozana Fajri Sidik mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya Sat Lantas Polres Lhokseumawe untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Jumat (7/7/2023).

“Kegiatan sosialisasi ini sebagai bentuk agar menekan angka kecelakaan lalu lintas dijalan raya sehingga pengendara lebih berhati-hati lagi dalam berkendaraan,” kata AKBP Henki Ismanto kepada Nukilan.id,

Ia menjelaskan, personel mengimbau pengendara agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan, seperti memakai helm (pelindung kepala) bagi pengendara sepeda motor.

“Sosialisasi ini juga bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) lalu lintas di wilayah hukum Polres Lhokseumawe,” tutupnya. [Azril]

Basarnas Catat Telah Laksanakan 59 Operasi Selama Periode Januari-Juli 2023

0
Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh menyatakan telah melaksanakan 59 operasi pencarian dan pertolongan atau SAR sepanjang periode Januari hingga awal Juli 2023. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh menyatakan telah melaksanakan 59 operasi pencarian dan pertolongan atau SAR sepanjang periode Januari hingga awal Juli 2023.

Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain mengatakan, operasi SAR tersebut tidak hanya bagi warga Indonesia, tetapi juga warga negara asing.

“Puluhan operasi SAR tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Basarnas. Kepercayaan tersebut tidak hanya diberikan masyarakat dalam negeri, tetapi juga internasional,” katanya dalam keterangan diterima Nukilan.id, Jumat (7/7/2023).

Ia mengatakan dari 59 operasi SAR tersebut, sebanyak 17 diantaranya kejadian kecelakaan pelayaran atau kecelakaan kapal dengan korban selamat 11 orang, meninggal dunia lima orang dan seorang dinyatakan hilang.

Kemudian lima bencana alam dengan korban selamat 448 orang. Berikutnya, 36 kejadian membahayakan manusia dengan korban 12 orang selamat, 29 orang meninggal dunia serta tiga dinyatakan hilang. Kemudian, satu operasi SAR kecelakaan penanganan khusus dengan korban empat orang meninggal dunia.

Terkait evakuasi anak buah kapal berbendera asing, Ibnu Harris mengatakan, ada delapan operasi SAR yang telah dilaksanakan sepanjang Januari hingga Juni 2023. Korban yang dievakuasi sebanyak delapan orang dan seorang diantaranya meninggal dunia.

“Korban yang dievakuasi berjumlah delapan orang, tujuh dalam keadaan sakit dan seorang sudah meninggal dunia. Mereka semua warga negara asing yang bekerja di kapal berbendera asing juga,” ujarnya.

Menurut dia, anak buah kapal asing yang dievakuasi tersebut sebagian besarnya karena mengalami kecelakaan kerja, di antara mereka ada warga negara Filipina, Myanmar dan lainnya.

“Sedangkan kapal tempat korban bekerja diantaranya kapal kargo, mengangkut peti kemas dan kapal tanker. Korban mengalami kecelakaan kerja saat pelayaran dan membutuhkan penanganan segera,” pungkasnya.

Dari delapan operasi SAR evakuasi medis tersebut, lanjutnya, tujuh diantaranya dilakukan di Selat Benggala, perairan antara Pulau Beras di Kabupaten Aceh Besar dengan Pulau Weh, Kota Sabang.

“Selain di Selat Benggala, evakuasi medis juga dilakukan di Selat Malaka. Evakuasi di Selat Malaka baru satu kali. Proses evakuasi medis terhadap ABK asing tersebut menggunakan kapal SAR KN Kresna 232,” tutupnya. [Azril]

Baca Juga: PUSDA Nilai Muhammad Iswanto Layak Kembali Pimpin Aceh Besar

Ketua PPIH Embarkasi Aceh Sebut Sebanyak 1.176 Jemaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air

0
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari menyebutkan sebanyak 1.176 jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1, 2, dan 3 telah kembali ke tanah air. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari menyebutkan sebanyak 1.176 jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1, 2, dan 3 telah kembali ke tanah air.

Baca Juga: Sebanyak 392 Jemaah Haji Aceh Kembali Tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda

Hal tersebut disampaikan Azhari menyusul kedatangan 392 jemaah haji kloter BTJ-03 di bandar udara Sultan Iskandar Muda (BTJ) pukul 04.26 Waktu Indonesia Barat (WIB).

“Alhamdulillah, jemaah kloter 3 sudah tiba kembali di Aceh, tadi jam 04.26 WIB. Jadi sudah ada 1.176 jemaah haji kita yang sudah tiba di tanah air, masing-masing 392 jemaah dari kloter 1, 2 dan 3,” kata Azhari kepada Nukilan.id, Jumat (7/7/2023) .

Menurut Azhari, jemaah kloter 03-BTJ yang terdiri dari 152 laki-laki dan 240 perempuan tersebut berangkat dari bandar udara internasional King Abdul Aziz (JED) pada Kamis, 6 Juli 2023 jam 15.58 Waktu Arab Saudi.

Azhari juga mengatakan, ada 1 jemaah kloter 03-BTJ yang meninggal dunia di Arab Saudi, yaitu Abdullah Meglih (82 tahun) dari Aceh Barat. Abdullah wafat di Rumah Sakit Heera, Mekah, Sabtu, 24 Juni 2023 lalu.

Sebelumnya, jemaah kloter 3 berangkat ke Arab Saudi sebanyak 390 orang, terdiri dari 152 jemaah laki-laki dan 238 jemaah perempuan yang berasal dari Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Utara, Nagan Raya dan Aceh Barat.

Selain itu, kata Azhari, waktu kembali ke tanah air, ada 3 jemaah mutasi masuk untuk pulang bersama kloter 03-BTJ. 1 jemaah dari kloter 04-BTJ, Faridah Hanum asal Aceh Barat dan 2 jemaah dari kloter 05-BTJ, Risnawati Sona dan Haili Yoga asal Bener Meriah.

“Jemaah kloter 3 berangkat 390 orang dan 1 orang meninggal dunia. Tapi juga ada 3 orang yang mutasi ke kloter 3, jadi yang tiba hari ini 392 orang,” tutupnya. [Azril]

Baca Juga: Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Bertambah Jadi 7 Orang

Jaksa Sita Tanah PT Cemerlang Abadi Terkait Dugaan Korupsi Perkebunan Kelapa Sawit

0

Nukilan.id – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya (Abdya) telah melakukan penyitaan terhadap tanah yang dimiliki oleh PT Cemerlang Abadi pada Selasa 4 Juli 2023.

Penyitaan ini dilakukan dalam rangka penyelidikan terkait dugaan kasus korupsi yang terjadi dalam usaha perkebunan kelapa sawit di Desa Cot Seumantok dan Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot, Abdya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Abdya, Joni Astriaman, membenarkan bahwa telah melaksanakan penyitaan terhadap tanah dan semua benda yang terdapat di atasnya milik PT Cemerlang Abadi. 

Tindakan ini dilakukan berdasarkan surat permohonan Penyidik Nomor B-1135/L.1.28/Fd.2/06/2023 yang diterbitkan oleh Kejari Abdya pada tanggal 19 Juni 2023, yang meminta izin untuk melakukan penyitaan tanah seluas 4.847,18 hektar demi kepentingan proses penyidikan.

“Pemasangan 5 titik plang penyitaan dilakukan oleh tim penyidik di berbagai area lahan kelapa sawit PT Cemerlang Abadi. Seluruh kegiatan ini disaksikan oleh beberapa saksi yang turut hadir,” ujar Joni dalam keterangan tertulisnya yang diterima Nukilan, Kamis (6/7/2023).

Beberapa saksi yang hadir dalam proses penyitaan tersebut antara lain Kasi Pidsus Kejari Abdya, Riki Guswandri, Jaksa Penyidik Wahyudin, Kepala Desa Cot Seumantok, Kepala Desa Simpang Gadeng, dan Kepala Desa Teualdan Jaya.

Tak hanya itu, sejumlah perwakilan dari PT Cemerlang Abadi juga turut hadir, termasuk Assisten Kepala, Manajer Utara, Manajer Selatan, dan sejumlah karyawan perusahaan tersebut. [Rjf]

Kejari Bireuen Geledah Kantor PT BPRS Kota Juang Terkait Dugaan Korupsi

0

Nukilan.id – Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen melakukan penggeledahan di Kantor PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Juang, Bireuen, pada Kamis (6/7/2023). 

Penggeledahan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana penyertaan modal Pemerintah Daerah Kabupaten Bireuen oleh PT BPRS Kota Juang dalam periode tahun 2019-2021.

Kajari Bireuen, Munawal Hadi, melalui Kasi Intelijen Kejari Bireuen, Abdi Fikri, menyatakan bahwa penggeledahan tersebut dilakukan untuk mencari barang bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi. 

“Dalam penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik Kejari Bireuen, beberapa bundel dokumen yang berhubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi telah ditemukan,” kata Abdi kepada Nukilan.

Dalam kasus ini, penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bireuen, Siara Nedy. “Dugaan tindak pidana korupsi di PT BPRS diduga terjadi pada tahun 2019 dengan jumlah dana sebesar Rp1 miliar dan pada tahun 2021 sebesar Rp500 juta,” jelasnya. [Rjf]

Anak Petani Nagan Raya Lulus Catar Akpol Tingkat Daerah

0
Aji Rahmat Sidik, anak petani yang berhasil lulus dalam seleksi Catar Akpol 2023. (Foto: Muhammadin).

Nukilan.id – Anak seorang petani di Kabupaten Nagan Raya, Aji Rahmat Sidik berhasil lulus dalam seleksi calon taruna (Catar) Akpol tahun anggaran 2023. Anak dari pasangan Bapak Suwondo dan Ibu Tozibah ini akan melanjutkan seleksi ke tingkat pusat.

Aji Rahmat Sidik merupakan lulusan SMA Negeri Bunga Bangsa Nagan Raya, yang bercita-cita menjadi prajurit bhayangkara.

Karo SDM Polda Aceh Kombes Fajar Budiyanto membenarkan bahwa ada salah satu Catar Akpol atas nama Aji Rahmat Sidik yang akan mengikuti tes tingkat pusat merupakan anak seorang petani.

Fajar Budiyanto juga menyampaikan, bahwa Aji Rahmat Sidik menduduki peringkat pertama dari tujuh orang yang dinyatakan lulus pada tingkat daerah.

“Aji Rahmat Sidik adalah anak seorang petani asal Nagan Raya yang lulus Catar Akpol tingkat Daerah. Dia akan mengikuti tes tingkat pusat,” kata Fajar, dalam konfirmasinya, Kamis, 6 Juli 2023.

Fajar juga menyebut, bahwa untuk masuk polisi, termasuk Akpol tidak dipungut biaya alias gratis. Yang penting tekun belajar dan berlatih serta berdoa kepada-Nya.

Fajar juga mengatakan, bahwa selama ini pihaknya sudah menyelenggarakan tes taruna taruni ini dengan menerapkan prinsip BETAH (bersih, transparan, akuntabel, dan humanis).

Menurutnya, proses seleksi adalah filterisasi dasar dalam menjaring generasi muda mudi untuk menjadi bhayangkara sejati. Seleksi juga sangat menentukan karakter dan kompetensi yang dimiliki Polisi di masa depan sebagai etalase dalam melayani, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Diketahui, tujuh orang putra putri terbaik Aceh dinyatakan lulus seleksi calon taruna taruni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun anggaran 2023 tingkat daerah. Hasil tersebut lahir dalam sidang terbuka penetapan kelulusan akhir di Aula Machdum Sakti Polda Aceh pada 3 Juli lalu.

Ketujuh orang tersebut terdiri reguler pria 5 orang, kuota khusus 1 orang, dan wanita 1 orang.

PUSDA Nilai Muhammad Iswanto Layak Kembali Pimpin Aceh Besar

0
Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) Heri Safrijal SP M.TP. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA) meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), agar memperpanjang Surat Keputusan (SK) Muhammad Iswanto sebagai Penjabat Bupati Aceh Besar.

Banyak terobosan dan prestasi yang telah diraih Muhammad Iswanto selama memimpin Aceh Besar. Beliau telah menangani semua keluhan dari masyarakat dengan baik di semua bidang,” kata Ketua PUSDA Heri Safrijal di Banda Aceh, Kamis (6/7/2023).

Heri menilai bahwa kinerja Iswanto sejak hari pertama setelah dilantik sangat baik. Iswanto langsung fokus pada masalah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada lembu dan kerbau di Aceh Besar, yang telah menyerang ternak di wilayah tersebut sejak Mei 2022.

“Alhamdulillah, Aceh Besar yang dipimpin oleh Iswanto menjadi daerah pertama yang dinyatakan bebas kasus PMK di Aceh,” ujar Heri, yang juga merupakan Mantan Sekretaris Jenderal BEM Universitas Syiah Kuala.

Selain itu, Heri menjelaskan bahwa Iswanto juga telah fokus pada sektor pertanian di Aceh Besar. Beliau telah menghadirkan beberapa paket bantuan dari Kementerian Pertanian RI, seperti pupuk subsidi langsung yang difasilitasi oleh beberapa anggota DPR RI asal Aceh.

“Muhammad Iswanto juga merupakan satu-satunya kepala daerah di Aceh yang menjadi anggota Keluarga Besar Kementan RI, dan Mentan Syahrul Yasin Limpo secara langsung telah memberikan penghargaan kepada Iswanto dengan menyematkan PIN Keluarga Besar tersebut. Ini merupakan prestasi yang luar biasa,” katanya.

Heri menambahkan bahwa pernyataan dukungan ini semata-mata untuk kepentingan Aceh Besar, di tengah perbedaan pendapat yang mencuat dan adanya pernyataan yang cenderung fitnah terkait pergantian pejabat di Aceh.

“Maka dengan ini, kami, kalangan aktivis Aceh, menilai dan yakin bahwa Iswanto adalah sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan di Aceh Besar ke depannya,” tutup Heri. []

Sambut Hari Bhakti Adhyaksa ke-63, Kejati Aceh Adakan Khitanan Massal

0

Nukilan.id – Dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-63 tahun 2023, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Bakti Sosial Khitanan Massal dengan tema “Siapkan Generasi Penerus Bangsa Yang Sehat Jasmani Serta Rohani”.

Kegiatan Bakti Sosial Khitanan Massal tersebut berlangsung di Klinik Pratama Adhyaksa Kejati Aceh, Kamis (6/7/2023) sekira pukul 10.00 WIB.

Adapun sasaran kegiatan yang difokuskan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak yatim di wilayah kota banda aceh dan aceh besar. Jumlah peserta lebih kurang 25 orang.

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar, S.H.,M.H didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Rudy Irmawan, S.H.,M.H, Ketua Ikatan Adhyaksa Darmakarini (IAD) Wilayah Aceh serta seluruh Asisten dan Kabag TU Kejati Aceh membuka secara resmi acara tersebut.

Dalam sambutannya, Kajati Aceh Bambang Bachtiar menyampaikan, dalam rangka memperingati HUT Adhyaksa ke-63 Tahun 2023 ini, pihaknya telah menyiapkan beberapa rangkaian kegiatan yang sifatnya bukan hanya memeriahkan, namun juga lebih menyentuh kepada masyarakat, atau kegiatan pengabdian Kejaksaan Tinggi Aceh kepada masyarakat.

“Salah satunya kegiatan yang akan kita laksanakan pada hari ini yaitu khitanan massal ini, di Klinik Pratama Adhyaksa Kejati Aceh. Melalui kegiatan bhakti sosial khitan massal ini, kita berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dilingkungan Kejaksaan Tinggi Aceh,” kata Bachtiar.

“Seluruh kegiatan yang kita lakukan ini adalah bentuk kepedulian dan keberadaan kita dilingkungan Masyarakat. Sebagai abdi negara, kami dan kita semua juga berkewajiban mengabdikan diri langsung kepada masyarakat,” sambungnya.

Bambang Bachtiar mengucapkan terima kasih kepada pihak Baitul Mal Aceh yang telah ikut berkontribusi dan membantu kegiatan ini, dan juga Ketua Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Syiahkuala yang telah membantu tenaga medis Dokter PPDS untuk pelaksanaan Khitanan Masal hari ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini diantaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Baitul Mal Aceh, Ketua Program Studi Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran USK (Dr.Zulfriady Ismy,Sp.U), dan para peserta didik Spesialis Bedah, – Dokter dan Tim Klinik Pratama Adhyaksa Kejati Aceh. []

Teuku Riefky Harsya: Promosikan Keberagaman Budaya Melalui Teknologi Digital

0
Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Teuku Riefky Harsya, dalam acara webinar.

Nukilan.id – Keberagaman budaya Indonesia telah lama menjadi daya tarik bagi dunia internasional. Dengan kekayaan budaya yang sangat beragam di setiap daerah, Indonesia telah berhasil mempertahankan warisan budayanya berkat kerja keras para pendahulu bangsa. Namun, dengan adanya era digitalisasi, tantangan baru muncul yang dapat mengancam kelestarian budaya bangsa.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Teuku Riefky Harsya, dalam acara webinar dengan tema “Pengaruh Digitalisasi Terhadap Seni Budaya Daerah” yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (6/7/2023). 

“Dalam era digital ini, akses terhadap konten budaya dari luar sangat mudah. Hal ini dapat mempengaruhi budaya lokal kita dan memicu fenomena transisi sosial budaya di masyarakat,” kata Teuku Riefky Harsya.

Menurutnya, salah satu dampak yang mencolok adalah sekularisasi yang terjadi di tengah masyarakat. Budaya silaturahmi dan kekerabatan, yang selama ini menjadi ciri khas kita, mulai terdegradasi menjadi sangat individualistik, terutama di kota-kota besar.

Namun, Wakil Ketua Komisi 1 DPR-RI asal Aceh ini tidak melihat digitalisasi sebagai ancaman mutlak terhadap budaya Indonesia. Ia menggarisbawahi pentingnya kesadaran dan literasi digital yang tinggi untuk menghadapi perubahan ini dengan bijak.

“Kita perlu menjadi lebih cermat dalam menyaring informasi yang beredar dan dalam menerima budaya dari luar. Literasi digital yang baik akan memungkinkan kita untuk memanfaatkan teknologi digital secara positif, sambil tetap menjaga kearifan lokal kita,” ungkapnya.

Ia mengatakan, ruang digital juga menjadi sarana yang sangat efektif untuk mempromosikan dan melestarikan budaya Indonesia. Melalui konten berupa teks, video, dan audio, kita dapat membagikan keunikan budaya yang hanya ada di daerah tempat tinggal, serta tradisi yang hanya dilakukan pada hari tertentu.

“Promosikanlah keberagaman budaya yang dimiliki setiap daerah. Mari kita saling berbagi cerita dan memperkenalkan budaya kita kepada dunia melalui teknologi digital,” seru Teuku Riefky.

Dalam hal ini, Komisi 1 DPR-RI telah mengambil langkah nyata untuk mendorong program-program pengembangan dan peningkatan kualitas generasi muda Indonesia, terutama di Aceh. Program-program tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan anak bangsa mengenai pemanfaatan teknologi dan informasi digital.

“Kami berkomitmen penuh dalam mendukung program-program yang dapat membentuk generasi yang cakap, handal, dan kompeten, serta menguatkan nilai-nilai kebangsaan yang kuat. Generasi inilah yang akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang unggul dan berdaya saing secara global,” tegasnya.

Teuku Riefky juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghadapi tantangan ini dengan semangat kerja keras, kedisiplinan, dan doa kepada Yang Maha Kuasa. Meskipun ada rintangan di depan, Ia yakin bahwa dengan upaya yang sungguh-sungguh, tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang yang menjanjikan.

“Kita harus bahu-membahu dalam mewujudkan perubahan dan perbaikan menuju Indonesia yang lebih baik. Dengan memanfaatkan teknologi digital secara efektif, kita dapat mempromosikan budaya kita dan memperkuat identitas bangsa,” pungkasnya. [Rjf]