Beranda blog Halaman 1055

Aceh Singkil Dukung Program Gerakan Seni Masuk Sekolah Tahun 2024 dengan Dana BOS

0
Kabid Kebudayaan Disdikbud Aceh Singkil, Putri Zukiana. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Singkil – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Singkil mengimbau sekolah yang terpilih dalam Program Gerakan Seni Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2024 untuk memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Sebanyak 23 sekolah di Aceh Singkil telah terpilih untuk mengikuti program ini, yang merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Edy Widodo, melalui Kabid Kebudayaan, Putri Zuliana, menyampaikan bahwa dukungan sekolah dalam bentuk bantuan dana dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sangat krusial untuk suksesnya GSMS Tahun 2024.

“Kementerian memberikan arahan bahwa dana operasional sekolah dapat dialokasikan untuk mendukung kegiatan GSMS,” ujar Putri Zuliana kepada RRI pada Senin (8/7/2024).

Putri Zuliana menambahkan, “Keberhasilan GSMS Tahun 2024 akan membuka peluang bagi Aceh Singkil untuk kembali terpilih pada tahun 2025. Aceh Singkil adalah salah satu dari 40 daerah di Indonesia yang berhasil meraih program ini untuk tahun ini.”

Ia juga menegaskan bahwa dukungan sekolah tidak hanya berdampak pada suksesnya program GSMS, tetapi juga pada pengembangan dan pelestarian kebudayaan Aceh Singkil. Hasil dari kegiatan sekolah akan dipresentasikan dalam Pagelaran yang direncanakan pada bulan Oktober 2024.

“Pagelaran pertama direncanakan akan dilaksanakan di lapangan Alun-alun Pulau Sarok, dengan kehadiran Direktur Perlindungan Kebudayaan, Bu Rini Dewi Wanti,” tambahnya.

Aceh Singkil telah mengalami tiga kali pelaksanaan GSMS dari Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi, serta satu kali dari GSMS Mandiri yang didanai oleh anggaran dari Kabupaten/Kota. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan kontribusi positif bagi kehidupan budaya masyarakat setempat di masa mendatang.

Editor: Akil

Sidang Korupsi Pengadaan Olahraga Simeulue Dimulai, Tiga Terdakwa Didakwa Merugikan Negara Rp609 Juta

0
Sidang Korupsi Pengadaan Olahraga Simeulue. (Foto; ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Banda Aceh mulai menyidangkan perkara tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan olahraga pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, dengan anggaran Rp790,9 juta. Sidang perdana berlangsung pada Senin (7/7) dengan agenda mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Majelis hakim yang diketuai Saptika Handhini serta didampingi Harmi Jaya dan Anda Ariansyah sebagai hakim anggota, memimpin jalannya persidangan tersebut. Jaksa Penuntut Umum Ulli Herman dan Rico Sukrevi dari Kejaksaan Negeri Simeulue membacakan dakwaan terhadap tiga terdakwa, yaitu Jamal Abdi selaku Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Simeulue, Firdaus selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), dan Novizal selaku anggota Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP) pada dinas yang sama.

Dalam dakwaannya, JPU mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2021, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Simeulue mengelola anggaran sebesar Rp790,9 juta untuk pengadaan alat olahraga. Anggaran tersebut digunakan untuk membeli berbagai alat olahraga seperti bola voli, net voli, bola kaki, kaos atau kostum olahraga, net bulu tangkis, dan lain-lain.

Menurut JPU, para terdakwa membagi anggaran tersebut ke dalam beberapa paket pekerjaan guna menghindari pelelangan terbuka atau tender proyek. Mereka kemudian mencari perusahaan pelaksana pengadaan dan mengerjakannya sendiri dengan imbalan 2,5 persen dari masing-masing anggaran per paketnya.

“Dalam pelaksanaannya, para terdakwa tidak mengerjakan pengadaan tersebut. Para terdakwa membuat dokumen pekerjaan seolah-olah sudah dikerjakan 100 persen dan kemudian mencairkan anggaran pengadaan 100 persen,” ungkap JPU dalam persidangan.

Akibat perbuatan para terdakwa, negara mengalami kerugian mencapai Rp609 juta lebih. Kerugian tersebut berdasarkan audit yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh.

Perbuatan para terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf a, b, Ayat (2), dan Ayat (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Selain itu, mereka juga melanggar Pasal 3 juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf a, b, Ayat (2), dan Ayat (3) UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Pada persidangan tersebut, para terdakwa yang didampingi penasihat hukum menyatakan tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan JPU. Majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan persidangan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi.

Editor: Akil

Pj Bupati Muhammad Iswanto Ucapkan Selamat Atas Promosi AKBP Dhani dan Selamat Datang AKBP Sujoko di Aceh Besar

0
Pj Bupati Muhammad Iswanto Ucapkan Selamat Atas Promosi AKBP Dhani dan Selamat Datang AKBP Sujoko di Aceh Besar. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto SSTP MM, menyampaikan ucapan selamat atas promosi AKBP Dhani Catra Nugraha yang baru saja dilantik sebagai Wadir Binmas Polda Aceh, meninggalkan jabatannya sebagai Kapolres Aceh Besar.

“Meskipun bersama hanya sebentar, Pak Dhani telah meninggalkan kesan yang mendalam di Aceh Besar, khususnya dalam sinergi dan kolaborasi dengan Forkopimda serta lintas mitra,” ujar Muhammad Iswanto.

Sementara itu, Iswanto juga menyambut hangat kedatangan AKBP Sujoko sebagai pengganti AKBP Dhani dalam posisi Kapolres Aceh Besar. Sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Simuelue, AKBP Sujoko disambut dengan harapan Iswanto akan terus memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Aceh Besar.

“Semoga kolaborasi yang baik dapat terus memajukan daerah ini,” tambah Iswanto.

Lebih lanjut, Iswanto menyoroti dua agenda penting tahun 2024, yaitu pelaksanaan PON ke-21 di Aceh Besar yang akan menjadi tuan rumah untuk enam cabang olahraga, serta Pilkada Serentak pada November 2024.

“Kami berharap kedua acara ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Khususnya untuk Pilkada, kami berharap dapat memilih pemimpin terbaik bagi Aceh Besar,” pungkas Iswanto.

Berita ini menggambarkan komitmen Iswanto dalam mendukung peran Polri dan mempromosikan pembangunan Aceh Besar, sambil menyoroti tantangan dan harapan untuk masa depan daerah tersebut.

Editor: Akil

Scouting Roadshow BSI Aceh Muslimpreneur 2024 Hadir di Takengon

0
Pj Bupati Aceh Tengah, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah, Sukirman, S.STP, M.Ec. Dev, menghadiri acara BSI Aceh Muslimpreneur. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Takengon – Penjabat Bupati Aceh Tengah, Ir. T. Mirzuan, MT, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tengah, Sukirman, S.STP, M.Ec. Dev, menghadiri acara Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh Muslimpreneur Tahap Scouting Roadshow 2024. Acara ini berlangsung di Cafe Kala Temu Takengon pada Senin (8/7/2024).

Dalam sambutannya, Sukirman menyampaikan bahwa program BSI Aceh Muslimpreneur 2024 merupakan inisiatif luar biasa yang bertujuan untuk mendukung dan mengembangkan potensi kewirausahaan di kalangan masyarakat Aceh Tengah.

“Melalui tahap scouting atau roadshow ini, kita berharap dapat menemukan dan mengembangkan calon-calon wirausahawan Muslim yang handal dan berkompeten,” ujar Sukirman.

Acara ini merupakan bagian dari upaya BSI untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui dukungan kepada wirausahawan Muslim. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat Aceh Tengah untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang kewirausahaan, serta memperkuat jaringan bisnis yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.

Dengan diadakannya acara seperti ini, pemerintah Aceh Tengah berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi lokal. BSI Aceh Muslimpreneur 2024 diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam memajukan perekonomian Aceh Tengah melalui peningkatan kualitas dan kuantitas wirausahawan Muslim di daerah tersebut.

Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini mendapatkan respon positif dari peserta. Salah seorang peserta, Fadli, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini. “Saya berharap kegiatan ini bisa memberikan banyak ilmu dan peluang baru bagi kami para pemuda Aceh Tengah,” ujarnya.

Editor: Akil

Pelajar SMPN 1 Kluet Timur Sumbang Emas Pertama untuk Aceh Selatan di POPDA XVII

0
Pelajar SMPN I Kluet Timur, Khairul Razi atletik peraih Medali Emas perdana Aceh Selatan Cabang Tolak Peluru. (Foto: Dispora Asel)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Khairul Razi, seorang pelajar dari SMPN 1 Kluet Timur, berhasil menyumbangkan medali emas pertama untuk kontingen Kabupaten Aceh Selatan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Aceh (POPDA) XVII yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 13 Juli 2024 di Idi, Aceh Timur.

“Seluruh atlet dan tim official mengucapkan terima kasih kepada Khairul Razi yang telah sukses meraih medali emas pada cabang olahraga tolak peluru. Torehan prestasi ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat,” ujar Erwiandi, S.Sos, M.Si.

Erwiandi, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Selatan, menyampaikan bahwa perjuangan Khairul Razi dalam meraih prestasi di cabang tolak peluru patut diberikan apresiasi tinggi.

“Prestasi yang dicapai Khairul Razi hendaknya menjadi contoh serta penyemangat bagi atlet lain yang bertarung di 16 cabang yang diperlombakan di ajang POPDA. Aspek ini menjadi spirit jiwa dalam mengukuhkan perjuangan,” tambahnya.

Erwiandi berharap bahwa perolehan medali emas perdana ini dapat membuka pintu, memberikan ruang, dan menjadi batu loncatan bagi atlet lain untuk lebih gigih bertarung dan berjuang dalam menggapai prestasi gemilang di ajang POPDA XVII.

Menurut Erwiandi, selain Khairul Razi, masih banyak peluang bagi atlet lain untuk tampil sebagai juara sekaligus mempersembahkan medali untuk Kabupaten Aceh Selatan.

“Mudah-mudahan impian masyarakat, kerja keras para atlet, dan pembinaan tim yang terus dikerahkan dapat berbuah hasil dalam upaya mengharumkan nama daerah. Mohon disertai doa seraya memberikan dukungan agar spirit atlet Aceh Selatan menyala dan berjaya,” pungkas Erwiandi.

Editor: Akil

Pemkab Aceh Barat Bangun dan Rehabilitasi 3 Km Drainase di Meulaboh untuk Atasi Banjir

0
Pemkab Aceh Barat Bangun dan Rehabilitasi 3 Km Drainase di Meulaboh untuk Atasi Banjir. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Meulaboh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat tengah melaksanakan proyek rehabilitasi dan pembangunan drainase sepanjang 3.078 meter di kawasan kota Meulaboh. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah dan mengatasi banjir genangan air hujan di dalam kota.

Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan kepada wartawan bahwa pekerjaan tersebut mencakup rehabilitasi dan pembangunan ulang drainase di beberapa ruas jalan utama.

“Adapun kawasan yang dilakukan rehabilitasi atau dibangun ulang yakni Jalan Swadaya, Jalan Nasional, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Bungong Jaroe. Rehabilitasi dilakukan secara bervariasi sesuai dengan kebutuhan penanganan di setiap kawasan,” ujarnya.

Dr. Kurdi menambahkan, kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Daerah dalam mengatasi masalah banjir genangan air hujan yang sering mengganggu aktivitas warga dan merusak infrastruktur jalan.

“Selama ini, genangan air di badan jalan sering menimbulkan keluhan warga,” tuturnya.

Secara rinci, dari total panjang drainase yang direhabilitasi, Jalan Nasional mencapai 1.764 meter, Jalan Swadaya 520 meter, Jalan Sisingamangaraja 350 meter, dan Jalan Bungong Jaroe 444 meter.

“Tahun ini ada empat titik di Kecamatan Johan Pahlawan yang direhabilitasi atau dilakukan peningkatan. Meliputi Jalan Swadaya, Jalan Nasional, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Bungong Jaroe. Rehabilitasi ini dilakukan guna mencegah banjir genangan,” jelas Dr. Kurdi.

Kurdi juga menekankan bahwa panjang drainase yang direhabilitasi di setiap titik ditentukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan penanganan di daerah tersebut.

“Secara total, panjang drainase yang direhabilitasi mencapai 3 kilometer, dengan rincian 1.764 meter di kawasan Jalan Nasional, 520 meter di Jalan Swadaya, 350 meter di Jalan Sisingamangaraja, dan 444 meter di Jalan Bungong Jaroe,” terangnya.

Proyek ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah banjir di kawasan perkotaan Meulaboh, serta meningkatkan kualitas hidup warga dengan infrastruktur drainase yang lebih baik.

Editor: Akil Rahmatillah

Pansel Umumkan 27 Nama yang Lulus Seleksi Sembilan JPTP di Pemkab Aceh Barat

0
Foto: tangkapan layar pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) tentang Hasil Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Tahun 2024.

Nukilan.id – Sebanyak 27 orang yang mengikuti seleksi terbuka Sembilan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat dinyatakan lulus.

Hal tersebut disampaikan dalam pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) Nomor: 09/Pansel-JPTP-ABAR/2024 tentang Hasil Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Tahun 2024 yang ditandatangani oleh ketua Pansel, Dr Iskandar, Ap SSos, MSi.

Pansel mengumumkan tiga besar calon pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Aceh Barat berdasarkan Berita Acara Nomor: 08/PANSEL-JPTP-ABAR/2024 tanggal 6 Juli 2024 tentang Rapat Penentuan Hasil Akhir Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terhadap Peserta Seleksi Terbuka Pengisian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Aceh Barat.

Untuk jabatan Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, tiga nama yang lulus yaitu Ifan Murdani, Mirsal, Mulyagus. Untuk jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, tiga orang yang dinyatakan lulus yaitu Amril Nuthihar, Hasmi Zuandi, dan Teuku Putra Azmisyah. Sedangkan untuk Jabatan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Husensah, Irwan, dan Jufrizal.

kemudian untuk jabatan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman yaitu Fadhil, Mudassir, dan Syamsul Rizal. Sementara untuk jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong yaitu Ifan Murdani, Kemal Pasya, dan Marjan Hanafie Lubis. Sedangkan untuk Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, tiga orang yang dinyatakan lulus yaitu Amril Nuthihar, Erdian Mourny, dan Mulyagus.

Selanjutnya untuk jabatan Kepala Dinas Pangan, tiga orang yang lulus yaitu Kamarlisnur, Rahmi Rukhyat, dan Said Ikhsan. Kemudian untuk Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yaitu Erdian Mourny, Jamal Mirda, dan Khairuzzadi. Terakhir untuk jabatan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga yaitu Kartini, Mirsal, dan Said Azmi. []

Reporter: Sammy

Polda Aceh Siap Sinergi untuk Pengamanan PON XXI Aceh-Sumut dan Pilkada Serentak

0
Dirintelkam Polda Aceh, Kombes Pol Mohammad Ali Kadhafi SIK. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Polda Aceh bersama jajarannya siap bersinergi dengan satuan samping dan stakeholder lainnya dalam melaksanakan tugas pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut yang akan digelar pada 8-20 September 2024.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirintelkam Polda Aceh, Kombes Pol Mohammad Ali Kadhafi SIK, dalam arahannya kepada personel Polda Aceh saat memimpin apel pagi di lapangan Mapolda Aceh, Senin (8/7/2024).

“Intinya Polda Aceh dan jajarannya akan bersinergi dengan satuan samping dan stakeholder lainnya dalam tugas pengamanan PON XXI Aceh-Sumut,” ujar Kombes Pol Mohammad Ali Kadhafi.

PON XXI Aceh-Sumut akan diselenggarakan di 13 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Polda Aceh bersama para pemangku kepentingan akan mempertaruhkan dan mengerahkan kekuatan pengamanan agar acara tersebut dapat berlangsung aman dan sukses.

Selain itu, Kombes Pol Mohammad Ali Kadhafi juga menekankan kesiapan Polda Aceh dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak di Provinsi Aceh. Baik pemilihan Gubernur, Walikota, maupun Bupati, Polda Aceh siap melaksanakan tugas pengamanan.

“Kita siap melaksanakan tugas pengamanan Pilkada serentak di seluruh Provinsi Aceh,” tambahnya.

Dengan persiapan yang matang dan sinergi yang kuat, Polda Aceh optimis dapat memberikan pengamanan maksimal pada dua agenda besar tersebut.

Editor: Akil Rahmatillah

Pelepasan Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala: Kolaborasi untuk Pengabdian di Aceh Besar

0
Ketua Koordinator Lokasi, Zulkifli, S.E, M.Si., dan Camat Montasik, Yuslizar, S.Sos., saat foto bersama dengan perwakilan mahasiswa KKN USK. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) berlangsung pada pukul 08.30 hingga 09.30 WIB di depan Rektorat USK, Senin (8/7/2024). Acara dibuka oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Profesor Mudatsir, didampingi oleh Ketua P3KKN. Turut hadir Rektor USK beserta jajaran.

Zulkifli, selaku Ketua Koordinator Lokasi mengatakan, setelah seremoni pembukaan, para mahasiswa KKN diantar ke Gedung Dekranas Desa Gani, Blang Bintang untuk prosesi penyerahan mahasiswa KKN dari Wakil Rektor Bidang Akademik kepada Penjabat (PJ) Bupati Aceh Besar yang diwakili oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, Jamaluddin.

“Para mahasiswa ini kemudian disebar ke seluruh kantor kecamatan di Aceh Besar, termasuk di Kecamatan Montasik,” kata Zulkifli kepada Nukilan.id, Senin (8/7/2024) melalui sambungan telepon.

Serah terima di Kecamatan Montasik berlangsung di kantor camat setempat. Acara ini dihadiri oleh Camat Montasik, Yuslizar, dan seluruh unsur Muspika Kecamatan Montasik.

Zulkifli dalam sambutannya mengimbau kepada perangkat kecamatan dan seluruh Keuchik (Kepala Desa) untuk menerima mahasiswa KKN dengan baik. Ia berharap agar para mahasiswa diberikan arahan, perlindungan, dan nasihat sehingga proses pengabdian di masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

“Pengabdian ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kami berharap dukungan penuh dari semua pihak di Kecamatan Montasik,” ujar Zulkifli.

Sebagai simbol penerimaan, Ketua Koordinator Lokasi menyerahkan topi KKN kepada Camat Montasik yang kemudian memasangkannya kepada perwakilan mahasiswa KKN. Zulkifli menegaskan pentingnya kerjasama antara mahasiswa KKN dengan perangkat desa dalam menjalankan program-program yang telah direncanakan.

Setelah penutupan acara, para Keuchik menjemput mahasiswa KKN di kantor camat masing-masing, didampingi oleh dosen pembimbing lapangan, untuk memastikan mahasiswa sampai di desa penempatan dengan aman.

Mahasiswa KKN USK diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dan berharga bagi masyarakat Aceh Besar selama masa pengabdian mereka. Dengan semangat belajar dan mengabdi, mereka siap mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Seekor Ular Kobra Sepanjang 2,5 Meter Masuk Rumah Warga di Aceh Besar

0
Ular kobra sepanjang 2,5 meter masuk ke rumah warga di Aceh Besar. (Foto: Dok DPKP Aceh Besar)

Nukilan.id – Seekor ular kobra sepanjang 2,5 meter masuk ke dalam rumah Hasan (51), warga Gampong Ujong Pancu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Senin (8/7/2024) siang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banda Aceh, Muhammad Hidayat, melalui Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam Kebakaran, Yudi menjelaskan ular kobra tersebut masuk ke dalam rumah Hasan dan mengancam jiwa keluarga tersebut.

Begitu menerima informasi tersebut, petugas dari DPKP Banda Aceh langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi hewan liar itu. Yudi menyebutkan ular kobra itu ditemukan berada di bawah rak piring. Setelah ditangkap, ular kobra tersebut dikerangkeng di DPKP Banda Aceh.

Yudi menambahkan, pihaknya berencana akan melepasliarkan ular kobra tersebut ke habitatnya malam ini dengan radius 100 meter dari pemukiman warga.

“Nanti malam (malam ini -red) kita bergerak ke tempat yang kira-kira akan dilepasliarkan,” ujarnya. []

Reporter: Sammy