BKSDA Aceh: Dua Gajah Lolos karena Power Fencing Kurang Terawat

Share

NUKILAN.ID | ACEH TIMUR — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menyebut kondisi power fencing yang kurang terawat menjadi salah satu faktor dua ekor gajah liar berhasil melewati pagar listrik di Kabupaten Aceh Timur.

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata mengatakan, berdasarkan informasi dari tim yang berada di lapangan, pagar listrik di lokasi dalam kondisi ditumbuhi semak sehingga tidak berfungsi optimal sebagai pembatas pergerakan gajah.

“Dua ekor gajah yang lolos itu karena kondisi fencing kurang terawat dan sudah bersemak,” kata Ujang kepada Nukilan, Senin (21/9/2026).

Menurut Ujang, tim BKSDA bersama mitra telah berada di lokasi untuk memantau pergerakan gajah yang keluar dari kawasan tersebut. Pemantauan, kata Ujang, telah dilakukan sejak sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara kawanan gajah lainnya masih berada di kawasan eks HGU PT Atakana.

“Informasi dari tim di lokasi, gajah-gajah lainnya masih berada di area HGU PT Atakana,” katanya.

Ujang juga meluruskan informasi yang menyebut sebanyak 40 ekor gajah berhasil menerobos power fencing.

“Informasi mengenai 40 ekor itu berasal dari pemberitaan. Setelah kami konfirmasi kepada tim di lapangan, yang diketahui lolos sementara ini dua ekor,” ujar Ujang. []

Reporter: Sammy

Read more

Local News