Wednesday, October 5, 2022

Dr Amri: Pemerintah Aceh Harus Bangkitkan Sektor UMKM

Nukilan.id – Pengamat Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Dr Amri, SE, MSi mengatakan pemerintah Aceh harus membangkitkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Peran pemerintah Aceh saat ini kurang ideal, pemerintah itu sebagai regulator dan fasilitator untuk membina masyarakat termasuk UMKM, apalagi di masa pandemi seperti ini,” kata Dr Amri yang juga Mantan Sekretaris Magister Manajemen Sarjana USK itu kepada Nukilan.id, Kamis (11/11/2021).

Ditambah lagi, kata dia, saat pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berdampak luar biasa terhadap perputaran ekomoni masyarakat.

“Ketika PPKM diterapkan, otomatis kegiatan ekonomi dan kegiatan bisnis masyarakat terhenti, sehingga perputaran uang di masyarakat sedikit dan menyebabkan daya beli menjadi kurang, kalau daya beli menjadi kurang tingkat kesejahteraan juga akan menurun,” ungkap Dr Amri.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa, dari 5,5 juta penduduk Aceh, 23 Kabupaten/Kota, 2.809 Kecamatan, dan 6.600 Desa itu mayoritas masyarakat Aceh hidup pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Namun, kreatifitas dan hasil produksi kita lemah, karena masyarakat Aceh suka membeli daripada membuat, itu yang menyebabkan kita miskin,” ujar Dr Amri yang juga pemegang sertifikat Planning dan budgting baik pada level nasional maupun internasional, dari Graduate Research Institute for Policy Studies (GRIPS) Tokyo Jepang itu.

Seharusnya, kata dia, hasil pertanian, perkebunan dan perikanan dari masyarakat Aceh dapat dikembangkan dengan industri pengolahan meliputi berbagai kegiatan produksi melalui UMKM, dan kemudian hasil produksi dapat dijual, sehingga ada nilai tambah bagi masyarakat Aceh dan tidak dikuasai oleh pengusaha luar.

“Dan ini harus ada peran regulator dan fasilitator dari pemerintah Aceh, sehingga hasil-hasil pertanian, perikanan dan perkebunan dapat diolah dulu baru kita jual ke seluruh nusantara dan kalau bisa di exspor keluar daerah maupun luar negeri,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Dr Amri berharap kepada pemerintah Aceh kedepan untuk dapat membangun dan membina serta mengembangkan UMKM di Aceh, baik itu di sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

“Pemerintah sebagai fasilitator dapat melakukan pembangunan ke arah ini jangan ke arah lain, makanya saya liat perlu kehadiran pengusaha yang mampu mengekspor barang ke seluruh nusantara atau keseluruh dunia. Kalau tidak, tetap saja Aceh ini tidak akan maju selamanya, boleh di catat itu,” tegas .

Reporter: Hadiansyah

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img