Beranda blog Halaman 800

Kejari Nagan Raya Fasilitasi Isbat Nikah untuk 86 Pasangan

0
Pj Bupati Nagan Raya, Aceh, Iskandar memberi bingkisan kepada pasangan yang mengikuti isbat nikah di halaman Kantor Camat Beutong Ateuh Banggalang. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Sukamakmue — Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya memfasilitasi isbat nikah terpadu bagi 86 pasangan suami istri di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Camat Beutong Ateuh Banggalang pada Selasa, 26 November 2024, dan bertujuan untuk meningkatkan ketertiban administrasi perkawinan di kalangan masyarakat.

Kepala Kejari Nagan Raya, Djaka B Wibisana, menjelaskan bahwa isbat nikah ini penting untuk melindungi hak-hak masyarakat yang telah disediakan oleh negara.

“Kami ingin memastikan pasangan suami istri dan anak-anak mereka mendapatkan kepastian hukum dan perlindungan administratif yang sah,” ujarnya.

Jumlah pasangan yang awalnya mendaftar tercatat sebanyak 146 pasangan, namun setelah proses verifikasi dan sidang sebelumnya, hanya 86 pasangan yang memenuhi syarat untuk mengikuti isbat nikah terpadu ini. Kegiatan ini juga memberikan kemudahan bagi masyarakat, mengingat semua proses administratif, mulai dari sidang putusan hingga penerbitan akta nikah, dilakukan langsung di lokasi.

Ketua Mahkamah Syari’yah Suka Makmue, Ahmad Mudlofar, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Kejari Nagan Raya. Menurutnya, kegiatan ini akan memudahkan masyarakat karena tidak perlu lagi mengurus administrasi ke Suka Makmue, karena seluruh layanan, seperti putusan sidang, buku nikah, kartu keluarga, dan akta kelahiran anak, telah difasilitasi di satu tempat.

“Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan di kecamatan lainnya,” ujar Mudlofar.

Selain Kejari Nagan Raya, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi berbagai instansi terkait, di antaranya Mahkamah Syari’yah Suka Makmue, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Syariat Islam Kabupaten Nagan Raya.

Penjabat Bupati Nagan Raya, Iskandar, menjelaskan bahwa isbat nikah menjadi solusi hukum bagi perkawinan yang belum tercatat secara sah.

“Setelah mengikuti isbat nikah, status perkawinan masyarakat akan diakui oleh negara, dan mereka berhak mendapatkan akta nikah yang diterbitkan oleh Kantor Urusan Agama setempat,” katanya.

Iskandar menekankan pentingnya pencatatan perkawinan sebagai bagian dari administrasi negara untuk melindungi hak-hak suami, istri, dan anak. Ia juga mengingatkan bahwa pengesahan perkawinan yang tidak tercatat dapat dilakukan melalui proses isbat nikah, yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, praktisi hukum, tokoh agama, dan lembaga swadaya masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berharap melalui kegiatan ini, masalah administrasi perkawinan dapat diselesaikan dengan baik, memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri, serta mendukung tertibnya pencatatan keluarga di tingkat kabupaten.

Editor: Akil

Pasangan Mirwan-Baital Unggul Sementara di Pilkada Aceh Selatan 2024

0
Hasil sementara Pilkada Aceh Selatan. (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 02, Mirwan MS-Baital Mukadis (MANIS), unggul signifikan dalam Pilkada Aceh Selatan berdasarkan hasil perhitungan suara sementara, Rabu (27/11/2024).

Berdasarkan quick real count internal tim paslon, MANIS meraih 43,76 persen suara. Posisi kedua ditempati pasangan Amran-Akmal AH (AMAL) dengan 29,13 persen suara, diikuti Hendriyono-Mirwan (IMAN) dengan 19,94 persen, dan Darmansah-Sudirman (IDAMAN) yang memperoleh 7,16 persen suara.

Hasil resmi Pilkada Aceh Selatan 2024 baru akan diumumkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) pada 16 Desember 2024, setelah rekapitulasi suara dilakukan secara berjenjang di masing-masing wilayah.

Dalam konferensi persnya, Mirwan MS menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kemenangan mereka. Ia menyoroti peran tim pemenangan, partai politik pengusung, ulama, mahasiswa, serta masyarakat yang bekerja keras untuk mendukung pasangan MANIS.

“Insya Allah, pasangan MANIS menjadi Bupati Aceh Selatan 2025-2030,” ujar Mirwan.

Ia juga mengajak seluruh pasangan calon lain untuk bersama-sama membangun Aceh Selatan menjadi daerah yang lebih maju dan produktif.

“Semoga keputusan Allah hari ini dapat membawa Aceh Selatan ke arah yang lebih baik di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, juru bicara pasangan MANIS, Hadi Surya, menekankan pentingnya menjaga suara rakyat hingga proses penghitungan suara selesai.

“Kami mengajak semua tim desa dan gampong untuk bersama-sama mengawal suara ini. Jangan takut intimidasi, tekanan, atau ancaman, karena kita berada di barisan yang memperjuangkan perubahan Aceh Selatan menuju kemajuan dan produktivitas,” tegasnya.

Hasil sementara ini menjadi angin segar bagi pasangan MANIS, namun perjuangan untuk memastikan kemenangan masih harus terus dikawal hingga keputusan resmi diumumkan.

Editor: Akil

Ketua DPR Aceh Minta Polisi Netral di Pilkada

0
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Zulfadli. (Foto: Dok. DPRA)

NUKILAN.id | Banda Aceh — Ketua DPR Aceh, Zulfadhli, meminta aparat kepolisian untuk menjaga netralitas selama pelaksanaan Pilkada 2024. Pernyataan tersebut disampaikan Zulfadhli menyusul adanya laporan masyarakat yang menyebut polisi tidak netral di sejumlah daerah.

“Kami dari lembaga mendengar suara-suara sumbang dari warga soal netralitas itu. Karenanya, harapannya polisi di Aceh tetap tegak lurus pada aturan dan konstitusi,” kata Zulfadhli dalam keterangannya, Selasa (26/11/2024).

Menurut politikus Partai Aceh itu, laporan terkait dugaan ketidaknetralan polisi perlu diverifikasi secara mendalam. Namun, isu tersebut, menurutnya, menjadi pengingat pentingnya peran Polri dalam menjaga integritas demokrasi di Aceh.

“Polisi perlu menjaga netralitas demi terciptanya suasana yang kondusif, damai, dan aman hingga pemungutan suara pada tanggal 27 November besok,” ujar Zulfadhli.

Ia menambahkan, netralitas aparat kepolisian merupakan indikator penting dalam menjamin pelaksanaan pesta demokrasi yang adil di Tanah Rencong.

“Tentu saja hal tersebut sebagai komitmen menjaga keberlangsungan perdamaian di negeri ini,” tegas pria yang akrab disapa Abang Samalanga itu.

Meski demikian, Zulfadhli turut menyampaikan apresiasinya atas peran Polri dalam menjaga keamanan selama tahapan Pilkada di Aceh berlangsung.

“Tugas-tugas Polri memberikan rasa aman dan nyaman serta menjaga ketertiban masyarakat adalah aspek pelayanan yang patut kita hormati,” ujarnya.

Pilkada 2024 di Aceh dijadwalkan berlangsung serentak pada Rabu, 27 November. Pemerintah berharap proses pemilihan berjalan lancar dan damai.

Editor: Akil

AJI Banda Aceh Buka Posko Liputan dan Cek Fakta untuk Pilkada Aceh

0
AJI Banda Aceh Buka Posko Liputan dan Cek Fakta untuk Pilkada Aceh. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh resmi membuka posko khusus untuk mendukung para jurnalis yang meliput Pilkada Aceh serentak pada 27 November 2024. Posko ini juga akan menjadi pusat pelaksanaan cek fakta guna menangkal penyebaran hoaks selama hari pemungutan suara.

“Posko ini hadir di sekretariat AJI Banda Aceh pada hari pemungutan suara. Kami sediakan sejumlah fasilitas bagi teman-teman peliput Pilkada,” ujar Ketua AJI Banda Aceh, Reza Munawir, Selasa (26/11/2024).

Selain menyediakan ruang untuk menulis dan mengedit berita, posko ini juga menjadi lokasi utama tim cek fakta Pilkada yang tergabung dalam Koalisi Kawai Haba Demokrasi Aceh. Tim ini akan bertugas memantau, memverifikasi, dan menangkal potensi penyebaran informasi palsu, termasuk hoaks, malinformasi, dan disinformasi.

“Posko ini juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dalam menguji atau memverifikasi informasi yang beredar sepanjang hari pencoblosan,” tambah Reza.

Tim Cek Fakta Siaga Sejak Dini Hari

Tim cek fakta Pilkada AJI Banda Aceh akan mulai bertugas sejak pukul 05.00 WIB hingga dini hari. Para jurnalis yang tergabung dalam tim ini akan berbagi tugas untuk menjaring, memeriksa, dan melaporkan temuan informasi yang tidak valid.

“Teman-teman ini berbagi tugas untuk menjaring, mengecek, dan melaporkan bila menemukan informasi hoaks dan sejenisnya,” kata Reza.

Posko tersebut juga terhubung langsung dengan tim Live Fact-Checking Pilkada 2024 di Jakarta. Tim ini merupakan kolaborasi nasional antara media-media di Indonesia untuk memantau dan memeriksa fakta selama masa Pilkada berlangsung.

Masyarakat Dilibatkan

Tidak hanya jurnalis, masyarakat juga bisa berpartisipasi dalam menangkal hoaks. AJI Banda Aceh menyediakan saluran pelaporan melalui nomor WhatsApp 081110000579, yang terhubung langsung dengan tim cek fakta di Jakarta.

“Melalui nomor ini, masyarakat dapat melaporkan secara mandiri bila menemukan informasi hoaks, malinformasi, misinformasi, atau disinformasi,” jelas Reza.

Editor: Akil

FKG USK dan PMI Banda Aceh Jalin Kerja Sama Strategis untuk Misi Kemanusiaan

0
FKG USK dan PMI Banda Aceh Jalin Kerja Sama Strategis untuk Misi Kemanusiaan. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala (FKG USK) resmi menjalin kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) pada Selasa (26/11/2024). Acara yang berlangsung di kampus USK itu menandai komitmen bersama untuk memperkuat kontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FKG USK, Dr. drg. Cut Soraya, M.Pd., Sp.KG., dan Ketua PMI Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri. Dalam sambutannya, Dr. Cut Soraya menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kolaborasi ini.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi kami di FKG USK untuk tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Dr. Cut Soraya menambahkan, FKG USK siap mendukung berbagai kegiatan PMI, mulai dari edukasi hingga pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Dengan dukungan tenaga ahli dan mahasiswa, FKG USK diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

Sementara itu, Ketua PMI Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri, menyebut kolaborasi ini sebagai momentum bersejarah.

“Ini adalah pertama kalinya kami melakukan kerja sama resmi dengan fakultas di USK. Kami sangat mengapresiasi dukungan FKG USK dalam berbagai agenda kemanusiaan PMI,” kata Ahmad Haeqal.

Ahmad juga berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan, tetapi berlanjut dalam aksi nyata, seperti melibatkan mahasiswa dalam kegiatan sosial.

“Kami ingin melihat lebih banyak kegiatan kolaboratif ke depan, termasuk pelibatan mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau penyuluhan langsung kepada masyarakat,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, PMI Banda Aceh mengundang civitas akademika FKG USK untuk berpartisipasi dalam kegiatan Fun Walk dan donor darah pada 1 Desember mendatang. Acara tersebut juga akan diramaikan dengan pasar rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, dan undian kupon donor darah.

“Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran tentang donor darah, tetapi juga mempererat silaturahmi antara PMI, FKG USK, dan masyarakat,” jelas Ahmad Haeqal.

Kolaborasi antara FKG USK dan PMI diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara institusi akademik dan lembaga kemanusiaan. Dengan kerja sama ini, berbagai agenda sosial yang berdampak positif bagi masyarakat luas dapat diwujudkan.

“Kami percaya, kolaborasi ini akan membawa manfaat besar, baik bagi PMI maupun FKG USK, untuk berkontribusi lebih besar kepada masyarakat Aceh,” tutup Ahmad Haeqal.

Editor: Akil

Ade Surya Tinjau TPS Bersama Forkopimda

0
Ade Surya Tinjau TPS Bersama Forkopimda. (Foto: MC BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh, Ade Surya, bersama Forkopimda melakukan peninjauan terhadap sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kota Banda Aceh, guna memastikan kesiapan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung besok, 27 Nopember.

Dalam peninjauan yang dilakukan pada Selasa (26/11/2024) malam, Ade Surya didampingi oleh Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Kapolresta Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, Dandim 0101/KBA Kolonel Czi Widya Wijanarko, Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Yusri Razali, Pj Sekda Kota Banda Aceh Bachtiar, serta sejumlah Kepala SKPD Pemko Banda Aceh.

Sebanyak empat lokasi pemungutan suara yang dikunjungi oleh Forkopimda, yaitu di SDN 2 Punge, Kantor Keuchik Gampong Baru, MIN Merduati Kampung Mulia, dan Masjid Taqwa Lhong Raya. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh persiapan di TPS berjalan dengan baik, serta memastikan bahwa proses pemungutan suara akan berjalan lancar dan aman.

Saat diwawancarai, Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya menyampaikan bahwa dari hasil pantauan di beberapa TPS, tidak ditemukan kendala yang berarti terkait persiapan pemungutan suara Pilkada.

“Dari pantauan kami ke beberapa TPS, semuanya dalam kondisi siap. Kami telah memastikan bahwa tempat pemungutan suara sudah siap, fasilitas yang dibutuhkan juga sudah tersedia, dan surat suara sudah didistribusikan dengan baik,” ujarnya.

Pj Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya turun langsung untuk memastikan kesiapan seluruh TPS di sejumlah gampong (desa) di Banda Aceh.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh TPS, siap melaksanakan Pilkada ini dengan lancar,” tambahnya.

Ade Surya juga mengungkapkan rasa optimisme mengenai dukungan masyarakat terhadap Pilkada kali ini.

“Di beberapa lokasi yang kami kunjungi, masyarakat terlihat antusias, tenang, aman, dan mendukung penuh jalannya proses Pilkada. Kami berharap suasana yang kondusif ini bisa terus terjaga sampai dengan tahapan pemungutan suara, perhitungan suara, hingga rekapitulasi di kecamatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota juga memberikan pesan kepada petugas yang bertugas di TPS.

“Kami tahu bahwa petugas TPS sudah bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya selama beberapa hari terakhir. Meskipun mungkin sudah merasa lelah, namun kami harap tetap semangat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Ade Surya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas di TPS melayani pemilih dengan sabar, ramah, dan penuh perhatian.

“Masyarakat yang datang ke TPS tidak hanya terdiri dari orang-orang muda, tetapi juga ada yang sudah lanjut usia dan mungkin dalam kondisi kurang sehat. Oleh karena itu, pelayanan yang penuh kelembutan dan kesabaran sangat dibutuhkan. Kami berharap seluruh petugas dapat melayani pemilih dengan hati yang tulus,” lanjutnya.

Pj Wali Kota mengakhiri pernyataannya dengan harapan agar suasana aman dan damai yang terlihat di sejumlah TPS dapat terus berlanjut hingga seluruh tahapan Pilkada selesai.

“Mudah-mudahan proses ini berjalan dengan lancar, mulai dari pemungutan suara, perhitungan, hingga rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Semoga Pilkada kali ini membawa hasil yang terbaik bagi masyarakat Banda Aceh,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, juga menyampaikan kesiapan jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada berlangsung. Kapolresta mengungkapkan bahwa sejak Selasa pagi, distribusi logistik Pilkada, termasuk surat suara, telah dilakukan dengan pengawalan ketat.

“Kami telah memulai pengawalan distribusi logistik Pilkada sejak pagi tadi, termasuk pemusnahan surat suara yang lebih dan rusak. Seluruh logistik ini kami kawal sampai ke gampong-gampong, dan sepanjang perjalanan logistik ini diawasi oleh Linmas, TNI, serta aparat kepolisian,” terang Kapolresta.

Kapolresta juga menegaskan bahwa selama logistik Pilkada berada di wilayah gampong, akan terus ada pengawasan dan pengamanan.

“Setiap pergerakan logistik akan dikawal dengan ketat, dan kami pastikan tidak ada gangguan keamanan. Semua logistik dipastikan sampai dengan aman ke TPS,” ujar Fahmi.

Terkait dengan potensi kerawanan di beberapa TPS, Kapolresta menegaskan bahwa berdasarkan pemetaan yang dilakukan, tidak ada TPS yang masuk kategori rawan di Kota Banda Aceh.

“Kami telah memetakan semua titik TPS di Banda Aceh, dan Alhamdulillah tidak ada TPS yang kami anggap rawan. Semua TPS sudah siap dan kami pastikan aman,” katanya.

Secara keseluruhan, semua pihak yang terlibat dalam proses Pilkada di Kota Banda Aceh telah siap untuk melaksanakan tugasnya. Mulai dari persiapan logistik, fasilitas TPS, hingga pengamanan, semua elemen telah bekerja keras untuk memastikan agar Pemilihan Kepala Daerah dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan damai. Semua pihak berharap agar Pilkada kali ini berjalan sukses tanpa ada gangguan, dengan partisipasi masyarakat yang tinggi, serta hasil yang mencerminkan kehendak rakyat.

Sesuai informasi dari KIP Kota Banda Aceh, Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada di kali ini berjumlah 172.619 pemilih. Dan KIP menargetkan partisipasi masyarakat yang menggunakan hak suaranya mencapai 85 persen.

Editor: Akil

Pj Gubernur Safrizal: Pastikan Masyarakat Menyalurkan Hak Suaranya dengan Nyaman

0
Pj Gubernur Aceh Pastikan Masyarakat Menyalurkan Hak Suaranya dengan Nyaman. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat Gubernur Aceh Dr H Safrizal ZA M Si, mengingatkan para perangkat pemungutan suara agar bertugas dengan baik dan memastikan masyarakat yang telah memiliki hak suara dapat menyalurkan suaranya dengan nyaman di TPS.

Hal tersebut disampaikan oleh Pj Gubernur Safrizal, saat meninjau Tempat Pemungutan Suara, di Gampong Lampaseh Aceh, tepatnya di Masjid Babussalam. Terdapat 3 TPS di lokasi ini. Jumlah pemilih yang terdata di Daftar Pemilih Tetap mencapai 1.788 orang, Selasa (26/11/2024) sore.

“Petugas TPS harus benar-benar mempersiapkan dengan baik, tidak hanya lokasi pemungutan suara tetapi juga pada proses pencoblosan besok. Layani setiap warga yang akan memberikan hak suara dengan nyaman, karena suara mereka berharga bagi masa depan Aceh lima tahun ke depan,” ujar Gubernur.

Saat tiba di TPS Masjid Babussalam, Pj Gubernur disambut oleh Pj Wali Kota Banda Aceh Ade Surya. Saat ini, TPS sedang dalam proses akhir untuk digunakan pada Pilkada besok (Rabu, 27/11).

Selanjutnya, Pj Gubernur Safrizal dan rombongan bertolak ke kawasan Aceh Besar, tepatnya di TPS Gampong Meunasah Krueng. Ada tiga TPS di lokasi ini, dengan jumlah pemilih sebanyak 1.300 DPT.

Di lokasi ini, Pj Gubernur dan rombongan disambut oleh Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto dan jajaran.

“Jaga kesehatan agar besok dapat menjalankan tugas dengan baik, karena kegiatan besok tentu akan menguras tenaga dan pikiran,” kata Pj Gubernur kepada para petugas TPS.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, yang turut mendampingi kunjungan Pj Gubernur menjelaskan, peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan TPS dan para perangkat pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung besok (27/11).

“Pak Pj Gubernur meninjau langsung sejumlah TPS untuk memastikan kesiapan TPS serta seluruh perangkat pemungutan suara yang akan bertugas besok. Dari beberapa lokasi yang sudah kita tinjau, Pak Pj Gubernur optimis, Insya Allah, lroses pemungutan suara akan berlangsung dengan nyaman dan tertib,” ujar Akkar.

Pada kegiatan tersebut, Pj Gubernur turut didampingi oleh Plt Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Sekda Aceh Syakir, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Dedy Yuswadi. Hadir juga Komisioner KIP Aceh Ahmad Mirza Safwandy, Keuchiek Gampong Lampaseh Aceh Yushadi.

Editor: Akil

MaTA: Modus Baru Money Politics di Aceh Luput dari Identifikasi Panwaslih

0
Ilustrasi politik uang. (Foto: Antara)

Nukilan.id – Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian mengatakan orang-orang yang melakukan praktik serangan fajar atau money politics (politik uang) menjelang Pilkada Serentak 2024 ini sudah semakin canggih dengan menyesuaikan dan memanfaatkan teknologi keuangan terbaru seperti uang elektronik atau e-money, tranfer antar bank, dan pembagian sembako di toko-toko yang sudah ditetapkan oleh paslon.

“Dan kita melihat praktik pola-pola money politics oleh para calon ini luput dari identifikasi Panwaslih. Kita melihat Panwaslih tidak mengidentifikasi pola ini,” ujar Alfian kepada Nukilan, Selasa (26/11/2024).

Alfian berharap Panwaslih proaktif dan mengumumkan hal ini sehingga proses pengawasan tidak hanya melihat paslon melakukan praktik politik uang secara konvensional atau tunai semata, namun juga harus mampu mengawasi pola baru dari politik uang ini.

“Artinya apa yang terjadi dalam kasus di Bireuen kemarin, prosesnya melalui transfer uang antar bank. Jadi Panwaslih harus aktif. Kita melihat Panwaslih seluruh kabupaten/kota di Aceh, termasuk di level provinsi ini posisinya sangat lemah,” sebutnya.

Karena itu, kata Alfian, proses kinerja Panwaslih selama ini juga perlu dievaluasi nantinya untuk melihat apakah banyak temuan terkait politik uang itu berasal dari warga atau dari Panwaslih.

Sebelumnya diberitakan, Koalisi Sipil Pemantau Pilkada (KSPP) Aceh menemukan modus baru dalam praktik politik uang menjelang Pilkada Serentak 2024 di Aceh. Mereka tidak lagi menggunakan metode konvensional dengan pembagian uang tunai, namun beralih menggunakan fitur transfer uang antar rekening bank atau pun melalui e-money. []

Reporter: Sammy

Jelang Pencoblosan, Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh Minta Masyarakat Kawal Pilkada

0
Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Teuku Nanta Muda, ST., MM. (Foto: Dok Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Teuku Nanta Muda, menyerukan masyarakat untuk mengawal jalannya Pilkada 2024 dengan memastikan netralitas dan integritas penyelenggara tetap terjaga. Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi bergantung pada kinerja KIP Banda Aceh, Panwaslih, hingga KPPS.

“Netralitas penyelenggara harus dijaga. Mereka memiliki peran penting untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan adil dan bersih, tanpa ada intervensi yang mencederai kepercayaan masyarakat,” tegas Teuku Nanta, Selasa (26/11/2024).

Ia menilai Pilkada kali ini menjadi momentum penting untuk memilih pemimpin yang tidak hanya memiliki visi besar, tetapi juga mampu mewujudkannya. Fokus pada pembangunan pasca-tsunami dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat menjadi kunci dalam memilih pemimpin.

“Kita harus memastikan bahwa kota ini benar-benar bangkit. Pemimpin yang kita pilih harus mampu mengatasi tantangan ekonomi, memperhatikan pendidikan, serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Tolak Politik Uang

Dalam kesempatan tersebut, Teuku Nanta menyoroti isu politik uang yang kerap mencuat dalam setiap gelaran Pilkada. Namun, ia optimistis masyarakat Banda Aceh kini semakin matang dan mampu menentukan pilihan berdasarkan integritas kandidat.

“Hari ini, masyarakat kita sudah lebih realistis. Mereka bisa berpikir dengan baik, mana yang layak dipilih dan mana yang tidak. Kita harap masyarakat juga berperan aktif melaporkan jika terjadi praktik-praktik politik uang,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa politik uang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai moral demokrasi. Teuku Nanta mengimbau aparat gampong dan tokoh pemuda untuk bersama-sama mengawasi dan melaporkan pelanggaran tersebut sesuai arahan KIP Banda Aceh.

Partisipasi Aktif Masyarakat

Lebih lanjut, Teuku Nanta mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak demi Banda Aceh yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah kunci untuk memastikan Pilkada berjalan sesuai harapan.

“Sebagai wakil rakyat, kami terus turun ke masyarakat, mendengarkan langsung permasalahan mereka. Ini menjadi dasar bagi kami untuk mendorong agar pemimpin mendatang mampu mengatasi berbagai kendala yang ada,” ujarnya.

Teuku Nanta berharap Pilkada 2024 menjadi tonggak bagi Banda Aceh untuk mendapatkan pemimpin berintegritas yang mampu membawa perubahan nyata.

“Kota ini membutuhkan pemimpin yang memiliki visi, keberanian, dan hati untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera. Semua elemen, baik masyarakat maupun penyelenggara, harus bekerja sama untuk mewujudkan hal ini,” pungkasnya.

Editor: Akil

Tom Lembong Kalah Praperadilan, Status Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula Sah

0
Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong mengenakan rompi tersangka dari Kejaksaan Agung. (Foto: Kompas)

NUKILAN.id | Jakarta — Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong gagal melawan penetapan status tersangkanya dalam kasus dugaan korupsi impor gula tahun 2015-2016. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan pihak Lembong, Selasa (26/11/2024).

Hakim tunggal Tumpanuli Marbun menegaskan penetapan tersangka terhadap Lembong sah secara hukum.

“Menolak tuntutan provisi yang diajukan pemohon, menolak eksepsi pemohon untuk seluruhnya, menolak praperadilan pemohon untuk seluruhnya,” ucapnya dalam sidang pembacaan putusan.

Dengan putusan tersebut, status tersangka terhadap Lembong, yang ditetapkan Kejaksaan Agung pada 29 Oktober 2024, tetap berlaku. Selain Lembong, Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia periode 2015-2016 berinisial CS juga menjadi tersangka dalam kasus yang sama.

Kedua Kubu Sempat Optimistis

Baik pihak Lembong maupun Kejaksaan Agung sebelumnya sama-sama optimistis memenangkan praperadilan ini. Kuasa hukum Lembong, Ari Yusuf Amir, mengungkapkan keyakinannya bahwa hakim akan mengabulkan permohonan kliennya berdasarkan fakta-fakta persidangan.

“Kalau kita melihat proses persidangan dari fakta-fakta yang ada, kami sangat optimistis permohonan kami akan dikabulkan,” ujar Ari dalam konferensi pers, Senin (25/11/2024).

Namun, Kejaksaan Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Harli Siregar juga menyatakan keyakinannya bahwa permohonan praperadilan tersebut akan ditolak. Harli menegaskan bahwa proses penetapan tersangka Lembong telah memenuhi prosedur hukum sesuai Pasal 183 dan 184 KUHAP.

“Optimis permohonan praperadilan dari pemohon akan ditolak. Penyidik selama persidangan telah menunjukkan ketaatan terhadap prosedural hukum dalam penanganan perkara ini,” tegas Harli, Senin (25/11/2024).

Awal Mula Kasus

Kasus ini bermula dari kebijakan impor gula kristal mentah pada 2015. Saat itu, rapat koordinasi antarkementerian menyimpulkan bahwa Indonesia mengalami surplus gula, sehingga tidak diperlukan impor. Namun, Kementerian Perdagangan yang dipimpin Lembong tetap menerbitkan izin impor gula kristal mentah sebanyak 105.000 ton.

“Pemberian izin ini tidak melalui rapat koordinasi atau rekomendasi dari Kementerian Perindustrian,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Abdul Qohar, Selasa (29/10/2024).

Gula yang diimpor oleh PT AP tersebut kemudian diolah menjadi gula kristal putih. Keputusan impor ini diduga merugikan negara dan melanggar prosedur yang berlaku.

Upaya Lanjutan

Meski kalah di praperadilan, pihak Lembong belum memberikan tanggapan terkait langkah hukum selanjutnya. Sebelumnya, ia sempat mempertimbangkan upaya pemulihan nama baik jika memenangkan praperadilan.

Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat posisi Lembong sebagai mantan pejabat tinggi negara. Hingga kini, Kejaksaan Agung terus mendalami kasus tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas setiap pihak yang terlibat.

Editor: Akil