Beranda blog Halaman 76

PDI Perjuangan Aceh Sembelih Hewan Kurban, Perkuat Solidaritas dengan Masyarakat

0

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — DPD PDI Perjuangan Aceh bersama DPC PDI Perjuangan Aceh Besar dan DPC PDI Perjuangan Banda Aceh melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur kepada Allah SWT pada momentum Idul Adha.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dengan warga dan simpatisan partai di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Jamaluddin, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan agenda tahunan partai sebagai bentuk kehadiran di tengah masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha, seluruh kader diajak untuk terus menanamkan jiwa berkorban dan memperkuat kepedulian terhadap sesama, terutama dalam berbagi kebahagiaan melalui pembagian daging kurban yang merata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Besar, Zulyadi Anwar, menyebut kolaborasi antar-pengurus partai tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia menjelaskan, distribusi daging kurban diprioritaskan bagi warga kurang mampu di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Megawati Soekarnoputri atas dukungan yang diberikan kepada DPD PDI Perjuangan Aceh selama ini.

Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tersebut turut menjadi momentum memperkuat soliditas partai bersama masyarakat di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Beasiswa Super SPX Express Bantu Anak Kurir Raih Pendidikan Tinggi

0
beasiswa
Ilustrasi beasiswa. (Foto: Eduspace)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Pertumbuhan industri e-commerce di Indonesia terus melesat dalam beberapa tahun terakhir. Di balik pesatnya transaksi digital tersebut, terdapat para kurir yang menjadi ujung tombak pengiriman barang kepada masyarakat.

Nilai transaksi e-commerce Indonesia tercatat mencapai Rp 1.288,93 triliun pada 2024. Pada periode yang sama, jumlah usaha e-commerce juga meningkat 15,3 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi 4,4 juta unit usaha. Pertumbuhan ini turut didukung lebih dari 15.800 usaha pergudangan, ekspedisi, dan layanan kurir yang beroperasi di seluruh Indonesia.

Meski industri berkembang pesat, kondisi ekonomi para kurir belum tentu ikut longgar. Rata-rata upah pekerja di sektor ekspedisi dan kurir Indonesia tercatat sebesar Rp 4,6 juta per bulan pada 2024. Penghasilan tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, namun masih menjadi tantangan ketika harus membiayai pendidikan tinggi anak.

Biaya kuliah di perguruan tinggi negeri untuk sejumlah program studi diketahui berkisar Rp 5 juta hingga Rp 12 juta per semester. Angka itu belum termasuk kebutuhan lain seperti biaya kos, transportasi, dan perlengkapan akademik.

Bagi keluarga dengan penghasilan mendekati upah minimum provinsi (UMP), biaya pendidikan tinggi sering kali menjadi beban besar, bahkan menyebabkan anak tidak melanjutkan kuliah. Kondisi ini turut memengaruhi rendahnya tingkat partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia.

Dikutip Nukilan.id dari data Badan Pusat Statistik (BPS), Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi Indonesia baru mencapai 32,89 persen pada 2025. Artinya, sebagian besar penduduk usia kuliah masih belum mengakses pendidikan tinggi.

Kelompok yang paling rentan tertinggal berasal dari keluarga pekerja sektor informal maupun kontraktual, termasuk keluarga kurir. Riset mengenai mobilitas pendapatan antargenerasi di Indonesia menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap pendapatan seseorang pada masa depan.

Situasi tersebut kerap disebut sebagai jebakan kemiskinan antargenerasi, yakni kondisi ketika keterbatasan ekonomi orang tua menghambat akses pendidikan anak, sementara rendahnya pendidikan anak kembali membatasi peluang ekonominya di masa depan.

Dalam kondisi seperti ini, program beasiswa dari sektor korporasi dinilai memiliki peran penting, bukan sekadar bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), tetapi juga sebagai upaya membantu memutus rantai keterbatasan ekonomi lintas generasi.

SPX Express mengambil langkah tersebut melalui peluncuran program Beasiswa Super. Program ini memberikan bantuan biaya pendidikan tinggi jenjang Diploma 3 (D3) dan Sarjana (S1) bagi anak kurir aktif SPX Express.

Selain bantuan pendidikan, penerima manfaat juga akan mendapatkan kesempatan jalur rekrutmen setelah lulus kuliah.

“Kami percaya pendidikan memiliki dampak jangka panjang bagi generasi berikutnya,” ujar Direktur Operasional Bisnis SPX Express Harry Akbar, dikutip dari Kompas.com.

Pendaftaran Beasiswa Super dibuka mulai 1 Juni hingga 10 Juli 2026. Kurir yang ingin mendaftarkan anaknya diwajibkan telah aktif bekerja minimal satu tahun per Juni 2026 serta memiliki rekam jejak performa kerja yang baik.

Sementara itu, anak kurir yang mengikuti program wajib telah diterima di perguruan tinggi terakreditasi untuk tahun akademik 2026-2027. Pengumuman penerima beasiswa dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Program ini dinilai menyasar kelompok masyarakat yang kerap berada di tengah-tengah kondisi ekonomi, yakni tidak tergolong miskin ekstrem tetapi juga belum cukup mapan untuk membiayai pendidikan tinggi tanpa mengorbankan kebutuhan lain.

Keluarga kurir, misalnya, tidak selalu masuk kategori penerima bantuan pendidikan pemerintah seperti KIP Kuliah. Namun di sisi lain, mereka juga belum tentu memiliki kemampuan finansial yang cukup untuk membayar biaya kuliah anak secara mandiri.

Karena itu, kehadiran beasiswa korporasi seperti Beasiswa Super dianggap dapat membantu mengisi celah yang belum sepenuhnya dijangkau oleh kebijakan bantuan pendidikan pemerintah.

Informasi lebih lanjut mengenai syarat dan mekanisme pendaftaran Beasiswa Super dapat diakses melalui kanal resmi SPX Express.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Polda Aceh Serahkan 46 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada Iduladha 1447 H

0
POLDA
olda Aceh menyerahkan sekaligus melakukan penyembelihan hewan kurban secara simbolis dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di lingkungan Mapolda Aceh, Rabu (27/5/2026). (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Polda Aceh menyerahkan sekaligus melakukan penyembelihan hewan kurban secara simbolis dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di lingkungan Mapolda Aceh, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Marzuki Ali Basyah sebagai bentuk kepedulian sosial keluarga besar Polda Aceh kepada masyarakat.

Kabid Humas Polda Aceh Joko Krisdiyanto mengatakan, tradisi kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Polda Aceh merupakan wujud nyata semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam memaknai Hari Raya Iduladha.

“Pelaksanaan kurban ini menjadi bentuk kepedulian sosial Polda Aceh kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujar Joko.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan hewan kurban secara simbolis dari Kapolda Aceh kepada perwakilan Wali Nanggroe, perwakilan Masjid Raya Baiturrahman, serta panitia penyembelihan hewan kurban.

Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo dan Irwasda Polda Aceh Joko Susilo juga turut menyerahkan hewan kurban secara simbolis.

Usai penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan hewan kurban di lingkungan Mapolda Aceh. Hewan kurban tersebut berasal dari Kapolda Aceh, Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, serta personel dan keluarga besar Polda Aceh.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki, para pejabat utama Polda Aceh, dan sejumlah pengurus Bhayangkari Daerah Aceh lainnya.

Joko menjelaskan, jumlah hewan kurban yang disembelih tahun ini mencapai 46 ekor, terdiri atas 27 ekor sapi dan 19 ekor kambing.

“Daging hewan kurban nantinya akan disalurkan kepada masyarakat, desa-desa, serta pesantren yang berada di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar,” jelasnya.

Setelah kegiatan penyerahan dan penyembelihan hewan kurban selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan halal bihalal di Kantin Astagina Polda Aceh. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut sebagai bagian dari momentum mempererat silaturahmi di Hari Raya Iduladha, pungkasnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Jemaah Haji Asal Bireuen Meninggal Dunia di Tenda Arafah

0
Jemaah haji Indonesia berkumpul di tenda Arafah, Makkah, menjelang wukuf, Selasa (26/5/2026).(Foto: Kompas/Pythag Kurniati)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan seorang jemaah calon haji asal Aceh meninggal dunia di Arafah akibat masalah kesehatan.

Jemaah tersebut merupakan calon haji asal Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8. Almarhumah meninggal dunia saat berada di tenda Arafah menjelang puncak ibadah haji.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal membenarkan adanya jemaah calon haji Aceh yang meninggal dunia di Makkah pada Selasa pagi waktu setempat.

“Benar, salah seorang calon haji Aceh telah meninggal di Makkah tadi pagi,” kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal saat dikonfirmasi di Banda Aceh, Selasa (26/5/2026).

Ia menyebut jemaah yang meninggal dunia bernama Nurwaida Muhammad Yusuf (76), warga Kabupaten Bireuen yang tergabung dalam Kloter 8.

Menurut Arijal, almarhumah meninggal sekitar pukul 07.20 Waktu Arab Saudi (WAS) di tenda Arafah. Nurwaida diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi dan jantung.

Arijal mengatakan jenazah almarhumah terlebih dahulu dibawa ke rumah sakit sebelum dilakukan proses pemakaman di Arab Saudi.

PPIH Embarkasi Aceh juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya jemaah calon haji asal Aceh tersebut.

“Semoga Almarhumah diampunkan segala dosanya dan ditempatkan di surga Allah SWT serta memperoleh haji mabrur dan kepada pihak keluarga diberi kekuatan dan ikhlas atas kepergian almarhumah,” ujarnya.

Selain itu, Arijal menambahkan dari total 5.484 calon haji Aceh yang berada di Makkah, hingga saat ini masih ada satu jemaah yang menjalani perawatan di RS King Abdulaziz.

Jemaah tersebut bernama Mahdi Muhammad Sufi dari Kloter 2.

“Kondisi Jemaah ini masuk rumah sakit sehari sebelum berangkat ke Arafah dan belum sadarkan diri, sehingga akan dibatalkan hajinya,” kata Arijal.

Ombudsman Aceh Soroti Blackout Berulang, Desak PLN Lebih Transparan

0
OMBUDSMAN ACEH
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Ombudsman RI Perwakilan Aceh kembali menyoroti terjadinya pemadaman listrik massal (blackout) di wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), termasuk Aceh. Peristiwa yang berulang tersebut dinilai menunjukkan masih lemahnya ketahanan dan keandalan sistem kelistrikan nasional.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dian Rubianty, mengatakan gangguan kelistrikan yang kembali terjadi dalam waktu berdekatan menjadi persoalan serius yang perlu segera dievaluasi secara menyeluruh oleh PT PLN (Persero).

“Ketahanan dan keandalan sistem distribusi, mitigasi gangguan, serta informasi layanan PLN masih menjadi persoalan serius,” kata Dian dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Menurut Dian, Ombudsman mencatat gangguan layanan listrik berskala besar bukan pertama kali terjadi di Aceh. Sebelumnya, pemadaman massal juga sempat terjadi pada 29 September 2025 dan kembali berulang saat bencana pada akhir November 2025.

Kondisi tersebut, lanjutnya, menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi gangguan serta pola komunikasi publik yang dilakukan PLN kepada masyarakat.

Ombudsman juga menyoroti pernyataan PLN pada 24 Mei 2026 yang menyebut sistem kelistrikan Aceh telah pulih. Namun, kurang dari 24 jam setelah pernyataan tersebut, kembali terjadi pemadaman massal yang disertai penjelasan bahwa sistem kelistrikan masih belum stabil.

“Informasi yang disampaikan kepada publik harus benar-benar andal, akurat, dan berbasis kondisi faktual di lapangan,” ujarnya.

Dian menegaskan, dampak pemadaman listrik tidak hanya dirasakan oleh masyarakat rumah tangga, tetapi juga pelaku UMKM hingga sektor industri yang sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil.

Meski memahami adanya kemungkinan force majeure atau gangguan di luar kendali, Ombudsman menilai PLN tetap harus menunjukkan akuntabilitas dan empati sebagai penyelenggara layanan publik.

“PLN tetap perlu menunjukkan akuntabilitas dan empati kepada pelanggan, termasuk dengan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas terganggunya layanan publik yang dirasakan masyarakat, terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha,” ungkapnya.

Menurut Ombudsman, sektor kelistrikan merupakan bagian dari layanan infrastruktur dasar yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Karena itu, keandalan sistem distribusi energi harus menjadi perhatian utama, terutama bagi pelanggan yang telah memenuhi kewajibannya membayar layanan listrik.

Dian juga mengungkapkan bahwa Ombudsman RI Perwakilan Aceh bersama Ombudsman di provinsi-provinsi terdampak lainnya telah melaporkan persoalan tersebut kepada pimpinan Ombudsman RI di Jakarta. Langkah itu dilakukan untuk mendorong koordinasi dan pengawasan yang lebih ketat terhadap kementerian maupun BUMN terkait di tingkat nasional.

“Ombudsman mengingatkan bahwa kemandirian energi dan dukungan energi untuk hilirisasi merupakan bagian dari Asta Cita pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang harus mendapat perhatian serius seluruh jajaran pemerintah sebagai penyedia layanan publik,” pungkasnya.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

6 Sunnah Salat Idul Adha yang Sering Dilupakan, Padahal Penuh Makna

0
Ilustrasi. (Foto: Unplash)

NUKILAN.ID | JAKARTA – Salat Idul Adha bukan sekadar pelaksanaan dua rakaat dan khutbah pada pagi hari. Dalam ajaran Islam, terdapat sejumlah sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk menyambut hari raya kurban tersebut.

Menariknya, beberapa sunnah ini mulai jarang diperhatikan masyarakat, padahal memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam.

Sunnah Idul Adha tidak hanya menjadi ritual ibadah semata, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap hari besar umat Islam sekaligus simbol kebersihan, syiar, dan kebersamaan.

Berikut Nukilan.id sajikan enam sunnah salat Idul Adha yang dianjurkan untuk dilakukan:

  1. Mandi Sebelum Salat Id

Salah satu sunnah yang dianjurkan ialah mandi sebelum berangkat melaksanakan salat Idul Adha.

Para ulama menyebut Nabi Muhammad SAW biasa mandi pada Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha sebagai bentuk persiapan menyambut hari besar umat Islam.

  1. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Umat Islam juga dianjurkan mengenakan pakaian terbaik dan memakai wewangian ketika menuju tempat salat.

Dalam riwayat hadits, Ali bin Abi Thalib menyebut Rasulullah SAW memerintahkan umatnya memakai pakaian dan wewangian terbaik pada dua hari raya.

  1. Mengumandangkan Takbir

Takbir Idul Adha mulai dikumandangkan sejak 9 Dzulhijjah atau Hari Arafah hingga akhir hari tasyrik pada 13 Dzulhijjah.

Takbir menjadi simbol pengagungan kepada Allah SWT sekaligus pembeda suasana Idul Adha dengan hari-hari biasa.

  1. Menunda Makan Sebelum Salat Idul Adha

Berbeda dengan Idul Fitri yang dianjurkan makan sebelum salat, pada Idul Adha umat Islam justru disunnahkan menunda makan sampai selesai salat.

Tradisi ini berkaitan dengan anjuran menyantap daging kurban setelah penyembelihan dilakukan.

  1. Berangkat dan Pulang Lewat Jalan Berbeda

Rasulullah SAW disebut kerap mengambil jalan berbeda saat pergi dan pulang salat Id.

Para ulama menjelaskan hikmah sunnah ini antara lain untuk memperluas syiar Islam dan mempererat interaksi sosial masyarakat.

  1. Menyegerakan Salat Idul Adha

Salat Idul Adha dianjurkan dilaksanakan lebih pagi dibandingkan Idul Fitri.

Tujuannya agar umat Islam memiliki waktu lebih panjang untuk menyembelih hewan kurban dan membagikan daging kepada masyarakat.

Di Indonesia, mayoritas masjid biasanya menggelar salat Idul Adha sekitar pukul 07.00 pagi, termasuk Masjid Istiqlal.

Karena itu, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri lebih awal agar dapat menjalankan sunnah-sunnah Idul Adha secara maksimal. (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Hikmah Sunnah Tidak Makan dan Minum sebelum Salat Iduladha

0
Ilustrasi seorang muslim sedang berbuka. (Foto: freepik.com)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Umat Islam dianjurkan untuk tidak makan dan minum sebelum melaksanakan salat Iduladha. Sunnah ini berbeda dengan Hari Raya Idulfitri, di mana umat Muslim justru dianjurkan makan dan minum terlebih dahulu sebelum salat Id dilaksanakan.

Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari ini, Rabu, 27 Mei 2026. Seperti halnya Idulfitri, umat Islam akan melaksanakan salat Id pada pagi hari. Namun, terdapat amalan sunnah yang dianjurkan sebelum salat Iduladha, yakni menahan diri untuk tidak makan dan minum hingga salat selesai.

Dikutip Nukilan.id dari NU Online, anjuran tersebut didasarkan pada hadis yang diriwayatkan Imam Ahmad dari sahabat Buraidah RA.

“Rasulullah saw tidak berangkat untuk salat Idul Fitri sebelum makan dan tidak makan pada hari Idul Adha kecuali setelah pulang (dari salat), lalu beliau makan dari hewan kurbannya.”

Anjuran tidak makan dan minum sebelum salat Iduladha kerap menjadi pertanyaan di kalangan umat Muslim. Namun, sunnah tersebut memiliki hikmah dan pelajaran yang mendalam.

Salah satu hikmahnya berkaitan dengan kebiasaan Rasulullah SAW yang menahan diri seperti berpuasa sebelum salat Id, karena setelahnya beliau akan menyantap daging hewan kurban. Selain mengikuti sunnah Nabi, amalan ini juga menjadi latihan bagi umat Islam untuk menahan lapar, terutama bagi mereka yang belum terbiasa menjalankan puasa sunnah.

“Idulfitri adalah hari diharamkannya berpuasa setelah sebulan penuh diwajibkan. Sehingga dianjurkan untuk bersegera berbuka agar semangat melakukan ketaatan kepada Allah Ta’ala dan perintah makan pada Idulfitri (sebelum salat Id) adalah untuk membedakan kebiasaannya berpuasa. Sedangkan untuk Hari Raya Iduladha berbeda. Karena pada hari Iduladha disyariatkan memakan hasil kurban. Jadinya, kita dianjurkan tidak makan sebelum salat Id dan nantinya menyantap hasil sembelihan tersebut. (Al Mughni, 2: 228)”

Selain itu, Rasulullah SAW juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi umat Islam yang berkurban untuk terlebih dahulu menyembelih hewan kurbannya, lalu menikmatinya bersama keluarga dan masyarakat setelah salat Id selesai dilaksanakan.

Sementara itu, pelaksanaan salat Iduladha biasanya dimulai setelah matahari terbit, sekitar pukul 06.00 hingga 07.30 waktu setempat. Dalam tradisi Islam, salat Iduladha dianjurkan dilakukan lebih awal dibandingkan salat Idulfitri agar umat Islam memiliki waktu lebih panjang untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban usai salat selesai. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Warga Lamteuba Terima Bantuan Kurban Sapi Limousin dari Presiden Prabowo Subianto

0
sapi
Sapi jenis Limousin dengan berat 1.024 kilogram bantuan kurban Lebaran Idul Adha 1447 Hijriah dari Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dinas Pertanian Aceh Besar)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Masjid Masjid Sirajul Huda di Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar menerima bantuan sapi kurban jenis Limousin dengan berat mencapai 1.024 kilogram dari Presiden Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

“Tahun ini warga Lamteuba sebagai penerima bantuan kemasyarakatan Presiden berupa sapi untuk kurban Hari Raya Idul Adha,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Aceh Besar, Uzir, di Lambaro, Selasa.

Ia menjelaskan, sapi bantuan Presiden untuk kurban Idul Adha tersebut dibeli dari peternak asal Desa Lambihueu LA, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Sapi jenis Limousin yang berusia empat tahun itu dibeli dari peternak bernama Rizki Aulia, yang juga berasal dari Kabupaten Aceh Besar.

“Sapi bantuan kurban dari Bapak Presiden sudah diperiksa kesehatannya. Kondisinya sangat sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” katanya.

Uzir menambahkan, penyaluran sapi bantuan Presiden Prabowo Subianto tersebut dilakukan berdasarkan surat permohonan pengajuan calon penerima bantuan yang diajukan oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, kepada Kementerian Sekretariat Negara.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan satu ekor sapi dengan bobot lebih dari satu ton untuk pelaksanaan ibadah kurban masyarakat di Masjid Sirajul Huda Kemukiman Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Komnas HAM Aceh Edukasi Ratusan Siswa SDN 50 Banda Aceh tentang Nilai-Nilai HAM

0
KOMNAS HAM ACEH
Komnas HAM Aceh Edukasi Ratusan Siswa SDN 50 Banda Aceh tentang Nilai-Nilai HAM. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sekretariat Komnas HAM Provinsi Aceh menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) kepada ratusan siswa SD Negeri 50 Banda Aceh pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman utama sekolah tersebut bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya perlindungan HAM serta mengenalkan berbagai bentuk pelanggaran HAM yang perlu dihindari.

Kepala Subbagian Umum Sekretariat Komnas HAM Provinsi Aceh, Cut Ernawati, menegaskan bahwa pendidikan HAM perlu diberikan sejak usia sekolah dasar agar anak-anak memahami hak dan kewajibannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak adalah kelompok rentan. Edukasi ini bertujuan agar mereka memahami haknya dan menghargai hak temannya,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran HAM sebagai landasan dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

“Kesadaran akan hak asasi manusia merupakan fondasi utama terciptanya masyarakat yang adil dan beradab. Sekolah adalah tempat pembekalan terbaik,” tambah Cut Ernawati.

Dalam sosialisasi yang dikemas secara interaktif tersebut, Komnas HAM Aceh menyampaikan berbagai materi terkait pelanggaran HAM yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Beberapa di antaranya adalah tindakan perundungan atau bullying, kekerasan terhadap teman, perusakan fasilitas sekolah, perusakan lingkungan, hingga perilaku diskriminatif yang dapat merugikan orang lain.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang diselingi dengan kuis dan permainan edukatif. Metode penyampaian yang menarik membuat para peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Pihak SD Negeri 50 Banda Aceh menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap edukasi yang diberikan oleh Komnas HAM dapat memperkuat pembentukan karakter siswa serta mendorong terciptanya budaya disiplin yang mengedepankan penghormatan terhadap hak setiap individu tanpa kekerasan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Komnas HAM dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai hak asasi manusia melalui pendekatan langsung ke berbagai institusi pendidikan. Dengan melibatkan siswa dan tenaga pendidik secara aktif, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang aman, inklusif, serta menjunjung tinggi martabat dan hak setiap warga sekolah.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

Kumpulan Doa di Hari Arafah 2026

0
doa
Ilustrasi dia. (Foto: Freepik)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Hari Arafah menjadi salah satu momentum istimewa bagi umat Islam menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pada hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, zikir, doa, hingga amalan sunah untuk meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Pada tahun 2026, Hari Arafah yang bertepatan dengan 9 Zulhijah 1447 H jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026. Selain diisi dengan berbagai amalan ibadah, banyak umat Islam juga membagikan doa serta ucapan Hari Arafah melalui media sosial sebagai bentuk syiar dan pengingat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Keistimewaan Hari Arafah

Dikutip Nukilan.id berdasarkan penjelasan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Hari Arafah merupakan hari ketika jemaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah yang menjadi puncak ibadah haji. Hari tersebut memiliki kemuliaan besar dalam Islam dan menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa serta zikir.

Dalam laman resmi MUI disebutkan bahwa Rasulullah SAW menyampaikan doa terbaik adalah doa pada Hari Arafah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan momen tersebut untuk memohon ampunan, rahmat, serta keberkahan kepada Allah SWT.

Bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji, Hari Arafah juga identik dengan puasa Arafah yang dilaksanakan pada 9 Zulhijah. Berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, puasa Arafah memiliki keutamaan berupa penghapusan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Tidak hanya itu, Hari Arafah juga menjadi momentum memperbanyak amal saleh, membaca takbir, berzikir, hingga mempererat silaturahmi menjelang Iduladha.

Zikir dan Doa Hari Arafah

Merujuk penjelasan MUI dan hadis yang diriwayatkan mengenai doa Hari Arafah, berikut beberapa zikir dan doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari tersebut.

Zikir dan Doa Utama

Arab: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai’in qadiir.

Artinya: “Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat

Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka.”

Doa Memohon Ampunan

Arab: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Latin: Allaahummaghfir lii warhamnii watub ‘alayya.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosaku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku.”

Selain membaca doa-doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak istigfar, selawat, doa memohon ampunan, serta memanjatkan harapan dan kebaikan untuk diri sendiri maupun orang lain.

Kumpulan Ucapan Hari Arafah 2026

Berikut beberapa ucapan Hari Arafah 1447 H yang dapat dibagikan kepada keluarga, sahabat, maupun di media sosial:

  • “Selamat Hari Arafah 1447 H. Semoga Allah SWT melimpahkan ampunan untuk kita.”
  • “Mari sambut Hari Arafah dengan doa, zikir, dan amal terbaik.”
  • “Semoga puasa dan doa di Hari Arafah membawa keberkahan dalam hidup kita.”
  • “Selamat menjalankan puasa Arafah 2026. Semoga penuh pahala dan ampunan.”
  • “Hari Arafah menjadi pengingat untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT.”
  • “Semoga setiap doa yang dipanjatkan di Hari Arafah diijabah oleh Allah SWT.”
  • “Selamat Hari Arafah. Semoga hati kita dipenuhi ketenangan dan keikhlasan.”
  • “Mari perbanyak istigfar dan zikir di Hari Arafah yang mulia ini.”
  • “Semoga Hari Arafah membawa keberkahan bagi keluarga dan orang-orang tercinta.”
  • “Selamat Hari Arafah 1447 H. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita.”
  • “Hari Arafah menjadi kesempatan memperbanyak amal saleh dan doa terbaik.”
  • “Semoga setiap langkah kita selalu berada dalam rahmat Allah SWT.”
  • “Selamat menyambut Hari Arafah dan Iduladha 1447 H.”
  • “Jadikan Hari Arafah sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat iman.”
  • “Semoga ibadah dan doa kita diterima Allah SWT di Hari Arafah ini.”
  • “Selamat Hari Arafah. Mari tebarkan kebaikan dan saling mendoakan.”
  • “Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, rezeki, dan keberkahan untuk kita semua.”
  • “Hari Arafah adalah waktu terbaik untuk memohon ampun dan keberkahan.”
  • “Selamat menjalani Hari Arafah 2026. Semoga penuh kedamaian dan keberkahan.”
  • “Mari sambut Hari Arafah dengan hati yang bersih dan penuh rasa syukur.”

Hari Arafah menjadi salah satu momen penting menjelang Iduladha yang dipenuhi berbagai amalan utama. Umat Islam dianjurkan memanfaatkan hari tersebut dengan memperbanyak ibadah, doa, zikir, serta menyebarkan ucapan penuh kebaikan kepada sesama. (XRQ)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News