Beranda blog Halaman 846

Bachtiar Resmi Dilantik sebagai Pj Sekda Kota Banda Aceh

0
achtiar Resmi Dilantik sebagai Pj Sekda Kota Banda Aceh. (Foto: MC BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat Wali Kota Banda Aceh Ade Surya melantik Bachtiar sebagai Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, di Aula Balai Kota setempat, Rabu (30/10/2024).

Pelantikan Bachtiar mengacu pada Keputusan Wali Kota Banda Aceh nomor:1297 tertanggal 29 oktober 2024 tentang pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, serta setelah memperoleh persetujuan dari Gubernur Aceh nomor: 276/P3/2024 tanggal 28 Oktober tahun 2024.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang disaksikan Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah serta sejumlah pejabat jajaran Pemko Banda Aceh itu berlangsung dengan khidmat.

Pj Wali Kota Ade Surya berharap pejabat yang dilantik untuk mengedepankan semangat kerja keras, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan setiap tugas Kota Banda Aceh.

“Sekretaris Daerah adalah salah satu posisi kunci yang bertanggung jawab dalam mengelola administrasi dan koordinasi seluruh perangkat daerah, memastikan bahwa visi dan misi pemerintah daerah dapat tercapai secara optimal,” kata Ade Surya.

Ade Surya berharap Penjabat Sekretaris Daerah yang baru dapat berperan aktif dalam memastikan dukungan birokrasi yang netral dan profesional demi terciptanya Pilkada yang aman, tertib, dan transparan.

“Sebagai aparatur pemerintah, kita memiliki kewajiban untuk mendukung proses demokrasi ini tanpa berpihak, serta memastikan bahwa seluruh mekanisme berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” harap Pj wali kota.

Editor: Akil

Harum Energy Berkomitmen Dukung Pembangunan 3 Juta Rumah

0
Menteri Perumahan dan Kawasan PermukimanMaruar, ar Sirait. (Foto: Kompas)

NUKILAN.id | Jakarta – PT Harum Energy Tbk (HRUM), yang dikenal di industri pertambangan, kini siap ambil bagian dalam mewujudkan ambisi pemerintah untuk membangun 3 juta unit rumah layak huni bagi masyarakat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa komitmen dari perusahaan swasta seperti Harum Energy merupakan langkah penting untuk mengatasi keterbatasan dana negara dalam pelaksanaan program ini.

Dalam keterangannya usai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (29/10/2024), Maruarar atau yang akrab disapa Ara, mengungkapkan perbincangannya dengan Lawrence Barki dari Grup Harum Energy.

“Barusan saya mendapat telepon dari Pak Lawrence Barki. Dia mengatakan siap membantu,” kata Ara.

Renovasi Rusun Tanpa Beban APBN

Ara menjelaskan bahwa Harum Energy akan diarahkan untuk merenovasi rumah susun (rusun) yang sudah ada agar lebih layak bagi penghuninya. Dalam program ini, Ara berusaha mengurangi ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan melibatkan kontribusi para pengusaha.

“Dengan adanya keterbatasan dana, kita akan mengandalkan teman-teman dari kalangan pengusaha untuk turut serta. Tidak perlu menguras dana negara,” tegasnya.

Konsep Gotong Royong Pemerintah dan Swasta

Program 3 juta rumah diusung dengan konsep gotong royong antara pemerintah dan sektor swasta. Ara mengatakan telah mengundang sejumlah pengembang dan perusahaan besar dalam forum diskusi di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, pada Senin (28/10/2024).

“Malam tadi saya mengundang 4 perusahaan besar, di antaranya Agung Sedayu, Barito milik Pak Prajogo, Boy Thohir dari Adaro, serta Franky dari Sinar Mas,” ungkap Ara.

Ia menambahkan bahwa sinergi ini bukan hanya untuk mempercepat pembangunan perumahan layak, tetapi juga sebagai upaya memberikan rumah gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Groundbreaking Pertama di Tangerang

Sebagai langkah konkret dari program ini, Ara telah menyumbangkan lahan seluas 2,5 hektar di Kabupaten Tangerang yang akan digunakan untuk membangun rumah gratis bagi masyarakat kurang mampu. Proyek ini dikelola oleh Agung Sedayu Group, dengan groundbreaking yang dijadwalkan pada 10 November 2024 mendatang.

“Tanahnya saya sumbangkan, dan yang membangun adalah Agung Sedayu,” ungkap Ara.

Program pembangunan rumah ini juga menjadi simbol upaya kolaboratif untuk mengatasi kebutuhan perumahan yang terus meningkat, terutama di kawasan perkotaan.

Editor: Akil

Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula, Begini Kronologinya

0
Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula, Begini Kronologinya. (Foto: Kompas)

NUKILAN.id | Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengumumkan penetapan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula yang terjadi di Kementerian Perdagangan (Kemendag) tahun 2015. Salah satu tersangka adalah mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, atau dikenal sebagai Tom Lembong. Selain Lembong, Kejagung juga menetapkan CS, Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), sebagai tersangka.

Kronologi Kasus

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abdul Qohar, menjelaskan bahwa pada 2015, Lembong diduga memberikan izin kepada perusahaan swasta, PT AP, untuk mengimpor gula kristal mentah. Padahal, berdasarkan rapat koordinasi antar kementerian pada 12 Mei 2015, Indonesia dinyatakan mengalami surplus gula, sehingga tidak membutuhkan impor.

“Sehingga tidak perlu atau tidak membutuhkan impor gula,” ujar Abdul dalam konferensi pers di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2024) malam.

Lebih lanjut, Lembong juga diduga mengizinkan pengolahan gula kristal mentah impor tersebut menjadi gula kristal putih. Berdasarkan aturan yang berlaku, yaitu Keputusan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Nomor 527 Tahun 2004, hanya gula kristal putih yang boleh diimpor untuk dijual kepada masyarakat, dan impor tersebut hanya dapat dilakukan oleh BUMN.

Namun, izin impor yang dikeluarkan Lembong disebutkan tidak melalui rapat koordinasi dengan instansi terkait serta tanpa rekomendasi dari kementerian-kementerian untuk mengetahui kebutuhan gula dalam negeri secara riil.

Kerugian Negara Rp 400 Miliar

Tersangka kedua, CS, diduga terlibat pada 2016 saat stok gula kristal putih di Indonesia diperkirakan membutuhkan tambahan 200.000 ton. Abdul menyatakan bahwa CS memerintahkan senior manager PT PPI untuk bertemu dengan delapan perusahaan swasta bidang gula. Perusahaan-perusahaan ini kemudian mengimpor gula kristal mentah, yang dijual kepada PT PPI.

Seharusnya, untuk memenuhi stok dan stabilisasi harga, gula kristal putih yang siap pakai saja yang diimpor dan hanya melalui BUMN. Namun, gula kristal mentah yang diolah perusahaan swasta tersebut dijual ke PT PPI, yang selanjutnya dijual kepada masyarakat dengan harga Rp 16.000 per kilogram, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) saat itu sebesar Rp 13.000 per kilogram. Akibat praktik ini, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 400 miliar.

Penahanan Tom Lembong dan CS

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Lembong dan CS langsung ditahan selama 20 hari ke depan. Lembong ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, sementara CS ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejagung.

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

Saat melewati awak media, Lembong menyatakan bahwa ia menyerahkan nasibnya kepada Tuhan.

Editor: Akil Rahmatillah

BPBD Aceh Selatan Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Trumon

0
BPBD Aceh Selatan Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Trumon. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Tapaktuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan bekerja sama dengan TNI menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Trumon dan Trumon Tengah, Aceh Selatan, pada Selasa (29/10/2024). Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan setelah banjir besar yang melanda wilayah tersebut.

Distribusi bantuan dipimpin oleh Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Lettu Inf Tri Suharto, bersama Kabid Darurat dan Logistik BPBD Aceh Selatan, Ruspiandi. Keduanya terjun langsung ke lokasi, mengendarai kendaraan dinas milik Kodim dan BPBD untuk memastikan bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan.

Menurut Lettu Inf Tri Suharto, banjir yang melanda beberapa wilayah Aceh Selatan telah merusak rumah warga, infrastruktur, serta fasilitas umum, dan memaksa banyak keluarga mengungsi.

“Seiring dengan kondisi yang mulai membaik, kami bersama BPBD bergerak memastikan setiap warga terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Tri Suharto.

Bantuan yang diberikan meliputi beras, mi instan, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya. Proses distribusi dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran, terutama bagi desa-desa yang paling terdampak, seperti Lhok Raya, Cot Bayu, dan Padang Harapan.

Selain itu, Dandim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Faiq Fahmi, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat setempat yang turut membantu korban bencana.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan bantuan. Ini sangat berarti bagi para korban dan mempercepat pemulihan. Partisipasi masyarakat menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang tinggi,” ucap Faiq Fahmi.

Bantuan logistik ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, tetapi juga mempercepat proses pemulihan kehidupan normal di kawasan terdampak banjir. Pihak BPBD dan TNI berkomitmen untuk terus bersinergi, memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Editor: Akil

KIP Aceh Nilai EO Lalai hingga Picu Kericuhan Debat Perdana Pilgub

0
KIP Aceh Nilai EO Lalai hingga Picu Kericuhan Debat Perdana Pilgub. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kericuhan yang terjadi selama debat perdana Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh pada Jumat, 25 Oktober 2024, menuai sorotan dari publik dan menjadi bahan evaluasi serius bagi Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh.

Wakil Ketua KIP Aceh, Iskandar A Gani, menegaskan bahwa tanggung jawab atas berbagai kendala teknis dalam acara ini bukan berada di bawah wewenang KIP, melainkan pada Event Organizer (EO) dan mitra televisi yang bekerja sama dalam penyelenggaraan debat tersebut.

“Persoalan distribusi tanda pengenal bagi peserta dan penonton, serta pengaturan teknis lainnya, adalah kewajiban EO dan pihak televisi, bukan KIP Aceh,” ujar Iskandar pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Ia mengungkapkan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi KIP Aceh agar perhelatan debat selanjutnya dapat berjalan lebih tertib.

Kericuhan di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, terjadi akibat sorakan dari pendukung pasangan calon yang memicu suasana tidak kondusif. Menanggapi hal ini, Iskandar menyatakan bahwa pengendalian massa merupakan wewenang pihak kepolisian. KIP Aceh sebelumnya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan, tetapi insiden ini menunjukkan perlunya peningkatan pengamanan pada debat-debat berikutnya.

Evaluasi dan Komitmen Perbaikan

Menurut Iskandar, insiden dalam debat pertama ini menjadi pembelajaran penting bagi KIP Aceh untuk memperbaiki setiap aspek teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan acara, termasuk pengamanan dan pengendalian massa.

“Kami akan lebih memperhatikan detil pengamanan dan disiplin dalam pelaksanaan debat mendatang, demi menghindari kejadian serupa,” tegasnya.

Tanggapan dari pasangan calon juga bermunculan, di antaranya dari Syakya Meirizal, juru bicara pasangan Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi, yang mempertanyakan netralitas KIP Aceh. Menanggapi hal tersebut, Iskandar menegaskan bahwa lembaganya tetap menjaga integritas dan profesionalisme, serta terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat.

“Kritik dan masukan sangat kami hargai karena merupakan bagian dari proses evaluasi kami,” ujarnya.

KIP Aceh menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan dalam pelaksanaan debat, agar tercipta acara yang lebih tertib dan dapat dinikmati seluruh masyarakat.

Editor: Akil

Pengawasan WNA di Banda Aceh Diperketat Menjelang Pilkada Serentak 2024

0
Pengawasan WNA di Banda Aceh Diperketat Menjelang Pilkada Serentak 2024. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menjelang Pilkada Serentak 2024, Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya, meminta pengawasan ketat terhadap aktivitas Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Banda Aceh. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) yang berlangsung di Hotel Grand Arabia, Senin (28/10/2024).

Ade Surya menekankan pentingnya sinergi antarinstansi guna memastikan pengawasan terhadap WNA, terutama menjelang pelaksanaan Pilkada.

“Koordinasi yang baik sangat penting agar kita dapat mengawasi aktivitas orang asing, mencegah potensi pelanggaran hak suara, hingga kegiatan ilegal yang mungkin dilakukan oleh oknum tertentu,” ujar Ade Surya dalam rapat tersebut.

Banda Aceh, yang berada di posisi strategis sebagai pintu gerbang internasional, kerap menjadi transit bagi banyak WNA. Situasi ini, menurut Ade, menjadikan kota tersebut rentan terhadap potensi kegiatan ilegal, mulai dari penyelundupan hingga perdagangan manusia. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga agar tidak ada ideologi atau budaya asing yang bertentangan dengan syariat Islam dan nilai-nilai lokal.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Adi Almapega, turut menyatakan bahwa rapat koordinasi TIM PORA kali ini bertujuan untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang mungkin timbul akibat keberadaan WNA.

“Kami berharap TIM PORA dapat bersinergi dengan seluruh pihak terkait untuk menjaga kelancaran Pilkada dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” tutur Adi.

Diharapkan dengan pengawasan yang ketat dan kerja sama antara pihak-pihak terkait, Pilkada Serentak 2024 di Banda Aceh akan berjalan lancar dan aman tanpa gangguan dari pihak asing.

Editor: Akil

Mungkinkah Swasembada Energi Terwujud di Indonesia?

0
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga panas bumi. (Foto: Dok PLN)

Nukilan.id – Presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mewujudkan swasembada pangan dan energi ke depan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes-PDT), Yandri Susanto saat mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Dia mengatakan Presiden Prabowo memiliki visi untuk mewujudkan swasembada pangan dan energi mengingat pasar dan sumber dayanya di Indonesia yang cukup besar. Yang harus dipikirkan sekarang adalah bagaimana mengolaborasikan potensi yang sudah ada. Selain itu, terkait swasembada pangan, Yandri menyebutkan hal ini menjadi penting mempertimbangkan situasi geopolitik dunia saat ini yang kian panas.

“Arahan Pak Presiden di Magelang kemarin, Indonesia harus swasembada energi ya. Karena hal ini kita masih impor minyak dari fosil dan itu tidak menentu,” ujar Yandri di Jakarta Selatan, dikutip Nukilan dari Detik, Senin (28/10/2024).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadia mengatakan swasembada energi bisa dicapai berbarengan dengan terwujudnya ketahanan energi nasional. Karena itu, kata Bahlil, kementeriannya akan menggencarkan Bahan Bakar Nabati (BBN) agar bisa dicampur dengan BBM. Dengan demikian diharapkan dapat menekan impor BBM ke depannya. Dia menambahkan, pemerintah akan menggencarkan penggunaan biodiesel dan bioethanol sebagai pengganti BBM.

Anggota Komisi XII DPR, Eddy Soeparno menyatakan optimis Pertaminan akan mampu mendukung pemerintah untuk mewujudkan target tersebut. Dia yakin Pertamina berkomitmen untuk menjaga ketahanan energi dan akan terus bertransformasi menjadi perusahaan minyak dan gas (migas) kelas dunia. Dia menyebutkan saat ini 62 persen produksi migas merupakan produksi dari Pertamina.

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto menyatakan siap menindaklanjuti target swasembada energi yang diusung Presiden Prabowo, di antaranya dengan melakukan reaktivasi dan mengambil alih sumur migas yang nganggur. Saat ini, kata Dwi, pihaknya melihat terdapat sejumlah temuan berupa lapangan dan sumur migas yang belum dikembangkan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS). Jadi hal inilah yang menjadi target dari SKK Migas ke depan.

Menggenjot Potensi Geotermal

Demi mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan mendayagunakan pemanfaatan geotermal atau panas bumi dengan membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). Indonesia diprediksi memiliki potensi sebesar 23.965,5 megawatt geothermal. Namun, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 9,8 persen yang baru terealisasikan. Indonesia mencoba untuk memanfaatkan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk membangun ketahanan energi dan mencapai swasembada energi.

Berdasarkan data dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tahun 2021-2030, potensi panas bumi yang sangat besar di Indonesia yaitu sebesar 2.131 megawatt dan menjadi yang terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang mencapai 2.587 megawatt. Panas bumi ini tersebar di berbagai kepulauan, yaitu Pulau Sumatera sebesar 9.679 megawatt, Pulau Jawa 8.107 megawatt, Sulawesi 3.068n megawatt, Nusa Tenggara sebesar 1,363 megawatt, Maluku sebesar 1.156 megawatt, Bali 335 megawatt, Kalimantan 182 megawatt, dan Papua sebesar 75 megawatt.

Selain itu, sudah terdapat beberapa PLTP yang beroperasi di Indonesia, di antaranya PLTP Kamojang, Jawa Barat, PLTP Sibayak, Sumatera Utara, PLTP Lahendong, Sulawesi Utara, PLTP Ulubelu Lampung, PLTP Mataloko, Nusa Tenggara Timur, dan PLTP Muara Laboh, Sumatera Barat.

Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, dilansir Kompas, menyebutkan pemerintah harus melakukan dua hal untuk mewujudkan swasembada energi di Indonesia. Pertama, pemerintah harus mampu menarik investor asing pemilik teknologi untuk bekerja sama dengan perusahaan energi dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam negeri.

Kedua yaitu dengan mengembangkan riset dalam negeri dengan melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan universitas-universitas Indonesia untuk memproduksi teknologi yang dibutuhkan. Namun, untuk mewujudkan hal ini membutuhkan komitmen jangka panjang mengingat riset membutuhkan waktu yang lama dan anggaran yang besar.

Penolakan dari Masyarakat

Namun, rencana untuk mewujudkan swasembada energi ini mendapatkan hambatan dan penolakan dari masyarakat di berbagai daerah. Salah satunya dari warga Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten. Warga setempat protes dan menolak pembangunan PLTD di kawasan hutan lindung gunung Praksak, Desa Batukuwung.

Penolakan ini sudah mereka lakukan sejak 15 tahun lalu, tepatnya sejak megaproyek tersebut menjadi wilayah kerja panas bumi (WKP) Kaldera Danau Banten melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 0026K/30/MEM/2009 pada 15 Januari 2009 silam di mana PT Sintesa Banten Geothermal ditunjuk sebagai pelaksana proyek ini oleh pemerintah.

Warga mengatakan kehadiran PLTB ini akan mengancam kehidupan masyarakat di Padarincang dan rencana pembangunannya justru menyebabkan konflik dengan masyarakat. Proyek ini dinilai berisiko merusak alam dan menghilangkan mata pencaharian penduduk setempat yang bergantung dari alam dari bertani dan berkebun.

Proyek panas bumi ini pertama kali dimulai pada 2015. Namun, sejak 2018 menjadi mangkrak lantaran ditolak masyarakat yang membuat proyek tersebut terbengkalai. Akibatnya lubang bekas pengeboran untuk eksplorasi penuh dengan air layaknya danau buatan dan akses jalan menuju lokasi proyek juga dipenuhi semak belukar.

“Kita nggak minta apa-apa dari pemerintah. Kita mau hidup tenang, yang penting jangan diganggu,” ujar Eha Suhaeni, tokoh perempuan Padarincang, di Kampung Batuceper, Desa Citasuk, Padarincang, dikutip dari Mongabay, Rabu (19/6/2024).

Warga lainnya, Doifullah mengatakan tekad untuk melawan proyek geotermal di Padarincang ini semakin kuat setelah melihat proyek serupa di wilayah lain di Indonesia yang dinilai tidak memberikan keuntungan untuk warga, bahkan hanya membuat kerusakan yang luar biasa di lingkungan masyarakat.

“Seperti yang kita lihat di Mataloko, NTT, Flores, juga daerah Dieng. Semua areal pertanian dan lahan pertanian warga semua menjadi tidak produktif karena adanya proyek geotermal ini,” ungkap Doifullah, dilansir BBC, Rabu (9/10/2024).

Sejumlah warga lainnya juga menuturkan bahwa pada tahun 2016 lalu sempat terjadi banjir besar-besaran yang sebelumnya tak pernah terjadi di kawasan Batukuwung Cikoneng dan sekitarnya. Lawan sawah warga juga menjadi lahan tadah hujan lantaran tertutup dengan material yang dibawa banjir yang membuat sawah menjadi tidak produktif.

Direktur Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Zenzi Suhadi bersama Gerakan Perempuan SAPAR (GRAPAS) menyatakan penolakan keras terhadap pembangunan PLTP di Padarincang, Banten. Dia menekankan perlindungan terhadap HAM seharusnya dilakukan pada tiga dimensi, yaitu hak untuk hidup aman, ha katas sumber kehidupan, dan hak untuk mengembangkan kehidupan.

“Dalam beberapa dekade terakhir, negara terlibat dalam perampasan ketiga hak tersebut. Ini terjadi, karena para pemimpin bangsa tidak lagi dibesarkan dengan pemahaman terhadap persoalan rakyat,” kata Zenzi Suhadi dalam keterangan resminya, Minggu (10/12/2023).

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Center of Economic and Law Studies (CELIOS) dan WALHI ditemukan adanya potensi pencemaran air tanah dan kerusakan tanah akibat dari beroperasinya PLTP tersebut. selain itu, pembuangan air panas hasil proses pembangkitan listrik ke lingkungan sekitar juga bisa menyebabkan polusi termal yang berefek negatif pada ekosistem akuatik, salah satunya potensi terjadinya gempa bumi minor.

Selain di Padarincang, beberapa PLTP di daerah lainnya juga menyebabkan kasus pencemaran lingkungan. Seperti dugaan pencemaran air di lereng selatan Gunung Slamet akibat keberadaan PLTP Baturraden di Banyumas, Jawa Tengah pada Oktober 2017 lalu. Pencemaran air ini berdampak pada warga yang menggantungkan kebutuhan air bersih harian mereka dari sumber mata air dari Gunung Slamet.

Kasus lainnya yaitu kebocoran gas beracun di PLTP Sorik Marapi yang dioperasikan oleh PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Akibat kejadian tersebut yang terjadi sejak 2021 hingga 2024, Walhi Sumatera Utara mencatat setidaknya lima orang warga tewas dan ratusan lainnya keracunan gas.

Karena itu, kebijakan untuk mewujudkan ketahanan energi dan swasembada energi di Indonesia ini perlu dipertimbangkan kembali apakah akan merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar atau tidak. Pemerintahan baru yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto harus benar-benar memperhatikan berbagai aspek terutama terkait analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) sebelum memutuskan untuk menjalankan berbagai proyek panas bumi di Indonesia. Atau, mungkin saja sumber daya yang ada di Indonesia saat ini memang belum siap untuk mewujudkan jalan panjang swasembada energi tersebut. ***

Reporter: Sammy

Kadinsos Aceh Sambut Kunker Studi Komperatif Pemprov Jawa Barat di Aceh

0
Kadinsos Aceh, Dr. Muslem Dan Jajaran Sambut Kunker Studi Komperatif Pemprov Jawa Barat Di Aceh. (Foto: Dinsos Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Dinas Sosial Aceh, Dr. Muslem Yacob, S.Ag, M.Pd bersama jajaran menyambut hangat kedatangan rombongan Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat dalam agenda studi komperatif terkait penyelenggaraan urusan sosial yang ada di Aceh. Rabu, 30 Oktober 2024.

Kepala Dinas didampingi para pejabat turut menemani rombongan yang diketuai Muhammad Hanif, SE untuk melihat langsung sejumlah pelaksanaan program pelayanan yang ada di salah satu Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Sejahtera Jroeh Naguna (RSJN) Dinsos Aceh.

UPTD RSJN sendiri merupakan tempat layanan/panti penanganan anak remaja putus sekolah dan kurang mampu satu-satunya milik Pemerintah Aceh. Pelayan yang diberikan berupa pelatihan keterampilan manjahit, bengkel las, dan barista yang memiliki nilai dan daya saing dalam menghadapi dunia kerja.

Lokus tersebut sesuai dengan apa yang menjadi tujuan kedatangan Tim Pemprov Jabar di Aceh, yaitu studi komparasi terhadap pemberdayaan fakir miskin dan orang tidak mampu pada salah satu rehabilitasi sosial yang ada di UPTD Dinas Sosial.

Ketua Tim, Muhammad Hanif mengatakan, masukan yang diperoleh dari studi lapangan ini menjadi bahan penguatan rumusan kebijakan dan penyusunan regulasi penanggulangan kemiskinan, penyelenggaraan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas dan kebencanaan bagi Pemerintah Jawab Barat.

Pemilihan Aceh sebagai lokasi studi komparasi dinilai layak menjadi salah satu rujukan terhadap sejumlah penanganan masalah sosial dan pemberdayaan warga kurang mampu di lingkup UPTD, hal itu juga dibuktikan dengan predikat kualitas layanan yang berhasil diraih UPTD RSJN kategori “A” dalam sertifikasi akreditasi yang diserahkan oleh Menteri Sosial RI.

Usai meninjau UPTD rombongan bertolak ke gedung Amanah di Aceh Besar, ikut didampingi Sekretaris, Devi Riansyah, serta Pejabat Eselon III dan Jabfung.

Editor: Akil

KIP Aceh Pindahkan Lokasi Debat Publik Kedua Pilkada ke The Pade Hotel

0
Ketua KIP Aceh, Agusni AH. (Foto: Instagram/@kip_aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh memutuskan untuk mengubah lokasi penyelenggaraan debat publik kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh Pilkada 2024. 

Jika sebelumnya debat perdana dilaksanakan di Hotel Amel Convention Hall, Banda Aceh, maka untuk debat kedua, KIP memilih The Pade Hotel, Aceh Besar sebagai tempat yang lebih representatif.

“Insyaallah, debat kedua nanti akan dilaksanakan di The Pade Hotel pada tanggal 1 November 2024 mendatang,” kata Ketua KIP Aceh, Agusni AH kepada Nukilan, Selasa (29/10/2024).

Keputusan untuk memindahkan lokasi debat, menurut Agusni, diambil karena The Pade Hotel dinilai lebih sesuai untuk menyelenggarakan acara sebesar debat publik. Fasilitas yang lebih lengkap dan ruangan yang lebih luas diharapkan dapat menunjang kelancaran acara.

“Lokasinya kita pindahkan agar lebih representatif,” ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan tema debat publik kedua, Agusni menyampaikan bahwa pihaknya masih dalam proses pembahasan bersama tim perumus. Demikian juga dengan pemilihan panelis yang akan memoderatori debat.

“Besok siang kami akan mengadakan rapat dengan semua pihak terkait untuk membahas persiapan lebih lanjut, termasuk penentuan tim panelis,” tambah Agusni.

Reporter: Rezi

Dek Fad Sebut Prabowo Subianto Sosok Pemimpin Paling Ikhlas dan Sabar

0
Presiden Prabowo Subianto mengucapkan sumpah jabatan dalam sidang paripurna MPR dengan agenda pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2024-2029 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga)

NUKILAN.id | Banda Aceh Fadhlullah, yang akrab dipanggil Dek Fad, calon Wakil Gubernur Aceh, hadir sebagai tamu dalam podcast Sagoe TV dan berbicara banyak tentang perjalanan politiknya. Dalam perbincangan hangat bersama host, salah satu pertanyaan yang menarik perhatian adalah soal hubungan Dek Fad dengan sosok Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.

Dek Fad tak segan mengakui bahwa pandangannya terhadap Prabowo telah berubah drastis setelah bergabung dengan Partai Gerindra.

“Awalnya saya berpikir Prabowo itu sosok yang keras dan bengis. Tapi ternyata saya salah besar,” ujar Dek Fad dikutip Nukilan.id dari podcast tersebut, Selasa (29/10/2024).

Menurutnya, sosok Prabowo justru menunjukkan ketenangan dan pengendalian diri yang tinggi dalam menghadapi berbagai situasi, yang semakin memperkuat loyalitas Dek Fad terhadap partai.

Prabowo, menurut Dek Fad, merupakan pemimpin paling ikhlas dan sabar yang pernah ia temui. Kesabaran serta komitmen Prabowo terhadap kemajuan Aceh menjadi faktor utama yang membuat Dek Fad percaya bahwa partainya memiliki misi yang sejalan dengan visinya untuk Aceh.

Ia menyebutkan bahwa Prabowo sangat mendukung penuh dirinya dan Muzakir Manaf atau yang lebih dikenal sebagai Mualem dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh Komitmen ini tercermin dalam misi yang mereka emban, yaitu mengurangi kemiskinan serta meningkatkan perekonomian Aceh.

“Prabowo mendukung penuh upaya kami untuk mengentaskan kemiskinan dan mendorong perekonomian yang lebih baik di Aceh,” ungkap Dek Fad, optimis.

Dengan pernyataan ini, Dek Fad berharap publik Aceh dapat melihat Partai Gerindra sebagai partai yang tidak hanya berjuang untuk kepentingan politik, tetapi juga untuk kemajuan Aceh di bawah kepemimpinan yang ia nilai sebagai sosok ikhlas dan sabar. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah