Beranda blog Halaman 1241

Pemerintah Kenalkan Senam Haji Indonesia di Bimtek Petugas

0
Calon PPIH Arab Saudi mengikuti Senam Haji Indonesia di Asrama Haji Pondok Gede. (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Berbagai ikhtiar pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan jemaah haji terus dilakukan. Salah satunya dengan menciptakan Senam Haji Indonesia.

Hari ini, untuk pertama kalinya Senam Haji Indonesia diperkenalkan kepada calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1445 H/2024 M.

“Hari ini sengaja saat apel pagi kami perkenalkan senam haji kepada para calon PPIH Arab Saudi 1445 H/2024 M. Mereka perlu tahu, karena nanti akan membersamai jemaah di tanah suci,” ungkap Direktur Bina Haji Arsad Hidayat di Jakarta, Minggu (24/3/2024).

Arsad menuturkan, senam haji saat ini menjadi bagian dari manasik jemaah haji. “Selain senam haji, ada juga senam peregangan jemaah haji. Ini fungsinya untuk menjaga istita’ah kesehatan jemaah haji,” tutur Arsad.

Arsad mengungkapkan, istita’ah kesehatan jemaah haji saat ini menjadi perhatian pemerintah. Istita’ah kesehatan ini bahkan menjadi persyaratan agar jemaah dapat melakukan pelunasan.

Karenanya, upaya menjaga kesehatan para jemaah sepanjang prosesi haji menjadi perhatian PPIH juga. “Dengan dua senam ini, kami berharap jemaah dapat tetap bugar dan sehat sepanjang prosesi penyelenggaraan ibadah haji,” imbuhnya.

Tes Kebugaran Petugas

Selain jemaah, istita’ah kesehatan petugas juga menjadi perhatian. “Untuk itu pada tahun ini kita mulai melakukan tes kebugaran bagi petugas,” ungkap Arsad.

“Ini bertujuan untuk memastikan para petugas siap secara fisik untuk melayani jemaah,” sambungnya.

Tes kebugaran bagi petugas haji dilaksanakan di sela penyelenggaraan Bimtek Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Para calon petugas diminta untuk menempuh jarak sejauh 1,6 km dengan berlari atau berjalan.

“Kita ingin melihat ketahanan fisik para petugas. Semoga semuanya dapat lulus tahapan ini,” tutup Arsad.

Editor: Akil Rahmatillah

 

Pemkot Banda Aceh Komit Tuntaskan Penataan Non ASN

0
Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, saat rakor pengadaan ASN 2024. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Pj Wali Kota Amiruddin komit untuk menuntaskan penataan Tenaga Honorer Kategori (THK) II dan Tenaga Non Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam tahun ini.

Komitmen tersebut senafas dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN yang mengamanatkan penataan pegawai kontrak atau status lainnya di luar ASN pada lingkup instansi pemerintah paling telat 31 Desember 2024.

Sebagai tahap awal, pada 2022 Pemkot Banda Aceh telah melakukan pendataan THK II dan tenaga Non ASN sesuai surat MenpanRB nomor B/1511/M.SM.01.00/2022 tahun perihal Pendataan Tenaga Non ASN.

Adapun sejumlah syarat yang harus dipenuhi non ASN, yakni mereka telah bekerja minimal satu tahun per 31 Desember 2021 dan honorariumnya dibayarkan langsung dari APBN/APBD, bukan dari mekanisme pengadaan barang dan jasa.

Kala itu, hasil pendataan dan telah masuk ke database Badan Kepegawaian Negara (BKN) berjumlah 1.887 orang. Namun setelah uji publik, bertambah dua orang yang memenuhi syarat, sehingga jumlah keseluruhan menjadi 1.889. Angka itu terdiri dari THK II 52 orang dan Tenaga Non ASN 1.837 orang yang tersebar di seluruh OPD, baik tenaga kependidikan, kesehatan, maupun tenaga teknis.

Teranyar, menindaklanjuti Surat Menpanrb nomor B3540/M.SM.01.00/2023 tahun 2023, Pemkot Banda Aceh mengusulkan jumlah kebutuhan ASN tahun anggaran 2024 sebanyak 1.246 formasi, dengan rincian 24 CPNS dan 1.222 Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Alhamdulillah, setelah kita kirimkan pada 30 Januari lalu berikut kita lampirkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) ketersediaan anggaran untuk pengadaan ASN 2024, usulan ini telah disetujui oleh Bapak Menteri PANRB pada 13 Maret 2024,” ujar Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin, Sabtu, 23 Maret 2024 di balai kota.

Ia pun memastikan, formasi PPPK tahun ini dikhususkan bagi THK II dan Tenaga Non PNS di lingkungan Pemkot Banda Aceh yang telah masuk ke dalam database BKN berdasarkan hasil pendataan 2022. Sementara formasi CPNS terbuka untuk umum.

“Sesuai arahan pemerintah pusat, kita komit dan berupaya serius agar tidak ada satupun tenaga Non PNS kita yang tercecer dalam pengadaan ASN tahun ini. Pusat telah membuka peluang yang sangat berharga ini, bahkan mulai dari ijazah SD bagi pegawai honor atau kontrak agar dapat menjadi ASN,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk perhatian, kepedulian, dan apresiasi pemerintah bagi abdi negara non PNS yang telah bekerja bertahun-tahun. “Oleh sebab itu, saya berpesan kepada segenap pegawai non PNS agar tetap bekerja dengan baik dan disiplin. Jangan was-was lagi, insya Allah kepastian status bapak-ibu menjadi perhatian utama pemerintah.”

Sementara itu, Kepala BKPSDM Banda Aceh Rizal Abdillah mengatakan, 1.222 formasi calon PPPK akan diperuntukkan seluruhnya bagi tenaga teknis khusus THK II dan Tenaga Non PNS. “Untuk guru dan nakes sebelumnya telah kita buka dalam tiga tahun terakhir, jadi tinggal yang teknis saja.”

Kemudian untuk 24 formasi CPNS 2024, terbuka untuk umum dengan jenis kebutuhan 16 orang tenaga kesehatan dan delapan orang tenaga teknis. “Bersamaan dengan usulan jumlah kebutuhan ASN ke kemenpanrb tempo hari, sesuai dengan analisis dan beban kerja, kita juga telah melampirkan susunan peta jabatan dan redistribusi PPPK,” ujarnya.

“Sekarang kita dalam posisi sedang menunggu juknis (petunjuk teknis) lebih lanjut dari pusat. Mudah-mudahan sebagaimana arahan Bapak Pj Wali Kota dan harapan kawan-kawan honorer, penataan Tenaga Non PNS bisa kita tuntaskan dalam tahun ini. Intinya, Banda Aceh siap menjalankan amanat Undang-Undan ASN dan aturan turunannya yang sedang digodok pemerintah pusat,” ujarnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Forkopimda Banda Aceh Buka Puasa Bersama dan Santuni 100 Anak Yatim

0
Forkopimda Banda Aceh Buka Puasa Bersama dan Santuni 100 Anak Yatim. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana kebersamaan dan kepedulian sosial terpancar jelas saat Forkopimda Kota Banda Aceh bersama dengan Kepala OPD dan anak yatim menyelenggarakan acara buka puasa bersama di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Sabtu (23/3/2024).

Acara yang digelar sejak pukul 17.50 WIB itu juga dirangkai dengan kegiatan santunan untuk 100 anak yatim.

Pada acara ini, hadir bersama Pj Wali Kota Banda Aceh, Ketua DPRK Farid Nyak Umar, Kapolresta Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, Kajari Irwansyah, dan unsur forkopimda lainnya. Hadir pula Kepala Bank Aceh KPO Ali Muhayat Syah, Pj Sekda Wahyudi beserta para staf ahli wali kota, para asisten, dan para Kepala OPD, Camat, dan sejumlah pejabat lainnya.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin menyampaikan dalam sambutannya, bahwa acara buka puasa bersama ini menjadi wadah yang tepat untuk mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Banda Aceh, Forkopimda, OPD dan para anak yatim.

Kegiatan tersebut diharapkan terus meningkatkam kerja sama yang harmonis dan sinergis sebagai kunci utama dalam mencapai tujuan bersama, yaitu mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh warga Kota Banda Aceh.

Selain itu, dalam momen ini juga disambut kehadiran 100 anak yatim yang mendapatkan santunan dari Forkopimda. Mereka diberikan paket perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis, serta masing-masing diberikan sejumlah uang.

Pj Wali Kota juga mengajak semua pihak untuk saling berbagi, terutama di dalam bulan Ramadan yang penuh berkah.

Kepada seluruh OPD, ia juga mengimbau untuk selalu meningkatkan semangat kerja dan memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan pembangunan di Kota Banda Aceh.

Semua yang hadir diharapkan dapat menjadikan momen berharga ini sebagai ajang untuk meningkatkan kepedulian sosial, terutama terhadap anak-anak yatim yang merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat.

Dengan demikian, Forkopimda Kota Banda Aceh bersama dengan masyarakat menunjukkan komitmen mereka dalam mempererat tali persaudaraan serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembangunan kota.

Acara buka puasa bersama juga diisi dengan tausyiah singkat yang disampaikan oleh Ustad Mursalin Basyah LC MA.

Editor: Akil Rahmatillah

Barmawi Sebut Remaja Nakal Personalnya Cenderung Bermasalah

0
ilustrasi geng motor (ANTARA News/Handry Musa/2016)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Begal merupakan sebuah fenomena kekerasan yang meresahkan masyarakat. Bentuk kekerasan yang membawa korban ini tidak terjadi begitu saja, melainkan ada penyebab yang melatarbelakanginya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Himpsi Wilayah Aceh, Barmawi menyampaikan kekerasan remaja dan penanggulangannya.

Barmawi mengatakan, kenakalan remaja atau begal banyak dilakukan oleh remaja, seperti kejahatan di jalan yang sering dilakukan oleh anak-anak remaja. Pada istilahnya geng motor itu dia ada informasi merampok, mengambil sepeda motor. Kemudian mencekak mencelakai pemilik sepeda motor. Artinya, geng motor itu berarti ada geng, mereka ada ketuanya ada kelompok tertentu.

Ia menyebut, terkait fenomena yang terjadi beberapa waktu yang lalu ia juga terkejut mengapa ada begal di Aceh. Selama ini jarang kita dengar bahasa begal, tetapi hari ini sudah ada yang menjadi korban, yang menjadi masalah adalah masyarakat menjadi takut, masyarakat menjadi cemas, dan masyarakat menjadi khawatir. Apalagi keluar di malam hari, terlebih di tempat yang sepi, ditambah lagi dengan media sosial yang sembarangan menshare berita-berita begal.

“Kadang-kadang itu bukan di Aceh infonya, tetapi di tempat lain, jadi semakin membuat masyarakat takut,” ucapnya dalam diskusi Kekerasan Remaja dan Penanggulangannya bersama Klinik Psikodista yang dikutip oleh Nukilan.id melalui instagram Psikodista, Minggu (24/3/2024).

Polresta Banda Aceh juga pernah membantah kasus kejahatan jalanan seperti begal marak terjadi di ibu Kota Aceh. Berdasarkan catatan kepolisian, pada tahun 2022 hingga 2023, kejahatan jalanan di ibu kota Banda Aceh tidak sampai satu persen dari seluruh kasus yang ditangani petugas. Menyikapi hal yang banyak beredar terkait simpang-siurnya keamanan Kota Banda Aceh, Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama menegaskan wilayah Banda Aceh masih dalam kondisi aman dan kondusif.

Hal serupa diungkapkan oleh Barmawi bahwa persennya kecil sekali, jadi masyarakat tidak usah takut, tidak usah khawatir. Kemudian ketika kita kaitkan dengan remaja, masa remaja itu adalah masa-masa mencari indentitas diri. Masa bagaimana mengontrol emosionalnya, antara rasional atau tidak rasional.

“Banyak hal yang melatarbelakangi jika remaja melakukan hal demikian, bisa jadi anak remaja yang personalnya bermasalah, kecenderungan berkumpul dengan teman sebaya sehingga muncul pemikiran atau tindakan di luar dugaan,” ujarnya.

Lanjutnya, dia akan mencari temannya yang seide dengan dia. Ketika ada kelompok remaja kreatif maka kreatiflah dia, begitu juga sebaliknya, yang jelas remaja itu mempunyai persepsi tentang dirinya sendiri, tentang lingkungan, dan juga teman-temannya.

“Kalau bahasa lain kehilangan rules model, kehilangan profil, padahal mereka punya bakat minat yang bagus, punya energi yang positif, ditribusi emosi yang positif, namun tidak disalurkan dengan baik,” pungkasnya.

Reporter : Auliana Rizky

Ustaz Kusnadi: Puasa, Panggilan Khusus Bagi Yang Beriman

0
Kasi Pemdad Kemenag Kota Banda Aceh, Ustaz Kusnadi, M.A. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam sebuah ceramah berbuka puasa yang diselenggarakan di Komunitas Rajo Lelo, masyarakat Kampung Sapik, tepatnya di Rawa Sakti Cafe, Simpang Mesra, Ustaz Kusnadi menyoroti makna mendalam di balik ibadah puasa bagi umat Islam.

Dengan penuh kebijaksanaan, beliau menguraikan bahwa puasa bukanlah panggilan yang ditujukan kepada semua umat Muslim, melainkan panggilan khusus bagi mereka yang memiliki iman yang teguh.

“Panggilan berpuasa bukanlah untuk semua muslim dan muslimat melainkan panggilan khusus bagi orang-orang beriman,” ungkap Ustaz Kusnadi.

Menariknya, Ustaz Kusnadi mengingatkan bahwa puasa bukanlah sekadar kewajiban ritual, melainkan sebuah ibadah yang khusus bagi mereka yang beriman dengan kuat, menuju kehidupan yang takwa serta bermoral mulia, mendekati ridha Allah SWT.

Namun, dalam pesannya, Ustaz Kusnadi juga menekankan bahwa terdapat celaka bagi mereka yang berpuasa namun tidak mendapatkan manfaat yang diharapkan.

Beliau mengutip beberapa hadis, di antaranya yang menyebutkan tentang kerugian bagi yang tidak memperoleh balasan saat berselawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta nasihat tentang anak yang tidak bisa mengurus orang tuanya yang masih hidup, bahkan hingga orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

“Mengutip hadis riwayat Imam Ahmad diantaranya rugi dan celaka bagi yang berpuasa tidak mendapatkan faedah yang diharapkan,” jelas Ustaz Kusnadi.

Ceramah yang dipenuhi dengan pesan-pesan yang mendalam ini menegaskan bahwa puasa bukanlah sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah panggilan khusus bagi yang beriman, serta sebuah perjalanan menuju keridhaan Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Semoga pesan-pesan yang disampaikan oleh Ustaz Kusnadi ini dapat memberi inspirasi dan pemahaman yang lebih mendalam bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa dengan sebenarnya.

Reporter: Akil Rahmatillah

Dr. Iflan Sampaikan Tips Puasa Agar Sehat dan Produktif

0
Dr. Iflan Nauval, M.ScIH, Sp.GK(K), Sp.KKLP. Dosen Ilmu Gizi USK sekaligus Ketua Persatuan Dokter Gizi Klinik (PDKGI) Cabang Aceh / Pengurus IDI Kota Banda Aceh (Foto :dokumen pribadi)

Nukilan.id | Banda Aceh – Bulan ramadan sudah kita lalui berhari-hari. Namun, dalam mempersiapkan mental untuk beribadah masih diperlukan. Pun kamu juga penting untuk mengetahui  bagaimana cara jaga kondisi tubuh saat berpuasa. Hal ini perlu dipahami supaya kamu bisa beribadah dan menjalankan semua aktivitas di bulan suci ramadan dengan lancar. 

Mengatur pola makan sehat saat berbuka dan sahur ternyata menjadi kunci penting untuk menjaga tubuh tetap prima selama berpuasa. Lantas makanan apa yang harus dikonsumsi dan yang harus dihindari saat bulan ramadan? Oleh karena itu Dr. Iflan Nauval yakni Dosen Ilmu Gizi USK sekaligus Ketua Persatuan Dokter Gizi Klinik (PDKGI) Cabang Aceh/Pengurus IDI Kota Banda Aceh menjelaskan aturan makan dan minum selama ramadan agar tubuh tetap sehat.

Dr. Iflan mengatakan, saat sahur makan buah yang banyak dan nasi secukupnya, baik protein telur, ikan, ataupun daging. Kemudian, hindari makanan asin saat sahur. Jangan lupa juga Minum air putih 500ml-1000ml dan dibarengi dengan berolahraga ringan setelah salat subuh selama 30 menit.

“Saat berbuka puasa, minum air hangat terlebih dahulu 1 gelas kemudian makan buah 2-3 potong, dilanjutkan makan besar secukupnya setelah salat magrib,” ucapnya saat diwawancarai Nukilan.id, Minggu (24/3/2024).

Ia menyebut, gorengan kalau bisa dikurangi, lebih bagus perbanyak makan buah-buahan segar baik saat sahur maupun berbuka puasa. Tubuh yang fit akan membantu pekerjaan tetap produktif di bulan puasa.

“Jangan lupa berolahraga ringan 30 menit, boleh setelah salat subuh atau satu jam sebelum berbuka,” pungkasnya.

Repoter : Auliana Rizky

MTR XXIII Kwarda Aceh 2024 dibuka, Banda Aceh Ingin Kembali Juara

0
Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, saat mengembalikan Piala Bergilir MTR. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin menyampaikan komitmen kontingen Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Banda Aceh untuk tampil maksimal dengan kafilah terbaik dalam rangka mencapai target mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tunas Ramadan (MTR) Aceh 2024.

Keyakinan dan optimisme Pj wali kota ini bukan tanpa alasan, mengingat Banda Aceh sudah lima kali berturut meraih Juara Umum dalam MTR Aceh sebelumnya

“Kafilah MTR Banda Aceh akan tampil semaksimal mungkin dengan qari qariah terbaik. Insya Allah, hasil terbaik tentu saja menjadi target kita pada MTR tahun ini,” ujar Amiruddin

Hal itu disampaikan Amiruddin usai menghadiri pembukaan Musabaqah Tunas Ramadan (MTR) Ke XXIII Aceh 1445 Hijriah- 2024 Masehi di Taman Ratu Safiatuddin, Sabtu (22/3/2024) malam.

Untuk diketahui MTR XXIII Kwarda Aceh 1445 Hijriah kali ini diikuti 655 peserta dari 21 kwarcab seluruh Aceh. Lima cabang diperlombakan pada MTR XXIII di Banda Aceh, adalah cabang Tilawatil Qur’an, Syarhil Qur’an, Tartil Quran, Fahmil Qur’an dan Tahfid Qur’an. Dan dijadwalkan dilaksanakan mulai tanggal 23 hingga 27 Maret 2024.

Amiruddin yang juga Kamabicab pramuka Kota Banda Aceh berpesan agar anggota kafilah Banda Aceh untuk tetap bersemangat, tampil lepas, dan tidak terbebani dengan status juara bertahan.

“Kepada anggota kafilah, saya berpesan untuk tetap bersemangat dan tidak terbeban dengan status juara umum. Bismillah, jika kita menampilkan yang terbaik. Insya Allah hasilnya juga yang terbaik,” pesannya.

Editor: Akil Rahmatillah

Pj Gubernur Aceh Apresiasi Inovasi BPJS Ketenagakerjaan dalam Memberikan Manfaat bagi Rakyat

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, mengungkapkan apresiasi mendalam terhadap sejumlah inovasi dan kegiatan yang terus dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Apresiasi ini disampaikan saat menerima kunjungan Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan, Asep Rahmat Suwandha, yang turut didampingi oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Aceh dan jajaran, di ruang kerja Gubernur Aceh pada Jumat (22/3/2024).

“Kami sangat mengapresiasi inovasi dan berbagai hal yang telah dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Menurut kami, jika telah memenuhi unsur keadilan dan kemanfaatan serta sesuai regulasi, maka laksanakan saja. Karena bagi masyarakat, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan ini adalah bentuk hadirnya Pemerintah di tengah mereka,” ujar Bustami.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Aceh didampingi oleh Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan Santunan Jaminan Kematian dan Beasiswa kepada Istri dan Anak Almarhum Yusri Afifuddin. Almarhum Yusri merupakan pekerja migran Indonesia asal Aceh yang meninggal saat bekerja di luar negeri.

Karena telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, keluarga almarhum mendapatkan santunan Jaminan Kematian sebesar Rp85 juta dan beasiswa untuk kedua anak almarhum sebesar Rp171 juta.

Santunan juga diberikan kepada keluarga almarhum Khairul Amri, yang bekerja sebagai aparatur Gampong Meunasah Keude Kecamatan Masjid Raya Kota Banda Aceh. Meski mengalami risiko kematian bukan karena pekerjaan, namun keluarga almarhum tetap mendapatkan santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta.

Kepada Pj Gubernur Aceh, Asep menyampaikan apresiasi atas kebijakan Pemerintah Aceh yang telah mendaftarkan seluruh tenaga non ASN sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, Asep juga menjelaskan bahwa sejak beberapa tahun terakhir, seluruh aparatur Gampong di Aceh juga telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam keterangan persnya Asep menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemerintah Aceh dan BPJS Ketenagakerjaan sudah terjalin baik selama ini.

“Selama ini kerja sama kita sudah sangat baik, bahkan sebagai bukti nyata komitmennya, Pemerintah Aceh sudah menerbitkan berbagai regulasi terkait dengan ketenagakerjaan baik berupa Qanun, Pergub, dan Ingub,” ujar Asep.

“Pada pertemuan tersebut, Pj Gubernur Aceh turut didampingi oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Akmil Husen serta sejumlah pejabat lainnya,” tambahnya.

Dengan adanya apresiasi dari Pj Gubernur Aceh terhadap inovasi dan kontribusi BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan dapat semakin meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi masyarakat Aceh, terutama dalam hal jaminan sosial ketenagakerjaan.

Editor: Akil Rahmatillah

Kawal Kualitas Inovasi, Kementerian PANRB Lakukan Uji Coba dan Pembobotan Instrument Evaluasi

0
Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Kementerian PANRB Ajib Rakhmawanto. (Foto: menpan.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) saat ini tengah mengarahkan perhatiannya pada keberlanjutan dan replikasi inovasi dalam pelayanan publik. Sebagai langkah awal, 20 instansi pemerintah telah dilibatkan dalam uji coba dan pembobotan instrumen evaluasi yang akan digunakan untuk menilai kemajuan inovasi dalam pelayanan publik.

“Sebagaimana diketahui, Kementerian PANRB tahun ini memiliki program terkait evaluasi pembinaan inovasi dalam pelayanan publik. Ini merupakan langkah lanjutan dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang telah kami selenggarakan selama 10 tahun terakhir. Evaluasi ini diperlukan untuk memperbaiki dan membina inovasi, khususnya terkait pelaksanaan KIPP, agar ke depannya dapat lebih baik lagi,” ungkap Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Ajib Rakhmawanto, dalam acara Uji Coba dan Pembobotan Instrumen Evaluasi Pembinaan Inovasi Pelayanan Publik, di Jakarta, Jumat (22/03/2024).

Menurut Ajib, evaluasi pembinaan inovasi pelayanan publik mencakup beberapa aspek penting, seperti pemantauan terhadap keberlanjutan Top Inovasi, pemantauan terhadap replikasi, dan penilaian terhadap pembinaan inovasi pelayanan publik yang telah berjalan di masing-masing instansi pemerintah.

Kementerian PANRB telah bekerja sama dengan sejumlah pakar dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia untuk menyusun instrumen evaluasi yang reliabel dan valid. Dengan dilakukannya uji coba ini, diharapkan instrumen evaluasi yang disusun dapat menjadi tolok ukur yang tepat untuk mengevaluasi pembinaan inovasi pelayanan publik di masa mendatang.

Melalui upaya ini, Kementerian PANRB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik demi kepentingan masyarakat dan kemajuan negara.

“Kami mengharapkan Bapak/Ibu sekalian untuk dapat berperan aktif dalam melaksanakan uji coba terkait dengan instrumen yang sudah kami siapkan, harapannya nanti bisa memetakan apakah instrumen yang sekarang yang sudah disiapkan apakah sudah reliable dan valid atau belum sehingga perlu diperbaiki,” ungkap Ajib.

Dalam kesempatan itu, Analis Kebijakan Pertama Kementerian PANRB Nailuredha Hermanto menjelaskan salah satu tujuan dilakukannya evaluasi pembinaan inovasi pelayanan publik yakni untuk mendapatkan informasi terkait capaian program Pembinaan Inovasi Pelayanan Publik (PIPP) yang telah berjalan selama 10 sejak 2014 hingga 2023. Sementara itu, objek yang akan di evaluasi diantaranya adalah instansi pemerintah yang melaksanakan pembinaan inovasi pelayanan publik, dan 1065 Top Inovasi KIPP 2014-2023 dan inovasi hasil replikasi dari Top Inovasi KIPP.

“Karena evaluasi ini sifatnya sangat luas, spesifik terkait dengan pemantauan terhadap instansi pemerintah itu kita kemas dalam kegiatan Pemantauan Keberlanjutan dan Replikasi Inovasi,” ujarnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Indonesia Future Network: Wadah Kolaborasi Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

0
Menpora RI, Dito Ariotedjo menghadiri Konferensi Pers Launching Indonesia Future Network di Lobby Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden. (Foto: kemenpora.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, turut menghadiri Konferensi Pers Launching Indonesia Future Network di Lobby Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (22/3/2024) siang.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Indonesia Future Network merupakan forum eksklusif yang digelar oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) bersama Kemenpora, Kemenkes, dan Bappenas, bertujuan membahas isu-isu strategis baik masa kini maupun masa depan. Menpora Dito menjelaskan bahwa Indonesia Emas 2045 menjadi momentum penting yang harus disiapkan bersama-sama.

“Dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, penting bagi kita untuk membuka ruang kolaborasi sebesar-besarnya, terutama kepada para calon pemimpin muda di berbagai bidang,” ujarnya.

Menurut Menpora, Indonesia Future Network akan menjadi forum lintas sektor dan generasi yang dapat membantu mewariskan legacy era Presiden Jokowi dan mendorong menuju Indonesia Emas 2045.

“Kemenpora akan siap mendukung siapa pun dari berbagai sektor, mulai dari civil society, akademisi, profesional, hingga pimpinan perusahaan, yang ingin mempersiapkan anak-anak muda untuk terlibat langsung dalam merancang kebijakan pemerintah ke depan. Saatnya anak muda berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Moeldoko, menjelaskan bahwa Indonesia Future Network adalah wadah eksklusif untuk membahas isu-isu strategis masa depan seperti future industry, future skills, future technology, future energy, future food, future health, dan future public policy.

“Kita ingin mengkolaborasikan potensi dan kekuatan anak-anak muda yang tersebar saat ini agar pemikiran-pemikiran mereka menjadi salah satu yang melanjutkan legacy yang telah dibangun oleh Presiden Joko Widodo,” jelasnya.

Forum ini direncanakan akan diadakan sebulan sekali untuk terus memperkuat kolaborasi dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber: kemenpora.go.id
Editor: Akil Rahmatillah