Beranda blog Halaman 1299

Kakanwil Kemenag Apresiasi Capaian Kafilah Aceh Masuk 5 Besar Nasional pada MQKN 2023

0
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Aceh, Drs Azhari. (Foto: Humas)

Nukilan.id – Ketua Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Azhari mengapresiasi capaian yang diperoleh oleh kafilah Aceh dengan berhasil meraih peringkat lima besar secara nasional pada Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) ke-VII tahun 2023 yang berlangsung di lamongan, Jawa Timur.

“Alhamdulillah tahun ini Aceh kembali meraih prestasi gemilang tingkat nasional pada MQKN 2023, santri Aceh telah mengharumkan Aceh di kancah nasional. Alfu mabruk, selamat untuk seluruh kontingen Aceh, anak-anak kami para santriwan dan santriwati yang sudah berjuang dan memberikan yang terbaik pada Musabaqah Qiraatil Kutub nasional,” kata Azhari dalam keterangan tertulis diterima Nukilan.id, Rabu (19/7/2023).

Baca Juga: KIP Aceh Sebut 384 Bacaleg DPRA Tak Ikut Uji Baca Al-Qur’an pada Masa Perbaikan

Ia menyampaikan, dengan capaian tersebut seharusnya dapat menjadi motivasi agar bisa mengukir prestasi yang lebih baik lagi pada MQKN selanjutnya.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk berikutnya,” ujarnya.

Selanjutnya, Azhari juga memberikan apresiasi kepada Pemeritah Aceh yang dalam hal ini ialah Dinas Pendidikan Dayah Aceh dikarenakan telah mengambil peran strategis dalam MQKN kali ini serta berhasil menjadi bagian penting keberhasilan kafilah Aceh masuk lima besar nasional.

“Terima kasih juga kepada Abu pimpinan dayah, asatiz, panitia dan pelatih yang telah mengajarkan ilmu dan mengizinkan santrinya untuk menjadi tim Kafilah Aceh, tentu ini adalah keberhasilan kita semua,” ungkapnya.

Diketahui, peserta pada MQKN 2023 tahu ini merupakan para santri Aceh yang telah berhasil membawa pulang 2 medali emas, 4 medali perak, 2 medali perunggu, dan 7 juara harapan. [Azril]

Baca Juga: Kejati Aceh Gelar MTQ Dalam Rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-63

Personil Polsek Simeulue Timur Bersama TNI, Pol PP dan WH Lakukan Patroli Gabungan Penerapan Syariat Islam

0
Personel Polsek Simeulue Timur, TNI dan Pol PP melaksakan patroli gabungan dalam rangka pengawasan Syariat Islam yang berada diwilayah hukum Polsek Simeulue Timur, Selasa (18/7/2023) malam. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Simeulue Timur, bersama anggtota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Pamong Praja (Pol PP) melaksakan patroli gabungan dalam rangka pengawasan Syariat Islam yang berada diwilayah hukum Polsek Simeulue Timur, Selasa (18/7/2023) malam.

Kegiatan tersebut di Pimpin oleh Kabid Pengawasan Syariat Islam Heru Mahdani. SSTP, MM dan melibatkan 12 Personil Satpol PP & WH, 2 Personil Polsek Simeulue Timur, 1 Personil Koramil 01 Simeulue Timur, 1 Personil Pomad dan 1 Personil Kodim 0115/Sml.

Baca Juga: Kapolres Lhokseumawe Pimpin Sertijab Dua Kasat dan Enam Kapolsek

Kapolres Simeulue AKBP Sujoko melalui Kapolsek Simeulue Timur AKP Azwir mengatakan, partroli gabungan  bertujuan untuk Mengantisipasi terjadinya Pelanggaran Syariat Islam dengan menyasar beberapa lokasi.

“Patroli gabungan yang dilaksanakan malam ini adalah Wisma Minda Desa Suka Karya, Wisma Harti Desa Ameria Bahagia, Losmen Edi Bass Desa Sinabang, Losmen Anugerah Desa Sinabang, Losmen Udin Jaya Desa Sinabang dan Kost-kostan dalam wilkum Simeulue Timur,” ujar AKP Azwir kepada Nukilan.id,  Rabu (19/7/2023).

Menurutnya, hal ini juga dapat memperkuat penerapan Syariat Islam Sesuai Qanun Aceh no 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat islam bidang aqidah, ibadah dan syiar islam di Wilayah Hukum Polsek Simeulue Timur.

“Pada kegiatan patroli kali ini tidak ada ditemukan nya nasyarakat atau warga yang melakukan pelanggaran syariat islam”, tutupnya. [Azril]

Baca Juga: Personil Polsek Lut Tawar Patroli dan Pengaturan Arus Lalu Lintas Guna Beri Rasa Aman

Buka Sosialisasi Pokjanal Posyandu, Pj Bupati: Wujudkan Masyarakat Pidie Sehat

0
Penjabat (Pj) Bupati, Wahyudi Adisiswanto mengajak seluruh peserta tim pokja posyandu untuk mewujudkan masyarakat masyarakat Pidie yang sehat, mandiri dan hidup sejahtera. Pada saat melakukan pembukaan sosialisasi Pokjanal (kelompok kerja operasional) Posyandu Kabupaten Pidie di Aula Deha Cafe di Sigli, Pidie, Selasa (18/7/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Bupati, Wahyudi Adisiswanto mengajak seluruh peserta tim pokja posyandu untuk mewujudkan masyarakat masyarakat Pidie yang sehat, mandiri dan hidup sejahtera. Pada saat melakukan pembukaan sosialisasi Pokjanal (kelompok kerja operasional) Posyandu Kabupaten Pidie di Aula Deha Cafe di Sigli, Pidie, Selasa (18/7/2023).

“Pertemuan hari ini sangat diharapkan adanya transformasi informasi yang dapat meningkatkan koordinasi, pembinaan lembaga terkait dan kinerja posyandu terintegrasi dalam mewujudkan masyarakat Pidie yang sehat, mandiri dan hidup sejahtera,” kata Wahyudi dalam pembukaan kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dalam kehidupan ini ada tiga aspek menjadi perhatian utama pemerintah di antaranya aspek pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

Baca Juga: BPPA Bantu Pemulangan Tiga Warga Aceh ASal Pidie

“Tim Pokjanal Posyandu diharapkan mampu mengembangkan pengelolaan posyandu dalam transformasi layanan primer sehingga dapat menjangkau pelayanan kepada seluruh usia harapan hidup masyarakat yang ada di wilayahnya melalui pembinaan-pembinaan sesuai dengan tugas dan fungsinya,” pintanya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Arika Husnayanti  dalam laporannya menyatakan pokjanal posyandu merupakan kelompok kerja yang tugas dan fungsinya mempunyai keterkaitan dalam pembinaan penyelenggaraan/pengelolaan posyandu yang berkedudukan di pusat, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan.

“Artinya penyelenggaraan memberikan kemudahan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan sehingga bertujuan mencegah dan menurunkan angka kematian bayi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan hingga kini jumlah posyandu di Pidie sebanyak 778 unit tersebar di 730 gampong se-Kabupaten Pidie.

“Hari ini peserta kegiatan ini berjumlah 45 orang. Tim pokja posyandu posyandu melakukan pertemuan bersama bagaimana mencari solusi kepedulian bersama pengelolaan posyandu sesuai tugas dan fungsinya,” imbuhnya.

Turut mendampingi Pj. Bupati dalam kegiatan ini, Sekda Pidie H Idhami, Kepala Bappeda Pidie Isnaini, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Gampong Pidie Mutiin dan, Kadis Diskominsa dan Persandian yang diwakili oleh Kepala bidang persandian dan statistiK, Jerry Merisa, SP, Ketua TP PKK Pidie Ny Suaidah Sulaiman serta puluhan peserta kegiatan tersebut. []

Baca Juga: Piasan Raya Pidie Wadah Pendidikan Bagi Generasi Muda

Kemendikbudristek Gelar Sosialisasi Pencegahan Tiga Isu Kekerasan di Lingkungan Kerja

0
LOGO Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). (Foto: Jatim Network)

Nukilan.id – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar sosialisasi pencegahan tiga isu kekerasan di lingkungan kerja kepada seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 120.850 pegawai di lingkungan Kemendikbudristek yang dibagi ke dalam 26 sesi ini, mengikuti sosialisasi secara daring melalui Wiyata Kinarya Merdeka Belajar (WKMB).

Kepala Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Rusprita Putri Utami di Kantor Kemendikbudristek, menuturkan pencegahan tiga isu kekerasan dalam pendidikan harus dimulai terlebih dahulu dari kementerian sebagai teladan.

“Kita ingin mewujudkan pendidikan pada satuan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Namun untuk hal tersebut, harus dimulai dari hulunya terlebih dahulu yaitu di kementerian. Semua yang ada di kementerian harus menjadi champion atau penggerak dalam upaya mencegah kekerasan,” ujar Rusprita, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/7/2023).

Baca Juga: Aceh Utara Raih Penghargaan Pemda Transformatif Tingkat Kabupaten dari Kemendikbudristek

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemendikbudristek, Mustangimah, menyampaikan tujuan dari sosialisasi adalah untuk memberikan edukasi kepada seluruh pegawai tentang pencegahan perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan kerja.

“Serta memberikan informasi terkait langkah-langkah pelaporan dan penanganan jika terjadi kasus perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan kerja. Di samping itu, kita juga ingin menguatkan sinergi di internal kementerian dalam melakukan pencegahan perundungan, kekerasan seksual serta intoleransi,” ujarnya.

Sesi pertama telah dimulai pada Senin (17/7/2023), dan dijadwalkan akan selesai pada 23 Agustus 2023. Sesi pertama, diikuti oleh 4.404 pegawai yang terdiri dari 1.533 pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal, 355 pegawai di lingkungan Inspektorat Jenderal, dan 2.516 pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK).

Pegawai pada Ditjen GTK ini mencakup pegawai pada unit utama dan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) yaitu Balai Besar Guru Penggerak dan Balai Guru Penggerak yang tersebar di 33 provinsi.

“Sosialisasi yang berdurasi sekitar satu jam ini berjalan lancar dan efektif. Sebelumnya, untuk mempersiapkan pembelajaran pegawai dalam sosialisasi ini telah diuji coba Sistem Manajemen Pembelajaran pada tanggal 4 Juli 2023, dan juga disiapkan dan panduan/tutorial yang mudah diikuti oleh pegawai pemelajar,” tutur Mustangimah.

Adapun media pembelajaran yang digunakan pada sosialisasi ini yaitu Learning Management System (LMS) WKMB Kemendikbudristek dengan model pembelajaran non tatap muka menggunakan bahan ajar video pengantar, video materi, bahan tayang, dan soal-soal test.

Standar kompetensi yang diharapkan dari sosialisasi ini, para pegawai dapat mengemukakan urgensi pencegahan dan penanganan perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan kerja. Mencegah perundungan di lingkungan kerja, mencegah kekerasan seksual di lingkungan kerja, mencegah intoleransi dan diskriminasi di lingkungan kerja, serta menerapkan prosedur pelaporan kekerasan di lingkungan Kerja.

Pada sosialisasi ini, Kemendikbudristek menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten di antaranya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ratna Susianawati.

Kemudian Ketua Subkomisi Pendidikan, Komisioner Komnas Perempuan, Alimatul Qibtiyah; Tim Ahli Pokja Moderasi Beragama, Kementerian Agama, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid; dan Inspektur Jenderal, Kemendikbduristek, Chatarina Muliana Girsang. []

Baca Juga: Dirjen Vokasi Kemendikbudristek Minta Pemerintah Aceh Maksimalkan 3 Tahun Masa Pendidikan Pelajar

Petani Kakao di Gampong Reuleut Harap Akses jalan Menuju Perkebunan Diperbaiki

0
Gampong Reuleut Kecamatan Ulim, Pidie Jaya merupakan salah satu sentra penghasil kakao di Provinsi Aceh. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Gampong Reuleut Kecamatan Ulim, Pidie Jaya merupakan salah satu sentra penghasil kakao di Provinsi Aceh. Oleh karena itu, untuk dapat meningkatkan hasil panen, para petani mengharapkan agar akses jalan menuju ke perkebunan untuk diperbaiki.

Kepala Mukim Paya Seutuy, Bastun M Adam, mengatakan, petani di Gle Reuleut berharap agar persoalan jalan menuju kebun termasuk ke Makam Tgk Rubiah (orang menyebut Tgk Rubiah). Di perbukitan tersebut selain kakao, juga banyak dihiasi dengan tanaman durian, pinang, rambutan, mangga, pisang serta aneka tanaman palawija dan hortikultura.

Baca Juga: 9 Kampung Unik Yang Ada di Indonesia

“Rute sepanjang kurang lebih tiga kilometer, selain mengalami rusak berat sehingga sulit dilintasi, medannya berbukit dan menekung juga posisinya curam. Ketika musim hujan jalan tersebut praktis tidak bisa dilalui. Kendati dipaksakan juga, maut mengintainya,” kata Bastun M Adam dalam keterangan diterima Nukilan.id, Rabu (19/7/2023).

Menurutnya, saat ini persoalan inibelum ditangani tuntas. Namun, hanya dilakukan perbaikan ringan termasuk jelang kedatangan tamu peserta Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Indonesia Juni 2017 lalu ke Gle Reuleut. Hanya di beberapa titik jalan tersebut disebar kerikil agar mudah dilalui. Pasca kunjungan tamu Penas tak berkutik lagi.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi badan jalan. Selain sepanjang rute dihiasi dengan banyak batuan juga medannya yang menekung sehingga menyulitkan bagi pengendara. Terlebih lagi jika disertai dengan beban berat. Sedikit saja lengah, maut mengintainya. Karena itu, warga sangat berharap pemerintah memperbaikinya.

“Beberapa waktu lalu pemerintah hanya membangun talud kiri dan kanan badan jalan. Itu pun hanya sekitar 250 meter,” ungkapnya.

Sementara itu, dirinya berharap agar dengan dana Otsus TA 2022 lalu senilai Rp 410 juta, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman melakukan peningkatan jalan Reuleut Pade Zakeut Kemukiman Paya Seutuy Kecamatan Ulim. Pelaksana yaitu CV Indokarya Utama.

Baca Juga: Distanbun Aceh Serahkan Tanda Daftar Salak Varietas Sabang ke Pemko Sabang

Penjabat Gubernur Aceh Serahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan Wahyudi dan Nurdin

0
Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, saat menyerahkan SK perpanjangan masa jabatan, Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si, sebagai Pj Bupati Pidie, di Ruang Kerja Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (18/7/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, menyerahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan dua Penjabat Bupati, di Ruang Kerja Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (18/7/2023).

Kedua Pj Bupati yang menerima SK Perpanjangan masa jabatan tersebut adalah Pj Bupati Pidie Wahyu Adisiswanto, yang menerima SK sebelum Maghrib. Sedangkan Pj Bupati Aceh Jaya Nurdin, menerima SK Perpanjangan Masa Jabatan dari Penjabat Gubernur Aceh Ba’da Isya.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA menjelaskan, dengan diserahkan SK Perpanjangan Masa Jabatan hari ini, maka sudah ada 6 Pj Bupati/Wali Kota yang diperpanjang masa jabatannya. “Sebagaimana kita ketahui, beberapa waktu lalu, Pak Gubernur atas nama Menteri Dalam Negeri, telah menyerahkan SK Perpanjangan masa jabatan kepada Muhammad Iswanto sebagai Pj Bupati Aceh Besar, Perpanjangan Masa Jabatan Imran sebagai Pj Wali Kota Lhokseumawe, Haili Yoga sebagai Pj Bupati Bener Meriah dan Mahyuddin sebagai Pj Bupati Aceh Timur,” ujar MTA.

“Pada saat itu, Pak Gubernur juga melantik Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Amiruddin sebagai Penjabat Wali Kota Banda Aceh menggantikan Bakri Siddiq dan Mahyuzar sebagai Penjabat Bupati Aceh Utara menggantikan Azwardy,” imbuh MTA. []

Baca Juga: KIP Aceh Sebut 384 Bacaleg DPRA Tak Ikut Uji Baca Al-Qur’an pada Masa Perbaikan

Sekretaris Utama Bappenas Lakukan Kunjungan Kerja ke FEB USK

0
Universitas Syiah Kuala (USK) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) menerima kunjungan kerja Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Dr. Ir.Taufik Hanafi, MUP di Ruang Rapat Senat USK dan Ruang Diklat FEB USK, Selasa (18/7/ 2023). (Foto: Ist)

Nukilan.idUniversitas Syiah Kuala (USK) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) menerima kunjungan kerja Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Dr. Ir.Taufik Hanafi, MUP di Ruang Rapat Senat USK dan Ruang Diklat FEB USK, Selasa (18/7/2023).

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kapusbindiklatren (Wignyo Adiyoso), Kepala Biro Hukum (RR. Rita Erawati), Kepala Biro Umum (Oktorika), Perencana Ahli Utama  : Emmy Suparmiatun, Kepala PAKK (Taufiq Hidayat), Kepala Pusdatin (Agung Indrajit).  Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan program peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Perencana di Indonesia, termasuk melalui program pendidikan dan pelatihan.

Baca Juga: Puskesmas Suka Makmur Fokus Berikan Edukasi Stunting untuk Masyarakat

Kegiatan diawali di Ruang Rapat Senat USK dengan sambutan dari Rektor USK (Bapak Prof. Dr. Ir. Marwan). Ia mengungkapkan terimakaasih atas kehadiran Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas (Bapak  Dr. Ir.Taufik Hanafi, MUP) dan berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dalam peningkatan kualitas perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia di Aceh. Selain itu, Rektor USK juga berharap Kerjasama antar USK dan Kementerian PPN/Bappenas dapat terus berlanjut dan terdapat  beberapa tambahan Kerjasama lainnya khususnya di bidang Pendidikan dan pelatihan.

Dekan FEB USK (Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si, MA) juga turut memaparkan Kerjasama yang telah terjalin antara FEB USK dan Kementerian PPN/Bappenas. Kerjasama di bidang Pendidikan dengan terselenggaranya kelas Kerjasama antara Kementerian PPN/Bappenas dan FEB USK melalui program Magister Ilmu Ekonomi. Pada tahun 2023, terdapat 9 mahasiswa yang memperoleh beasiswa Kementerian PPN/Bappenas untuk menuntut ilmu di Magister Ilmu Ekonomi FEB USK.

Selanjutnya, Kerjasama pelatihan  pelatihan fungsional perencana Ahli pertama yang secara continuous terus dilaksanakan mulai dari tahun 1991 sampai dengan sekarang (Pada tahun 1991-2004 disebut TMPP). Kerjasama pelatihan lainnya yaitu Pelatihan Fungsional Perencana Ahli Muda, Pelatihan PPD-RPJMD, dan pelatihan Perencanaan dan Penganggaran.

Pada tahun 2023, akan dilaksanakan pelatihan fungsional perencana Ahli Pertama yang diselenggarakan pada tanggal 7 Agustus – 22 September 2023 yang diikuti oleh calon perencana ahli pertama di seluruh Indonesia. Terdapat pula Dosen Pembimbing dan penguji Calon Fungsional Ahli Utama dari FEB USK yaitu Dr. Rustam Effendi, S.E., M.Si, Dr. Abd. Jamal, S.E., M.Si, Dr. Aliasuddin, S.E., M.Si, Dr. Muhammad Abrar, S.E., M.Si. Pelatihan-pelatihan yang telah diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas dan FEB USK telah melahirkan perencana-perencana di Provinsi Aceh dan Indonesia.

Dalam kunjungan kerja ini, Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas (Bapak  Dr. Ir.Taufik Hanafi, MUP) memaparkan beberapa Kerjasama yang telah terjalin antara Kementerian PPN/Bappenas mencakup Kerjasama bidang Pendidikan dan pelatihan dengan FEB USK, pelatihan spesifik dengan Pascasarjana USK dan TDMRC USK. Bapak  Dr. Ir.Taufik Hanafi, MUP berharap Kerjasama antara Kementerian PPN/Bappenas dan USK dapat terus bersinergi bersama-sama dengan Pemenerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas Pendidikan dan perencanaan di Aceh.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2025. Transformasi tentunya sangat diperlukan untuk mewujudkan visi tersebut. Oleh karena itu, SDM yang handal dan berintegritas di bidang perencanaan tentunya memiliki peranan yang penting untuk mewujudkan visi tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Dr. Ir.Taufik Hanafi, MUP beserta tim melakukan kunjungan ke FEB USK untuk melihat sarana prasarana pendukung Pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan di FEB USK.

Setelah itu, juga dilanjutkan dengan diskusi bersama terkait penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan di FEB USK.  Dalam diskusi tersebut, turut hadir mendampingi Wakil Rektor IV USK Prof. Dr. Ir. Taufiq Saidi, M.Eng, Wakil Dekan I FEB USK Dr. Darwanis, S.E.Ak, M.Si, Wakil Dekan II FEB USK Murkhana, S.E, M.B.A, Wakil Dekan III FEB USK Dr. Abd. Jamal, S.E., M.Si. []

Baca Juga: Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Apresiasi Dukungan Pelayanan Transportasi Publik

BPPA Bantu Pemulangan Tiga Warga Aceh ASal Pidie

0
Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) membantu pemulangan tiga warga Aceh asal Pidie Jaya yang merupakan satu keluarga dari Jakarta ke Aceh. Karena sudah tidak memiliki penghasilan selama di Ibukota. (Foto: Badan Penghubung Pemerintah Aceh)

Nukilan.id – Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) membantu pemulangan tiga warga Aceh asal Pidie Jaya yang merupakan satu keluarga dari Jakarta ke Aceh. Karena sudah tidak memiliki penghasilan selama di Ibukota.

Pasangan suami-isteri, Muhammad Syahbuddin (51) dan Halimatussakdiah (36), serta seorang putrinya Aisya Sahila (4) yang merupakan warga Pulo, kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, dipulangkan menggunakan bus Putra Pelangi, melalui Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (18/7/2023).

Baca Juga: BPPA Pulangkan Dua Warga Aceh Dari Ukraina 

Kepala BPPA Akkar Arafat S.STP, M.Si mengatakan, warga Pidie Jaya itu ke Ibukota Jakarta sejak tiga bulan yang lalu, setelah Muhammad Syahbuddin mendapatkan tawaran menjadi tukang masak di warung Mie Aceh di kawasan Bekasi.

“Kemudian dia membawa ikut isteri serta anaknya ke Jakarta. Karena pemilik warung yang menanggung biaya untuk perjalanan mereka,” kata Akkar.

Namun tambahnya, sekitar beberapa bulan ia menjadi koki di warung Mie Aceh tersebut, Syahbuddin di PHK.

“Lalu, Syahbuddin bersama isteri dan anaknya yang selama ini tinggal di warung mie Aceh, harus mencari tempat tinggal. Jadi mereka menumpang dimana saja yang bisa ditempati,” sebutnya.

Tapi Akkar, dalam seminggu ini mereka tinggal di tempat salah satu warga Aceh di Pasar Minggu, yang kemudian mengarahkan mereka untuk ke Badan Penghubung Pemerintah Aceh untuk meminta bantuan pemulangan ke Aceh.

“Jadi kita memfasilitasi mereka, karena memang sangat membutuhkan. Hal itu juga sesuai dengan amanah yang selalu disampaikan Penjabat Gubernur Aceh Bapak Achmad Marzuki, agar selalu memperhatikan warga Aceh yang kurang mampu dan membutuhkan kita Pemerintah Aceh ,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Syahbuddin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh khususnya Badan Penghubung Pemerintah Aceh. Karena telah memfasilitasi mereka.

“Kami sangat berterimakasih dengan bantuan ini. Pelayanan yang diberikan juga sangat memuaskan bagi kami, terima kasih Pemerintah Aceh”, ungkapnya. []

Baca Juga: BPPA Bekali Masyarakat Aceh Perantauan Ilmu Jurnalistik

Wali Nanggroe Harap Wisudawan PEM Akamigas Blora Mampu Kelola Mineral dan Migas Sesuai Keahlian

0
Wali Nanggroe Harap Wisudawan PEM Akamigas Blora Mampu Kelola Mineral dan Migas Sesuai Keahlian. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al Haythar prosesi wisuda 217 mahasiswa-mahasiswi yang telah selesai menempuh pendidikan di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Blora, Jawa Tengah pada Selasa (18/7/2023).

Adapun mahasiswa-mahasiswi yang di wisuda berasal dari Program Sarjana Terapan ke 52 tahun ajaran 2022-2023 dengan berjumlah 19 orang diantaranya berasal dari Aceh. Mereka merupakan bagian dari 100 orang penerima Beasiswa Pemerintah Aceh melalui BPSDM.

Baca Juga: Wali Nanggroe Berkunjung ke Kediaman Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

“Alhamdulillah, kita patut berbangga, para mahasiswa telah menyelesaikan pendidikannya tepat waktu,” kata Wali Nanggroe, didamping Staf Khusus DR. M. Raviq.

Wali Nanggroe meminta, kepada seluruh wisudawan bahwa aga mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Aceh sehingga dapat mengakomodir para wisudawan sesuai bidang pendidikan mereka.

“Aceh memiliki potensi Migas di bawah naungan Badan Pengelola Migas Aceh. Tentunya kita menginginkan putra putri terbaik Aceh yang akan mengelola sumber mineral dan Migas sendiri sesuai pendidikan dan keahlian yang didapat,” kata Wali Nanggroe.

Ia menekankan, agar seluruh wisudawann terus bisa mengembangkan potensi diri sesuai latar belakang bidang studi.

“Kita harapkan 10 sampai 20 tahun ke depan, Aceh telah memiliki SDM profesional sesuai keahliannya, dan mengelola sendiri sumber daya alam kita sendiri untuk kepentingan dan kesejahteraan Bangsa Aceh,” tutupnya.

Baca Juga: Datang Berkunjung, Menteri Singapura Temui Wali Nanggroe dan Rektor Universitas se-Aceh

Wali Nanggroe Kunjungi Kediaman Gubernur Jawa Tengah Dalam Rangka Silaturahmi

0
PYM Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar berkunjung ke kediaman Gubernur Jawa Tengah dan di Terima Langsung oleh Ganjar Pranowo. Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/7/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – PYM Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar berkunjung ke kediaman Gubernur Jawa Tengah dan di Terima Langsung oleh Ganjar Pranowo. Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/7/2023).

Pada kunjungan balasan itu, Wali Nanggroe didampingi Staf Khusus Dr. M. Raviq. Seperti diketahui, April 2022 lalu, Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Aceh dan mengadakan pertemuan khusus dengan Wali Nanggroe di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar.

“Membicarakan berbagai perspektif membangun Aceh, yang sudah ada undang-undangan (kekhususan dan keistimewaan), tapi butuh implementasi yang lebih serius,” kata Ganjar usai pertemuan.

Menurut Ganjar, ada beberapa catatan yang harus dilakukan percepatan dalam upaya membangun Aceh, yang memiliki hak-hak khusus melalui aturan perundang-undangan. Hal itu penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Wali Nanggroe Sambut Kunjungan Perwakilan Bangsa Moro di Meligoe

“Tadi Wali Nanggroe menyampaikan berbagai gambaran tentang Aceh, baik dari sisi letak geografisnya, relasinya dengan banyak negara tetangga yang ada di sana, kemudian kewenangan-kewenangan yang diberikan untuk Aceh berdasarkan undang-undang,” terang Ganjar.

Selanjutnya, Ganjar mengatakan, Aceh memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sisi sumber daya alam, serta didukung aturan-aturan kekhususan.

“Tinggal bagaimana kita mengelola ini,” sebut Ganjar yang juga bakal calon presiden Republik Indonesia pada Pemilu mendatang itu.

Ganjar mengharapkan ke depan program-program yang dilakukan di Aceh betul-betul dengan kekhususannya.

Sementara itu, Wali Nanggroe menyampaikan terima kasih atas sambutan dari orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

“Tadi kita juga fokus berdiskusi tentang pengembangan sektor ekonomi heritage dan budaya, yang menjadi salah satu konsen pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama ini,” sebut Malik Mahmud.

Selain melakukan pertemuan Ganjar Pranowo, Malik Mahmud juga turut menghadiri langsung proses wisuda para mahasiswa Aceh yang telah selesai menempuh pendidikan di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Blora.[]

Baca Juga: Datang Berkunjung, Menteri Singapura Temui Wali Nanggroe dan Rektor Universitas se-Aceh