NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh memastikan seluruh calon jemaah haji asal Aceh yang tergabung dalam 14 kelompok terbang (kloter) telah tiba dengan selamat di Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi. Total jemaah yang diberangkatkan tahun ini mencapai 5.484 orang.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah dari Aceh sudah berada Makkah, dari kloter 1 sampai 14, totalnya 5.484, yatu laki-laki 2.166 dan perempuan 3.318 orang,” kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, Rabu (20/5/2026).
Kloter terakhir, yakni kloter 14, diberangkatkan pada hari yang sama dengan jumlah 390 jemaah. Mereka berasal dari Kabupaten Bener Meriah, Banda Aceh, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Singkil, dan Kota Langsa. Rombongan tersebut tiba di Arab Saudi sekitar pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS).
Seluruh jemaah haji Aceh ditempatkan di sektor enam wilayah Jarwal yang berjarak sekitar 2,6 kilometer dari Masjidil Haram. Selama berada di Makkah, para jemaah juga difasilitasi bus selawat yang beroperasi selama 24 jam untuk mendukung mobilitas menuju Masjidil Haram.
Arijal menyampaikan, secara umum kondisi kesehatan jemaah haji Aceh masih baik. Meski demikian, terdapat sembilan orang yang sempat menjalani perawatan di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, lima jemaah telah dinyatakan sembuh dan kembali ke pemondokan.
“Hampir seluruhnya masih dalam keadaan sehat, sampai saat ini empat jamaah yang dirawat di rumah sakit Arab Saudi,” ujarnya.
Empat calon haji yang masih menjalani perawatan yakni Sarifuddin dan Zainab Ibrahim Amin asal Aceh Besar yang dirawat di RSAS. Sementara Syarifah Asnizar asal Kota Banda Aceh dan Razali Mahmud Ben asal Kota Langsa dirawat di RS King Abdulaziz.
PPIH Embarkasi Aceh kembali mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jemaah juga diminta membatasi aktivitas yang tidak terlalu penting menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.
“Kami juga berharap kepada jemaah agar menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas sebelum masuk puncak Al Muzna,” demikian Arijal.
Tahun ini, tercatat sebanyak 18 calon haji asal Aceh batal diberangkatkan ke Tanah Suci karena meninggal dunia maupun mengalami gangguan kesehatan. Sebagian di antaranya batal berangkat sejak masih di daerah, sementara lainnya mengalami sakit setelah memasuki Asrama Haji Embarkasi Aceh.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

