Beranda blog Halaman 902

Menpora Janji Evaluasi PON XXI Aceh-Sumut 2024 Secara Menyeluruh

0
Menpora RI, Dito Ariotedjo. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Medan – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Dito Ariotedjo, meminta maaf atas sejumlah kekurangan yang terjadi selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Ia berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan perbaikan pada ajang berikutnya.

“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh insan olahraga atas segala kekurangan dan ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pelaksanaan PON XXI,” ujar Menpora Dito dalam pidatonya di Stadion Utama Sumut, Deli Serdang, Jumat (20/9/2024).

Dito menyadari bahwa pelaksanaan PON kali ini cukup unik karena melibatkan dua provinsi sebagai tuan rumah, yaitu Aceh dan Sumatera Utara. Menurutnya, penyelenggaraan PON di dua wilayah tersebut merupakan pencapaian besar yang melibatkan banyak pihak. Namun, ia juga mengakui bahwa ada tantangan yang harus dihadapi dalam koordinasi serta eksekusi.

“Ini merupakan pengalaman pertama kita menyelenggarakan PON di dua provinsi sekaligus. Tentunya, dalam proses besar seperti ini ada tantangan, namun ini menjadi pembelajaran berharga untuk kita semua,” jelas Dito.

Menpora menegaskan bahwa evaluasi secara total dan komprehensif akan dilakukan demi perbaikan pada penyelenggaraan PON di masa mendatang. Ia berharap pembenahan ini dapat membawa peningkatan kualitas dan prestasi olahraga Indonesia.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan penyelenggaraan PON di masa depan bisa lebih baik lagi. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini untuk terus melangkah menuju prestasi yang lebih tinggi,” pungkasnya.

PON XXI Aceh-Sumut 2024 diakui sebagai salah satu ajang terbesar yang melibatkan ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia, dengan tujuan memperkuat persatuan dan meraih prestasi olahraga di tingkat nasional.

Editor: Akil

GeRAK Desak Polda Aceh Usut Tuntas Korupsi Pengadaan Wastafel, Termasuk Rekanan Proyek

0
Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.idBanda Aceh – Gerakan Antikorupsi Aceh (GeRAK) mendesak Polda Aceh untuk segera menetapkan pihak rekanan dalam proyek pengadaan wastafel di Dinas Pendidikan Aceh sebagai tersangka. Hingga saat ini, polisi baru menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmad Fitri, pejabat pengadaan barang/jasa, Muchlis, dan Zulfahmi selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Koordinator GeRAK, Askhalani, mengungkapkan bahwa penyelidikan tidak boleh berhenti hanya pada tiga orang tersebut. Menurutnya, polisi harus lebih tegas dalam mengusut pihak-pihak yang diduga merancang dan terlibat dalam pengadaan proyek wastafel, termasuk rekanan proyek.

“Jika melihat dari seluruh proses korupsi ini, tidak ada alasan bagi kepolisian untuk tidak menjerat pihak yang merancang dan terlibat dalam proyek tersebut, termasuk pihak rekanan,” ujar Askhalani kepada media, Minggu (22/9/2024).

Proyek pengadaan wastafel untuk Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di seluruh Aceh ini memiliki anggaran sebesar Rp43 miliar. Dari total anggaran tersebut, tercatat kerugian negara mencapai Rp7,2 miliar. Pengadaan ini terdiri dari 390 paket proyek yang tersebar di berbagai sekolah di Aceh.

Menurut Askhalani, kasus ini merupakan tindak pidana serius karena terjadi di tengah krisis pandemi Covid-19. Wastafel tersebut merupakan bagian dari program refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) untuk penanganan pandemi.

“Di saat masyarakat tengah berjuang menghadapi kesulitan ekonomi akibat pembatasan aktivitas selama pandemi, sejumlah oknum justru memanfaatkan situasi untuk menggerogoti uang negara. Ini adalah bentuk kejahatan yang sangat keji,” tegasnya.

Selain itu, Askhalani menambahkan bahwa polisi harus menuntaskan penyelidikan hingga ke aktor utama yang merancang dan mengambil keuntungan dari proyek ini.

“Penyelidikan tidak boleh hanya fokus pada tiga tersangka saja. Jangan biarkan aktor utama yang menikmati keuntungan besar dari proyek ini masih bebas,” ujarnya.

GeRAK berharap pihak kepolisian dapat bergerak cepat dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini, agar seluruh pihak yang terlibat dalam skandal pengadaan wastafel dapat diadili sesuai hukum yang berlaku.

Editor: Akil

Fachrul Razi Desak Pengusutan Tuntas Kasus Korupsi Wastafel Aceh

0
Senator asal Aceh Fachrul Razi, (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Jakarta – Kasus dugaan korupsi pengadaan wastafel untuk sekolah di Aceh senilai Rp43 miliar kembali mencuri perhatian publik. H. Fachrul Razi, Ketua Komite I DPD RI, mengkritisi perkembangan terbaru kasus ini dan mendesak adanya penyidikan menyeluruh, terutama terkait dugaan keterlibatan lingkaran kekuasaan.

“Ini bukan kasus korupsi biasa. Ada indikasi kuat keterlibatan aktor-aktor di balik kekuasaan yang harus segera diusut,” ujar Fachrul Razi saat diwawancarai, Minggu (22/9/2024).

Menurutnya, kasus ini tidak bisa hanya berhenti pada pihak-pihak yang sudah dijadikan tersangka. Penyidikan harus diperluas hingga semua pihak yang terlibat, termasuk nama-nama yang muncul dalam persidangan.

Fachrul juga menyoroti salah satu terdakwa, Syifak Muhammad Yus, yang mendapat 159 paket pekerjaan dalam proyek tersebut.

“Bagaimana mungkin seorang ‘anak bau kencur’ bisa mendapatkan proyek sebanyak itu? Ini jelas ada permainan di belakang layar,” tegasnya.

Selain itu, Fachrul Razi menilai ada hubungan kekerabatan yang berperan dalam memuluskan proyek pengadaan wastafel ini. Ia meminta aparat penegak hukum menelusuri lebih dalam keterkaitan keluarga Syifak dengan lingkaran kekuasaan.

Fachrul juga menyinggung temuan Tim Ahli Konstruksi dari Politeknik Negeri Lhokseumawe yang mengungkap adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek. Menurutnya, ini bukan hanya masalah administratif, tapi juga indikasi adanya praktik mark-up dan penggelapan anggaran.

Tak hanya itu, ia mendesak agar aparat penegak hukum meneliti lebih jauh dugaan keterlibatan pihak-pihak terkait, termasuk mantan Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Bustami Hamzah.

“Kita harus memastikan apakah ada aliran dana yang mengarah ke kepentingan politik atau tidak,” ujar Fachrul.

Sidang perdana kasus ini sendiri telah digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh pada Jumat (21/9/2024). Jaksa Penuntut Umum membeberkan keterlibatan sejumlah pihak dalam proyek pengadaan wastafel untuk SMA, SMK, dan SLB di seluruh Aceh pada tahun anggaran 2020.

Fachrul menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki integritas pejabat publik di Aceh.

“Proyek yang semestinya untuk meningkatkan kebersihan jangan sampai malah mencemari nama baik pemerintah dengan tindakan korupsi,” pungkasnya.

Editor: Akil

KAD Antikorupsi Aceh Desak KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Pengadaan Wastafel

0
Pendiri JSI, Aryos Nivada. (Foto: Youtube Jalan Ary Official)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komite Advokasi Daerah (KAD) Antikorupsi Aceh mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan Wastafel di Aceh. Kasus ini dinilai kompleks dan melibatkan jaringan elit politik serta pengusaha di tingkat lokal dan nasional.

Direktur Eksekutif KAD Antikorupsi Aceh, Aryos Nivada, menyampaikan kekhawatirannya terkait dugaan adanya tebang pilih dalam penetapan tersangka.

“Kami melihat ada dugaan keterlibatan pejabat tinggi sebagai dalang utama yang hingga kini masih terlindungi,” ujarnya kepada Nukilan.id, Minggu (22/9/2024).

Kritik Penerapan Pasal

Aryos juga mengkritik pasal yang digunakan dalam proses penyidikan. Menurutnya, penerapan Pasal 3 UU Tipikor yang berfokus pada kerugian negara dianggap kurang memadai. Ia menegaskan, penyidik seharusnya juga menggunakan Pasal 2 yang mengatur tentang tindakan memperkaya diri sendiri atau orang lain, serta Pasal 12 tentang gratifikasi.

“Pasal-pasal ini harus diterapkan secara tegas untuk memastikan seluruh aktor yang terlibat mendapat pertanggungjawaban hukum,” kata Aryos.

Dugaan Mark-up dan Keterlibatan Keluarga

KAD Antikorupsi Aceh menduga ada mark-up besar dalam proyek pengadaan Wastafe. Selain itu, kualitas dan efektivitas teknologi yang digunakan juga dipertanyakan. Aryos menilai, pola eksekusi proyek melibatkan pihak-pihak berpengaruh, termasuk keterlibatan keluarga dan kekerabatan, yang perlu diungkap lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

“Ada indikasi kuat bahwa proyek ini tidak hanya merugikan negara secara finansial, tapi juga melibatkan konflik kepentingan yang harus segera dituntaskan,” tambahnya.

Permintaan Supervisi KPK

Untuk itu, KAD Antikorupsi Aceh meminta KPK melakukan supervisi penuh terhadap kasus ini. Aryos juga mendesak pembentukan tim khusus yang terdiri dari penyidik senior dan ahli forensik keuangan guna menelusuri aliran dana dalam proyek tersebut. Selain itu, perlindungan bagi para whistleblower yang berani mengungkap fakta-fakta penting juga menjadi tuntutan utama.

“Kami berharap supervisi KPK mampu membuka tabir gelap kasus ini dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat,” pungkas Aryos.

Kasus yang Jadi Sorotan Publik

Kasus korupsi Wastafel di Aceh telah menyedot perhatian publik karena nilai kerugian negara yang diduga mencapai miliaran rupiah. Sejumlah pengamat bahkan menyebut kasus ini sebagai “megakorupsi” yang melibatkan aktor-aktor penting di berbagai tingkatan.

KAD Antikorupsi Aceh sendiri dibentuk pada 2021 melalui Keputusan Gubernur Aceh nomor 180/1054/2021. Lembaga ini merupakan hasil kerja sama antara KPK dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) untuk melibatkan sektor swasta dalam upaya pemberantasan korupsi. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Beasiswa S2 Doha Institute 2025: Kesempatan Kuliah Gratis Tanpa Batas Usia di Qatar

0
Beasiswa S2 Doha Institute 2025. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh Peluang berharga bagi para pencari ilmu! Doha Institute for Graduate Studies di Qatar kembali membuka pendaftaran untuk beasiswa S2 2025. Beasiswa ini menawarkan pembiayaan penuh untuk pendidikan, tanpa batasan usia bagi para pendaftar, sehingga memberi kesempatan bagi siapa saja yang ingin melanjutkan studi di pusat riset terkemuka.

Jenis Beasiswa

Doha Institute menyediakan dua jenis beasiswa yang dapat dipilih sesuai dengan kriteria masing-masing calon mahasiswa:

  1. Beasiswa Tamim: Dikhususkan bagi mahasiswa dengan prestasi akademik tinggi, beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh, akomodasi di asrama, tunjangan bulanan, dan asuransi kesehatan bagi mahasiswa internasional.
  2. Beasiswa Sanad: Ditujukan bagi mereka yang membutuhkan bantuan finansial, beasiswa ini menanggung biaya program antara 10 hingga 100 persen, serta fasilitas akomodasi dan tunjangan bulanan yang sama.

Persyaratan Pendaftaran

Para pelamar diharapkan memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  • Prestasi Akademik: Calon harus memiliki IPK minimal 3,00 dari 4,00. Beasiswa dapat dicabut jika prestasi akademik tidak memenuhi kriteria.
  • Dokumen yang Diperlukan: Meliputi dokumen identitas, Curriculum Vitae, esai, sertifikat bahasa Inggris, transkrip akademik, dan ijazah.
  • Batasan Pendaftaran: Beasiswa tidak dapat dipadukan dengan beasiswa lain, dan tidak tersedia untuk program Executive Masters, Diploma, atau sertifikat khusus.

Cara Mendaftar

Pendaftaran beasiswa dilakukan secara online melalui laman resmi Doha Institute. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi laman pendaftaran: Doha Institute Admissions.
  2. Buat akun pendaftaran.
  3. Login dan lengkapi formulir pendaftaran.
  4. Kirimkan pendaftaran sebelum batas waktu.

Jadwal Pendaftaran

  • Pendaftaran dibuka: 1 September 2024
  • Deadline: 15 Januari 2025
  • Perkuliahan dimulai: 17 Agustus 2025

Dengan beasiswa ini, Doha Institute memberikan kesempatan luar biasa bagi mahasiswa Indonesia untuk mengejar impian di bidang akademik. Bagi yang berminat, jangan lewatkan kesempatan emas ini! Informasi lebih lanjut dapat diakses di situs resmi Doha Institute.

Editor: Akil

Inovasi Lampu Underwater Bantu Nelayan Ujong Drien Maksimalkan Tangkapan Ikan

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memaksimalkan hasil tangkapan nelayan, Dosen Perikanan Universitas Teuku Umar (UTU) menggelar pelatihan pembuatan dan penggunaan teknologi lampu underwater untuk alat tangkap ikan gillnets.

Pelatihan ini diadakan pada Jumat, 20 September 2024, pukul 15.00 WIB di Balai Pertemuan Desa Ujong Drien, yang terletak tidak jauh dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) nelayan setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu nelayan tradisional memanfaatkan teknologi sederhana yang dapat meningkatkan efektivitas alat tangkap mereka tanpa menguras biaya.

Gillnet, alat tangkap ikan yang sudah umum digunakan oleh nelayan tradisional, sering kali mengalami kendala dalam menarik ikan ke jaring, terutama di perairan yang gelap.

Untuk mengatasi tantangan ini, inovasi teknologi lampu underwater diperkenalkan oleh Rosi Rahayu, Dosen Prodi Perikanan UTU yang juga mengajar mata kuliah Alat Penangkapan Ikan.

Lampu underwater ini dipasang di sepanjang gillnet, menarik perhatian ikan dengan cahaya yang dipancarkannya, terutama bagi spesies ikan yang bernilai ekonomi tinggi dan tertarik pada sumber cahaya.

Kepada Nukilan.id, Rosi Rahayu mengungkapkan teknologi lampu underwater tidak hanya efektif meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga membantu mengurangi tangkapan sampingan yang tidak diinginkan, sehingga lebih ramah lingkungan.

“Penerapan lampu underwater ini dapat mengarahkan ikan target ke jaring dengan lebih efektif, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut,” katanya kepada Nukilan.id

Teknologi ini dinilai sederhana dan murah, sehingga dapat langsung diterapkan oleh nelayan tanpa memerlukan peralatan yang rumit.

Pelatihan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting setempat, seperti Aparatur Desa Ujong Drien, Abdul Rahman, Sekretaris Panglima Laot, Zuraimi, serta perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan, Fachrurrozi Amir.

Kelompok-kelompok usaha bersama nelayan seperti KUB Sepakat, Jaya Bersama, Mandiri, dan Kuala Meureubo turut hadir sebagai peserta pelatihan.

Kegiatan ini juga melibatkan ahli dari STPK Matauli, Ricky Winrison Fuah, yang hadir untuk memberikan masukan teknis, serta mahasiswa UTU yang membantu kelancaran jalannya pelatihan.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya diajarkan cara membuat dan memasang lampu underwater pada gillnet, tetapi juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara merawat peralatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Kami berharap teknologi ini dapat membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan mereka tanpa harus melaut terlalu jauh, sehingga lebih efisien dan ekonomis,” ujar Muhammad Arif, anggota tim pengabdian dari UTU.

Ma’un, salah satu nelayan peserta pelatihan, mengungkapkan antusiasmenya terhadap teknologi baru ini.

“Kami sering kali sulit mendapatkan tangkapan di malam hari karena ikan tidak tertarik mendekati jaring. Dengan lampu underwater ini, kami berharap bisa mendapatkan hasil lebih banyak tanpa harus menghabiskan waktu lama di laut,” ujarnya.

Kegiatan ini adalah bagian dari program pengabdian masyarakat yang rutin dilakukan oleh Universitas Teuku Umar untuk mendorong inovasi di bidang perikanan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Rosi Rahayu menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

“Dengan teknologi yang ramah lingkungan seperti ini, kita bisa memaksimalkan potensi laut tanpa merusak ekosistem yang ada. Ini sejalan dengan komitmen kami dalam pengembangan teknologi kelautan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan, Fachrurrozi Amir, juga mengapresiasi inisiatif dari Universitas Teuku Umar.

“Inovasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh para nelayan. Kami di Dinas Kelautan dan Perikanan akan mendukung penuh kegiatan semacam ini agar dapat diadopsi oleh nelayan di daerah lain juga,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi nelayan tradisional di wilayah Ujong Drien dan sekitarnya, terutama dalam menghadapi tantangan penurunan hasil tangkapan yang sering terjadi belakangan ini.

“Dengan penerapan teknologi lampu underwater, nelayan dapat lebih mudah menarik ikan ke jaring mereka, sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem laut,” pungkasnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

17 Beasiswa S1-S3 Luar Negeri Dibuka hingga Akhir 2024

0
Ilustrasi Beasiswa. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Peluang untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri kini semakin terbuka lebar. Tercatat, sebanyak 17 beasiswa untuk program S1 hingga S3 dibuka dari bulan September hingga Desember 2024. Program-program ini tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dari berbagai instansi dan organisasi yang menawarkan kesempatan kuliah gratis di sejumlah universitas terkemuka dunia.

Menurut informasi yang dihimpun dari Kobi Education, berikut adalah daftar beasiswa yang masih dapat diakses hingga akhir tahun ini:

  1. Russia Government Scholarship
    Negara: Rusia
    Jenjang: S1/S2/S3
    Pendaftaran: September–November
    Beasiswa ini menyediakan pendanaan penuh maupun parsial bagi mahasiswa internasional yang ingin belajar di universitas terkemuka Rusia.
  2. Global Korea Scholarship (GKS)
    Negara: Korea Selatan
    Jenjang: D3/S1/S2/S3
    Pendaftaran: September untuk D3/S1 dan Februari untuk S2/S3
    Melalui dua jalur pendaftaran, beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh, tunjangan bulanan, dan tiket pesawat pulang-pergi.
  3. Eiffel Excellence Scholarship
    Negara: Prancis
    Jenjang: S2/S3
    Pendaftaran: September–Januari
    Beasiswa ini memberikan bantuan pendidikan yang signifikan tanpa syarat IELTS, serta tanpa kewajiban kembali ke negara asal.
  4. Chevening Scholarship
    Negara: Inggris Raya
    Jenjang: S2
    Pendaftaran: September–November
    Beasiswa bergengsi ini menawarkan biaya kuliah penuh dan tunjangan hidup bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang.
  5. The Lester B. Pearson International Student Scholarship
    Negara: Kanada
    Jenjang: S1
    Pendaftaran: November
    Beasiswa ini ditujukan untuk studi di University of Toronto, salah satu universitas terbaik di dunia.
  6. Harding Distinguished Postgraduate Scholarship – Cambridge
    Negara: Inggris
    Jenjang: S3
    Pendaftaran: September–Januari
    Beasiswa ini membantu mahasiswa doktoral dengan biaya kuliah penuh dan tunjangan hidup.
  7. The P.E.O International Peace Scholarship
    Negara: Amerika Serikat dan Kanada
    Jenjang: S2/S3
    Pendaftaran: September–Desember
    Dikhususkan untuk wanita, beasiswa ini memberikan bantuan keuangan untuk studi pascasarjana.
  8. Graduate Research Scholarships – University of Melbourne
    Negara: Australia
    Jenjang: S2/S3
    Pendaftaran: September–Oktober
    Setiap pelamar untuk program riset di Universitas Melbourne secara otomatis dipertimbangkan untuk beasiswa ini.
  9. Gates Cambridge Scholarship
    Negara: Inggris
    Jenjang: S2/S3
    Pendaftaran: September–Januari
    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya hidup, dan berbagai tunjangan tambahan.
  10. Erasmus Mundus Joint Masters Degree
    Negara: Uni Eropa
    Jenjang: S2
    Pendaftaran: Oktober–Maret
    Program ini memungkinkan mahasiswa belajar di beberapa universitas di Eropa dengan biaya pendidikan dan hidup yang ditanggung.
  11. NL Scholarship – University of Twente
    Negara: Belanda
    Jenjang: S2
    Pendaftaran: Oktober–Februari
    Beasiswa ini memberikan bantuan keuangan bagi mahasiswa internasional.
  12. KAUST Fellowship
    Negara: Arab Saudi
    Jenjang: S2/S3
    Pendaftaran: Oktober–Januari
    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan penuh dan tunjangan hidup yang kompetitif.
  13. SEOULTECH Key Partner Country Scholarship
    Negara: Korea Selatan
    Jenjang: S1/S2/S3
    Pendaftaran: Oktober
    Menawarkan biaya kuliah sebagian atau penuh, tergantung seleksi akademis.
  14. Swedish Institute Scholarship for Global Professional (SISGP)
    Negara: Swedia
    Jenjang: S2
    Pendaftaran: Oktober–Januari
    Beasiswa ini tidak memerlukan syarat minimal IPK atau sertifikat bahasa.
  15. The Banach Scholarship Programme
    Negara: Polandia
    Jenjang: S1/S2/S3
    Pendaftaran: Oktober
    Dikhususkan untuk mahasiswa dari negara berkembang, beasiswa ini mencakup biaya kuliah dan biaya hidup.
  16. Stipendium Hungaricum
    Negara: Hungaria
    Jenjang: S1/S2/S3
    Pendaftaran: November–Januari
    Beasiswa ini menawarkan biaya pendidikan penuh serta tunjangan hidup.
  17. VLIR-UOS Scholarship
    Negara: Belgia
    Jenjang: S2
    Pendaftaran: November–Februari
    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah dan biaya hidup bagi mahasiswa dari negara berkembang.

Dengan banyaknya peluang beasiswa ini, para calon mahasiswa diharapkan memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di luar negeri. Ini adalah momen yang tepat untuk mendaftar dan menjadikan impian studi internasional menjadi kenyataan.

Editor: Akil

Nakhoda KM Kelud: Keramahtamahan Warga Aceh Membuat Saya Jatuh Hati

0

NUKILAN.id | Jantho – Dalam suasana penuh kehangatan, Nahkoda KM Kelud, Capt Herman Obrein, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Aceh atas sambutan luar biasa yang diberikan selama pelaksanaan PON XXI Tahun 2024. Perasaan itu disampaikannya saat acara Pelepasan KM Kelud dan Kendaraan Bantuan Kemenhub RI untuk Operasional PON XXI di atas kapal KM Kelud, Sabtu (21/9/2024).

“Saya jatuh hati sama orang Aceh, jatuh hati karena keramahtamahan warga Aceh yang datang ke sini maupun yang bertemu dengan kami di luar kapal. Kami disambut dengan luar biasa,” ujar Capt Herman, mengungkapkan kekagumannya terhadap keramahan lokal.

KM Kelud, yang ditugaskan oleh Kementerian Perhubungan, telah berperan sebagai akomodasi terapung di Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar, sejak 4 hingga 21 September 2024. Capt Herman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk panitia PON Aceh, Pelindo Malahayati, dan KSOP Malahayati, atas kerjasama yang baik selama kapal beroperasi di Aceh.

Di kesempatan yang sama, Ketua Bidang Transportasi PB PON XXI Tahun 2024 Wilayah Aceh, Teuku Faisal, mengapresiasi dukungan Kemenhub RI dan PT Pelni yang telah menyediakan kendaraan operasional dan KM Kelud untuk mendukung kelancaran acara olahraga tersebut.

Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa foto udara KM Kelud yang sedang bersandar di Pelabuhan Malahayati, sebagai simbol penghargaan kepada Capt Herman Obrein atas dedikasinya selama berada di Aceh.

Dengan berakhirnya misi KM Kelud, harapan akan kerjasama yang baik antara pihak-pihak terkait dan masyarakat Aceh tetap terjaga, terutama dalam konteks acara-acara mendatang.

Editor: Akil

Pj Wali Kota Banda Aceh Resmikan Layanan Ambulans Cepat RSUD Meuraxa

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Resmikan Layanan Ambulans Cepat RSUD Meuraxa. (Foto: Diskominfo Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya, ST, ME, meresmikan layanan ambulans darurat terbaru RSUD Meuraxa, Banda Aceh Quick Response, Jumat (20/9/2024). Peresmian layanan ini bertujuan mempercepat penanganan pasien darurat di wilayah Banda Aceh.

Layanan Banda Aceh Quick Response menyediakan ambulans khusus yang siap menjemput pasien di lokasi kejadian atau rumah, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan medis segera. Dengan layanan ini, masyarakat Banda Aceh diharapkan dapat memperoleh akses lebih cepat ke layanan kesehatan darurat.

“Inovasi ini adalah langkah penting dalam memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan darurat,” ujar Ade Surya dalam sambutannya. Ia juga menekankan bahwa kehadiran layanan ini akan mempercepat pertolongan medis di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.

Direktur RSUD Meuraxa, dr. Riza Mulyadi, SpAn, FIPM, menjelaskan bahwa ambulans ini dilengkapi dengan peralatan medis modern dan tenaga kesehatan terlatih untuk memastikan pasien mendapat penanganan optimal sejak dijemput hingga tiba di rumah sakit.

“Kami berharap layanan ini dapat meningkatkan keselamatan pasien serta mempercepat evakuasi medis,” kata Riza.

Layanan Banda Aceh Quick Response ini gratis untuk masyarakat. Bagi yang membutuhkan, dapat langsung menghubungi nomor pusat layanan di 0852 6974 4610.

Masyarakat Banda Aceh menyambut baik peresmian layanan ini. Mereka menilai langkah tersebut sebagai bukti nyata peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di kota mereka.

Peresmian diadakan di halaman Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Meuraxa, yang dihadiri oleh jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat.

Editor: Akil

Ketua DPRK Aceh Jaya Sementara Serahkan Bantuan Internet Starlink di Gampong Teupin Ara

0
Ketua DPRK Aceh Jaya Sementara Serahkan Bantuan Internet Starlink di Gampong Teupin Ara. (Foto: MC Aceh Jaya)

NUKILAN.id | Teunom – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya sementara, Irwanto NP, menyerahkan fasilitas internet gratis melalui jaringan satelit Starlink kepada masyarakat Gampong Teupin Ara, Kecamatan Teunom, Sabtu (21/9/2024). Langkah ini menjadi solusi atas kesulitan akses internet yang selama ini dialami masyarakat di wilayah tersebut.

Irwanto menyampaikan bahwa penyediaan internet gratis ini ditujukan untuk membantu masyarakat di berbagai sektor.

“Internet sudah menjadi kebutuhan mendasar, baik untuk pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan keagamaan. Dengan fasilitas ini, kami berharap masyarakat lebih mudah mengakses informasi dan berkomunikasi, terutama di tempat umum seperti sekolah dan masjid,” ujar Irwanto.

Fasilitas internet Starlink ini dipasang di warung rakyat, salah satu tempat berkumpul warga setempat. Pemilihan lokasi ini dianggap strategis agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga desa. Masyarakat Gampong Teupin Ara memang kerap mengalami kendala jaringan internet, yang memengaruhi kegiatan sehari-hari seperti komunikasi dan akses informasi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh Jaya, Juanda, S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi inisiatif ini. Menurutnya, penyediaan internet Starlink adalah upaya penting dalam membangun infrastruktur digital di wilayah terpencil Aceh Jaya.

“Kami sangat mendukung langkah ini, mengingat internet adalah salah satu kunci pembangunan di era digital. Dengan adanya Starlink, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan publik online dan meningkatkan kualitas pendidikan serta ekonomi lokal,” ujar Juanda.

Masyarakat Teupin Ara menyambut baik kehadiran fasilitas internet gratis ini. Mereka berharap kemudahan akses internet akan membuka peluang baru, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak dan mempermudah komunikasi dengan keluarga yang berada di luar daerah.

Bantuan internet Starlink ini merupakan salah satu langkah konkret DPRK Aceh Jaya dan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan teknologi di kawasan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Gampong Teupin Ara.

Editor: Akil