NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memberikan motivasi kepada sekitar 2.500 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) dalam kegiatan Subuh Education di Masjid Jamik Darussalam USK, Banda Aceh, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Mata Kuliah Pembinaan Karakter yang digelar Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Agama dan Pembinaan Karakter melalui Unit Pengembangan Program Pendamping Mata Kuliah Agama Islam (UP3AI) USK.
Illiza hadir sebagai pemateri utama dengan mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Muda Inspiratif, Berkarakter Teladan, dan Menjadi Penggerak Peradaban Islam untuk Masa Depan”.
Dalam pemaparannya, Illiza mengajak mahasiswa memperkuat karakter, akhlak islami, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat mendorong kemajuan umat, bangsa, dan negara melalui ilmu pengetahuan, kepemimpinan, serta kontribusi nyata.
“Mahasiswa harus memiliki karakter yang kuat, akhlak yang baik, dan jiwa kepemimpinan. Ilmu yang dimiliki harus mampu memberikan manfaat, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat,” ujar Illiza.
Ia mengatakan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat mengasah kemampuan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter, integritas, akhlak, dan kepemimpinan mahasiswa.
Illiza juga mengingatkan mahasiswa agar menggunakan ruang digital secara bijak. Menurutnya, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, membangun jejaring, memperluas wawasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
Ia menilai pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, pemerintah, keluarga, lingkungan, tokoh agama, hingga masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi dengan kampus, orang tua, ulama, dan masyarakat dalam membina generasi muda kita,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Banda Aceh, pimpinan USK, dosen, tenaga kependidikan, serta sekitar 2.500 mahasiswa dari empat fakultas di lingkungan USK.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, SKep, MSi, FRSPH, mengatakan pembinaan karakter menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Menurutnya, Subuh Education menjadi sarana untuk memperkuat nilai spiritual, kedisiplinan, dan tanggung jawab mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.
Subuh Education merupakan program pembinaan karakter yang rutin dilaksanakan UPT Pendidikan Agama dan Pembinaan Karakter melalui UP3AI USK. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat spiritualitas, moralitas, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara pemateri, unsur Forkopimda Kota Banda Aceh, pimpinan universitas, serta seluruh peserta.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News


