Beranda blog Halaman 949

Tingkatkan Literasi Media untuk Mahasiswa, KPI Aceh Teken MoU dengan Universitas UMMAH

0
KPI Aceh Teken MoU dengan Universitas UMMAH. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Bireuen – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh menandatangani Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (MoA), dan Implementasi Agreement (IA) dengan Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) pada Senin (26/8/2024). Kerja sama ini diresmikan oleh Ketua KPI Aceh, Acik Nova, dan Rektor UMMAH, Dr. H. Muharrir Asy’ari, Lc., M.Ag, di Aula Universitas UMMAH, Bireuen.

Penandatanganan tersebut juga dihadiri oleh Putri Nofriza, Komisioner KPI Aceh Bidang Pengawasan Isi Siaran, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Firmawati, S.Psi., M.Pd, dan Mena Sari, S.Kom.I., M.Kom.

“Kerja sama strategis ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan KPI Aceh di berbagai bidang, termasuk pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Acik Nova dalam sambutannya.

Sejalan dengan penandatanganan kerja sama ini, KPI Aceh juga menyelenggarakan kegiatan Literasi Media dengan tema “Transformasi Penyiaran di Era Digital.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya literasi media di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Rektor UMMAH, Dr. Muharrir Asy’ari, dalam sambutannya menekankan pentingnya sikap terbuka terhadap pembelajaran dan inovasi.

“Di era yang terus berkembang, kita semua dihadapkan pada tantangan dan peluang baru setiap harinya. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap individu untuk terus belajar dan membuka diri terhadap hal-hal yang baik dan positif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muharrir menambahkan bahwa sikap terbuka terhadap pembelajaran tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan pribadi, tetapi juga memungkinkan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat.

“Mari bersama-sama berkomitmen untuk terus belajar dan berbagi kebaikan demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Ketua KPI Aceh, Acik Nova, menyampaikan bahwa dalam era digital yang semakin berkembang, masyarakat harus semakin cerdas dan bijak dalam memilih serta memilah informasi dari berbagai media.

“Teknologi telah memberikan kita akses yang luas terhadap berbagai sumber informasi, namun di sisi lain, juga membuka peluang bagi penyebaran informasi yang tidak akurat atau bahkan menyesatkan,” kata Acik.

Ia juga menegaskan pentingnya memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, memahami konteks berita yang dibaca, dan memilih sumber informasi yang terpercaya.

“Dengan begitu, kita semua dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat, serta membantu mencegah penyebaran hoaks yang dapat merugikan banyak pihak,” tambah Acik.

Putri Nofriza, yang mengawali sesi Literasi Media, menjelaskan bahwa literasi media di era digital sangat penting karena informasi dapat diakses dan disebarluaskan dengan cepat melalui berbagai platform digital.

“Kearifan lokal merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas suatu masyarakat dan mencerminkan nilai-nilai, norma, serta tradisi yang telah terbukti menjaga keseimbangan sosial dan lingkungan selama berabad-abad,” ungkap Putri.

Menurutnya, literasi media yang baik memungkinkan masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima informasi dari luar dan bijak dalam mengintegrasikan kearifan lokal dengan perkembangan teknologi dan informasi modern.

“Ini berarti, sambil terbuka terhadap perubahan, masyarakat tetap bisa mempertahankan identitas budaya dan nilai-nilai lokal yang menjadi landasan kehidupan mereka,” tegas Putri.

Materi literasi media selanjutnya dibawakan oleh Irhaz Angga Denilza, M.I.Kom, yang menjelaskan tentang fenomena “post-truth” yang terjadi saat ini akibat perkembangan teknologi, media sosial, dan dinamika politik serta sosial.

“Kritis terhadap informasi adalah kuncinya. Masyarakat harus mengembangkan sikap kritis terhadap informasi yang diterima, terutama yang beredar di media sosial,” jelas Angga.

Ia menekankan pentingnya verifikasi fakta sebelum membagikan atau mempercayai informasi.

“Menghadapi era post-truth memerlukan kerjasama berbagai pihak, termasuk pemerintah, media, pendidik, dan masyarakat umum. Hanya dengan upaya bersama, kita dapat memastikan bahwa kebenaran tetap menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan dan opini publik,” pungkasnya.

Kegiatan literasi media ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa dan masyarakat luas tentang pentingnya sikap kritis dalam mengkonsumsi informasi, serta menjaga keseimbangan antara inovasi dan kearifan lokal di era digital ini.

Editor: Akil

KIP Kota Banda Aceh Gelar Tes Baca Al-Qur’an untuk Paslon Pilkada di Masjid Oman Al-Makmur

0
Masjid Oman Al-Mkmur. (Foto: InfoAceh.Net)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh akan mengadakan tes baca Al-Qur’an sebagai salah satu tahapan seleksi bagi pasangan calon (paslon) dalam Pilkada mendatang. Tes ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 4 September 2024 di Masjid Oman Al-Makmur, Lampriet, Banda Aceh.

Yusri Razali, Ketua KIP Kota Banda Aceh, mengungkapkan bahwa setelah tahapan pendaftaran paslon yang telah dimulai, para calon akan melalui uji kesehatan yang akan diselenggarakan di RSUD Zainal Abidin.

“Setelah tes kesehatan, kami akan melanjutkan dengan uji kemampuan baca Al-Qur’an. Tes ini akan dilaksanakan pada tanggal 4 September di Masjid Oman Al-Makmur, Insya Allah,” kata Yusri Razali kepada Nukilan.id dan awak media lainnya di Kantor KIP Banda Aceh, Selasa (27/8/2024).

Sebagai informasi tambahan, tes baca Al-Qur’an ini merupakan salah satu dari berbagai tahapan yang harus dilalui para paslon dalam proses seleksi calon kepala daerah di Provinsi Aceh. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

KONI Jakarta Gandeng Bank Aceh untuk Transaksi Selama PON Aceh-Sumut

0
Kunjungan Silatturahmi KONI Jakarta. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jakarta menunjuk Bank Aceh sebagai mitra resmi dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran seluruh aktivitas keuangan kontingen Jakarta dalam ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Ketua KONI Jakarta menyatakan apresiasinya terhadap dukungan yang diberikan oleh Bank Aceh.

“Kerja sama dengan Bank Aceh sangat penting bagi kami untuk memastikan kebutuhan finansial atlet dan ofisial dapat terpenuhi dengan baik selama PON. Dengan layanan perbankan Bank Aceh, para atlet dapat melakukan berbagai transaksi secara mudah dan efisien,” ujarnya.

Pihak Bank Aceh, melalui Sekretaris Perusahaan Teuku Zulfikar, mengungkapkan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan oleh KONI Jakarta.

“Kami merasa terhormat bisa menjadi mitra resmi KONI Jakarta dalam pelaksanaan PON Aceh-Sumut. Bank Aceh berkomitmen memberikan layanan perbankan terbaik bagi seluruh nasabah, termasuk kontingen Jakarta. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif bagi kelancaran PON,” kata Zulfikar.

Kerja sama antara KONI Jakarta dan Bank Aceh ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Jakarta dan Aceh, serta memberikan pelayanan terbaik bagi atlet dan ofisial selama PON Aceh-Sumut. KONI Jakarta optimistis bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi persiapan dan partisipasi kontingen dalam kompetisi olahraga tersebut.

PON Aceh-Sumut akan berlangsung pada tahun 2024 dengan diikuti oleh ribuan atlet dari seluruh provinsi di Indonesia, menjadikannya sebagai salah satu perhelatan olahraga paling bergengsi di tanah air.

Editor: Akil

Anies Batal Diumumkan PDIP, Jubir Harap Kerja Sama Politik Tetap Berlanjut

0
Ilustrasi Jika PDIP Usung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, dikabarkan batal diumumkan sebagai bakal calon yang akan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pilgub DKI Jakarta 2024. Meskipun demikian, Juru Bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid, menyatakan harapannya agar kerja sama politik antara Anies dan PDIP tetap dapat berlanjut.

“Kami berharap komunikasi yang sudah terjalin baik dengan PDI Perjuangan bisa terus berlanjut. Ini adalah bagian dari upaya bersama untuk mencapai kesejahteraan rakyat Jakarta,” ujar Sahrin kepada Kompas.com, Selasa (27/8/2024).

Menurut Sahrin, tidak ada agenda resmi dari PDIP untuk mengumumkan nama calon yang akan diusung di Pilgub DKI Jakarta, Jawa Barat, maupun Jawa Timur pada Senin (26/8/2024). Kunjungan Anies ke kantor DPP PDIP, lanjutnya, hanya sebatas pertemuan dengan Rano Karno untuk berdiskusi mengenai berbagai hal terkait daerah masing-masing.

“Pertemuan tersebut lebih bersifat informal, mengingat baik Anies maupun Rano pernah menjabat sebagai kepala daerah, Anies di Jakarta dan Rano di Banten,” jelas Sahrin.

Sahrin juga menegaskan bahwa keputusan PDIP mengenai siapa yang akan diusung dalam Pilgub DKI Jakarta sepenuhnya merupakan hak kedaulatan partai. “Kami menghormati keputusan partai. PDIP adalah partai dengan karakter kuat yang dibentuk oleh sejarah dan perjuangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Anies sempat santer dikabarkan akan diumumkan sebagai calon gubernur yang diusung PDIP berpasangan dengan Rano Karno dalam Pilkada Jakarta 2024. Bahkan, Anies telah mengenakan batik merah saat bertemu dengan Rano di kantor PDIP. Namun, pada akhirnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memilih untuk menunda pengumuman tersebut.

Di sisi lain, Jubir Badan Pemenangan Pilkada PDIP, Aryo Seno Bagaskoro, menjelaskan bahwa keputusan menunda pengumuman Anies bersama Rano Karno adalah strategi partai untuk menyimpan kejutan hingga masa akhir sebelum pendaftaran pasangan calon dibuka oleh KPU.

“Ini memang strategi kami. Kami sengaja menyimpan pengumuman terkait pasangan calon untuk Pilgub Jakarta hingga akhir,” kata Seno dalam acara Political Show di CNN Indonesia, Senin malam.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Megawati lebih condong mendukung kader internal, Pramono Anung, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sekretaris Kabinet, untuk maju bersama Rano Karno dalam Pilgub DKI Jakarta 2024.

Meskipun demikian, publik masih menunggu keputusan akhir PDIP terkait siapa yang akan menjadi jagoan mereka dalam kontestasi politik ibukota mendatang.

Editor: Akil

Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Aceh Gelar Workshop Pengelolaan Keuangan Berbasis CGAA

0
Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Aceh Gelar Workshop Pengelolaan Keuangan Berbasis CGAA. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Aceh bersama Inspektorat Aceh menyelenggarakan workshop tentang pengelolaan dan sistem akuntansi pemerintah daerah berdasarkan konsep Certified Government Accounting Associate (CGAA). Acara ini dilaksanakan pada Selasa (27/8/2024) di Hotel Grand Permata Hati, Blang Oi, Banda Aceh.

Amatan Nukilan.id di lokasi, workshop ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Di antara para peserta yang hadir adalah Jamaluddin, SE., M.Si., Ak., Inspektur Inspektorat Aceh; Drs. Fakhri, Ak., CA., QIA, Wakil Ketua II Dewan Konsultatif Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Aceh; dan Dr. Fazli Syam BZ, SE., M.Si., Ak., CA., Cert.Da, Ketua IAI Wilayah Aceh.

Dalam sambutannya, Jamaluddin menekankan pentingnya reformasi birokrasi dalam pengelolaan keuangan pemerintah.

“Pengelolaan keuangan pemerintah telah mengalami banyak perubahan dari waktu ke waktu. Reformasi ini bertujuan agar pengelolaan keuangan lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Workshop ini juga menghadirkan beberapa pemateri ahli, termasuk Ibu Margustienny Oemar Ali, Ak., MBA., CA, yang menjelaskan berbagai peraturan perundang-undangan terbaru dan lama mengenai pengelolaan keuangan negara dan daerah. Dalam paparannya, Margustienny menyoroti berbagai kerumitan birokrasi yang sering menjadi tantangan bagi aparatur pemerintah daerah dalam mengelola keuangan.

“Masih sering terjadi kerumitan dalam birokrasi kita, ada berbagai keputusan yang keliru diambil oleh beberapa instansi, sehingga hal ini berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan daerah,” jelas Margustienny.

Sementara itu, Dr. Darwanis, SE., M.Si., Ak., CA, anggota Dewan Konsultatif IAI Wilayah Aceh sekaligus Wakil Dekan I Bidang Akademik FEB USK, mengungkapkan tantangan terkait aplikasi sistem yang sering berubah-ubah setiap tahun di beberapa kementerian. Hal ini menyebabkan kebingungan dan pekerjaan yang berulang bagi para penyusun laporan keuangan.

“Sistem aplikasi beberapa kementerian setiap tahunnya sering berubah, aplikasi sebelumnya belum selesai dipelajari, tahun depan aplikasi baru muncul, sehingga sering terjadi pekerjaan yang berulang,” kata Darwanis.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah aparatur pemerintah Aceh, termasuk dari Inspektorat, BPKA, BPKD, dan lain-lain, yang mendapatkan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan negara dengan standarisasi CGAA. Diharapkan melalui forum ini, berbagai instansi pemerintahan di Aceh dapat memperoleh informasi terbaru dan mengatasi berbagai kebingungan terkait peraturan pengelolaan keuangan.

Pada akhir workshop, para peserta dan pemateri sepakat bahwa diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang peraturan dan kebijakan terkait pengelolaan keuangan negara untuk menghindari kesalahan-kesalahan di masa mendatang. Dengan merujuk pada peraturan yang jelas, diharapkan pengelolaan keuangan negara di Aceh dapat menjadi lebih efektif dan efisien.

Dengan berlangsungnya workshop ini, diharapkan akan ada langkah konkret dalam memperbaiki sistem akuntansi dan pengelolaan keuangan di tingkat pemerintah daerah Aceh sesuai dengan standar CGAA. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Transformasi Digital di Dunia Pendidikan: Aplikasi Kemendikbud Ristek Mudahkan Guru dan Sekolah

0
Ilustrasi murid SD. (Foto: Pinterest)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Di era digitalisasi ini, dunia pendidikan di Indonesia tengah mengalami perubahan signifikan. Transformasi ini dimulai sejak Nadiem Makarim ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek). Berbagai aplikasi digital diperkenalkan untuk mempermudah pekerjaan guru dan sekolah, membawa semangat dan harapan baru bagi pendidikan di tanah air.

Sejumlah aplikasi digital yang telah diluncurkan oleh Kemendikbud Ristek antara lain Platform Merdeka Mengajar (PMM), Rapor Pendidikan, Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS), dan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah). Aplikasi-aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja tenaga kependidikan dan memudahkan pengelolaan pendidikan nasional.

PMM, misalnya, menyediakan akses bagi kepala sekolah dan guru untuk berbagi metode pembelajaran yang inklusif dan menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan kompetensi literasi tenaga pendidik. Sementara itu, Rapor Pendidikan membantu sekolah menilai indikator-indikator yang perlu dievaluasi dan diperbaiki berdasarkan data akurat yang tersedia.

ARKAS, di sisi lain, bertujuan untuk menciptakan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang transparan dan efektif, sehingga keuangan sekolah menjadi lebih akuntabel. Aplikasi ini juga mengurangi beban kerja guru dalam pengelolaan administrasi. SIPLah, yang memfasilitasi proses pembelian kebutuhan belajar mengajar secara daring, memastikan transaksi yang transparan dan aman serta memudahkan pelaporan penggunaan dana BOS.

Para guru dan tenaga kependidikan menyambut baik digitalisasi ini. Muhammad G Arifoeddin, guru SMP Negeri 2 Soe, Timor Tengah Selatan, NTT, mengungkapkan bahwa kehadiran PMM membuat dirinya merasa lebih terlibat dalam proses mengajar.

“Saya pernah sakit, lalu ketika masuk para murid menyampaikan bahwa kalau bapak yang mengajar lagi menjadi menyenangkan. Sebab bisa belajar sambil ada inovasi bermainnya,” cerita Arifoeddin.

Senada dengan Arifoeddin, Lia Peni Susilowati, guru SMP Negeri 4 Saradan, Madiun, Jawa Timur, mengakui bahwa PMM membuat pembelajaran menjadi lebih terdiferensiasi dan maju. Ia merasa, aplikasi ini mempermudah dalam menciptakan suasana belajar yang lebih inovatif dan menarik.

Tidak hanya tenaga pendidik, kalangan muda dari generasi Z (gen Z) juga memberikan apresiasi terhadap visi digitalisasi pendidikan yang diusung Nadiem Makarim. Menurut Rian Fahardy, Presiden Gen Z, kehadiran berbagai media digital tersebut sangat membantu dalam meringankan beban kerja administratif guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Transformasi digital ini menunjukkan komitmen Kemendikbud Ristek dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi digital, harapannya adalah bahwa proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa dan tenaga pendidik.

Editor: Akil

PKS Usung Sejumlah Pasangan Calon Kepala Daerah di Aceh untuk Pilkada 2024

0
PKS Usung Sejumlah Pasangan Calon Kepala Daerah di Aceh untuk Pilkada 2024. (Foto: Dok. PKS)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengumumkan pasangan calon kepala daerah (Cakada) dan wakil kepala daerah (Wacakada) yang akan diusung dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di seluruh wilayah Aceh. Pengumuman ini dilakukan dalam acara yang digelar di Banda Aceh, dengan dihadiri oleh sejumlah kader dan simpatisan PKS.

Dari dokumen yang diterima Nukilan.id, di tingkat provinsi, PKS mengusung Muzakir Manaf sebagai calon Gubernur Aceh, berpasangan dengan Fadhlullah, SE sebagai calon Wakil Gubernur. Pasangan ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi Aceh melalui visi dan misi yang mereka tawarkan.

Untuk tingkat kabupaten dan kota, berikut adalah daftar pasangan calon yang akan diusung PKS di seluruh Aceh:

  1. Banda Aceh: Teuku Irwan Djohan sebagai calon Wali Kota berpasangan dengan Khairul Amal sebagai calon Wakil Wali Kota.
  2. Aceh Besar: Mawardi Ali sebagai calon Bupati, dengan Irawan Abdullah sebagai calon Wakil Bupati.
  3. Nagan Raya: Samsuardi, SH akan maju sebagai calon Bupati, bersama Adifal Susanto, S.TP sebagai calon Wakil Bupati.
  4. Aceh Tengah: PKS mempercayakan Bardan Sahidi sebagai calon Bupati, didampingi Karimansyah I sebagai calon Wakil Bupati.
  5. Lhokseumawe: Azhari akan bertarung sebagai calon Wali Kota, dengan Zulkarnen sebagai calon Wakil Wali Kota.
  6. Langsa: Fazlun Hasan dicalonkan sebagai Wali Kota, berpasangan dengan Meutia Apriani sebagai Wakil Wali Kota.
  7. Pidie: Zakaria A. Gani sebagai calon Bupati, didampingi Imran sebagai calon Wakil Bupati.
  8. Pidie Jaya: Dr. Said Mulyadi, SE, M.Si akan mencalonkan diri sebagai Bupati, bersama Saiful Anwar sebagai calon Wakil Bupati.
  9. Bireuen: Mukhlis, A. Md ditunjuk sebagai calon Bupati, dengan Razuardi sebagai calon Wakil Bupati.
  10. Aceh Utara: Ismail A. Jalil, SE sebagai calon Bupati, dengan Tarmizi sebagai calon Wakil Bupati.
  11. Bener Meriah: Mohd. Amin sebagai calon Bupati, didampingi Ridwan Abdul Muthalib sebagai calon Wakil Bupati.
  12. Aceh Tenggara: M. Salim Fakhry dicalonkan sebagai Bupati, dengan dr. Heri Al Hilal sebagai calon Wakil Bupati.
  13. Gayo Lues: Suhaidi sebagai calon Bupati, berpasangan dengan Maliki sebagai calon Wakil Bupati.
  14. Aceh Singkil: H. Safriadi Oyon, SH sebagai calon Bupati, bersama H. Hamzah Sulaiman sebagai calon Wakil Bupati.
  15. Subulussalam: M. Rasyid sebagai calon Wali Kota, berpasangan dengan Nasir, SE sebagai calon Wakil Wali Kota.
  16. Aceh Selatan: H. Mirwan M. S, SE, M. Sos sebagai calon Bupati, dengan H. Baital Mukadis, SE sebagai calon Wakil Bupati.
  17. Aceh Barat Daya: Salman Alfarisi sebagai calon Bupati, didampingi Yusran sebagai calon Wakil Bupati.
  18. Simeulue: Mohammad Nasrun M, SH akan maju sebagai calon Bupati, dengan Nusar Amin sebagai calon Wakil Bupati.
  19. Aceh Jaya: Mustafa, S.Pd dicalonkan sebagai Bupati, bersama Hanasri, ST sebagai calon Wakil Bupati.
  20. Aceh Tamiang: Drs. Armia Pahmi akan maju sebagai calon Bupati, dengan Ismail sebagai calon Wakil Bupati.
  21. Aceh Timur: Dr. Firman Dandy, SE, M.Si dicalonkan sebagai Bupati, berpasangan dengan Tgk. Muchtar sebagai calon Wakil Bupati.
  22. Aceh Barat: Tarmizi, SP, MM akan bertarung sebagai calon Bupati, didampingi Sayed Fadheil sebagai calon Wakil Bupati.
  23. Sabang: Hendra sebagai calon Wali Kota, dengan Marwan sebagai calon Wakil Wali Kota.

Dengan beragam pasangan calon yang diusung, PKS optimis dapat meraih kemenangan di berbagai daerah di Aceh. PKS berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Aceh melalui dukungan kepada para calon kepala daerah ini. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

RMTA Siap Galang Dukungan untuk Menangkan Pasangan AMAL

0
Ketua RMTA, Fakhrul Ulfi S.Kom berfoto bersama calon Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh Selatan 2024, Rakan Muda Tgk Amran (RMTA) menggalang dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran SH dan Akmal AH S.Pd. Pasangan ini diusung oleh Partai Aceh (PA) dan Partai Nanggroe Aceh (PNA).

Ketua RMTA, Fakhrul Ulfi S.Kom, dalam pernyataannya pada Senin (26/8/2024), mengajak seluruh generasi muda di Aceh Selatan untuk bersatu dan bekerja sama dalam memenangkan pasangan Tgk Amran dan Akmal, yang dikenal dengan sebutan pasangan AMAL.

“Mari kita bersatu padu, kompak, konsisten, dan ikhlas dalam harapan untuk memajukan pembangunan Aceh Selatan dengan memenangkan pasangan AMAL di Pilkada 2024 ini,” ujar Fakhrul.

Fakhrul menyatakan bahwa pasangan AMAL layak memimpin kembali Aceh Selatan selama lima tahun ke depan. Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilanjutkan di berbagai sektor pembangunan di daerah tersebut. Menurutnya, pasangan AMAL adalah pilihan yang tepat untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan.

“RMTA bisa menjadi rakan dan relawan pemersatu untuk semua pihak di Aceh Selatan, tanpa membedakan ego daerah, suku, golongan, serta kepentingan kelompok dan pribadi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Fakhrul juga mengimbau kepada seluruh anggota RMTA untuk merapatkan barisan dan semakin bersemangat dalam proses pemenangan pasangan AMAL pada Pilkada 2024.

Ia menambahkan bahwa dukungan kepada pasangan AMAL bukan hanya datang dari kalangan muda, tetapi juga dari senior-senior di Partai Aceh dan PNA, yang menurutnya menunjukkan kesatuan visi dan misi untuk membangun Aceh Selatan.

“Kami sangat berterima kasih kepada senior-senior di Partai PA dan PNA. Ini merupakan harapan RMTA dalam memilih pemimpin yang berkoalisi dengan partai-partai lokal besar di Aceh,” ungkap Fakhrul.

Lebih lanjut, Fakhrul menjelaskan bahwa logo RMTA yang menggunakan warna-warna Partai Aceh dan PNA merupakan simbol kolaborasi dan harapan besar bagi kemenangan pasangan Tgk Amran dan Akmal di Pilkada 2024.

“Warna logo yang kami pakai adalah warna partai politik lokal yang ikut andil bersama dalam pemenangan Tgk Amran – Akmal,” pungkasnya.

Pasangan AMAL kini menjadi pusat perhatian dalam kontestasi Pilkada Aceh Selatan, dengan dukungan kuat dari generasi muda dan berbagai elemen masyarakat lainnya di Aceh Selatan.

Editor: Akil

Salman-Yusran Resmi Terima SK Dukungan dari Golkar untuk Pilkada Abdya

0
Salman-Yusran Resmi Terima SK Dukungan dari Golkar untuk Pilkada Abdya. (Foto: Aceh Bisnis)

NUKILAN.id | Blangpidie — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Salman Alfarisi dan Yusran, resmi menerima Surat Keputusan (SK) dukungan dari Partai Golongan Karya (Golkar) pada Senin (26/8/2024) di Banda Aceh.

SK dengan Nomor Skep-280/DPP/GOLKAR/VIII/2024 tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal M. Sarmuji. Surat ini dikeluarkan di Jakarta pada 24 Agustus 2024, memberikan persetujuan kepada Salman dan Yusran untuk mendaftar sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Abdya dalam Pilkada 2024.

“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah. Doa kita bersama telah diijabah, dan hari ini kami mendapatkan kepercayaan dari Partai Golkar untuk maju di Pilkada Abdya,” ujar Salman Alfarisi usai menerima SK tersebut.

Salman juga mengajak para pendukung dan relawan untuk terus bekerja keras dan menjaga kondusivitas di masa kampanye ini.

“Mari kita lalui Pilkada ini dengan riang gembira. Saya berharap kita semua terus menjaga kondisi ini tetap kondusif, karena Pilkada hanya sesaat, sedangkan silaturahmi itu selamanya,” tambahnya.

Dengan diterimanya SK dari Golkar, Salman dan Yusran semakin optimistis dalam menghadapi kontestasi politik di Abdya. Pasangan ini berharap dapat meraih simpati masyarakat melalui pendekatan yang persuasif dan menjaga suasana kondusif selama masa kampanye.

Editor: Akil

Polresta Banda Aceh Siap Amankan Seluruh Tahapan Pilkada 2024

0
Polresta Banda Aceh Siap Amankan Seluruh Tahapan Pilkada 2024. (Foto: Aceh Bisnis)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Polresta Banda Aceh menegaskan kesiapan mereka dalam mengamankan seluruh tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di wilayah hukumnya. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, dalam apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Seulawah 2024 pada Senin (26/8/2024).

“Kami berkomitmen memastikan seluruh tahapan Pilkada 2024 berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar Kombes Pol Fahmi.

Menurutnya, Pilkada serentak merupakan momen penting dalam proses demokrasi, di mana masyarakat Aceh akan memilih pemimpin untuk masa depan.

Fahmi menambahkan, dalam setiap momentum politik seperti Pilkada, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat biasanya meningkat. Oleh karena itu, Polresta Banda Aceh bersama TNI dan instansi terkait lainnya akan melaksanakan Operasi Mantap Praja Seulawah 2024 mulai 27 Agustus hingga 21 Desember 2024.

“Kami siap mengamankan seluruh tahapan Pilkada dan memberikan yang terbaik demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas Fahmi.

Berdasarkan data Indeks Potensi Kerawanan Pemilihan (IPKP) dari Baintelkam Polri, terdapat sembilan kabupaten/kota di Aceh yang masuk dalam kategori rawan dan 14 kabupaten/kota yang kurang rawan. Selama Pilkada, ada 12.891 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang harus diamankan, terdiri dari 10.814 TPS kurang rawan, 1.957 TPS rawan, dan 91 TPS sangat rawan.

Khusus di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, terdapat 5 TPS yang sangat rawan, 124 TPS rawan, serta 633 TPS kurang rawan. Dalam operasi ini, Polda Aceh akan melibatkan 47.298 personel keamanan yang terdiri dari 10.350 personel Polri, 4.799 personel TNI, dan 32.149 personel Linmas.

Dengan jumlah personel yang signifikan ini, Polresta Banda Aceh berharap dapat menjaga kondusivitas selama pelaksanaan Pilkada 2024. “Kami bersama seluruh elemen terkait siap bekerja keras agar proses demokrasi ini berjalan lancar tanpa gangguan,” tutup Fahmi.

Editor: Akil