NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sebanyak 102 peserta asal Aceh mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dalam rangka Seleksi Penerimaan Mahasiswa Sekolah Kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (POLTEKPIN) Tahun Anggaran 2026.
SKD tersebut digelar di Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banda Aceh pada Selasa (29/9/2026) dan berlangsung selama dua hari, 29–30 September 2026.
Pelaksanaan seleksi menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) BKN yang dilaksanakan dalam tiga sesi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh, Meurah Budiman, meminta peserta mengikuti ujian dengan tenang dan mengandalkan kemampuan masing-masing. Ia juga mengingatkan peserta agar mengerjakan soal secara cermat dan teliti.
“Jawablah ujian dengan teliti dan percaya pada kemampuan diri masing-masing, karena hanya diri kalianlah yang bisa meluluskan diri kalian,” ujar Meurah saat membuka kegiatan SKD.
Meurah dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum serta Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum.
Ia turut mengingatkan peserta untuk tidak mempercayai pihak yang menawarkan jaminan kelulusan dengan meminta imbalan tertentu. Menurutnya, setiap peserta harus memperoleh kelulusan melalui kemampuan dan usaha sendiri serta mengikuti seluruh tahapan seleksi berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Pada Tahun Anggaran 2026, POLTEKPIN membuka 250 formasi mahasiswa yang tersebar pada empat program studi Diploma IV. Keempatnya yakni Perancangan Peraturan Perundang-undangan, Hukum Kekayaan Intelektual, Administrasi Hukum Umum, dan Pembangunan Hukum.
Pembukaan pelaksanaan seleksi turut dihadiri Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, dan Kepala Kantor Regional XIII BKN Banda Aceh, Agus Sutiadi.
Pelaksanaan SKD diharapkan dapat berlangsung secara tertib, jujur, dan transparan sehingga proses seleksi menghasilkan calon mahasiswa yang kompeten dan berintegritas untuk mengikuti pendidikan di POLTEKPIN.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News


