Beranda blog Halaman 1242

Indonesia Future Network: Wadah Kolaborasi Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

0
Menpora RI, Dito Ariotedjo menghadiri Konferensi Pers Launching Indonesia Future Network di Lobby Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden. (Foto: kemenpora.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, turut menghadiri Konferensi Pers Launching Indonesia Future Network di Lobby Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (22/3/2024) siang.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Indonesia Future Network merupakan forum eksklusif yang digelar oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) bersama Kemenpora, Kemenkes, dan Bappenas, bertujuan membahas isu-isu strategis baik masa kini maupun masa depan. Menpora Dito menjelaskan bahwa Indonesia Emas 2045 menjadi momentum penting yang harus disiapkan bersama-sama.

“Dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, penting bagi kita untuk membuka ruang kolaborasi sebesar-besarnya, terutama kepada para calon pemimpin muda di berbagai bidang,” ujarnya.

Menurut Menpora, Indonesia Future Network akan menjadi forum lintas sektor dan generasi yang dapat membantu mewariskan legacy era Presiden Jokowi dan mendorong menuju Indonesia Emas 2045.

“Kemenpora akan siap mendukung siapa pun dari berbagai sektor, mulai dari civil society, akademisi, profesional, hingga pimpinan perusahaan, yang ingin mempersiapkan anak-anak muda untuk terlibat langsung dalam merancang kebijakan pemerintah ke depan. Saatnya anak muda berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Moeldoko, menjelaskan bahwa Indonesia Future Network adalah wadah eksklusif untuk membahas isu-isu strategis masa depan seperti future industry, future skills, future technology, future energy, future food, future health, dan future public policy.

“Kita ingin mengkolaborasikan potensi dan kekuatan anak-anak muda yang tersebar saat ini agar pemikiran-pemikiran mereka menjadi salah satu yang melanjutkan legacy yang telah dibangun oleh Presiden Joko Widodo,” jelasnya.

Forum ini direncanakan akan diadakan sebulan sekali untuk terus memperkuat kolaborasi dan persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Sumber: kemenpora.go.id
Editor: Akil Rahmatillah

Apakah setelah Imsak Masih Boleh Makan? Begini Penjelasannya

0
Ilustrasi sahur. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Imsak kerap dijadikan acuan untuk batas menghabiskan makan dan minum saat sahur. Apakah setelah waktu imsak masih boleh makan?
Waktu imsak adalah jeda waktu 10 menit sebelum azan Subuh. Secara bahasa, imsak berarti menahan diri atau batas waktu memulai puasa. Rasulullah SAW juga suka mengakhirkan sahur hingga mendekati waktu Subuh.

Dikutip dari buku Ramadan Bersama Rasul: Panduan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan oleh Alvian Iqbal Zahasfan, ketentuan waktu imsak ini dilandaskan pada sebuah hadits dari Anas Bin Malik RA, dari Zaid bin Tsabit berkata,

تَسَجَّرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ قُلْتُ كَمْ كَانَ قَدْرُ مَا بَيْنَهُمَا قَالَ خَمْسِينَ آيَةً

Artinya: “Kami pernah makan sahur bersama Nabi SAW, kemudian kami pun berdiri untuk menunaikan salat.” Kemudian Anas bertanya pada Zaid, “Berapa lama jarak antara azan Subuh dan sahur kalian?” Zaid menjawab, “Sekitar membaca 50 ayat.” (HR Muslim)

Apakah Masih Boleh Makan Setelah Imsak?
Waktu imsak hanya sebagai pengingat akan masuknya waktu Subuh. Hal ini bertujuan agar muslim berjaga-jaga tidak melebihi batas waktu sahur.

Menurut Riziem Aizid dalam bukunya Salah Kaprah! Shalat, Puasa, Sedekah, dan Doa Penyebab Ibadah Tertolak, Rezeki Seret, dan Hidup Ruwet, masih banyak muslim keliru akan waktu imsak yang dijadikan batas akhir makan sahur.

Padahal azan Subuh yang menjadi penandanya berakhirnya sahur. Jadi, setelah imsak, masih dibolehkan untuk makan dan minum karena tidak membatalkan puasa. Pendapat tersebut didasarkan pada sebuah hadits yang berbunyi,

Dari Aisyah RA, ia berkata, “Janganlah azan Bilal mencegah dari sahur kamu, karena dia menyerukan adzan pada malam hari. Makan minumlah kamu hingga kamu mendengar azan Ibnu Ummi Maktum, karena dia tidak menyerukan adzan hingga terbit fajar.” (HR Bukhari, Muslim, Nasa’I, Ahmad, Ibnu Hibban, dan Ibnu Khuzaimah)

Sementara itu, dikutip dari buku Berpuasa Seperti Nabi karya Endri Nugraha Laksana, sebagian ulama juga membolehkan makan dan minum walaupun sudah terdengar azan, apabila makanan masih ada di tangannya. Mereka berlandaskan pada sebuah hadits dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا سَمِعَ أَحَدُكُمُ النِّدَاءَ وَالإِناءُ عَلَى يَدِهِ فَلَا يَضَعْهُ حَتَّى يَقضِيَ حَاجَتَهُ مِنْهُ

Artinya: “Jika salah seorang dari kalian mendengar azan sementara bejana masih ada di tangannya maka janganlah menaruhnya sampai dia menyelesaikan hajatnya dari bejana itu.” (HR. Abu Daud dan Al-Hakim)

Makna hadits di atas ialah jika seseorang masih menyantap hidangan sahur, lalu terdengar suara azan Subuh maka ia dapat menyelesaikan makan dan minumnya serta tidak akan membatalkan puasa.

Namun menurut M. Quraish Shihab di dalam bukunya berjudul M. Quraish Shihab Menjawab 1001 Soal Keislaman, dianjurkan untuk menghindari makan dan minum setelah imsak. Hal ini sebagai bentuk kehati-hatian umat Islam agar tidak dalam kondisi makan dan minum saat sudah masuk waktu Subuh.

Wallahu a’lam bisshawab.

Sumber: detik.com

Editor: Akil Rahmatillah

Isi Bulan Ramadan, Repnas Aceh Gelar Kegiatan Sahur On The Road

0
Repnas aceh bagikan paket makanan untuk sahur kepada penjaga pasien di RSUDZA. (Foto: Repnas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam momentum bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Aceh menggelar kegiatan Sahur on the Road sebagai wujud semangat berbagi dan silaturrahmi antar sesama muslim. Kegiatan yang dilaksanakan di sejumlah titik di Banda Aceh pada Minggu, 24 Maret 2024, menargetkan pemberian paket makanan sahur kepada berbagai kalangan, termasuk penjaga pasien IGD di RSUDZA, pekerja malam seperti sopir angkot, tukang ojek online, tukang becak, petugas keamanan, dan pemulung.

Ketua Repnas Aceh, Mahfudz Y Loethan, menegaskan bahwa prioritas utama pembagian makanan sahur adalah untuk keluarga penjaga pasien yang berasal dari luar kota dan membutuhkan dukungan saat menjaga keluarganya di rumah sakit. Selain itu, kegiatan ini juga mengutamakan pekerja informal dan warga yang aktif pada malam hari.

“Pembagian makanan sahur ini, kita lebih prioritaskan kepada keluarga penjaga pasien yang datang dari luar kota ke Banda Aceh, untuk menjaga keluarganya dirawat di rumah sakit, di samping pekerja informal, ojol, tukang becak dan warga yang beraktivitas malah hari lainnya,” ujar Mahfudz dalam wawancara dengan Nukilan.id pada Minggu, (24/3/2024).

Selain kegiatan Sahur on the Road, Repnas Aceh juga memiliki rencana untuk menyalurkan waqaf Al Qur’an, dengan menargetkan lokasi di sekitar Aceh Besar yang menyasar anak-anak santri penghafal Al Qur’an di wilayah tersebut.

Dengan berbagai kegiatan ini, Repnas Aceh berupaya memberikan kontribusi positif dalam mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kebersamaan umat muslim dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Reporter: Akil Rahmatillah

Kwarda Aceh Gelar MTR XXIII, 19 Kabupaten Kota Kirim Delegasi

0
Acara Pembukaan MTR XXIII Kwarda Aceh di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Akil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Aceh kembali memeriahkan bulan suci Ramadhan dengan menggelar kegiatan Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) tahun ini. Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda rutin Pramuka Aceh ini mengundang antusiasme tinggi dari sejumlah kabupaten dan kota di Aceh.

Pada tahun ini, MTR XXIII Kwartir Daerah Aceh berlangsung di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh mulai tanggal 23 hingga 27 Maret 2024. Sejumlah kafilah dari berbagai daerah di Aceh berhadir untuk mengikuti rangkaian lomba yang telah disiapkan oleh panitia.

Menariknya, acara ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan wadah untuk memperkokoh ukhuwah islamiyah dan semangat kebersamaan di kalangan anggota Pramuka.

Dari pantauan Nukilan.id, diperkirakan sebanyak 700 anggota Pramuka, termasuk pendamping dan Pimpinan Kontingen (Pinkon), turut serta dalam acara pembukaan yang di gelar di Komplek PKA Taman Ratu Safiatuddin Sabtu, (23/3/2024) malam.

Adapun cabang yang dilombakan pada MTR XXIII Tahun 2024 adalah Khattil Quran, Tilawah, Fahmil Quran, Syarhil Quran, dan Tahfidz Quran.

Dari keterangan panitia, tempat perlombaan cabang Khattil Quran di aula BPSDM, cabang Tilawah di Anjungan TRS, cabang Fahmil Quran di Aula Tekkomdik, cabang Syarhil Quran di Lapangan Parkir TRS, Tahfidz Quran di aula BPOM.

Berikut kontingen atau khafilah yang sudah mengirim kesediaan ikut MTR XXIII 2024 di Banda Aceh:

1. Lhokseumawe
2. Aceh Barat Daya
3. Pidie
4. Banda Aceh
5. Nagan Raya
6. Aceh Selatan
7. Aceh Barat
8. Langsa
9. Aceh Utara
10. Pidie Jaya
11. Aceh Jaya
12. Aceh Besar
13. Aceh Tengah
14. Aceh Tamiang
15. Subulussalam
16. Bireuen
17. Sabang
18. Aceh Tenggara
19. Aceh Timur

Acara MTR XXIII Kwartir Daerah Aceh tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT di tengah-tengah pesatnya perkembangan zaman.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh peserta dan menjadi bagian dari usaha bersama dalam memperkuat jiwa kepemimpinan dan kemandirian generasi muda Aceh.

Reporter: Akil Rahmatillah

Akademisi Aceh Berikan Penghargaan kepada Panwaslih Aceh atas Upaya pengawasannya dalam Pemilu

0
akademisi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, Teuku Kemal Fasya. (Foto: Ist)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Akademisi Universitas Malikussaleh, Teuku Kemal Pasya menyatakan penghargaannya kepada Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh atas upaya pengawasannya dalam Pemilu, yang menurutnya terlihat lebih baik daripada di tingkat pusat.

Pasya menyampaikan pandangannya ini saat menjadi salah satu dari tiga pemateri dalam acara “Konsolidasi Media dalam Rangka Penguatan Pemberitaan Hasil Pemilu 2024”, yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Acara tersebut berlangsung di Ben Jawas Resto & Cafe, Banda Aceh, pada Sabtu (23/3/2024) lalu.

“Setidaknya antara Panwaslih di Aceh dengan Komisi Independen Pemilihan (KIP) sebagai penyelenggara Pemilu tidak terlihat seperti Upin dan Ipin (kompak), tetapi seperti Tom dan Jerry,” ujar Pasya.

Menurut Pasya, idealnya, Bawaslu atau Panwaslih bertindak sebagai pengawas Pemilu, sementara KIP atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) bertugas sebagai penyelenggara. Namun, dalam kasus dugaan penggelembungan suara untuk salah satu calon DPD di Pidie, menurut Pasya, pihak yang terlibat seperti KIP Pidie dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) seharusnya juga bisa dikenakan sanksi pidana.

“Semestinya dalam perkara ini, KIP Pidie dan PPK yang terlibat juga bisa dikenakan sanksi pidana,” ungkap Pasya.

Pasya juga menyoroti respons dari Panwaslih Pidie terkait masalah ini, di mana mereka lebih fokus untuk mengembalikan suara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasus ini menunjukkan adanya kompleksitas dalam penegakan hukum terkait Pemilu dan menyoroti pentingnya kolaborasi yang efektif antara lembaga pengawas dan penyelenggara Pemilu untuk memastikan integritas dan keberhasilan proses demokrasi.

Reporter: Akil Rahmatillah

Pj Gubernur Ngopi Bersama Warga di Ulee Kareng

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam suasana hangat selepas tarawih, Pj. Gubernur, Bustami Hamzah SE. MSi. dan Plh. Sekda Aceh, Azwardi Abdullah, AP. MSi. terlihat akrab saat menikmati kopi bersama jajaran pengurus KNPI Aceh, tokoh masyarakat dan warga di Warung Kopi Solong, Ulee Kareng, Banda Aceh. Acara yang berlangsung dari pukul 22.00 hingga 24.00 WIB ini, menjadi bukti keakraban yang terjalin antara para pimpinan, pemuda, tokoh dan masyarakatnya.

Menurut Danil Akbar Taqwadin, Sekretaris KNPI Aceh, “Suasana malam ini di Warung Kopi Solong sangat hangat dan bersahabat. Pak Pj. Gub. dan Plh. Sekda sangat harmonis, sangat bersahaja, berinteraksi tanpa jarak dengan kami, dengan orang-orang tua kami, dan masyarakat. Menurut saya, hal-hal sederhana inilah yang kami rindukan. Saya yakin seberat apapun masalah yang Aceh hadapi, pasti akan dapat diselesaikan dengan baik apabila kondisinya seperti saat ini,” pungkasnya.

Kegiatan sederhana ini menandakan pentingnya kebersamaan dan komunikasi antara Pemerintah dan rakyatnya. Kehadiran PJ Gubernur dan Plh. Sekda Aceh dalam kegiatan santai ini menunjukkan sisi humanis dan pendekatan yang lebih personal terhadap warga.

Dalam kegiatan ini turut hadir pula, Ketua KNPI Aceh, Aulia Rahman, ST. IAI., Sekretaris KNPI Aceh, PJ Gub. Aceh, Bustami Hamzah, yang dikenal dengan sikap merakyatnya, sekali lagi membuktikan bahwa dialog dan kebersamaan merupakan kunci utama dalam membangun Aceh yang lebih baik.

Cek, Vaksin Wajib dan Sunah untuk Calon Jemaah Haji

0
Kapuskes Lilik Marhaendro Susilo (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lilik Marhaendro Susilo menyebut bahwa pemerintah akan menyediakan vaksin wajib untuk calon jemaah haji 1445H/2024M.

“Kemenkes menyediakan vaksin wajib saja untuk para jemaah, yaitu vaksin meningitis,” kata Lilik usai mengisi materi Bimbingan Teknis PPIH Arab Saudi, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (23/3/2024).

“Nanti jemaah akan mendapatkan vaksin meningitis saat proses pemvisaan,” sambungnya.

Dikatakan Lilik, vaksin meningitis ini menjadi upaya mitigatif yang diberikan pemerintah untuk jemaah haji supaya kebal dari penyakit yang biasa menyerang negara-negara di Afrika.

“Ada beberapa jemaah haji di Saudi, atau orang-orang yang datang ke sana berasal dari negara yang kasus meningitisnya banyak. Sehingga, yang kita lakukan di sana itu seperti memberikan jaket pelindung atau jas hujan,” terang Lilik.

“Kalau nanti ada hujan meningitis, kita pakai jas hujan. Mudah-mudahan tubuh kita gak basah. Jadi, kalau kita divaksin itu untuk memberikan pelindungan kepada jemaah. Supaya mereka kebal terhadap penyakit,” imbuhnya.

Namun, meski begitu, ada dua provinsi yang diwajibkan mendapatkan vaksin polio, yakni di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hal ini dikarenakan ada kasus polio pada 2 Kabupaten di Jawa Timur dan 1 di Jawa Tengah.

“Bukan jemaahnya yang kena, namun yang kita khawatirkan ada bibit-bibitnya yang bisa menular ke semua orang,” jelas Lilik.

Selain vaksin wajib, Kemenkes juga menyebut bahwa vaksin pneumonia dan vaksin influenza bisa menjadi alternatif untuk menunjang kesehatan jemaah.

“Vaksin yang sunah untuk jemaah yaitu influenza dan pneumonia. Vaksin ini, fungsinya untuk memberikan perlindungan sebagaimana covid, kalau kita kelelahan atau tertular ulang, masih bisa terjaga,” pungkasnya.

Pada penyelenggaraan haji tahun 1445 H/2024 M, Kemenkes telah menyiapkan 255 dokter yang terdiri dari dokter umum dan dokter spesialis. Para dokter yang ditugaskan ini, rencananya akan turut membersamai 241.000 jemaah dengan 45.000 jemaah lansia.

Editor: Akil Rahmatillah

Gelar Pawai Taaruf, MTR XXIII Kwarda Aceh Dimulai dengan Semangat Persaudaraan

0
Peserta saat mengikuti Pawai Taaruf MTR XXIII. (Foto: Pramuka Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana kehangatan Ramadhan semakin terasa di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, saat Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) XXIII Kwartir Daerah Aceh resmi dimulai. Rangkaian acara diawali dengan Pawai Taaruf pada Sabtu (23/3/2024) sore kemarin berhasil memukau peserta dan penonton yang memadati lokasi acara.

Menurut pantauan Nukilan.id, Pawai Taaruf, yang menjadi rangkaian pertama dalam serangkaian kegiatan MTR, dilepaskan oleh Ketua Harian Kwarda Pramuka Aceh Djufri Efendi didampingi pengurus Kwarda lainnya.

Diawali dari titik start di Taman Ratu Safiatuddin, melewati jalan gabus terus ke jalan Syiah Kuala selanjutnya jalan Tgk Daud Beureueh dan berakhir di Taman Ratu Safiatuddin.

Nukilan.id berkesempatan melakukan wawancara dengan salah satu peserta, Iwan Rismadi, dari kontingen Aceh selatan. Iwan mengungkapkan kebahagiaannya dalam mengikuti acara yang menjadi bagian dari tradisi kepramukaan Aceh ini.

“Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dalam MTR XXIII ini. Pawai Taaruf menjadi momen yang istimewa karena kita bisa beriringan dalam semangat persaudaraan, sambil juga menunjukkan identitas kepramukaan kita kepada masyarakat Aceh,” jelas Iwan kepada Nukilan.id, (24/3/2024).

Selain menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan, Pawai Taaruf juga menjadi ajang untuk memperkenalkan keberagaman budaya dan adat istiadat yang dimiliki oleh masyarakat Aceh kepada seluruh peserta dan penonton yang hadir.

Dengan semangat yang membara, MTR XXIII Kwarda Aceh diharapkan akan terus memperkuat nilai-nilai kepramukaan dan keislaman di Aceh, serta menjadi wadah untuk mengukir kenangan indah bagi para pesertanya.

Reporter: Akil Rahmatillah

BSI Tingkatkan Layanan Weekend Banking Selama Ramadan

0
Ilustrasi Bank Syariah Indonesia (Foto: Dok. BSI)

NUKILAN.id | Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan langkahnya dalam meningkatkan layanan jasa perbankan selama bulan Ramadhan. Sebagai upaya memenuhi kebutuhan nasabah, BSI akan menyediakan layanan operasional akhir pekan (weekend banking) di 1024 kantor cabangnya di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary BSI, Gunawan Arif Hartoyo, menjelaskan bahwa keputusan ini adalah bagian dari komitmen BSI untuk memberikan pelayanan yang lebih luas, terutama dalam hal beyond syariah banking. Hari ini, 23 Maret 2024, BSI membuka 1010 cabang layanan terbatas di seluruh Region Office yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara, dengan jam operasional dari pukul 08.00 hingga 16.00 waktu setempat.

Selain menyediakan layanan setoran dan penarikan tunai, BSI juga telah dilengkapi dengan mesin setor tunai (CRM) untuk membantu nasabah melakukan setoran. Dalam menjawab tingginya minat masyarakat dan volume setoran yang signifikan, perseroan memutuskan untuk membuka cabang agar proses setoran nasabah dapat dipercepat.

Layanan weekend banking ini juga memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi terbatas yang mendukung kebutuhan sehari-hari, seperti pembayaran Pertamina dan institusi lainnya, setor tunai atau cek non kliring, penarikan tunai atau cek non kliring, pembukaan rekening, transaksi setoran pajak, penanganan keluhan, serta transaksi lainnya sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.

Gunawan juga menambahkan bahwa layanan customer care akan tetap tersedia pada akhir pekan. Selain itu, nasabah dapat menggunakan layanan penyetoran, terutama untuk nasabah institusi dan mitra bayar, melalui kantor cabang BSI pada akhir pekan ini.

Dengan langkah ini, BSI berharap dapat memberikan kemudahan bagi nasabahnya dalam mengakses layanan perbankan selama bulan Ramadhan.

Editor: Akil Rahmatillah

Gelar Konsolidasi Media, Panwaslih Aceh Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Mengawal Pilkada Serentak 2024

0
Humas Panwaslih Provinsi Aceh, Maitanur pada acara konsolidasi media dalam rangkat penguatan pemberitaan hasil Pemilu 2024. (Foto: Dialeksis)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Provinsi Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, lembaga swadaya masyarakat, dan pegiat pemilu untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Aceh.

Pernyataan ini disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Humas) Panwaslih Provinsi Aceh, Maitanur, dalam acara konsolidasi media yang berlangsung pada Sabtu, 23 Maret 2024, di Banda Aceh.

“Saya berharap pertemuan konsolidasi pada hari ini bukan konsolidasi yang bergerak pada tataran diskusi tapi dapat diikuti dalam sebuah kegiatan dan kerja-kerja nyata di masa depan. Sehingga peran media, lembaga-lembaga dan pegiat pemilu itu dapat teradvokasi, kita dapat berperan lebih maksimal lagi di bagian kita masing- masing,” ujarnya.

Maitanur menegaskan bahwa untuk memperkuat demokrasi, semua komponen masyarakat harus berjuang bersama dengan melakukan pengawasan partisipasi serta melakukan konsolidasi dari berbagai aktivitas dan kegiatan yang akan memperkuat lembaga masing-masing.

Ia juga mengapresiasi peran media Aceh dalam pengawalan setiap proses dan tahapan Pemilu legislatif serta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 pada bulan Februari lalu. Media telah aktif dalam mengungkap kecurangan, serta memantau proses perhitungan dan pemilihan ulang di beberapa daerah, seperti Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Nagan Raya, dan daerah lainnya.

Maitanur berharap adanya program yang melibatkan media dalam upaya penguatan sinergi menuju pemilu berikutnya, sehingga proses pemilu tidak hanya menjadi fokus saat tahapan Pemilu dan hasilnya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam proses demokrasi.

Dengan adanya dukungan aktif dari berbagai elemen masyarakat, Panwaslih Aceh optimis dapat mengawal Pilkada serentak 2024 dengan lebih baik, demi terciptanya proses pemilihan yang adil dan transparan bagi seluruh warga Aceh.

“Mudah-mudahan ke depan akan ada lagi konsolidasi untuk segenap elemen masyarakat sipil dalam rangka pengawasan terhadap jalannya pemilu ke depan,” pungkasnya.

Reporter: Akil Rahmatillah