Beranda blog Halaman 1265

Ketua KIP Banda Aceh: Penetapan Calon Terpilih Baru Bisa Dilakukan Seusai Rekapitulasi Nasional

0
Komisi Independen Pemilihan Kota Banda Aceh. (Foto: Dok KIP Kota Banda Aceh)

Nukilan.id – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, Yusri Razali mengatakan terkait penetapan calon terpilih baru bisa dilakukan nanti seusai rekapitulasi perhitungan suara di tingkat nasional atau sekitar bulan April 2024.

“Nanti bulan April,” ujar Yusri singkat melalui pesan WhatsApp, Selasa (5/3/2024).

Yusri menambahkan untuk penetapan perolehan kursi calon anggota legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh juga demikian karena KIP belum menghitung kursi setiap partai lantaran masih dalam tahap rekapitulasi.

Penetapan baru bisa dilakukan jika rekapitulasi di tingkat nasional sudah selesai. Jika kemudian terjadi sengketa hasil Pemilu, maka harus menunggu putusan dari Mahkamah Konstitutsi (MK) dulu.

Sebelumnya, KIP Kota Banda Aceh sudah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara hasil Pemilu pada Senin, 4 Maret 2024 yang dimulai sejak 2 Maret 2024 lalu. Hasil tersebut akan dikirimkan ke KIP Aceh untuk kemudian dilanjutkan proses rekapitulasi di tingkat provinsi.

Reporter: Sammy

Kepala ARC USK: Industri Nilam Aceh Memasuki Babak Baru

0
FGD Digitalisasi Ekosistem Rantai Nilai Nilam Aceh (Foto: Atsiri Research Center USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Atsiri Research Center (ARC) Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT) Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK) mengungkapkan bahwa industri nilam Aceh kini memasuki fase baru dengan ekosistem rantai pasok dan nilai yang lebih adil dan berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat dalam industri nilam. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) mengenai Digitalisasi Ekosistem Rantai Nilai Nilam Aceh dan Akses Keuangan yang diadakan di Kantor OJK Aceh, Selasa, (5/3/2024)

Syaifullah menceritakan, dulu industri nilam Aceh terutama berkutat pada kegiatan budi daya dan penyulingan untuk menghasilkan minyak nilam (crude patchouli) yang kemudian diekspor. Namun, dalam jalur ini, ruang untuk inovasi dan peningkatan nilai tambah lokal sangatlah terbatas atau bahkan hampir tidak ada. Sebagian besar nilai tambah tersebut sebagian besar dinikmati oleh negara lain.

Syaifullah menjelaskan bahwa dalam 8 tahun terakhir, ARC USK telah mengembangkan inovasi teknologi molecular distillation and fractionation pada tekanan vakum. Inovasi tersebut berhasil memungkinkan proses penyulingan minyak nilam dari kotoran (impurities), menghasilkan intermediate product berupa hi-grade patchouli dengan kisaran persentase Patchouli Alhokol (PA) yang bervariasi.

“Produk patchouli yang disuling ini kemudian dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam berbagai produk akhir yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Patchouli dengan PA>60% digunakan sebagai fiksatif parfum, sementara yang dengan PA<10% digunakan untuk skincare, kosmetik, dan produk lainnya,” ujarnya.

ARC dan para pihak yang terlibat, termasuk pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, dan media, berhasil membentuk ekosistem baru untuk industri nilam Aceh dengan pendekatan pentahelix. Melalui langkah-langkah seperti transfer teknologi, penguatan UMKM lokal, kerjasama internasional, kampanye literasi, serta inklusi nilam melalui media massa dan berbagai upaya lainnya. Saat ini, ekosistem industri nilam Aceh tidak hanya terbatas pada aktivitas budi daya, penyulingan, dan ekspor, tetapi juga mencakup purifikasi, inovasi produk, serta penguatan pasar lokal dan internasional.

“Bahkan ada produk skincare nilam hasil riset ARC USK yang diproduksi di Kawasan Industri Cileungsi Bogor oleh PT. Focustindo dengan Merk Elgeena dan sudah beredar di marketplace. Ini menunjukkan bahwa kita Aceh-Indonesia mampu melakukan hilirisasi teknologi yang berdampak pada peningkatan nilai tambah setara dengan negara lain” pungkas Syaifullah.

Nara sumber lainnya, Yusri, Ketua OJK, memberikan gambaran yang jelas tentang kinerja keuangan di Provinsi Aceh serta dampaknya pada pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, sektor pertanian memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB Aceh. Namun, bank-bank relatif sedikit terlibat dalam pembiayaan sektor pertanian karena adanya risiko yang dianggap tinggi.

“Regulasi terkait lembaga penjamin kredit pertanian daerah harus diperjuangkan bersama oleh pemerintah daerah dan DPRA,” jelas Yusri.

Di sisi lain, Thomas dari PROMISE 2 IMPACT Project ILO mempersembahkan rencana ILO untuk terlibat dalam digitalisasi rantai pasok dan nilai industri nilam Aceh. Ia menjelaskan bahwa mereka akan bekerja sama dengan ARC, OJK, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk menyediakan platform digital yang akan membantu dalam penyediaan informasi dan transaksi keuangan.

“tahap awal telah dilakukan pelatihan untuk 25 orang di Hotel The Pade, yang diharapkan akan menjadi bagian dari penguatan rantai nilai dari ekosistem nilam Aceh,” ungkap Thomas.

Pada kesempatan yang sama, Mr. Ariya dari SECO Kedutaan Swiss di Jakarta memberikan sambutan dan menyatakan komitmen kuat SECO untuk mendukung program digitalisasi nilam Aceh. Diskusi Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kantor OJK Aceh adalah hasil kolaborasi antara OJK Aceh, International Labour Organization (ILO) melalui PROMISE 2 IMPACT Project, ARC USK, dan State Secretariat for Economic Affair (SECO) Kedutaan Besar Swiss di Jakarta.

Narasumber lain yang hadir meliputi Ketua OJK Aceh Yusri, Project Manager PROMISE 2 IMPACT ILO Djauhari Sitorus, Thomas, serta perwakilan dari SECO Kedutaan Swiss dan Kepala ARC USK. Acara ini juga dihadiri oleh para pelaku perbankan dan jasa keuangan seperti Saiful Musadir Deputi BSI Aceh, perwakilan Bank Aceh Syariah, Ayu Manajer Bank Permata Syariah Aceh, dan lainnya.

Jabal: Pemuda Wajib Melek Teknologi Menjawab Tantangan Global

0
Jabal Ali Husin Sab, analis Politik dan Kebijakan Publik. (Foto: Dok. Pribadi Jabal)

NUKILAN.ID | Aceh – Dalam era di mana teknologi terus berkembang pesat, generasi muda menjadi salah satu pihak yang paling aktif dalam memanfaatkannya. Untuk mendapatkan sudut pandang yang lebih dalam tentang bagaimana teknologi dilihat oleh generasi muda, Nukilan.id duduk bersama dengan Jabal Ali Husin Sab, anak muda penulis sekaligus pegiat di Komunitas Menara Putih yang juga memiliki wawasan yang mendalam dalam dunia teknologi.

Dalam percakapan Nukilan.id bersama Jabal sapaan akrab dirinya berbagi wawasan yang menarik tentang bagaimana generasi muda memandang teknologi dalam konteks investasi dan kehidupan sehari-hari.

“Dalam dunia investasi, teknologi memainkan peran yang sangat penting,” ungkap Jabal kepada Nukilan.id (06/03/2024).

“Dengan adanya teknologi, akses ke informasi dan peluang investasi menjadi lebih mudah bagi generasi muda. Mereka dapat dengan cepat mengakses data pasar dan melakukan analisis untuk membuat keputusan investasi yang lebih baik.” Jelasnya lagi.

Namun, keahlian dalam teknologi tidak hanya berguna dalam dunia investasi. Jabal juga menyoroti bagaimana generasi muda memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari mereka.

“Dari belanja online hingga bekerja dari rumah, teknologi telah memungkinkan generasi muda untuk lebih efisien dan produktif,” tambahnya.

Namun, sambil menyoroti manfaatnya, Jabal juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi yang bertanggung jawab.

“Generasi muda harus tetap waspada terhadap risiko yang terkait dengan teknologi, seperti keamanan data dan dampak sosial dari penggunaan media sosial yang berlebihan,” tegasnya.

Dalam mengakhiri pembicaraan, Jabal mengajak generasi muda untuk terus mengoptimalkan teknologi dengan bijak.

“Teknologi adalah alat yang sangat kuat. Dengan menggunakan teknologi secara cerdas, generasi muda dapat menciptakan dampak positif yang besar dalam kehidupan mereka sendiri dan juga dalam masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Aceh Raih Penghargaan Prestisius sebagai Media Center Terbaik Kategori Berita Tahun 2024

0
Wamen Kominfo, Nezar Patria dan Kepala Diskominfo dan Sandi Aceh, Marwan Nusuf. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Prestasi gemilang kembali diraih oleh Pemerintah Provinsi Aceh dalam ajang Anugerah Media Center (AMC) Daerah 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pada acara yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (5/3/2024), Pemerintah Provinsi Aceh berhasil meraih penghargaan pertama sebagai Media Center Provinsi Kategori Berita Tahun 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria, kepada Dinas Komunikasi Informatika Persandian Aceh, Marwan Nusuf mewakili Pj Gubernur Aceh, serta didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Alfajrian AB.

Prestasi gemilang ini diraih berkat kontribusi luar biasa Media Center Pemerintah Aceh yang telah berhasil mempublikasikan 9.034 berita di portal infopublik.id pada tahun 2023. Portal tersebut merupakan kanal situs berita yang dikelola oleh Kementerian Kominfo RI.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, menyatakan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras tim Media Center Pemerintah Aceh dalam menyajikan informasi yang akurat, transparan, dan relevan kepada masyarakat Aceh.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di Aceh,” ujar Marwan.

Pencapaian gemilang Media Center Pemerintah Aceh ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Aceh dalam menjaga keterbukaan informasi dan meningkatkan aksesibilitas publik terhadap berita dan informasi terkini.

Melalui berbagai platform, termasuk situs web resmi, media sosial, dan saluran komunikasi lainnya, Media Center Pemerintah Aceh telah berhasil menyebarkan berita dan informasi tentang kebijakan, program, dan kegiatan yang dilaksanakan di Aceh dengan efektif dan efisien.

“prestasi ini juga merupakan hasil dari dukungan dan kolaborasi bersama Satuan Kerja Pemerintah Aceh, instansi vertikal, serta para pihak dalam membangun komunikasi publik melalui narasi yang positif bagi masyarakat,” kata Marwan

Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Media Center Pemerintah Aceh untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan informasi publik, sehingga dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kemajuan Aceh.

Acara AMC 2024 ini juga memperlihatkan komitmen Kementerian Kominfo dalam memajukan bidang jurnalistik melalui bimbingan teknis dengan berbagai tema seperti Jurnalisme Data, Mobile Journalism, Media Relations, dan Jurnalisme Pemerintah Ramah SEO.

Wakapolda Bersama Tim KKDN Setjen Wantannas Bahas Soal Rohingya

0
Wakapolda Aceh Brigjen Armia Fahmi bahas penanganan etnis Rohingnya dengan tim KKDN Setjen Wantannas RI di Aula Machdum Sakti Polda Aceh, 5 Maret 2024. (Foto: Dok. Polda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Armia Fahmi bersama tim Kunjungan Kerja Dalam Negeri (KKDN) Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) Republik Indonesia membahas soal penanganan etnis Rohingnya dalam audiensi di Aula Machdum Sakti Polda Aceh, Selasa, 5 Maret 2024.

Dalam kesempatan itu, Armia memaparkan dan mengulas bagaimana selama ini Polda Aceh beserta jajaran menangani Rohingya, khususnya di bidang pengamanan. Ia juga menyebut pengungsi Rohingya berasal dari Camp Cox Bazar, lokasi pengungsian terbesar di Bangladesh.

Sementara itu, Dirpolairud Kombes Risnanto, dalam audiensi itu juga ikut memaparkan tentang apa yang selama dilakukan pihaknya serta kendala yang dialami dalam menangani kedatangan etnis Rohingya di Aceh.

Risnanto juga meminta Tim Wantannas ikut menyuarakan agar ada pembahasan regulasi yang rinci tentang makna keadaan darurat di laut, sehingga tidak ada keragu-raguan dalam menghalau ataupun keharusan dalam membantu etnis Rohingya.

“Kami menyarankan agar Wantannas ikut menyuarakan agar ada regulasi lebih rinci dalam hal apakah pengungsi Rohingya saat di laut dihalau atau dibantu. Regulasi itu misalnya, aparat boleh menghalau kalau mesin kapalnya hidup, makanannya cukup, kapalnya tidak bocor, atau tidak memiliki dokumen pelayaran,” ujar Risnanto.

Risnanto mengungkapkan hal tersebut karena Indonesia bukan negara yang meratifikasi Konvensi Pengungsian 1951. Artinya, negara Indonesia tidak ada kewajiban untuk menampung para pengungsi Rohingya.

Wantannas Apresiasi Polda Aceh Soal Penanganan Rohingya

Katim KDDN Setjen Wantannas, Marsda TNI Maman Suherman, sangat mengapresiasi langkah Polda Aceh dalam menangani pengungsi Rohingya selama ini. Bahkan, kedatangan mereka juga sebagai validasi dari informasi yang berkembang di media.

Maman Suherman mengatakan, tujuan pihaknya ke Polda Aceh adalah untuk memitigasi terkait penanganan Rohingya, tetapi dalam paparan Wakapolda dan Dirpolairud sudah terjawab dengan sangat jelas apa yang ingin diketahui oleh tim KKDN Wantannas untuk dimasukan ke dalam naskah sebagai saran dan rekomendasi kepada Presiden selaku Ketua Wantannas RI.

“Terima kasih dan apresiasi atas apa yang telah dilakukan Polda Aceh dalam menangani Rohingya. Paparan yang disampaikan sangat jelas dan telah menjawab apa yang ingin kami ketahui,” ujar Maman.

Deputi Pengembangan Wantannas itu juga mengaku optimis bahwa penanganan pengungsi Rohingya sudah betul-betul dilakukan secara optimal dalam hal keamanan serta penegakan hukum.

“Apresiasi dua jempol tangan untuk Polda Aceh dalam hal penanganan Rohingya, sangat optimal baik secara SOP, teknis, dan penegakan hukum,” kata jenderal bintang dua dari matra laut itu.

Ia juga memastikan, seluruh upaya-upaya dan kendala dalam penanganan pengungsi Rohingya telah dicatat oleh Sekretaris Tim KKDN Wantannas Kolonel Chk Dr. Arief Fahmi Lubis. Catatan itu nantinya akan dibahas pada tingkat pemerintah pusat.

Kesempatan selanjutnya, kata Maman, dirinya bersama tim juga akan meninjau wilayah Sabang, selaku salah satu lokasi pendaratan Rohingya, sehingga data yang kami bawa ke Jakarta akurat serta menjadi masukan kepada pimpinan dalam mengambil kebijakan.

KIP Aceh Targetkan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Rampung pada 10 Maret

0
Rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara tingkat Provinsi Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh memulai rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara tingkat Provinsi Aceh untuk Pemilu 2024 di Asrama Haji Kota Banda Aceh, pada Selasa (5/3/2024).

Ketua KIP Aceh, Saiful, menjelaskan bahwa proses rekapitulasi ini akan berlangsung selama 5 hari, dari tanggal 5 hingga 10 Maret 2024. Hal ini dilakukan agar KIP Aceh dapat menyelesaikan rekapitulasi sebelum tanggal 11 Maret 2024, di mana rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat nasional akan dimulai.

“Target kita 5 hari ini selesai. Nah, kalau kita terlambat sampai tanggal 10 belum selesai, maka kita akan selesaikan. Jadi kalau memang sampai tanggal 10 belum selesai, maka akan kita berpanjang sampai selesai,” ujar Saiful.

Saiful menekankan bahwa hasil rekapitulasi ini bukan sebagai penentu hasil akhir, melainkan alat bantu untuk mengisi data. Nantinya, akan dilakukan penyandingan data untuk memastikan tidak ada perubahan yang terjadi.

“Hasil rekapitulasi ini sebagai alat bantu untuk mengisi data, dan bukan sebagai penentu hasil. Maka akan dilakukan penyandingan data, sehingga dapat membuktikan bahwa adanya terjadi perubahan,” jelas Saiful.

Reporter: Rezi

MKKS SMK Provinsi Aceh Gelar Rakor, Bahas Program dan Kegiatan Rutin 2024

0
Kegiatan Rakor MKKS SMK. (Foto: disdik.acehprov.go.id)

NUKILAN.idBanda Aceh – Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Provinsi Aceh membahas program-program dan kegiatan rutin seperti Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang akan diadakan khususnya untuk siswa SMK Tahun 2024 di 23 kabupaten/kota.

Rakor yang dilaksanakan dari tanggal 4-5 Maret 2024 dibuka oleh Plh Kepala Dinas Pendidikan Aceh yang juga Kepala Bidang Pembinaan SMK, Dr. Asbaruddin M.Eng didampingi Ketua MKKS SMK Aceh Baihaqi M.Pd, dan hadir Ketua MKKS SMK dari 23 kabupaten/kota berlangsung di Hotel SMK Negeri 3 Banda Aceh, Senin (4/3/2024).

Plh Kadisdik Aceh, Asbaruddin mengatakan, rapat hari ini membahas kegiatan yang akan dilakukan SMK di tahun 2024, di mana untuk lokasi kegiatan tingkat nasional berubah setiap tahunnya dan ditentukan oleh Kemdikburistek RI.

“Kita berharap untuk lomba-lomba LKS, O2SN, FLS2N dapat dipertahankan gelar prestasi seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Asbaruddin.

Dikatakannya, kita ketahui bersama bahwa tahun lalu pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional, Aceh masuk lima besar.

“Saya berharap pada tahun 2024 ini, kita masih bisa mempertahankan prestasi yang telah diraih,” pinta Asbaruddin.

Lebih lanjut, ini merupakan tantangan bagi kepala sekolah, para guru yang ada di sekolah bagaimana untuk mempertahankan prestasi tersebut.

Tentunya bagi siswa itu sendiri, karena merupakan objek utama dari kegiatan-kegiatan tersebut.

“Pelaksanaan seleksi di lakukan di setiap daerah, karena sebelum ikut di tingkat provinsi akan diadakan seleksi ketat di setiap masing-masing kabupaten/kota,” ungkapnya.

Asbaruddin menuturkan, seluruh kabupaten/kota harus mengadakan seleksi, kemudian yang terbaik akan dikirim ke provinsi.

Kemudian yang akan diperketat adalah dewan jurinya, selanjutnya penilaian dilakukan secara baik sehingga yang dikirim memang benar-benar siswa terbaik dari setiap daerah masing-masing.

Asbaruddin berpesan, perlunya persamaan persepsi dan pemahaman dalam mengelola pendidikan di Aceh.

Sebab, dengan adanya satu persepsi dan pemahaman akan lebih mudah melakukan pemetaan permasalahan dan penyelesaiannya di lapangan.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK Provinsi Aceh, Baihaqi menyampaikan, Rakor MKKS ini selain sebagai ajang silaturahmi juga menurutnya penting untuk menjalin komunikasi yang intens.

“MKKS merupakan garda terdepan dalam pengembangan pendidikan di Aceh,” ujar Baihaqi.

Oleh sebab itu, kami membutuhkan pemikiran-pemikiran cerdas para Ketua MKKS SMK untuk menyikapi setiap persoalan yang ada dengan arif dalam rangka menemukan solusi yang tepat untuk bisa mengambil tindakan yang cepat jika ada masalah.

Katanya, Rakor MKKS SMK yang berlangsung selama dua hari ini, diakui cukup banyak masukan yang dapat dijadikan bahan pemikiran dalam menyusun program dan kebijakan dalam pengembangan pendidikan di Aceh.

“Mengingat masa tugas Pengurus MKKS SMK Provinsi Aceh periode 2021-2023 akan berakhir pada Maret 2024 ini, banyaknya kegiatan lomba talenta siswa dalam enam bulan ke depan maka hasil rekomendasi bersama bahwa kepengurusan lama dilanjutkan sampai akhir Desember 2024,” ungkapnya.

Baihaqi menambahkan, disamping meresuffle beberapa pengurus yang telah pensiun dan meninggal dunia serta penambahan beberapa bidang dalam kepengurusan sementara sampai terpilihnya ketua yang baru pada musyawarah besar Kepala SMK se-Aceh sebelum berakhirnya tahun 2024.

Editor: Akil Rahmatillah

Dongkrak Kunjungan Turis, Disbudpar Apresiasi Kemitraan Biro Perjalanan Wisata Aceh dan Malaysia

0
Rapat kerja sama biro perjalanan wisata Aceh dan Malaysia. (Foto: Aceh Prov)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sejumlah biro perjalanan wisata (travel and tour agent) Aceh dan Malaysia sepakat menjalin kemitraan untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Aceh.

Komitmen tersebut dituangkan dalam penandatanganan kerja sama antara pelaku perjalanan pariwisata dari kedua belah pihak di ruang rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Kota Banda Aceh, Kamis (29/2/2024).

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal dan Konsul Ekonomi KJRI Penang Malaysia, Aryadi Ramadhan.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya atas terjalinnya kerja sama antara para agen travel Aceh dan Malaysia. Terima kasih,” ujar Almuniza.

Menurut dia, kehadiran pihak travel agent Malaysia bersama sejumlah jurnalis itu sangat positif karena mereka bisa menceritakan suasana Bumi Serambi Mekah yang ramah terhadap wisatawan.

“Tagline ‘peumulia jamee adat geutanyoe (memuliakan tamu adalah adat kita)’ dapat dirasakan pengunjung ketika hadir di Aceh, terutama pada destinasi wisata alam yang kaya akan keindahannya,” tuturnya.

Almuniza juga menceritakan hubungan sejarah yang kuat antara Aceh dan Malaysia. Di antaranya yakni kisah raja Aceh, Sultan Iskandar Muda yang menikahi Putri Kamaliah, seorang putri yang berasal dari Kerajaan Pahang.

“Bukti sejarah ini bisa dilihat langsung pada Monumen Gunongan (lokasi wisata sejarah di Banda Aceh). Jadi hubungan kita (Aceh-Malaysia) sudah terjalin sejak zaman daahulu,” terang dia.

Sementara itu, Konsul Ekonomi KJRI Penang Malaysia Aryadi berharap perjanjian kerja sama antara agen travel Malaysia dan Aceh bisa terus berkelanjutan.

“Kami ingin berinvestasi di Aceh, tujuannya sebagai upaya untuk memperkenalkan Aceh dengan pesona alamnya yang sangat luar biasa ini dengan tetap mematuhi norma-norma (kearifan lokal) yang ada seperti dengan qanun-nya,” ucap Aryadi.

Adapun agensi perjalanan pariwisata yang terlibat dalam kerja sama tersebut dari Aceh yaitu PT Asoenanggroe Tour and Travel, PT. Ashkabila Tour and Travel, PT Sabang Travel, CV Zalyan Tour and Travel, PT Aceh Gerbang Wisata, PT Bahtera Srikandi Travel, PT Global Aceh Tour Wisata, CV Glory, PT Mangat Usaha Wisata, PT Sardifa Tours and Travel, PT Imam Tour and Travel, dan PT Traverious Tour and Travel.

Sedangkan dari pihak Malaysia yakni Honeyzone Travel Agency, Monaz Holiday Tours, Golden Words Travel and Tours Sdn Bhd, Abang Travel and Tours Sdn Bhd, JB Speed Travel, dan FEI Yang Travel & Tours Sdn Bhd. (mc Aceh).

Jadi Perbincangan Hangat! Suara PPP Lewati Parliamentary Threshold

0
Plt Ketua Umum PPP Mardiono (Foto: Google)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus melaju melewati ambang batas parlemen alias parliamentary threshold. Sementara Partai Soladiritas Indonesia (PSI) juga mengalami peningkatan secara persentase dari hasil real count atau hitungan KPU untuk Pileg 2024.

Berdasarkan pantauan Nukilan melalui website KPU pada Selasa (5/3/2024) pukul 15.00 WIB dengan suara yang masuk sebanyak 65,90%, PPP memperoleh suara banyak 3.084.985 atau 4,01%.

PPP menjadi salah satu partai yang menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, pada tanggal 29 Februari 2024, suara PPP sempat turun di angka 3,99%.

Sementara itu partai-partai lainnya cenderung stagnan atau bahkan menurun secara persentase. PDIP misalnya turun dari 16,51% menjadi 16,39%, Golkar turun menjadi 15,05, Gerindra 13,3%, dan PKB di angka 11,53%.

Kendati turun, keempat partai tersebut tetap memimpin perolehan suara sementara versi real count KPU. Nasib PPP juga diikuti oleh PSI yang naik dari 2,77% menjadi 3,13%. Itu artinya PSI memerlukan 0,87% suara lagi untuk lolos ke Senayan.

Selebihnya, partai nasional peserta Pemilu 2024 tercatat meraih suara di bawah 10%. Mayoritas dari kelompok partai nasional itu pun hanya meraup suara di bawah 5%.

Bahkan, sembilan partai meraup suara di bawah 4% atau berada di bawah ambang batas parlemen (parliamentary threshold) Pemilu 2024 yang ditetapkan sebesar 4% oleh Undang-Undang No. 7/2014 tentang Pemilihan Umum. Dengan begitu, 9 partai tersebut ‘gagal’ masuk ke Senayan.

Secara persentase kenaikan suara PSI tersebut melebihi partai-partai lainnya bahkan jika dibandingkan partai-partai besar dan sedang yang memiliki basis suara yang kuat.

Untuk diketahui, KPU sebelumnya telah mengumumkan bahwa terdapat 24 partai politik nasional yang resmi menjadi peserta Pemilu 2024.

Terdapat 18 partai nasional yang dikukuhkan KPU sebagai peserta Pemilu 2024, sedangkan ada 6 partai lokal Aceh yang terlibat dalam kontestasi politik lima tahunan ini.

Reporter: Akil Rahmatillah

Satu Rumah Warga Montasik Aceh Besar Hangus Terbakar

0

Rumah warga di Montasik, Aceh Besar yang terbakar. (Foto: Dok BPBD Aceh Besar)

Nukilan.id – Sebuah rumah berkonstruksi milik Syamsiah (75), warga Gampong Teubang Phui Baro, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, hangus terbakar pada hari Minggu (3/3/2024) sekitar pukul 12.20 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil melalui Pusdalops Iqbal, menyatakan bahwa rumah tersebut telah digunakan sebagai gudang oleh pemiliknya dan tidak lagi ditempati.

“Ibu pemilik rumah telah pindah ke rumah baru yang diberikan oleh pemerintah kepada fakir miskin. Rumah baru tersebut dibangun di sebelah rumah lama,” kata Iqbal.

Rumah baru yang ditempati oleh Syamsiah hampir terkena dampak kebakaran tersebut, namun api hanya berhasil menjalar ke bagian dinding yang terbuat dari semen sehingga bisa dipadamkan.

Iqbal mengungkapkan bahwa penyebab kebakaran sedang diselidiki oleh pihak berwenang. Ketika petugas pemadam tiba di lokasi, warga setempat telah berhasil memadamkan api.

“Karena rumah yang terbakar berdekatan dengan meunasah, masyarakat dapat dengan mudah mengakses air untuk membantu dalam penanganan awal kebakaran,” jelas Iqbal. [Sammy]