Foto Demo Aceh dan Papua yang Diklaim Terjadi Agustus 2026 Ternyata Dokumentasi Lama

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Unggahan di Facebook yang mengklaim memperlihatkan dokumentasi aksi demonstrasi di Aceh dan Papua pada Agustus 2026 dinyatakan keliru oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui TurnBackHoax.

Akun Facebook bernama “Andhika Gunawangsa” pada Minggu (16/8/2026) mengunggah dua foto yang diklaim sebagai dokumentasi aksi demonstrasi di Aceh dan Papua. Foto pertama memperlihatkan massa aksi dengan spanduk bertuliskan “Aceh Melawan”, sedangkan foto lainnya menampilkan sejumlah demonstran yang membawa bendera Bintang Kejora.

Unggahan tersebut disertai narasi:

ACEH & PAPUA BERGEJOLAK

ESKALASI SERENTAK DI UJUNG BARAT & TIMUR: CERMINAN KRISIS KEADILAN DAERAH

15 Agustus 2026 menjadi momentum krusial yang menguji hubungan pemerintah pusat dengan dua wilayah paling bergejolak dalam sejarah Republik ini, yaitu Aceh dan Papua.

Hingga Senin (24/8/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan sekitar 2.000 tanda suka, 430 komentar, dan dibagikan lebih dari 200 kali.

Foto Aceh Berasal dari Aksi Tahun 2025

Mafindo melakukan penelusuran terhadap foto pertama menggunakan Google Lens. Hasil pencarian menunjukkan bahwa foto tersebut sebelumnya telah dimuat dalam artikel Kompas.id berjudul “Bentangkan Spanduk ‘Aceh Melawan’ dan ‘Referendum’, Mahasiswa Sikapi Sengketa Pulau”.

Artikel tersebut diterbitkan pada Selasa (17/6/2025). Berdasarkan pemberitaan itu, foto yang digunakan dalam unggahan Facebook merupakan dokumentasi aksi damai mahasiswa Aceh yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada Senin (16/6/2025).

Dengan demikian, foto tersebut bukan dokumentasi aksi yang berlangsung pada Agustus 2026 sebagaimana diklaim dalam unggahan.

Foto Papua Merupakan Dokumentasi Tahun 2019

Penelusuran serupa kemudian dilakukan terhadap foto kedua yang memperlihatkan demonstran membawa bendera Bintang Kejora.

Hasil pencarian menemukan foto yang sama atau serupa dalam artikel opini CNN Indonesia berjudul “Pace Mace di Papua dan Kabut Moral Jokowi” yang diterbitkan pada Agustus 2019.

Artikel tersebut membahas sejumlah kerusuhan yang terjadi di Papua menjelang berakhirnya masa jabatan kedua Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo.

Artinya, foto tersebut juga bukan dokumentasi aksi demonstrasi di Papua pada Agustus 2026.

Memang Ada Aksi pada 15 Agustus 2026

Mafindo juga menelusuri informasi mengenai aksi yang berlangsung pada 15 Agustus 2026 di Aceh dan Papua.

Berdasarkan pemberitaan BBC, pada Sabtu (15/8/2026) memang terdapat aksi di Aceh dalam rangka memperingati 21 tahun perdamaian Aceh.

Sementara itu, Suara Papua pada Kamis (13/8/2026) memberitakan adanya seruan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk menggelar aksi nasional pada 15 Agustus 2026 di sejumlah wilayah Papua. Aksi tersebut mengangkat isu darurat militer dan krisis kemanusiaan.

Namun, keberadaan aksi pada tanggal tersebut tidak membuktikan bahwa dua foto yang digunakan dalam unggahan Facebook merupakan dokumentasi aksi tersebut. Hasil penelusuran justru menunjukkan kedua foto berasal dari peristiwa berbeda pada tahun-tahun sebelumnya.

Dalam unggahannya, narasi kemudian menggambarkan seolah-olah terjadi bentrokan dan kekecewaan massa secara bersamaan di Banda Aceh dan Tanah Papua pada 15 Agustus 2026.

Pada bagian mengenai Banda Aceh, unggahan tersebut mengaitkan situasi dengan peringatan 21 tahun MoU Helsinki. Narasi menyebut adanya gesekan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman yang dikaitkan dengan pengibaran simbol daerah serta spanduk evaluasi kesepakatan damai.

Unggahan itu juga menyebut sejumlah persoalan terkait implementasi MoU Helsinki 2005, termasuk revisi UUPA dan persoalan bagi hasil sumber daya alam.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta Mafindo, dua foto yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak berkaitan dengan aksi demonstrasi di Aceh dan Papua pada Agustus 2026.

Foto pertama merupakan dokumentasi aksi damai mahasiswa Aceh di depan Kantor Gubernur Aceh pada Juni 2025. Sementara itu, foto kedua merupakan dokumentasi aksi di Papua yang telah dimuat media massa pada Agustus 2019.

Dengan demikian, klaim yang menyebut kedua foto tersebut sebagai “dokumentasi aksi demo di Aceh dan Papua Agustus 2026” merupakan konten dengan konteks yang salah (false context). (xrq)

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News