Beranda blog Halaman 870

Perjalanan Nyaman Bersama Garuda Indonesia, Meski Cuaca Kurang Bersahabat

0
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. (Foto Digination)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta menuju Banda Aceh pada Senin (14/10/2024) berlangsung dengan pengalaman yang nyaman meski harus menghadapi cuaca yang kurang mendukung saat mendekati pendaratan. Pesawat berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, tepat pukul 12.00 WIB dan mendarat dengan aman di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada pukul 15.00 WIB.

Sesaat setelah memasuki kabin pesawat, para penumpang disambut dengan ramah oleh pramugari. Mereka memastikan setiap penumpang mengenakan sabuk pengaman dengan benar sebelum pesawat lepas landas. Selain itu, pramugari juga memberikan penjelasan mengenai prosedur keselamatan jika terjadi keadaan darurat, mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.

Dalam penerbangan selama tiga jam tersebut, sekitar satu jam setelah mengudara, penumpang mulai disuguhkan dengan hidangan yang disiapkan oleh maskapai. Makanan yang ditawarkan bervariasi, sementara pilihan minuman mulai dari air mineral, jus, hingga susu, semuanya dapat dinikmati tanpa batasan. Penumpang dapat dengan bebas meminta tambahan jika dibutuhkan.

Namun, ketika pesawat mulai mendekati Aceh, cuaca berubah. Pilot kemudian mengumumkan bahwa kondisi cuaca di Banda Aceh kurang bersahabat, dengan lapangan pendaratan yang sedikit licin karena hujan.

“Kami mohon penumpang untuk tetap tenang dan tetap mengenakan sabuk pengaman, mungkin ada sedikit guncangan saat pendaratan,” ungkap sang kapten.

Meski demikian, pendaratan berlangsung lancar. Salah seorang penumpang, Siti Aisyah (35), seorang pebisnis asal Banda Aceh, menyatakan kepuasannya dengan pelayanan Garuda Indonesia.

“Meskipun sempat was-was karena cuaca saat akan mendarat, tetapi saya sangat tenang karena pramugari terus memberikan informasi yang jelas dan meyakinkan. Pelayanan juga sangat baik, makanan enak, dan minuman bebas ditambah,” katanya kepada Nukilan.id, Senin (14/10/2024).

Penumpang lain, Rizky, mahasiswa yang sedang menempuh studi di Jakarta, juga memberikan komentar serupa.

“Saya sangat terkesan dengan pramugarinya, ramah dan selalu sigap. Walaupun cuaca kurang baik saat mendarat, semuanya tetap aman dan nyaman. Penerbangan ini sesuai dengan ekspektasi saya terhadap Garuda,” katanya.

Garuda Indonesia terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpangnya, baik dari segi kenyamanan di dalam pesawat maupun keamanan selama penerbangan. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Mualem Center Banda Aceh Bentuk Tiga Squad untuk Pemberdayaan Masyarakat

0
Mualem Center Banda Aceh Bentuk Tiga Squad untuk Pemberdayaan Masyarakat. (Foto: Mualem Center)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Mualem Center (MC) Kota Banda Aceh mengambil langkah strategis dengan membentuk tiga squad utama untuk memberdayakan masyarakat Aceh.

Tiga squad tersebut adalah Squad Pemberdayaan Sosial dan Masyarakat, Squad Pemberdayaan Budaya dan Ekonomi Kreatif, serta Squad Peningkatan Kesadaran Politik dan Advokasi. Pembentukan squad ini diharapkan mampu mendorong perubahan positif di berbagai sektor kehidupan masyarakat serta memperkuat partisipasi publik dalam proses demokrasi.

Kpeada Nukilan..id, Ketua Mualem Center Banda Aceh, Andri Satria ST, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen MC dalam mendukung pelaksanaan Pilkada yang demokratis dan inklusif.

“Kami ingin masyarakat Aceh ikut berpartisipasi secara aktif dan kritis dalam Pilkada mendatang, sehingga proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dan sehat,” kata Andri dalam konferensi pers, Senin (14/10/2024).

Menurut Andri, Squad Pemberdayaan Sosial dan Masyarakat akan berfokus pada penguatan komunitas dan pemberdayaan kelompok rentan. Tujuannya agar seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, memiliki akses yang sama untuk terlibat dalam Pilkada.

“Pilkada ini harus mencerminkan suara seluruh masyarakat, bukan hanya golongan tertentu,” tambahnya.

Selain itu, Squad Pemberdayaan Budaya dan Ekonomi Kreatif akan mengambil peran penting dalam mempromosikan budaya lokal serta mengembangkan sektor ekonomi kreatif. Andri berharap melalui squad ini, warisan budaya Aceh bisa bersinergi dengan dinamika politik, sehingga nilai-nilai kearifan lokal tetap terjaga di tengah hiruk-pikuk kontestasi politik.

“Kami ingin memberdayakan budaya Aceh sebagai kekuatan yang menginspirasi perubahan sosial dan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Squad Peningkatan Kesadaran Politik dan Advokasi akan menggelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat, termasuk kampanye edukasi dan advokasi mengenai hak-hak politik. Tujuan utamanya adalah mendorong pemilih untuk lebih peka terhadap isu-isu politik dan memilih calon pemimpin yang dapat membawa perubahan positif.

“Masyarakat perlu cerdas dalam memilih, memahami apa yang mereka inginkan dari pemimpin, dan memastikan bahwa pilihan mereka benar-benar sesuai dengan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tegas Andri.

Mualem Center juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas lokal, akademisi, dan lembaga non-pemerintah, untuk menciptakan ruang dialog yang konstruktif dan edukatif selama masa Pilkada. Andri menekankan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan proses Pilkada yang jujur, adil, dan transparan.

“Kolaborasi merupakan kunci dalam menciptakan demokrasi yang sehat. Kami ingin Pilkada ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kalangan elite,” tambahnya.

Dengan pembentukan tiga squad ini, Mualem Center optimistis bisa berperan sebagai penggerak perubahan di Banda Aceh, sekaligus memperkuat masyarakat agar lebih siap menghadapi Pilkada. Program-program yang diinisiasi diharapkan dapat menciptakan demokrasi yang lebih matang dan inklusif di Aceh, serta memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami yakin, dengan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh masyarakat, kita bisa menghadirkan Pilkada yang lebih bermakna dan membawa perubahan bagi Aceh,” tutup Andri. (XQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Damri, Pilihan Cerdas untuk Perjalanan Lancar ke Bandara Soekarno-Hatta

0
Damri menjadi Pilihan Cerdas untuk Perjalanan Lancar ke Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jakarta – Bagi warga yang hendak bepergian ke Bandara Soekarno-Hatta, bus Damri menjadi salah satu pilihan transportasi yang nyaman dan praktis. Senin (14/10/2024) pagi, pukul 06.00 WIB, bus Damri berangkat dari Terminal Rawamangun menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, melintasi rute yang relatif bebas macet. Dengan tarif Rp 80 ribu, penumpang dapat membayar melalui kartu debit atau QRIS, tanpa opsi pembayaran tunai.

Perjalanan yang berlangsung lebih dari satu jam ini berjalan lancar tanpa hambatan. Meski waktu keberangkatan bertepatan dengan jam sibuk pagi hari, rute yang dilalui Damri mampu menghindari kemacetan yang biasanya terjadi di beberapa titik menuju bandara. Banyak penumpang memilih bus Damri karena efisiensi waktu dan kenyamanan yang ditawarkan.

Salah satu penumpang, Rini, yang ditemui di dalam bus, mengungkapkan bahwa Damri menjadi pilihan utamanya setiap kali ia harus pergi ke bandara.

“Saya sudah beberapa kali naik Damri dari Rawamangun ke Bandara Soekarno-Hatta, terutama saat jam-jam sibuk. Selain nyaman, saya juga tidak perlu khawatir soal kemacetan. Selama ini perjalanan selalu tepat waktu,” kata Rini kepada Nukilan.id.

Selain itu, Rini juga menambahkan bahwa metode pembayaran non-tunai membuat segalanya lebih praktis.

“Pembayaran menggunakan QRIS sangat memudahkan, karena sekarang hampir semua orang sudah punya aplikasi pembayaran digital. Jadi, nggak repot harus menyiapkan uang tunai atau mencari ATM,” katanya.

Penumpang lain, Budi, seorang pekerja yang rutin terbang ke luar kota, juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya, harga tiket yang terjangkau dan pelayanan yang memadai membuat Damri menjadi pilihan utama.

“Dengan harga Rp 80 ribu, kita sudah bisa sampai ke bandara dengan nyaman dan tepat waktu. Apalagi Damri sekarang sudah pakai pembayaran digital, jadi lebih praktis,” jelas Budi.

Dengan kehadiran layanan Damri yang semakin modern, Damri tidak hanya menawarkan solusi transportasi yang ekonomis, tetapi juga efektif dalam menghindari kemacetan yang sering menjadi momok bagi warga Jakarta. Hal ini membuat bus Damri tetap menjadi alternatif transportasi yang dapat diandalkan bagi masyarakat yang hendak menuju bandara. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Peringatan Bulan PRB di Aceh Sukses, Pj Gubernur Safrizal Apresiasi Kinerja ASN

0
Peringatan Bulan PRB di Aceh Sukses, Pj Gubernur Safrizal Apresiasi Kinerja ASN. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pelaksanaan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Aceh mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pj Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si. Gubernur mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh yang turut berperan dalam menyukseskan acara yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI tersebut.

Dalam apel yang digelar di halaman Kantor Gubernur Aceh pada Senin (14/10/2024), Safrizal mengungkapkan bahwa pelaksanaan peringatan bulan PRB di Aceh dinilai sebagai yang terbaik di antara daerah lain. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Utama BNPB yang mengapresiasi keunggulan Aceh dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

“Informasi dari BNPB menyebutkan bahwa kegiatan PRB di Aceh adalah yang terbaik dibandingkan pelaksanaan di daerah lain. Ini adalah hasil kerja keras kita semua,” kata Safrizal saat menjadi pembina apel.

Safrizal juga menekankan bahwa salah satu faktor yang membedakan pelaksanaan PRB di Aceh adalah keramahtamahan yang ditunjukkan oleh tuan rumah. Para tamu yang hadir merasakan kesan positif berkat pelayanan maksimal yang diberikan oleh ASN tanpa melihat pangkat atau jabatan.

“Kita melayani tamu dengan sepenuh hati, tanpa membedakan pangkat atau jabatan. Semua tamu diperlakukan sama, dan ini membuat mereka merasa berbeda,” ujar Safrizal.

Lebih lanjut, Safrizal berharap bahwa citra positif ini akan membantu mengubah pandangan masyarakat di daerah lain tentang Aceh, serta memperkuat hubungan antarwilayah.

Tidak hanya itu, Safrizal juga mengingatkan ASN untuk segera bersiap menghadapi agenda besar lainnya di penghujung tahun, yaitu peringatan 20 tahun tsunami Aceh. Ia menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan peringatan tersebut akan fokus pada edukasi mitigasi bencana guna mengurangi risiko korban apabila terjadi bencana di masa depan.

Selain itu, Safrizal mengingatkan seluruh ASN untuk waspada menghadapi musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun. Bencana seperti banjir, longsor, dan angin badai harus diantisipasi dengan kesiapsiagaan yang tinggi, tidak hanya oleh Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tetapi oleh seluruh pihak terkait.

“Musim hujan ini memerlukan perhatian ekstra dari kita semua. Semua elemen pemerintahan harus siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam,” tegas Safrizal.

Di penghujung apel, Safrizal juga meminta agar ASN terus meningkatkan kinerja, terutama dalam penyerapan anggaran di sisa tahun 2024. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik dalam melaporkan kendala di lapangan agar segala hambatan bisa segera diatasi.

“Jika ada kendala dalam pelaksanaan program, segera laporkan agar bisa dicari solusinya. Kita harus pastikan penyerapan anggaran berjalan optimal,” tutup Safrizal, yang juga pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Kalimantan Selatan.

Apel tersebut turut dihadiri oleh para pejabat struktural di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh serta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Editor: Akil

Pj Gubernur Aceh Ingatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi Basah

0
Pj Gubernur Aceh Ingatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi Basah. (Foto: Dinsos Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Memasuki musim penghujan akhir tahun, Aceh diprediksi akan menghadapi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. Safrizal ZA, mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghadapi potensi bencana tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Safrizal dalam Apel Gabungan Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) yang digelar di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin (14/10/2024). Dalam kesempatan tersebut, Safrizal menekankan pentingnya langkah-langkah proaktif, mengingat puncak musim penghujan akan berlangsung dari Oktober hingga Desember.

“Aceh saat ini masuk dalam kategori siaga potensi bencana hidrometeorologi basah. Kita harus waspada dan siaga untuk merespons ancaman ini dengan cepat dan tepat,” ujar Safrizal.

Sebagai langkah antisipatif, Pj Gubernur juga menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan serta mempersiapkan Posko Siaga Bencana untuk mempercepat penanganan jika terjadi bencana. Posko tersebut diharapkan dapat memudahkan koordinasi dan pengawasan di seluruh wilayah yang rawan terdampak.

Selain itu, Safrizal juga mengungkapkan rencana untuk menyusun skema penganggaran khusus yang akan diprioritaskan bagi penanganan bencana dan bantuan bagi para korban terdampak. Dengan demikian, pemerintah dapat bertindak lebih cepat dan efektif dalam merespons bencana yang mungkin terjadi.

“Penganggaran untuk mempercepat penanganan bencana sedang kita upayakan, sehingga korban terdampak bisa segera mendapatkan bantuan,” tambahnya.

Dengan peringatan ini, seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat diharapkan lebih waspada dan siap menghadapi potensi bencana yang mungkin datang seiring dengan tingginya intensitas hujan di penghujung tahun ini.

Editor: Akil

Puluhan Desa di Nagan Raya Terendam Banjir

0

NUKILAN.id | Sukamakmue – Puluhan desa di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter. Bencana ini berdampak pada 20 desa yang tersebar di empat kecamatan. Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, Irfanda Rinadi, menyampaikan bahwa banjir disebabkan oleh hujan deras yang berlangsung selama sepekan terakhir.

“Kami terus berupaya mengevakuasi warga yang terdampak dan menyalurkan bantuan logistik,” ujarnya saat ditemui di Meulaboh, Minggu malam (13/10/2024).

Banjir ini terjadi akibat meluapnya dua sungai besar, yaitu Krueng Tripa dan Krueng Nagan, yang kemudian menggenangi permukiman penduduk. Di Kecamatan Darul Makmur, banjir merendam Gampong Kuta Tring, Lamie, Gunong Cut, Geulangang Gajah, Kuala Semayam, dan Kaye Unoe. Sementara itu, di Kecamatan Tripa Makmur, desa yang terdampak antara lain Panten Pange, Ujong Krueng, Mon Dua, Nuebok Yee PP, Nuebok Yee PK, dan Pasie Keube Dom.

Situasi di Kecamatan Kuala Pesisir dan Beutong sedikit lebih baik. Menurut Irfanda, banjir di dua kecamatan tersebut sudah mulai surut.

“Namun, kami tetap bersiaga karena cuaca masih berpotensi hujan,” tambahnya.

Warga yang terdampak di Kecamatan Tripa Makmur terpaksa menggunakan perahu sampan untuk beraktivitas. Beberapa rumah warga terendam hingga setinggi lutut orang dewasa. BPBD Nagan Raya bersama tim gabungan masih melakukan evakuasi dan distribusi bantuan bagi warga yang membutuhkan, seperti makanan dan kebutuhan pokok lainnya.

Banjir yang kerap melanda kawasan ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan upaya mitigasi bencana, terutama di wilayah yang rentan terhadap banjir.

Kondisi cuaca yang belum menentu menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut. Pihak BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika kondisi banjir semakin buruk di wilayah masing-masing.

Editor: Akil

Harapan Pj Wali Kota Ade Surya kepada Pimpinan DPRK Baru

0
Harapan Pj Wali Kota Ade Surya kepada Pimpinan DPRK Baru. (Foto: MC BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh telah resmi memiliki pimpinan baru: Irwansyah sebagai Ketua, Daniel Abdul Wahab sebagai Wakil Ketua I, dan Musriadi Aswad sebagai Wakil Ketua II untuk periode 2024-2029.

Ketiga pimpinan tersebut mengucapkan sumpah/janji di hadapan Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh, Teuku Syarafi, dalam sidang paripurna yang berlangsung di gedung dewan pada Senin, 14 Oktober 2024. Pelantikan ini berdasarkan SK Gubernur Aceh Nomor 100.1.4.2/1195/2014 yang diterbitkan pada 3 Oktober 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh anggota legislatif, unsur eksekutif, tokoh masyarakat, alim ulama, serta petinggi partai politik baik dari daerah maupun nasional, bersama dengan tamu undangan lainnya.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya, juga hadir dan menyampaikan sambutan. Ia menekankan bahwa kehadiran pimpinan DPRK yang baru mencerminkan keberlanjutan proses demokrasi yang sehat dan kuat.

Atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh, ia mengucapkan selamat kepada para pimpinan yang baru dilantik. “Ini adalah amanah besar yang memerlukan komitmen, kejujuran, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas konstitusional,” ujarnya.

“Semoga Allah SWT selalu membimbing kita dalam melaksanakan amanah ini dengan baik dan penuh tanggung jawab. Mari kita gunakan masa jabatan ini sebagai momentum untuk menciptakan perubahan positif bagi masyarakat Banda Aceh,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, Ade menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal proses pembahasan RAPBK 2025. “Saya yakin, dengan kebersamaan, koordinasi yang baik, dan komitmen bersama, kita dapat menyelesaikan pembahasan RAPBK 2025 tepat waktu dan sesuai harapan masyarakat.”

Ia juga mengingatkan akan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan program-program yang telah direncanakan. “Kebijakan yang kita ambil harus berkesinambungan dan memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” jelasnya.

Menghadapi berbagai tantangan pembangunan, Banda Aceh juga sedang memasuki tahun politik, di mana proses pilkada tengah berlangsung. “Sebagai penyelenggara pemerintahan, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan proses demokrasi berjalan damai, tertib, dan lancar.”

Ade mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk DPRK, untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif selama tahapan pilkada. “Penting bagi kita semua untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghindari provokasi dan konflik yang dapat mengganggu stabilitas daerah.”

“Dengan sinergi yang kuat antara legislatif, eksekutif, yudikatif, dan masyarakat, saya yakin kita dapat menyukseskan pilkada ini dan menjaga Banda Aceh sebagai kota yang aman dan harmonis dalam proses demokrasi yang matang,” tutup Ade.

Pj Gubernur Aceh Pimpin Rakorwil untuk Persiapan Kunjungan Presiden Jokowi ke Aceh

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Dr. Safrizal ZA, memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sebagai persiapan menyambut kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Aceh, yang dijadwalkan pada Selasa, 15 Oktober 2024. Rakorwil yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Provinsi Aceh, Minggu (13/10/2024), dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Pangdam Iskandar Muda, Wakapolda Aceh, serta perwakilan TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.

Dalam kunjungan ini, Presiden Jokowi akan meresmikan sejumlah Proyek Strategis Nasional, di antaranya Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong dan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang menghubungkan Blang Bintang dengan Krueng Raya, Aceh Besar. Presiden juga dijadwalkan meninjau Waduk Keureuto di Paya Bakong, Aceh Utara.

Pj Gubernur Safrizal menekankan pentingnya kesiapan teknis dan non-teknis demi kelancaran acara.

“Kami berkomitmen untuk memastikan segala aspek, mulai dari keamanan, logistik, hingga kesehatan, siap menyambut kedatangan Presiden,” ujar Safrizal.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara instansi terkait untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama kunjungan berlangsung.

Selain itu, Safrizal juga menyoroti kesiapan tim kesehatan yang akan siaga selama kunjungan Presiden, terutama untuk mengantisipasi kebutuhan evakuasi medis darurat. “Keamanan menjadi prioritas utama dalam kunjungan ini, dan kita semua harus bekerja sama untuk memastikan kunjungan berjalan lancar,” tambahnya.

Kunjungan Presiden Jokowi diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan di Aceh dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kehadiran Presiden merupakan sinyal positif untuk pembangunan Aceh dan diharapkan akan membawa manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tutup Safrizal.

Editor: Akil

Cuaca Banda Aceh Hari Ini Diprakirakan Berawan Sepanjang Hari

0
Ilustrasi Cuaca berawan (Foto: detikSumut)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Banda Aceh akan berada di bawah cuaca berawan tebal sepanjang hari ini, Senin (14/10/2024). Kondisi ini diprediksi akan bertahan dari pagi hingga malam, dengan fluktuasi suhu dan kelembaban yang relatif stabil.

Pada pagi hari, suhu di Banda Aceh diperkirakan berada pada kisaran 26-29°C. Kelembaban udara cukup tinggi, mencapai 88 persen pada puncaknya, dan menurun hingga 72 persen menjelang siang.

Memasuki siang hari, cuaca berawan tebal diperkirakan akan terus berlanjut, dengan suhu stabil di angka 29°C. Kelembaban udara menurun hingga 64 persen, memberi kesan udara yang sedikit lebih kering dibanding pagi hari.

Sore harinya, suhu di Banda Aceh masih berkisar pada 28-29°C dengan kelembaban udara yang kembali naik hingga 73 persen. Kondisi cuaca tetap berawan, memberikan kenyamanan bagi aktivitas luar ruangan meskipun sinar matahari tertutupi oleh awan tebal.

Pada malam hari, cuaca diperkirakan masih berawan hingga berawan tebal. Suhu di malam hari diprediksi akan sedikit menurun ke kisaran 26-27°C, dengan kelembaban udara yang meningkat hingga 86 persen.

Dengan prakiraan cuaca ini, masyarakat Banda Aceh diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak dan menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi kelembaban yang tinggi.

Editor: Akil

Persiraja Banda Aceh Gagal Tambah Poin, Tertahan Imbang oleh PSPS Pekanbaru

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Liga 2 Indonesia Grup 1 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Minggu (13/10/2024) malam. Tampil sebagai tim tamu, PSPS Pekanbaru mendominasi jalannya babak pertama dan sukses mencetak gol terlebih dahulu sebelum Persiraja menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti.

Sejak peluit pertama dibunyikan, PSPS Pekanbaru tampil lebih agresif. Anak asuh Aji Santoso ini beberapa kali merepotkan pertahanan tuan rumah dengan serangan-serangan cepat. Beberapa peluang emas diciptakan, namun ketangguhan kiper Persiraja, Rafli Mahreza, berhasil menahan gempuran tim tamu.

Momentum PSPS datang di menit-menit akhir babak pertama. Lewat umpan lambung yang matang, Omid Popalzay sukses menjebol gawang Persiraja, membawa tim tamu unggul 1-0 saat turun minum.

Tak ingin mengecewakan pendukungnya, Persiraja tampil lebih menekan di babak kedua. Upaya mereka akhirnya berbuah manis di menit ke-62 ketika Andik Vermansyah dijatuhkan di kotak penalti oleh pemain belakang PSPS. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.

Deri Corfe, pemain asing asal Inggris yang dipercaya sebagai eksekutor, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya mengecoh kiper PSPS, Rudi N Rajak, sekaligus menyamakan skor menjadi 1-1.

Setelah gol penyama kedudukan tersebut, tensi permainan meningkat. Kedua tim saling serang dan membuka peluang, namun hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.

Pelatih PSPS, Aji Santoso, mengaku puas dengan kerja keras anak asuhnya, meski menilai timnya layak meraih poin penuh.

“Pertandingan malam ini cukup panas, tapi saya tetap mengapresiasi perjuangan para pemain. Harusnya kita bisa pulang dengan tiga poin,” ujar Aji.

Sementara itu, Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas, menyampaikan permintaan maaf kepada publik Aceh karena gagal mengamankan kemenangan di kandang sendiri. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk memperbaiki performa tim di pertandingan selanjutnya.

“Kami minta maaf belum bisa memberikan kemenangan. Ke depan, kami bertekad merebut poin penuh saat laga tandang nanti,” katanya.

Dengan hasil ini, Persiraja harus puas dengan tambahan satu poin dan melanjutkan perjuangan di laga-laga berikutnya untuk tetap bersaing di papan atas klasemen Liga 2.

Editor: Akil