Saturday, 17 October 2026 Banda Aceh 30°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Aktual

Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Banda Aceh Siapkan Tambahan Oksigen di IGD

Ilustrasi stok tabung oksigen. (Foto: Gemini AI)
Ilustrasi stok tabung oksigen. (Foto: Gemini AI)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh mengantisipasi kemungkinan meningkatnya jumlah pasien dengan gangguan pernapasan akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti kota tersebut.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, rumah sakit perlu memastikan ketersediaan oksigen, obat-obatan, logistik, serta tenaga medis untuk menghadapi kemungkinan bertambahnya pasien yang membutuhkan penanganan.

“Kesiapan kami salah satunya penambahan oksigen di IGD. Kesiapan kami obat-obatan, logistik, kemudian tenaga medis di IGD,” kata Illiza dalam pertemuan koordinasi penanganan dampak asap karhutla di Banda Aceh, dilansir Nukilan dari akun Instagram Illiza, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Illiza, kondisi asap yang semakin tebal membutuhkan langkah antisipasi dari seluruh jajaran pemerintah kota. Ia menilai perkembangan situasi sulit diprediksi sehingga kesiapan fasilitas kesehatan perlu menjadi perhatian.

Selain memastikan kesiapan layanan kesehatan, pemerintah kota juga berencana memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) melalui pembentukan tim khusus atau task force.

Illiza meminta Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh mengoordinasikan pembentukan tim tersebut untuk menangani persoalan asap karhutla yang telah mencapai Banda Aceh.

“Nah, oleh sebab itu nanti setelah pertemuan ini masing-masing OPD mempersiapkan langkah-langkah sesuai dengan tupoksi tugas masing-masing,” ujarnya.

Ia juga meminta agar jalur koordinasi ant instansi diperkuat sehingga langkah penanganan dapat dilakukan dengan cepat sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Pemerintah kota turut mempertimbangkan peningkatan status penanganan dampak asap. Namun, Illiza mengatakan, diperlukan kajian cepat untuk memperjelas dasar penetapan status dan durasi penerapannya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh telah mengimbau seluruh kepala sekolah agar siswa yang mengikuti kegiatan belajar pada Sabtu (17/10/2026) menggunakan masker sebagai langkah antisipasi paparan asap.

Pemerintah kota juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di luar rumah dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar. []

Reporter: Sammy

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News