Abdya Maju Jadi Tuan Rumah PORA 2030

Share

NUKILAN.ID | BLANGPIDIE – Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) memastikan diri ikut dalam penjaringan dan penyaringan calon tuan rumah Pekan Olahraga Aceh (PORA) XVI yang dijadwalkan berlangsung pada 2030 mendatang.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua DPRK Abdya, Roni Guswadi, SPI, Senin (21/9/2026).

Sebelumnya, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Tuan Rumah PORA XVI KONI Aceh, Muslim HS, mengatakan masa pendaftaran calon tuan rumah PORA 2030 telah dibuka KONI Aceh sejak akhir Agustus 2026. Pendaftaran tersebut akan ditutup pada 10 November 2026.

Panjangnya masa pendaftaran diberikan untuk memberi kesempatan kepada daerah yang berminat mempersiapkan diri, terutama dalam melengkapi dokumen administratif.

“Hingga satu bulan lebih dibukanya masa pendaftaran, belum ada daerah yang mendaftarklan diri,” kata Muslim HS yang juga Waketum IV KONI Aceh.

Muslim berharap daerah yang ingin mencalonkan diri terus mempersiapkan persyaratan administratif serta fasilitas pendukung di lapangan. Pasalnya, tim penjaringan dan penyaringan nantinya akan melakukan verifikasi faktual.

“Kita berharap kabupaten/kota yang ingin mencalonkan diri untuk benar benar memperhatikan syarat administratif dan kondisi fasilitas pendukung tersebut,” tandas Muslim yang juga Ketua Harian PB PORA Aceh Jaya.

Dari berbagai sumber disebutkan, beberapa daerah sudah mulai mempersiapkan diri untuk mendaftarkan diri sebagai calon tuan rumah PORA XVI. Tiga daerah yang paling santer disebut adalah Abdya, Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Untuk penyelenggaraan kali ini, KONI Aceh membuka peluang dua daerah menjadi tuan rumah bersama. Skema tersebut mempertimbangkan kebutuhan dukungan venue dan sebelumnya juga telah diterapkan dalam penyelenggaraan PON.

Sementara itu, Abdya melalui Ketua DPRK Roni Guswadi yang akrab disapa Abi Roni memastikan daerahnya akan ikut dalam kontestasi menjadi tuan rumah PORA 2030.

“Insya Allah kita segera mendaftar, kini sedang proses pemenuhan syarat administrative, setelah itu terpenuhi, kami akan menemui Panitia Penjaringan dan Penyaringan tuan rumah PORA 2030 di KONI Aceh,” kata Abi Roni, Senin (21/09/2026) siang.

Ia menambahkan, Abdya kini telah memiliki sejumlah venue pendukung yang dinilai representatif, termasuk GOR Sigupai Arena yang menjadi pusat kegiatan berbagai cabang olahraga di Blangpidie.

Selain itu, terdapat sejumlah lokasi pendukung lainnya, termasuk venue untuk cabang olahraga arung jeram.

“Intinya kita benar-benar siap, dan pimpinan daerah juga ssudah berkomitment membawa PORA Ke-16 ke Abdya,” tandas Abi Roni.

Selain Abdya, Lhokseumawe dan Aceh Utara, sejumlah daerah lainnya juga dikabarkan mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti kontestasi tuan rumah PORA XVI. Terlebih, adanya peluang bagi lebih dari satu daerah untuk menjadi tuan rumah membuka kesempatan lebih luas bagi kabupaten/kota yang berminat.

Meski demikian, saat mendaftar, masing-masing daerah tetap mengajukan diri atas nama kabupaten/kota masing-masing. Minat tersebut disebut-sebut juga datang dari sejumlah kabupaten di kawasan tengah Aceh.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News