Beranda blog Halaman 1216

Mr. D.I.Y : Destinasi Favorit Belanja Kebutuhan Lebaran dengan Suasana Nyaman

0
Suasana pembeli yang sedang mengantre di depan kasir Mr. D.I.Y. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1445 H, masyarakat di Aceh Selatan, khususnya di Kota Fajar dan sekitarnya, ramai berbelanja kebutuhan lebaran di Mr. D.I.Y.

Pantauan Nukilan.id, toko retail ini menyediakan beragam perlengkapan rumah tangga, mulai dari perlengkapan kamar, meja makan, tas, dompet, hingga alat elektronik dan perlengkapan sekolah. Dengan beragam pilihan yang lengkap, tempat ini menjadi favorit warga untuk memenuhi kebutuhan mereka menjelang perayaan Idulfitri.

Salah satu pengunjung, Aisyah, mengatakan bahwa ia membeli peralatan masak di Mr. D.I.Y. untuk memasak masakan khas hari raya.

“Saya senang bisa menemukan semua yang saya butuhkan di sini. Selain lengkap, tempatnya juga nyaman,” ungkap Aisyah kepada Nukilan.id, Selasa (9/4/2024).

Nur Aini, pembeli lainnya, memilih untuk membeli jam dinding di toko tersebut. Ia ingin menambah keindahan ruang tamu rumah saya dengan jam dinding yang elegan dari Mr. D.I.Y.

“Saya ingin menambah keindahan ruang tamu rumah saya,” kata Nur Aini.

Ketika ditanya mengapa mereka memilih berbelanja di Mr. D.I.Y., kedua pembeli tersebut sepakat bahwa tempatnya nyaman dan tidak panas.

“Biasanya kalau belanja di pasar atau toko tradisional lainnya, panas. Tapi di sini, tempatnya lebih teratur dan nyaman,” kata Nur Aini.

Dengan pilihan barang yang lengkap dan suasana belanja yang nyaman, tidak heran jika Mr. D.I.Y. menjadi destinasi utama masyarakat Aceh Selatan dalam memenuhi kebutuhan mereka menjelang Hari Raya Idulfitri.

Reporter: Akil Rahmatillah

Terkait Penonaktifan Dirut dan Dirop Bank Aceh, Ketua Kadin Aceh: Langkah Tepat dengan Dasar Kuat

0
Ketua Kadin Aceh, Muhammad Iqbal Piyeung. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Muhammad Iqbal, yang juga dikenal sebagai Iqbal Piyeung, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, berpendapat bahwa penghentian kerja Direktur Utama dan Direktur Operasional Bank Aceh merupakan hak prerogatif Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, karena dia memiliki kewenangan yang kuat sebagai pemegang saham pengendali (PSP).

Hal itu disampaikan oleh Iqbal Piyeung, Selasa (09/04/2024), menanggapi kondisi penonaktifan direksi Bank Aceh beberapa hari yang lalu.

Setelah memastikan keabsahan kebijakan tersebut, Iqbal segera menghubungi beberapa instansi terkait, terutama terkait dengan penonaktifan dua posisi kunci di Bank Aceh, yaitu Direktur Utama dan Direktur Operasional. Ia memastikan bahwa langkah tersebut telah melalui proses konsultasi yang komprehensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak-pihak terkait lainnya.

Iqbal berharap agar masyarakat memberikan dukungan terhadap keputusan yang diambil oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh dalam hal ini, karena seorang pemimpin tidak mungkin membuat keputusan tanpa melakukan analisis, penelusuran, dan meminta masukan dari berbagai pihak.

“Saya yakin Pj Gubernur Aceh tidak gegabah mengambil keputusan penonaktifan Dirut dan Direktur Operasional Bank Aceh tanpa meminta masukan banyak pihak, khususnya OJK,” ujarnya kepada Nukilan.id pada Selasa (09/04/2024).

Iqbal menitipkan pesan penting kepada Bank Aceh Syariah agar serius melibatkan Kadin Aceh dalam membangun ekosistem dan dunia usaha di Aceh menjadi maju baik usaha mikro maupun makro.

“Terutama sekali kemudahan bagi anggota Kadin Aceh untuk diberikan modal sebagai pelaku usaha, namun dengan catatan sesuai aturan dan ketentuan berlaku di Bank Aceh,” tegasnya.

Menurutnya, selama ini pelaku usaha merasa Bank Aceh cenderung dominan ke pembiayaan yang konsumtif, dibandingkan ke pembiayaan produktif.

Selain itu, Iqbal menekankan kepada Bank Aceh agar tidak mengalami gangguan dalam layanan kepada nasabah dan masyarakat, terutama yang dapat mengurangi kinerja bank. Menurut Iqbal, jika hal tersebut terjadi, akan sangat merugikan bagi bank. Namun, Iqbal yakin bahwa sistem dan manajemen kelembagaan Bank Aceh akan tetap berjalan normal dan tidak terpengaruh, meskipun ada penonaktifan Dirut dan Direktur Operasional.

Menurut Iqbal, yang paling penting adalah Bank Aceh segera mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS). Ini sangat penting agar kepemimpinan yang definitif untuk kedua posisi strategis tersebut, serta komisaris utama, dapat diputuskan, dan arah Bank Aceh ke depan menjadi jelas.

“Tidak perlu diperlambat lagi, wajib disegerakan agar RUPS dilakukan. Karena jika menunda-nunda akan berdampak buruk kepada Bank Aceh secara kelembagaan,” tutupnya.

Reporter: AN

Shalat Idul Fitri 1445 H di Banda Aceh Dilaksanakan di Lapangan Blang Padang

0
Suasana Shalat Idul Fitri 1444 Hijriah di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Sabtu 22 April 2023. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Saifan Nur mengumumkan bahwa shalat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah tahun ini akan dilaksanakan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh pada Rabu, 10 April 2024.

“Namun, apabila hujan turun, pelaksanaan shalat akan dipindahkan ke Masjid Raya Baiturrahman,” ujar Saifan kepada Nukilan.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri di Lapangan Blang Padang akan dimulai pada pukul 07.00 WIB. Masyarakat yang ingin melaksanakan shalat diimbau untuk mengambil wudhu di rumah masing-masing dan membawa kelengkapan shalat seperti sajadah.

“Guna menghindari kemacetan saat menuju ke Lapangan Blang Padang dan memudahkan parkir, masyarakat juga diimbau untuk tidak membawa kendaraan roda empat atau mobil,” imbuh Saifan.

Diharapkan dengan imbauan ini, pelaksanaan shalat Idul Fitri 1445 Hijriah di Banda Aceh dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk.

Reporter: Rezi

H-1 Lebaran 2024, Pedagang Petasan Diburu Anak-Anak

0
Pembeli sedang memilih petasan pada salah satu lapak di Kota Fajar Aceh Selatan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Antusiasme menyambut malam takbiran semakin terasa di sejumlah wilayah Indonesia. Kemeriahan Hari Raya Idul Fitri semakin terasa di Kota Fajar Aceh Selatan. H-1 Lebaran, para pedagang petasan kebanjiran order, terutama dari anak-anak yang antusias menyambut momen spesial ini.

Salah satu pedagang petasan, Rara, mengungkapkan bahwa anak-anak menjadi pemburu utama petasan di lapaknya.

“Anak-anak memang yang paling bersemangat. Setiap tahunnya, mereka datang dengan pengawasan orang tua untuk membeli petasan yang mereka inginkan. Kami harus cepat mengisi ulang persediaan jika barang yang laku keras telah habis,” ungkapnya kepada Nukilan.id, Selasa (9/4/2024).

H-1 Lebaran menjadi puncak penjualan petasan bagi Rara. Hal ini membuatnya bisa meraih omzet yang besar.

“Selain petasan, saya juga menjual berbagai jenis kembang api dengan harga yang beragam,” tuturnya.

Rara mengatakan, harga dari setiap jenis petasan yang dijualnya bervariasi, mulai dari Rp 2 Ribu hingga Rp 60 Ribu. Pada momen ini, Rara mengaku dapat meraup untung besar setiap harinya.

“Alhamdulillah, omzet yang saya dapatkan setiap harinya bisa mencapai Rp 200-500 ribu,” ungkapnya.

Di sisi lain, Azwa, salah seorang pembeli yang merencanakan untuk menghabiskan malam takbiran bersama teman-temannya dengan merayakannya dengan petasan.

“Kami memang sudah membeli beberapa petasan untuk malam takbiran nanti. Tapi kami sadar, keselamatan tetap nomor satu,” ujar Azwa sambil menunjukkan beberapa petasan yang baru saja ia beli.

Sementara itu, Anton, seorang ayah dari dua anak, mengaku membelikan petasan jenis kembang api untuk anak-anaknya. Namun, ia tak lupa memberikan pesan penting kepada sesama orang tua.

“Kita boleh saja membelikan petaan, tapi kita harus ingat untuk tetap mengawasi anak-anak kita. Kesenangan Lebaran tidak boleh berujung pada bahaya,” ujar Anton dengan tegas.

Reporter: Akil Rahmatillah

Ini Rute Pawai Takbir Keliling Idul Fitri 1445 H di Banda Aceh

0
peta rute pawai takbir keliling. (Foto: bandaacehkota.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Rute resmi untuk Pawai Takbir Keliling Idul Fitri 1445 H di Banda Aceh telah ditentukan melalui rapat yang diadakan pada Senin (8/4/2024) di Mapolresta Banda Aceh.

Rapat dipimpin Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, dihadiri perwakilan Kadishub Banda Aceh, unsur Dinas Syariat Islam dan UPTD Masjid Raya Baiturahman telah menghasilkan kesepakatan mengenai rute yang akan dilalui oleh peserta pawai takbir.

Pawai takbir Aceh dijadwalkan akan digelar pada malam hari raya, atau Selasa malam 9 April 2024 bakda salat isya.

Acara ini direncanakan akan dilepas secara resmi oleh Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Menurut pernyataan dari Plt Kadishub Kota Banda Aceh, Bukhari Sufi S Sos M Si terdapat dua rute yang telah disepakati dalam rapat antara Polresta dan Dishub, yaitu rute untuk pejalan kaki dan mobil hias.

Rute untuk mobil hias akan dimulai dari halaman Masjid Raya Baiturrahman, kemudian menuju Simpang Kodim – Simpang Peuniti – Simpang Surabaya – Simpang Beurawe – Simpang Jambo Tape – Bundaran Simpang Lima – Simpang Kodim, dan berakhir di Masjid Raya Baiturrahman.

Sementara itu, rute untuk pawai takbir pejalan kaki akan dimulai di depan Masjid Raya Baiturrahman – Simpang BSI Cut Meutia – Simpang BSI/Istana Kado – Simpang Kimia Farma Pante Pirak – Simpang Putri Hijau – Jl ST Mansyursyah – Simpang Kodim – Depan Barat, dan berakhir di Masjid Raya Baiturrahman.

Untuk menyukseskan acara ini, rekayasa lalu lintas akan dilakukan. Kendaraan dari arah Simpang Surabaya hingga Simpang Kodim akan diarahkan berbelok ke arah Pendopo Gubernur. Sementara kendaraan dari arah Taman Sari menuju Simpang Traffic Light Masjid Raya akan diarahkan berbelok ke kiri arah Simpang Zikra Lama. Selain itu, kendaraan dari Jalan Diponegoro akan diarahkan berbelok kiri ke arah Jl Cut Mutia, dan kendaraan dari Peunayong menuju Simpang Lima akan diarahkan ke arah Simpang Jambo Tape.

Di setiap persimpangan jalan yang dilalui oleh pawai takbir, akan ada penyetopan sementara untuk memberi jalan kepada peserta pawai.

Dengan demikian, sejumlah jalan di Banda Aceh pada malam takbiran nanti akan mengalami rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran acara dan keamanan peserta serta masyarakat umum yang ikut menyaksikan.

Lanjut Bukhari Sufi, kepada masyarakat Kota Banda Aceh dan sekitarnya yang ingin menyaksikan pawai takbiran yang diadakan pada malam lebaran 1 syawal 1445 hijriah diminta agar tertib di jalan dan mematuhi rambu-rambu lalulintas serta mengikuti rute-rute pengalihan arus lalu lintas pada saat pawai takbir berlangsung.

“Dan juga kami sampaikan bahwa jalan Cut Meutia yang beberapa bulan terakhir dibuat rekayasa satu arah karena adanya pekerjaan IPALD-T, mulai minggu ini masyarakat Kota Banda Aceh sudah dapat menggunakan kembali jalan tersebut dengan sistim dua arah,” ujar Bukhari Sufi.

Editor: Akil Rahmatillah

Pelayanan Jasa Bagi Pemudik di Pelabuban Penyeberangan Labuhan Haji Berjalan Kondusif

0
Pelayanan Jasa Bagi Pemudik di Pelabuban Penyeberangan Labuhan Haji. (Foto: Nukilan.)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Koordinator Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Maidi Rahman, memastikan bahwa pelayanan bagi pemudik di Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji berjalan lancar dan kondusif. Hal ini disampaikan olehnya pada hari Senin, (8/4/2024).

“Dari data manifest keberangkatan, KMP. Teluk Sinabang hari ini telah berhasil memberangkatkan 113 penumpang dengan 34 kendaraan,” ujar Maidi kepada Nukilan.id pada Senin (8/4/2024) kemarin.

Lebih lanjut, Maidi menyampaikan bahwa pada malam sebelumnya, KMP. Teluk Sinabang kedatangan lebih banyak penumpang, sebanyak 162 orang dengan membawa 66 kendaraan, baik pribadi maupun mobil barang.

Menurut Maidi, ketersediaan pelayanan pemudik di Pelabuhan Calang dan Pelabuhan Penyeberangan Kuala Bubon telah memberikan alternatif yang baik bagi para pemudik yang akan pulang merayakan Idul Fitri 1445 H/2024 M.

Nukilan.id juga melakukan wawancara dengan salah seorang pemudik, Ahmad, yang mengapresiasi kelancaran pelayanan di Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji.

“Saya merasa sangat terbantu dengan tersedianya alternatif pelayanan di berbagai pelabuhan ini. Perjalanan pulang ke kampung halaman menjadi lebih nyaman dan lancar,” ujar Ahmad.

Dengan demikian, pelayanan yang lancar dan kondusif di Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji turut memberikan kemudahan bagi pemudik dalam merayakan momen Idul Fitri bersama keluarga.

Reporter: Akil Rahmatillah

Komunitas Tgk Dayah Aceh Barat Jaring Cabup dan Cawabup Potensial dari Unsur Dayah

0
Komunitas Tgk Dayah Aceh Barat. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Meulaboh – Para Tengku Muda dari Sejumlah Dayah dalam Kabupaten Aceh Barat sepakat menjaring calon bupati dan wakil bupati dari unsur dayah atau santri untuk ikut maju di Pilkada Kabupaten Aceh Barat Tahun 2024, kesepakatan itu menyeruak dalam kegiatan Buka Puasa Bersama di ABK Kupi, Meulaboh, Senin (8/4/2024).

Aduwina Pakeh selaku Pemerhati Dayah di Aceh Barat menyampaikan gagasan untuk menjaring calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada tahun 2024 tersebut merupakan hasil diskusi dan pandangan dari sejumlah teungku dayah di Aceh Barat.

“Puncaknya perihal tersebut dibahas dan disepakati pada acara buka puasa bersama sore kemarin,” ucapnya.

Tengku dan santri di Aceh Barat harus mengambil peran dalam menentukan pemimpin umat. Gerakan Dayah harus secara kontinu berkontribusi untuk membangun negeri.

“maka dari itu, forum tersebut mengusulkan sejumlah nama dari kalangan dayah untuk maju dalam Pilkada Aceh Barat tahun 2024. Suara masyarakat Dayah cukup besar di Aceh Barat, hanya saja perlu dikelola dan dimenej dengan baik,” ucap Aduwina Pakeh

Menurut Aduwina Pakeh, selama ini para pimpinan Dayah dan santri selalu diambil manfaat semata oleh para politikus, setelah Pilkada usai, suara Dayah tidak didengarkan lagi. Atas berbagai kajian yang mendalam yang telah dilakukan, para tengku Dayah sepakat menjaring 13 nama bakal calon yang berasal dari tokoh Ulama dan Tgk Dayah di Aceh Barat.

Adapun nama-nama tersebut Yaitu:
1. Tgk. Abdurrahman Amin (Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah / Ketua HUDA Aceh Barat)
2. Tgk. Khairul Azhar, M.A (Pimpinan Dayah ZUDI)
3. Tgk. H. M. Arifin idris (Pimpinan Dayah DIUQ)
4. Tgk. H. Abdur Rani Adian (Pimpinan Dayah Darul Huda)
5. Tgk. Abdullah Areh (Pimpinan Dayah Lueng Jawa Woyla)
6. Tgk. Miswar (Pimpinan Dayah Arraudhatul Mustafawiyah)
7. Tgk. H. Mawardi Nyakman (Pimpinan Dayah Istiqamattudin Darussunah)
8. Tgk. Mahdi Kari (Ketua MPU Aceh Barat)
9. Tgk. Muhammad Yasri (Pimpinan Dayah Abi Luthfi Al-a’milin)
10. Tgk. H. Harmen Nuriqmar (Pimpinan Dayah Bukit Iqra)
11. Tgk. Ustazi Syarsal, M.Pd (Pimpinan Dayah BULISCH)
12. Tgk Abdullah Mr (Ketua Imam Syik Masjid Agung Meulaboh)
13. Tgk. Muhammad Amin (Pimpinan Dayah ISTU)

Dari sejumlah nama tersebut, nantinya akan dikerucutkan kembali pada rapat Akhbar setelah lebaran nanti.

“Nanti akan dibuat pertemuan yang menghadirkan seluruh pimpinan Dayah dan organisasi Santri yang ada di Aceh Barat, ” Pungkas Aduwina Pakeh yang juga Akademisi Universitas Teuku Umar.

Reporter: Adwina

Penjualan Kue Lebaran Meningkat Tajam di Pasar Tradisional Kota Fajar Aceh Selatan

0
Kue lebaran di pasar tradisional Kota Fajar. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Mendekati momen Lebaran tahun 2024, pasar tradisional di Kota Fajar, Kluet Utara, Aceh Selatan, mengalami lonjakan penjualan kue Lebaran. Salah satu pedagang, Zahra, mengungkapkan peningkatan signifikan dalam penjualan kue kering di lapaknya.

Menurut Zahra, penjualan mulai meningkat sejak menjelang akhir bulan puasa, tepatnya di hari ke-25 bulan puasa. Tingginya minat pembeli terkait dengan pendekatan Hari Raya yang hanya tinggal menghitung hari, dengan enam hari lagi hingga Hari Lebaran.

“Kami menjual berbagai macam kue kering kepada pelanggan, seperti kue nastar, putri salju keju, cookies, lidah kucing, kue kacang, dan aneka kue lainnya,” ungkap Zahra.

Zahra menambahkan bahwa kue-kue tersebut dijual dengan harga normal, berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu per bungkus, tergantung pada jenis kue yang dipilih oleh pelanggan.

“Untuk kisaran harganya mulai Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu. Tergantung jenis kuenya,” tambah Zahra.

Peningkatan signifikan dalam penjualan kue Lebaran di pasar tradisional ini memberikan indikasi bahwa masyarakat semakin antusias mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 H.

Dengan beragam pilihan kue Lebaran yang ditawarkan, para pembeli dapat menikmati hidangan khas Lebaran dengan berbagai cita rasa yang lezat dan tradisional.

Reporter: Akil Rahmatillah

Saudia Airlines Siap Layani 106 Ribu Jemaah Haji Indonesia 2024

0
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kemenag dan Saudia Airlines. (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Jakarta – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief menyampaikan, selain Garuda Indonesia, jemaah haji Indonesia 2024 akan diangkut maskapai Saudia Airlines dalam perjalanan ke dan dari tanah suci.

Hal ini disampaikan Dirjen PHU Hilman Latief usai menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Saudia Airlines, di Jeddah, Arab Saudi. “Alhamdulillah kita telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Saudia Airlines terkait penyediaan transportasi udara bagi jemaah haji Indonesia,” ujar Hilman, Rabu (3/4/2024).

“Rencananya, tahun ini Saudia Airlines akan mengangkut sebanyak 106.993 jemaah dan petugas haji Indonesia,” sambungnya.

Adapun jemaah dan petugas yang akan diangkut oleh Saudia Airlines tersebar pada 11 provinsi yang akan diberangkatkan melalui lima embarkasi. Pertama, Embarkasi Riau yang akan memberangkatkan jemaah dari Provinsi Jambi, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat.

Kedua, Embarkasi Palembang yang akan memberangkatkan jemaah dari Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Ketiga, Embarkasi Jakarta yang akan memberangkatkan jemaah dari Provinsi Banten dan sebagian Jawa Barat.

Keempat, Embarkasi Kertajati yang akan memberangkatkan jemaah dari sebagian Provinsi Jawa Barat. Kelima, Embarkasi Surabaya yang akan memberangkatkan jemaah dari Provinsi Jawa Timur, Bali, dan NTT.

Hilman menambahkan informasi terkait dengan persiapan pengangkutan telah disampaikan oleh Saudia Airlines antara lain berupa kesiapan pesawat yang akan membawa jemaah haji Indonesia yang sudah memiliki jadwal penerbangan resmi yang disetujui GACA untuk mengangkut keberangkatan dan kepulangan jemaah haji.

“Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini lebih baik, lancar, dan terkendali sehingga jemaah dapat beribadah tetap dalam kondisi sehat, aman, dan nyaman,” harapnya.

“Kami sangat berharap semoga tahun ini layanan transportasi udara lebih berkualitas dari tahun lalu,” tutup Hilman.

Editor: Akil Rahmatillah

Jadi Primadona Saat Ramadan, Petani Timun Suri di Aceh Selatan Raup Omzet Jutaan

0
Timun suri jadi primadona saat bulan Ramadan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Adam, seorang petani timun suri di Gampong Sapik, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, menikmati hasil panen yang berlimpah selama bulan suci Ramadan 1445.

Ia meraup omzet hingga jutaan rupiah dari hasil panen timun suri, buah yang menjadi primadona saat bulan puasa tiba.

Adam yang telah menggeluti budidaya timun suri selama lima tahun terakhir, mengatakan, selama momen Ramadan timun suri paling diburu masyarakat untuk minuman berbuka puasa.

“Di bulan Ramadan timun suri paling diminati, makanya tertarik untuk menanam timun suri,” kata Husaini, Senin (8/4/2023).

Dari lahan yang tidak terlalu luas, yakni setengah hektar, Adam mampu menghasilkan sekitar 200 buah timun suri setiap kali panen.

“Omzet sekali panen bisa mencapai 6 juta dengan modal hanya 2 juta rupiah,” ungkapnya.

Menurut Adam, satu buah timun suri memiliki berat minimal tujuh ons dan maksimal tiga kilogram. Harga jualnya pun bervariasi, mulai dari R 5 ribu hingga Rp25 ribu, tergantung ukuran buah.

Menurut Adam, kondisi cuaca sangat mempengaruhi ukuran buah timun suri.

“Jika musim hujan, saya panen setiap 25 hari sekali. Tapi di musim kemarau, panen bisa dilakukan 15 hari sekali karena buah cepat matang,” jelasnya.

Timun suri rasanya menyerupai melon. Namun, jika hendak membeli buah yang satu ini, disarankan untuk memilih yang sudah matang di pohon atau bisa ditandai dengan adanya retakan (merekah) di bagian kulitnya.

Untuk menjaga kualitas dan memastikan timun suri sampai ke tangan konsumen dalam kondisi baik, Adam menggunakan pelepah pisang. Pelepah pisang dimanfaatkan untuk membungkus timun suri, menjaga agar buah tidak mudah kering dan pecah.

Reporter: Akil Rahmatillah