Saturday, 17 October 2026 Banda Aceh 31°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Aktual

Asap Karhutla Kian Tebal di Banda Aceh, Illiza Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Asap akibat karhutla tampak dari Jembatan Lamnyong, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Sammy)
Asap akibat karhutla tampak dari Jembatan Lamnyong, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Sammy)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker menyusul asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti ibu kota Provinsi Aceh tersebut sejak Kamis (15/10/2026).

Illiza mengatakan, berdasarkan pantauan pemerintah kota, kondisi asap yang sebelumnya terlihat kuning pada Jumat (16/10/2026) berubah menjadi oranye. Ketebalan asap juga terpantau semakin meningkat.

“Asapnya itu sudah sampai ke Kota Banda Aceh sejak kemarin. Tapi pantauan kemarin masih kuning. Hari ini sudah oranye dan semakin lama semakin tebal kelihatannya,” kata Illiza dalam pertemuan koordinasi penanganan dampak asap karhutla di Banda Aceh, dikutip Nukilan dari akun Instagram Illiza, Sabtu (17/10/2026).

Ia meminta masyarakat mengurangi kegiatan yang tidak mendesak di luar rumah sebagai langkah antisipasi terhadap dampak paparan asap.

“Paling tidak untuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Aktivitas-aktivitas yang kurang penting hendaknya dikurangi, lebih memilih untuk berada di dalam rumah,” ujarnya.

Illiza mengatakan, pemerintah kota juga mengambil langkah antisipasi melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap instansi diminta mempersiapkan langkah penanganan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh telah menyampaikan imbauan melalui pesan singkat kepada seluruh kepala sekolah agar siswa yang mengikuti kegiatan belajar pada Sabtu (17/10/2026) menggunakan masker.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah awal sebelum adanya edaran lebih lanjut terkait kemungkinan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Illiza mengatakan, pemerintah kota juga mempertimbangkan peningkatan status penanganan dampak asap. Namun, penetapan status tersebut perlu didukung kajian cepat agar dasar dan jangka waktu penerapannya jelas.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah kota terus memantau perkembangan kondisi asap dan menyiapkan langkah antisipasi apabila situasi memburuk. []

Reporter: Sammy

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News