Beranda blog Halaman 1250

Jangan Khawatir! BPS Pastikan Tak Ada Kurma Israel Masuk RI

0
Ilustrasi jual beli kurma. (Foto: CNBC Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) memverifikasi bahwa tidak ada kurma yang diimpor dari Israel yang masuk ke Indonesia. Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, impor kurma ke Indonesia didominasi oleh negara-negara seperti Tunisia, Iran, dan Arab Saudi.

Amalia menyatakan bahwa BPS telah melakukan konfirmasi dengan Bea Cukai dan pihak terkait terkait hal ini. Dia juga menegaskan bahwa Tunisia menjadi penyuplai terbesar kurma ke Indonesia dengan persentase sebesar 29,7%, diikuti oleh Iran sebesar 9,3%, dan Arab Saudi sebesar 8,6%.

“Impor kurma sepanjang Januari-Februari 2024 paling banyak berasal dari Tunisia, Mesir, Iran dan Arab Saudi,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Jumat (15/3/2024).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang mengimbau umat Islam di Indonesia untuk tidak menggunakan produk yang berhubungan dengan Israel, termasuk kurma, dengan menyebutnya sebagai haram.

Fatwa tersebut dikeluarkan sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina, dengan harapan bahwa boikot produk Israel dapat membantu melemahkan kekuatan negara tersebut dan mendorong Israel untuk menghentikan agresi di Gaza.

Meskipun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, perdagangan antara kedua negara tetap terjadi, dengan total impor dari Israel ke Indonesia mencapai US$ 14,4 juta selama periode Januari hingga September 2023, dengan komoditas utama berupa mesin, peralatan mekanis, dan komponen-komponennya.

Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Akil Rahmatillah

Ternyata Self Esteem bagi Remaja Sangat Penting

0
Ilustrasi Self Esteem Google (Dok: Foto Very Well Rachel Goldman, PhD, FTOS

Nukilan.id | Banda Aceh – Self esteem adalah sebuah pikiran, perasaan, dan pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri. Kesehatan self esteem ini ditentukan oleh seberapa kamu bisa percaya dengan diri sendiri, mencintai diri sendiri, mengapresiasi diri sendiri, dan menghargai diri sendiri.

Menanggapi hal tersebut, CEO Save Education Aceh (SEA) sekaligus guru SMPN 1 Banda Aceh, Aishah menyebut, self esteem sangat penting, jadi setiap orang harus memiliki self esteem yang sehat. Kesehatan self esteem ini sangat memengaruhi prestasi, relasi seseorang dengan orang lain, dan rasa puas terhadap diri sendiri. Jika self esteem kita tidak sehat, dapat menjadikan seseorang itu depresi, potensi diri tidak dapat berkembang, bahkan bisa terjerumus ke dalam hubungan yang tidak sehat. Namun, di sisi lain self esteem yang terlalu tinggi juga menyebabkan kita tidak bisa mengetahui kesalahan dan belajar dari kesalahan. Oleh karena itu, dapat memicu gejala narsistik dan megalomania.

Aishah juga menyampaikan, hal ini sangat serius untuk dipulihkan mengingat banyaknya kasus yang terjadi pada remaja. Maka, perhatian orangtua sangat dibutuhkan dan remaja adalah usia yang sangat labil. Seluruh harga diri atau self esteem sangat penting selama masa remaja karena masa ini merupakan periode yang krusial dalam perkembangan individu. Di masa remaja mereka sedang dalam proses mencari dan membentuk identitas mereka. Self esteem dapat membantu remaja merasa lebih percaya diri dalam mengeksplorasi minat, bakat, dan nilai-nilai pribadi mereka. Self-esteem yang sehat dapat membantu remaja menjadi lebih percaya diri dalam mengambil keputusan.

Artinya, mereka lebih mampu memahami nilai diri mereka sendiri dan membuat keputusan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pribadi. Penting bagi remaja untuk memperhatikan dan merawat self esteem mereka selama masa ini. Dukungan dari keluarga, teman, dan lingkungan yang positif dapat membantu remaja membangun self esteem yang kuat dan sehat untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan mereka.

“Mereka mungkin merasa tidak berdaya dan kehilangan motivasi untuk mencoba memperbaiki situasi ekonomi mereka,” ucapnya saat diwawancarai Nukilan.id, Senin (18/3/2024).

Ditambah lagi dengan era digital saat ini dan godaan untuk mendekati narkoba juga dirasakan oleh remaja. Di mana dengan kurangnya pendidikan namun harus menghadapi kehidupan yang sangat berubah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menjadi renungan untuk menemukan jalan yang tepat dalam usaha perbaikan dan perubahan ke arah yang baik. Perluasan akses pendidikan dan pelatihan dapat dilakukan dan penting bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi nonpemerintah untuk bekerja sama dalam menyediakan akses pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Hal tersebut dapat membantu remaja untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menopang hidup mereka di masa depan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, tambah Aishah, kita juga perlu mendorong kewirausahaan dan inovasi, mendorong remaja untuk mengembangkan kreativitas, kewirausahaan, dan inovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi. Dengan mempelajari keterampilan ini, remaja dapat menciptakan peluang baru dan mengatasi hambatan ekonomi yang mereka hadapi. Terutama pemahaman yang mendalam terkait dampak faktor ekonomi terhadap kesulitan dan kurangnya keterampilan pada remaja. Maka, langkah-langkah konkret perlu diambil untuk mendukung mereka dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Sebagai contoh, dari pendidikan, pelatihan, serta dukungan sosial dan psikologis memadai yang dapat membantu remaja untuk meraih masa depan lebih baik dan mengatasi rasa penyesalan serta ketidakpastian ekonomi yang mereka hadapi,” ungkapnya lagi.

Selanjutnya, penting juga untuk mempromosikan kesadaran tentang pentingnya pengembangan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja sejak dini, baik melalui program-program pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan vokasional, pelatihan keterampilan, magang, dan program pengembangan karier dapat membantu remaja untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

“Dan program perbaikan pendidikan harus tersentuh kedalam setiap lapisan masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Auliana Rizky 

Torehkan Prestasi Gemilang, SDIT Nurul Fikri Aceh Sabet 5 Gelar Juara di O2SN

0
Siswa-siswi SDIT Nurul Fikri Aceh raih 5 Juara O2SN Gugus Lampeumeurut. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jantho – SDIT Nurul Fikri Aceh menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diselenggarakan oleh gugus Lampeuneurut. Melalui keberhasilan ini, sekolah tersebut berhasil memperoleh 5 juara di berbagai cabang olahraga.

Menurut Mujaddid, Kepala Sekolah SDIT Nurul Fikri Aceh, prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan semangat juang yang tinggi dari seluruh siswa dan siswi yang terlibat.

“Prestasi ini bukan hanya sekedar keberuntungan semata, namun merupakan hasil dari doa, usaha, dan kerja keras bersama,” ujar Mujaddid kepada Nukilan.id pada Senin, (18/3/2024) melalui sambungan telepon.

Dalam ajang O2SN tingkat gugus Lampeuneurut yang diikuti oleh 7 sekolah, SDIT Nurul Fikri Aceh berhasil menyabet 5 gelar juara. Mereka meraih juara 1 pada cabang Karate putra dan putri, juara 2 pada cabang renang putri, serta juara 3 pada cabang renang putra dan juara 3 pada cabang bulutangkis putra.

Prestasi gemilang ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, namun juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan siswi untuk terus berprestasi dan mengukir prestasi yang lebih gemilang di masa depan.

“Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi SDIT Nurul Fikri Aceh sebagai salah satu sekolah unggulan di bidang olahraga,” ungkap Mujaddid dengan penuh kebanggaan.

Tidak lupa, Mujaddid juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat sekitar.

“Kerja sama yang baik antara sekolah, siswa, dan orang tua menjadi kunci kesuksesan dalam meraih prestasi ini,” tambahnya.

Dengan prestasi ini, Mujaddid mengatakan SDIT Nurul Fikri Aceh siap untuk menghadapi tantangan selanjutnya di tingkat wilayah. Para juara 1 cabang Karate putra dan putri akan mewakili gugus Lampeuneurut dalam pertandingan berikutnya.

“Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih gemilang kedepannya,” tutup Mujaddid.

Reporter: Akil Rahmatillah
Editor: Akil Rahmatillah

Permasalahan Anak yang Tidak Melanjutkan Sekolahnya, Begini Kata Aishah

0
CEO Save Education Aceh (SEA) sekaligus guru SMPN 1 Banda Aceh, Aishah (foto : dokumen pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Provinsi Aceh daerah modal NKRI yang mendapatkan keistimewaan dari konstitusi karena sentralisasi dan ketidakadilan yang menimbulkan konflik. Kemudian berproses melahirkan otonomi khusus yang diperkuat melalui MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005 dan melahirkan UU nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh yang Menjadi Landasan Yuridis Pelaksanaan Otonomi Khusus di Provinsi Aceh.

Kumulatif konflik bersenjata yang terjadi mengganggu kedamaian dan telah mengakibatkan angka kemiskinan tertinggi pada tahun 2002 mencapai 29,80% dan pada tahun 2000 di angka 15,20%, ditambah lagi dengan bencana gempa dan tsunami yang berdampak pada tingginya angka pengangguran mencapai 12.50% pada tahun 2005. Hal ini disebabkan kondisi rekam jejak Aceh tersebut tidak terjadi di provinsi lainnya yang selama ini menjadi karakteristik kontras dalam mengukur angka kemiskinan di provinsi paling barat Indonesia ini.

Otonomi dan sistem desentralisasi dalam pendidikan seharusnya memberikan pengaruh besar dalam kemajuan pendidikan atau dapat menjadi agen dalam mendorong pertumbuhan pendidikan. Namun, banyak kendala dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya sumber daya yang mana sistem desentralisasi memerlukan sumber daya manusia, keuangan, dan teknologi informasi yang memadai. Jika sumber daya ini tidak tersedia, penerapan sistem desentralisasi bisa menjadi sulit dan tidak efektif. Jika pemerintah kurang dalam mendukung sistem desentralisasi, otomatis sistem ini tidak akan mampu memerbaiki masalah pendidikan di tingkat lokal.

Menanggapi hal tersebut, CEO Save Education Aceh (SEA) sekaligus guru SMPN 1 Banda Aceh, Aishah mengatakan, pendidikan di Aceh berdampak dari permasalahan kemiskinan dan pula mengakibatkan restriksi akses terhadap pendidikan yang menimbulkan bermacam permasalahan. Dalam kondisi ini, keluarga miskin sering dijumpai tidak memiliki sumber daya finasial yang cukup untuk membayar biaya pendidikan dan kebutuhan lainnya seperti transportasi, makan, dan pakaian.

Hal ini bisa membuat anak-anak terkendala aksesnya menuju gerbang pendidikan. Kemudian kualitas pendidikan, sekolah-sekolah di daerah miskin seringkali memiliki fasilitas kurang memadai dan kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas, seperti guru yang terlatih dan ketersediaan buku pelajaran. Hal tersebut memengaruhi kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa. Kehadiran siswa di sekolah menjadi perhatian juga karena keluarga miskin seringkali memerlukan bantuan ekonomi untuk anak-anak mereka.

Aishah juga menyampaikan, anak sering absen dari sekolah demi membantu keluarga mencari nafkah. Kesehatan juga berdampak karena seringkali keluarga miskin tidak memiliki akses yang memadai untuk layanan kesehatan yang dapat memperburuk kondisi kesehatan. Kondisi kesehatan yang buruk dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi dalam proses pembelajaran. Semua ini memengaruhi kinerja akademis siswa dan mempersempit peluang mereka untuk suskes di sekolah dan dalam kehidupan.

Sebutnya, seperti kayaknya masyarakat di pedesaan terkendala dengan faktor ekonomi yang semakin sulit dan kurangnya keterampilan untuk menopang hidup menjadikan ini masalah serius. Banyak anggota keluarga yang merelakan anaknya tumbuh tanpa pendidikan. Terlebih kepada anak perempuan. Banyak anak perempuan yang putus sekolah tidak memiliki keterampilan yang dapat menopang kehidupan mereka. Di samping itu banyak anak perempuan yang mengalami penderitaan diakibatkan tidak adanya pegangan hidup sehingga mereka dengan mudah terbujuk dan termakan godaan di zaman yang sangat sarat dengan keterbukaan komunikasi.

Ia juga menambahkan, anak-anak remaja baik perempuan ataupun laki-laki menghadapi tantangan ekonomi ini dirasakan dengan meningkatnya biaya hidup, tingginya pengangguran, dan ketidakpastian ekonomi yang dapat menyulitkan remaja untuk memeroleh pekerjaan yang layak dan stabil. Hal ini dapat menyebabkan remaja merasa tertekan dan tidak memiliki kepastian masa depan yang jelas.

“Sebahagian dari mereka tidak memiliki keterampilan untuk menopang hidup, kurangnya keterampilan yang relevan dengan pasar kerja dapat menjadi hambatan bagi remaja dalam mencari pekerjaan yang sesuai dan berkelanjutan,” ucapnya saat diwawancarai Nukilan.id, Senin (18/3/2024).

Aishah menambahkan, remaja yang tidak memiliki keterampilan yang cukup, mungkin merasa tidak siap untuk bersaing di pasar kerja yang kompetitif. Maka akan berdampak terhadap psikologisnya, yaitu ketidakpastian ekonomi dan ketidakmampuan untuk menopang hidup. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis remaja. Mereka mungkin mengalami stres, kecemasan, dan depresi karena merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri maupun keluarga.

“Mereka juga merasa adanya penyesalan dan rasa tidak berdaya karena tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk mencapai tujuan hidup mereka,” pungkasnya.

Reporter : Auliana Rizky

Isi Tausiah di Mushalla Sekretariat DPRA, Teungku Ridwan Ibrahim Sampaikan Pentingnya Berbuat Baik di Bulan Ramadan

0
Tgk. Ridwan Ibrahim saat menyampaikan tausah di Mushalla Sekretariat DPRA. (Foto: dpra.acehprov.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tgk. Ridwan Ibrahim, memimpin Tausyiah Ba’da Dzuhur dengan tema “Perbuatan Baik” di mushalla Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada hari Rabu, (13/3/2024). Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris DPRA, Suhaimi, serta karyawan dan karyawati Sekretariat DPRA.

Dalam tausyiahnya, Tgk. Ridwan Ibrahim mengungkapkan rasa syukurnya karena umat Islam telah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan dengan baik. Beliau menegaskan pentingnya berbuat baik sesuai dengan ajaran Allah SWT, dengan mengutip janji-Nya tentang keberkahan bagi mereka yang beriman dan bertakwa.

Tgk. Ridwan Ibrahim mengatakan terdapat tiga karakteristik orang baik yang perlu diperhatikan selama bulan Ramadhan:

1. Memperkuat hubungan dengan Allah SWT, sebagai bentuk ikhsan kepada-Nya.
2. Menunjukkan perilaku baik kepada sesama manusia.
3. Berkomitmen dalam menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh dan penuh kesungguhan.

Ia mengungkapkan, poin-poin tersebut menjadi panduan bagi semua yang hadir untuk meningkatkan karakter dan perilaku positif selama bulan Ramadhan.

Di akhir tausiahnya, Tgk. Ridwan Ibrahim berharap semoga dengan berbuat baik, umat Islam dapat meraih keberkahan dan nikmat yang melimpah dari Allah SWT.

Sumber: dpra.acehprov.go.id
Editor: Akil Rahmatillah

Tingkatkan Kecintaan Siswa Siswi Terhadap Al-Quran, SDIT Nurul Fikri Aceh Gelar Mukhayyam Al-Qur’an di Bulan Ramadan

0
Kepala Sekolah SDIT Nurul Fikri, Mujaddid, saat membuka Program Mukhayyam Al-Quran. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1445 H, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri Aceh menggelar program Mukhayyam Al-Qur’an dengan tema “Ramadan Bermakna Bersama Sahabat Nurul Fikri Raih Taqwa”.

Kegiatan ini resmi dibuka dan dimulai pada hari Senin, 18 Maret 2024.

Kepala Sekolah SDIT Nurul Fikri Aceh, Mujaddid, saat dihubungi Nukilan.id melalui sambungan telepon menyatakan bahwa, Mukhayyam Al-Qur’an ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi sekolah tersebut dan akan berlangsung hingga 28 Maret 2024.

“Kami memberikan kesempatan yang seluasnya bagi siswa-siswi yang ingin memperdalam ilmu Al-Qur’an, memperbaiki bacaan, serta menambah target hafalan selama bulan Ramadan melalui program ini,” ujar Mujaddid kepada Nukilan.id (18/3/2024) melalui sambungan telepon.

Mujaddid mengatakan, rangkaian program “Ramadhan Di Nurul Fikri” juga mencakup Tarhib Ramadhan, Safari Masjid, Iftar Jama’i, Tsaqafah Islamiyah, Sirah Nabawiyah, Takhassus Qur’an untuk Karyawan, dan Halal bi Halal.

Masih menurut Mujaddid, Antusiasme siswa-siswi SDIT Nurul Fikri Aceh untuk berpartisipasi dalam Mukhayyam ini terlihat sangat tinggi.

“Kami berharap melalui program Mukhayyam Al-Qur’an ini, lahir kembali generasi yang cinta akan Al-Qur’an,” tambah Mujaddid.

Mantan kepala SMPIT Nurul Fikri tersebut juga menyatakan program-program yang diselenggarakan di SDIT Nurul Fikri Aceh tersebut bertujuan untuk mempererat keharmonisan siswa-siswi dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap ajaran Islam.

Mujaddid berharap kegiatan ini menjadi ladang amal yang berkah bagi seluruh siswa-siswi serta memberikan manfaat yang besar bagi mereka dalam meningkatkan kecintaan dan kedekatan dengan Al-Qur’an.

“Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini semoga bisa menjadi keberkahan dan catatan amal baik untuk siswa-siswi SDIT Nurul Fikri,” tutupnya.

Reporter: Akil Rahmatillah
Editor: Akil Rahmatillah

Setelah Idulfitri, Mubadala Energy Eksplorasi Sumur Kedua

0
Kepala Dinas ESDM Aceh, Mahdinur. (Foto: esdm.acehprov.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM Aceh) mengungkapkan Mubadala Energy (South Andaman) RSC Ltd akan melakukan pengeboran sumur kedua di lepas pantai Aceh.

“Pengeboran ini merupakan bagian dari kegiatan eksplorasi untuk memastikan cadangan migas di bawah bumi, kelanjutan dari pengeboran sumur Layaran Satu yang telah berhasil,” ucap Mahdinur.

Dia menjelaskan, pengeboran sumur kedua akan dimulai dalam waktu dua bulan, yaitu sekitar bulan April atau setelah Hari Raya Idulfitri tahun 2024.

Proses eksplorasi migas, lanjut Mahdinur, membutuhkan beberapa tahapan dan waktu yang lama. Bahkan, tahap eksplorasi pertama, yaitu pencarian cadangan migas, membutuhkan waktu sekitar 10 tahun dari total 30 tahun kontrak migas.

“Jika pengeboran sumur kedua ini berhasil, tahun depan mereka (Mubadala Energy) akan mulai melakukan kajian-kajian selama lima tahun,” ujarnya.

Mahdinur berharap, jika hasil eksplorasi di Aceh ini berhasil, akan memberikan banyak manfaat bagi daerah. Di antaranya seperti peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja.

“Kita harapkan masyarakat Aceh dapat mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kerja di sektor migas dengan meningkatkan skill dan kemampuan mereka,” ucapnya.

Pemerintah Aceh, kata Mahdinur, akan mendukung penuh kegiatan eksplorasi migas ini dengan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi investor.

“Pemerintah Aceh juga siap membantu Mubadala Energy dalam hal perizinan dan kebutuhan lainnya agar kegiatan eksplorasi dapat berjalan lancar,” sebut Mahdinur.

Jika eksplorasi migas di Aceh berhasil, sambung dia, akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

“Akan terjadi multi efek ekonomi, seperti peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan usaha kecil menengah,” kata Mahdinur.

Untuk itu, dia meminta masyarakat Aceh dapat memanfaatkan peluang ini dengan mempersiapkan diri untuk menjadi tenaga kerja di sektor migas.

Sumber: esdm.acehprov.go.id
Editor: Akil Rahmatillah

Alami Gangguan Pernapasan, WNA Penumpang Kapal Pesiar di Perairan Aceh Dievakuasi Basarnas

0
Proses evakuasi WNA. (Foto: acehprov.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi seorang warga negara asing (WNA) Jepang yang juga penumpang kapal pesiar yang tengah berlayar di perairan provinsi Aceh.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, mengatakan, penumpang bernama Hitoshi Imaoka, 68 tahun, itu dievakuasi lantaran sakit.

“Korban dievakuasi dari kapal pesiar Pasific World karena sakit di dada dan mengalami gangguan pernapasan,” kata Ibnu, Minggu, (17/3/2024).

Menurut dia, pria tersebut sempat dirawat di kapal. “Namun, hasil analisa tim kesehatan di kapal itu, korban perlu dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Hitoshi merupakan penumpang kapal Pasific World berbendera Panama. Kapal pesiar tersebut berlayar dari Mauritius dengan tujuan Penang, Malaysia.

Evakuasi menggunakan kapal SAR KN Kresna. Titik evakuasi berada di perairan Samudera Hindia, provinsi Aceh.

“Dari informasi tersebut, Basarnas Banda Aceh memberangkatkan tim menggunakan KN Kresna 232 ke titik evakuasi di perairan Samudera Hindia,” kata Ibnu.

Sebelum dievakuasi ke kapal SAR, warga negara Jepang tersebut menjalani pemeriksaan oleh petugas Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh. Serta pemeriksaan dokumen perjalanan luar negeri.

“Setelah pemeriksaan awal selesai, korban dipindahkan ke KN Kresna dan selanjutnya dibawa ke pelabuhan Ulee Lheue, kota Banda Aceh. Dari pelabuhan tersebut, korban langsung dievakuasi ke RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh,” terang dia.

Ibnu mengatakan, proses evakuasi turut melibatkan pihak imigrasi, bea cukai, balai karantina, syahbandar, petugas radio pantai, agen kapal, serta pihak terkait lainnya.

“Dengan selesai evakuasi warga negara Jepang tersebut, maka operasi SAR ditutup dan semua personel yang terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing,” pungkasnya.

Sumber: acehprov.go.id
Editor: Akil Rahmatillah

Ganggu Ketertiban, Polisi Sita 149 Motor Balap Liar di Aceh saat Ramadan

0
Ilustrasi balap liar. (Foto: Media Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebanyak 149 motor yang digunakan untuk aksi balap liar selama Ramadan di sejumlah daerah di Aceh disita polisi. Polisi lalu lintas (Polantas) akan menindak tegas pelaku untuk mencegah adanya korban jiwa.

“Pelaku balap liar akan kita tindak tegas. Ini bukan main-main, semua ini untuk menyelamatkan nyawa mereka,” kata Dirlantas Polda Aceh, Kombes Muhammad Iqbal Alqudusy, Minggu, (17/3/2024).

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Aceh, dari beberapa aksi balap liar yang berhasil digagalkan, Muhammad Iqbal mengatakan, rata-rata pelakunya adalah anak di bawah umur yang seharusnya masih butuh pengawasan dari orang tua.

Adapun sejumlah motor yang disita di antaranya di Polres Nagan Raya 40 unit, Pidie 32 unit, Aceh Barat 29 unit, Aceh Utara 10 unit, Bireuen sembilan unit dan sejumlah daerah lain.

Selain itu, beberapa kabupaten/kota masih melakukan sosialisasi untuk mencegah balap liar sebelum mengambil tindakan tegas.

Sebagai informasi, Polantas di seluruh Aceh akan menggelar patroli untuk mengantisipasi terjadinya balapan. Aksi balap liar itu biasanya digelar usai subuh maupun saat malam hari.

Iqbal menjelaskan, aksi balap liar yang dilakukan remaja di bulan Ramadan sangat meresahkan masyarakat. Selain mengganggu kenyamanan masyarakat, aksi mereka juga mengganggu ketertiban di jalan raya.

Dia mengimbau para orang tua untuk berperan aktif mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan balap liar.

Orang tua juga diminta tidak mengizinkan anaknya yang masih di bawah umur untuk membawa kendaraan bermotor terlebih bila belum memiliki SIM.

“Kita akan terus memberikan imbauan dan meningkatkan patroli jalan raya untuk mencegah aksi balap liar. Tidak lupa, peran orang tua dan masyarakat sangat perlu dalam mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam balap liar,” tandasnya.

Sumber: acehprov.go.id
Editor: Akil Rahmatillah

Awali Safari Ramadan, Pj Wali Kota Banda Aceh Tarawih Bersama Warga Gampong Seutui

0
Safari Ramadan Pj Wali Kota Banda Aceh bersama warga Gampong Setui. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin memulai lawatan Safari Ramadan 1445 Hijriah Pemko Banda Aceh dengan melaksanakan shalat Isya, Tarawih, dan Witir bersama warga Gampong Seutui, di Masjid Taqwa, Minggu (17/3/2024) malam. Amiruddin memimpin langsung tim Safari Ramadan itu.

Turut serta dalam rombongan Safari Ramadan tersebut Sekdakota Wahyudi, para asisten, para Kepala OPD, Muspika Baiturrahman, Keuchik Gampong Seutui serta penceramah Ustaz Masrul Aidi.

Pada setiap bulan Ramadan, Pemerintah Kota Banda Aceh selalu membentuk tim Safari Ramadan yang mengunjungi masjid-masjid dalam wilayah Kota Banda Aceh untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih bersama warga.

Pada safari Ramadan perdana itu, Pemkot Banda Aceh menyerahkan bantuan kemakmuran masjid sebesar Rp.12 juta dan ambal sajadah serta sejumlah paket kurma yang diserahkan langsung oleh Amiruddin dan diterima Pengurus Masjid Taqwa Gampong Seutui.

Dalam kesempatan tersebut Pj wali kota mengatakan, Safari Ramadan yang rutin diadakan setiap tahun ini adalah salah satu media dalam memuliakan dan memakmurkan masjid serta sebagai sarana bersilaturahmi.

“Selain sebagai media memuliakan masjid di setiap gampong, Safari Ramadan ini juga sebagai sarana yang bertujuan menjalin silaturahmi antar Pemerintah dan warga demi keberlanjutan pembangunan di Kota Banda Aceh,” jelasnya.

Amiruddin juga menyampaikan saat ini Pemerintah Kota Banda Aceh terus senantiasa memprioritaskan pembangunan di bidang keagamaan salah satunya membantu pembangunan masjid serta balai pegajian yang ada di Banda Aceh.

“Pemko Banda Aceh senantiasa hadir dalam memprioritaskan pembangunan khususnya di bidang agama, serta mendukung keberlanjutan pembangunan masjid- masjid yang ada di Kota Banda Aceh,” kata Amiruddin.

Safari Ramadan itu juga diisi tausiah yang disampaikan Ustaz Masrul Aidi sebelum pelaksanaan shalat Tarawih dan Witir.

Sumber: bandaacehkota.go.id
Editor: Akil Rahmatillah