Beranda blog Halaman 871

Aceh Barat Targetkan Pengendalian Inflasi dan Kemiskinan Ekstrem di 2024

0

NUKILAN.id | Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menetapkan target ambisius untuk mengendalikan inflasi dan mengurangi kemiskinan ekstrem dalam sisa waktu tahun 2024. Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Azwardi, menegaskan bahwa kedua isu ini menjadi prioritas yang harus diselesaikan dalam tiga bulan mendatang.

“Kemiskinan ekstrem dan inflasi adalah tugas pokok yang harus kita selesaikan dalam tiga bulan ke depan,” ujar Azwardi di Meulaboh, Minggu (13/10).

Menurutnya, salah satu langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan ekstrem adalah dengan melakukan sinkronisasi data masyarakat miskin secara tepat dan akurat. Dengan data yang valid, upaya penurunan kemiskinan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Selain itu, Azwardi juga menyoroti pengendalian inflasi yang harus menjadi perhatian serius, terutama dengan memahami kendala yang dihadapi masyarakat. Salah satu contoh adalah naiknya harga ikan tongkol akibat minimnya stok di pasar, yang dipicu oleh cuaca buruk sehingga nelayan sulit melaut.

Untuk mengatasi persoalan ini, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan BMKG guna memantau kondisi cuaca. Ketika cuaca sudah membaik, nelayan diharapkan bisa kembali melaut dan memenuhi kebutuhan pasar. Jika cuaca buruk berkepanjangan, pemerintah juga berencana mendatangkan ikan segar dari wilayah lain di Aceh yang memiliki stok melimpah.

“Kami perlu intervensi pemerintah untuk mengatasi inflasi ini,” tambah Azwardi.

Ia berharap dengan stok ikan yang mencukupi, harga di pasaran bisa terkendali dan daya beli masyarakat kembali meningkat.

Azwardi menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai target pengendalian inflasi. Ia mengingatkan agar setiap satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) bekerja kolaboratif, tulus, dan penuh semangat demi hasil maksimal.

“Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu barometer inflasi di Provinsi Aceh. Menjaga inflasi agar tetap terkendali adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Dengan pendekatan yang komprehensif dan kerja sama lintas instansi, Azwardi optimistis inflasi dan kemiskinan ekstrem di Aceh Barat bisa ditekan pada akhir 2024.

Editor: Akil

 

Mualem: Petani Sawit Aceh Akan Dibantu Sertifikasi ISPO dan RSPO

0
Tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Calon Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, berkomitmen untuk membantu puluhan ribu petani sawit di Aceh mendapatkan sertifikasi ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) dan RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk memberdayakan petani serta mengurangi laju deforestasi di wilayah tersebut.

Mualem menjelaskan, sertifikasi ini sangat penting bagi petani sawit, baik di pasar nasional maupun internasional. “Regulasi mewajibkan petani dan perusahaan sawit untuk mengurus sertifikasi kebun sawit. Minimal ISPO, dan akan lebih baik jika bisa mendapatkan RSPO,” ujar Mualem.

ISPO merupakan skema sertifikasi nasional yang bertujuan memastikan praktik pengelolaan kebun sawit yang ramah lingkungan. Sementara RSPO adalah sertifikasi internasional yang menjadi syarat utama untuk memasarkan produk kelapa sawit ke luar negeri.

Mualem menekankan bahwa biaya pengurusan sertifikasi ISPO dan RSPO cukup tinggi, sehingga sering menjadi beban bagi petani. “Perusahaan sawit di Aceh bisa mengurus sendiri. Namun, petani kita, pemerintah nantinya akan memfasilitasi sertifikasi itu. Seluruh biaya akan ditanggung oleh pemerintah Aceh,” tegasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, pemerintah Aceh belum memberikan perhatian yang memadai terkait isu sertifikasi sawit ini. Padahal, tanpa sertifikasi ISPO, hasil panen petani tidak akan bisa dijual, baik di pasar dalam negeri maupun internasional.

“Tidak masuk akal jika petani sawit harus membayar sertifikasi kebun mereka sendiri. Jika saya diberi amanah oleh rakyat, pemerintah saya nanti akan memprioritaskan hal ini,” tutup Mualem.

Editr: Akil

Sate Taichan Bang Osin: Cita Rasa Pedas yang Menggoda di Senayan

0
Sate Taichan Bang Osin, Senayan. (Foto: Detik)

NUKILAN.id | Jakarta – Sebagai kota metropolitan yang dikenal sebagai surganya kuliner, Jakarta menawarkan berbagai hidangan lezat yang dapat ditemukan di sudut-sudutnya, mulai dari makanan tradisional hingga masakan internasional. Salah satu kuliner yang tengah menjadi favorit adalah sate taichan, yang terkenal dengan rasa pedas dan gurihnya, berhasil memikat hati para penikmat kuliner di ibu kota.

Sate taichan, yang terbuat dari daging ayam yang dibakar dengan bumbu sederhana dan disiram sambal cabai rawit yang menggigit, menjadi camilan yang menggugah selera. Nukilan.id berkesempatan mencicipi Sate Taichan Bang Osin yang berlokasi strategis di kawasan Senayan, tepatnya di samping gedung STC Senayan.

Dengan jam operasional yang unik, mulai pukul 00.00–03.00 dan 09.00–21.00, Sate Taichan Bang Osin berhasil menarik perhatian banyak pembeli, terutama di tengah malam. Dengan harga per porsi yang terjangkau, sekitar Rp 20.000, banyak pengunjung yang rela antre untuk mencicipi hidangan ini. Selain sate, Taichan Bang Osin juga menyediakan menu soto ayam yang tak kalah menggugah selera.

Rina, salah satu pengunjung yang tampak menikmati sate taichan sambil bersantap di lokasi tersebut.

“Dagingnya besar dan gurih, cocok untuk dinikmati bersama teman-teman,” kata Rina pada Sabtu (13/10/2024).

Tak hanya Rina, banyak pengunjung lain yang sependapat. “Saya sering datang ke sini setiap malam. Rasanya selalu konsisten, dan sambalnya bikin penasaran,” ungkap Andi, seorang pecinta kuliner yang sudah menjadi pelanggan setia.

Keberadaan Sate Taichan Bang Osin di Senayan semakin mengukuhkan tempat ini sebagai salah satu lokasi makan sate taichan yang selalu diserbu pembeli setiap harinya. Dengan potongan daging ayam yang relatif besar dan pilihan menu yang bervariasi—mulai dari daging saja, kulit polos, hingga campuran—Sate Taichan Bang Osin menjadi pilihan yang tak boleh dilewatkan oleh para penikmat kuliner Jakarta. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

BPOM Aceh Temukan Minuman Berbahan Kimia di Warung Kopi

0
Ilustrasi minuman. (Foto: Shutterstock)

NUKILAN.id | Aceh Timur – Dalam upaya menjaga keamanan pangan bagi masyarakat, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh bersama Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (SAKA POM) Kwartir Cabang Aceh Timur melakukan pengawasan di 10 warung kopi di Kabupaten Aceh Timur pada Jumat (11/10/2024). 

Program inovatif yang diberi nama “Sanger Ureueng Aceh” ini bertujuan untuk memastikan produk makanan dan minuman yang dijual aman dan berkualitas.

Hasil dari pengawasan yang dilakukan cukup mengejutkan. Tim gabungan BPOM Aceh dan SAKA POM menemukan beberapa warung kopi yang masih menjual minuman mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) serta obat kuat tanpa izin edar (TIE).

Meski demikian, hasil pengujian sederhana terhadap makanan dengan parameter formalin dan boraks menunjukkan hasil yang aman. Hal ini mengindikasikan bahwa secara umum, makanan yang dijual di warung kopi yang diawasi masih memenuhi standar keamanan pangan.

“Namun, pengujian sederhana pada pangan dengan parameter formalin dan boraks telah menunjukkan hasil yang memenuhi syarat, sehingga pangan yang dijual aman untuk dikonsumsi,” ungkap Endang.

Ketua Tim Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM Aceh, Endang Yuliawati, menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjadi konsumen cerdas. 

“Selalu perhatikan kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa (KLIK) sebelum membeli produk. Jika menemukan produk yang mencurigakan, segera laporkan ke BPOM terdekat,” pungkasnya, []

Penjabat Gubernur Aceh Instruksikan Penanganan Longsor do Jalur Gayo Lues-Abdya

0
Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gayo Lues mengakibatkan longsor di jalur lintas Gayo Lues-Aceh Barat Daya, tepatnya di Lam Akul, Desa Persada Tongra, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues pada Jumat 11 Oktober 2024 lalu.

Peristiwa longsor ini mengakibatkan jalur transportasi utama tersebut lumpuh total. Material longsor yang menutupi jalan memaksa sejumlah kendaraan untuk tertahan dan menunggu proses pembersihan.

Menanggapi kejadian ini, Penjabat Gubernur Aceh, Safrizal Z.A, langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan penanganan. “Saya telah meminta agar penanganan longsor ini dilakukan sesegera mungkin,” tegas Safrizal.

Lebih lanjut, Safrizal juga meminta agar dalam proses penanganan melibatkan kontraktor lokal yang berada di sekitar lokasi kejadian. 

“Alhamdulillah, ada kontraktor lokal yang sudah siap membantu, meskipun membutuhkan waktu beberapa jam untuk membawa alat berat ke lokasi,” tambah Safrizal.

Mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem, Safrizal berharap pekerjaan pembersihan dapat dimulai pada pagi hari jika cuaca memungkinkan. 

“Situasi malam dan hujan yang terus mengguyur tentu berisiko bagi para pekerja,” ujarnya.

Sementara itu, personel dari Polsek Terangun dan Koramil 01 Terangun telah berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan memberikan imbauan kepada pengendara. Mereka mengimbau agar pengendara berbalik arah, mengingat proses pembersihan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama di sekitar tebing. Pasalnya, curah hujan yang tinggi berpotensi memicu longsor susulan dan pohon tumbang. []

Mencicipi Soto Betawi Haji Mamat di Foodprint Grand Indonesia

0
Soto Betawi H. Mamat. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Food Court West Mall Grand Indonesia memang dikenal sebagai surga kuliner bagi para pecinta makanan. Beragam hidangan dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, hingga Korea tersedia di sini. Di area yang dinamakan Foodprint ini, lebih dari 30 gerai makanan siap memanjakan pengunjung dengan pilihan kuliner beragam. Dengan kapasitas mencapai 800 tempat duduk, suasana ramai dan penuh kehidupan terasa pada setiap sudutnya.

Salah satu gerai yang paling dicari adalah Soto Betawi Haji Mamat. Gerai soto legendaris ini menghadirkan cita rasa khas Betawi yang selalu menjadi favorit. Tim Nukilan.id mencoba Soto Daging yang menjadi salah satu andalan di tempat ini.

Tidak hanya Soto Daging, gerai ini juga menawarkan Soto Ayam, Soto Campur, serta Sop Ayam dan Oseng Daging. Untuk melengkapi hidangan, tersedia aneka gorengan seperti Perkedel, Bakwan Jagung, dan Tempe Goreng. Harganya pun bersahabat, yaitu Rp 47.000 per porsi, dengan porsi yang cukup mengenyangkan.

Salah satu pengunjung, Rina, yang sedang menikmati Soto Daging, membagikan kesannya.

“Rasanya gurih, kuahnya kental, dan dagingnya empuk. Pas banget buat yang suka Soto Betawi otentik. Saya sering ke sini hanya untuk makan Soto Haji Mamat,” ujarnya antusias pada Sabtu (12/10/2024).

Pengunjung lainnya, Andi, juga mengungkapkan kepuasannya.

“Saya suka karena pilihan lauknya beragam, ada perkedel dan bakwan jagung yang jadi favorit saya. Harganya juga terjangkau, apalagi untuk ukuran food court di mall besar seperti ini,” katanya.

Bagi Anda yang ingin mencicipi soto dengan cita rasa Betawi asli, Soto Betawi Haji Mamat di Foodprint Grand Indonesia bisa menjadi pilihan tepat. Tempat ini tak hanya menawarkan rasa yang menggugah selera, tapi juga suasana yang nyaman di tengah hiruk pikuk pusat perbelanjaan mewah. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Pesona Monas: Wisata Sejarah di Tengah Kota Jakarta

0
Monumen Nasional. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Monumen Nasional (Monas) terus menjadi magnet bagi para wisatawan, baik dari dalam maupun luar Jakarta. Dengan ketinggian mencapai 132 meter, Monas yang terletak di Jalan Silang Monas, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat ini tidak pernah kehilangan pesonanya sebagai ikon kebanggaan Ibu Kota.

Nukilan.id berkesempatan mengunjungi kawasan Monas pada Minggu (13/10/2024) dan menyaksikan antusiasme para pengunjung. Monas beroperasi setiap hari Selasa hingga Minggu. Kawasan Monas sendiri dibuka mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, sedangkan Tugu Monas baru dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Bagi pengunjung yang ingin membeli tiket untuk naik ke puncak Monas, loket hanya melayani hingga pukul 15.00 WIB.

“Ini pertama kali saya ke sini, dan saya sangat terkesan dengan kebersihannya. Selain itu, pemandangan dari puncak Monas benar-benar menakjubkan, terutama saat cuaca cerah,” ujar Ang, seorang wisatawan asal Surabaya.

Untuk bisa memasuki kawasan Monas, pengunjung diharuskan menggunakan kartu JakCard yang dikeluarkan oleh Bank DKI. Jika belum memiliki JakCard, pengunjung dapat membelinya di loket dengan harga Rp 50.000. Harga tersebut sudah termasuk saldo sebesar Rp 20.000, sementara biaya kartu adalah Rp 30.000.

Kartu JakCard dapat digunakan oleh lebih dari satu orang dan pembeliannya hanya bisa dilakukan secara offline di lokasi Monas. Untuk menuju puncak Monas, harga tiketnya dipatok sebesar Rp 24.000 untuk dewasa, Rp 13.000 untuk mahasiswa, dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Sedangkan tiket masuk ke museum Monas ditetapkan Rp 8.000 untuk dewasa, Rp 5.000 untuk mahasiswa, dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

“Anak saya sangat senang bisa melihat langsung diorama sejarah Indonesia di museum Monas. Selain wisata, kami juga bisa belajar banyak hal,” ungkap Rina, pengunjung asal Bandung yang datang bersama keluarganya.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Monas, jangan lupa membawa JakCard dan datang lebih awal untuk menghindari antrian panjang, terutama pada akhir pekan. Dengan suasana yang nyaman dan harga tiket yang terjangkau, Monas tetap menjadi destinasi favorit bagi warga Jakarta maupun wisatawan dari luar kota. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Mencicipi Siomay Jakarta Seputaran Monas

0
Pedagang Siomay Jakarta Seputaran Monas. (Foto: Nukilan)
NUKILAN.id | Jakarta – Siomay merupakan salah satu kudapan yang digemari banyak orang di Jakarta. Campuran ikan, udang, dan daging ayam yang lembut berpadu dengan bumbu kacang yang gurih menjadi daya tarik utama bagi para pecintanya. Tak heran jika siomay sering kali menjadi pilihan camilan di berbagai sudut kota.
Pada Minggu, 13 Oktober 2024, tim Nukilan.id berkesempatan mencoba siomay yang dijajakan di sekitar Monumen Nasional (Monas), salah satu ikon wisata Jakarta. Dari banyaknya pedagang yang menawarkan berbagai macam makanan, siomay tetap menjadi primadona.
Proses penyajian siomay ini terbilang cepat. Ketika kami memesan dua porsi, penjualnya langsung meracik siomay dengan cekatan. Dalam waktu kurang dari dua menit, seporsi siomay yang terdiri dari beberapa potong siomay, tahu, dan kentang, lengkap dengan siraman bumbu kacang, sudah tersaji di hadapan kami.
Yang mengejutkan, harganya cukup terjangkau, hanya Rp 10 ribu per porsi. Ini menjadikannya pilihan yang ekonomis, terutama bagi pengunjung yang ingin menikmati camilan sambil menikmati suasana Monas.
Salah satu pengunjung, Arya, yang juga membeli siomay di tempat yang sama, menyampaikan kesannya.
“Rasanya enak, bumbunya kental dan gurih. Harganya juga murah, cocok buat yang mau ngemil sambil jalan-jalan di Monas,” katanya.
Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Fira, seorang karyawan swasta yang tengah menikmati liburan akhir pekan.
“Siomaynya lembut, tidak bau amis, dan bumbunya pas. Cocok buat mengganjal perut sebelum lanjut keliling Monas,” ujarnya sambil tersenyum.
Dengan cita rasa yang lezat dan harga yang terjangkau, siomay di sekitar Monas ini layak menjadi pilihan kuliner bagi warga maupun wisatawan yang ingin menikmati camilan khas Jakarta tanpa harus merogoh kocek dalam. (XRQ)
Reporter: Akil Rahmatillah

Kerak Telur, Kuliner Khas Betawi yang Tetap Eksis di Tengah Modernitas Jakarta

0
Pedagang Kerak Telur, Kuliner Khas Betawi di Sekitaran Monas. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Kerak telur, salah satu kuliner legendaris Betawi, masih menjadi primadona bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Monumen Nasional (Monas). Pada Minggu (13/10/2024), Nukilan.id mencoba sensasi kerak telur di area tersebut, yang dijual oleh Sukardi, salah satu pedagang yang setia melestarikan makanan tradisional ini.

Berbahan dasar beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi (udang kering yang diasinkan), serta campuran bumbu halus seperti kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, kunyit, dan serai, kerak telur menawarkan cita rasa gurih khas yang tak lekang oleh waktu. Satu porsi kerak telur dengan telur ayam dibanderol seharga Rp 25 ribu, sedangkan yang menggunakan telur bebek harganya Rp 30 ribu.

Proses pembuatannya pun tak memakan waktu lama. Sukardi, dengan cekatan, langsung membuatkan pesanan pembeli dalam waktu kurang dari lima menit. Ia menuturkan, rahasia kerak telur tetap lengket di wajan terletak pada penggunaan beras ketan.

“Kalau pakai beras biasa, adonannya tidak akan lengket di kuali saat dibalik,” katanya kepada Nukilan.id, Minggu (13/10/2024).

Meski sederhana, rasa dan aroma kerak telur yang khas berhasil memikat para pembeli. Salah satunya adalah Lastri, wisatawan dari Bekasi, yang mengaku selalu menyempatkan diri membeli kerak telur saat berkunjung ke Monas.

“Saya suka banget kerak telur ini, rasanya beda. Rempahnya terasa, gurih, dan teksturnya renyah. Harga segini masih terjangkau untuk kuliner legendaris seperti ini,” ujar Lastri sembari menikmati makanannya.

Antusiasme yang sama juga disampaikan oleh Andi, warga Jakarta yang sering mampir ke area Monas setiap akhir pekan.

“Makan kerak telur di sini seperti nostalgia. Rasanya tidak berubah dari dulu. Apalagi saat dimasak di depan kita, aromanya langsung menggugah selera,” katanya.

Kerak telur memang menjadi ikon kuliner yang tidak hanya dijual pada acara-acara besar, tapi juga tersedia setiap hari di sekitar kawasan Monas, menjadikannya daya tarik bagi siapa saja yang ingin menikmati cita rasa tradisional khas Betawi di tengah hiruk-pikuk ibu kota. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Kota Banda Aceh

0
Ilustrasi Gempa. (Foto: Istockphoto)

NUKILAN.id | Banda Aceh– Gempa bumi berkekuatan magnitudo (m) 5,8 mengguncang Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, pada Minggu 13 Oktober 2024 siang.

Dikutip Nukilan.id dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui inatews.bmkg.go.id, bahwa gempa tersebut terjadi pukul 14.01 WIB.

Lebih lanjut, BMKG melaporkan pusat gempa berada di lokasi 5.48 LU dan 93.87 Bujur Timur, tepatnya berada di 161 kilometer baratdaya Kota Banda Aceh.

BMKG juga menyampaikan, gempa yang terjadi di kedalaman 10 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

Meskipun demikian, BMKG mengimbau kepada masyarakat, agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian peringatan yang dikeluarkan BMKG dalam situs resminya.

Reporter: Rezi