Beranda blog Halaman 748

Meriam Lila: Saksi Sejarah Perjuangan Rakyat Aceh di Museum Aceh

0
Meriam lila di Museum Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Museum Aceh menjadi rumah bagi berbagai koleksi benda bersejarah yang merekam jejak perjuangan rakyat Aceh. Salah satu koleksi yang mencuri perhatian adalah Meriam Lila, senjata tradisional yang menjadi bukti kehebatan masyarakat Aceh dalam melawan penjajah.

Meriam Lila, yang terbuat dari besi tuangan, memiliki bentuk unik dengan bagian belakang bersegi delapan. Lubang-lubang kecil pada meriam ini digunakan untuk memasukkan mesiu dan peluru, yang bisa berupa batu atau besi. Meski berukuran kecil, senjata ini sangat efektif digunakan dalam pertempuran jarak dekat, terutama saat melawan pasukan Belanda.

Meriam Lila tidak hanya berfungsi sebagai alat perang, tetapi juga menjadi bukti kecerdasan masyarakat Aceh dalam menciptakan teknologi sederhana namun efektif. Dalam sejarah perjuangan, meriam ini kerap digunakan di benteng-benteng pertahanan rakyat Aceh, menjadi simbol keberanian dan daya juang yang tinggi.

Pengunjung yang datang ke Museum Aceh dapat melihat langsung Meriam Lila yang dipajang bersama koleksi senjata tradisional lainnya, seperti rencong dan pedang. Display ini memberikan gambaran lengkap tentang persenjataan lokal yang digunakan masyarakat Aceh dalam berbagai pertempuran.

Museum Aceh sendiri menjadi destinasi edukatif yang sangat menarik. Selain memamerkan benda-benda bersejarah, museum ini juga menyediakan informasi lengkap tentang fungsi dan nilai budaya koleksinya, termasuk Meriam Lila.

Beberapa pengunjung Museum Aceh memberikan kesan mereka setelah melihat langsung koleksi ini. Geubrina, salah seorang pengunjung dari Aceh Barat mengungkapkan bahwa ketika melihat meriam tersebut seketika ia teringat akan perjuangan dari pahlawan-pahlawan Aceh pada masa penjajahan.

“Melihat ini tu ngebuat aku teringat betapa besar perjuangan nenek moyang kita, dan ini simbol keberanian,” ujar Geubrina kepada Nukilan.id, Minggu (29/12/2024)

Selain itu, ia menambahlan bahwa informasi di Museum Aceh sangat menambah wawasannya.

“Sangat menarik, informasi di sini benar-benar menambah wawasan. Anak-anak muda wajib ke sini agar mereka tahu sejarah Aceh,” tambahnya.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Museum Aceh, berikut beberapa tips agar pengalaman Anda lebih berkesan:

1. Datang di pagi hari: Hindari keramaian dan manfaatkan pencahayaan alami untuk mengambil foto.

2. Bawa kamera: Abadikan koleksi-koleksi bersejarah, tetapi pastikan mematuhi aturan museum terkait fotografi.

3. Gunakan pemandu: Mintalah bantuan pemandu museum untuk mendapatkan penjelasan mendalam tentang koleksi, termasuk Meriam Lila.

4. Pahami konteks sejarah: Sebelum berkunjung, cari informasi tentang sejarah perjuangan Aceh agar Anda lebih mudah mengapresiasi koleksi yang ada.

5. Ajak keluarga: Museum ini juga cocok untuk kunjungan keluarga karena edukatif dan inspiratif.

Meriam Lila memiliki nilai sejarah yang tinggi. Selain menjadi saksi perjuangan rakyat Aceh, senjata ini mencerminkan kearifan lokal dalam menciptakan alat yang mampu menghadapi tantangan zaman. Pelestarian koleksi seperti Meriam Lila menjadi penting agar generasi muda tetap dapat menghargai sejarah dan budaya lokal.

Museum Aceh terbuka untuk umum dan menjadi tempat yang cocok untuk menambah wawasan tentang sejarah Aceh.

Selamat menjelajahi sejarah Aceh! Jangan lupa membawa rasa ingin tahu yang tinggi untuk menikmati keindahan dan kekayaan budaya yang tersimpan di Museum Aceh. (XRQ)

Reporter

Dukung Nelayan, DKP Aceh Salurkan Bantuan Karamba Apung dan Speed Boat di Aceh Singkil

0
DKP Aceh Salurkan Bantuan Karamba Apung dan Speed Boat di Aceh Singkil. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dukung peningkatan pendapatan masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga yang berprofesi sebagai nelayan.

Bantuan tersebut meliputi karamba apung untuk kelompok pembudidaya ikan di Desa Pulau Balai, Kecamatan Pulau Banyak, hingga perahu speed boat yang diberikan kepada dua kelompok nelayan di Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil.

“Bantuan ini bersumber dari dana APBA melalui Dinas Perikanan Provinsi Aceh tahun 2024, dengan harapan dapat meningkatkan sarana dan prasarana produksi perikanan tangkap serta pemberdayaan ekonomi masyarakat atau nelayan,” ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil, Saiful Umar, Sabtu (28/12/2024).

Ia menambahkan, Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil akan melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemanfaatan sarana dan prasarana yang telah diserahkan.

“Oleh sebab itu, kami mengarahkan kepada kelompok penerima untuk memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya,” tegas Saiful Umar.

Ia juga mengingatkan agar bantuan tidak digunakan untuk kegiatan lain di luar usaha perikanan dan tidak dialihkan pengelolaannya kepada pihak lain.

Di sisi lain, Saiful berharap kelompok penerima bantuan dapat mengembangkan usaha mereka, sehingga produksi perikanan di Kabupaten Aceh Singkil dapat semakin meningkat.

Editor: Akil

Persiraja Banda Aceh Jamu Dejan FC di Liga 2, Tiket Penonton Resmi Dijual

0
Logo Persiraja Banda Aceh. (Foto: Persiraja)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh akan menjamu Dejan FC dalam lanjutan Liga 2 musim 2024/2025 pada Minggu, 5 Januari 2025. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Harapan Bangsa (SHB), Banda Aceh, dan terbuka untuk masyarakat yang ingin mendukung langsung skuad Lantak Laju.

Panitia pelaksana pertandingan telah membuka penjualan tiket secara resmi pada Sabtu (28/12/2024) melalui situs resmi klub, Persiraja.id.

“Tiket pertandingan sudah bisa dibeli mulai pukul 21.00 WIB melalui situs resmi klub,” kata Manajer Ticketing Persiraja, Rijalul Farisan dikutip dari SerambiNews pada Minggu (29/12/2024).

Rijalul menambahkan, harga tiket untuk pertandingan ini lebih murah dibanding laga sebelumnya. Berikut daftar harga tiket:

  • Tribun Utara dan Selatan: Rp 25.000
  • Tribun Timur: Rp 50.000
  • VIP AB dan VIP CD: Rp 80.000
  • VVIP: Rp 150.000 (dari harga normal Rp 300.000)

Dengan kapasitas Stadion Harapan Bangsa yang mencapai 18.000 penonton, panitia berharap dukungan maksimal dari masyarakat Aceh. “Kami mengajak seluruh pendukung Persiraja untuk memecahkan rekor jumlah penonton di Liga 2 dengan memadati stadion,” ujar Rijalul.

Saat ini, rekor penonton tertinggi Liga 2 musim 2024/2025 dipegang oleh Persela Lamongan, dengan jumlah 11.185 penonton saat menjamu Persibo Bojonegoro. Persiraja sendiri berada di posisi kedua, dengan 10.275 penonton saat melawan PSPS Pekanbaru.

Rangkaian laga kandang Persiraja sebelumnya di Stadion H. Dimurthala Lampineung juga menunjukkan antusiasme tinggi dari suporter.

  • Saat menghadapi FC Bekasi City: 5.256 penonton
  • Melawan PSKC Cimahi: 7.143 penonton
  • Puncaknya, saat menjamu Persikota Tangerang: 7.857 penonton

Pada laga melawan Persikota, banyak pendukung yang tidak mendapatkan tiket karena keterbatasan kapasitas stadion. Dengan berpindah ke Stadion Harapan Bangsa, diharapkan lebih banyak suporter dapat menyaksikan langsung pertandingan ini.

Editor: Akil

Nataru Aman, Polres Aceh Tengah Edukasi Pengguna Jalan

0
Polres Aceh Tengah Edukasi Pengguna Jalan. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam upaya meminimalkan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi diikuti dengan pembagian buku dan stiker bertema tertib berlalu lintas kepada masyarakat, Sabtu (28/12/2024).

Kegiatan ini berlangsung di Pasar Bawah, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, dan dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Aceh Tengah, Iptu Rasimin.

Kasat Lantas Polres Aceh Tengah, AKP Akhir Harsa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di jalan raya.

“Pembagian buku dan stiker ini bertujuan tidak hanya untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, tetapi juga untuk meminimalkan pelanggaran di jalan raya,” ujarnya.

AKP Akhir Harsa menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas.

“Kami mengimbau pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, untuk selalu menggunakan helm, baik untuk pengemudi maupun penumpang, pada pagi, siang, maupun malam hari. Selain itu, pastikan untuk selalu membawa kelengkapan berkendara seperti STNK dan SIM,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Editor: Akil

Hari Toilet Sedunia: Almuniza Sebut Sanitasi Aman Kunci Kesehatan Masyarakat

0
Pj Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, menegaskan pentingnya sanitasi yang aman sebagai langkah utama dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Sanitasi aman adalah kunci kesehatan. Toilet yang kita gunakan harus dipastikan terawat dengan baik, termasuk penyedotan septic tank secara berkala,” ujar Almuniza dalam peringatan Hari Toilet Sedunia yang digelar bersamaan dengan kegiatan Car Free Day, Minggu (29/12/2024).

Amatan Nukilan.id, Almuniza juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh telah mengambil langkah konkret untuk memastikan fasilitas umum memenuhi standar sanitasi yang layak.

“Sebagai contoh, saya bersama Sekda telah mempertimbangkan agar seluruh fasilitas umum di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh menjalankan penyedotan septic tank sesuai jadwal yang ditentukan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kadis Pengairan Aceh Ade Surya, Pj Sekdako Bachtiar, Wali Kota terpilih Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Wali Kota terpilih Afdhal Khalilullah, Dirut Perumdam Tirta Daroy T Novizal Aiyub, serta sejumlah kepala OPD lainnya.

Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan pembagian doorprize dan pemberian piagam penghargaan kepada hotel serta restoran yang menjaga kebersihan dan sanitasi dengan baik. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Gubernur Aceh Akan Bantu Pemulangan Korban Perdagangan Orang di Malaysia

0
Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh, Safrizal Z.A., menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Aceh akan mengupayakan pemulangan seorang gadis asal Aceh yang menjadi korban perdagangan orang di Malaysia.

“Kami berusaha secepat mungkin memulangkan saudara kita yang mengalami musibah di Malaysia agar bisa kembali ke Aceh,” ujar Safrizal Z.A. di Banda Aceh, Sabtu (28/12/2024).

Korban, yang diduga menjadi korban eksploitasi dan kekerasan seksual di Malaysia, kini telah diselamatkan oleh komunitas warga Aceh di sana. Saat ini, proses pemulangan korban sedang diupayakan.

Safrizal menyebutkan bahwa dirinya telah menerima laporan dari berbagai pihak terkait kasus ini. Pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk mempercepat proses pemulangan.

“Kami sudah menghubungi pihak KBRI di Malaysia dan meminta bantuan untuk menyelesaikan proses ini. Jika diperlukan, Pemerintah Provinsi Aceh siap menanggung biaya pemulangan korban,” tegas Safrizal.

Ia juga menyoroti bahwa kasus perdagangan orang seperti ini bukanlah yang pertama terjadi, dan meminta pihak kepolisian untuk serius menangani kasus tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kasus seperti ini terus berulang. Kami meminta kepolisian mengusut tuntas jaringan perdagangan orang agar dapat dihentikan,” ujarnya.

Sebagai langkah preventif, Safrizal menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota di Aceh untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran kerja di luar negeri.

“Kami akan menyediakan nomor pengaduan untuk memastikan apakah suatu tawaran kerja di luar negeri memiliki izin resmi atau tidak. Jika tidak berizin, kami harap masyarakat tidak mudah terperdaya,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan penegak hukum dapat mencegah terjadinya kasus serupa di masa depan.

Editor: Akil

Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Santai HAB ke-79 Kemenag Aceh Besar di Jantho

0

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Besar dan masyarakat umum memadati kegiatan Jalan Santai dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kemenag di Jantho, ibu kota Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (28/12/2024).

Acara yang dimulai dari depan Kantor Kemenag Aceh Besar dan berakhir di Lapangan Bungong Jeumpa ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar Saifuddin, Sekretaris Daerah Aceh Besar Sulaimi, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Aceh Besar Yasmaidar, serta Kasubbag Tata Usaha Kemenag Aceh Besar Khalid Wardana.

Kegiatan diawali dengan pelepasan bendera start oleh Saifuddin dan Sulaimi. Para peserta tampak antusias mengelilingi kota Jantho sambil menikmati suasana pagi. Sebagai penyemangat, panitia menyediakan ratusan door prize, termasuk sepeda motor listrik, kulkas, televisi, mesin cuci, sepeda gunung, hingga hadiah hiburan lainnya.

Saifuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan masyarakat yang turut berpartisipasi. Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga upaya mendukung gaya hidup sehat sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Emas.

“Acara ini kami gelar di Jantho agar para ASN Kemenag yang bertugas di madrasah dan KUA di 23 kecamatan Aceh Besar bisa mengenal kantor kami. Selain itu, ini juga sarana silaturahmi dan promosi gaya hidup sehat,” ujar Saifuddin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor atas kontribusi mereka dalam menyukseskan acara tersebut.

Sekda Aceh Besar, Sulaimi, turut memberikan apresiasi kepada Kemenag Aceh Besar atas inisiatifnya menghidupkan suasana Jantho di akhir pekan.

“Biasanya Jantho sepi saat hari libur, tapi hari ini ramai, bahkan sempat terjadi kemacetan. Kami sangat menghargai kegiatan seperti ini,” kata Sulaimi.

Selain itu, Sulaimi mengapresiasi program bedah rumah bagi warga kurang mampu yang dicanangkan Kemenag Aceh Besar dalam rangka HAB ke-79. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan upaya pemerintah daerah untuk menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat.

Kegiatan jalan santai ini juga disambut antusias oleh para peserta. Salah satu peserta, Dedi, mengaku senang bisa mengikuti acara bersama keluarganya.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sekaligus jadi momen liburan bersama keluarga,” ujarnya.

Acara ini juga membawa berkah bagi para pedagang di sekitar Lapangan Bungong Jeumpa dan warung makan di kota Jantho yang ramai diserbu peserta jalan santai.

Jalan Santai HAB ke-79 Kemenag Aceh Besar berhasil menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat bagi ASN dan masyarakat Aceh Besar.

Editor: Akil

Kemenag Aceh Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

0
Kemenag Aceh Komitmen Wujudkan Pelayanan Terbaik Oleh: Bambang Syahputra Editor: Ari Binsar 28 Dec 2024 - 19:52 Takengon whatsapp sharing buttonfacebook sharing buttontwitter sharing buttonsharethis sharing button Kemenag Aceh Komitmen Wujudkan Pelayanan Terbaik Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari, M.Si, bersama seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh melaksnakan penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) untuk tahun 2025 di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Jumat (27/12/2024). Foto@ Humas Kemenag Aceh KBRN, Banda Aceh : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari, M.Si, bersama seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh melaksnakan penandatanganan Perjanjian Kinerja (Perkin) untuk tahun 2025 di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Jumat (27/12/2024). "Perjanjian kinerja ini bukan sekedar seremonial, jadi ini juga menjadi bagian penting, betapa kita itu harus memberikan sesuatu yang bermanfaat buat masyarakat kita, perjanjian kinerja ini menjadi bagian dari komitmen kita untuk bagaimana memberikan arti kehadiran kita di dalam masyarakat kita," kata Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr Faisal Ali Hasyim SE MSi CA CSEP QIA yang turut menyaksikan kegiatan tersebut. "Saya berharap kinerja kita di 2025 nanti tentu akan lebih baik lagi dari pada tahun-tahun sebelumnya, tentu itu yang menjadi konsen kita. jadi saya kira yang pertama perjanjian kinerja ini menegaskan kesadaran dan tanggung-jawab kita terhadap komitmen kita untuk memberikan hasil yang terbaik," Kata Irjend Faisal Ia menegaskan, perjanjian kinerja itu betul-betul bukan hanya menghabiskan anggaran, tapi apa yang telah bapak perjanjikan nanti itu betul-betul bisa diwujudkan, nah oleh karena itu, saya kira perjanjian kinerja ini juga menjadi bagian komunikasi antara kita di bawah kita jadi sama tadi pak kanwil menilai keberhasilan bapak ibu sekalian itu dari capaian kinerja Azhari dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2025 ini merupakan sebuah agenda yang harus kita laksanakan meskipun kinerja kita di akhir tahun nanti. pola yang akan kita suguhkan atau kita laksanakan sesuai dengan anggaran dan juga ada pekerjaan yang tidak berbasis anggaran, jadi kinerja ini bisa jadi yang tertuang dalam anggaran dalam DIPA dan ada juga hal-hal yang bisa dilaksanakan anggarannya dengan jadi apa namanya mandiri "Dengan dilaksanakannya Perkin ini, Kementerian Agama Provinsi Aceh berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat peran Kementerian Agama dalam membangun Aceh yang lebih religius, sejahtera, dan beradab," jelasnya.[]

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, bersama seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Aceh, menandatangani Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2025 di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Jumat (27/12/2024).

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Faisal Ali Hasyim, SE, M.Si, CA, CSEP, QIA. Faisal menegaskan bahwa perjanjian kinerja bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Perjanjian kinerja ini menjadi simbol tanggung jawab kita untuk memberikan hasil terbaik. Saya berharap kinerja di tahun 2025 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ini bukan soal menghabiskan anggaran, tetapi memastikan bahwa apa yang direncanakan benar-benar bisa diwujudkan,” ujar Faisal dalam sambutannya.

Faisal juga menyampaikan bahwa perjanjian ini menjadi instrumen komunikasi dan evaluasi.

“Keberhasilan bapak dan ibu sekalian akan dinilai berdasarkan capaian kinerja yang tertuang dalam perjanjian ini,” tambahnya.

Sementara itu, Drs. H. Azhari, M.Si, menyatakan bahwa pelaksanaan Perkin adalah agenda tahunan yang wajib dilaksanakan meskipun terdapat pekerjaan yang tidak berbasis anggaran.

“Ada kinerja yang berbasis anggaran dalam DIPA, dan ada pula yang dilakukan secara mandiri. Dengan Perkin ini, Kementerian Agama Provinsi Aceh berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memperkuat peran dalam membangun Aceh yang religius, sejahtera, dan beradab,” kata Azhari.

Melalui Perjanjian Kinerja Tahun 2025, Kementerian Agama Aceh berharap dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang lebih efektif dan efisien untuk masyarakat.

Editor: Akil

Polisi Identifikasi Korban Kecelakaan Sungai di Aceh Tenggara

0
Polisi Identifikasi Korban Kecelakaan Sungai di Aceh Tenggara. (Foto: rri)

NUKILAN.id | Kutacane – Tim Operasi Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri turun langsung untuk mengidentifikasi korban kecelakaan sampan bermesin di Sungai Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Jumat (27/12/2024). Tim yang dipimpin Kombes drg. Ahmad Fauzi ini dijadwalkan bertugas di Aceh Tenggara selama lima hari.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu, 22 Desember 2024. Sebuah sampan bermesin (robin) terbalik dan tenggelam di kawasan Sungai Alas, Desa Sembelok, Kecamatan Leuser.

“Peristiwa nahas itu melibatkan 30 penumpang. Sebanyak 19 orang berhasil selamat, 9 meninggal dunia, dan 2 lainnya hingga kini belum ditemukan. Pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Basarnas, dan masyarakat setempat,” ujar Joko dalam keterangan persnya di Banda Aceh, Jumat malam (27/12/2024).

Joko menambahkan, Tim DVI Pusdokkes Polri telah mengidentifikasi delapan dari sembilan korban meninggal dunia. Namun, satu jenazah masih belum dapat dikenali.

“Tim DVI terus bekerja membantu proses identifikasi jenazah korban. Harapan kami, seluruh korban dapat segera teridentifikasi dan keluarga korban mendapat kepastian,” jelasnya.

Joko turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menelan korban jiwa tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban, baik yang telah ditemukan maupun yang masih hilang, agar segera dapat ditemukan oleh tim pencari.

“Kami berharap kerja keras tim gabungan dan doa dari masyarakat dapat membantu proses ini berjalan lancar,” tutupnya.

Editor: Akil

Pangdam Iskandar Muda Ajak Pemuda Aceh Jadi Prajurit TNI AD

0
Pangdam IM, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han). (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kodam Iskandar Muda (Kodam IM) resmi membuka pendaftaran bagi pemuda Aceh yang berminat menjadi Calon Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2025. Pendaftaran online telah dibuka sejak 23 Desember 2024 dan akan berlangsung hingga 29 Januari 2025.

Proses validasi atau daftar ulang akan dilaksanakan di Ajendam IM pada 4–31 Januari 2025. Para calon harus melalui serangkaian seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, dan jasmani, hingga sidang pemilihan tingkat Panda dan Sub Panpus. Pendidikan bagi yang lolos seleksi dijadwalkan mulai pada 4 Maret 2025.

Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), mengajak para pemuda Aceh untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Kami mendorong para pemuda Aceh yang memenuhi syarat untuk bergabung dan menjadi bagian dari TNI AD,” ujarnya.

Calon peserta wajib mendaftar melalui laman resmi TNI AD di https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/tamtama-ad. Selanjutnya, calon diminta mencetak dokumen penting seperti formulir pendaftaran, blanko dinas, dan riwayat hidup. Semua dokumen tersebut akan diverifikasi saat validasi, termasuk pengukuran fisik dan pemeriksaan tanda tubuh.

Kodam IM juga mengingatkan para calon untuk mempersiapkan diri secara matang dan mematuhi seluruh prosedur yang telah ditetapkan. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi TNI AD atau langsung di Ajendam IM.

Editor: Akil