Thursday, 29 October 2026 Banda Aceh 28°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

Wawalkot Banda Aceh Lepas Petugas Survei Calon Penerima Bantuan Rumah Layak Huni

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afhdal Khalilullah, B.Sc (Hons), M.T., menghadiri pelepasan petugas lapangan sekaligus menyematkan rompi kepada tim yang bertugas melakukan survei calon penerima bantuan rumah layak huni, Rabu (28/10/2026). (Foto: For Nukilan)
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afhdal Khalilullah, B.Sc (Hons), M.T., menghadiri pelepasan petugas lapangan sekaligus menyematkan rompi kepada tim yang bertugas melakukan survei calon penerima bantuan rumah layak huni, Rabu (28/10/2026). (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afhdal Khalilullah, B.Sc (Hons), M.T., menghadiri pelepasan petugas lapangan sekaligus menyematkan rompi kepada tim yang bertugas melakukan survei calon penerima bantuan rumah layak huni, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Baitul Mal Kota Banda Aceh, Pango Raya, tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Baitul Mal untuk memastikan bantuan perumahan bagi masyarakat kurang mampu diberikan secara tepat sasaran.

Dalam kegiatan itu, Afhdal turut didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Dra. Sukmawati, M.AP., Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. M. Yusuf Al-Qardhawy, M.H., Kepala Sekretariat Baitul Mal, Irwan, S.E., M.Si., Ak., serta anggota badan, Umar Banta Ali, S.Sos.I., M.Ag., H. Muhammad Aulia, S.T., dan Andriana, Lc., M.Us.

“Harapan kita, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni. Sesuai arahan Ibu Wali Kota, kita akan berkolaborasi dengan seluruh OPD untuk menuntaskan persoalan kemiskinan,” ujar Wakil Walikota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, B.Sc (Hons), MT dalam kegiatan pelepasan petugas survey lapangan di Halaman Kantor Baitul Mal Kota Banda Aceh, Pango Raya, Rabu (28/10/2026)

Ia menjelaskan, penyematan rompi kepada petugas bukan hanya sebagai tanda pengenal, tetapi juga menjadi pengingat atas tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Karena itu, proses survei diharapkan berlangsung secara objektif dan berdasarkan kondisi riil di lapangan.

“Seluruh petugas dapat menjalankan survei dengan memperoleh data yang akurat mengenai kondisi rumah dan keadaan sosial ekonomi serta menghasilkan data yang valid, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tersebut nantinya menjadi dasar penting dalam menentukan calon penerima bantuan agar program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Abang Wakil.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kolaborasi antara Baitul Mal dan perangkat daerah terkait dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program bantuan rumah layak huni. Program tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta upaya penanggulangan kemiskinan di Banda Aceh.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News