Beranda blog Halaman 865

Kemenag Aceh Gencarkan Upaya Zero TLHP untuk Wujudkan Zona Integritas

0
Kemenag Aceh Gencarkan Upaya Zero TLHP untuk Wujudkan Zona Integritas. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh terus mengoptimalkan upayanya dalam menyelesaikan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) guna mencapai target zero TLHP. Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi Tim TLHP yang berlangsung di ruang rapat Kantor Kemenag Aceh pada Kamis (17/10/2024).

Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag Aceh, Ahmad Yani, menegaskan bahwa TLHP dari Inspektorat Jenderal (Irjen) maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan hasil dari kelalaian administrasi atau prosedur yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya penyelesaian segera atas setiap temuan, sekecil apapun nilainya.

“Sekecil apapun nilai temuan hasil pemeriksaan, harus segera diselesaikan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab dan bentuk kepatuhan kita,” ujar Ahmad Yani.

Ia juga menyoroti pentingnya kecocokan data dengan Barang Milik Negara (BMN). Menurutnya, hal ini merupakan salah satu aspek penting dalam mencapai zero TLHP, dimana setiap aset harus terdaftar dan terverifikasi dengan baik sesuai ketentuan.

Ketua Tim Organisasi Tata Laksana Kemenag Aceh, Zulfahmi, menambahkan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk mewujudkan Zona Integritas (ZI) dengan memenuhi seluruh indikator yang telah ditentukan, termasuk zero TLHP di seluruh unit kerja di bawah Kanwil Kemenag Provinsi Aceh.

“Upaya ini membutuhkan dukungan dari semua pihak agar bisa tercapai. Dengan begitu, dampaknya juga akan positif terhadap kinerja lembaga,” tutur Zulfahmi.

Langkah ini dilakukan Kemenag Aceh sebagai bagian dari komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta menjaga integritas di lingkungan lembaga pemerintahan. Upaya menuju zero TLHP diharapkan dapat memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan administrasi serta aset di Kemenag Aceh.

Editor: Akil

Tanggul Jebol di Aceh Tamiang Segera Direvitalisasi, Cegah Banjir Susulan

0
Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA saat mengunjungi korban banjir di Aceh Tamiang (Foto: Dok. Pemerintah Aceh)

NUKILAN.id | Kualasimpang – Dalam sepekan terakhir, banjir melanda 10 kabupaten dan kota di Aceh, menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi. Untuk mencegah banjir susulan, Pemerintah Aceh segera melakukan revitalisasi tanggul yang jebol di Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.

Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA menyebutkan bahwa banjir parah di Kecamatan Seruway terjadi akibat jebolnya tanggul sungai setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat. Kondisi ini menyebabkan beberapa desa di sekitar sungai terendam air.

“Saya sudah menginstruksikan Dinas Pengairan dan BPBA untuk melakukan revitalisasi sementara terhadap tanggul yang jebol. Langkah ini untuk mencegah air sungai kembali merendam permukiman warga,” ujar Safrizal, Kamis (17/10/2024).

Selain itu, Safrizal memastikan bahwa langkah-langkah penyelamatan dan penanganan bagi para korban banjir telah dilakukan. Bantuan bagi para pengungsi juga terus disalurkan, sementara pembersihan fasilitas umum di desa-desa terdampak terus berlangsung.

Berdasarkan data dari BPBA, jumlah pengungsi di Aceh Tamiang kini tersisa 940 orang. Sedangkan pengungsi terbanyak berada di Aceh Selatan dengan 1.084 orang yang tersebar di beberapa kecamatan. Hingga sore tadi, total pengungsi di Aceh mencapai 2.064 jiwa.

Safrizal juga memantau kondisi daerah terdampak banjir lainnya secara virtual, termasuk Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Nagan Raya, Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Utara, dan Subulussalam. Ia memastikan bahwa penanganan di setiap daerah sudah berjalan baik.

“Kami melakukan pengecekan satu per satu kondisi kabupaten/kota yang terdampak. Semua tertangani dengan baik dan langkah-langkah penanganan darurat sudah diambil,” kata Safrizal.

Safrizal juga meminta pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk jalan, serta memberikan perhatian penuh pada penanganan pengungsi. Bantuan masa darurat terus disalurkan oleh Pemerintah Aceh, dan begitu masa tanggap darurat berakhir, akan dimulai tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Setelah masa emergency selesai, kita akan mulai rehabilitasi dan rekon secara bertahap,” pungkasnya.

Editor: Akil

Lontong Warung Midi: Kuliner Pagi yang Menggugah Selera di Banda Aceh

0
Lontong Pagi di Warung Midi. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Setiap pagi, Warung Midi yang terletak di Jalan Syiah Kuala, Lamdingin, Kota Banda Aceh, menjadi tujuan favorit bagi pecinta kuliner, terutama untuk menikmati lontong pagi. Berada tepat di seberang RSIA Az-Zikra, warung ini menawarkan sajian lontong yang nikmat dan mengenyangkan, menarik perhatian banyak pengunjung.

Lontong pagi di Warung Midi disajikan dengan beragam pilihan lauk, mulai dari sayur lodeh, telur rebus, hingga sambal yang khas. Aroma harum lontong yang dikukus dengan sempurna dan kuah sayur yang gurih segera memikat selera.

“Setiap kali saya lewat sini, saya selalu tergoda untuk berhenti dan menikmati lontongnya. Rasanya selalu konsisten enak,” ujar Rudi, salah satu pelanggan setia kepada Nukilan.id, Jumat (18/10/2024)

Pelanggan lainnya, Ayu, menambahkan, “Lontong di sini benar-benar bikin ketagihan. Porsinya juga pas, tidak terlalu banyak, tapi cukup untuk mengawali hari.”

Selain itu, suasana warung yang sederhana dan ramah membuat pengunjung merasa nyaman saat menyantap hidangan.

Dengan harga yang terjangkau, Warung Midi berhasil menarik perhatian banyak orang, mulai dari pelajar, pegawai kantor, hingga ibu rumah tangga. Tak hanya itu, kehadiran warung ini juga memberikan pilihan sarapan yang sehat dan lezat bagi masyarakat sekitar.

Bagi Anda yang mencari sarapan yang mengenyangkan dan menggugah selera, lontong pagi di Warung Midi patut dicoba. Kunjungi segera dan rasakan kelezatannya! (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Pj Gubernur Aceh Serahkan Satu Truk Bantuan untuk Pengungsi Banjir di Aceh Tamiang

0
Pj Gubernur Aceh Serahkan Satu Truk Bantuan untuk Pengungsi Banjir di Aceh Tamiang. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Kualasimpang – Pemerintah Aceh kembali menyalurkan bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Penjabat Gubernur Aceh, Dr. H. Safrizal ZA, M.Si, secara langsung menyerahkan satu truk bantuan yang berisi kebutuhan pokok bagi pengungsi di Posko Pengungsi Terminal C, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Kamis (17/10/2024).

Bantuan tersebut diterima oleh Pj Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra, dengan disaksikan oleh jajaran Forkopimda Aceh dan pejabat daerah setempat.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol. Achmad Kartiko, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal, Kepala Dinas Sosial Aceh Dr. Muslem Yacob, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Nara Setia.

Selain menyerahkan bantuan, Pj Gubernur Safrizal juga meninjau kondisi lapangan untuk mengecek dampak banjir yang telah merendam belasan desa akibat jebolnya tanggul sungai di wilayah tersebut. Fasilitas umum yang rusak juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

“Kerusakan tanggul ini menyebabkan air meluap ke pemukiman warga. Kami sudah memerintahkan BPBA dan Dinas Pengairan untuk melakukan perbaikan sementara guna mencegah banjir susulan,” kata Safrizal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah penanganan bencana, termasuk evakuasi, distribusi bantuan, dan pembersihan fasilitas umum yang terdampak.

Pantau Penanganan Bencana di 10 Daerah

Selain meninjau langsung lokasi banjir di Aceh Tamiang, Pj Gubernur Safrizal juga memantau penanganan bencana di 10 kabupaten/kota lain di Aceh melalui rapat virtual. Rapat yang dipimpin langsung oleh Safrizal ini diikuti oleh Pj Bupati/Wali Kota dari Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Nagan Raya, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Utara, dan Subulussalam.

Safrizal menjelaskan bahwa penanganan di setiap daerah terdampak bencana berjalan dengan baik.

“Kami memantau satu per satu kabupaten yang terdampak. Langkah-langkah penanganan darurat seperti pengungsian dan perbaikan akses jalan sudah dilakukan. Bantuan masa panik juga sudah disalurkan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setelah fase darurat ini berakhir, pemerintah akan fokus pada rekonstruksi dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak.

Dengan penanganan yang komprehensif, Safrizal berharap agar pemulihan daerah-daerah terdampak banjir dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi dengan baik.

Editor: Akil

Bagaimana Nasib IKN setelah Masa Jabatan Presiden Jokowi Berakhir?

0
Warga berjalan-jalan dan berfoto di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Minggu, 18 Agustus 2024. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

Nukilan.id – Masa jabatan Presiden Joko Widodo akan berakhir beberapa hari lagi atau tepatnya pada 20 Oktober 2024 nanti. Selama dua periode menjabat sebagai presiden, Jokowi telah melakukan banyak perkembangan dalam hal infrastruktur, seperti pembangunan jalan tol di seluruh Indonesia, bandara, Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT), dan kereta cepat.

Namun, salah satu proyek ambisius yang dilaksanakan oleh Jokowi adalah inisiatif untuk memindahkan pusat pemerintahan dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur dengan membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. IKN direncanakan akan menjadi daerah yang bersifat khusus setingkat provinsi yang wilayahnya menjadi tempat kedudukan ibu kota negara menggantikan DKI Jakarta.

Dilansir Nukilan dari laman resmi IKN, disebutkan bahwa IKN dirancang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tapi, juga sebagai pusat ekonomi, budaya, dan lingkungan yang berkelanjutan. Pemindahan ibu kota bertujuan mengatasi pemerataan, baik dari segi ekonomi, pembangunan maupun penduduk.

Selain itu, IKN dirancang untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, sesuai dengan Visi Indonesia 2045. Dibangun dengan identitas nasional, IKN akan mengubah arah pembangunan menjadi Indonesiasentris dan mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

Pembangunannya dimulai sejak Juli 2022 lalu untuk pembukaan lahan dan pembuatan jalan akses dengan pembangunan tahap pertama, zona area pusat pemerintahan yang terdiri dari kantor pemerintah, sekolah, dan rumah sakit. Proyek pembangunan IKN ini melibatkan 100 ribu orang pekerja dari seluruh Indonesia yang dikirim ke lokasi untuk memulai konstruksi.

IKN juga memiliki badan pemerintahan sendiri, yaitu Otorita Ibu Kota Nusantara. Kepala Otorita IKN pertama adalah Bambang Susantono dan wakilnya Dhony Rahajoe yang menjabat sejak 10 Maret 2022 hingga 3 Juni 2024. Selanjutnya ia diganti oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN dan wakilnya Raja Juli Antoni sejak 3 Juni 2024 lalu.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional memperkirakan biaya relokasi untuk IKN mencapai Rp466 triliun atau sekitar 32,7 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, pemerintah akan menutup 19 persen biayanya, sementara sisanya terutama berasal dari kemitraan publik dan swasta serta investasi langsung dari perusahaan milik negara dan sektor swasta.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat per 31 Agustus 2024, realisasi anggaran pembangunan IKN sudah mencapai Rp18,9 triliun. Jumlah ini setara dengan 43,1 persen dari total pagu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 sebesar Rp44 triliun. Wakil Menteri Keuangan I, Suahasil Nazara menyebutkan realisasi itu akan terus meningkat setelah serah terima pekerjaan fisik mencapai 100 persen.

Presiden Jokowi setelah meresmikan Istana Negara di IKN, Kalimantan Timur, Jumat (11/10/2024) berharap Istana Negara di IKN bisa menunjang kinerja pemerintahan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto dengan lebih baik. Dia menyebutkan bangunan tersebut memang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas besar yang memerlukan ruang yang luas.

Jokowi juga sesumbar pembangunan Istana Negara selesai tepat waktu. Walaupun bangunan penting lainnya di kawasan tersebut, yaitu Istana Garuda hingga saat ini masih dalam tahap penyelesaian. Jokowi menyebut bahwa Istana Negara akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto setelah bangunan tersebut rampung nanti.

Namun, benarkah klaim Presiden Jokowi bahwa IKN selain sebagai pusat pemerintahan baru, juga akan menjadi pusat ekonomi, budaya, dan lingkungan yang berkelanjutan?

Hanya Menjadi Simbol

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah menyebutkan peresmian Istana Negara di IKN hanya akan menjadi simbol semata. Menurutnya, presiden terpilih Prabowo Subianto akan lebih memfokuskan kegiatannya nanti di Jakarta yang akan menjadi pusat pemerintahannya selama lima tahun ke depan.

Ia mengatakan Prabowo akan lebih mengutamakan janji-janji politiknya terlebih dahulu, di antaranya program unggulan makan siang bergizi gratis yang tentu akan menghabiskan banyak anggaran negara.

Dari sisi efisiensi, kata Trubus, kegiatan pemerintahan akan lebih hemat jika dilakukan di Jakarta daripada di IKN. Dengan demikian, anggaran negara bisa dimanfaatkan untuk program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Saya menduga Istana Negara IKN yang ada di sana hanya simbolik saja. karena Pak Prabowo saya rasa akan bersikap rasional. Memang nanti akan diteruskan karena kalau tidak biayanya sudah keluar banyak,” ujar Trubus, dikutip dari VOA, Minggu (13/10/2024).

Menguntungkan Elit

Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional, Merah Johansyah, menyebutkan dalam kajian selama lebih dari tiga bulan yang dilakukan koalisi masyarakat sipil, yakni JATAM Nasional, JATAM Kalimantan Timur, WALHI Nasional, Walhi Kalimantan Timur, Trend Asia, Forest Watch Indonesia, Pokja 30, dan Pokja Pesisir dan Nelayan mengungkapkan sejumlah nama politisi nasional dan lokal yang diduga kuat akan mendapat keuntungan dari ide megaproyek Presiden Jokowi untuk memindahkan ibu kota.

Dalam laporan tersebut terungkap sejumlah nama yang berpotensi menjadi penerima manfaat atas megaproyek ini yaitu para politisi nasional dan lokal beserta keluarganya yang memiliki konsesi industri ekstraktif, di antaranya tambang batu bara, sawit, kayu, pembangkit listrik tenaga batu bara dan PLTA serta pengusaha properti.

“Korporasi dan oligark punya kesempatan pertama untuk memastikan investasi mereka aman dan bersiasat dengan megaproyek IKN. Sebaliknya, suara masyarakat asli Suku Paser Balik diabaikan setelah ruang hidup mereka dirampas oleh PT ITCI saat masuk kawasan tersebut tahun 1960-an,” ujar Merah Johansyah dalam keterangan resmi JATAM, 17 Desember 2019 lalu.

Pemutihan Dosa Perusahaan dan Perampasan Lahan

Merah juga menuding upaya pemindahan ibu kota ini diduga kuat hanya akan menjadi jalan pemutihan dosa perusahaan atas perusakan lingkungan hidup dan perampasan lahan masyarakat di Kalimantan Timur. Dalam laporan tersebut disebutkan setidaknya terdapat 94 lubang bekas tambang batu bara yang tersebar di atas kawasan IKN.

Dari jumlah tersebut, lima perusahaan terbanyak yang meninggalkan lubang tambang yaitu PT Singlurus Pratama sebanyak 22 lubang, PT Perdana Maju Utama sebanyak 16 lubang, CV Hardiyatul Isyal sebanyak 10 lubang, PT Palawan Investama sebanyak sembilan lubang, dan CV Amindo Utama sebanyak delapan lubang. Sejumlah lubang tambang tersebut sudah mengakibatkan korban jiwa. Padahal dalam peraturannya, perusahaan wajib memulihkan lubang bekas tambang tersebut. Karena itulah, upaya pembangunan IKN ini dituding sebagai upaya pemutihan dosa bagi perusahaan-perusahaan tersebut.

Selain itu, berdasarkan Rancangan Undang-undang (RUU) Pertanahan yang tengah disodorkan pemerintah kepada DPR RI, jika tanah tidak bisa dibuktikan siapa pemiliknya, maka otomatis akan menjadi milik negara yang merupakan warisan dari praktik politik agraria zaman kolonial. RUU ini akan semakin mempersulit peluang penyelesaian konflik lahan dan dikhawatirkan justru akan muncul peradilan pertanahan.

Peradilan pertanahan ini bersifat legalistik atau hukum positif semata. Dalam laporan itu disebutkan jika hal ini terjadi, maka otomatis petani, masyarakat adat, dan buruh tani yang menurut hukum positif itu legal.

“RUU Pertanahan yang sedang diajukan saat ini merupakan ancaman kriminalisasi bagi masyarakat yang mempertahankan tanahnya dari penggusuran,” demikian ditulis dalam laporan tersebut.

Bahkan, sebanyak 150 keluarga Paser Balik di Desa Pamaluan atau ring 1 IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara menyebutkan keputusan Jokowi memindahkan ibu kota tidak pernah meminta pendapat mereka. Selain mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat, eksistensi mangrove sebagai ruang hidup masyarakat dan sumber makanan bagi fauna di sekitarnya juga menjadi terancam.

Dinamisator JATAM, Merita Sari, mengatakan lahan milik masyarakat di lokasi pembangunan infrastruktur diambil pihak Otorita IKN dengan berbagai cara pada sepanjang 2022-2023 lalu. Misalnya dari Rp100.000 menjadi Rp70.000 per meter persegi. Ketika mereka tidak setuju, pihak Otorita mempersilakan warga mengurus di pengadilan.

Menurut Merita, persoalan-persoalan itu semakin menunjukkan bahwa mega proyek IKN sejak awal sudah bermasalah. Pemerintah dinilai tidak melaksanakan partisipasi masyarakat yang bermakna.

“Jadi masyarakat mendapat intimidasi sedangkan banyak kelompok rentan ya, perempuan, perempuan lansia. Selain itu juga tidak menghargai pengetahuan yang sudah dibangun oleh masyarakat di sekitar itu, pengetahuan adat dan sebagainya,” ujar Merita Sari dalam diskusi yang disiarkan YouTube Sahabat Indonesia Corruption Watch, Rabu (5/6/2024).

Peneliti Forest Watch Indonesia, Anggi Prayogi Putra menyebutkan hasil kajian menunjukkan lebih dari 16 ribu hektar ekosistem mangrove terancam hilang akibat rencana pembangunan IKN dan rencana pembangunan akibat RTRWP. Dari hasil kajian disebutkan ekosistem mangrove sepanjang pesisir teluk memiliki Indeks Bahaya Banjir dan Indeks Kerentanan Banjir yang tinggi, sehingga tidak cocok jika dilakukan konversi-dibangun atau dijadikan permukiman bahkan kawasan industri.

Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Zenzi Suhadi mengatakan beban lingkungan di Kalimantan Timur yang sudah berat oleh ekstraksi sumber daya alam akan bertambah menjadi krisis multidimensi oleh perluasan penyangga ibu kota dan memperluas ketimpangan ekonomi karena para pemegang konsesi akan segera menjadi tuan tanah perluasan pembangunan ibu kota.

Sementara Direktur Eksekutif Trend Asia, Yuyun Indradi mengatakan pembangunan IKN ini jelas hanyalah bagi-bagi proyek dengan aroma politik oligarki yang kental mengingat bahwa para pendukung politik yang berlatar bisnis batu bara. Dia menambahkan, alasan untuk membangun industri energi kotor seperti PLTU batu bara lebih besar ke Kalimantan Timur akhirnya hanya menduplikasi masalah Jakarta ke IKN dan Kalimantan. ***

Reporter: Sammy

KIP Aceh Cari 21 Panelis untuk Debat Kandidat Pilkada 2024

0
Kantor KIP Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh hingga kini masih dalam tahap mencari 21 orang panelis yang akan terlibat dalam sesi debat kandidat Pilkada Aceh 2024. Komisioner KIP Aceh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, Hendra Darmawan, mengatakan bahwa pihaknya belum menetapkan nama-nama panelis tersebut dan proses pencarian masih berlangsung.

Hendra menjelaskan bahwa panelis akan memainkan peran penting dalam merumuskan pertanyaan-pertanyaan debat.

“Nama-nama tim panelis tidak akan dipublikasikan untuk mencegah adanya intervensi,” ungkap Hendra saat dihubungi via telepon, Rabu (16/10/2024).

Debat kandidat Pilkada Aceh dijadwalkan berlangsung dalam tiga sesi. Debat pertama akan digelar pada 25 Oktober 2024 di Amel Convention Hall, Ulee Lheue, Banda Aceh. “Untuk debat kedua, rencananya akan berlangsung pada 1 November, namun lokasi masih dalam proses penentuan. Debat ketiga akan diadakan di Hermes Hotel pada 19 November,” tambah Hendra.

KIP Aceh menargetkan tujuh panelis untuk setiap debat, sehingga total panelis yang dibutuhkan adalah 21 orang.

“Tugas panelis adalah merumuskan pertanyaan yang relevan berdasarkan subtema yang telah disusun oleh tim perumus debat,” jelas Hendra.

Dalam persiapan menuju Pilkada Aceh 2024, KIP Aceh juga mengumumkan pembatasan dana kampanye sebesar Rp 412 miliar. Langkah ini diambil untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas proses pemilihan.

Debat kandidat akan menjadi salah satu momen krusial bagi para calon untuk menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat Aceh, sementara KIP terus berupaya memastikan proses ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Editor: Akil

Danrem 011/Lilawangsa Ali Imran Pimpin Sertijab Tiga Dandim

0
Danrem 011/Lilawangsa Ali Imran Pimpin Sertijab Tiga Dandim. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Komandan Kodim (Dandim) dalam jajaran Korem 011/Lilawangsa, Kamis (17/10/2024) di Gedung KNPI, Lhokseumawe. Sertijab tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Dalam acara tersebut, Letkol Inf Abdul Jamal Husin M. Han menyerahkan tugas sebagai Dandim 0102/Pidie kepada penggantinya, Letkol Inf Andi Irsan, yang sebelumnya menjabat Danyonif 711/Rks Brigib 22/OM Kodam XIII/Merdeka.

Selain itu, Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo menyerahkan tugas sebagai Dandim 0106/Aceh Tengah kepada Letkol Inf Raden Herman Sasmita, yang sebelumnya menjabat Danyonif 115/ML Rem 012/TU, Melaboh, Aceh.

Sementara itu, Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, S.E., M.Han, menyerahkan jabatan Dandim 0119/Bener Meriah kepada Letkol Inf Ahmad Fauzi, yang sebelumnya menjabat sebagai Dandokdiklatpur Rindam I/Bukit Barisan.

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian pejabat di tubuh TNI AD bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas kepemimpinan di setiap satuan.

“Alih tugas ini merupakan bagian dari upaya penyegaran dalam tubuh TNI dan juga sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para pejabat lama,” ujarnya.

Ali Imran berharap para pejabat baru dapat membawa inovasi serta kreativitas baru dalam menjalankan tugas mereka. Ia menekankan pentingnya menciptakan satuan yang lebih efektif dan efisien guna mendukung tugas pokok Korem 011/Lilawangsa dan TNI AD secara keseluruhan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pejabat lama atas pengabdian dan kontribusinya. Kami juga berharap pejabat baru dapat meningkatkan kualitas satuan dengan kepemimpinan yang baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Danrem mengingatkan kepada para pejabat baru agar senantiasa memperhatikan kesejahteraan prajuritnya, terutama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Selain itu, mereka juga diharapkan siap membantu masyarakat dalam situasi darurat, serta menjalin sinergi yang kuat dengan instansi terkait, khususnya dalam pengamanan Pilkada serentak.

“Tugas ke depan tidak hanya soal keamanan, tetapi juga tentang bagaimana TNI berperan aktif dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Korem 011/Lilawangsa baru-baru ini,” kata Ali Imran.

Pejabat lama yang dilepas pada acara tersebut akan menempati posisi baru di lingkungan TNI AD. Letkol Inf Abdul Jamal Husin M. Han akan bertugas sebagai Kabagbinopslat Sdirbinlat Pussenif, Letkol Inf Kurniawan Agung Sancoyo akan menjadi Wakil Asintel Kasdam Iskandar Muda, dan Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan akan menjabat sebagai Pabandya-1/Sah Spaban IX/Binsahrul Spersad.

Acara Sertijab tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kasrem 011/Lilawangsa Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto, para Dandim di jajaran Korem 011/Lilawangsa, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 011 PD Iskandar Muda, Ny. Dini Hidayati Ali Imran.

Editor: Akil

Komunitas Seni KEBAS Banda Aceh akan Pentaskan Teater “Senja”

0
Pementasan teater "Senja". (Foto: Dok Komunitas Seni KEBAS)

Nukilan.id – Komunitas Seni KEBAS Banda Aceh akan mengadakan pementasan teater berjudul “Senja” di Gedung Tertutup Taman Seni dan Budaya Aceh, Sabtu (26/10/2024) pukul 20.30 WIB.

Pementasan teater “Senja” ini disutradarai oleh Zulfikar Kirbi dan penulis naskahnya Dede Nasmawati. Aktor dan aktrisnya terdiri dari Riza Sachfan, Dede Sachfan, Cut Ratna, Faisal Amir, Iqbal Croots, dan Rifkah Basyirah.

“Senja” menceritakan tentang orang tua yang didamparkan di panti jompo dan menjalani hari-hari dalam kesepian, jauh dari Bahagia seakan dibuang oleh anak-anaknya. Namun masih ada harapan lain di balik keputusasaan di mana cinta menyala di saat usia kian senja.

Penulis naskah, Dede Nasmawati mengatakan naskah lakon “Senja” ini terinspirasi ketika dia masih berdomisili di Jakarta. Saat itu dia melihat para lansia yang jauh dari keluarga.

“Seperti diberi tantangan kepada saya. Komunitas Seni KEBAS yang baru-baru ini kami bangun bersama harus memproduksi lakon drama dengan naskah yang saya tulis,” ujar Dede dalam keterangannya kepada Nukilan, Kamis (17/10/2024).

Sementara sutradara “Senja”, Zulfikar Kirbi menyebutkan setelah membaca naskah lakon dari Dede, dia merasa senang karena penulis naskahnya adalah seorang perempuan dan siap menyutradarai pementasan teater tersebut.

“Saya tidak punya alasan menolaknya. Kami berdiskusi di setiap pertemuan, membedah naskah, dan memilih akor dan aktris untuk terlibat dalam naskah lakon “Senja” ini,” kata Zulfikar.

Pementasan “Senja” dibuka untuk umum. Melalui pementasan ini, kata Zulfikar, penonton akan dihadapkan dengan realitas kehidupan yang selama ini sering luput dari perhatian, seperti orang tua yang tinggal di panti jompo. []

Reporter: Sammy

Komunitas Sastragrafi.id Ajak Masyarakat Normalisasi Membaca Buku di Tempat Umum

0
Komunitas Sastragrafi.id Ajak Masyarakat Normalisasi Membaca Buku di Tempat Umum. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, komunitas literasi online @sastragrafi.id menggelar kampanye berhadiah bertajuk “Normalisasi Diksi”. Kampanye ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kebiasaan membaca buku di tempat umum, yang dinilai semakin jarang dijumpai. Melalui ajakan ini, @sastragrafi.id berharap dapat meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat Indonesia yang masih tergolong rendah.

T A. Rahman, penulis muda sekaligus redaktur utama @sastragrafi.id, menjelaskan pentingnya kampanye ini.

“Sebagai bagian dari peringatan Bulan Bahasa yang berlangsung sepanjang Oktober, kami mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan menormalisasi kegiatan membaca buku di tempat umum. Harapannya, gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk meningkatkan minat baca,” kata T A. Rahman kepada Nukilan.id, Kamis (17/10/2024).

Bulan Bahasa sendiri merujuk pada peringatan Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Salah satu poin dalam Sumpah Pemuda menekankan komitmen pemuda Indonesia untuk menjunjung tinggi penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.

Kampanye “Normalisasi Diksi” ini mengajak masyarakat untuk memposting kegiatan membaca buku di tempat umum di platform Instagram. Para peserta diharapkan berkolaborasi dengan akun @sastragrafi.id dalam postingan mereka.

Kampanye ini berlangsung mulai 16 hingga 28 Oktober 2024, dan pemenang akan diumumkan pada 31 Oktober. Tidak ada syarat khusus bagi peserta, namun tiga orang dengan postingan paling menarik berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp50.000 per orang.

“Kami berharap gerakan ini bisa menjadi pemicu semangat bersama untuk memajukan literasi di Indonesia,” tutup T A. Rahman.

Komunitas @sastragrafi.id juga mengajak pihak lain untuk turut berkolaborasi dan berdonasi demi mendukung kemajuan literasi bangsa. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Garuda Indonesia Lanjutkan Penerbangan Umrah dari Aceh

0
Ilustrasi Pesawat Udara. (Foto: landor.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Garuda Indonesia, maskapai penerbangan nasional, kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan layanan penerbangan umrah langsung dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar. Keputusan ini resmi disampaikan melalui surat bernomor 500.11.25.2/11716, yang menegaskan apresiasi Garuda atas dukungan penuh dari Pemerintah Aceh.

Pj Gubernur Aceh, Dr. Drs. H. Safrizal Zakaria Ali, M.Si, menyambut baik kabar tersebut. “Alhamdulillah, permohonan kita diterima Garuda dan diijabah Allah SWT,” ujar Safrizal dengan penuh rasa syukur. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan hubungan historis antara Garuda Indonesia dan masyarakat Aceh.

“Garuda memiliki historis dengan rakyat Aceh, jadi kami sangat mengapresiasi kesediaan Garuda untuk terus melayani masyarakat Aceh,” ujarnya pada Rabu (16/10/2024).

Keberlanjutan penerbangan umrah dari Bandara SIM diusulkan oleh Pemerintah Aceh melalui surat resmi tertanggal 26 September 2024. Tanggapan positif dari Garuda Indonesia ini menjadi angin segar bagi calon jamaah umrah asal Aceh, yang kini semakin dimudahkan dalam akses menuju Tanah Suci.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, menekankan pentingnya pemanfaatan layanan ini oleh biro perjalanan umrah.

“Komitmen Garuda untuk terus menyiapkan penerbangan langsung Aceh-Jeddah atau Madinah harus dimanfaatkan oleh biro travel umrah, agar semakin banyak jamaah yang bisa terbang melalui Bandara SIM,” katanya.

Faisal juga menjelaskan sejumlah keunggulan terbang langsung dari Bandara SIM, terutama bagi jamaah lanjut usia.

“Dengan penerbangan langsung, waktu perjalanan lebih singkat. Ini tentu menghemat tenaga dan biaya karena jamaah tidak perlu transit di bandara lain,” ungkapnya.

Potensi jamaah umrah dari Aceh yang mencapai 22 ribu orang per tahun menjadi peluang besar bagi pengembangan layanan ini. Faisal berharap biro perjalanan umrah di Aceh dapat memanfaatkan momentum ini dengan menyiapkan paket-paket yang menarik bagi para calon jamaah.

“Fasilitas Bandara SIM sudah sangat siap untuk mendukung penerbangan umrah dan haji, seperti yang telah berjalan selama ini. Kami juga siap menerima pesawat berbadan lebar (wide body),” tambahnya.

Selain memudahkan akses bagi jamaah umrah, Faisal menegaskan keputusan Garuda ini turut berperan dalam memperkuat posisi Bandara SIM sebagai gerbang internasional di ujung barat Indonesia.

“Ini juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Aceh,” ujarnya.

Dengan komitmen ini, diharapkan jamaah umrah asal Aceh dan sekitarnya dapat lebih mudah dan nyaman melaksanakan ibadah mereka ke Tanah Suci tanpa harus terbang dari bandara lain di luar provinsi.

“Semoga semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas ini,” pungkas Faisal.

Editor: Akil