Sunday, 25 October 2026 Banda Aceh 25°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Religi

Pengurus PW GPI Aceh Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurusnya

Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Aceh resmi dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GPI, Khoirul Amin, S.H., M.H. (Foto. IJN)
Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Aceh resmi dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GPI, Khoirul Amin, S.H., M.H. (Foto. IJN)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Islam (PW GPI) Aceh resmi dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GPI, Khoirul Amin, S.H., M.H., pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Prosesi pelantikan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dalam suasana khidmat.

Mengutip IJN, pelantikan yang mengusung tema “Dari Aceh, Takdir Kami Memimpin Negeri” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong peran strategis pemuda Islam Aceh dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Acara ini dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah, legislatif, organisasi kepemudaan (OKP), serta organisasi kemasyarakatan (Ormas). Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antarlembaga dalam mendukung kontribusi pemuda bagi Aceh dan Indonesia.

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh diwakili Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum), Eddy Samrah L., S.H., M.H. Adapun Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh diwakili Kepala Bidang Organisasi Kemasyarakatan, Muksalminsa, S.Pd., M.Si.

Selain itu, hadir Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) bersama sejumlah anggota DPRA. Perwakilan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan yang turut menghadiri kegiatan tersebut antara lain Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), KNPI Aceh, PW PII Aceh, HIMMAH Aceh, serta sejumlah organisasi lainnya.

Pertemuan berbagai unsur tersebut turut memperkuat fungsi pelantikan sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi lintas organisasi, sekaligus membangun hubungan antara kelompok pemuda, pemerintah, dan lembaga legislatif di Aceh.

Dalam pelantikan tersebut, Muhammad Furqan, S.Sos., M.I.Kom., resmi dipercaya sebagai Ketua Umum PW GPI Aceh. Ia akan memimpin organisasi bersama jajaran Dewan Pengurus Harian (DPH), dengan susunan sebagai berikut:

  • Ketua Umum: Muhammad Furqan, S.Sos., M.I.Kom.
  • Wakil Ketua Umum: M. Deni Fitriadi, S.H.
  • Sekretaris Jenderal: Agus Junaidi, S.H., M.H.
  • Bendahara Umum: Ulul Azmi, S.Pd.

Kepengurusan yang baru diharapkan dapat meningkatkan soliditas internal, memperkuat proses kaderisasi, serta menyusun program yang berfokus pada pengembangan nilai keislaman, kebangsaan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP GPI, Khoirul Amin, S.H., M.H., sekaligus menjadi awal bagi pengurus PW GPI Aceh untuk melanjutkan perjuangan organisasi dan mengimplementasikan nilai-nilai GPI melalui berbagai kegiatan nyata.

Tema “Dari Aceh, Takdir Kami Memimpin Negeri” mencerminkan dorongan agar generasi muda berani menetapkan cita-cita, siap memikul tanggung jawab, dan menyadari pentingnya keterlibatan pemuda dalam menentukan masa depan bangsa.

Aceh memiliki sejarah perjuangan yang panjang, tradisi keislaman yang kuat, serta peran penting dalam perjalanan Indonesia. Warisan tersebut menjadi modal bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga integritas, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan zaman.

Melalui tema tersebut, PW GPI Aceh menekankan pentingnya mempersiapkan kepemimpinan melalui pendidikan, kaderisasi, kedisiplinan berorganisasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Generasi muda diharapkan tidak hanya menyaksikan perkembangan sosial dan politik, tetapi juga berpartisipasi dengan menghadirkan gagasan serta solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kepemimpinan juga membutuhkan wawasan kebangsaan, komitmen menjaga persatuan, sikap menghargai perbedaan, serta kemampuan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Dengan bertolak dari Aceh, PW GPI Aceh diharapkan dapat mempersiapkan generasi pemimpin yang menjunjung nilai-nilai Islam dan kearifan lokal, sekaligus memiliki perspektif nasional dalam menyikapi masa depan Indonesia.

Terbentuknya kepengurusan baru diharapkan mendorong PW GPI Aceh semakin aktif menjalin kerja sama dengan pemerintah, lembaga legislatif, OKP, Ormas, dan berbagai unsur masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan untuk membuka ruang partisipasi pemuda dalam pembangunan serta mendorong penyelesaian persoalan sosial secara konstruktif.

Di samping memperkuat kaderisasi dan soliditas organisasi, GPI diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan memimpin, meningkatkan kapasitas intelektual, serta membentuk karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kebangsaan.

Pelantikan ini juga menjadi awal bagi pengurus untuk merancang strategi organisasi, membenahi tata kelola, dan melaksanakan program kerja secara terukur serta berkesinambungan.

Tanggung jawab yang diberikan kepada pengurus tidak hanya berkaitan dengan jabatan dalam organisasi, tetapi juga mencakup komitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, semangat pelantikan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, penyampaian gagasan yang konstruktif, dan keterlibatan aktif dalam pembangunan Aceh.

Berbekal semangat persatuan dan pengabdian, PW GPI Aceh diharapkan mampu mencetak kader yang siap berkontribusi dalam berbagai bidang, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Dari Serambi Mekkah, langkah perjuangan dimulai. Dari Aceh, generasi pemimpin dipersiapkan. Sebab memimpin negeri bukan sekadar cita-cita, melainkan amanah yang harus diperjuangkan dengan ilmu, integritas, dan pengabdian.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News