NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Stasiun Klimatologi Aceh mengeluarkan peringatan dini potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Aceh untuk periode Dasarian I November 2026. Dalam pemetaan tersebut, tiga kabupaten ditetapkan berstatus awas, enam kabupaten berstatus siaga, dan 10 kabupaten/kota berstatus waspada.
Dihimpun Nukilan dari peta peringatan dini yang dirilis Stasiun Klimatologi Aceh, wilayah berstatus awas meliputi Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan.
Sementara itu, status siaga ditetapkan untuk Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Kota Subulussalam, dan Aceh Singkil.
Adapun wilayah berstatus waspada mencakup Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, serta Kabupaten Simeulue.
Pemetaan tersebut menunjukkan potensi curah hujan tinggi dengan tingkat kewaspadaan berbeda di sejumlah wilayah, terutama kawasan pantai barat dan selatan Aceh.
Status awas merupakan kategori peringatan tertinggi dalam peta tersebut, disusul status siaga dan waspada. Perbedaan kategori ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak hujan dengan intensitas tinggi.
Masyarakat yang berada di wilayah berstatus awas dan siaga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, serta genangan air, terutama di kawasan rawan bencana.
Pemerintah daerah juga perlu memperkuat pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan, khususnya di daerah yang memiliki riwayat banjir dan longsor. []
Reporter: Sammy





