Beranda blog Halaman 940

Jadwal Lengkap Bola Basket 5×5 PON XXI Aceh-Sumut 2024

0
Sejumlah pebasket putra Jawa Timur melakukan latihan dan uji coba lapangan basket PON XXI Aceh-Sumut 2024 di kompleks GOR Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Aceh. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Jakarta – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut akan segera digelar, dan cabang olahraga (cabor) bola basket 5×5 menjadi salah satu pertandingan yang paling dinanti. Pertandingan akan berlangsung dari 1 hingga 10 September 2024 di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Sebanyak 20 tim, yang terdiri dari 10 tim putra dan 10 tim putri, siap memperebutkan medali emas. Masing-masing kategori terbagi dalam dua grup, yang diperkirakan akan menghadirkan persaingan sengit.

Pembagian Pool dan Jadwal Pertandingan

Pada kategori putra, Pool A terdiri dari Provinsi Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan DKI Jakarta. Sementara Pool B mencakup Provinsi Aceh, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Kepulauan Bangka Belitung, dan Sumatera Utara.

Untuk kategori putri, Pool X dihuni oleh Provinsi Aceh, Bali, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Sedangkan Pool Y diisi oleh Provinsi Papua, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.

Berikut jadwal lengkap pertandingan bola basket 5×5 PON XXI/2024:

Minggu, 1 September 2024: Babak Penyisihan

  • 08.00 – 10.00: Pool A – Sulawesi Selatan vs Jawa Tengah
  • 10.00 – 12.00: Pool A – Jawa Timur vs Bali
  • 12.00 – 14.00: Pool X – Aceh vs Bali
  • 14.00 – 16.00: Pool Y – Papua vs D.I Yogyakarta
  • 16.00 – 18.00: Pool B – Jawa Barat vs Sulawesi Utara
  • 20.00 – 22.00: Pool B – Kep Bangka Belitung vs Aceh

Senin, 2 September 2024: Babak Penyisihan

  • 08.00 – 10.00: Pool Y – DKI Jakarta vs Jawa Timur
  • 10.00 – 12.00: Pool Y – Sulawesi Selatan vs Papua
  • 12.00 – 14.00: Pool X – Sumatera Utara vs Jawa Barat
  • 14.00 – 16.00: Pool X – Jawa Tengah vs Aceh
  • 16.00 – 18.00: Pool B – Sumatera Utara vs Jawa Barat
  • 20.00 – 22.00: Pool A – DKI Jakarta vs Sulawesi Selatan

Selasa, 3 September 2024: Babak Penyisihan

  • 08.00 – 10.00: Pool B – Sulawesi Utara vs Kep. Bangka Belitung
  • 10.00 – 12.00: Pool A – Jawa Tengah vs Jawa Timur
  • 12.00 – 14.00: Pool X – Bali vs Sumatera Utara
  • 14.00 – 16.00: Pool Y – D.I Yogyakarta vs DKI Jakarta
  • 16.00 – 18.00: Pool A – Bali vs DKI Jakarta

Rabu, 4 September 2024: Babak Penyisihan

  • 08.00 – 10.00: Pool X – Aceh vs Jawa Barat
  • 10.00 – 12.00: Pool X – Jawa Tengah vs Bali
  • 12.00 – 14.00: Pool Y – Jawa Timur vs Sulawesi Selatan
  • 14.00 – 16.00: Pool A – Sulawesi Selatan vs Bali
  • 16.00 – 18.00: Pool B – Jawa Barat vs Aceh
  • 20.00 – 22.00: Pool B – Kep. Bangka Belitung vs Sumatera Utara

Kamis, 5 September 2024: Babak Penyisihan

  • 08.00 – 10.00: Pool A – DKI Jakarta vs Jawa Tengah
  • 10.00 – 12.00: Pool Y – DKI Jakarta vs Papua
  • 12.00 – 14.00: Pool Y – D.I Yogyakarta vs Jawa Timur
  • 14.00 – 16.00: Pool X – Sumatera Utara vs Jawa Tengah
  • 16.00 – 18.00: Pool B – Sumatera Utara vs Sulawesi Utara
  • 20.00 – 22.00: Pool A – Jawa Timur vs Sulawesi Selatan

Jumat, 6 September 2024: Babak Penyisihan

  • 08.00 – 10.00: Pool X – Bali vs Jawa Barat
  • 10.00 – 12.00: Pool Y – Sulawesi Selatan vs DKI Jakarta
  • 14.00 – 16.00: Pool A – Jawa Tengah vs Bali
  • 16.00 – 18.00: Pool B – Jawa Barat vs Bangka Belitung
  • 20.00 – 22.00: Pool B – Aceh vs Sumatera Utara

Sabtu, 7 September 2024: Babak Penyisihan

  • 08.00 – 10.00: Pool Y – Papua vs Jawa Timur
  • 10.00 – 12.00: Pool Y – D.I Yogyakarta vs Sulawesi Selatan
  • 12.00 – 14.00: Pool B – Sulawesi Utara vs Aceh
  • 14.00 – 16.00: Pool X – Aceh vs Sumatera Utara
  • 16.00 – 18.00: Pool X – Jawa Barat vs Jawa Tengah
  • 20.00 – 22.00: Pool A – Jawa Timur vs DKI Jakarta

Minggu, 8 September 2024: Babak Semi Final

  • 09.00 – 11.00: Juara Pool X vs Runner Up Pool Y
  • 11.00 – 13.00: Juara Pool A vs Runner Up Pool B
  • 13.00 – 15.00: Juara Pool Y vs Runner Up Pool X
  • 15.00 – 17.00: Juara Pool B vs Runner Up Pool A

Selasa, 10 September 2024: Final

  • 09.00 – 11.00: Perebutan tempat ketiga tim putri (Kalah 41 vs Kalah 43)
  • 11.00 – 13.00: Perebutan tempat ketiga tim putra (Kalah 42 vs Kalah 44)
  • 13.00 – 15.00: Final tim putri (Menang 41 vs Menang 43)
  • 15.00 – 17.00: Final tim putra (Menang 42 vs Menang 44)

Mengukur Kekuatan dan Peluang

Masing-masing tim telah melakukan persiapan intensif, seperti yang ditunjukkan oleh tim putra Jawa Timur yang baru saja menyelesaikan latihan dan uji coba di lapangan GOR Harapan Bangsa pada Sabtu (31/8). Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan individu, tetapi juga menguji strategi dan kekompakan tim di bawah tekanan tinggi.

Saksikan bagaimana masing-masing provinsi berlaga demi mengharumkan nama daerah mereka. Ajang ini bukan sekadar soal medali, melainkan juga tentang sportivitas dan semangat kebersamaan yang diusung oleh PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Editor: Akil

Para Kontingen PON Dijamu Makanan Khas Aceh di Gala Dinner Meulaboh

0
Para Kontingen PON Dijamu Makanan Khas Aceh di Gala Dinner Meulaboh. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Meulaboh – Para kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) dari berbagai provinsi menikmati hidangan khas Aceh dalam acara gala dinner di Meuligoe Bupati Aceh Barat, Jumat (30/8/2024) malam. Acara yang berlangsung meriah ini digelar untuk menyambut para atlet cabang olahraga softball dari Papua, Sumatera Utara, Bali, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, dan tuan rumah Aceh.

Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Drs. Mahdi Efendi, menyambut kedatangan para duta olahraga di Bumi Teuku Umar.

“Merupakan kehormatan bagi kami untuk menjadi tuan rumah, dan Aceh Barat siap melayani dengan sebaik mungkin,” ujar Mahdi dengan penuh semangat.

Ia juga berharap para atlet dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kesehatan selama mengikuti PON.

Gala dinner ini tidak hanya dihadiri oleh para atlet, tetapi juga oleh Ketua KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Barat dan panitia pelaksana (Panpel) PON.

Acara yang berlangsung hangat ini juga menjadi ajang memperkenalkan kuliner dan budaya Aceh Barat kepada para tamu. Berbagai hidangan khas daerah disajikan, mulai dari kuah beulangong hingga sie reuboh, memberikan pengalaman kuliner yang otentik bagi para tamu.

“Selain menambah semangat para atlet, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan kuliner dan budaya lokal kepada para peserta PON,” tambah Mahdi.

Penampilan seni tradisional Seudati dari grup Seudati Bayeun Seutia pimpinan Syeh Masri turut memeriahkan suasana. Dengan gerakan tari yang energik dan ritme rapa’i yang menghentak, pertunjukan ini berhasil memukau para tamu.

“Kami berharap para atlet bisa menikmati keramahan dan kekayaan budaya Aceh Barat selama berada di sini,” tutup Mahdi.

Para kontingen PON dari berbagai daerah pun tampak antusias menikmati malam yang penuh kehangatan dan keramahtamahan ini, menandai awal dari persaingan olahraga yang sehat dan penuh sportivitas.

Dengan sambutan yang meriah ini, Aceh Barat menunjukkan kesiapan dan kesungguhannya sebagai salah satu tuan rumah PON, menyajikan bukan hanya kompetisi yang berkualitas, tetapi juga pengalaman budaya yang tak terlupakan bagi para peserta.

Editor: Akil

BKA Konfirmasi Pengunduran Diri Dua ASN Aceh untuk Pilkada 2024

0
Kepala BKA, Abdul Qahar. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh telah resmi mengajukan pengunduran diri untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Badan Kepegawaian Aceh (BKA) mengonfirmasi bahwa hingga 30 Agustus 2024, dua ASN, yakni Bustami, SE, M.Si, dan Darmansah, S.Pd, MM, telah memenuhi proses administrasi pengunduran diri mereka.

Abdul Qahar, Kepala BKA, mengungkapkan bahwa kedua pegawai tersebut mengajukan pengunduran diri sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu Permohonan Pengunduran Diri dari Pegawai Negeri Sipil dan Jabatan yang Melekat Padanya Atas Permintaan Sendiri. “Hingga saat ini, hanya dua pegawai yang mengajukan permohonan secara resmi. Tidak ada pengajuan tambahan lainnya,” kata Qahar, Sabtu (31/08), di Banda Aceh.

BKA, lanjut Qahar, hanya bertanggung jawab terhadap proses administrasi kepegawaian terkait pengunduran diri ASN yang bersangkutan.

“Kami memastikan bahwa proses ini berjalan sesuai ketentuan dan tanpa ada intervensi di luar wewenang kami,” tegasnya.

Bustami, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dan Penjabat Gubernur Aceh, memutuskan mundur dari jabatan dan status ASN untuk maju sebagai calon Gubernur Aceh dalam Pilkada 2024. Sementara itu, Darmansyah, yang terakhir menjabat sebagai Penjabat Bupati Aceh Barat Daya, juga mengundurkan diri dari posisinya. Darmansyah diketahui akan maju sebagai calon Bupati Aceh Selatan.

Langkah pengunduran diri kedua ASN ini mencerminkan niat mereka untuk berkiprah di kancah politik lokal, sebuah fenomena yang semakin sering terjadi menjelang Pilkada. Dengan pengalaman di pemerintahan, baik Bustami maupun Darmansyah dianggap memiliki modal kuat dalam persaingan Pilkada tahun depan.

Masyarakat Aceh menyambut baik langkah kedua pejabat ini, meskipun beberapa pihak mempertanyakan alasan di balik pengunduran diri mereka yang terkesan mendadak. Pengamat politik lokal, Ridwan Iskandar, menyebutkan bahwa pengunduran diri ASN untuk maju di Pilkada adalah langkah yang lumrah namun perlu disikapi dengan bijak. “Kita berharap ini bukan sekadar langkah politis, tetapi benar-benar untuk kemajuan daerah,” kata Ridwan.

BKA sendiri menegaskan bahwa proses selanjutnya setelah pengunduran diri ASN ini adalah pendaftaran resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPU untuk tahapan berikutnya,” tutup Qahar.

Dengan pengunduran diri ini, Bustami dan Darmansyah bergabung dengan daftar panjang ASN yang memilih jalan politik dalam Pilkada. Kini, publik menanti bagaimana kiprah mereka di gelanggang politik Aceh.

Editor: Akil

Simulasi Evakuasi Darurat Cabang Olahraga Layar PON XXI Aceh di Banda Aceh

0

NUKILAN.id | Banda Aceh — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh dan Sumut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh bersama sejumlah instansi terkait menggelar simulasi evakuasi darurat untuk cabang olahraga layar. Kegiatan ini berlangsung di Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, pada Sabtu (31/08/2024).

Simulasi ini menampilkan skenario kecelakaan yang melibatkan perahu layar milik atlet yang sedang bertanding. Dalam skenario tersebut, perahu layar mengalami patah yang menyebabkan tabrakan beruntun. Sebanyak 12 orang dilaporkan menjadi korban dalam simulasi ini.

Berbagai instansi ikut terlibat dalam kegiatan ini, di antaranya Lanal Sabang, Ditpolairud Polda Aceh, Satpol PP Aceh, Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, dan Satlantas Polda Aceh. Simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan instansi terkait dalam menangani situasi darurat selama pelaksanaan PON XXI.

“Tujuan utama simulasi ini adalah untuk menguji kesiapsiagaan dan koordinasi instansi yang terlibat dalam menangani situasi darurat, serta meminimalisir risiko fatalitas dan cedera parah bagi para atlet,” ujar Eko Supriyanto, p.h. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh, saat membuka acara.

Simulasi tersebut juga melibatkan peralatan dan sarana canggih, termasuk KN SAR Kresna 232, berbagai unit RIB/Sea Rider dari Basarnas Banda Aceh dan Ditpolairud Polda Aceh, serta helikopter milik Ditpolairud Polda Aceh. Kehadiran peralatan ini menambah realistisnya simulasi, yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mental dan koordinasi tim dalam menghadapi kemungkinan situasi darurat.

Pejabat yang hadir dalam acara ini meliputi perwakilan dari Kodam Iskandar Muda, Lanal Sabang, Lanud Sultan Iskandar Muda, Ditpolairud Polda Aceh, Dansatbrimob Polda Aceh, dan sejumlah instansi terkait lainnya seperti RSUD Zainal Abidin, RSUD Meuraxa, Satpol PP Aceh, dan PB PON.

Selain itu, masyarakat Gampong Pande juga ikut terlibat sebagai bagian dari simulasi, memperkuat koordinasi antara masyarakat dan instansi terkait dalam menangani situasi darurat.

“Dengan adanya simulasi ini, kita berharap dapat mempersiapkan segala kemungkinan terburuk dan memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat dalam PON XXI nanti,” tambah Eko.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapan semua pihak dalam menghadapi situasi darurat, khususnya selama penyelenggaraan PON XXI di Aceh, sehingga dapat berjalan lancar dan aman.

Editor: Akil

Riau Pimpin Klasemen Sementara PON XXI Aceh-Sumut 2024 dengan Empat Emas

0
Logo PON Aceh-Sumut 2024. (Foto: PON)

NUKILAN.id | Medan — Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang digelar di Aceh-Sumut sedang berlangsung dengan meriah. Provinsi Riau saat ini memimpin klasemen sementara dengan perolehan medali terbanyak, mengamankan empat medali emas, dua perak, dan dua perunggu.

Pembukaan PON Menyusul, Perebutan Medali Sudah Dimulai

Meskipun upacara pembukaan resmi PON XXI Aceh-Sumut baru akan digelar pada 9 September 2024 di Banda Aceh, ajang perebutan medali telah dimulai lebih awal, sejak 28 Agustus 2024. Hingga kini, sejumlah kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia telah menunjukkan performa terbaik mereka.

Provinsi Riau tampil gemilang dengan mengoleksi empat medali emas yang membuatnya bertengger di posisi teratas klasemen sementara. Riau diikuti oleh DKI Jakarta dengan raihan tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu. Jawa Timur menyusul di posisi ketiga dengan dua medali emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Distribusi Medali di Berbagai Provinsi

Berikut ini adalah rincian perolehan medali sementara dari beberapa provinsi peserta:

  • Aceh: 1 medali emas, 1 medali perak
  • Sumatera Barat: 1 medali perak, 1 medali perunggu
  • Sumatera Selatan: 2 medali perunggu
  • Banten: 1 medali perunggu
  • Jawa Tengah: 1 medali perak
  • Jawa Barat: 1 medali emas, 2 medali perunggu
  • Sulawesi Selatan: 1 medali perak, 1 medali perunggu

Semarak Persaingan di Senam Artistik

Cabang olahraga senam artistik menjadi salah satu yang paling menarik perhatian dengan 14 medali emas yang sudah diperebutkan hingga saat ini. Persaingan ketat antara atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah membuat atmosfer PON semakin berwarna.

Cara Memantau Perolehan Medali

Bagi masyarakat yang ingin terus memantau perkembangan klasemen sementara PON XXI Aceh-Sumut 2024, informasi terbaru dapat diakses melalui situs resmi PON Aceh-Sumut 2024. Dengan begitu, antusiasme publik terhadap ajang olahraga terbesar di Indonesia ini diharapkan terus meningkat hingga penutupan nanti.

Dengan masih banyaknya cabang olahraga yang belum dipertandingkan, persaingan perolehan medali dipastikan akan semakin seru. Kontingen dari berbagai provinsi akan terus berjuang untuk membawa pulang medali, mengharumkan nama daerah masing-masing, dan menunjukkan kemampuan terbaik di ajang olahraga nasional ini.

Editor: Akil

Aceh Tamiang Art and Food Festival 2024: Dorong UMKM Kuliner, Angkat Kebudayaan Lokal

0
Aceh Tamiang Art and Food Festival 2024. (Foto: Disbudpar Aceh)

NUKILAN.id | Kualasimpang – Dalam upaya mendukung sektor kuliner dan kebudayaan lokal, Aceh Tamiang Art and Food Festival 2024 resmi digelar sebagai bagian dari rangkaian acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut. Acara yang berlangsung mulai Jumat, 30 Agustus ini dibuka secara simbolis dengan tabuhan rebana oleh Pj. Bupati Aceh Tamiang Asra, disaksikan oleh Komisi II DPRA Aceh Irfansyah, SE, dan perwakilan pemerintah setempat.

Pj. Bupati Aceh Tamiang Asra dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini tidak sekadar menjadi ajang promosi produk, namun juga sebuah platform bagi UMKM untuk memperkuat kapasitas, terutama dalam sektor kuliner. “Aceh Tamiang Art and Food Festival 2024 merupakan inisiatif penting untuk memperkuat kapasitas UMKM kita di bidang kuliner,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk menampilkan produk unggulan mereka—hasil dari kreativitas dan kerja keras—yang menjadi cerminan kekayaan kuliner dan budaya Aceh. “Festival ini mendukung perkembangan bisnis lokal sekaligus upaya melestarikan adat dan tradisi kita sebagai bagian dari warisan budaya,” tambah Asra.

Selain menjadi panggung bagi UMKM, acara ini juga menyuguhkan berbagai kegiatan menarik, seperti workshop digital marketing, lomba memasak, dan lomba mewarnai untuk siswa SD. Asra berharap kegiatan ini mampu memfasilitasi sinergi antara pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat luas.

Asra juga menjelaskan bahwa festival ini merupakan salah satu side event dalam rangkaian PON XXI, yang akan ditandai dengan Kirab Api PON di Kantor Bupati Aceh Tamiang. “Melalui acara ini, kami ingin memperkuat daya tarik Aceh sebagai destinasi wisata kuliner dan budaya,” ujarnya optimis.

Antusiasme Tinggi, Harapan Ekonomi Bergeliat

Komisi II DPRA Aceh, Irfansyah, SE, turut mengapresiasi pelaksanaan festival ini sebagai peluang bagi UMKM untuk memamerkan produk kreatif mereka kepada publik. Menurutnya, kegiatan ini dapat memicu perkembangan ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik wisata kuliner Aceh Tamiang. “Kegiatan ini bisa menjadi pemantik bagi UMKM dan pegiat seni budaya untuk terus berkembang, sehingga ekonomi di Aceh Tamiang dapat bergeliat,” katanya.

Diikuti oleh sekitar 30 UMKM serta para pegiat seni dan budaya, festival ini menggelar stan-stan yang menampilkan beragam produk kuliner dan kerajinan khas Aceh Tamiang. Masyarakat tampak antusias menghadiri festival, menikmati pagelaran seni budaya, dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkaya keterampilan mereka di bidang seni dan kuliner.

Aceh Tamiang Art and Food Festival 2024 akan berlangsung hingga Minggu, 1 September 2024. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, acara ini diharapkan memberi dampak positif bagi pengembangan sektor kuliner, transportasi, dan industri kreatif di Aceh Tamiang serta menjadi agenda tahunan yang dinantikan.

Nurul Akmal Siap Harumkan Aceh di PON XXI Aceh-Sumut

0
Nurul Akmal Siap Harumkan Aceh di PON XXI Aceh-Sumut. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, menunjukkan optimisme tinggi terhadap prestasi atlet angkat besi nasional asal Aceh, Nurul Akmal, menjelang gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara. Hal ini disampaikan Safrizal usai menerima audiensi dengan Nurul di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Rabu, 28 Agustus 2024.

Audiensi tersebut diadakan di sela-sela acara pelepasan atlet kontingen Aceh yang akan berlaga di PON XXI. Safrizal menyatakan keyakinannya bahwa Nurul Akmal akan mempersembahkan penampilan terbaiknya untuk Aceh di ajang olahraga nasional bergengsi ini.

Nurul Akmal, atau yang akrab disapa Amel, merupakan salah satu lifter terbaik Indonesia. Amel telah menorehkan prestasi di berbagai kompetisi internasional, termasuk Olimpiade Paris 2024 yang baru saja berlalu. Kiprahnya sebagai atlet angkat besi tak hanya mengharumkan nama Aceh tetapi juga Indonesia di kancah dunia.

“Ajang PON ini sangat bergengsi dan tak kalah pentingnya dengan kejuaraan internasional. Saya bertekad memberikan yang terbaik untuk Aceh,” ujar Nurul Amel dengan penuh semangat.

Amel menyebutkan bahwa persiapan yang ia jalani selama ini membuatnya semakin percaya diri.

“Saya telah berlatih keras dan siap untuk memberikan yang terbaik. Doa dan dukungan masyarakat Aceh sangat berarti bagi saya,” tambahnya.

Pj Gubernur Safrizal menambahkan, “Nurul Amel adalah aset berharga bagi Aceh. Kami sangat bangga dan yakin dia akan membawa pulang medali untuk Aceh di PON kali ini. Semoga Nurul dan atlet-atlet lainnya dapat mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.”

Gelaran PON XXI yang mempertemukan para atlet terbaik dari seluruh Indonesia ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Nurul Akmal dan kontingen Aceh lainnya. Dukungan penuh dari Pemerintah Aceh dan masyarakat diharapkan bisa menjadi dorongan semangat bagi para atlet untuk meraih prestasi terbaik.

Editor: Akil

Jelang PON XXI di Aceh, Tim Selancar Ombak Jawa Barat Fokus Aklimatisasi

0
Ketua POSI Jawa Barat, Tommi Widyandhita,(Foto: RRI)

NUKILAN.id | Jantho – Tim selancar ombak Jawa Barat telah tiba di Aceh dengan persiapan matang jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara. Mereka datang lebih awal untuk menjalani aklimatisasi dan beradaptasi dengan ombak yang berbeda dari tempat latihan mereka di Jawa Barat.

Tommi Widyandhita, Ketua Persatuan Olahraga Selancar Ombak Indonesia (POSI) Jawa Barat, mengatakan bahwa timnya akan menghabiskan waktu 10 hingga 12 hari untuk menyesuaikan diri dengan kondisi di Aceh.

“Aklimatisasi ini sangat penting karena para atlet belum pernah mencoba ombak di sini sebelumnya,” ujar Tommi saat menemani latihan para atlet di Pantai Riting, Aceh Besar, Sabtu (31/8/2024).

Tommi menjelaskan bahwa lokasi venue untuk cabang selancar ombak di PON XXI mengalami perubahan. Semula dijadwalkan di Pantai Babah Kuala, namun kini dipindahkan ke Pantai Riting.

“Kami harus menyesuaikan diri dengan kondisi ombak di lokasi baru ini. Apa pun kendalanya, kami harus siap demi meraih medali emas,” tegasnya.

Tim selancar ombak Jawa Barat menurunkan enam atlet, terdiri dari empat putra dan dua putri, dalam kompetisi ini. Tommi optimis dengan kemampuan timnya yang sebelumnya sukses meraih gelar juara umum pada babak kualifikasi PON XXI, dengan perolehan dua medali emas dan satu medali perunggu.

“Pada saat kualifikasi, tuan rumah Aceh belum ikut bertanding. Sekarang, mereka akan menjadi pesaing berat. Namun, kami yakin bisa mempertahankan gelar juara umum dan mencatat hattrick untuk Jawa Barat,” tambah Tommi.

Meski demikian, Tommi menyadari tantangan yang dihadapi timnya, terutama dari kondisi alam dan ombak yang sulit diprediksi.

“Selain keterampilan dan teknik, keberuntungan juga akan sangat berperan. Kami berharap ombak di Pantai Riting bisa bersahabat dengan kami. Yang pasti, kami siap memberikan yang terbaik,” ujar Tommi dengan optimis.

Dengan semangat dan tekad yang tinggi, tim selancar ombak Jawa Barat siap menunjukkan performa terbaiknya di PON XXI Aceh-Sumatra Utara. Target mereka jelas: membawa pulang medali emas untuk Jawa Barat.

Editor: Akil

Sampah Berserakan di Area Jembatan PDKT, Aktivis Aceh Selatan Desak Pemkab Turun Tangan

0
Kawasan wisata di bawah Jembatan PDKT yang menghubungkan Kluet Utara dan Kluet Timur, Aceh Selatan kini dirundung masalah sampah yang mencemari keindahan bantaran Sungai Kluet. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Area wisata di bawah Jembatan PDKT, yang menghubungkan Kluet Utara dan Kluet Timur, kini dirundung masalah sampah yang mencemari keindahan bantaran Sungai Kluet.

Setiap sore, banyak warga memadati lokasi ini untuksekedar menikmati senja, mandi di sungai, atau memancing. Namun, pemandangan alam yang memukau tersebut kini terganggu oleh bertumpuknya sampah plastik sisa makanan yang berserakan di sepanjang tepi sungai.

Kondisi ini sangat meresahkan banyak pihak, termasuk Syahrul Amin, seorang Aktivis Muda Peduli Aceh Selatan. Kepada Nukilan.id, Syahrul mengaku prihatin dengan keadaan tempat wisata yang kotor akibat perilaku pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

“Sangat disayangkan, tadi ada yang meninggalkan sampah begitu saja. Tempat yang seharusnya indah ini kini tercemar oleh sampah plastik,” ujarnya kepada Nukilan.id melalui sambungan telepon, Sabtu (31/8/2024).

Menurut Syahrul, pengunjung sering kali membawa makanan dan minuman saat berwisata di area ini, namun sayangnya bekas makanan dan minuman tersebut sering dibuang sembarangan.

“Kondisi ini sangat mengganggu dan mencemari lingkungan. Tentu ini bagus, banyak sampah bertebaran,” tambahnya.

Syahrul mendesak Pemerintah Aceh Selatan untuk segera turun tangan dan memfasilitasi area wisata ini dengan tempat sampah yang memadai. Ia berharap pemerintah lebih peka terhadap masalah ini dan segera mengambil tindakan nyata untuk menjaga kebersihan.

“Jika tempat ini bersih dan nyaman serta dikelola dengan baik, tentu akan berdampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi Pemerintah Aceh Selatan untuk segera berbenah dan mengambil langkah-langkah konkret guna menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat wisata di daerahnya. Ketegasan pemerintah dalam menangani masalah sampah ini akan sangat menentukan masa depan area Jembatan PDKT sebagai destinasi wisata yang bersih dan nyaman. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Dr. Safrizal ZA Raih Dua Penghargaan Kinerja Kepala Daerah 2024

0
Dr. Safrizal ZA Raih Dua Penghargaan Kinerja Kepala Daerah 2024. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Jakarta — Penjabat Gubernur Aceh, Dr. Safrizal ZA, M.Si, kembali menorehkan prestasi. Ia berhasil meraih dua penghargaan bergengsi dalam Apresiasi Kinerja Penjabat Kepala Daerah Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bekerja sama dengan Tempo Media Group.

Dalam acara yang berlangsung meriah di The Tribrata, Hotel & Convention Center Darmawangsa, Jakarta, pada Jumat (30/08/2024) malam, Safrizal dianugerahi penghargaan atas keberhasilannya dalam kategori Kesejahteraan Rakyat dan Pelayanan Publik dengan Fiskal Sedang. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian.

Penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas komitmen dan dedikasi Safrizal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pelayanan publik selama masa jabatannya sebagai Pj Gubernur di Kepulauan Bangka Belitung. Dalam sambutannya, Tito Karnavian menekankan pentingnya apresiasi ini sebagai motivasi bagi para kepala daerah lainnya.

“Selamat kepada para pemenang. Bagi yang belum terpilih, jadikan ini sebagai dorongan untuk terus berprestasi,” ujar Tito di hadapan para hadirin.

Safrizal sendiri mengaku terhormat menerima penghargaan ini dan berharap capaian serupa bisa diterapkan di Aceh.

“Apa yang telah kami capai di Bangka Belitung, semoga bisa diterapkan di Aceh demi kemajuan bersama,” kata Safrizal dengan penuh harap.

Penilaian kinerja para kepala daerah dilakukan sejak Mei hingga Agustus 2024. Kriteria penilaian meliputi berbagai aspek, termasuk kesejahteraan rakyat dan efektivitas pelayanan publik.

Tito juga menekankan bahwa penghargaan ini didasarkan pada penilaian yang objektif dan transparan, mencerminkan iklim kompetitif yang sehat di antara penjabat kepala daerah.

“Penilaian ini dilakukan secara objektif, untuk menerapkan prinsip dasar dari iklim kompetitif yang kita inginkan,” kata Tito. “Kami berharap ini menjadi pemicu bagi semua penjabat untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan kinerja mereka di masa mendatang.”

Dengan penghargaan ini, Safrizal diharapkan bisa membawa pengalaman suksesnya di Bangka Belitung untuk diterapkan di Aceh, guna mendorong kesejahteraan rakyat dan peningkatan pelayanan publik yang lebih baik.

Safrizal yang juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kinerjanya, menambahkan, “Ini adalah hasil kerja keras bersama dan dedikasi semua tim. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk kita semua dalam meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.”

Acara penghargaan ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi negara, termasuk para penjabat gubernur dan bupati/walikota dari seluruh Indonesia, yang turut menyaksikan momen penghargaan bagi para pemimpin daerah berprestasi.

Editor: Akil