Sunday, 1 November 2026 Banda Aceh 27°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

Update Banjir Aceh Barat: Luapan Sungai Rendam 3 Kecamatan, Akses Jalan Terputus

Banjir Rendam 12 Gampong di Aceh Barat. (Foto: Dok. Pusdalops Aceh Barat)
Banjir Rendam 12 Gampong di Aceh Barat. (Foto: Dok. Pusdalops Aceh Barat)

NUKILAN.ID | ACEH BARAT — Banjir luapan sungai merendam permukiman warga di 12 gampong yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (31/10/2026) malam. Selain rumah warga dan akses jalan, dua jembatan gantung dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Dharmawan, mengatakan banjir mulai terjadi sekitar pukul 20.00 WIB akibat luapan Krueng Meureubo di Kecamatan Pante Ceureumen dan Krueng Woyla di Kecamatan Sungai Mas.

“Luapan sungai mengakibatkan sejumlah rumah warga dan akses jalan tergenang banjir. Hingga saat ini, debit air masih terpantau tinggi,” kata Dharmawan dikutip Nukilan berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Aceh Barat, Minggu (1/11/2026).

Di Kecamatan Pante Ceureumen, banjir berdampak pada tujuh gampong, yakni Keutambang, Lawet, Jambak, Puloe Teungoh, Lango, Canggai, dan Sikundo.

Sementara di Kecamatan Sungai Mas, wilayah terdampak meliputi Gampong Tungkop, Kajeung, Lancong, dan Geudong. Banjir juga dilaporkan terjadi di Gampong Napai, Kecamatan Woyla Barat.

Selain merendam permukiman, banjir menyebabkan lantai dan dinding rumah milik warga bernama Muhammad Safril di Gampong Geudong terkikis air. 

Badan jalan dan pagar sekolah di Gampong Sikundo juga tergerus arus banjir. Kemudian, dua jembatan gantung di Gampong Kajeung dan Tungkop dilaporkan mengalami kerusakan berat.

“Untuk sementara, jumlah warga terdampak dan pengungsi masih dalam pendataan. Dalam kejadian ini belum ada laporan korban jiwa,” ujarnya.

Dharmawan menyebutkan BPBD Aceh Barat telah menyiagakan personel di posko untuk mengantisipasi perkembangan situasi. Pusdalops PB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) juga terus memantau kondisi banjir di sejumlah wilayah terdampak.

“Tim rescue BPBD juga disiagakan untuk melakukan penanganan lebih lanjut apabila dibutuhkan,” katanya.

Penanganan banjir tersebut turut melibatkan TNI, Polri, RAPI Aceh Barat, UKM PK UTU, serta masyarakat setempat.

Reporter: Rezi