Beranda blog Halaman 1175

Haeqal Daftar Bacawalkot Banda Aceh, Demokrat: Bangga Anak Muda Ikut Kontestasi Pilkada

0
Haeqal Daftar Bacawalkot Banda Aceh. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tokoh muda asal Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali kota Banda Aceh melalui Partai Demokrat. Haeqal beserta tim datang ke Kantor DPC Partai Demokrat Banda Aceh pada Selasa, (7/5/2024).

Penyerahan berkas dari Ahmad Haeqal dan tim diterima langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Banda Aceh, Isnaini Husda. Penyerahan berkas ini berlangsung lancar dengan suasana penuh keakraban.

Isnaini Husda mengatakan, Partai Demokrat menyambut baik pendaftaran Ahmad Haeqal, mengingat sosok Haeqal yang masih muda dianggap cocok dengan semangat dari Partai Demokrat. Ia juga mengapresiasi ada anak muda yang berani bertarung pada kontestasi pilkada Banda Aceh.

“Kami bangga hari ini seorang anak muda bersedia maju di kontestasi Pilkada Kota Banda Aceh untuk membangun kota yang lebih baik. Ini sesuai dengan moto dan semangat Partai Demokrat. Ini merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi kami karena ada anak muda yang mau membangun Kota Banda Aceh,” ujar Isnaini usai menerima berkas pendaftaran Haeqal kepada wartawan.

Ia berharap, kolaborasi dan semangat Demokrat bersama Ahmad Haeqal bisa membawa sebuah perubahan dan kemajuan bagi Kota Banda Aceh kedepan. Selanjutnya, tambah Isnaini, DPC Partai Demokrat Banda Aceh akan mengajukan nama-nama yang masuk dalam penjaringan DPC ke DPD Partai Demokrat Aceh.

Sementara,Ahmad Haeqal Asri usai menyerahkan berkas mengatakan, ini kali pertama ia mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota Banda Aceh. Ia memilih Partai Demokrat karena partai tersebut punya semangat yang sama dengan anak muda.

“Kami melihat Partai Demokrat sebagai landasan, karena Partai Demokrat sesuai dengan simbol dan identitas kami, anak muda, sebagaimana juga orasi Ketum Partai Demokrat, bahwa muda adalah kekuatan,” sebut Haeqal.

Ia yakin, bersama Partai Demokrat, generasi muda, serta elemen masyarakat lainnya, bisa berjuang membangun Kota Banda Aceh dengan membuat perubahan-perubahan yang progresif. Kolaborasi, lanjut Haeqal, saat ini menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan kota.

Ia berharap Partai Demokrat bisa menjadi wadah sekaligus etalase bagi anak-anak muda yang ingin berkontribusi membangun Kota Banda Aceh menjadi lebih baik lagi.

Editor: Akil Rahmatillah

403 Calon PPK Pilkada Banda Aceh Ikuti Ujian CAT

0
Ratusan peserta mengikuti ujian CAT di SMUN 4 Banda Aceh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menggelar Ujian Tulis Berbasis Computer Assisted Test (CAT) bagi calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. 

Ujian tersebut berlangsung di SMUN 4 Banda Aceh selama dua hari, mulai dari tanggal 7 hingga 8 Mei 2024.

Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KIP Banda Aceh, Muhammad Zar, sebanyak 403 peserta mengikuti ujian CAT ini. Pelaksanaan ujian dibagi menjadi tiga kelas, berdasarkan wilayah kecamatan.

“Ujian CAT ini merupakan salah satu tahapan seleksi untuk menjaring calon PPK yang berkompeten dan berintegritas,” kata Zar kepada Nukilan.

Setelah Ujian Tulis CAT, para peserta yang lulus akan mengikuti tahap selanjutnya, yaitu wawancara, yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 hingga 13 Mei 2024.

Zar berpesan kepada seluruh peserta ujian CAT agar mematuhi dan mentaati tata tertib selama pelaksanaan ujian. 

“Calon PPK yang ikut ujian tulis CAT agar mematuhi dan mentaati tata tertib selama pelaksanaan ujian  tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

Jelang Pilkada, Alumni Ilmu Pemerintahan USK Berikan Pandangan Arah Laju Aceh ke Depan

0
pengangguran
Ilustrasi Pengangguran (Foto: Pinterest)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh 2024, suara anak muda Aceh semakin berkumandang untuk menyoroti isu-isu krusial yang dihadapi generasi muda di tanah Serambi Mekah tersebut.

Sebagai bagian dari upaya untuk menggali pandangan pemuda Aceh terhadap isu-isu krusial di daerah mereka, Nukilan.id berkesempatan untuk berbicara dengan T Aulia Rahman, Ketua Alumni Ilmu Pemerintahan (IP) USK.

Dalam wawancara eksklusif ini, T Aulia mengungkapkan pandangannya tentang tantangan utama yang dihadapi oleh pemuda Aceh saat ini. Menurutnya, permasalahan terbesar yang dihadapi oleh pemuda Aceh adalah kurangnya lapangan pekerjaan.

“Jika kita ditelusuri kembali ke masa lalu Aceh yang tidak kondusif, alasan keamanan bisa jadi membuat investor enggan untuk berinvestasi di daerah tersebut. pada Nukilan.id pada Selasa (7/5/2024).

Pemuda asal Abdya ini memiliki harapan besar terhadap pemimpin Aceh selanjutnya. Pertama, pemimpin tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan di Aceh dengan cermat. Hal ini penting agar investor merasa aman dan percaya untuk berinvestasi di daerah ini. Dengan demikian, akan tercipta lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi Aceh, mengingat potensi besar yang dimiliki oleh daerah ini.

“Kami sebagai anak muda Aceh berharap bahwa pemimpin Aceh selanjutnya dapat memprioritaskan keamanan di Aceh agar investor merasa yakin bahwa aman untuk berinvestasi di sini (Aceh),” ungkapnya.

Dia juga menyoroti pentingnya membuka pasar ekspor Aceh yang selama ini terkesan eksklusif. Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, pembukaan pasar ekspor dapat membuka peluang munculnya pengusaha baru di Aceh. Dengan demikian, akan tercipta lapangan kerja baru yang memberikan kesempatan bagi pemuda Aceh untuk terlibat dalam industri ekspor.

“Karena selama ini ekspor terkesan eklusif. Padahal banyak potensi sumberdaya alam di aceh yang bisa di ekspor sehingga menambah lapangan kerja,” ungkapnya.

Namun, T Aulia juga menyoroti dampak negatif dari kurangnya lapangan kerja, seperti meningkatnya angka judi online di kalangan pemuda. Dia menyebutkan bahwa kurangnya lapangan kerja membuat pemuda mencari cara pintas untuk mendapatkan penghasilan, seperti bermain judi online, menjadi kurir narkoba bahkan nekat meminjam uang melalui pinjol.

“Hal ini tidak bisa juga serta merta kita salahkan, karena itu cara pintas mereka dapat duit, cara lain tidak ada,” katanya.

Lebih lanjut, T Aulia menekankan bahwa kurangnya lapangan kerja juga akan berdampak pada kemampuan pemuda Aceh untuk menikah. Sebagai seorang pemuda, dia menyadari bahwa menikah menjadi semakin sulit tanpa pendapatan yang stabil. Kenaikan harga emas akibat tegangnya situasi konflik global semakin mempersulit situasi, sementara lapangan kerja yang terbatas membuat prospek finansial menjadi semakin suram.

“Bagaimana mereka bisa menikah jika pendapatan mereka tidak mencukupi? Apalagi di tengah kenaikan harga emas akibat konflik global,” katanya prihatin.

Menurut T Aulia, semakin berkurangnya kemampuan pemuda untuk menikah dapat menghadirkan potensi krisis demografi yang mencemaskan, mirip dengan yang terjadi di Jepang. Jika tidak ditemukan solusi yang tepat, hal ini bisa mengarah pada konsekuensi yang serius bagi struktur sosial dan ekonomi suatu negara.

“Ketika kesempatan menikah menurun, ini akan menjadi efek bola salju menjadi krisis demografi seperti di jepang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, T Aulia mengatakan penting bagi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak agar generasi muda Aceh dapat memiliki harapan dan masa depan yang lebih cerah.

Reporter: Akil Rahmatillah

DPD dan DPC KIPRA Aceh Masa Bakti 2024-2029 Resmi Dilantik

0
Acara pelantikan DPD dan DPC KIPRA Aceh di Gedung Nanik Convention Hall, Aceh Besar, pada Selasa 7 Mei 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kita Indonesia Kita Prabu (KIPRA) Aceh masa bakti 2024-2029 resmi dilantik. 

Pelantikan Pengurus DPD KIPRA Aceh ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KIPRA, Ir. Evie Maysarah Kolulun yang berlangsung di Gedung Nanik Convention Hall, Aceh Besar, pada Selasa 7 Mei 2024.

Dalam sambutannya, Evie berpesan kepada Ketua DPD KIPRA Aceh Prof. Adjunct Dr. Marniati, S.E,. M.Kes untuk bekerja sama dengan baik dan berkoordinasi dalam menjalankan program-program yang telah diamanahkan.

“Saya yakin dan percaya anggota DPD Aceh dapat bekerjasama dengan baik dan berkoordinasi dalam menjalankan program yang telah di amanahkan,” ujar Evie.

“Selamat melaksanakan tugas sesuai visi dan misi KIPRA,” pesan Evie.

Sementara itu, Prof. Adjunct Dr. Marniati, S.E., M.Kes., mengucapkan terima kasih atas dukungan dari seluruh pengurus KIPRA di Aceh dan atas dukungan dan kesempatan yang diberikan oleh Ketua Umum DPP KIPRA kepadanya.

“Kita akan berkomitmen dan berjanji untuk siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita untuk kemakmuran rakyat Aceh dengan berbagai program yang menjadi visi dan misi dari KIPRA,” kata Prof. Adjunct Dr. Marniati.

Ia menambahkan bahwa masih banyak tugas-tugas yang harus dilakukan di Aceh, namun dengan kerja keras dan kesatuan seluruh organisasi termasuk KIPRA, mereka yakin mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Aceh.

Reporter: Rezi

Kuasai Aceh dan 14 Provinsi Lainnya, Seberapa Gahar Golkar di Serambi Mekah?

0
Partai Golongan Karya. (Foto: DPP Golkar)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemilihan umum (Pemilu) 2024 di Indonesia telah berlangsung pada Rabu (14/2/2024) lalu, dengan Partai Golkar menjadi pusat perhatian karena mendominasi suara di sebagian besar provinsi. Namun, secara perolehan kursi di DPR RI masih dipimpin oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Data real count KPU menunjukkan bahwa Golkar pada tahun 2024 menguasai suara di 15 provinsi, termasuk di Aceh. Di Aceh, Partai Golkar menciptakan kekaguman dan menarik perhatian publik. Partai berlambang pohon beringin ini berhasil mencatat sejarah dengan tiga kaderannya berhasil masuk Senayan dan menduduki kursi di DPR RI.

Lantas, seberapa ‘Gahar’ Golkar dalam konteks politik lokal Aceh?”

Untuk menjawab pertanyaan di atas, Nukilan.id memulainya dengan menelusuri perjalanan Golkar di Aceh dalam empat pemilu sebelumnya dan Pemilu terakhir pada tahun 2024.

Berdasarkan data yang Nukilan.id peroleh, Golkar dalam konteks politik lokal Aceh memiliki sejarah yang gemilang, terutama jika dilihat dari kinerjanya dalam empat pemilihan umum terakhir, termasuk Pemilu 2024.

Sejak pemilihan umum tahun 2009 hingga 2019, Golkar Aceh mengalami perkembangan yang menarik. Untuk DPR RI, Golkar berhasil meraih dua kursi pada 2009 dan 2014. Pada 2019, partai ini kembali mempertahankan dua kursi. Namun, pada Pemilu 2024, Golkar berhasil meningkatkan jumlah kursi di DPR RI menjadi tiga, dengan perolehan suara mencapai 594.213.

Sementara itu, di tingkat DPRA (Dewan Perwakilan Rakyat Aceh), Golkar juga menunjukkan performa stabil. Dari pemilu 2009 hingga 2019, partai ini berhasil mempertahankan sembilan kursi. Sama halnya pada Pemilu 2024, Golkar Aceh tetap memegang sembilan kursi, dengan jumlah suara yang meningkat dari 243.962 menjadi 328.369.

Prestasi luar biasa juga terlihat di tingkat DPRK (Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota), dimana Golkar mencatat peningkatan yang signifikan. Pada 2024, partai ini berhasil meraih 88 kursi yang tersebar di 23 Kabupaten dan Kota di Aceh, menunjukkan penambahan enam kursi dari pemilu sebelumnya.

Pada pemilu sebelumnya, yakni tahun 2019, Golkar berhasil meraih lima kursi Ketua DPRK di Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Gayo Lues. Selain itu, tujuh posisi Wakil Ketua DPRK dipegang oleh kader-kader Golkar di Kabupaten Pidie, Aceh Jaya, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Barat, Lhokseumawe, dan Kota Subulussalam.

Namun, kesuksesan Golkar di Aceh tidak hanya terbatas pada dunia legislatif. Partai ini juga menunjukkan keunggulan dalam Pilkada, dengan memenangkan enam kandidat kepala daerah yang diusung pada Pilkada Aceh tahun 2017. Kemenangan ini menegaskan posisi Golkar sebagai pemain utama dalam merangkai kepemimpinan daerah.

Dengan prestasi yang gemilang ini, Golkar tidak hanya menjadi kekuatan politik yang tak terbantahkan di tingkat nasional, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan yang tak bisa dianggap remeh dalam dinamika politik Aceh.

Reporter: Akil Rahmatillah

BPS: Ada 145 Ribu Pengangguran di Aceh pada Februari 2024

0
Ilustrasi tenaga kerja. (Foto: Jawa Pos)

Nukilan.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh, Ahmadriswan Nasution menyebutkan saat ini terdapat sebanyak 145 ribu pengangguran di Aceh per Februari 2024. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Februari 2023 sebesar 4.760 orang, di mana dalam periode 2023-2024 terjadi penyerapan tenaga kerja sebanyak 5.431 orang.

“Pada Februari 2024 tercatat sebanyak 4,05 juta orang penduduk usia kerja. Angka ini mengalami kenaikan sebanyak 61 ribu orang dibandingkan Februari tahun lalu,” ujar Ahmadriswan Nasution dalam konferensi pers BPS Aceh, Senin (6/5/2024).

Dia menambahkan, dari total 4,05 juta orang penduduk usia kerja tersebut, 2,6 juta orang merupakan Angkatan Kerja (AK) dan 1,453 juta orang Bukan Angkatan Kerja (BAK). Sementara dari total 2,6 juta AK, 2,455 juta orang bekerja dan 145 ribu orang lainnya merupakan pengangguran.

Sementara kategori AK yang bekerja yaitu pekerja penuh sebanyak 1.475 orang, pekerja paruh waktu 660 ribu orang, dan setengah pengangguran sebanyak 319 ribu orang. Dari jumlah tersebut, hanya kategori pekerja paruh waktu yang mengalami penurunan sebesar 245 ribu orang dibandingkan dengan Februari 2023. Pekerja penuh dan paruh waktu masing-masing naik sebesar 206 ribu dan 44 ribu orang dibandingkan dengan Februari 2023.

Sedangkan tiga lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja paling banyak yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yaitu sebesar 38,07 persen, sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 16,19 persen, dan industri pengolahan sebesar 8,51 persen. []

Reporter: Sammy

Kunjungan Kerja ke Kecamatan Rundeng, Wali Kota Subulussalam Sapa Warga

0
Wali Kota Subulussalam Menyapa Warga Kecamatan Rundeng. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wali Kota Subulussalam H.Affan Alfian Bintang melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Rundeng, kunjungan tersebut disambut meriah oleh masyarakat setempat, Senin (6/5/2024).

Masyarakat pasar Rundeng, beserta aparatur desa dan para ibu PKK kelurahan se-Kecamatan Rundeng menyambut kedatangan rombongan pagi itu dengan semarak. Menghadirkan tradisi budaya Tari Dampeng, penyambutan pun lebih hidup.

“Kedatangan saya ke Rundeng untuk kunjungan kerja disambut meriah oleh Tari Dampeng,” ujar Bintang di depan para hadirin yang datang di ke-Rundeng.

Kedatangan Bintang didampingi oleh kepala Dinas DPMK Irwan Paisal, dan Kabag Administrasi Pemerintahan Setda Kota Subulussalam.

Dalam kegiatan tersebut Bintang melakukan dialog interaktif dengan orang-orang yang hadir di kelurahan. Beberapa di antara mereka memberikan masukan untuk perkembangan desa di Kecamatan Rundeng ke depan. Masukan yang diberikan ditanggapi langsung oleh wali kota.

Tidak hanya itu, Camat Rundeng, Safran Kombih berharap kepada wali kota agar memprioritaskan pembangunan jalan di Desa Panglima Sahman, di mana masyarakat sangat berharap segera dibangun dengan ditinggikan.

Editor: Akil Rahmatillah

Baitul Mal Aceh Komitmen Bantu Usaha Berbasis Kantin Dayah

0
BMA Komitmen Bantu Usaha Berbasis Kantin Dayah. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Bireuen – Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh (BMA) Amirullah mengatakan BMA terus berkomitmen untuk membantu usaha berbasis Dayah seperti usaha kantin Dayah Darussaadah, untuk meraih kesuksesan dalam usaha yang mereka tekuni.

Amirullah menambahkan, dengan memberikan bantuan usaha bagi Dayah, mereka dapat memulai atau mengembangkan usaha mereka dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan.

“Kisah sukses pengelolaan kantin Dayah Darussaadah bukti nyata bahwa dengan dorongan dan dukungan yang tepat dari BMA, kelompok usaha dan lembaga seperti ini dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkas Amirullah dalam keterangannya, Senin (6/5/2024).

Sebelumnya, Tim liputan Baitul Mal Aceh (BMA) kembali melakukan liputan kisah sukses mustahik dalam format video untuk Program Bantuan Usaha Dayah di Kabupaten Bireuen.

Pada kesempatan tersebut, tim liputan BMA mengunjungi salah satu Dayah penerima bantuan usaha dari BMA yaitu Yayasan Pendidikan Islam Darussaadah di Gampong Cot Bada Barih, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Isma Eliyanti sebagai pengelola kantin tersebut membagikan kisah suksesnya menjalankan usaha kantin Dayah kepada tim liputan BMA.

Isma Eliyanti mengatakan sebelumnya usaha kantin Dayah Darussaadah kekurangan modal untuk mengembangkan usaha agar lebih besar dan maju, namun dengan adanya bantuan Basis Usaha Dayah dari BMA sangat membantu pihaknya dalam upaya pengembangan kantin.

“Alhamdulillah kami mendapat bantuan usaha Dayah sebesar Rp30 juta dari BMA pada 2022, semua dana bantuan kami gunakan untuk menambah modal di kantin Dayah,” ungkap Isma Eliyanti.

Hal yang membahagiakan dari usaha kantin Dayah Darussaadah kini mereka sudah memperoleh keuntungan yang digunakan untuk membayar gaji karyawan dan sebagian digunakan untuk membantu biaya operasional Dayah.

“Kami terus berkomitmen untuk terus mengembangkan kantin ini, dan keuntungan selama ini juga kami gunakan untuk membantu biaya operasional di Dayah,” kata Isma Eliyanti.

Editor: Akil Rahmatillah

Wujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi, UTU Jadikan Desa Ujong Tanoh Darat sebagai Desa Binaan

0
Wujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi, UTU Jadikan Desa Ujong Tanoh Darat sebagai Desa Binaan. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh menggandeng Desa Ujong Tanoh Darat sebagai desa binaan prodi.

Hal tersebut dalam rangka mewujudkan Tri darma Perguruan Tinggi dalam aspek pengabdian terhadap masyarakat. Ini tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama yang ditandatangani kedua pihak, antara prodi Ilmu Hukum dan Pemerintah gampong Ujong Tanoh Darat kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Senin (6/5/2024)

Naskah perjanjian kerja sama tersebut masing masing ditandatangani oleh Dr. Nouvan Moulia, Lc, MA selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Hukum dan Sulaiman. BS selaku keuchik Ujong Tanoh Darat. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Keuchik Gampong Ujong Tanoh Darat yang ikut disaksikan oleh aparatur gampong setempat.

Keuchik Desa Ujong Tanoh Darat sangat mengapresiasi Prodi Ilmu Hukum yang telah menjadikan gampong yang dipimpinnya sebagai gampong binaan prodi Ilmu Hukum, mengingat keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam tata kelola terkait pemerintahan Desa, baik dalam konteks pelayanan maupun terkait regulasi qanun gampong yang mengatur kehidupan sosial masyarakat khususnya di gampong yang kira perlu support dr akademisi.

Dr. Nouvan Moulia, Lc, MA. Selaku kaprodi Ilmu Hukum menyatakan komitmen untuk merealisasikan perjanjian tsb dengan menjadikan Gampong Ujong Tanoh Darat sebagai desa binaan untuk jangka waktu lima tahun ke depan, berbagai macam spesialisasi SDM yang ada di prodi yg dipimpinnya siap berkontribusi untuk kepentingan masyarakat khusus yang berkaitan dengan keilmuan hukum.

“Ini wujud dari konsep Tri Darma Perguruan Tinggi yang selalu siap ikut andil membantu masyarakat, apalagi kampus UTU masih dalam wilayah Gampong Ujong Tanoh Darat,” ujarnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Unmuha Gelar Aksi Bela Palestina, Serukan Boikot Produk Israel

0
Civitas Akademika Unmuha saat aksi damai bela Palestina dan kutuk Israel di Halaman Kampus Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, pada Selasa 7 Mei 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar aksi damai untuk menyuarakan dukungan terhadap rakyat palestina dan mengutuk agresi israel. Aksi ini berlangsung di Halaman kampus setempat, pada Selasa (7/5/2024).

Aksi damai ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, termasuk pimpinan universitas, kepala biro, kaprodi, staf dan pegawai serta ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Aceh.

Pantauan Nukilan di lokasi, para mahasiswa membentangkan spanduk dan poster yang berisi kecaman terhadap tindakan brutal Israel di Palestina.

Dalam aksinya, para peserta menyampaikan berbagai kecaman terhadap agresi Israel yang menindas orang orang tidak berdosa di Palestina. Mereka juga menyerukan untuk memboikot produk-produk Israel.

“Banyak orang orang tidak berdosa di palestina dibunuh, ini sangat keji dan biadab. Kami bersumpah tidak akan memakai dan memakan produk israel, ayo kita boikot produk israel” seru salah satu orator dalam aksi tersebut.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unmuha, Prof. Asnawi Abdullah, menyampaikan bahwa aksi damai ini dilakukan secara serentak oleh 172 Universitas Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

“172 Universitas Muhammadiyah dari Sabang sampai Merauke hari ini menyelenggarakan aksi damai terkait dukungan terhadap Palestina secara serentak sebagai bentuk dukungan kita terhadap kemerdekaan Palestina,” ujar Prof. Asnawi.

Lebih lanjut, Prof. Asnawi berharap pemerintah Indonesia mendukung upaya-upaya perdamaian antara Palestina dan Israel agar segera terwujud.

“Kita tidak tahan lagi melihat begitu banyak korban, anak-anak yang tidak berdosa di dalam konflik ini,” tambahnya.

Prof. Asnawi juga menyampaikan bahwa Unmuha akan melakukan aksi di luar kampus dengan skala yang lebih besar dalam waktu dekat. Hal ini dikarenakan Unmuha tidak mendapatkan izin untuk melakukan aksi di luar kampus.

“Dalam kesempatan lain kita akan melakukan aksi di luar dengan lebih besar, karena mengingat kemarin tidak dapat izin untuk melakukan aksi di luar jadi hari ini kita selenggarakan di kampus ini,” pungkasnya.

Reporter: Rezi