Beranda blog Halaman 872

Perempuan Aceh Didukung untuk Aktif Berperan dalam Kepemimpinan

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Perempuan Aceh didorong untuk lebih aktif berperan dalam kepemimpinan di berbagai bidang, baik di tingkat komunitas maupun politik, guna memperkuat posisi mereka di tengah tantangan patriarki yang masih kuat. Penguatan kemandirian ekonomi, jaringan sosial, serta keterampilan kepemimpinan menjadi aspek kunci yang diharapkan dapat mendukung peran perempuan secara lebih efektif.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan Sekolah Kepemimpinan Perempuan yang digelar oleh Flower Aceh bersama Islamic Relief Indonesia, Kohati HMI Komisariat FKIP Universitas Syiah Kuala (USK), FORHATI Aceh, Sekolah HAM Perempuan Flower Aceh, dan SeIA. Acara yang bertajuk “Meneguhkan Eksistensi Kepemimpinan Perempuan untuk Perubahan dan Kemandirian” berlangsung di Le Rasa Café, Banda Aceh, Sabtu (12/10/2024).

Ketua Kohati HMI FKIP USK, Rika Yusrina, menilai bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi perempuan Aceh untuk menggali potensi diri serta memperkuat solidaritas di antara mereka. Rika berharap, melalui acara ini, para peserta tidak hanya mampu memimpin diri sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya dalam menciptakan perubahan di masyarakat.

“Meski jumlah perempuan yang menduduki posisi kepemimpinan terus meningkat, hambatan masih ada. Banyak perempuan masih berhadapan dengan diskriminasi, stereotip gender, dan kurangnya kesempatan,” ujarnya.

Survei yang dilakukan oleh Kohati FKIP USK bersama Flower Aceh menunjukkan bahwa banyak perempuan masih menghadapi tantangan besar dalam kepemimpinan. Karena itu, Rika menekankan pentingnya dukungan antarperempuan untuk saling menguatkan dan mengatasi hambatan tersebut.

Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati, menegaskan pentingnya membangun jaringan dan dukungan antarperempuan. Ia menyebut, empati dan solidaritas di antara perempuan menjadi faktor utama dalam menciptakan kekuatan kolektif untuk memimpin.

“Solidaritas perempuan penting untuk memajukan kepemimpinan perempuan di semua level. Saling mendukung, memberdayakan, dan mendorong satu sama lain akan menciptakan ekosistem yang lebih inklusif dan memperkuat kontribusi perempuan di berbagai sektor,” ujar Riswati.

Menurutnya, saat ini kontribusi perempuan Aceh terlihat nyata di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga politik. “Pengakuan dan apresiasi terhadap kontribusi mereka perlu terus diberikan agar semakin banyak perempuan yang berani tampil memimpin,” tambahnya.

Anggota DPR RI periode 2019-2024, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengingatkan bahwa ruang politik masih sangat didominasi oleh patriarki. Namun, menurutnya, hal ini tidak boleh menjadi penghalang bagi perempuan untuk berjuang.

“Kita harus lebih disiplin dan berkomitmen. Tantangan yang kita hadapi justru memperkuat kita. Perempuan harus berani mengambil peran strategis dan memanfaatkan setiap peluang,” tegas Illiza.

Kepala Sekolah HAM Perempuan, Gebrina Rezeki, menyoroti tiga keterampilan utama yang perlu dimiliki perempuan dalam memimpin: empati, keberagaman, dan kreativitas. “Empati memudahkan kerjasama tim, keberagaman memperkaya perspektif, dan kreativitas memicu inovasi,” jelas Gebrina.

Ia mendorong perempuan untuk tidak ragu memimpin karena kemampuan tersebut sudah ada dalam diri mereka.

Tjut Ika Mauliza, seorang pengusaha, menekankan bahwa kemandirian ekonomi juga menjadi kunci penting dalam kepemimpinan perempuan. Menurutnya, kebebasan finansial memberikan perempuan kekuatan lebih dalam mengambil keputusan.

“Kemandirian ekonomi memberikan kebebasan dan memperkuat posisi perempuan dalam komunitas. Ini menjadi modal utama untuk berperan lebih besar dalam masyarakat,” ujarnya.

Acara ini menekankan pentingnya kombinasi kemandirian ekonomi, jaringan yang solid, serta keterampilan kepemimpinan sebagai fondasi bagi perempuan untuk berperan lebih aktif. Dengan saling mendukung, perempuan Aceh diharapkan dapat menciptakan perubahan positif di masyarakat dan terus maju bersama.

Editor: Akil

Empat Warga Ditikam ODGJ di Paya Bakong, Aceh Utara

0
Korban penikaman oleh ODGJ saat di rawat di UPTD Puskesmas Paya Bakong Aceh Utara (Foto: Polres Aceh Utara).

NUKILAN.id | LhoksukonSebuah insiden mengerikan terjadi di Gampong Buket Guru, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Jumat malam (11/10/2024). Seorang pria berusia 31 tahun, Armia, yang diduga mengalami gangguan jiwa, secara tiba-tiba menyerang empat warga dengan sebilah pisau.

Peristiwa penyerangan ini terjadi saat para korban, terdiri dari tiga pria dan satu wanita, sedang duduk di sebuah warung kopi. Tanpa ada tanda-tanda peringatan, pelaku yang dikenal sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu mendatangi lokasi dan langsung menyerang para pengunjung.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, melalui Kasi Humas Polres Aceh Utara, Iptu Bambang, menjelaskan bahwa keempat korban mengalami luka tusukan yang cukup serius. “Korban yang terkena serangan adalah Hamma (60), Budiman (64), M. Husen (50), dan M. Iqbal (40),” ujarnya.

Langkah Cepat Aparat

Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel dari Polsek Paya Bakong bersama anggota Koramil 21 Paya Bakong yang dipimpin oleh Kapolsek Paya Bakong, Ipda Marzuki, segera tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan situasi. Pelaku berhasil ditangkap berkat bantuan warga setempat.

“Karena dikhawatirkan akan terjadi amukan massa, pelaku langsung kami bawa ke Mapolres Aceh Utara untuk proses pengamanan lebih lanjut,” jelas Iptu Bambang.

Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Keempat korban yang mengalami luka serius segera dievakuasi ke UPTD Puskesmas Paya Bakong untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah dilakukan penanganan awal, mereka dirujuk ke Rumah Sakit Cut Meutia, Lhokseumawe, menggunakan ambulans dari puskesmas setempat.

“Kondisi para korban masih dalam penanganan intensif. Mereka mengalami luka di beberapa bagian tubuh akibat tikaman pelaku,” tambah Bambang.

Pelaku Pernah Bikin Heboh

Sementara itu, polisi masih terus menyelidiki lebih lanjut motif di balik serangan ini, termasuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku. Diketahui, Armia sebelumnya pernah menghebohkan warga setempat setelah pada tahun 2022 mengklaim dirinya sebagai Imam Mahdi di Masjid Al Khalifah Ibrahim, Matangkuli. Saat itu, ia diamankan warga dan dibawa ke Polsek Matangkuli, namun kemudian dipulangkan karena mengalami gangguan jiwa.

Kejadian ini kembali menjadi perhatian serius pihak berwenang terkait penanganan dan pengawasan terhadap ODGJ, terutama mereka yang dianggap berpotensi membahayakan masyarakat sekitar. Polisi berencana untuk berkoordinasi dengan pihak medis guna memastikan langkah-langkah penanganan yang tepat terhadap pelaku.

Editor: Akil

Aceh Lampaui Target, Raih Empat Emas di Peparnas 2024

0
Aceh Lampaui Target, Raih Empat Emas di Peparnas 2024. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kontingen Aceh mencatat prestasi gemilang di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 di Solo, Jawa Tengah. Hingga Sabtu (12/10/2024), Aceh berhasil melampaui target dengan mengantongi empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

“Alhamdulillah, ini capaian luar biasa yang dipersembahkan para atlet. Target awal kami adalah tiga emas, namun mereka mampu memberi lebih,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, M Nasir Syamaun, di Banda Aceh.

Aceh mengirimkan 32 atlet yang bertanding dalam delapan cabang olahraga di Peparnas 2024, antara lain atletik, catur, tenis meja, boccia, bulu tangkis, angkat berat, anggar, dan menembak. Dengan perolehan empat emas tersebut, Aceh sementara berada di peringkat 16 dari 30 provinsi peserta.

Medali emas pertama untuk Aceh dipersembahkan oleh M Isa dari cabang para-atletik di nomor T-13 100 meter putra. Tak hanya itu, M Isa juga berhasil meraih dua medali emas lainnya di nomor T-13 200 meter dan T-13 400 meter putra. Sementara, emas keempat dipersembahkan oleh Rayhane di nomor T-44 400 meter putra, yang juga sukses meraih perak di nomor T-44 lompat jauh putra.

Untuk perunggu, Aceh mendapatkannya melalui Balya Saifullah dari cabang tenis meja nomor TT4 nasional.

Melampaui Target dan Peringkat

M Nasir menjelaskan, prestasi ini tidak hanya melampaui target awal, tetapi juga melampaui pencapaian di Peparnas Papua 2021, di mana Aceh hanya meraih satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, dengan peringkat 22 dari 30 provinsi.

“Selain menambah perolehan medali, kami juga berhasil memperbaiki posisi peringkat dibanding Peparnas sebelumnya. Ini menunjukkan peningkatan yang sangat membanggakan,” tambah Nasir.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pj Gubernur Aceh yang terus memberikan dukungan penuh kepada kontingen, serta Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Aceh yang bekerja keras bersama para atlet.

“Dukungan dari pemerintah sangat penting. Terima kasih juga kepada seluruh panitia dari Dispora Aceh yang mendampingi kontingen selama Peparnas 2024 berlangsung,” tutupnya.

Editor: Akil

Kakanwil Kemenag Aceh Buka Audisi Hafizh/Hafizhah 30 Juz Termuda Aceh

0
Kakanwil Kemenag Aceh Buka Audisi Hafizh/Hafizhah 30 Juz Termuda Aceh. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh melalui Kabid Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa) H Zulfikar SAg MAg secara resmi membuka audisi Hafizh/Hafizhah 30 Juz Termuda Aceh, Sabtu (12/10/2024).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Ukhwah Qari dan Hafizh Aceh (Fuqaha) di Mushalla Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh, tepat di sebelah Kantor Gubernur Aceh.

Dengan mengusung tema “Apresiasi Generasi Qurani Menuju Kejayaan Bangsa,” audisi ini diharapkan dapat memberikan motivasi lebih kepada para peserta untuk terus memperdalam hafalan Al-Qur’an. Kakanwil Kemenag Aceh berharap ajang ini dapat turut menyiarkan kiprah para qari dan hafizh di Aceh.

“Semoga hasil dari audisi ini memberikan energi positif bagi para hafizh-hafizhah Aceh, apalagi menjelang perhelatan MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya,” ujar Zulfikar dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh pejabat dan jajaran Dinas Syariat Islam Aceh, termasuk Ketua Fuqaha Aceh, Ustaz T Mardhatillah SH MH, beserta jajarannya. Suasana di Mushalla DSI pun semakin semarak dengan hadirnya puluhan hafizh dan hafizhah yang siap mengikuti audisi.

Ini bukan kali pertama Fuqaha menggelar audisi hafizh-hafizhah di Aceh. Pada Maret 2022, audisi serupa juga sukses digelar dengan konsep yang berbeda, yakni di D’Energy Café, Komplek SPBU Lamsayeun, Lambaro, Aceh Besar. Kala itu, suasana yang lebih santai mewarnai audisi, dan acara tersebut disponsori oleh Kakanwil Kemenag Aceh serta pihak kafe.

Audisi tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk mendorong semakin banyak generasi muda Aceh yang mencintai dan mendalami Al-Qur’an, sekaligus memperkuat identitas sebagai generasi Qurani di tengah dinamika zaman.

Editor: Akil

Benarkah Hilirisasi Nikel Membawa Manfaat bagi Masyarakat Sekitar?

0
Pabrik peleburan nikel milik Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Morosi, Sulawesi Tenggara. (Foto: AFP)

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo mengeklaim bahwa dengan adanya penerapan kebijakan hilirisasi industri nikel semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi di pusaran nikel di Indonesia. Di antaranya pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi dan Maluku yang menjadi pusat cadangan bijih nikel terbesar di Indonesia.

Berdasarkan Laporan Peluang Investasi Nikel Indonesia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 2020, beberapa provinsi di kedua pulau tersebut menyimpan sumber nikel yang sangat besar. Sebanyak 90 persen cadangan nikel tersebut di Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

Sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Maluku mencapai 10,24 persen pada semester I 2024, membuatnya menjadikan ekonomi Maluku sebagai yang yang tertinggi dibandingkan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Berdasarkan data BPS, ekonomi di Maluku tumbuh hingga 11,3 persen di periode tersebut.

“Industrialisasi yang kita sebut program hilirisasi nikel di dua provinsi tersebut memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Tengah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Widyasanti dikutip Nukilan dari CNN, Jumat (11/10/2024).

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa hilirisasi industri nikel dan sumber daya alam lainnya merupakan kunci untuk meningkatkan ekonomi nasional. Jokowi menjelaskan bagaimana kebijakan hilirisasi nikel telah membawa lonjakan besar bagi penerimaan negara. Pada 2015, ekspor nikel Indonesia hanya bernilai Rp45 triliun. Namun angka ini melonjak drastis mencapai Rp520 triliun pada 2023 setelah kebijakan hilirisasi diterapkan.

“Hilirisasi menjadi kunci. Kita pungut pajak dari sana, pajak perusahaan pajak karyawan, bea ekspor, pajak ekspor, bea keluar, belum PNBP-nya, penerimaan negara bukan pajak, besar sekali,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII dan Seminar Nasional 2024 yang digelar di Hotel Alila, Surakarta, dilansir dari Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Kamis (19/9/2024).

Hilirisasi tambang nikel ini juga menjadi isu yang hangat dibicarakan dalam debat cawapres beberapa waktu lalu. Saat itu, Calon Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan keheranannya pada orang-orang yang anti terhadap hilirisasi.

Menurut Gibran, hilirisasi sangat penting bagi Indonesia karena Indonesia jadi mampu mengolah barang mentah menjadi bahan jadi yang bernilai ekonomi tinggi. Sehingga hilirisasi bisa membuka peluang yang besar dan luas dari hulu ke hilir untuk masyarakat Indonesia.

“Jika ada anak bangsa yang antihilirisasi, terus terang, saya jadi bingung, untuk bangsa mana dia berpihak?” ujar Gibran dalam acara Suara Muda Indonesia Untuk Prabowo-Gibran di JCC, Senayan, Jakarta, dikutip dari Kompas, Minggu (28/1/2024).

Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marives), Luhut Binsar Panjaitan ikut mengomentari dan menyangkal bahwa hilirisasi yang dijalankan oleh Presiden Jokowi dituduh ugal-ugalan.

“Jangan terus cepat berburuk sangka atau tidak mengerti latar belakangnya, terus berkomentar, seperti yang bilang ugal-ugalan,” kata Luhut, dikutip dari CNN, Jumat (26/1/2024).

Namun, benarkah klaim dari Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, Luhut Binsar Panjaitan, dan pihak-pihak lainnya yang menyebutkan bahwa selain membuat pertumbuhan ekonomi meningkat, hilirisasi ini juga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar?

Tudingan Kerja Paksa

Baru-baru ini, Wakil Menteri Urusan Perburuhan Internasional, Departemen Perburuhan Amerika Serikat (AS), Thea Lee menuding praktik hilirisasi nikel di Indonesia melakukan praktik kerja paksa.

Dalam laporan yang dirilis 5 September 2024, nikel Indonesia resmi dimasukkan dalam daftar komoditas yang melibatkan pekerja paksa dan/atau pekerja anak. Daftar tersebut diatur dalam Trafficking Victims Protection Reauthorization Act (TVPRA).

Thea Lee menyebutkan negara-negara seperti Republik Demokratik Kongo (DRC), Zambia, Zimbabwe, dan Bolivia yang dikenal menggunakan pekerja anak dalam penambangan mineral seperti kobalt, tembaga, dan timah. Sementara Indonesia juga dituding menjadi negara yang menyumbang tren peningkatan kerja paksa khususnya pada produk nikel yang diolah di dalam negeri yang diolah melalui eksploitasi pekerja.

Dia mengatakan bahwa fasilitas pengolahan nikel di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan yang mayoritasnya dimiliki perusahaan China, mempekerjakan warga negara China sebagai pekerja paksa. Lee juga menuding pelanggaran hak pekerja di Indonesia meliputi lembur berlebihan, pekerjaan tidak aman, penundaan pembayaran upah, hingga ancaman kekerasan.

“Kerja paksa mencemari rantai pasokan mineral penting lainnya, termasuk aluminium dan polisilikon dari Tiongkok, nikel dari Indonesia, dan lagi-lagi kobalt, tantalum, dan timah dari DRC,” ujar Lee, dikutip dari CNBC, Jumat (11/10/2024).

Lee menilai tren peningkatan kerja paksa ini disebabkan oleh peningkatan kebutuhan global terkait sumber energi terbarukan yang beberapa bahan dasarnya berasal dari hasil pertambangan mineral. Karena itu, Lee mengatakan berbagai negara tersebut harus mempertimbangkan perlindungan pekerja dengan menerapkan ketentuan perdagangan dan memenuhi hak-hak yang seharusnya didapatkan oleh para pekerja.

Pengamat energi dari Energy Shift Institute, Putra Adhiguna menyebutkan dengan masuknya nikel Indonesia dalam daftar TVPRA akan menjadi tekanan baru bagi Indonesia untuk membenahi industri nikel dalam negeri, tak hanya untuk pekerja dari Cina, tapi juga pekerja Indonesia sendiri.

“Harapannya dengan masuk ke list ini, kita sudah sampai ke pembicaraan antara government to government. Sehingga ada titik eskalasi yang lebih tinggi,” ujar Putra, dilansir VOA, Kamis (10/10/2024).

Mencemari Perairan

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dalam laporan riset “Status Kualitas Air dan Kesehatan Biota Laut Perairan Teluk Weda dan Pulau Obi” menunjukkan bahwa kualitas air perairan di kawasan Teluk Weda, Halmahera, Maluku Utara dan Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara terindikasi mengalami pencemaran yang diduga akibat dampak penambangan dan hilirisasi nikel di kawasan tersebut. Bahkan pencemarannya sudah terakumulasi hingga ke biota laut seperti ikan.

Manager Advokasi Tambang Walhi Maluku Utara, Mubaliq Tomagola mengatakan selain di Teluk Weda dan Pulau Obi, kondisi serupa juga ditemukan di Teluk Bulo, Halmahera Timur.

“Ketiga lokasi tersebut merupakan wilayah yang dekat dengan kawasan industri hilirisasi nikel, seperti Harita Nickel, PT IWIP (Indonesia Weda bay Nickel Industrial Park) dan wilayah operasional penambangan nikel PT Aneka Tambang (ANTAM),” ujar Mubaliq dalam keterangannya, Senin (29/1/2024).

Sungai yang rusak atau dicemari yaitu Sungai Akejira dan Ake Kobe yang membentang melewati pemukiman Desa Woekop, Desa Worjerana, Desa Kulo Jaya, dan Desa Lukulamo, Weda Tengah, Halmahera Tengah. Sungai lain yang juga mengalami kerusakan adalah Sungai Sageyan di Kampung Sagea, Weda Utara, Halmahera Tengah. Kondisi serupa juga terjadi di Sungai Sangaji, Maba, Halmahera Timur sani Sungai Toduku, Obi, Halmahera Selatan.

Mubaliq menambahkan ikan yang merupakan target konsumsi di kawasan tersebut telah terpapar dengan logam berat yang bersifat toksik yang dapat membahayakan masyarakat sekitar. Air sungai tampak berwarna merah kecoklatan yang menunjukkan bahwa air tersebut sudah terkontaminasi dengan tanah galian ore nikel atau batu hasil galian dari pertambangan berbahan mineral.

Selain itu, walaupun pertumbuhan ekonomi meningkat, BPS Maluku Utara juga mencatat bahwa penduduk miskin Maluku Utara pada Maret 2022 mencapai 79,87 ribu orang. Lalu pada September 2022 naik menjadi 82,13 ribu orang, dan pada Maret 2023 naik lagi menjadi 83,80 ribu orang. Hal ini dengan sendirinya membantah klaim yang menyatakan bahwa proyek hilirisasi nikel membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Melky Nahar menyebutkan pembangunan kawasan PT IWIP yang membabat hutan berdampak kepada banjir yang menggenangi tujuh desa di Halmahera Tengah, Maluku Utara pada 23 Juli 2024 lalu. Tujuh desa di Kecamatan Weda Tengah dan Utara, Halmahera Tengah tergenang air setinggi satu hinga dua meter di Desa Lokulamo, Woe Jerana, Woe Kobe, Kulo Jaya, Lelilef, Sagea dan Trans Waleh.

“Kawasan industri IWIP, Halmahera Tengah adalah salah satu aktor penting terjadinya banjir bandang lima hari terakhir,” ujar Melky Nahar dikutip dari akun X @melky_nahar, Selasa (23/7/2024).

Sementara Direktur Eksekutif Walhi Sulawesi Utara, Andi Rahman menegaskan hilirisasi nikel di Sulawesi Utara tidak membawa manfaat apapun bagi masyarakat sekitar tambang dan smelter nikel. Dia menyebutkan terdapat tiga smelter nikel yang beroperasi di Sulawesi Utara, yaitu milik PT Aneka Tambang (Antam), PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS).

Smelter tersebut menggunakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara dalam operasi produksinya. Pembakaran batu bara ini membuat warga yang tinggal di sekitar smelter menderita. Sisa hasil pembakaran batu bara ini menghasilkan debu hitam pekat yang memenuhi rumah warga.

Andi mengatakan, setiap menjelang sore hari, warga desa terpaksa harus menutup pintu rumah mereka masing-masing demi mencegah debu hitam tersebut masuk ke rumah mereka. Hal ini membuat warga sekitar menjadi dirugikan oleh aktivitas smelter-smelter tersebut.

“Warga di desa itu sudah mulai merasakan sesak nafas. Sering sakit-sakitan. Bahkan ada satu orang yang sudah rusak matanya akibat debu masuk di matanya. Debu hitam ini membunuh warga secara perlahan, belum lagi mahalnya biaya kalau pergi berobat,” sebut Andi sebagaimana dilaporkan Betahita, Kamis (18/4/2024). ***

Reporter: Sammy

Pria Mengaku Wartawan Diduga Peras dan Perkosa Guru di Aceh Selatan

0
Tersangka tindak pidana Pemerasan, Pengancaman dan pemerkosaan terhadap guru SF saat di Mapolres Aceh Selatan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan — Seorang pria berinisial SF (30) diamankan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Aceh Selatan. SF diduga melakukan tindak pidana pemerasan, pengancaman, hingga pemerkosaan terhadap seorang guru perempuan berinisial AB (30). Kasus ini terungkap setelah korban melaporkan kejadian tersebut pada 27 Agustus 2024.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, melalui Kasat Reskrim AKP Fajriadi, S.H., menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari sebuah video TikTok yang dibuat korban di sekolah pada 9 Agustus 2024. Video tersebut sempat viral dan menuai kontroversi setelah dilaporkan ke Dinas Pendidikan oleh SF, yang mengaku sebagai wartawan.

Meskipun masalah tersebut sudah diselesaikan secara internal oleh pihak sekolah, SF terus mempersoalkan video tersebut. Pada 19 Agustus 2024, ia meminta korban untuk membuat video klarifikasi. Namun, dalam pertemuan yang diatur, SF justru mulai mengungkit masalah pribadi korban dan mengancam akan menyebarkan aib masa lalunya.

Menurut Fajriadi, dalam peristiwa tersebut SF bekerja sama dengan seorang pria berinisial AN, yang mengaku sebagai ahli IT.

“AN mengancam korban dengan menyebarkan rekaman masa lalunya ke pihak Dinas Pendidikan dan bahkan Bupati Aceh Selatan. Korban dipaksa menuruti permintaan mereka di bawah tekanan ancaman pemecatan,” ujar Fajriadi.

Ancaman yang berlanjut membuat korban terpaksa mengikuti keinginan pelaku. Pada 20 Agustus 2024, korban bertemu SF di sebuah kafe di Samadua, namun karena alasan privasi, mereka berpindah ke sebuah kafe di Tapaktuan. Di sana, di bawah ancaman SF, korban dipaksa melakukan hubungan badan.

Kejadian tak berhenti di situ. Pada 23 Agustus 2024, AN kembali menghubungi korban dan meminta uang sebesar Rp 12,9 juta untuk “menghapus” rekaman video masa lalunya. Korban yang panik hanya bisa mengumpulkan Rp 2 juta, namun AN terus menuntut sisa uang tersebut.

Atas dorongan suaminya, korban akhirnya melaporkan kasus ini kepada polisi. Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Aceh Selatan segera bertindak dan menangkap SF.

“Dalam interogasi, SF tidak bisa menjelaskan secara spesifik siapa AN, termasuk alamat dan ciri-cirinya,” jelas Fajriadi.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit handphone, pakaian yang digunakan korban dan tersangka, serta kendaraan roda dua yang digunakan SF. Bukti percakapan dan pemerasan juga disita untuk kepentingan penyidikan.

SF kini dijerat Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Ancaman hukuman yang dihadapi SF adalah hukuman cambuk paling sedikit 125 kali atau penjara antara 125 hingga 175 bulan.

“Berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P.21) oleh kejaksaan, dan tersangka akan segera diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum,” tutup Fajriadi.

Kasus ini menyoroti kejahatan seksual berbasis ancaman dan pemerasan yang menimpa perempuan, khususnya dalam lingkungan pendidikan. Polres Aceh Selatan berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum serupa.

Editor: Akil

Pergantian Pimpinan KIP Aceh, Agusni AH Resmi Gantikan Saiful

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh kembali mengalami perubahan pada pucuk kepemimpinannya. Berdasarkan Surat Keputusan Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin N, nomor 1476 tahun 2024, yang diterbitkan di Jakarta pada 11 Oktober 2024, terjadi rotasi jabatan pada posisi Ketua dan Wakil Ketua KIP Aceh periode 2023-2028.

Dalam keputusan tersebut, Saiful yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua KIP Aceh resmi diberhentikan dari posisinya. Jabatan Ketua kini diemban oleh Agusni AH, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua. Sementara itu, posisi Wakil Ketua yang ditinggalkan Agusni AH kini diisi oleh Iskandar Agani. Keduanya akan mengemban tugas hingga akhir masa jabatan keanggotaan KIP Aceh periode 2023-2028.

Yang menarik, pergantian pimpinan ini tidak melalui prosesi pelantikan seperti biasanya. Hal tersebut sesuai dengan aturan dalam Peraturan KPU (PKPU) tentang Tata Kerja dan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan di Aceh. PKPU menyebutkan bahwa Ketua KPU Provinsi dipilih dari dan oleh anggota melalui rapat pleno. Pasal 5 ayat (5) Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2016 juga menegaskan mekanisme serupa untuk Ketua dan Wakil Ketua KIP.

Setahun sebelumnya, tepat pada 4 Agustus 2023, jajaran Komisioner KIP Aceh periode ini telah dilantik oleh Pj Gubernur Aceh kala itu, Achmad Marzuki. Kini, pergantian pucuk pimpinan ini menambah dinamika politik di Aceh yang terus berkembang, terutama menjelang persiapan Pemilu 2024.

Pergantian pimpinan KIP Aceh ini menarik perhatian publik, mengingat peran strategis lembaga tersebut dalam menyelenggarakan pemilu di Aceh. Warga Aceh kini menantikan langkah-langkah baru yang akan diambil oleh Agusni AH dan Iskandar Agani dalam mengawal demokrasi di bumi Serambi Mekkah.

Editor: Akil

Pemkab Aceh Besar Gelar Aksi Satu Jam Pungut Sampah di KIA Ladong

0
Pemkab Aceh Besar Gelar Aksi Satu Jam Pungut Sampah di KIA Ladong. (Foto: MC Aceh Besar)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali menggelar aksi satu jam pungut sampah di kawasan industri Aceh (KIA) Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Sabtu (12/10/2024). Kegiatan rutin yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir ini diikuti oleh sejumlah Kepala OPD, ASN, tenaga kontrak, unsur TNI/Polri, serta perwakilan instansi vertikal lainnya.

Aksi pungut sampah ini digagas oleh Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan peresmian Gedung Amanah KIA Ladong, sebuah fasilitas baru yang akan menjadi pusat kegiatan industri di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar, Abdullah SSos, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, mengatakan bahwa aksi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, terutama di kawasan yang berpotensi menarik kunjungan wisatawan dan investor.

“Kegiatan ini bukan hanya upaya menjaga kebersihan, tetapi juga memperlihatkan kesiapan kita dalam mendukung peresmian Gedung Amanah KIA Ladong,” ujar Abdullah saat apel sebelum dimulainya aksi.

Menurut Abdullah, aksi serupa sudah dilakukan beberapa kali di Pantai Ladong dan sekitarnya. Setiap kali diadakan, Pemkab Aceh Besar selalu menyediakan satu unit truk sampah untuk mengangkut hasil pungutan para peserta. Ia juga menegaskan bahwa sampah yang dikumpulkan tidak diperbolehkan dibakar dan akan diangkut sepenuhnya oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar.

“Kami memastikan semua sampah yang terkumpul diangkut ke tempat pembuangan yang tepat. Pembakaran sampah dilarang untuk menghindari polusi udara,” jelas Abdullah.

Kegiatan satu jam pungut sampah ini, selain menjaga kebersihan, juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan di kawasan wisata dan industri, terutama yang berpotensi dikunjungi oleh banyak orang. Aksi ini sekaligus diharapkan bisa menjadi contoh nyata dalam upaya membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan.

Pemkab Aceh Besar terus berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan keindahan kawasan wisata serta industri di wilayahnya, demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan menarik bagi para pengunjung maupun investor.

Edutor: Akil

Banjir Terjang Aceh, Akses Jalan Lintas Sumatera Terputus

0
Banjir Terjang Aceh, Akses Jalan Lintas Sumatera Terputus. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Meulaboh — Hujan deras yang melanda wilayah pesisir barat dan selatan Aceh selama sepekan terakhir memicu banjir besar yang merendam rumah, fasilitas umum, dan akses jalan utama. Salah satu jalan yang terdampak adalah Jalan Lintas Sumatera, penghubung Aceh-Medan, yang terendam banjir di sejumlah titik, khususnya di Kabupaten Nagan Raya.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, hingga Sabtu (12/10/2024), banjir akibat luapan Sungai Tripa masih merendam 12 desa di berbagai kecamatan. Irfanda Rinaldi, Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, mengatakan hujan deras disertai angin kencang memperburuk kondisi.

“Curah hujan tinggi selama seminggu terakhir menyebabkan debit air Sungai Tripa meluap hingga menggenangi permukiman warga, rumah, dan jalan. Banjir ini telah berdampak pada beberapa kecamatan di Nagan Raya,” ujarnya dalam laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops).

Desa yang terdampak antara lain Gampong Kuta Tring, Lamie, Gunong Cut, Geulangang Gajah, dan Kaye Unoe di Kecamatan Darul Makmur. Di Kecamatan Tripa Makmur, desa-desa yang terendam termasuk Panton Page, Ujong Krueng, Mon Dua, Nuebok Yee PP, Nuebok Yee PK, Pasie Keube Dom, dan Drien Tujoh.

Banjir juga menyebabkan terputusnya jalan di beberapa titik di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, termasuk di Ateung Teupat, Kabupaten Aceh Barat, serta di Labuhanhaji, Aceh Selatan, dan Kota Subulussalam. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan Aceh dengan Medan, sehingga menyebabkan kemacetan parah.

Seorang warga yang melintas di Jalan Lintas Aceh-Medan, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, mengatakan bahwa banyak kendaraan terjebak di tengah banjir. “Air naik sangat cepat, banyak kendaraan yang terjebak. Kami bahkan harus membantu pengendara menggunakan perahu untuk menyeberang,” ungkapnya.

Selain di Nagan Raya, banjir juga melanda Kabupaten Aceh Jaya, di mana ratusan rumah penduduk terendam. Jalan penghubung Meulaboh-Banda Aceh tidak dapat dilewati, menyebabkan banyak pengendara terjebak. Longsor juga dilaporkan terjadi di beberapa titik, terutama di jalan nasional lintas tengah Aceh, seperti Nagan Raya-Takengon dan Aceh Barat Daya-Gayo Lues.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Nagan Raya telah mengeluarkan peringatan tentang potensi hujan lebat yang diperkirakan akan terus mengguyur wilayah Aceh. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap ancaman banjir dan longsor di beberapa daerah rawan.

“Curah hujan yang tinggi masih akan berlanjut, jadi warga di daerah rawan bencana, terutama di dataran rendah dan di sekitar aliran sungai, harus ekstra waspada,” kata juru bicara BMKG.

Kondisi ini membuat warga di sejumlah titik terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, beberapa santriwati tampak mengevakuasi barang-barang mereka dari asrama yang terendam banjir.

Banjir dan tanah longsor yang terjadi saat ini menjadi ujian berat bagi masyarakat Aceh, khususnya mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan dataran tinggi yang rawan bencana alam. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus berupaya memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, serta berkoordinasi untuk memulihkan akses jalan dan fasilitas umum.

Editor: Akil

Bajaj Jadi Ikon Wisata Jakarta, Harga Tarif Mulai Rp15 Ribu

0
Bajaj, Ikon Wisata Jakarta. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Dalam upaya menarik perhatian wisatawan, bajaj kini dipromosikan sebagai salah satu kendaraan ikonik Jakarta, mengikut jejak popularitas tuk-tuk di Thailand. Kali ini, tim Nukilan.id berkesempatan menjajal pengalaman unik ini dan merasakan pesona kota melalui salah satu moda transportasi tradisional.

Pengemudi bajaj tidak hanya berfungsi sebagai sopir, tetapi juga sebagai pemandu wisata. Hal ini memberikan pengalaman menarik bagi wisatawan yang ingin menjelajahi Jakarta.

“Saat menaiki bajaj, penumpang tidak hanya diajak berkeliling, tetapi juga mendapatkan informasi menarik tentang tempat-tempat yang dilalui,” ungkap salah satu pengemudi, Sapri kepada Nukilan.id, Sabtu (12/10/2024).

Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi naik bajaj, tarif yang ditawarkan cukup terjangkau. Sapri menjelaskan, biaya naik bajaj tergantung jarak tempuh. Untuk jarak dekat, biasanya saya menetapkan tarif mulai dari Rp15 ribu.

“Misalnya, dari Jalan Prof DR Soepomo ke Stasiun Tebet, yang berjarak sekitar 2 kilometer, tarifnya Rp15 ribu. Namun, untuk jarak lebih jauh seperti Stasiun Gambir yang berjarak sekitar 7 kilometer, tarifnya bisa mencapai Rp50 ribu,” kata Sapri.

Sapri, yang merupakan pengemudi bajaj berusia lanjut, menjelaskan bahwa ia biasanya mencari penumpang di sekitar Jalan Soepomo dan akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 19.30 WIB.

“Saya ngetem di sini sembari menunggu penumpang. Selain itu, ada juga pangkalan di wilayah Tanah Abang dan beberapa stasiun besar seperti Gambir serta Manggarai,” tambahnya.

Menariknya, dalam transaksi antara sopir dan penumpang, terdapat ruang untuk negosiasi harga.

“Saat ingin bertransaksi, penumpang sering kali menawar tarif. Misalnya, saya tawarkan Rp25 ribu, tetapi ada yang menawar menjadi Rp15 ribu. Ini sudah menjadi kebiasaan sejak lama,” ujar Sapri.

Dengan tarif yang terjangkau dan pengalaman unik yang ditawarkan, bajaj semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu ikon wisata Jakarta. Wisatawan dapat menikmati perjalanan sambil menyaksikan kehidupan kota yang dinamis, menjadikan bajaj bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman budaya Jakarta. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah