Beranda blog Halaman 1114

Polda Aceh Juara Pertama Lomba Debat Hukum Antar-Polda Zona Barat

0
Polda Aceh Juara Pertama Lomba Debat Hukum Antar-Polda Zona Barat. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Polda Aceh berhasil meraih juara pertama dalam lomba debat hukum antar-Polda zona barat yang dipusatkan di Ballroom Hotel ALTS, Palembang, Sumatera Selatan. Perlombaan ini diikuti oleh 12 Polda dari berbagai daerah dan diadakan dalam rangka HUT ke-78 Bhayangkara.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini.

“Alhamdulillah, dalam debat hukum antar-Polda zona barat, Polda Aceh meraih juara pertama. Ini merupakan hal yang membanggakan,” ujar Joko dalam rilisnya, Sabtu (8/6/2024).

Dalam lomba ini, setiap Polda mengirimkan satu tim debat yang diwakili oleh mahasiswa hukum dari daerah masing-masing. Mahasiswa hukum dari Universitas Syiah Kuala (USK) ditunjuk untuk mewakili Polda Aceh dan berhasil mengungguli tim-tim dari Polda lainnya.

Selain Polda Aceh, Polda Kepri yang diwakili oleh Universitas Internasional Batam meraih juara dua, sedangkan Polda Banten yang diwakili oleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa meraih juara tiga.

“Kemudian juara dua diraih Polda Kepri dan juara tiga diraih Polda Banten,” lanjut Joko. “Nantinya, tim Polda Aceh dan Polda Kepri akan mewakili zona barat untuk berlomba pada tingkat Mabes Polri melawan Polda yang juara pada zona tengah dan zona timur.”

Lomba debat hukum ini dibuka oleh Kapolda Sumatra Selatan dan dinilai oleh juri yang berkompeten di bidang hukum, termasuk akademisi dari Universitas Indonesia (UI), Komisioner Kompolnas, serta praktisi hukum rekanan Divisi Hukum Polri.

Berikut adalah daftar Polda yang mengikuti lomba debat hukum zona barat beserta universitas yang mewakili mereka:

1. Polda Aceh – Universitas Syiah Kuala
2. Polda Kepri – Universitas Internasional Batam
3. Polda Banten – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
4. Polda Metro Jaya – UIN Syarif Hidayatullah
5. Polda Bengkulu – Universitas Bengkulu
6. Polda Sumsel – Universitas Sriwijaya
7. Polda Sumut – Universitas Sumatera Utara
8. Polda Sumbar – Universitas Andalas
9. Polda Babel – Universitas Bangka Belitung
10. Polda Riau – Universitas Riau
11. Polda Jambi – Universitas Jambi
12. Polda Lampung – Universitas Lampung

Dengan kemenangan ini, Polda Aceh menunjukkan keunggulan dan kualitas mahasiswa hukumnya dalam bidang debat hukum. Prestasi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi Polda lainnya untuk terus berkompetisi dan meningkatkan kemampuan di bidang hukum.

Editor: Akil Rahmatillah

Pertamina UMK Academy 2024: Dorong Pelaku UMK Sumbagut Naik Kelas dan Berdaya Saing Global

0
Kick off Pertamina UMK Academy 2024 (Foto: Pertamina)

NUKILAN.id | Banda Aceh – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar kick-off Pertamina UMK Academy 2024 secara daring, Rabu (5/6/2024). Acara ini diikuti oleh 290 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dari berbagai wilayah, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina dalam meningkatkan produktivitas dan kemampuan UMK untuk naik kelas lebih cepat.

“UMK Academy ini sudah berjalan kurang lebih lima tahun, dimulai sejak 2020. Kami berharap para peserta tahun ini dapat semakin berkembang dan naik kelas,” ujar Satria.

Dengan tema “Beri Energi Baru Menuju UMK Maju,” Pertamina menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMK yang berkelanjutan, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 tentang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta penciptaan lapangan kerja yang produktif.

Program ini dirancang dengan melibatkan para ahli di bidangnya, mencakup kelas go modern, go digital, go online, dan go global. Pelatihan ini juga dilengkapi dengan pendampingan usaha dan sertifikasi, memberikan peserta pengetahuan teoretis dan praktis yang diperlukan untuk menunjang kemajuan usaha mereka.

“Setelah mengikuti seluruh tahapan program, diharapkan UMK dapat meningkatkan kualitas, kemampuan, dan kemandirian mereka sehingga mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal tapi juga global,” jelas Satria.

Program ini akan dilaksanakan dalam tujuh pertemuan yang dapat diikuti secara online dan hybrid. Dari 290 UMK peserta, akan dipilih lima UMK terbaik yang akan mewakili Sumbagut pada skala nasional.

Pertamina UMK Academy 2024 tidak hanya menjadi wadah peningkatan kompetensi tetapi juga ajang untuk mencetak UMK yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

“Kami berharap, melalui program ini, UMK-UMK dapat terus maju dan berkembang, membawa energi baru bagi perekonomian Indonesia,” tutup Satria.

Editor: Akil Rahmatillah

Penemuan Mayat Pria di Bekas Pendopo Bupati Simeulue, Polisi Lakukan Penyelidikan

0
Ilustrasi mayat. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Sinabang – Warga Simeulue digemparkan oleh penemuan sesosok mayat pria di bekas Pendopo Bupati Simeulue, Jumat (7/6/2024). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi sangat kurus, tergeletak di atas kursi sofa di kamar bagian belakang pendopo yang sudah tidak digunakan itu.

Korban diketahui bernama Zulfiania (55), seorang warga asal Pulau Banyak, Aceh Singkil. Saat ini, jenazah telah dievakuasi oleh pihak berwajib dengan dibantu aparat Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, dan langsung dibawa ke RSUD Simeulue untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Simeulue yang berada di lokasi penemuan mayat menyampaikan bahwa penyelidikan terkait penyebab kematian Zulfiania masih terus dilakukan.

“Kami masih mendalami berbagai kemungkinan penyebab kematian korban. Saat ini, tim forensik sudah melakukan langkah-langkah awal pemeriksaan,” ujarnya.

Penemuan mayat ini menambah daftar panjang kasus serupa yang terjadi di wilayah Simeulue. Pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum ada hasil resmi dari penyelidikan.

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini akan disampaikan setelah hasil penyelidikan dan autopsi dirilis oleh pihak berwenang.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan ahli forensik untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” tambah Kasatreskrim.

Warga sekitar berharap agar kasus ini segera terungkap demi menjaga ketenangan dan keamanan di lingkungan mereka. Sementara itu, pihak keluarga Zulfiania juga telah dihubungi dan sedang dalam perjalanan menuju Simeulue untuk mengurus jenazah korban.

Penemuan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan solidaritas antarwarga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Kompas.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terkini kepada pembaca.

Editor: Akil Rahmatillah

BMKG Malikussaleh: Cuaca Cerah Berawan di Sebagian Aceh Selama Tiga Hari Kedepan

0
Ilustrasi cuaca. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Malikussaleh memprediksi cuaca cerah berawan akan menyelimuti sebagian wilayah Aceh selama tiga hari ke depan. Prediksi ini berlaku mulai besok, Senin (10/6/2024) hingga Rabu (12/6/2024), di enam kabupaten/kota.

Menurut informasi yang dibagikan melalui grup WhatsApp Info BMKG Malikussaleh, keenam daerah yang diprediksi mengalami cuaca cerah berawan adalah Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa.

“Senin (10/6/2024), cuaca di Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa diperkirakan cerah berawan,” demikian keterangan resmi BMKG Malikussaleh.

Pada hari berikutnya, Selasa (11/6/2024), cuaca cerah berawan masih akan terus berlangsung di Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Namun, khusus untuk wilayah Langsa, diprediksi akan terjadi hujan ringan.

“Rabu (12/6/2024), cuaca cerah berawan akan kembali menyapa seluruh wilayah Bener Meriah, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Langsa,” tambahnya.

Adapun suhu udara di wilayah Bener Meriah diperkirakan berkisar antara 16 hingga 28 derajat Celsius. Sementara itu, suhu udara di wilayah Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Bireuen diperkirakan berada di antara 24 hingga 34 derajat Celsius.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan mempersiapkan diri sesuai dengan prakiraan cuaca yang telah disampaikan.

Editor: Akil Rahmatillah

Pemkab Gayo Lues Terima Dividen Rp 3,47 Miliar dari Bank Aceh Syariah

0
Pemkab Gayo Lues Terima Dividen Rp 3,47 Miliar dari Bank Aceh Syariah. (Foto: Bank Aceh)

NUKILAN.id | Blangkejeren – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues kembali menerima dividen dari PT Bank Aceh Syariah sebesar Rp 3.477.711.008. Dividen tersebut merupakan pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham, disesuaikan dengan jumlah saham yang dimiliki.

Penyerahan dividen secara simbolis dilakukan oleh Pemimpin Bank Aceh Cabang Blangkejeren, Mahara Miko, kepada Penjabat Bupati Gayo Lues, Drs. Alhudri. Acara penyerahan juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) H Jata SE, Asisten I dr Nevrizal, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) H Sukri MM, di Pendopo Bupati Gayo Lues, Blangkejeren, Jumat (31/5/2024).

“Alhamdulillah, Pemkab Gayo Lues sebagai salah satu pemegang saham telah menerima pembagian dividen dari PT Bank Aceh Syariah sebesar Rp 3.477.711.008,” kata Sekda Gayo Lues, H Jata SE, kepada Serambi, Kamis (6/6/2024).

Menurut Jata, besarnya dividen yang diterima Pemkab Gayo Lues sejalan dengan kepemilikan saham yang semakin besar. Ia juga menambahkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari dividen Bank Aceh Syariah akan semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan saham.

“Ini tentu tidak terlepas dari kinerja yang baik, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat banyak. Oleh karena itu, kami berharap Bank Aceh Syariah cabang Blangkejeren akan semakin berkembang dan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Gayo Lues,” ujar Jata.

Di sisi lain, Pemimpin Bank Aceh Cabang Blangkejeren, Mahara Miko, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Pemkab dan masyarakat Gayo Lues kepada Bank Aceh.

“Kami berharap dukungan yang diberikan semakin bertambah,” ucap Mahara Miko.

Penyerahan dividen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan perekonomian di Gayo Lues, serta mempererat hubungan kerjasama antara Bank Aceh Syariah dengan pemerintah daerah setempat.

Editor: Akil Rahmatillah

Wisudakan 84 Mahasiswa, STIS NU Aceh Siap Berkontribusi di Dunia Pendidikan

0
Wisudawan STIS NU Aceh. (Foto: Stisnu)

NUKILAN.id | Jantho – Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Nahdlatul Ulama Aceh menggelar Sidang Senat Terbuka untuk mewisudakan 84 mahasiswa angkatan III. Acara berlangsung meriah di Hotel Permata Hati Center, Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar pada Minggu (9/6/2024).

Dari total wisudawan tersebut, 26 orang berasal dari program Hukum Ekonomi Syariah (HES), sementara 58 lainnya berasal dari program Hukum Keluarga Islam (HKI), menunjukkan minat yang tinggi terhadap studi syariah di Aceh.

Tidak hanya menjadi momen puncak bagi para wisudawan, acara tersebut juga diramaikan dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. Tgk Muslem Hamdani MPd, dosen UNISAI sekaligus Ketua Pergunu Aceh. Dengan judul “Tantangan Alumni Perguruan Tinggi dan Solusi”, orasi tersebut menginspirasi para wisudawan untuk menghadapi tantangan di dunia pendidikan.

Pembina STIS Nahdlatul Ulama Aceh, Tgk H Faisal Ali, memberikan pesan penting dalam sambutannya. Beliau berharap agar para wisudawan dapat memberikan kontribusi yang positif di dunia pendidikan, baik di tingkat lokal maupun nasional, serta mampu bersaing di ranah internasional.

Dengan semangat penuh, para wisudawan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi pendidikan syariah, tidak hanya di Aceh tetapi juga di seluruh Indonesia dan bahkan dunia internasional.

Editor: Akil Rahmatillah

Angka Rata-Rata Lama Sekolah Penduduk Simeulue Capai 9,81 Tahun pada 2023

0
Potret anak sekolah di Simeulue. (Foto: Detik)

NUKILAN.id | Sinabang – Rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk berusia 25 tahun ke atas di Kabupaten Simeulue, Aceh, mencapai 9,81 tahun pada tahun 2023. Data yang diperoleh Nukilan.id dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa angka ini berada di atas rata-rata RLS Provinsi Aceh yang tercatat sebesar 9,55 tahun pada periode yang sama.

Peningkatan ini menunjukkan adanya kemajuan signifikan di bidang pendidikan di Simeulue. RLS di wilayah ini meningkat sebesar 0,08 tahun atau 0,82% dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 9,73 tahun. Lebih mengesankan lagi, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, RLS Simeulue mengalami kenaikan sebesar 0,74 tahun atau 8,16%.

RLS yang mencapai 9,81 tahun ini menunjukkan bahwa rata-rata penduduk Simeulue telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang kelas IX. Angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata RLS nasional yang tercatat sebesar 8,77 tahun pada tahun 2023.

Namun, dibandingkan dengan 22 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh, RLS Simeulue masih berada di posisi ke-10. Kota Banda Aceh mencatatkan RLS tertinggi dengan 13,04 tahun, disusul oleh Kota Lhokseumawe dan Kota Langsa yang sama-sama mencapai 11,27 tahun, Kota Sabang dengan 11,2 tahun, serta Kabupaten Aceh Besar dengan 10,36 tahun. Di sisi lain, Kota Subulussalam memiliki RLS terendah dengan hanya 8,32 tahun.

Untuk diketahui, RLS didefinisikan sebagai jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal, dengan nilai minimum 0 tahun dan maksimum 15 tahun. RLS merupakan salah satu indikator penting dalam menyusun Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang bersama dengan harapan lama sekolah, masuk dalam dimensi pengetahuan.

Peningkatan RLS di Simeulue menunjukkan adanya upaya yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Langkah ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan IPM Simeulue secara keseluruhan, serta menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkualitas di masa depan.

Reporter: AkilRahmatillah

Jamaah Haji Kloter Terakhir Embarkasi Aceh Diberangkatkan ke Tanah Suci Hari Ini

0
Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh, Azhari. (Foto: Dok. Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 12 atau kloter terakhir dari Embarkasi Aceh untuk tahun 2024 telah memasuki Asrama Haji Banda Aceh pada Minggu (9/6/2024).

Kloter gabungan ini dijadwalkan terbang ke Tanah Suci pada Senin, 10 Juni 2024, pukul 11.05 WIB, dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, menuju Jeddah, Arab Saudi.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari, menyampaikan kabar ini kepada wartawan pada Minggu (9/6/2024).

“Alhamdulillah, sudah 11 kloter tiba di Tanah Suci. Hari ini, Kloter 12 sudah masuk asrama,” ujar Azhari pada Minggu (9/6/2023) kemarin.

Total jamaah dan petugas yang tergabung dalam Kloter 12 berjumlah 390 orang. Jamaah kloter ini berasal dari berbagai daerah di Aceh, termasuk Aceh Barat (1 orang), Abdya (96 orang), Aceh Besar (2 orang), Aceh Selatan (148 orang), Aceh Singkil (44 orang), Pidie Jaya (2 orang), Simeulue (15 orang), Banda Aceh (19 orang), Langsa (1 orang), Lhokseumawe (2 orang), dan Subulussalam (52 orang).

Jamaah termuda dalam Kloter 12 adalah Ghina Ghufrani Ayati, 22 tahun, dari Kota Subulussalam. Sedangkan jamaah tertua adalah Raudah Saddap, 96 tahun, juga dari Kota Subulussalam.

Hingga Minggu (9/6/2024), tercatat tiga jamaah haji asal Aceh meninggal dunia. Pertama, Ruhamah, jamaah lansia dari Kloter 1 asal Ujong Kareng, Kota Sabang. Kedua, Muhdin Ibrahim, 62 tahun, jamaah Kloter 2 asal Dusun Teupin Greb Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen. Ketiga, Muhammad Umar Ardik, 78 tahun, yang meninggal di Mekkah, Arab Saudi, pada Minggu (9/6/2024) pukul 06.34 Waktu Arab Saudi (WAS).

“Mari kita doakan semoga almarhum diampuni segala dosanya, diterima segala amal ibadahnya dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” tutur Azhari.

Dengan keberangkatan kloter terakhir ini, seluruh jamaah haji Embarkasi Aceh untuk tahun 2024 telah diberangkatkan menuju Tanah Suci. Semoga perjalanan mereka berjalan lancar dan diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah haji.

Editor: Akil Rahmatillah

Pemkab Nagan Raya Terima Dividen Rp2 Miliar dari Bank Aceh Syariah

0
Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas menerima penyerahan deviden Rp2 miliar lebih, yang diserahkan oleh Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram, Alwin Patra. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menerima dividen sebesar lebih dari Rp2 miliar dari PT Bank Aceh Syariah untuk tahun buku 2023. Dividen ini merupakan hasil penyertaan modal yang dilakukan Pemkab ke bank milik pemerintah daerah tersebut.

Penjabat Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, dalam keterangannya di Suka Makmue pada Minggu (9/6/2024), menyatakan bahwa dividen ini akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan di Nagan Raya. Penyerahan dividen dilakukan secara simbolis oleh Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram, Alwin Patra, kepada Pj Bupati Fitriany Farhas di Pendapa Bupati Nagan Raya, Komplek Perkantoran Suka Makmue.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada PT Bank Aceh Syariah atas kontribusi yang telah diberikan. Dividen ini sangat bermanfaat untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Nagan Raya,” ujar Fitriany Farhas. Ia juga berharap dividen yang akan diterima Pemkab Nagan Raya dapat terus bertambah setiap tahunnya.

Pemimpin PT Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram, Nagan Raya, Alwin Patra, menyatakan bahwa dividen yang diserahkan tersebut merupakan bagian dari laba bersih Bank Aceh Syariah tahun buku 2023 yang dibagikan kepada para pemegang sahamnya, termasuk Pemkab Nagan Raya. Menurutnya, pembagian dividen yang disetorkan langsung ke rekening kas daerah adalah bukti komitmen Bank Aceh Syariah dalam berkontribusi positif terhadap pembangunan di Kabupaten Nagan Raya.

“Terima kasih kepada Ibu Pj Bupati Fitriany Farhas dan jajaran Pemkab Nagan Raya atas sinergi dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini,” tutur Alwin Patra.

Dividen ini diharapkan dapat mempercepat berbagai program pembangunan di Kabupaten Nagan Raya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Dengan dukungan dari Bank Aceh Syariah, Pemkab Nagan Raya optimis dapat mencapai target-target pembangunan yang telah direncanakan.

Editor: Akil Rahmatillah

UNMUHA Ikuti Instruksi PP Muhammadiyah Alihkan Dana dari BSI

0
Universitas Muhammadiyah Aceh. (Foto: unmuha.ac.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) memastikan akan mengikuti instruksi dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terkait pengalihan dana simpanan dan pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI). Wakil Rektor II UNMUHA, M Yamin, menegaskan komitmen ini di Banda Aceh, Senin (10/6/2024).

“Insya Allah, kami akan mengikuti instruksi dari PP Muhammadiyah terkait pengalihan dari BSI,” kata Yamin.

Sebagaimana diketahui, PP Muhammadiyah telah memutuskan untuk mengalihkan dananya dari BSI ke beberapa bank syariah lainnya. Keputusan ini juga disertai instruksi kepada Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk melakukan hal yang sama. Instruksi tersebut tertuang dalam Memo Muhammadiyah Nomor 320/1.0/A/2024 tentang Konsolidasi Dana yang dikeluarkan pada 30 Mei 2024.

Menurut Yamin, UNMUHA saat ini sedang menjalin komunikasi dengan DIKTI PP Muhammadiyah untuk memastikan pelaksanaan instruksi tersebut.

“Apapun keputusan pusat, kami akan melaksanakan sepenuhnya. Keputusan PP Muhammadiyah ini sudah melalui proses analisis yang cukup maslahat bagi persyarikatan. Maka, seluruh kebijakannya akan menjadi arus utama bagi semua jenjang di bawahnya tanpa kecuali,” ujar Yamin.

Yamin menyebutkan, selain BSI, terdapat beberapa pilihan perbankan syariah di Aceh yang bisa menjadi alternatif, antara lain Bank Aceh Syariah, Bank BTN Syariah, Bank Permata Syariah, Bank Muamalat, Bank KB Bukopin Syariah, Bank Mega Syariah, dan Bank BCA Syariah.

“Kita bisa saja bermitra dengan semua bank-bank syariah yang tersedia di Aceh, yang produknya kompatibel dengan kebutuhan kita,” tambahnya.

Menurutnya, bank-bank syariah tersebut menawarkan berbagai produk menarik sehingga UNMUHA tidak akan kesulitan bermitra dengan salah satu dari mereka.

“Selagi memudahkan proses transaksi keuangan, kita Insya Allah akan bermitra dengan cara yang seimbang,” tegas Yamin.

Keputusan pengalihan dana ini, menurut Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bisnis, dan Industri Halal Anwar Abbas, dilakukan untuk meminimalkan persaingan yang mungkin terjadi di antara bank-bank syariah lainnya.

“Porsi penempatan dana Muhammadiyah terlalu terkonsentrasi di BSI, sementara di bank-bank syariah lain masih sedikit. Hal ini secara bisnis dapat menimbulkan risiko konsentrasi,” ujar Anwar Abbas.

Dia menambahkan, bila hal ini terus berlangsung, persaingan di antara perbankan syariah tidak akan sehat. “Tentu itu jelas tidak kita inginkan,” tutup Anwar Abbas.

Editor: Akil Rahmatillah