Santri Championship 2026, KSMI Aceh Mulai Jaring Wakil ke Depok

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh mulai mempersiapkan Santri Championship 2026 yang akan digelar di Banda Aceh. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang seleksi untuk memilih tim santri terbaik yang akan mewakili Aceh pada kompetisi tingkat nasional di Depok, Jawa Barat.

Tahapan persiapan ditandai dengan rapat perdana pengurus KSMI Aceh yang digelar di Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, pengurus membahas persiapan Santri Championship 2026, penjaringan peserta, mekanisme seleksi hingga kesiapan tim Aceh untuk tampil di tingkat nasional.

Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, SE., menyebut Santri Championship 2026 merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penjaringan bakat sepakbola mini di lingkungan santri.

“Kami dari KSMI Aceh akan melaksanakan Santri Championship 2026 di Kota Banda Aceh. Nantinya, para pemenang akan mewakili Aceh untuk bertanding di Depok, Jawa Barat, pada 28-31 Oktober 2026,” kata Muktarrudin.

Ia mengatakan, seleksi tingkat Aceh dijadwalkan berlangsung pada 9-10 Oktober 2026. Dengan waktu persiapan yang terbatas, pengurus KSMI Aceh mulai bergerak untuk menjaring calon peserta.

Sejumlah dayah dan pesantren di Banda Aceh serta Aceh Besar akan menerima surat undangan untuk mengikuti Santri Championship 2026. Para peserta nantinya akan berkompetisi dalam pertandingan sepakbola mini dengan tetap mengedepankan sportivitas.

“Segera kita akan memanggil peserta seleksi. Insya Allah Senin lusa akan kita layangkan surat,” ujarnya.

Sementara itu, technical meeting (TM) bagi peserta dijadwalkan digelar pada Rabu (7/10/2026) di Sekretariat KSMI Aceh. Pertemuan tersebut akan membahas berbagai ketentuan teknis pertandingan, peserta serta aturan kompetisi agar seluruh tim memiliki pemahaman yang sama.

Hasil seleksi nantinya akan menjadi dasar bagi KSMI Aceh dalam menentukan tim yang dikirim ke kompetisi nasional di Depok. Dengan demikian, Santri Championship 2026 tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi santri dari berbagai dayah untuk memperoleh pengalaman bertanding dan mengembangkan kemampuan sepakbola mini.

Rapat perdana KSMI Aceh juga menjadi bagian dari konsolidasi awal kepengurusan. Dalam rapat tersebut, pengurus membahas pembagian tugas serta berbagai persiapan teknis untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan dengan baik.

Pada kesempatan itu, KSMI Aceh turut menyerahkan seragam pengurus. Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, menyerahkan seragam kepada Sekretaris KSMI Aceh Muhammad Zubir, SH., MH., dan Bendahara KSMI Aceh Mariadi, ST., MM.

Penyerahan seragam tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan sekaligus identitas kepengurusan KSMI Aceh dalam menjalankan berbagai agenda organisasi, termasuk persiapan Santri Championship 2026.

Muktarrudin berharap seluruh pengurus dapat berkolaborasi dalam mempersiapkan kompetisi tersebut. Ia juga berharap turnamen ini dapat menjadi ruang bagi santri untuk meningkatkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding dan membuka peluang berprestasi melalui sepakbola mini.

“Kita ingin kompetisi ini berjalan dengan baik dan sportif. Yang paling penting, kita mendapatkan tim terbaik untuk mewakili Aceh di tingkat nasional,” katanya.

Menjelang pelaksanaan, KSMI Aceh terus mempersiapkan tahapan kompetisi. Pengiriman surat kepada dayah dan pesantren, pelaksanaan technical meeting serta proses seleksi menjadi bagian dari upaya mendapatkan tim yang dinilai paling siap untuk membawa nama Aceh ke Depok.

Santri Championship 2026 di Banda Aceh diharapkan menjadi wadah bagi santri untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi tahapan awal bagi talenta sepakbola mini Aceh untuk tampil di kompetisi tingkat nasional.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News